Beranda > Finansial > Keuntungan dan Kerugian Investasi P2P Lending yang Perlu Kamu Ketahui

Keuntungan dan Kerugian Investasi P2P Lending yang Perlu Kamu Ketahui

TRI PUSPITASARITri Puspitasari
Keuntungan dan Kerugian Investasi P2P Lending yang Perlu Kamu Ketahuiwatermark

TUNAIKU.COM – Dalam dunia investasi, dikenal istilah investasi baru bernama P2P Lending. Investasi P2P Lending adalah Peer to Peer Lending. P2P Lending ini merupakan salah stau platform untuk berinvestasi yang basisnya adalah financial technology (fintech).

 

Artikel terkait: Ragam investasi yang bisa kamu coba

  1. Ingin Investasi dengan Lukisan? ini Tipsnya Sebelum Membeli
  2. Ini 5 Hal tentang Investasi Reksa Dana yang Wajib Diketahui Pemula
  3. 4 Investasi Tak Berwujud yang wajib Dimiliki Anak Millenial

 

Apakah kamu tertarik dengan jenis investasi ini? Well, sebelum memulainya, terlebih dahulu kamu harus mengetahui untung rugi P2P Lending, ya. Beberapa di antaranya adalah:

 

Keuntungan

Jenis investasi baru ini dipilih karena memiliki beberapa keuntungan. Beberapa di antaranya adalah:

 

1. Return 18—20% setahun

Keuntungan dari P2P Lending adalah pendapatan bunga. Adapun bunga dalam skema ini bisa diakumulasikan selama setahun mencapai 18—20%. Angka ini tentu jadi penambahan dana yang lumayan.

 

2. Nggak perlu mediasi

Kendala yang dialami bank selama ini adalah pada proses mediasi untuk mendapatkan kata ‘deal’ dengan calon nasabah untuk bekerja sama. Dengan adanya skema P2P Lending, proses mediasi pun bisa diminimalkan karena platform ini mempertemukan peminjam dan investor secara langsung.

 

Kerugian

Sayangnya, investasi ini juga memiliki risiko. Hal-hal seputar risiko inilah yang bisa merugikan investor. Beberapa kerugian tersebut antara lain:

 

1. Belum ada regulasi

Hal pertama yang harus kamu ketahui adalah sampai November 2016 OJK belum menerapkan aturan seputar P2P Lending. Apabila OJK belum mengeluarkan regulasi berarti nggak ada perlindungan konsumen dari regulator, nggak ada standar governance and compliance dalam menjalankan P2P Lending.

 

2. Track record pengelola terbatas

Tugas pengelola P2P Lending adalah memilih calon kreditur yang akan mengakses dana dari investor. Sayangnya, dalam P2P Lending ini pengelolanya belum memiliki skill yang mumpuni. Jadi keamanan dalam investasi ini pun sangat dipertaruhkan.

 

Dalam website P2P Lending, pengelola memang menunjukkan data untuk mengevaluasi calon kreditur. Namun, data tersebut ruang lingkupnya terbatas dan integritas sepenuhnya ditentukan oleh pengelola. Selain itu, pengelola juga nggak memberikan akses kepada investor untuk melakukan pengecekan terhadap calon kreditur. Jadi ya, investor nggak bisa melakukan penilaian terhadap calon kreditur yang akan mengakses dananya.

 

3. Kalau bangkrut, dana bisa dibawa lari

Selain tagihan yang macet, risiko lainnya adalah dana disalahgunakan oleh kreditur dan pengelola P2P Lending mengalami kebangkrutan. Sebenarnya untuk memastikan invetatasi aman bisa dicek dari track record pengelola P2P Lending. Sayangnya, track record ini pun belum banyak dan regulasi yang mengatur pun belum ada. Jadi kalau ada risiko bangkrut, nggak menutup kemungkinan danamu dibawa lari.

 

4. Kalau kreditur menunggak, risiko ada pada investor

Dalam skema P2P Lending, investor menanggung kerugian seutuhnya apabila kreditur mengalami gagal bayar, alias nggak bayar tagihan bulanan. Sedangkan pihak pengelola P2P Lending sendiri sama sekali nggak menanggung kerugian ini. Hal yang bisa dilakukann pengelola mungkin sebatas mengingatkan kreditur untuk segera membayar. Namun, tetap saja, risiko apabila dana nggak kembali ada di tangan investor.

 

5. Investasi nggak bisa ditarik di tengah jalan

Jika sudah mengetahui risiko-risiko di atas, investor bisa jadi panik dan menarik modalnya kembali. Sayangnya, dalam skema P2P Lending kamu nggak bisa menarik dana di tengah jalan.

 

Artikel terkait: Untuk meminimalkan risiko investasi, baca ini!

  1. 5 Jenis Investasi yang Sebaiknya Dihindari Investor Baru
  2. Pahami 5 Hal Ini Sebelum Melakukan Investasi Barang Bermerek!
  3. Lakukan 4 Hal Ini Saat Kamu Jadi Korban Investasi Bodong

 

Itu dia keuntungan dan kerugian dalam berinvestasi P2P Lending. Tentu kamu harus memerhatikan keuntungan juga ya, nggak hanya fokus pada kerugiannya saja. Pasalnya, kerugian ini juga bisa diminimalkan jika kamu menerapkan tips untuk meminimalkan risiko.

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga!

Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!


Populer

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett

Butuh Pinjaman Tunai, Cepat, dan Mudah?

Estimasi cicilan per bulan Nett.
Tanpa biaya apapun

Rp.0,-Nett