SWARA – Ujian akhir untuk siswa SMA dan SMK akhirnya sudah selesai dilaksanakan. Ujian akhir yang sekarang lebih dikenal sebagai UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) ini sempat ramai di pemberitaan nasional, dikarenakan soal ujian matematika yang keluar bahkan enggak sama sekali diajarkan kepada mereka.

 

Reaksi pun bermunculan. Ada yang menyayangkan kejadian ini, ada yang mengganggap ini lucu, ada yang mengatakan bahwa hal tersebut merupakan salah satu cara untuk mengajarkan anak supaya lebih kuat, dan semacamnya.

 

Tapi tentu saja reaksi-reaksi di atas datangnya dari orang-orang dewasa yang sudah enggak ada urusan dengan ujian akhir sekolah. Reaksi saudara saya yang akan ikut UNBK beberapa hari lagi malah sebaliknya. Peristiwa tersebut malah membuat dia semakin khawatir dalam mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh pemerintah ini. Dan saya yakin bukan hanya saudara saya yang memiliki keresahan seperti ini.

 

Nah, buat bapak atau ibu yang anaknya akan mengahadapi ujian akhir namun kelihatannya sedikit kurang percaya diri, berikut ini ada beberapa tips untuk membantu mereka mengeluarkan kemampuan terbaiknya di saat hari pelaksanaan nanti.

 

1. Bangun kepercayaan dirinya

Hal paling utama yang bisa kamu lakukan untuk membantunya mengatasi rasa takut akan ujian nasional adalah dengan mendukung dan memberikannya semangat. Ucapan-ucapan sederhana seperti, “kamu pasti bisa” atau “tenang saja, kamu kan sudah belajar”, efeknya bisa luar biasa lho dalam membangun kepercayaan dirinya. Selain menularkan energi positif, hal ini akan membuat dia tenang mengetahui orangtuanya selalu mendukungnya.

 

Artikel terkait: Bingung mau lanjut kuliah di mana?

  1. 5 Universitas di Indonesia yang Menyediakan Dual Degree
  2. 7 Universitas Terbaik dengan Jurusan Perhotelan di Indonesia
  3. Apa Itu Akreditasi Universitas dan Mengapa Begitu Penting?

2. Apresiasi apa yang telah dilakukan

Apakah dia ambil les di luar, senang belajar kelompok, atau sekedar belajar di sekolah, apresiasi hal yang telah dia lakukan untuk mempersiapkan dirinya menghadapi ujian akhir. Jangan membuat hatinya kecil dengan mengatakan apa yang dia lakukan kurang maksimal. Kalau kamu ingin membuatnya semakin siap dalam mengisi soal ujian nanti, ingatkan dia untuk belajar tanpa memaksanya. Atau sekalian saja kalian lakukan sesi tanya jawab agar lebih interaktif.

3. Ingatkan untuk beristirahat yang cukup

Bukan tanpa alasan diadakan minggu tenang sebelum ujian dilaksanakan. Terlalu banyak belajar pun pada akhirnya akan memforsir pikiran si anak. Bukannya makin banyak ilmu yang diserap, yang ada malah enggak ada sama sekali yang masuk. Belum lagi kalau capek pikirannya sampai menpengaruhi kondisi fisik. Jangan sampai usaha anak sejauh ini sia-sia karena terlalu dipaksakan.

4. Bantu anak mempersiapkan semuanya

Kadang, kurangnya kepercayaan diri adalah tanda belum yakin atas persiapan yang dimiliki. Peran kamu di sini sebagai orang tua adalah dengan membantunya mempersiapkan segala yang diperlukan untuk ujian nanti. Dari tanya jawab materi untuk menyegarkan ingatannya, mempersiapkan mentalnya, mempersiapkan seragamnya aman saat ujian berlangsung, mempersiapkan menu khusus untuk sarapannya  saat ujian, alat-alat tulis yang dibutuhkan, kelengkapan persyaratan untuk dibawa pas hari H, dan sebagainya. Kalau sudah siap semua, seharusnya enggak ada alasan lagi untuk gelisah.

 

Artikel terkait: Makan sehat itu penting banget lho!

  1. Ini Alasan Sarapan Penting untuk Kesuksesan
  2. Hidup Sehat, Yuk Sediakan Selalu Makanan Ini di Rumah!
  3. Milenial, Yuk Benahi Pola Hidupmu untuk Menghindari 5 Penyakit Ini!

5. Ajari mereka teknik relaksasi

Sering kali semua persiapan sebenarnya sudah matang, tapi karena terlalu gelisah dan panik, semua yang dipersiapkan jadi enggak ada gunanya. Hal-hal ini bisa dicegah dengan berelaksasi. Ada yang berelaksasi dengan berdoa, ada yang dengan menyanyi, ada yang dengan menyendiri. Terserah mau seperti apa teknik relaksasinya, tapi pastikan pikiranmu menjadi tenang kembali setelah melakukannya.