Friday, 17 Apr 2026

10 Hal yang Akan Kamu Rasakan dan Pelajari Saat Solo Trip

SWARAStreotype orang melakukan solo trip karena nggak punya teman sudah nggak zaman, lho. Kini, solo trip di sela-sela kesibukan sudah jadi gaya hidup. Selain lebih bebas tanpa perlu kooperatif dengan partner liburan, kamu juga bisa belajar banyak hal dari solo trip.

 

Dengan melakukan solo trip, saya jadi tahu sejauh mana dapat melakukan perjalanan seorang diri. Belajar untuk survive serta beradaptasi dengan lingkungan baru. Makanya, banyak orang yang menyukai solo trip karena bisa membuatnya jadi sosok yang lebih kuat dan mandiri.

 

Jika selama ini kamu terbiasa melakukan perjalanan berombongan, sudah saatnya untuk mencoba solo trip sesekali dalam setahun. Menurut Stayatbase.com, kamu bisa mempelajari 10 hal ini selama solo trip.

 

Artikel Terkait: Rekomendasi Venue Outdoor di Bali

  1. 5 Rekomendasi Venue Indoor untuk Resepsi Pernikahan dengan Bujet Murah di Bali
  2. Rekomendasi Venue Outdoor Pemandangan Laut Murah di Bali
  3. Rekomendasi Venue dengan Tema Pesta Kebun atau Sawah di Bali

 

1. Mengapresiasi teman baru

Solo trip bisa bikin kamu berbaur dengan orang lain, khususnya penduduk lokal dan traveler lainnya. Jika kamu mau membuka diri, kamu bisa cepat dapat teman baru, lho. Saya  percaya kalau pertemuan itu adalah suatu keajaiban.

 

Ada banyak orang di dunia ini, tetapi Tuhan telah mentakdirkan kamu untuk bertemu dengan teman baru dari berbagai negara dan latar belakang. Ini dia yang membuat saya mengapresiasi persahabatan yang saya jalin selama solo trip.

 

2. Lebih percaya pada intuisi

Ketika kamu nggak ada pilihan, satu-satunya yang bisa menjadi penyelamatmu adalah insting. Saat solo trip dan tersesat, kamu hanya bisa bersandar pada diri sendiri. Nggak ada orang lain yang bisa kamu mintai tolong, kecuali kamu berani bertanya pada orang asing.

 

Saya pernah tersesat di Osaka selama 2 jam karena masalah jaringan internet dan nggak bisa menemukan penginapan. Dengan intuisi, akhirnya saya bisa menemukan penginapan tersebut. Dengan percaya pada insting, kamu pun bisa keluar dari masalah-masalah nggak terduga.  Dan hal ini bisa kamu asah saat melakukan solo trip.

 

3. Belajar toleransi akan perbedaan

Saat melakukan solo trip, kamu bisa belajar banyak akan budaya setempat. Karena sering bertemu dengan orang asing dengan berbagai latar belakang, saya jadi lebih toleransi akan perbedaan itu. Bertemu dengan orang beragama Hindu, Shinto, Katolik, bahkan atheis pun pernah.

 

Hal ini bikin saya lebih terbuka dan mengapresiasi perbedaan. Pada akhirnya, kamu bisa belajar akan budaya dan jalan hidup hingga pemikiran orang lain. Nggak ada lagi, deh, pikiran kolot dan merasa selalu benar.

 

4. Menikmati kesendirian

Melakukan perjalanan seorang diri memang asyik. Saat itulah kamu bisa menikmati arti dari kesendirian. Kamu memiliki waktu buat dirimu sendiri, menikmati obrolan penuh filosofi dengan orang asing, hingga mengapresiasi tetap detik waktumu. Kamu pun tersadar betapa ramahnya orang-orang yang kamu temui di perjalanan.

 

5. Mengetahui gaya liburanmu

Setelah melakukan solo trip ke luar kota hingga ke luar negeri, saya pun tersadar bahwa saya merupakan tipe turis seperti apa. Ternyata, dibandingkan wisata belanja, saya lebih suka berpetualang dengan hiking di pegunungan.

 

Nah, dengan solo trip, kamu pun jadi tahu kamu tipe wisatawan seperti apa, lho! Sekaligus, bisa mengenal dirimu sendiri. Apakah kamu tipe wisatawan yang suka city tour, wisata kuliner, atau malah suka wisata yang memacu andrenalin?

 

6. Menghargai proses

Saat meninggalkan rumah untuk melakukan solo trip, awalnya kamu akan merasa panik dan khawatir. Apakah kamu akan baik-baik saja dengan melakukan perjalanan seorang diri?  Kamu pun sadar betapa pentingnya kehadiran teman, pacar dan keluarga dalam kehidupanmu.

 

Namun, pengorbanan ini setimpal dengan pelajaran hidup yang akan kamu dapat, kok. Bahwa hal-hal sulit yang terjadi padamu pasti juga akan membawa hal baik pula. Entah kamu kehilangan dompet, tertinggal kereta ataupun tersesat.

 

7. Kamu jadi lebih kuat dan percaya diri

Saat rasa percaya diri mulai menurun atau merasa mental sedang lemah, saya selalu menantang diri sendiri untuk solo trip.  Selama perjalanan, saya harus mengambil keputusan dan bertanggung jawab akan segala sesuatu. Hal ini bisa memupuk rasa percaya diri dan tentu saja bikin saya lebih kuat.

 

Artikel Terkait: Tips Liburan ke Thailand

  1. Perhatikan 4 Hal ini Sebelum Rencanakan Road Trip di Thailand
  2. Bawa Uang Rp2 Juta untuk Liburan Murah ke Thailand? Bisa!
  3. Liburan ke Thailand dengan Bujet Minim Tahun Depan? Simak Tips dari 3 Orang Ini!

 

8. Lebih komunikasi dengan dunia nyata

Dari solo trip juga saya belajar bahwa teknologi banyak kekurangannya. Jika selama ini kamu menghabiskan hari-harimu dengan smartphone, saat solo trip kamu dituntut untuk lebih aktif di dunia nyata.

 

Bayangkan jika wifi router nggak ada sinyal. Mau nggak mau, kamu harus bertanya pada orang lain untuk bertanya suatu lokasi. Terkadang, kamu hanya perlu mengambil keputusan di saat-saat terdesak untuk bisa survive. Ternyata, insting manusia belum bisa dikalahkan oleh teknologi.

 

9. Belajar untuk bersenang-senang

Ada orang yang terlalu sibuk kerja, selalu ditekan deadline sampai lupa cara bersenang-senang. Setiap hari diisi dengan rutinitas yang serba terburu-buru.Semua ini bakal berubah ketika kamu telah sampai di negara tujuan solo trip!

 

Kamu bisa bersenang-senang sepuasnya, tanpa terburu-buru lagi. Atau nggak perlu lagi direpotkan dengan keinginan partner liburan yang suka ribet dan punya selera yang beda denganmu. Karena dengan solo trip ini, kamu bisa bersenang-senang dengan dirimu sendiri!

 

10. Belajar tanggung jawab

Jika seseorang mengambil keputusan untukmu dan nggak berjalan lancar, kamu bisa cukup tenang untuk menyalahkan orang tersebut. Namun, semua akan jadi lebih sulit kalau kita sendiri yang mengambil keputusan itu” .

 

Ini adalah pesan seorang teman yang saya jadikan panduan hidup. Bahwa, orang yang mengambil keputusan untuk dirinya sendiri maka harus siap untuk menanggung  tanggung jawab akan dirinya pula. Sama juga saat kamu melakukan solo trip.

 

Ketika kamu salah reservasi bus malam, tersesat karena kurang prepare atau kurang persiapan baju musim dingin, hanya dirimu sendiri yang bisa disalahkan. Dari solo trip, kamu bisa belajar arti dari tanggung jawab.

 

Tuh, kan, dari solo trip kamu bisa belajar banyak hal. Makanya, yuk cari tiket murah dan segera wujudkan impianmu untuk solo trip!

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya. Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!

 


DEWI AYU NURJANAH    DEWI AYU NURJANAH

Pindah ke Kota Baru? Lakukan 5 Cara Ini Untuk Mencari Cinta Baru

SWARA – Pindah ke kota baru sama saja dengan memulai segala sesatu dari nol. Sama seperti saat kamu membuka lembaran kertas kosong yang perlu kamu isi dengan kesibukan mencari pekerjaan, teman, hingga pasangan baru. Dengan pindah ke kota baru, kamu harus mulai adaptasi dan menaklukkan banyak tantangan.

 

Nggak terkecuali soal urusan cinta. Sembari mencari tetangga dan teman baru, nggak ada salahnya untuk meng-update kehidupan cintamu, lho! Meski belum hafal jalan atau nama tetangga di seberang rumah, cari pasangan baru itu wajib.

 

Biar nggak salah langkah, Elitedaliy.com berbagi tips bagaimana mencari cinta saat pindah ke kota baru. Ini dia 5 cara yang bisa kamu coba.

 

Artikel Terkait: Rekomendasi Venue Poolside untuk Resepsi Pernikahan

  1. Rekomendasi Venue Poolside Murah untuk Pernikahan di Jakarta
  2. Ini Dia Rekomendasi Venue Poolside Murah untuk Pernikahan di YogYakarta
  3. 5 Venue Poolside Paling Top untuk Resepsi Pernikahan di Bali, Yuk Intip!

 

1. Selalu Berpikiran Terbuka

Cinta itu terkadang sulit dijelaskan dengan logika. Makanya, perlu banget untuk punya pikiran terbuka dan membiarkan cinta itu tumbuh dengan sendirinya. Ada kalanya, cinta itu nggak ada kaitannya sama sekali dengan aktivitasmu di kantor atau komunitas yang kamu ikuti. Bahkan, cinta bisa datang pada momen paling aneh sekalipun.

 

Oleh karena itu, saya sarankan untuk nggak mengotak-ngotakkan diri saat datang ke kota baru. Nggak menutup kemungkinan, kamu bisa dapat pasangan yang bisa membuatmu makin mengenal kota tersebut. Misalnya, dengan sering jalan bareng untuk nonton konser atau wisata kuliner ke beberapa restoran. Apa pun bisa terjadi dalam kehidupan ini.

 

2. Lahir sebagai sosok yang baru

Cinta itu bisa terjadi kapan saja dan terkadang tiba dengan cara yang nggak terduga. Jika selama ini kamu terkenal antisosial, mulai dari sekarang bisa belajar jadi easy going dan sering hangout dengan teman-teman barumu. Kalau ada waktu luang sepulang kerja, nonton konser atau main ke kafe bareng teman boleh banget buat dicoba.

 

Beradaptasi dan menjadi sosok palsu itu sangatlah berbeda. Kamu hanya perlu menjadi orang yang lebih kooperatif dengan orang lain. Dimulai dengan menjalin pertemanan yang baik dan nggak menutup kemungkinan benih-benih cinta akan menyertainya, lho. Kembali pada paragraf awal, cinta itu bisa datang kapan saja. Jangan sampai kamu nggak dapat pacar baru gara-gara nggak kenal banyak orang.

 

3. Mengisi waktu dengan melakukan hal baru

Isi rutinitas harian dengan melakukan hal yang pengin kamu lakukan selama ini. Jika kamu punya bucket list berupa target hidup untuk meningkatkan kualitas diri, ini adalah saat yang tepat untuk merealisasikannya. Jika ada target bikin kue, bisa mulai belajar dari sekarang. Nanti, jika hasil memuaskan bisa diberikan kepada tetangga baru, bukan?

 

Jika memang kamu ingin memiliki tubuh ideal dan sehat, bisa rutin jogging di taman kota dekat rumah. Nggak ada yang tahu, kalau kamu bisa dapat pasangan dengan rutin jogging atau memberikan satu box berisi kue ke tetangga, kan? Dengan melakukan hal-hal positif, hal-hal baik pun akan segera menyapamu.

 

4. Bergabung dalam komunitas yang kamu suka

Saya selalu punya standar dalam memilih sosok pasangan yaitu punya hobi yang sama. Nah, mungkin konsep ini juga bisa kamu pakai buat cari pasangan di tempat baru. Kamu bisa gabung dalam komunitas yang sesuai dengan minatmu.

 

Misalnya, kamu hobi nge-gym. Mulai dari sekarang, bisa mulai daftar member dan rutin datang ke tempat gym. Siapa tahu ada cowok cute dan perhatian di kotamu yang sering nge-gym juga, kan?

 

Biar segera nyantol, tegur sapa adalah wajib. Berikan senyuman terbaikmu kepadanya karena pasti bakal sering ketemu di gym. Dari sini, kehidupan cintamu bisa mulai bersemi.

 

Artikel Terkait: Info Menarik Seputar Pernikahan

  1. 5 Rekomendasi Hijab Stylist Untuk Pernikahan di Surabaya
  2. 5 Rekomendasi Toko Emas yang Jual Cincin Pernikahan Murah di Bali
  3. Model Aksesori Rambut Terindah untuk Pernikahan

 

5. Minta dicomblangin teman

Jika kamu masih awkward buat cari sendiri atau nggak kuat bayar Tinder Gold, bisa minta teman buat nyomblangin, lho! Setelah punya teman dekat entah tetangga atau teman kerja, bisa minta temanmu buat ngenalin ke seseorang. Nanti, kalau memang ada yang sreg bisa langsung kamu ajak main bareng sampai kencan.

 

Nah, dari kelima cara di atas, ada nggak yang sudah kamu coba? Bagaimana, sudah dapat pasangan baru belum? Share dong pengalamanmu mencari cinta di tempat baru pada kolom komentar, ya.

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya. Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!

 


DEWI AYU NURJANAH    DEWI AYU NURJANAH

5 Masalah Kesehatan yang Menghantui Saat Lebaran

Nggak terasa lebaran sudah tiba. Selain soal penampilan, kamu juga harus memerhatikan soal kesehatan, lho. Sehingga, jika memang bisa diantisipasi, ada baiknya menghindari beberapa penyakit yang sering muncul saat lebaran.

 

Meski banyak sekali makanan lezat yang menggoda di atas meja makan, tahan diri untuk nggak buru-buru menyantapnya. Cari tahu dulu apakah makanan itu sehat buat tubuhmu?

 

Ini Dia Masalah Kesehatan yang Sering Muncul Saat Lebaran

Jika memang ada sejarah kolesterol, harus kuat nggak makan banyak daging dan santan dulu. Kalau masih sembarangan makan, kamu bisa mengalami 5 masalah kesehatan yang sering menghantui saat Lebaran ini, nih. Apa saja?

 

Artikel Terkait: Waspada Beberapa Risiko Kesehatan Berikut Ini!

  1. Waspada, Masalah Kesehatan Ini Kerap Menyerang Ibu Rumah Tangga!
  2. 5 Aktivitas Harian yang Ternyata Bisa Meningkatkan Risiko Kesehatan, Perhatikan!
  3. 5 Dampak Buruk pada Kesehatan Tubuh Jika Sering Terjebak Macet, Hati-Hati!

 

1. Kadar gula darah naik

Sirop dan makanan manis sudah jadi sajian wajib di hari Lebaran. Siapa coba yang nggak tergoda dengan sajian ini karena biasanya dikemas dalam bentuk yang colorful? Boleh saja menyantap beberapa potong kue kering, tapi jangan sampai berlebihan. Dikhawatirkan, kadar gula darah bisa naik dan mengancam kesehatanmu.

 

Jika kamu merasa cepat lelah, nafsu makan tinggi, pengelihatan buram sampai berat badan turun bisa jadi kadar gula darah sedang tinggi. Sebagai langkah antisipasi, bisa mengurangi konsumsi makanan manis selama Lebaran.

 

2. Kolesterol

Untungnya, saya sendiri nggak begitu suka makanan bersantan dan berlemak. Jadi, nggak ada masalah dengan kolesterol. Namun, beda ceritanya dengan Ayah dan Ibu yang suka banget sama santan! Apalagi keduanya ada sejarah sakit kolesterol. Saya pun menyarankan untuk sementara nggak bikin opor dulu.

 

Jika seseorang terserang kolesterol akan merasakan sakit pada bagian lengan dan dada depan. Kemungkinan untuk mengalami stroke dan sakit jantung pun tinggi. Saran saya, selama Lebaran hindari makanan berlemak, sayur labu, hingga sambal goreng kentang.

 

3. Maag

Saat Lebaran, saya menghindari makanan pedas dan asam karena punya penyakit maag. Nggak hanya itu, saya pun disarankan oleh dokter buat makan sedikit demi sedikit tapi sering dan menghindari makan terlalu banyak dalam satu waktu.

 

Karena mengalami perubahan pola makan, kamu lebih mudah terserang maag. Tahan diri untuk nggak makan makanan berat dalam satu waktu. Kamu bisa memilih makanan yang mudah dicerna agar maag nggak kambuh. Jika merasa mual, ulu hati sakit, dan bersendawa hingga muntah, ini pertanda kalau maag sudah menyerang.

 

4. Diare

Ada yang pernah mengalami diare di hari spesial? Mentang-mentang sudah nggak puasa, segala makanan yang ada pun dikonsumsi tanpa banyak pertimbangan. Takutnya, jika makanan tersebut sudah terkontaminasi dengan parasit atau bakteri, lho.

 

Makanan yang nggak bersih, bisa bikin diare. Gejalanya sangat beragam tergantung dengan tingkat keparahan diare itu sendiri. Seperti kram perut, mulas, dan bolak-balik ke toilet.

 

Intinya adalah jangan sampai meremehkan sakit diare, ya. Kalau nggak ditangani dengan baik, bisa bikin dehidrasi dan kematian. Jadi, harus selektif memilih makanan yang disajikan. Kalau memang terasa basi dan banyak lalatnya, nggak perlu, deh, buat dimakan.

 

Artikel Terkait: Cara Menjaga Kesehatan

  1. Manfaat Mendaki Gunung bagi Kesehatan Mentalmu
  2. 7 Manfaat Berjalan Kaki untuk Kesehatan, Cegah Diabetes Hingga Rawat Kecantikan
  3. 5 Manfaat Kurangi Asupan Gula untuk Kesehatan, Yuk Mulai Dicoba!

 

5. Hipertensi

Kolesterol dan hipertensi adalah setali tiga uang. Makanan yang menyebabkan kolesterol juga bisa memicu hipertensi. Gejala umum hipertensi adalah mudah lelah, pandangan buram, mual dan sakit kepala. Penyakit ini nggak bisa disepelekan karena bisa mengancam nyawa. Paling parah, penyakit hipertensi ini bisa menyebabkan komplikasi.

 

Cara pencegahan yang bisa dilakukan adalah mengurangi konsumsi makanan yang memicu hipertensi. Sebagai contohnya, olahan daging kambing yaitu rendang, sate, dan gulai.

 

Untuk terhindar dari kelima penyakit di atas memang butuh komitmen yang kuat. Ingat, masih banyak, kok, makanan enak dan sehat di luar sana. Jadi, nggak perlu mengorbankan kesehatan demi sepotong opor ayam.

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya. Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!

 


DEWI AYU NURJANAH    DEWI AYU NURJANAH

Apa itu Sunrise Property?

SWARA – Siapa, sih, yang nggak tertarik untuk investasi properti di kawasan yang  menjanjikan?  Contoh sederhananya adalah saat kamu akan beli tanah. Pasti lebih tertarik beli tanah di pinggiran jalan daripada tanah di pegunungan yang susah diakses, bukan? Dengan beli tanah di pinggir jalan yang strategis, nilainya bisa meningkat pesat beberapa tahun ke depan.

 

Karena hal ini, banyak sekali pengembang yang menggembor-gemborkan sunrise property. Katanya, dengan beli sunrise property, kamu bisa dapat untung dalam waktu cepat, lho.

 

Kira-kira benar nggak ya kalau sunrise property bisa jadi jaminan untuk dapat untung? Daripada menduga-duga, ini penjelasan lengkapnya dikutip dari Asriman.com.

 

Artikel Terkait: Tips Aman dan Sukses Investasi Properti

  1. Waspada, Ini Tipe Agen Properti Nakal yang Perlu Dihindari
  2. 5 Selebriti Korea yang Investasi di Bidang Properti. Bisa Ditiru!
  3. 5 Kiat Sukses yang Bisa Diterapkan untuk Jadi Konsultan Properti

 

Pengertian sunrise property

Nggak jauh-jauh dengan penjelasan saya sebelumnya, sunrise property itu bisa diartikan sebagai   properti yang menjanjikan. Dilihat dari penggunaan kata ‘sunrise’, maka properti ini akan segera bersinar layaknya Matahari yang terbit di pagi hari.

 

Jika kamu membeli properti di kawasan biasa dan kurang strategis, pasti  butuh waktu lama untuk naik nilainya. Namun, kalau beli sunrise property, hanya  butuh sekitar 5 tahun saja.

 

Mengapa bisa demikian? Kawasan sunrise propery ini merupakan area strategis yang bakal berkembang secara pesat karena infrastrukur yang bagus. Misalnya, dibangun jalan tol yang bisa membuat aktivitasmu lebih praktis dan mudah ke pusat kota. Bisa juga lokasinya dekat mal, rumah sakit, dan sekolah.

 

Ciri-ciri sunrise property

Karena sunrise property kian diminati, kamu perlu cari tahu dulu ciri-cirinya. Jangan sampai salah pilih kawasan dan gagal mencapai target keuntungan.

 

1. Didukung oleh moda transportasi yang mumpuni

Buat kamu yang tinggal di Jakarta dan sekitar, akses ke moda transportasi adalah alasan vital buat memilih hunian. Kalau ada kawasan yang dekat dengan jalan tol atau jalan protokol, pasti bakal diincar banyak orang. Secara nggak langsung, sunrise property pun banyak dipengaruhi oleh mudah atau nggaknya akses ke moda transportasi.

 

Coba lihat saja kawasan Serpong, Bintaro, dan Cibubur yang masuk dalam kawasan sunrise property. Properti yang dijual di sini, harganya bisa berlipat ganda dalam waktu cepat karena adanya jalan tol Jakarta-BSD.

 

Satu contoh lagi yaitu kawasan Cibubur dan Bekasi yang terkena dampak positif dari pembangunan Light Rail Transit (LRT). Setelah adanya pembangunan ini, properti di area sepanjang jalur LRT jadi mahal, lho!

 

Hal ini dikarenakan adanya peningkatan minat beli masyarakat yang mencari tempat tinggal dekat jalur LRT. Kalau bisa dapat tempat tinggal di jalur LRT, bisa kerja dengan naik LRT dengan cepat dan nyaman.

 

Area ini pun lambat laun akan dipadati oleh manusia. Nah, yang awalnya hanya untuk hunian, lama-kelamaan jadi area bisnis. Ini dia penyebab harga properti di kawasan ini jadi meningkat tajam dari tahun ke tahun.

 

2. Lokasi properti di jantung kota

Salah satu keuntungan punya properti di jantung kota adalah nilainya akan stabil terus. Maksud saya, harga properti akan naik dengan stabil tanpa khawatir turun. Karena berada di pusat roda perekonomian dan bisnis, kamu nggak perlu khawatir kalau harga bakal lesu.

 

Selama masih ada perputaran uang dan manusia, kawasan tersebut akan terus naik harganya. Misalnya, kawasan pemukiman yang lambat laun menjadi area bisnis. Daripada menerjang macet, masyarakat yang tinggal di jantung kota lebih suka rekreasi, belanja, atau kuliner di daerahnya saja. Contoh jantung kota dengan nilai properti yang stabil yaitu  kawasan Kebayoran Baru, Tebet, dan Kemang.

 

3. Sunset property yang sudah diperbaiki infrastrukturnya

Jika kamu menemukan kawasan padat, rawan banjir dan banyak penduduk yang mulai meninggalkan huniannya, mungkin itu adalah kawasan sunset property! Selain sunrise property, kamu perlu mengenal kawasan sunset property juga, lho.

 

Sunset property adalah kawasan yang dulunya sempat bersinar dan lama kelamaan mulai tenggelam laiknya sunset. Misalnya, kawasan padat penduduk di perkotaan yang sering dilanda banjir.

 

Kawasan ini harganya akan bertahan dan nggak berubah dalam beberapa tahun. Namun, lama-kelamaan harga mulai turun jika nggak ada perbaikan infrastruktur. Jika infrastruktur diperbaiki, kawasan ini bisa kembali menjadi sunrise property.

 

Artikel Terkait: Tips Investasi Reksa Dana

  1. Hindari 7 Kesalahan Investasi Reksa Dana yang Sering Dilakukan Para Investor Pemula
  2. Ini 5 Hal tentang Investasi Reksa Dana yang Wajib Diketahui Pemula
  3. 6 Keuntungan Terapkan Strategi Switching dalam Reksa Dana

 

Kamu perlu melakukan survei dan analisis ketika akan membeli sunset property. Cari tahu adakah rencana penataan ulang kawasan atau perbaikan infrastruktur yang bisa bikin kawasan ini jadi kembali bernilai?

 

Jika sudah memenuhi ketiga ciri di atas, sunset property itu sangat direkomendasikan untuk dipilih. Karena kamu bisa segera mendapatkan untung dalam waktu cepat dan investasi ini relatif aman. Kalau memang belum mau kamu jual, kan, bisa buat hunian diri sendiri.

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya. Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!

 

 


DEWI AYU NURJANAH    DEWI AYU NURJANAH

Halalbihalal Bersama Rekan Kerja di Restoran Sekitar Surabaya Berikut Ini!

SWARA – Ada lagi tradisi yang nggak pernah luput di hari Raya Idul Fitri ini yaitu, acara halalbihalal bersama orang terdekat. Salah satunya, rekan kerja. Selain, berusaha meningkatkan kualitas kinerja, perusahaan juga biasanya bertekad membangun hubungan intens antarkaryawan, melalui beberapa acara nonformal, termasuk acara halalbihalal ini.

 

Kalau perusahaanmu memiliki agenda halalbihalal dan sedang dalam tahap persiapan, berdiskusi mengenai lokasi acara adalah hal yang harus diutamakan. Kamu perlu mempertimbangkan luas tempat, kapasitas, dan konsumsi yang enak. Kamu sedang bekerja di Surabaya? Beberapa restoran ini bisa kamu diskusikan bersama panitia penyelenggara acara.

 

Artikel Terkait: Rekomendasi Agenda Agar Libur Lebaranmu Makin Seru!

  1. Pilihan Wisata di Yogyakarta untuk Libur Lebaran
  2. Pilihan Wisata di Surabaya Selama Libur Lebaran yang bisa Dikunjungi
  3. Warga Surabaya, Ini Jadwal Bazar Ramadan yang Perlu Kamu Kunjungi untuk Berburu Barang dengan Harga Spesial


1. Steak Hut Manyar Kertoarjo

Selain recomended untuk acara buka bersama, tempat makan ini bisa juga kamu manfaatkan buat acara halalbihalal. Tempatnya yang lumayan luas, tentu bisa memuat kapasitas lebih dari 10 orang. Menunya pun nggak diragukan lagi rasanya. Steak dan barbeque jadi menu andalan di restoran ini. Kamu juga nggak perlu menentukan budget terlalu banyak, karena harga makanan start from Rp30 ribu sampai Rp50 ribu.


2. Layar Seafood

Menyelenggarakan acara halalbihalal di sini, kamu bakal puas dengan menu makanan dan suasana tempatnya. Kepiting Jumbo Saus Padang, Udang Windu Telur Asin, dan Cumi Goreng Tepung, jadi menu favorit di sini. Bujet buat makan juga nggak terlalu mahal untuk menu yang enak ini yakni mulai dari Rp25 ribu sampai Rp225 ribu. Sementara kapasitasnya cukup kalau untuk acara halalbihalal. Ditambah lagi dengan suasana tempatnya yang nyaman dan tersedia tempat karaoke VIP.

 

3. Arumanis Restaurant

Menghabiskan momen halalbihalal di sini, bakal seru banget. Kamu bisa menikmati aneka hidangan favorit asli Indonesia, Japanese food, dan Chinese food. Ketiganya merupakan menu unggulan dari restaurant ini. Selain, makanannya yang nggak mengecewakan, di sini kamu bisa makan dan bersilaturahmi sambil menikmati suasana tempatnya unik dan estetis. Kamu pun bisa abadikan momen halal bihalalmu sepuas mungkin, karena tempatnya yang foto-able. Buat makan di sini, kamu perlu mengeluarkan budget sekitar Rp35 ribu sampai Rp250 ribu per orangnya.

 

4. Kafe Bromo

Lokasi ini asri banget dan bisa memunculkan inspirasi. Pastinya acara halalbihalalmu juga menyenangkan kalau diselenggarakan di sini. Apalagi Kafe Bromo juga menyediakan live band supaya suasana acaramu makin seru. Untuk makanan, tentunya juga nggak kalah mantap. Ada nasi goreng dan pizza yang direkomendasikan oleh konsumen yang sudah pernah berkunjung dengan harga yang masih terjangkau.

 

5. Bon Ami Restaurant

Restaurant ini hadir dengan konsep rumahan, tetapi dengan penataan ruangan yang sangat elegan. Steak menjadi menu andalan di sini. Meskipun begitu menu makanan lainnya, termasuk Indonesian food, juga nggak mengecewakan. Untuk makan di sini, kamu perlu mengeluarkan budget sekitar Rp30 ribu sampai Rp110 ribu per orang.

 

Artikel Terkait: Film-film Keren dengan Berbagai Genre di Tahun 2018!

  1. Catat Tanggalnya! Ini Daftar Film Horor Indonesia yang Tayang 2018
  2. 5 Film Animasi Keren yang Ramaikan Tahun 2018, Catat Jadwal Rilisnya!
  3. 10 Film Romantis Indonesia yang Tayang di 2018, Mana Favoritmu?

 

6. Moi Garden Restaurant

Bila kamu dan rekan kerjamu ngidam Chineese food, Moi Garden bisa jadi pilihan untuk acara halalbihalal dan makan-makan. Desain tempatnya pun sangat mendukung untuk acara-acara kumpul keluarga atau kerabat kerja. Kamu dan rekan kerjamu cukup berjaga-jaga membawa uang sekitar Rp100 ribu per orangnya.

 

Kini kamu nggak perlu bingung lagi menetukan lokasi halalbihalal yang cocok. Banyak tempat makan di Surabaya yang nggak diragukan kualitasnya, dari segi rasa makanan sampai pelayanannya. Kamu pilih yang mana untuk acara halalbihalalmu?

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 


Setyo Kinanthi     SETYO KINANTHI

 

Yuk, Semangat #TunaikanRamadan dengan Mengonsumsi 6 Buah Ini Saat Sahur!

SWARA – Saat berpuasa, kamu nggak makan dan minum selama sehari penuh. Energimu seharian cuma berasal dari santap sahur. Makanya, pola makan saat sahur perlu dijaga. Selain makanan berat yang bergizi seimbang, saya juga mengonsumsi buah-buahan.

 

Bagi saya, mengonsumsi buah-buahan bikin perut lebih nyaman biar pencernaan nggak kaget menerima makanan. Meski makannya nggak terlalu banyak, buah juga sukses membuat saya merasa kenyang lebih lama.

 

Namun, nggak semua jenis buah cocok buat sahur, lho. Sebaiknya hindari buah yang bersifat asam karena bisa memicu asam lambung. Lantas, buah apa saja yang pas dimakan saat sahur? Berikut daftarnya!

 

Artikel Terkait: Tetap Semangat Saat Berpuasa

  1. 7 Tips Kerja Cerdas Saat Berpuasa untuk #TunaikanRamadan dengan Profesional
  2. 7 Aktivitas Bikin Puasa Maksimal saat Kuliah, Yuk #TunaikanRamadan di Kampus dengan Semangat
  3. 7 Cara Ampuh Usir Kantuk dan Lemas Tanpa Perlu Batal Puasa

 

1. Kurma

Kurma adalah buah yang paling baik dikonsumsi baik saat sahur maupun berbuka. Meski bentuknya menurut saya kurang menarik, buah berwarna kecokelatan asal Timur Tengah ini punya segudang manfaat, lho. Kurma punya kandungan gizi yang lengkap, mulai dari karbohidrat, serat, vitamin A, B2, B12, kalium, kalsium, besi, dan folat.

 

Kandungan energi dalam buah kurma juga tinggi, yaitu 227 kkal per 100 gram. Meski demikian, kurma nggak bikin kamu gendut karena indeks glikemik yang rendah, sehingga cocok banget menjaga energi kamu selama menjalankan ibadah puasa.

 

2. Pisang

Asam lambung adalah masalah yang kerap dihadapi saat berpuasa. Untungnya, ada buah pisang yang mampu bikin lambung lebih nyaman. Nggak cuma itu, kandungan serat pada buah pisang membantu menjaga pencernaanmu tetap lancar.

 

Satu hal yang nggak kalah penting, kalium pada pisang mampu bikin mood-mu lebih baik. Kalori dalam pisang juga mudah diserap tubuh, sehingga mampu memberimu energi instan. Penting banget, nih, saat puasa!

 

3. Pepaya

Selain asam lambung, konstipasi juga menjadi masalah yang biasa dialami ketika menjalankan ibadah puasa. Nah, kamu bisa menyiasatinya dengan mengonsumsi buah pepaya pada saat santap sahur. Kandungan air dan seratnya bakal membantu melancarkan pencernaan. Apalagi, buah dengan daging berwarna merah ini juga murah dan mudah didapat.

 

4. Apel

Buah mungil dan praktis ini nggak cuma kaya serat, tapi juga mampu menekan rasa lapar, sehingga kamu pun merasa kenyang lebih lama. Untuk memperoleh manfaat optimal dari serat dan nutrisi yang dikandungnya, konsumsilah apel bersama kulitnya. Kamu bisa menggigitnya langsung atau memotongnya kecil-kecil sebelum dimakan.

 

5. Mangga Arum Manis

Buah mangga kaya akan kandungan vitamin A, C, dan E yang membantu mengoptimalkan proses detoksifikasi tubuh selama berpuasa. Namun, agar asamnya nggak mengganggu lambungmu, pastikan kamu memilih mangga arum manis yang sudah matang. Untuk santap sahur, kamu dapat mengolahnya menjadi smoothies yang segar!

 

Artikel Terkait: Hidangan Sahur dan Berbuka

  1. Contek 5 Resep Menu Buka Puasa Berbahan Dasar Kurma Ini, Yuk!
  2. 5 Tempat di Surabaya Sajikan Menu Buka Puasa‘Salted Egg’, #TunaikanRamadan dengan Nikmat
  3. #TUNAIKANRAMADAN dengan Berbuka Puasa di 7 Resto Menu Jepang Surabaya

 

6. Alpukat

Alpukat juga bagus dikonsumsi saat sahur, lho. Menurut penelitian para ilmuwan di Iran, buah yang satu ini bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit metabolik seperti diabetes, obesitas, dan penyakit jantung. Kandungan lemak baiknya mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

 

Selain itu, lemak pada alpukat juga membuatmu kenyang lebih lama. Buah ini juga mengandung serat, antioksidan, serta beragam vitamin dan mineral untuk menjaga fungsi tubuh. Kamu bisa memakannya langsung, mengolahnya jadi jus, maupun memadukannya dengan hidangan lain.

 

Nah, dengan mengonsumsi buah-buahan di atas saat sahur, mudah-mudahan kamu tetap bugar dan berenergi selama puasa!

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 


PAULUS RISANG    PAULUS RISANG

Ini Kiat Membangun Rasa Percaya Diri yang Sehat Bagi Mahasiswa Milenial

SWARA – Bagi Milenial dan Gen-Z yang tengah menginjakkan kaki di bangku kuliah, merasa kurang percaya diri ketika berada di tengah ratusan mahasiswa lain yang mungkin terlihat lebih berprestasi, lebih kaya, atau supel adalah hal yang wajar. Terlebih jika kamu kuliah di universitas ternama. Setidaknya, itulah hal yang pernah saya rasakan ketika mengenyam bangku kuliah.

 

Meskipun banyak anak lain punya berbagai kelebihan, bukan berarti kamu layak inferior, lho. Di lingkungan yang kompetitif seperti di kampus, membangun rasa percaya diri itu adalah kunci penting agar kamu sukses menjalani proses perkuliahan maupun berorganisasi.

 

Untungnya, rasa percaya diri itu bisa dilatih. Nah, ini dia beberapa kiat membangun rasa percaya diri yang sehat bagi mahasiswa milenial!

 

Artikel Terkait: Berbagai Rekomendasi Universitas Pilihan

  1. 7 Universitas Negeri dengan Jurusan Kedokteran Gigi Terbaik
  2. 5 Universitas dengan Jurusan Ilmu Komunikasi Terbaik di Indonesia
  3. 5 Universitas dengan Jurusan Teknik Terbaik di Indonesia

 

1. Abaikan bisikan-bisikan negatif di pikiranmu

Pernahkah kamu memperhatikan kalau bisikan-bisikan negatif justru kerap datang dari diri sendiri? Kata-kata semacam “saya nggak bisa”, “saya takut”, atau “yang lainnya lebih hebat dari saya” tentu dapat menggerus rasa percaya dirimu.

 

Saran saya, kamu nggak perlu mendengarkan suara-suara itu. Bukankah kamu berhasil menyisihkan banyak pesaing saat ujian masuk universitas yang jadi pilihanmu? Cobalah untuk membayangkan pencapaian-pencapaianmu sebelumnya, dijamin kamu bakal lebih pede, deh!

 

2. Temukan hal-hal yang menyenangkan di kampus

Kalau diamati, sebenarnya ada banyak hal di kampus yang patut kamu syukuri. Mulai dari dosen yang gaul dan asyik, mata kuliah yang menurutmu menarik, sampai teman-teman yang baik. Berfokuslah pada hal-hal yang menurutmu menyenangkan. Dengan begitu, rasa pede akan datang dengan sendirinya.

 

3. Ambil satu kegiatan atau mata kuliah yang kamu kuasai

Setiap semester, kamu akan menghadapi berbagai mata kuliah plus tugas-tugas yang menantang, bahkan sulit. Terus-menerus bergelut dengan kesulitan semacam ini nggak cuma menyita energi, tapi juga menurunkan rasa percaya diri.

 

Untuk menyiasatinya, cobalah untuk mengambil setidaknya satu mata kuliah atau kegiatan yang menurutmu bisa kamu kuasai dan nikmati. Hal ini dapat menghalau stres sekaligus membantu mengembalikan rasa percaya dirimu.

 

4. Mulailah dari hal-hal kecil

Rasa percaya diri bisa dibentuk dengan melakukan hal-hal kecil sebelum kamu memutuskan untuk mengerjakan hal-hal besar. Sebagai contoh, kamu bisa bertanya atau justru menjawab pertanyaan dari dosen atau sesama mahasiswa dalam forum diskusi di kelas. Cara lain, cobalah untuk memperoleh nilai tinggi dalam kuis mingguan dan tugas.

 

5. Mintalah arahan di awal

Kamu akan lebih pede ketika keraguan dan kebingunganmu terjawab. Untuk itu, cobalah berkonsultasi dengan dosen mata kuliah maupun pembimbing. Tanyakan tentang materi yang belum kamu pahami, ide awal untuk tugas atau skripsi, atau bagaimana mempersiapkan ujian.

 

Jika dosenmu sudah memberi pengarahan dan memastikan kamu berada di jalur yang benar, bebanmu pasti terasa lebih ringan. Jadikan setiap saran dan kritik dari mereka sebagai bentuk perhatian dan bantuan untukmu.

 

Artikel Terkait: Tips untuk Mahasiswa

  1. Mahasiswa, Pasang 7 Aplikasi untuk Memudahkan Kehidupan Kuliahmu
  2. 14 Bisnis Sampingan Mahasiswa yang Beromzet Puluhan Juta Rupiah
  3. 6 Kunci Sukses Mengatur Keuangan Buat Mahasiswa yang Sulit Ngatur Duit

 

6. Berpartisipasilah dalam lomba atau beasiswa

Di kampus, kamu bisa dengan mudah menemukan tawaran beasiswa maupun kompetisi berhadiah baik di tingkat prodi, fakultas, maupun universitas. Nah, nggak ada ruginya untuk ikutan daftar. Memenangkan sesuatu bisa meningkatkan kepercayaan dirimu, lho!

 

Itulah beberapa kiat untuk menaikkan rasa percaya dirimu di kampus. Jadi, jangan merasa inferior lagi, ya!

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 

 


PAULUS RISANG    PAULUS RISANG

Hindari 6 Kebiasaan Buruk Ini Agar Bisa Profesional Dalam Bekerja

SWARA – Kebiasaan-kebiasaan buruk yang nggak menunjukkan jiwa profesionalitas bisa terjadi pada siapa saja. Bisa ditemui pada para fresh graduates bahkan mereka yang sudah berpengalaman sekalipun. Untuk itu, kita semua harus selalu introspeksi. Pasalnya, meskipun sudah bekerja selama 3 tahun, nggak menjamin saya sudah memiliki jiwa profesional.

Perilaku yang meunjukkan nggak profesional bisa disebabkan oleh beragam faktor. Beberapa penyebabnya adala kondisi bisnis kantor yang nggak stabil, sistem management yang masih buruk, tekanan dalam pekerjaan, kinerja bos, kinerja sesama rekan kerja yang juga nggak profesional, dan lain sebagainya. Maka nggak heran kalau tanpa sadar kita melakukan tindakan-tindakan yang nggak menunjukkan sikap profesional.

 

Saya nggak ingin hal tersebut terjadi di kantor. Tentu kamu juga nggak mengiginkannya, kan? selain memberikan efek buruk pada karir, nggak disukai bos, mengalami karir yang mandeg, juga membuatmu justru semakin terpuruk dan nggak memiliki semangat dan motivasi untuk berkembang. Kalau nggak berkembang juga, kapan mengalami keaikan karir dan gaji?

 

Artikel terkait: Baca ini buat yang baru pertama kali bekerja

  1. Ini 6 Kesalahan Pekerja Pemula dalam Mengelola Keuangan
  2. Baru Lulus, Terapkan Hal Ini supaya Karier Cemerlang
  3. Para Karyawan, Latih dan Contek Motivasi Ini yang Bawa Kesuksesan!

 

Untuk itu, harus dilakukan beberapa antisipasi. Beberapa hal yang harus saya dan kamu hindari antara lain:

1. Suka mengeluh

Kebiasaan ini biasa terjadi di awal bekerja. Biasanya freshfraduates akan kecewa pada pekerjaan karena nggak sesuai dengan ekspektasinya, kaget dengan budaya kerja dan tekanan, dan lain sebagainya. Terus-menerus mengeluh tentu nggak baik untuk karirmu. Bukannya semangat bekerja, kamu hanya terus menggerutu sepanjang hari tanpa memberikan kontribusi terbaik.

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah menyukuri pekerjaan sekarang karena di luar sana masih banyak orang yang belum memiliki pekerjaan dan juga menanamkan diri bahwa pekerjaan saat ini untuk batu loncatan alias mencari pengalaman.

 

2. Datang selalu terlambat

Di awal bekerja dulu saya sering datang terlambat. Alhasil saya selalu dapat hukuman memimpin doa pagi. Tentu memimpin doa pagi karena terlambat malunya bukan main. Akhirnya saya pun menata jadwal ulang dan memberikan target baru pada diri sendiri. Jika kantor mewajibkan pukul 7.35 sudah harus di kantor, saya menargetkan pukul 7.25.

 

3. Menunda pekerjaan

Menunda pekerjaan membuat target pekerjaan nggak selesai tepat waktu. Bukankah perusahaan menggaji kita lantaran untuk menyelesaikan target terpat waktu? Sekali lagi, salah satu cara untuk mengatsi hal ini adalah membuat target pribadi, yang mana lebih cepat dari yang ditentukan kantor. Well, semakin cepat pekerjaan selesai semakin cepat saya bisa santai-santai, hehe.

4. Mengatakan TIDAK pada bos

Jangan sampai sekali-kali kamu mengatakan ‘TIDAK’ waktu bos memberikanmu tugas. Mungkin kondisi dan keadaan sedang nggak memungkinkan untuk kamu mengerjakannya. Tapi sebisa mungkin kamu terima tapi dengan berdiskusi terlebih dahulu. Jadi bosmu mengerti dan ada kemungkinan nggak jadi memberikan tugasnya. Bukankah yang demikian lebih baik daripada mengatakan ‘TIDAK’?

 

5. Mengulang kesalahan yang sama

Mungkin beberapa kali kamu pernah mendapat teguran dari kantor. It’s oke, namanya juga karayawan biasa. Yang nggak biasa adalah jika kamu terus mengulang kesalahan yang sama. Sebaiknya kamu terus berintrospeksi atas teguran yang kamu terima agar ke depan nggak terulang lagi.

 

6. Membawa masalah pribadi ke kantor

Saya paham bahwa hidup kita nggak hanya seputar kantor saja. Ada kehidupan pribadi yang turut memengaruhi kita. Wajar lah kalau jadi stres. Tapi yang nggak wajar adalah jika kamu menyisipkan masalah pribadi dalam pekerjaan. Sebagai contoh, kamu punya masalah dengan si A karena kebetulan adalah mantan pacarmu.

Sedangkan si A tadi adalah client kantor. Kamu pun jadi malas-malasan dalam memenuhi permintaan perusahaan mantanmu tadi. Tentu ini benar-benar tindakan nggak profesional, ya. Memupuk rasa kedewasaan dan kesabaran sangat penting di sini.

 

Artikel terkait: Biar nggak stres, terapkan ini

  1. 3 Masalah Keuangan Ini Picu Stress, Begini Cara yang Benar Mengatasinya
  2. 10 Cara Mudah Lepas Stres Menjelang Hari Pernikahan
  3. Buat Para Millennial, Ini 7 Kiat Atasi Stres Akibat Pekerjaan!

 

Itu dia beberapa kondisi yang menunjukkan kalau kamu nggak profesional. Pastikan kamu nggak memiliki salah satunya, ya!

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga!

Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!


TRI PUSPITASARITRI PUSPITASARI

Tiru Kiat Jitu Mudah Dapatkan Investor untuk Kembangkan Bisnis Startup

SWARA – Kaum muda menjadi sentra penting kemajuan zaman, nggak terkecuali Indonesia.Mulai dari zaman pergerakan hingga Proklamasi Kemerdekaan dikumandangkan, pemuda-pemudi menjadi unsur penggerak utama. Kemudian era reformasi yang diawali oleh pergerakan sistematis jutaan kamu muda. Hingga, saat ini di era informasi dan teknologi, kaum muda masih menjadi motor utamanya lewat tren bisnis startup atau rintisan. 

Kamu sendiri tentu udah nggak asing dengan istilah satu itu, startup. Tren bisnis yang kini semakin menjamur lewat semakin majunya teknologi internet, menjadi ‘tambang emas’ gaya baru bagi hampir semua pebisnis. 

Meski cepat berbuah manis dan berpeluang besar, tetapi merintis usaha sendiri bukan tanpa halangan dan risiko kegagalan. Risiko gagal tetap masih dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya tentu saja kekuatan modal. Sebagian besar para startup sulit mencari investor untuk mendanai bisnisnya agar cepat berkembang.

 

Artikel terkait: Start-up 101

  1. 3 Aspek Finansial yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Startup
  2. 5 Buku Tentang Bisnis Startup Pilihan Pengusaha Startup
  3. Patungan dalam Membangun Bisnis? Perhatikan 5 Hal Ini agar Kesuksesan Bisnismu Terjamin!

Mengapa sulit mendapatkan investor?

Menurut Ketua Asosiasi Modal Ventura Indonesia (AMVI), Andi Buchari, sebetulnya ini adalah masalah keterjangkauan. Sekitar 99,9% pelaku Usaha (UMK/Startup) hanya menerima 9,27% pembiayaan dari bank. Sementara itu, bank hanya menjangkau 7,7% UMK.

Ditambahkan pula fakta bahwa banyak sekali perusahaan kecil dengan prospek bisnis yang bagus sayangnya terkendala dengan minimnya modal atau tidak memiliki akses perbankan. Di lain pihak, kurangnya sarana atau platform yang menjembatani bertemunya para investor dan startup menjadi permasalahan lain mengapa modal masih menjadi ‘momok’ pada iklim bisnis startup. 

Selain itu, banyak pelaku bisnis startup startup yang kurang berpengalaman dalam hal melakukan pitching untuk waktu yang singkat. Sehingga, jika pun dipertemukan dengan investor, kebanyakan dari mereka kurang bisa menyampaikan ide-ide briliannya dengan baik untuk meyakinkan calon investor. 

Jadi, permasalahan utama terdapat pada, pertama, keterbatasan market place yang berperan untuk mempertemukan para pemodal dengan startup. Kedua, startup yang nggak jarang kurang pandai untuk bisa menjual idenya di depan investor.

 

Artikel terkait: Mengembangkan bisnis startup

  1. Bikin Startup, Ini Tips Dapat Suntikan Dana dari Angel Investor!
  2. Perhatikan 5 Hal Berikut Agar Investor Tertarik dengan Ide Bisnismu!
  3. 3 Aspek Finansial yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Startup

Bagaimana memecahkan permasalahan tersebut?

Selaku ketua AMVI, Andi Buchari, mencermati bahwa modal ventura disebut sangat berperan pada keberlangsungan bisnis startup. Tetapi perlu didukung dengan kesiapan pelaku startup. Jika memiliki paket komplet ini maka dapat menstimulasi tren pengembangan bisnis stratup dan sekaligus turut mendampingi perusahaan-perusahaan rintisan. 

Dengan kata lain, selain giat mencari pemodal, kamu juga perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin selaku pebisnis startup. Beberapa kiat yang dibagikan sebagai berikut.

 

1. Asah keterampilan untuk melobi dan negosiasi

Kamu bisa mulai dengan membuat strategi pitching sebaik mungkin. Pitching adalah kesempatanmu untuk mempresentasikan bisnismu dan apa yang kamu perlukan dari seorang angel investor. Susunlah materi presentasi semenarik mungkin, dan jangan lupa ciptakan kesan yang baik. Pastikan semua yang ingin kamu sampaikan dapat tersampaikan dengan jelas.

 

2. Ikuti agenda besar startup

Konferensi dan ajang startup adalah salah satu wadah di mana kesempatan untuk bertemu dengan investor terbuka besar. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menghadiri konferensi, ajang, maupun seminar yang berhubungan dengan industri yang kamu lakoni. Selain untuk mencari “jodoh” yang tepat, di ajang ini kamu juga bisa memperluas jaringan bisnismu di masa depan.

 

3. Cari rekomendasi investor lewat online

Nggak hanya lewat ajang onsite, kamu juga bisa mencari investor melalui online. Di jejaring online, meski kamu nggak menemukan investor yang tertarik, kamu tetap berkesempatan untuk direkomendasikan kepada investor lain yang lebih cocok terhadap bisnismu.

Ajukan pinjaman uang tanpa agunan, tanpa kartu kredit hanya di Tunaiku sekarang juga!

Pinjaman dari Rp2-20 juta yang dapat diangsur mulai 6-20 bulan.


HENDRATANU WIJAYAHENDRATANU WIJAYA

Begini Bahayanya Bawa Muatan Melebihi Beban saat Mudik, Hati-Hati!

SWARA – Mumpung pulang kampung, bawa banyak barang di dalam mobil, ah! Karena jarang pulang, kamu memanfaatkan libur lebaran untuk beli oleh-oleh untuk keluarga besar. Seperti bawa makanan, pakaian, hingga peralatan elektronik buat orang tua yang sebenarnya bisa kamu beli di rumah. 

Alhasil, beban mobilmu pun melebihi kapasitasnya. Kalau kelebihan beban, selain bikin perjalanan nggak nyaman, juga berbahaya buat keselamatanmu, lho. Sebelum kamu beli ini dan itu untuk oleh-oleh, cari tahu dulu yuk apa saja bahaya membawa banyak beban di mobil saat mudik.

 

Artikel Terkait: Persiapan Mudik dengan Kendaraan Pribadi

  1. Ini 5 Bagian Motor yang Harus Diperiksa Sebelum Balik Mudik
  2. Buat Kamu yang Mudik Naik Motor, Jangan Lupa Bawa Perlengkapan Ini
  3. 8 Persiapan Mudik Lebaran 2018 dengan Kendaraan Pribadi

 

1. Membuat mobil limbung

Pernah nggak kamu lihat truk yang bawa banyak beban sampai melebihi kapasitas nggak bisa melaju dengan normal. Saya yang berkendara di belakangnya saja khawatir setengah mati kalau truk tersebut ambruk ke samping.

Sama juga kondisinya dengan mobil yang bawa banyak beban. Pasti nggak bisa melaju secara stabil dan  mudah limbung. Kalau nggak hati-hati, bisa–bisa mobilmu ambruk ke samping, lho.

 

2. Risiko terbalik cukup tinggi

Banyak juga kasus, suatu kendaraan kehilangan daya cengkeraman roda ketika melewati turunan dengan membawa banyak beban. Kasus ini sering terjadi pada kendaraan muatan berat, seperti truk dan tronton.

Mobil yang membawa banyak beban pun bisa kehilangan cengkeraman roda. Kalau roda mobil melaju tanpa kendali, bisa sangat berbahaya di jalanan menurun. Apalagi, kalau kamu harus melewati jalan menikung, mobil bisa terbalik.Penyebabnya adalah beban yang berat bisa mendorong mobil ke arah luar. Mobil pun bisa terpelanting ataupun terbalik kalau melaju di tikungan dalam kecepatan tinggi.

3. Ban mobil bisa pecah

Meski jarang terjadi, ban mobil juga bisa pecah mendadak kalau mobil kelebihan muatan. Setiap mobil sudah didesain dengan kapasitas sendiri-sendiri. Kalau memang nggak sesuai dengan kapasitasnya, ban mobil bisa jadi salah satu korbannya. Lebih-lebih kalau kamu melakukan pejalanan jauh hingga berhari-hari. Kemungkinan ban pecah sangat tinggi dan tentu berbahaya bagi keselamatanmu dan keluarga.

 

4. Bisa menguras tenaga sopir

Kalau memang mau cepat sampai rumah, hal ini sulit direalisasikan kalau mobilmu membawa banyak beban. Demi keselamatan, kamu harus lebih hati-hati dalam berkendara, apalagi saat melewati tikungan. Satu lagi, akselarasi mobil pun jadi lambat, lho.

 

Artikel Terkait: Tips Saat ART Mudik Lebaran

  1. Musim Mudik, Ini Tips Supaya ART Kembali Lagi Setelah Lebaran
  2. Ini Solusinya Supaya Nggak Repot Saat Ditinggal ART Mudik
  3. ART Tak Kembali Setelah Lebaran? Ini Kiat Atasinya

 

Kamu butuh tenaga ekstra untuk mengendarai mobil ini karena memang menguras tenaga banget. Jadi jangan harap bisa cepat sampai rumah ya kalau mau sampai tujuan dengan selamat. Karena mobil jadi susah bermanuver di jalanan, kamu harus bisa menjaga stir berfungsi dengan normal walau kondisi mobil nggak stabil.Hal ini, nih, yang bisa bikin sopir capek, kehilangan konsentrasi dan tenaga.

Pilih yang jadi prioritas, termasuk menyeleksi oleh-oleh mana yang akan dibawa untuk keluarga. Jangan sampai melupakan faktor keselamatan demi membawa banyak barang. Selain aman, jika membawa barang secukupnya bisa membuat berkendara dengan aman dan nyaman.

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!


DEWI AYU NURJANAHDEWI AYU NURJANAH