Saturday, 11 Apr 2026

7 Ide Liburan Adventure di Yogya yang Wajib Dicoba

SWARA – Yogyakarta adalah kota yang sangat spesial bagi saya. Banyak kenangan yang sudah tercipta di sana. Dulu, saya dan kawan lama liburan adventure di Yogya. Kesannya campur-aduk. Antara senang, haru, dan sejumlah perasaan yang nggak bisa dilupakan. Sebelum akhirnya tenggelam pada kesibukan masing-masing. Apa saja ide keren untuk bertualang di Yogya?

 

Artikel Terkait: Panduan Lengkap Jadi Backpacker di Raja Ampat

  1. Intip Panduan Lengkap Jadi Backpacker ke Raja Ampat, Praktis dan Seru!
  2. Rekomendasi Hotel dan Resort untuk Bulan Madu di Raja Ampat
  3. Dengan Rp6 Juta, Bisa Liburan Murah ke Raja Ampat A La Backpacker

 

1. Bertualang sembari senang-senang di Umbul Ponggok

Hal yang mutlak memberi kesenangan pada kami adalah pemandangannya. Dulu, kami menjelajahi segala tempat di dekat Umbul Ponggok dengan bersepeda. Pada akhirnya, sumber air inilah yang menjadi tujuan kami. Saling bergantian berfoto sambil duduk di bawah air. Rasanya luar biasa. Apalagi, di sana banyak anak-anak remaja seusia kami.

 

2. Bermain flying fox di Gunung Kidul

Permainan ini sudah terkenal seru hingga bertahun-tahun. Adrenalinmu akan tertantang karena meluncur dari ketinggian 625 meter. Tahu nggak? Rupanya trek untuk bermain flying fox di Gunung Kidul ini merupakan yang terpanjang d Asia Tenggara. Keren, kan? Pada tahun 2017, permainan ini dinobatkan menjadi salah satu yang terbaik di Yogya.

 

3. Menjelajahi Jalan Malioboro

Walaupun di sana ada Pasar Malioboro, kami lebih suka menyelusuri jalannya. Di sisi kanan dari arah 0 kilometer, sepanjang tepian jalan banyak tempat duduk yang bisa digunakan untuk umum. Kami berkenalan dengan banyak turis asing di sana. Selain itu, Jalan Malioboro itu memiliki pesona lain yang saling berdekatan. Misalnya Benteng Vredeburg dan Keraton.

 

4. Mencicipi Cokelat Monggo dan Bakpia Patok yang terkenal

Kata “monggo” kalau di-Indonesiakan jadi “silakan”. Unik, ya? Lokasi pusat cokelat yang sudah ada sejak tahun 2005 ini berada di Kota Gede. Berbagai macam bentuk dan kemasan tersaji di sana. Sedangkan bakpia patok dijual cukup merata di Yogya. Tekstur bakpia ini sangat lembut dan berwarna kuning. Pokoknya bikin kami ketagihan.

 

5. Berjalan di antara 2 pohon beringin besar

Suka liburan adventure di Yogya yang agak menegangkan? Coba ke sini. Di tempat ini ada mitos yang sangat terkenal. Ada yang bilang kalau kamu bisa melewati tengah-tengah 2 pohon beringin besar dari mana pun asalnya. Sedangkan yang lainnya bilang, kalau kamu bisa melewatinya, maka nasib sial nggak akan ada dalam hidupmu lagi. Percaya?

 

Caranya, kamu jalan saja dengan mata tertutup. Entah dari mana pun kamu memulai titik berangkatnya. Kemudian berjalan saja pelan-pelan ataupun cepat. Jika berhasil melewatinya, saya ucapkan selamat. Soalnya kami berdua dulu sama-sama gagal. Barulah yang kedua kalinya berhasil. Untuk mencoba aktivitas ini, kamu hanya perlu membayar Rp5 ribu.

 

6. Mengikuti pelatihan seni membatik

Nggak nyangka jika membatik itu rupanya memerlukan keahlian khusus. Kalau disuruh memilih, saya lebih suka beli kainnya, ya. Namun, dulu teman saya agak memaksa. Ya, apa boleh buat. Tempatnya ada di Kota Gede. Uniknya, kami dibolehkan membatik dengan gambar desain pribadi. Kemudian boleh diambil sebagai koleksi pribadi.

 

Artikel Terkait: Mau ke Thailand Dengan Bujet Minim? Simak Ini Dulu

  1. Liburan ke Thailand dengan Bujet Minim Tahun Depan? Simak Tips dari 3 Orang Ini!
  2. Bawa Uang Rp2 Juta untuk Liburan Murah ke Thailand? Bisa!
  3. Jalan-jalan ke Thailand dengan Budget 3 Juta? Bisa Banget!

 

7. Jelajah ke Lava Merapi

Hampir 5 tahun sekali, Gunung Merapi di Yogya mengalami erupsi. Di tahun 2018 ini saja sudah erupsi, walau nggak sebesar beberapa tahun yang lalu. Untuk mencapai kawasan lava, kamu harus memakai sandal saat jalan-jalannya. Transportasi yang memungkinkan hanya dengan mobil jeep maupun offroad.

 

Usai liburan adventure di Yogya, kami langsung mencetak hasil foto bersama. Sungguh mengharukan memang. Soalnya setelah itu, kawan lama saya beranjak lagi ke Jakarta. Maklum, pekerjaan sehari-hari saya di desa, sedangkan dia di Jakarta. Namun soal komunikasi, kami tetap jaga. Kadang kala saya tanya, “Kapan ke Yogya lagi?”

 

Namun, belum ada jawaban.

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya. Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!

 


SWARA TUNAIKU    PAULUS RISANG

Biar Nggak Keliru Berinvestasi, Yuk Kenali tentang Sunset Property!

SWARA – Sewaktu datang ke pameran properti di sebuah mal, saya melihat sejumlah penjual menggunakan embel-embel sunrise property pada produk yang mereka pasarkan. Namun, nggak banyak yang menyinggung soal sunset property.

 

Kalau dijelaskan secara sederhana, sunrise property menggambarkan kawasan yang strategis dan menguntungkan untuk berinvestasi properti. Kebalikan dari sunrise property, ada pula istilah sunset property, yaitu kawasan properti yang kurang menjanjikan untuk dijadikan investasi. Ada berbagai sebab suatu daerah menjadi sunrise atau sunset area.

 

Terus, apa saja ciri-ciri dari sunset property? Biar nggak bingung dan keliru dalam memilih investasi properti, yuk, kenali lebih jauh tentang sunset property lewat tulisan berikut ini!

 

Artikel Terkait: Mau Investasi Properti, Baca Ini Dulu!

  1. Apa itu Sunrise Property?
  2. Sebelum Investasi Properti, Kenali Dulu Istilah yang Sering Digunakan Berikut Ini!
  3. Waspada, Ini Tipe Agen Properti Nakal yang Perlu Dihindari

 

Sunset property, kawasan yang tak lagi diinginkan

Seperti istilah yang dipakai, sunrise property memang menggambarkan kawasan yang mulai atau tengah bersinar. Hal menarik, pengembang kerap menggunakan istilah ini untuk menggaet pembeli, padahal bisa saja hal ini sekadar gimmick marketing. Jadi, meski suatu properti diberi embel-embel sunrise area, lebih baik kamu jangan buru-buru percaya. Karena bisa saja yang dijual itu malah sunset area.

 

Dilansir dari Kompas.com, sunset property merupakan kawasan properti dengan kondisi yang kurang menguntungkan secara ekonomi, sehingga cenderung jenuh dan sukar berkembang.  Seperti Matahari yang sudah mau tenggelam, kepopuleran kawasan ini juga tenggelam oleh perkembangan properti di tempat lain.

 

Ini dia ciri-ciri dari sunset property!

Sebenarnya tanda-tanda suatu kawasan merupakan sunset property atau bukan, itu cukup gampang dikenali. Berikut beberapa cirinya.

 

1. Harga yang stagnan selama bertahun-tahun

Salah satu cirinya adalah harga properti yang stagnan selama beberapa tahun belakangan. Meski inflasi meningkat, harganya nggak ikutan terdongkrak. Jika kamu memutuskan untuk membeli properti di sini untuk investasi, kamu justru akan merugi karena nilainya nggak naik-naik. Padahal, kamu mesti membayar PBB, renovasi, dan biaya pemeliharaan.

 

2. Outflow yang lebih tinggi dibandingkan inflow

Ciri kedua adalah outflow penghuni yang lebih tinggi dibandingkan inflow. Artinya, lebih banyak orang yang memilih pindah ke daerah lain dibandingkan yang datang untuk menetap di daerah tersebut. Umumnya, ini terjadi karena tingkat kepadatan yang begitu tinggi, lingkungan yang kurang aman, infrastruktur yang nggak memadai, maupun daerah yang rawan banjir.

 

3. Didominasi bangunan berusia tua

Kawasan sunset property sering kali didominasi bangunan yang sudah berusia lebih dari 20 tahun. Direnovasi sekalipun, nilainya sukar terdongkrak karena karena lokasinya sudah nggak lagi dianggap strategis. Beberapa contohnya adalah kawasan Senen dan Jatinegara.

 

Artikel Terkait: Berbagai Jenis Investasi

  1. 5 Hal Penting Tentang Saham Blue Chip untuk Investor Pemula
  2. Apakah Perlu Melakukan Diversifikasi Investasi?
  3. Keuntungan dan Kerugian Investasi P2P Lending yang Perlu Kamu Ketahui

 

Boleh berinvestasi pada sunset property, asalkan…

Hal yang menarik, nggak selamanya harga properti di sunset area bakal terus stagnan. Sunset property bisa kembali bersinar menjadi sunrise property jika didukung oleh perbaikan tata kota, pembangunan infrastruktur, serta perubahan fungsi properti. Apalagi, sunset property biasanya berada di tengah kota.

 

Salah satu contohnya adalah kawasan Kebayoran Baru, Kemang, dan Tebet yang beralih fungsi dari hunian menjadi pusat bisnis. Kalau demikian, investasimu di sunset property bisa kembali menguntungkan. Namun, hal ini menuntut kejelianmu membaca pasar dan perkembangan kawasan properti.

 

Itulah sedikit penjelasan mengenai sunset property agar kamu lebih jeli dalam memilih investasi properti. Semoga menambah wawasanmu, ya!

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya. Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!

 


PAULUS RISANG    PAULUS RISANG

Bingung Pilih SMA atau SMK? Ini 5 Hal yang Bisa Jadi Pertimbangan!

SWARA – Tahun ajaran baru akan segera dimulai. Kebahagiaan melepas seragam putih-biru baru saja dinikmati, tetapi kini berganti menjadi rasa galau bagi sebagian siswa dan orang tua. Memilih sekolah lanjutan seperti SMA dan SMK bukan perkara mudah. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangankan menyangkut masa depan.

 

Kalau dijelaskan secara sederhana, Sekolah Menengah Atas merupakan jenjang pendidikan dan pengembangan kualitas yang mengedepankan kemampuan teoretis dengan harapan lulusannya menjadi seorang idealis ilmu pengetahuan. Sedangkan, Sekolah Menengah Kejuruan adalah jenjang pendidikan dan pengembangan yang mengedepankan kemampuan praktik dengan harapan bahwa lulusannya menjadi seorang ahli dalam suatu bidang.

 

Biar nggak galau, yuk, kenali lebih jauh tentang SMA dan SMK lewat tulisan berikut ini!

 

Artikel Terkait: Rekomendasi SMA/SMK Terbaik

  1. Rekomendasi SMA/SMK Terbaik di Kalimantan Barat
  2. Rekomendasi SMA/SMK Terbaik di Makassar
  3. Ini Dia Daftar SMK Terbaik di Indonesia yang Bisa Kamu Incar

 

1. Pelajaran di SMA dan SMK

Kurikulum SMA memang dibuat untuk menyiapkan siswa menuju perguruan tinggi, sehingga mata pelajaran akan diulas secara detail. Hal ini menjadikan peserta didik kaya akan ilmu pengetahuan. Nggak heran kalau anak SMA biasanya akan dibebani banyak tugas sekolah yang justru membuatnya lebih cerdas.

 

Sedangkan kalau kamu sekolah di SMK, pelajaran hanya difokuskan pada satu bidang kejuruan. Jadi, pelajaran lebih sempit cakupannya dibandingkan SMA. Ini berarti, sebelum masuk SMK kamu harus tahu akan berkarier di bidang apa. Ada beberapa pilihan peminatan di SMK, seperti Akuntansi, Farmasi, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Otomotif, Tata Boga, dan lain-lain.

 

Kalau belum tahu minat, bakat, dan passion-mu, sebaiknya masuk SMA saja karena masih punya waktu untuk menggali keinginanmu. Namun, kalau kamu sudah mantap ingin bekerja di suatu bidang, masuk SMK akan mempermudah jalanmu.

 

2. Keterampilan yang bakal kamu dapatkan

Keterampilan yang dimiliki lulusan SMK jelas lebih baik daripada lulusan SMA. Pasalnya, siswa SMK lebih banyak praktik daripada teori. Apalagi SMK memberlakukan praktik kerja langsung di perusahaan sesuai bidang yang ditekuni. Wah, nggak hanya dapat pengalaman, tetapi kamu juga bisa membangun relasi bisnis sejak awal!

 

3. Tujuan setelah lulus

Sudahkah kamu menentukan tujuan setelah lulus? Kalau ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sebaiknya kamu masuk SMA. Siswa SMA lebih mudah untuk masuk ke perguruan tinggi karena mata pelajaran yang dibahas selama 3 tahun memang dipersiapkan untuk tes perguruan tinggi. Nggak hanya itu, SMA juga mendapatkan kuota lebih banyak untuk seleksi di beberapa universitas ternama di Indonesia.

 

Meski anak SMA mendapatkan banyak kemudahan untuk melanjutkan kuliah, bukan berarti anak SMK nggak bisa kuliah, lho! Anak SMK juga bisa kuliah dengan melanjutkan bidang studi yang selama ini dipelajari.

 

survey swara tunaiku

 

4. Kemudahan untuk mencari kerja

Biasanya pelaku usaha lebih membutuhkan lulusan SMK daripada SMA. Lulusan SMK sudah dibekali keterampilan dan siap kerja. Pengalaman magang anak SMK juga menjadi nilai tambah. Bahkan, kalau kinerjamu bagus, bisa langsung diminta bekerja di perusahaan tempat magang usai kelulusan.

 

Meski begitu, ada juga beberapa perusahaan yang menerima lulusan SMA untuk menjadi karyawannya. Namun, kalau kamu lulusan SMA, kenapa tidak mencoba melanjutkan kuliah saja? Ada banyak beasiswa yang menantimu, lho!

 

Artikel Terkait: Siap Hadapi Ujian Akhir

  1. 5 Cara Tepat Dampingi Anak yang Hadapi Ujian Akhir Tanpa Stres
  2. 5 Kiat Sukses Hadapi Ujian Akhir Semester Setelah Terlena dengan Libur Panjang
  3. 5 Tips Lulus SNMPTN Supaya Masuk Kampus Negeri Favorit

 

5. Biaya pendidikan

Secara umum, biaya pendidikan di SMK lebih mahal daripada di SMA. Pasalnya, anak-anak SMK banyak mengeluarkan dana untuk praktikum, alat-alat praktik, dan uji kompetensi.

 

Namun, banyak juga anak-anak SMK kreatif yang bekerja paruh waktu menggunakan keterampilan yang mereka miliki, sehingga mereka bisa menghasilkan uang sembari sekolah. Patut dicotoh, ya!

 

Sebenarnya, nggak masalah mau melanjutkan pendidikan di SMA atau SMK. Baik SMA maupun SMK memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal yang terpenting adalah kamu tahu tujuan jangka panjangmu. Tetaplah berprestasi di mana pun sekolahmu! Jadi, kamu mau daftar SMA atau SMK?

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya. Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!

 

 


PAULUS RISANG    PAULUS RISANG

5 Tipe Rekan Kerja yang Bisa Menghambat Kariermu

SWARA – Faktanya, para karyawan yang diterima perusahaan itu nggak semuanya hasil dari seleksi. Ada pula yang karena punya kenalan, dekat dengan atasan, dan sebagainya. Hal itulah yang membuka banyak tipe rekan kerja. Ada beberapa tipe rekan kerja yang menghambat kariermu. Apa saja? Yuk, simak uraian dari saya berikut ini.

 

Artikel Terkait: Tips Jadi Karyawan yang Sukses

  1. Hindari 6 Kebiasaan Buruk Ini Agar Bisa Profesional Dalam Bekerja
  2. Tips Jadi Kaya Meski Bekerja Sebagai Karyawan
  3. Alasan Utama Kamu Perlu Pindah Setelah 4 Tahun Bekerja

 

1. Karyawan bermuka dua

Dia mudah sekali berganti peran. Misalnya ketika di depanmu dia menyanjung hasil kerjamu. Namun, ketika berada di depan atasan, justru dia jadi orang pertama yang menjelek-jelekkanmu. Alhasil, kamu pun dapat masalah dari hal-hal yang nggak kamu lakukan secara pribadi.

 

Berbahaya sekali kalau sampai dia menghambat kariermu. Biasanya, karena dia menginginkan kenaikan jabatan dan gaji. Selain itu, dia juga suka sekali mengadu domba antarkaryawan. Ketika kebetulan kamu bukan targetnya, segera laporkan saja pada atasan. Hanya saja, harus dengan argumen yang meyakinkan 100% biar percaya.

 

2. Karyawan tukang gosip

Apa makanan dari tukang gosip? Semua isu. Ya, semua isu bisa digoreng dan ditelan mentah-mentah tanpa mempertimbangkan dampaknya. Saran saya, lebih baik kamu hati-hati ketika berbicara dengannya. Apa pun rahasia yang kamu punya sebaiknya disimpan saja. Soalnya, di tangannya itu nggak bakal bertahan lama.

 

Ketika bersitegang dengannya, dia akan menggunakan rahasiamu untuk menyerangmu dengan gosip. Ciri tukang gosip lainnya itu dia nggak memiliki perhatian terhadap topik yang dibicarakan oleh siapa pun, kecuali yang jelek-jelek. Jadi, apa gunanya bersahabat dengan tukang gosip kalau hanya merugikan?

 

3. Karyawan yang korup

Seorang koruptor itu sebetulnya memiliki pendirian dan kepribadian yang rendah. Tipe rekan kerja yang menghambat laju perusahaan ini nggak boleh dibiarkan begitu saja. Soalnya, dia bakal menjerumuskan karyawan lain untuk melakukan hal yang sama. Jadi, saat salah satu ketahuan, lainnya saling melindungi. Begitu pula kalau ada tuduhan terhadapnya.

 

Budaya korup di Indonesia sudah merajalela. Hampir di berbagai bidang selalu ada sosok-sosok yang gemar menilap uang. Kalau budaya itu diteruskan, sebagai pekerja yang jujur, hampir pasti kamu akan disisihkan. Minimal dikucilkan. Jadi, nggak ada kata lain selain melawan. Laporkan pada atasan karena sudah menyangkut masa depan perusahaan.

 

4. Karyawan yang malas

Dibandingkan karyawan korup, sifat malas ini masih lebih mudah diperbaiki. Soalnya belum mendarah-daging dan belum begitu berbahaya untuk perusahaan. Sosok karyawan yang malas hanya perlu disadarkan dari kemalasannya. Tegur saja baik-baik. Kemudian pancing dengan sesuatu yang dia sukai. Konversi ke dalam bentuk habit yang positif di dunia kerja.

 

Seorang pemalas memiliki ciri kerap menunda pekerjaan. Apa pun pekerjaan yang tengah dihadapinya. Jika dibiarkan, maka akan terjadi 2 hal, yaitu ada kecemburuan di antara pekerja lain dan kehancuran untuk kariernya sendiri. Keduanya berdampak positif. Tegurlah sesekali. Jika nggak mempan, mohon pada atasan agar dia yang menegurnya.

 

Artikel Terkait: Segala Hal Mengenai Rekan Kerja

  1. Lakukan 10 Cara Ini untuk Menjadi Rekan Kerja yang Baik
  2. Menjalin Cinta dengan Rekan Kerja? Perhatikan 5 Hal Berikut untuk Jaga Profesionalitasmu
  3. Halalbihalal Bersama Rekan Kerjadi Restoran Sekitar Surabaya Berikut Ini!

 

5. Karyawan bermulut besar

Hampir sama dengan si tukang gosip, hanya saja karyawan dengan tipe ini lebih blak-blakan. Bukan beraninya main di belakang saja. Karyawan bermulut besar itu biasanya nggak menyukai hal-hal yang serba tenang. Dia paling bisa merasa hidup setelah berhasil menciptakan suasana ramai dengan mulutnya. Saat istirahat sih boleh, tapi sesekali tegurlah.

 

Dengan mengetahui apa saja tipe rekan kerja yang menghambat, kamu jadi bisa lebih waspada, kan? Satu hal yang perlu kamu sadari, nggak ada jalan mulus di dunia ini. Masing-masing bagiannya memiliki jalur yang terjal, meskipun porsinya berbeda. Jangan hanya karena mereka bertipe buruk, lantas kamu berkeinginan pindah kerja. Bertahanlah untuk maju.

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 


SWARA TUNAIKU    SWARA TUNAIKU

Sebagai Job-Seeker, Yuk, Isi Waktu Luang dengan 9 Hobi Bermanfaat!

SWARA – Bertahun-tahun yang lalu, saya juga pernah jadi si pencari kerja alias job seeker sepertimu. Waktu luang selama penantian sebelum mendapatkan panggilan kerja cukup lama. Berkisar antara sebulan hingga 2 bulan. Saya menggunakan waktu-waktu itu untuk berbagai hal yang berkaitan dengan pekerjaan impian. Sayang kalau sampai disia-siakan begitu saja. Begini kegiatan mengisi waktu luang tersebut.

 

Artikel Terkait: Fresh Graduate Wajib Baca Ini

  1. Baru Lulus, Terapkan Hal Ini Supaya Karier Cemerlang
  2. Tiga Hal Penting dalam Mencari Pekerjaan untuk Fresh Graduate
  3. Berdasarkan Linkedln, Ini 5 Pekerjaan Paling Dicari FreshGrad 2018

 

1. Baca buku

Apa saja buku yang saya baca? Macam-macam, sih. Mulai dari novel, dongeng, esai, studi kasus, kumpulan artikel, dan sebagainya. Dari dulu, saya sangat percaya kalau dengan membaca, pikiran kita jadi terbuka. Khususnya terbuka untuk membuka peluang yang ada pada diri sendiri biar bisa maju. Berbagai ide jadi gampang meluncur.

 

2. Menulis dan membicarakan buku yang dibaca

Cara terbaik untuk mendapatkan intisari dari setiap bacaan adalah dengan cara menulisnya. Mungkin sama-sama memerlukan imajinasi. Namun, menulis itu memerlukan kreativitas lebih tinggi daripada membaca buku. Soalnya menciptakan hal baru, bukan mengekor. Kombinasi antara baca buku dan menulis itu yang membuat saya selalu termotivasi untuk maju.

 

3. Memainkan program dan perangkat lunak yang ada di komputer

Sekarang ini komputer sudah menjadi teman manusia sehari-hari. Khususnya untuk kamu yang berniat menjadi seorang programmer di sebuah perusahaan. Misalnya, dengan membuka-buka Microsoft Excel untuk belajar rumus praktis. Hal ini sering dilakukan oleh Vitalik Buterin sang penemu Ethereum ketika masih kecil. Mau mengikuti jejaknya?

 

4. Bermain permainan tertentu

Permainan yang bagus akan membuat daya kreasi kita meningkat. Bagi saya, permainan bagus itu bisa membuat pikiran terangsang untuk terus berupaya menciptakan solusi. Misalnya permainan bernama rubik, scrabble, permainan kartu monster, dan lain-lain. Semuanya memerlukan strategi dan bisa membentuk memecahkan masalah apa pun.

 

5. Membuat barang-barang dengan cara yang kreatif

Orang yang kreatif itu bisa membuat sesuatu yang semula biasa jadi luar biasa. Contohnya pesawat terbang yang dibuat dari botol air mineral bekas. Bukankah semula nggak terpikirkan sama sekali? Kegiatan mengisi waktu luang untuk pencari kerja yang seperti ini saya rasa cocok untuk kamu. Bahkan bisa bikin kamu bisa menciptakan ide kerja sendiri.

 

6. Tantang adrenalinmu

Banyak para pencaker yang takut nggak diterima sebuah perusahaan setelah menaruh lamaran. Perasaan takut itu bersifat jangka panjang karena terus-menerus dipikirkan. Padahal, nggak bagus. Toh, di luar sana masih banyak, kok, kesempatan yang lebih baik. Untuk mengatasi rasa takut itu, coba sekali-kali main panjat tebing atau hobi berisiko tinggi.

 

7. Bermain olahraga secara tim

Saya kira cukup banyak jenis olahraga yang mengandalkan tim. Misalnya, sepak bola, voli, basket, kasti, dan lain-lain. Kegiatan ini akan sangat berguna untuk pekerjaanmu kelak. Soalnya kebanyakan perusahaan itu hanya mau menerima calon pekerja yang bisa bekerja sama secara tim untuk maju. Bukan yang serba individual.

 

8. Lakukan kegiatan memancing

Banyak orang bilang kalau kegiatan memancing itu buang-buang waktu. Betul, hanya saja ketika kamu sudah bekerja. Kalau belum?

 

Rupanya kegiatan memancing itu bisa melatih kesabaranmu dengan sangat efektif. Ngapain terus-menerus memikirkan nasib lamaranmu diterima atau nggak? Lebih baik dialihkan saja dengan kegiatan kayak begini.

 

Artikel Terkait: Apa Pekerjaan Impianmu?

  1. Lakukan 11 Hal Ini Ketika Pekerjaan Impian Ternyata Berbeda Dari Harapan
  2. Daripada Galau karena Masih Nganggur, Mending Buka 7 Situs Pekerjaan Ini.
  3. Ini Dia 10 Pekerjaan Paling Diminati Milenial, Ada Pekerjaan Idamanmu?

 

9. lakukan hobi memasak setiap hari

Rupanya hobi memasak juga bisa membuat pikiran kita jadi lebih kreatif. Apalagi kalau kamu selalu terangsang untuk belajar hal-hal baru dan menciptakan inovasi atas resep yang ada. Soalnya persaingan di dunia kerja itu cukup ketat. Hanya orang-orang kreatif saja yang bisa mendapatkan tempat.

 

Dengan 9 hobi tersebut, waktu luang yang kamu miliki jadi nggak sia-sia. Minimal, bisa membuatmu punya amunisi lebih untuk terus bergerak di jalur kreatif. Saya sangat mendukung sepenuhnya kegiatan mengisi waktu luang tersebut apabila memang betul-betul diterapkan. Selain untuk membunuh waktu, sebagai pencari kerja, kamu jadi punya banyak alternatif untuk dunia kamu.

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 


SWARA TUNAIKU    SWARA TUNAIKU

Alasan Kamu Perlu Mengenal Karakter Calon Mertua sebelum Menikah

SWARA – Seberapa penting mengenal karakter calon mertua sebelum menikah? Menurut saya tingkat kepentingannya setara dengan proses mengenali calon pasangan hidup. Hanya saja, memang porsinya lebih kecil sedikit. Bukankah untuk menikah itu perlu restu dari orang tua calonmu? Jika ya, simak alasan penting berikut agar kamu lebih menghargai camer.

 

Artikel Terkait: Hal yang Perlu Dibicarakan dengan Pasangan Sebelum Menikah

  1. Pentingkah Punya Tabungan Bersama Sebelum Menikah? Perhatikan 7 Hal Ini
  2. Bagaimana Cara Melunasi Utang Sebelum Menikah? Coba Terapkan Cara Ini
  3. Sebelum Menikah, Pastikan Mendiskusikan Masalah Keuangan Ini dengan Pasangan

1. Biar tahu kebisaan buruk calon mertua

Nggak gampang mengetahui kebiasaan buruk calon mertua. Kamu wajib memiliki kepekaan tersendiri agar tahu apa yang sebenarnya terjadi. Soalnya, mana ada, sih, calon mertua yang menunjukkan kebiasaan buruk di depan calon menantu idaman? Biasanya, baru kelihatan setelah pernikahan berjalan dalam rentang tertentu.

 

Namun, nggak ada calon mertua yang sempurna. Maksudnya, nggak memiliki kebiasaan buruk, begitu. Biarpun hanya satu, tetap ada. Ketika kamu sudah kenal, apalagi akrab dengan calon mertua, dengan sendirinya kamu akan tahu kebiasaan buruk atau baik darinya. Dengan begitu, ketika muncul saat masa pernikahan usai, kamu sudah maklum.

 

2. Biar bisa belajar untuk mandiri secara serius

Menikah itu memang bukan perkara main-main. Ketika seseorang menikah, dengan sendirinya harkat dan martabatnya naik di lingkungan masyarakat. Apa jadinya ketika sudah menikah, mertua banyak ikut campur terhadap kehidupan rumah tanggamu? Apalagi kalau sampai tetangga tahu. Bisa-bisa kamu jadi bahan gunjingan yang empuk sehari-hari.

 

Ketika sudah kenal dengan calon mertua, dengan sendirinya kamu akan tahu cara terbaik dalam menempatkan diri sesuai posisi. Jadi, ketika mereka berusaha ikut campur, kamu tahu cara menghadapinya. Begitu pula ketika kamu terkena masalah dan mereka mengulurkan tangan bantuan. Terima, lalu kembali lagi ke jalur rumah tanggamu sendiri.

 

3. Biar bisa mengambil hatinya

Ini bukan perkara cari perhatian, ya. Anggap saja mengenal karakter calon mertua sebelum menikah itu sebagai tahapan memperoleh kebahagiaan secara lengkap. Baik dari pasangan, maupun calon mertua. Bukankah bagus kalau kamu sudah mendapatkan restu dari mereka sebelum menikah? Jadi, nggak ada acara semacam pemaksaan segala.

 

Inilah yang paling sering diabaikan oleh calon yang hendak menikah. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu berdua tanpa mempertimbangkan persetujuan dari calon mertua. Padahal, persetujuan dari calon mertua itu memiliki andil sebanyak 50% dari suksesnya acara resepsi pernikahan yang kamu impikan. Namun, jangan lupa kenali pula karakter calon iparmu.

 

4. Biar bisa memasuki kehidupan calon mertua lebih dalam lagi

Pasangan yang sudah mengenali karakter calon mertua biasanya lebih berani untuk bilang “Mama” atau “Bapak”. Kalau belum kenal, jangankan memanggil dengan kata ganti itu, menatap saja mungkin gemetaran. Betul, nggak? Kalau nggak begini, nanti yang ada cuma pacaran di luar ruangan terus. Menurut saya nggak sehat pacaran model begitu.

 

Bagaimana pun, orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. Mereka pasti sedih ketika anaknya pacaran tanpa mereka ketahui. Rasanya kayak dibohongi. Ketika sudah kenal betul dengan karakter calon mertua, kamu bisa tuh cerita banyak-banyak. Topik apa pun yang dibahas jadi terasa asyik.

 

Artikel Terkait: Kamu Merasa Sulit Bahas Mengenai Uang dengan Pasangan? Baca Ini!

  1. Alasan Sulit Bicara Soal Uang dengan Pasangan dan Cara Mengatasinya
  2. Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Meminjamkan Uang pada Pasangan
  3. Daripada Atur Postingan Pasangan di Medsos, Mending Atur Keuangan Bersama, Yuk!

5. Kenal karakter calon mertua, maka kenal dengan karakter pasangan

Ada istilah dari Jerman yang sangat terkenal, bahwa buah apel yang jatuh itu nggak jauh dari pohonnya. Banyak sifat yang mungkin belum kamu tahu dari pasangan saat berduaan saja. Maka, untuk mengetahui karakter aslinya, kenali saja orang tuanya. Rata-rata lebih sering bicara blakblakan daripada ditutup-tutupi.

 

Jika menyimak dari alasan tersebut, saya rasa tahapan mengenal karakter calon mertua sebelum menikah itu jadi perkara wajib. Di sisi lain, kedewasaan kita akan terbentuk selama menjalani proses tersebut. Pernikahan yang berhasil biasanya bisa membuat calon mertuamu yakin hanya dengan sekali tatap. Percaya, deh.

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

Menurutmu, Perlukah Masa Pingit sebelum Pernikahan?

SWARA – Jika saya tanya secara pribadi, tentu jawabannya lain-lain. Jadi, soal perlunya masa pingit saya kembalikan pada kamu sendiri. Namun, sebelum itu, saya akan menjelaskan periode pingitan sebelum pernikahan, mengapa bisa dikatakan perlu, manfaatnya, dan lain-lain. Biar kamu memiliki pertimbangan sendiri. Bukan hanya sekadar mengekor “apa kata orang lain”.

 

Artikel Terkait: Mau Mengadakan Pernikahan Adat? Simak Ini Dulu

  1. 5 Inspirasi Baju Pernikahan Adat Minang, Mewah dan Elegan
  2. 10 Inspirasi Paes Untuk Pernikahan Adat Jawa
  3. Yuk, Intip Prosesi Upacara Pernikahan Adat Jawa Plus Hitung Biayanya

 

1. Apa itu masa pingitan sebelum pernikahan?

Di lingkungan dengan adat yang masih kental, masa pingitan masih kerap dimunculkan masyarakat. Pada masa seperti ini, calon mempelai wanita nggak boleh bertemu dengan kekasih atau calon suaminya. Durasinya sekitar 1 hingga 2 bulan. Persis sebelum hari H diadakan. Tujuannya macam-macam. Apa saja?

 

Ada yang bertujuan agar pihak wanita nggak bisa semaunya sendiri berhubung sudah dapat restu dari kedua orang tua. Bisa pula untuk menjaga diri dan melatih kedewasaan. Biasanya, seorang yang sudah telanjur sangat mencintai, hasrat bertemunya sangat besar. Untuk mengisi masa pingitan, ada baiknya kamu lakukan hal-hal di bawah ini.

 

2. Lakukan perawatan diri lebih intens

Kamu pasti ingin terlihat cantik di momen pernikahan. Apalagi di depan calon suami dan calon mertua. Orang-orang yang hadir sebagai saksi dan tamu undangan juga akan terpesona ketika kamu bisa tampil maksimal. Saya rasa kamu lebih paham apa saja jenis perawatan diri untuk menambah kecantikan dan keluwesan.

 

Sebagai contoh, perawatan seperti mempercantik kuku, rambut, tubuh, hingga daerah kewanitaan. Waktu luang yang berminggu-minggu itu diisi dengan perawatan dan aktivitas lainnya. Jadi, pikiran pun lebih termotivasi. Adapun perasaan rindu, bisa sedikit teralihkan sehingga nggak terasa bagaikan beban.

 

3. Melatih komitmen terhadap pasangan

Masa pingitan sebelum pernikahan juga bisa dijadikan latihan untuk saling berkomitmen. Kalau saya, mungkin bawaannya rindu terus dan mau ketemu terus. Namun, dengan komitmen, sebulan atau dua bulan rasanya akan mudah dilewati. Hal ini juga sangat berguna untuk masa depanmu saat sudah memiliki keluarga baru bersama pasangan.

 

4. Melatih diri jadi istri yang baik

Masa sebulan atau dua bulan itu memang sebaiknya nggak diisi dengan hal-hal yang serba pasif. Justru ketika kamu hanya berdiam diri, pikiran akan mudah terbawa ke arah pertemuan dengan kekasih. Inilah yang menurut saya berbahaya. Dalam kurun beberapa hari saja badan bisa jadi nggak enak karena terus-menerus memikirkannya.

 

Nah, daripada seperti itu, lebih baik belajar jadi istri yang baik. Misalnya, melatih diri untuk jadi koki andal di dapur. Kalau sudah bisa memasak, tambah lagi ilmu masakan. Tambah pula resepnya, jadi kamu bisa terus melakukan eksperimen. Kegiatan ini juga bisa bikin rumah tanggamu kelak lebih berwarna. Soalnya suami nggak melulu dimasakin itu-itu terus.

 

Artikel Terkait: Budget Terbatas Tidak Akan Menghalangi Mimpimu untuk Segera Menikah

  1. Budget Pernikahan Terbatas, Ini 14 Cara Menghemat Biaya Pernikahan
  2. Resepsi Pernikahan dengan Budget 30 Jutaan? Ini 5 Trik Khusus yang Bisa Kamu Coba!
  3. 5 Kiat Melangsungkan Pesta Pernikahan Impian dengan Budget Terbatas

 

5. Menjaga kebugaran jasmani

Kegiatan ini sangat disarankan jika pasanganmu berada di tempat yang cukup jauh. Kalau jadi tetangga sendiri, sih, mungkin agak bermasalah, ya. Menjaga kebugaran jasmani lebih tertuju pada program diet sehat plus olahraga teratur. Dengan olahraga teratur, bagian-bagian tubuhmu akan tampak lebih kencang dan cantik.

 

Lebih dari itu, kamu juga bisa merasakan bagaimana jadi anak ABG kembali. Jadi, begitu resepsi pernikahan dimulai, calon suamimu pasti pangling karena melihat banyak perubahan ke arah yang lebih baik. Ketika jasmani sehat, maka hari-hari selanjutnya lebih sehat lagi.

 

Itulah kiranya pentingnya masa pingit untuk kamu. Terutama yang masih kental dengan adat tertentu. Rupanya masa pingitan bukan hal yang menjengkelkan, kok. Mungkin, ya, pada awalnya. Namun, kan, hanya sebulan atau dua bulan. Nggak lama. Lebih lama lagi jika dibandingkan dengan masa-masamu setelah menikah nanti.

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 


SWARA TUNAIKU    SWARA TUNAIKU

Begini 5 Tips Ampuh Melakukan Diversifikasi Investasi

SWARA – Sebagai investor pemula, saya mengalokasikan uang dalam berbagai bentuk investasi. Saya memilih untuk mendepositokan sebagian besar uang, membeli beberapa gram emas batangan, serta menyisihkan sebagian di instrumen saham. Meskipun saya memilih investasi low risk, kemungkinan untuk rugi akan selalu ada.

 

Kamu pasti sering mendengar istilah “don’t put all your eggs in one basket”. Pepatah tersebut benar adanya. Jika semua telur ditaruh dalam satu keranjang lalu keranjangnya jatuh, maka telur-telurnya akan pecah semua. Begitu juga dalam investasi, jangan alokasikan seluruh aset pada satu instrumen investasi. Ini biasa disebut dengan diversifikasi.

 

Diversifikasi adalah proses mengurangi risiko investasi dengan melakukan investasi pada beberapa instrumen berbeda. Diversifikasi menjadi salah satu strategi investasi yang ampuh dalam memaksimalkan keuntungan. Untuk mempermudah diversifikasi portofolio investasi, simak langkah-langkah berikut ini, yuk!

 

Artikel Terkait: Serba-serbi Investasi

  1. Pahami 5 Risiko Ini Sebelum Berinvestasi Unit Link!
  2. Sebelum Investasi Properti, Kenali Dulu Istilah yang Sering Digunakan Berikut Ini!
  3. Apakah Perlu Melakukan Diversifikasi Investasi?

 

1. Kenali ragam aset investasi

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memahami macam-macam aset investasi. Aset ini terdiri dari aset fisik, aset kertas, dan bisnis. Aset fisik misalnya emas, batu permata, tanah, ruko, dan apartemen. Aset kertas misalnya tabungan, deposito, saham, dan obligasi. Seadangkan untuk bisnis, misalnya bisnis online dan waralaba.

 

Kamu bisa membandingkan keunggulan dan kekurangan masing-masing bentuk investasi. Kemudian, carilah investasi terbaik sesuai kebutuhanmu.

 

2. Pahami risk tolerance

Setiap investasi pasti memiliki risiko. Kamu pasti kerap mendengar istilah High Risk High Return. Jika sebuah investasi berisiko tinggi, maka akan berpotensi mendapatkan hasil yang tinggi pula. Nah, diversifikasi ada untuk menekan risiko dalam berinvestasi tersebut.

 

Ketika membahas risk tolerance, yang dirujuk sebenarnya adalah batasan tingkat yang bisa kamu terima dan batas minimum risiko yang bisa diambil. Kalau ingin berinvestasi dengan risiko kecil, kamu bisa memilih investasi seperti deposito. Sedangkan kalau pandai mengamati harga pasar, berani mengambil risiko yang lebih besar, serta menginginkan return tinggi, kamu bisa berinvestasi saham dan bisnis waralaba.

 

3. Tentukan target aset yang siap diinvestasikan

Sesuaikan antara tujuan finansial dan risk tolerance dengan target investasi yang ingin kamu capai, sehingga mempermudah dalam memperluas portofolio. Investor yang ingin mendapatkan profit tinggi tentu akan membutuhkan dana awal yang tinggi pula.

 

Hitung berapa dana yang akan kamu keluarkan untuk investasi ini. Bagi dana tersebut ke dalam beberapa instrumen investasi yang akan kamu pilih. Jangan lupa sisihkan sebagian dana cadangan untuk berjaga-jaga dalam kondisi darurat, ya!

 

4. Tentukan waktu dengan tepat

Dalam berinvestasi, momentum merupakan hal yang sangat krusial. Kamu harus bisa menentukan waktu yang tepat untuk “membeli” dan “menjual”. Misalnya, ketika akan ada pembangunan bandara baru di suatu kota, kamu bisa membeli tanah di sekitar lokasi. Beberapa tahun kemudian tanah tersebut harganya bisa naik berkali-kali lipat.

 

Pertimbangkan pula ketika kamu akan menjual asetmu, hitung jangan sampai aset yang selama ini dikumpulkan malah merugi, ya!

 

Artikel Terkait: Tips Melakukan Investasi

  1. Keuntungan dan Kerugian Investasi P2P Lending yang Perlu Kamu Ketahui
  2. 5 Langkah Penting Sebelum Berinvestasi Saham IPO, Perhatikan dan Pertimbangkan!
  3. Hindari 7 Kesalahan Investasi Reksa Dana yang Sering Dilakukan Para Investor Pemula

 

5. Pilih instrumen sesuai tujuan investasi

Ketika ingin berinvestasi, tentu kamu memiliki tujuan. Kalau punya tujuan jangka pendek untuk mengamankan uang, pilihlah investasi berbentuk deposito dan obligasi. Kemudian pilih investasi jangka panjang untuk warisan anak-anakmu, misalnya membeli beberapa bidang tanah.

 

Itu dia beberapa tips dalam melakukan diversifikasi investasi. Semoga bermanfaat untuk mempercantik portofoliomu!

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 

 

 

 


PAULUS RISANG    PAULUS RISANG

Intip 5 Ide Dekorasi Ala Korea yang Percantik Rumah dan Bikin Betah

SWARA – Budaya Korea bias dikatakan menjamur di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya para remaja. Nggak  hanya soal musik, fashion, film dan makanan bahkan kini budaya Korea sudah mulai mempengaruhi gaya interior rumah-rumah di Indonesia.

Bagi kamu penggemar drama serial atau film Korea, tentunya sering melihat gaya interior rumah sebagai lokasi bukan? Nah,desain interior yang ditampilkan ala drama Korea cenderung simpel, nggak banyak ornamen dan tampil lebih berwarna.

Nah,desain interior yang simpel ala drama Korea ini bisa kamu coba terapkan di hunian kamu, lho! Berikut 5 inspirasi interior rumah ala drama Korea :

Artikel terkait: Yuk, percantik rumah pakai tips berikut ini

  1.      Vertical Garden, Solusi Bagi Rumah yang Nggak Miliki Lahan untuk Taman
  2.      Cara Memanfaatkan Lahan Sisa di Rumah Agar Tidak Sia-sia
  3.      Sedang Tren, Ini Cara Tepat Menata Rumah Gaya Tropis

1. Berkesan dekat dengan alam

Desain ruangan ala Korea lebih cenderung ke hal-hal yang berkaitan dengan alam. Bahkan banyak tambahan komponen hiasan ruangan yang terbuat dari alam seperti batu alam, kayu, dan lain lain yang menambah kesan alami yang lebih kental.

2. Minim furnitur

Umumnya orang-orang Korea nggak banyak menggunakan furnitur dalam rumah mereka, sehingga akan terkesan minimalis dan lebih luas. Untuk kombinasi furniture yang digunakan, biasanya orang-orang Korea menggunakan yang minimalis. Misalnya, meja berukuran pendek pada ruang tamu mereka. Bahkan untuk alas duduk nya pun, mereka cenderung nggak menggunakan kursi atau bangku di dalam ruang tamu.

3. Aksen jendela besar

Salah satu ciri khas interior Korea yakni pencahayaan alami di dalam rumah. Umumnya menggunakan jendela dengan ukuran yang agak besar. Selain itu, mereka juga memanfaatkan tirai putih tipis untuk menutupi jendela rumah tersebut.

4. Pilih cat warna lembut

Pada rumah-rumah ala Korea, cenderung akan menggunakan warna-warna netral seperti putih, abu-abu, ataupun coklat sebagai warna dinding rumah mereka. Bahkan, pemilihan hiasan dinding pun juga lebih ditekankan pada warna-warna lembut.

5. Sentuhan tulisan Korea

Selain itu, tambahan-tambahan pot kecil yang berisi tanaman juga menjadi salah satu hal penting dalam interior ruangan yang elegan ala korea, sehingga dapat menimbulkan kesan asri di dalam rumah. Hiasan-hiasan yang digunakan umumnya menggunakan seni kaligrafi Korea Selatan, yang umumnya terbuat dari Aksara Hangeul.

Artikel Terkait: Tips Nyaman Rumah Ramah Lingkungan

  1.      Perhatikan Kriteria Ini Saat Memilih Furnitur untuk Rumah Mungil
  2.      Kebiasaan Pro Go Green yang Bisa Dilakukan Mulai dari Rumah
  3.      Ingin Punya Rumah Ramah Lingkungan? Ikuti Cara Berikut!

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga!

Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!


HENDRATANU WIJAYAHENDRATANU WIJAYA

Tertarik Masuk SMK? Ini 5 Jurusan yang Menarik dan Menjanjikan untuk Masa Depan

SWARA – Bagi yang masih bingung mencari pilihan untuk masuk Sekolah Menengah Kejuruan maka perlu mempertimbangkan ulasan lengkap berikut ini. Pasalnya, saat memilih SMK maka kamu akan langsung memiliki jurusan yang khusus. Nah, memilih jurusan bisa dibilang gampang-gampang sulit.

Kamu harus menentukan jurusan yang sesuai minat sehingga dapat menjalani 3 tahun dengan penuh bahagia atau tanpa tekanan. Sewajibnya jangan sampai salah jurusan, nggak hanya sebatas suka saja, kamu pun wajib mempertimbangkan prospek kerja setelah lulus nanti. Inilah beberapa jurusan yang prospek kerjanya menjanjikan di masa depan. Kalau kamu masih bimbang, yuk simak artikel berikut ini!

 

1. Teknik komputer dan jaringan

Di era teknologi ini, semua data diolah secara digital. Semua kantor menggunakan komputer dan jaringan internet, sehingga lowongan pekerjaan sebagai teknisi dan programmer akan semakin meningkat. Menjamurnya berbagai startup teknologi juga menjadikan programmer adalah pekerjaan impian anak-anak muda.

Kalau kamu sejak kecil sudah tertarik dengan dunia IT, memilih jurusan TKJ adalah pilihan tepat untukmu. Di sini kamu akan belajar lebih banyak mengenai ilmu komputer dan dunia teknologi lainnya. Setelah lulus SMK, kamu berpeluang menjadi programmer handal dan admin jaringan. Atau, kamu juga bisa melanjutkan kuliah di bidang Ilmu Komputer maupun Teknik Informatika. Pilihan menarik ya!

 

Artikel terkait: Pilihan SMK terbaik untuk masa depanmu

  1. 5 Rekomendasi SMK Terbaik di Yogyakarta yang Berprestasi
  2. Ini Dia Daftar SMK Terbaik di Indonesia yang Bisa Kamu Incar
  3. 5 Rekomendasi SMK Terbaik di Surabaya yang Berprestasi

 

2. Farmasi

Sudah lama jurusan ini menjadi idola. Untuk bisa menempuh pendidikan farmasi, kamu akan bersaing ketat dengan siswa lain dalam seleksi masuk. Proses belajar di sekolah farmasi juga terbilang sulit karena siswa harus paham tentang bahan-bahan kimia hingga diajari cara meracik obat. Dengan skill yang dimilikinya, nggak heran kalau lulusan SMK Farmasi dengan mudah mendapatkan pekerjaan di dunia medis seperti di apotek, rumah sakit, dan industri kimia lainnya.

Prospek lulusan farmasi sangat menjanjikan, karena Indonesia masih kekurangan apoteker dan ke depannya pertumbuhan apotek dan industri farmasi akan semakin meningkat. Lulusan SMK farmasi berpeluang berkarir menjadi apoteker, quality control di perusahaan farmasi, atau bisa juga menjadi wirausaha. Selain itu, kamu juga bisa melanjutkan S1 jurusan Farmasi, lho. Bahkan, kamu bisa jadi asisten dosen karena telah memiliki dasar-dasar pengetahuan ilmu farmasi.

 

3. Akuntansi

Jurusan Akuntansi nggak pernah sepi peminat. Dari tahun ke tahun peminat jurusan ini semakin banyak selaras dengan banyaknya lowongan pekerjaan yang membutuhkan akuntan profesional. Hampir semua perusahaan dan bisnis membutuhkan seorang akuntan. Kalau kamu lulusan akuntansi, kamu bisa berkarir di kantor pemerintahan, perpajakan, perhotelan, industri, bisnis retail, dan lain-lain.

Kamu akan diajari untuk menjadi ahli keuangan yang mahir menghitung keluar masuknya pendapatan dan pengeluaran, menyusun neraca rugi-laba, merencanakan keuangan, hingga proses audit. Penghasilan yang bakal kamu dapatkan pada posisi ini terbilang cukup tinggi jika dibandingkan bidang lainnya, lho.

Kalau kamu yang suka menghitung uang dan teliti, akuntansi adalah jurusan yang tepat untukmu. Jurusan ini juga cocok buat kamu yang senang kerja kantoran dan pandai merencanakan keuangan. Kalau kamu belum berminat untuk langsung bekerja, seusai SMK kamu masih bisa melanjutkan pendidikan akuntansi di perguruan tinggi. Wah, bagus sekali ya!  

4. Perhotelan

Perhotelan merupakan salah satu jurusan favorit di SMK. Siswa perhotelan akan diajari seluk beluk semua pekerjaan di hotel, mulai dari standar kebersihan hotel, cara merapikan kamar, sopan santun terhadap tamu, cara menangani keluhan tamu, hingga menjadi resepsionis yang baik.

Siswa perhotelan akan magang di sebuah hotel. Di sana, kamu akan belajar sambil praktik secara langsung. Kamu akan ditempatkan di berbagai posisi agar paham semua bidang. Kalau kinerjamu bagus, pihak hotel akan mempekerjakanmu usai lulus sekolah nanti. Kamu punya kesempatan bekerja di hotel bintang 5 dengan gaji besar.

 

Artikel terkait: Siap hadapi ujian akhir

  1. 5 Cara Tepat Dampingi Anak yang Hadapi Ujian Akhir Tanpa Stres
  2. 5 Kiat Sukses Hadapi Ujian Akhir Semester Setelah Terlena dengan Libur Panjang
  3. 5 Tips Lulus SNMPTN Supaya Masuk Kampus Negeri Favorit

 

5. Perbankan

Mirip dengan jurusan akuntansi, jurusan perbankan juga akan membekali siswanya dengan hitung-menghitung. Bedanya, kalau jurusan perbankan spesifik mempelajari kegiatan yang berhubungan dengan bank, misalnya perhitungan uang, perhitungan bunga pinjaman, pembukuan bank, dll.

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan, pertumbuhan Industri keuangan di Indonesia kini tengah mengalami kenaikan. Hal ini berdampak positif pada prospek lulusan perbankan yang bakal terserap di dunia kerja. Tetapi, kamu juga bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi jurusan ekonomi perbankan kalau kamu ingin menambah ilmu.

Inilah jurusan-jurusan prospektif yang bisa kamu pilih kalau mau masuk Sekolah Menengah Kejuruan. Pillih jurusan yang sesuai minat, bakat, dan passionmu. Tentukan masa depanmu mulai dari sekarang.

Dapatkan kredit tanpa agunanmu sekarang juga hanya di Tunaiku.

Klik di sini untuk ajukan pinjaman sebesar Rp2-20 juta rupiah dengan waktu angsuran 6-20 bulan!


PAULUS RISANGPAULUS RISANG