SWARA – Jika saya tanya secara pribadi, tentu jawabannya lain-lain. Jadi, soal perlunya masa pingit saya kembalikan pada kamu sendiri. Namun, sebelum itu, saya akan menjelaskan periode pingitan sebelum pernikahan, mengapa bisa dikatakan perlu, manfaatnya, dan lain-lain. Biar kamu memiliki pertimbangan sendiri. Bukan hanya sekadar mengekor “apa kata orang lain”.

 

Artikel Terkait: Mau Mengadakan Pernikahan Adat? Simak Ini Dulu

  1. 5 Inspirasi Baju Pernikahan Adat Minang, Mewah dan Elegan
  2. 10 Inspirasi Paes Untuk Pernikahan Adat Jawa
  3. Yuk, Intip Prosesi Upacara Pernikahan Adat Jawa Plus Hitung Biayanya

 

1. Apa itu masa pingitan sebelum pernikahan?

Di lingkungan dengan adat yang masih kental, masa pingitan masih kerap dimunculkan masyarakat. Pada masa seperti ini, calon mempelai wanita nggak boleh bertemu dengan kekasih atau calon suaminya. Durasinya sekitar 1 hingga 2 bulan. Persis sebelum hari H diadakan. Tujuannya macam-macam. Apa saja?

 

Ada yang bertujuan agar pihak wanita nggak bisa semaunya sendiri berhubung sudah dapat restu dari kedua orang tua. Bisa pula untuk menjaga diri dan melatih kedewasaan. Biasanya, seorang yang sudah telanjur sangat mencintai, hasrat bertemunya sangat besar. Untuk mengisi masa pingitan, ada baiknya kamu lakukan hal-hal di bawah ini.

 

2. Lakukan perawatan diri lebih intens

Kamu pasti ingin terlihat cantik di momen pernikahan. Apalagi di depan calon suami dan calon mertua. Orang-orang yang hadir sebagai saksi dan tamu undangan juga akan terpesona ketika kamu bisa tampil maksimal. Saya rasa kamu lebih paham apa saja jenis perawatan diri untuk menambah kecantikan dan keluwesan.

 

Sebagai contoh, perawatan seperti mempercantik kuku, rambut, tubuh, hingga daerah kewanitaan. Waktu luang yang berminggu-minggu itu diisi dengan perawatan dan aktivitas lainnya. Jadi, pikiran pun lebih termotivasi. Adapun perasaan rindu, bisa sedikit teralihkan sehingga nggak terasa bagaikan beban.

 

3. Melatih komitmen terhadap pasangan

Masa pingitan sebelum pernikahan juga bisa dijadikan latihan untuk saling berkomitmen. Kalau saya, mungkin bawaannya rindu terus dan mau ketemu terus. Namun, dengan komitmen, sebulan atau dua bulan rasanya akan mudah dilewati. Hal ini juga sangat berguna untuk masa depanmu saat sudah memiliki keluarga baru bersama pasangan.

 

4. Melatih diri jadi istri yang baik

Masa sebulan atau dua bulan itu memang sebaiknya nggak diisi dengan hal-hal yang serba pasif. Justru ketika kamu hanya berdiam diri, pikiran akan mudah terbawa ke arah pertemuan dengan kekasih. Inilah yang menurut saya berbahaya. Dalam kurun beberapa hari saja badan bisa jadi nggak enak karena terus-menerus memikirkannya.

 

Nah, daripada seperti itu, lebih baik belajar jadi istri yang baik. Misalnya, melatih diri untuk jadi koki andal di dapur. Kalau sudah bisa memasak, tambah lagi ilmu masakan. Tambah pula resepnya, jadi kamu bisa terus melakukan eksperimen. Kegiatan ini juga bisa bikin rumah tanggamu kelak lebih berwarna. Soalnya suami nggak melulu dimasakin itu-itu terus.

 

Artikel Terkait: Budget Terbatas Tidak Akan Menghalangi Mimpimu untuk Segera Menikah

  1. Budget Pernikahan Terbatas, Ini 14 Cara Menghemat Biaya Pernikahan
  2. Resepsi Pernikahan dengan Budget 30 Jutaan? Ini 5 Trik Khusus yang Bisa Kamu Coba!
  3. 5 Kiat Melangsungkan Pesta Pernikahan Impian dengan Budget Terbatas

 

5. Menjaga kebugaran jasmani

Kegiatan ini sangat disarankan jika pasanganmu berada di tempat yang cukup jauh. Kalau jadi tetangga sendiri, sih, mungkin agak bermasalah, ya. Menjaga kebugaran jasmani lebih tertuju pada program diet sehat plus olahraga teratur. Dengan olahraga teratur, bagian-bagian tubuhmu akan tampak lebih kencang dan cantik.

 

Lebih dari itu, kamu juga bisa merasakan bagaimana jadi anak ABG kembali. Jadi, begitu resepsi pernikahan dimulai, calon suamimu pasti pangling karena melihat banyak perubahan ke arah yang lebih baik. Ketika jasmani sehat, maka hari-hari selanjutnya lebih sehat lagi.

 

Itulah kiranya pentingnya masa pingit untuk kamu. Terutama yang masih kental dengan adat tertentu. Rupanya masa pingitan bukan hal yang menjengkelkan, kok. Mungkin, ya, pada awalnya. Namun, kan, hanya sebulan atau dua bulan. Nggak lama. Lebih lama lagi jika dibandingkan dengan masa-masamu setelah menikah nanti.

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 


SWARA TUNAIKU    SWARA TUNAIKU