Sunday, 5 Apr 2026

Keuangan Pasca Lebaran Jadi Berantakan? Lakukan Langkah Antisipasi Ini

Setiap kali lebaran, selalu terjadi banyak pengeluaran. Sekalipun sudah mendapat THR, rasanya pengeluaran yang harus dikeluarkan nggak pernah habis. Nggak heran kalau keuangan pasca lebaran jadi berantakan.

 

Kita bisa belajar dari pengalaman tahun sebelumnya. Dengan melakukan langkah antisipasi, keuangan bisa diselamatkan meskipun terjadi banyak pengeluaran pada saat lebaran. Yuk, intip langkah antisipasinya.

 

Kenapa keuangan pasca lebaran berubah?

Ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi pada saat lebaran. Terlebih di tahun ini, ketika pemerintah sudah memperbolehkan untuk mudik. Tentunya, pulang ke kampung halaman memakan biaya yang nggak sedikit.

 

Setidaknya, berikut beberapa contoh pengeluaran dadakan yang terjadi pada saat lebaran.

 

1. Biaya mudik

Khususnya untuk kamu yang memutuskan pulang kampung saat lebaran, tentunya butuh biaya mudik. Biasanya, mudik merupakan high season sehingga harga tiket pun membludak. Terutama tiket pesawat dan kereta api.

 

Sekalipun kamu memutuskan untuk mudik dengan mobil, tetap membutuhkan biaya yang lumayan. Misalnya untuk bensin, tol, dan perawatan mobil.

 

Jadi, ketika menerima THR, langsung pisahkan sebanyak yang dibutuhkan untuk biaya mudik. Sehingga, kamu tidak perlu mengambil tabungan untuk membayar keperluan ini.

 

2. Biaya silaturahmi

Idul Fitri identik dengan silaturahmi, jadi nggak heran kalau bisnis hampers meningkat di musim ini. Kamu perlu memisahkan sebagian uang untuk biaya silaturahmi ini.

 

Agar tidak boros, buat daftar berisi siapa saja yang akan dikirimkan hampers. Buat daftar prioritas, sekaligus budget yang akan dikeluarkan.

 

Sebelumnya, kamu bisa menentukan batas maksimal, sehingga menjadi patokan dalam menyusun daftar kolega untuk dikirim hampers. Jangan sampai biaya ini memakan lebih dari 30% dari THR yang kamu terima.

 

3. Biaya keperluan rumah tangga

Meskipun lebaran kali ini enggak ke mana-mana, tetap saja ada pengeluaran tambahan yang jumlahnya nggak sedikit. Biaya keperluan rumah tangga ini bisa diambil dari THR.

 

Misalnya, biaya untuk beli baju baru sekeluarga, membeli keperluan untuk memasak, dan lainnya. Sebelum berbelanja, buat daftar apa saja yang dibutuhkan sehingga terhindar dari godaan membeli barang yang tidak perlu.

 

Selain itu, kamu juga bisa mengecek barang lama yang dimiliki. Misalnya baju lebaran. Kalau masih bagus, kenapa harus beli baru?

 

4. Biaya THR

Bukan kamu saja yang menerima THR, tapi kamu juga harus menyisihkan sebagian uang untuk dikeluarkan. Misalnya THR bagi pekerja di rumah atau uang lebaran yang diberikan ke anak-anak.

 

5. Membayar zakat fitrah

Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus dibayar oleh umat Muslim. Ketika menerima THR, langsung pisahkan sebanyak yang harus dibayarkan untuk zakat fitrah ini.

 

Antisipasi keuangan pasca lebaran

Mumpung masih ada waktu, nih, yuk lakukan langkah berikut agar keuanganmu tidak berantakan setelah lewat momen lebaran.

 

1. Hindari kesalahan menggunakan THR

THR memang bonus yang didapatkan khusus untuk menyambut lebaran. Namun bukan berarti THR harus dihabiskan. Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah menghabiskan THR.

 

Ketika menerima THR, tetap pisahkan sekitar 30% untuk menabung dan investasi. Sisanya digunakan untuk keperluan tambahan di hari raya.

 

Baca juga:

Alokasi THR 2022: Orang tua, Investasi dan diri sendiri

3 Kesalahan Mengatur THR dan Cara Menghindarinya

 

2. Jangan gunakan dana darurat

Memisahkan kebutuhan dan keinginan memang susah. Apalagi di momen spesial seperti lebaran. Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah mendahulukan keinginan, sehingga pengeluaran membengkak.

 

Kamu harus memprioritaskan kebutuhan dan tidak mengikuti semua keinginan. Apalagi, kalau harus menggunakan dana darurat.

 

Hindari menggunakan dana darurat untuk kebutuhan lebaran. Hal ini hanya akan membuat keuangan jadi kacau, karena kamu harus mengganti jumlah uang darurat yang diambil di kemudian hari.

 

Baca Juga:

Saat Darurat, Begini Cara Bijak Mengelola Keuangan Dana Darurat

Tips Antisipasi Kantong Kering Saat Tanggal Tua Agar Tenang

 

3. Hindari membuat utang baru

Utang, baik dalam bentuk cicilan kartu kredit atau pay later memang menggoda karena bisa menjadi jalan pintas dalam mengatasi masalah keuangan. Sebisa mungkin, hindari membuat utang baru pada saat lebaran.

 

Sebab, kamu harus membayarnya di kemudian hari, dan artinya kamu harus membuat perhitungan keuangan baru. Usahakan untuk membayar secara tunai, ya.

 

4. Hindari kegiatan konsumtif

Mumpung lebaran juga berarti liburan, ada banyak banget daftar keinginan yang ingin dipenuhi untuk memanjakan diri. Akibatnya, tanpa disadari kita pun jadi makin konsumtif.

 

Agar keuangan tidak berantakan pascalebaran, harus bisa tegas kepada diri sendiri. Hindari kegiatan konsumtif karena tidak semua keinginan harus dipenuhi.

 

Kamu harus bisa menentukan daftar prioritas sehingga tidak tergoda mengeluarkan uang untuk sesuatu yang sebenarnya nggak dibutuhkan.

 

5. Catat setiap pengeluaran

Oleh karena pengeluaran membludak, penting untuk mencatat dengan detail setiap pengeluaran yang dilakukan. Dengan begitu, kamu bisa mengecek apakah pembelanjaan masih sesuai budget atau justru sudah melewati?

 

Catatan pengeluaran ini juga berguna sebagai rem agar tidak tergoda berbelanja secara berlebihan.

 

Baca Juga: Aplikasi Keuangan Terbaik untuk Mencatat Pengeluaranmu

 

Kesimpulan Soal Keuangan Pasca Lebaran

Lebaran memang momen spesial, sehingga nggak salah kalau ingin melakukan sesuatu yang berbeda dibanding hari biasa. Namun, harus disiplin nih agar tidak terjebak tindakan konsumtif yang bisa membuat keuangan jadi sekarat pasca lebaran. Mumpung masih ada waktu, yuk tata ulang pengeluaran sebagai langkah antisipasi keuangan pasca lebaran.Selamat mencoba!

Zakat Fitrah: Pengertian, Syarat, dan Cara Menghitungnya

Di bulan Ramadan ini, ada satu kewajiban yang harus kita penuhi sebagai umat Muslim. Yaitu membayar zakat fitrah. Bicara soal zakat ini, kadang jumlahnya berubah setiap tahun. Beberapa tempat juga memiliki nominal berbeda. Yuk, cari tahu pengertian lengkap soal zakat fitrah ini.

 

Pengertian dan tujuan zakat fitrah

Dalam agama Islam, kita mengenal beberapa jenis zakat. Salah satunya yaitu zakat fitrah yang harus dibayarkan setiap bulan Ramadan.

 

Sederhananya, zakat yaitu sebagian dari harta yang dimiliki dan harus dikeluarkan untuk diberikan kepada orang yang berhak menerimanya. Sedangkan zakat fitrah yaitu komponen zakat yang harus dibayarkan setiap tahun, tepatnya di bulan Ramadan dan sebelum salat idulfitri.

 

Biasanya zakat ini yang dibayarkan yaitu berupa beras atau jagung. Namun saat ini, kita bisa menggantinya dengan uang.

 

Selain sebagai bagian dari amalan di bulan puasa dan memenuhi kewajiban sebagai umat Islam, membayar zakat juga bisa sebagai upaya menunjukkan kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan. Terlebih di hari Idulfitri, di mana kebutuhan pun meningkat dan diharapkan zakat ini mampu meringankan beban sebagian orang yang membutuhkan.

 

Mereka yang hidup dalam kekurangan, diharapkan dapat menikmati lebaran berkat bantuan yang diulurkan dalam bentuk zakat tersebut.

 

Hukum zakat fitrah

Siapa, sih, yang wajib membayarkan zakat fitrah? Menurut Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), setiap umat Islam wajib membayar zakat tersebut, termasuk anak kecil dan juga orang lanjut usia.

 

Lebih lanjut lagi, zakat ini diwajibkan jika kamu memiliki persediaan lebih dari yang dibutuhkan oleh dirimu dan keluarga di hari Idulfitri. 

 

Jadi, jika kamu beragama Islam dan menjadi wajib zakat, maka kamu harus membayarkan zakat fitrah. Kamu bisa membayarkannya di hari pertama Ramadan, tapi lebih dianjurkan untuk membayar menjelang Idulfitri.

 

Syarat zakat fitrah

Ketika membayar zakat, ada syarat yang harus kamu penuhi. Pertama yaitu menyangkut pada syarat harta, seperti harta tersebut dimiliki sepenuhnya oleh wajib zakat, halal, cukup nisab dan haul.

 

Selain itu, kamu juga harus memenuhi syarat lain seperti beragama Islam, masih hidup pada saat bulan Ramadan berlangsung sampai menjelang salat ied, dan memiliki kelebihan dalam hal kebutuhan pokok untuk Idulfitri.

 

Jika kamu memenuhi syarat di atas, maka wajib hukumnya membayarkan zakat tersebut.

 

Cara menghitung zakat fitrah

Seperti yang disinggung sebelumnya, terkadang jumlah nominal yang harus dibayarkan berbeda di berbagai tempat. Namun, ada patokan khusus mengenai jumlah zakat yang harus dibayarkan.

 

Menurut Baznas, zakat fitrah yang dikeluarkan dalam bentuk beras atau makanan pokok sebesar 2.5 kg atau 3.5 liter untuk setiap orang. Namun, kamu juga bisa membayarkan memakai uang.

 

Cara menghitungnya yaitu disesuaikan dengan jenis beras atau makanan pokok yang kamu konsumsi setiap hari. Lalu, dikalikan dengan 2.5 kg atau 3.5 liter.

 

Biasanya, Baznas mengeluarkan aturan terbaru setiap tahunnya yang mengatur tentang jumlah uang tunai yang dibayarkan untuk zakat tunai. Namun, kamu juga bisa bertanya ke masjid atau pengurus zakat di sekitar rumah untuk tahu jumlah yang lebih pasti.

 

Misalnya di 2021 kemarin, untuk daerah Jakarta, Baznas menetapkan jumlah zakat ini sebesar Rp40.000 per orang. Artinya, setiap orang harus membayar sebanyak nominal tersebut.

 

Jika di rumahmu ada lima orang, maka untuk satu keluarga, kamu harus membayar sebesar Rp160.000. Termasuk bayi yang baru lahir di malam terakhir Ramadan misalnya, maka dia pun sudah wajib dikenakan zakat.

 

Artikel terkait:

7 Tips Belanja Hemat Saat Lebaran, dari Baju Hingga Makanan

Butuh Dana Persiapan Lebaran? Tunaiku Pilihan Tepat

4 Cara Cerdas Belanja Lebaran Hemat

 

Tata cara membayar zakat fitrah saat Ramadan

Setelah mengetahui perihal pengertian di atas, saatnya membayarkan zakatmu. Simak tata cara berikut agar tidak salah.

 

1. Siapa yang membayarkan?

Kamu bisa membayarkan langsung zakat tersebut atau diwakilkan. Misalnya anak-anak atau lansia yang mewakilkan pembayaran karena tidak bisa atau belum mengerti tentang zakat. Kamu juga bisa membayar zakat secara kolektif untuk satu keluarga.

 

Selain itu, tentukan juga berapa jumlah tanggungan yang harus kamu bayar. Misalnya sebanyak jumlah anggota keluarga.

 

2. Pilih badan terpercaya

Kamu bisa menyampaikan langsung zakat fitrah ke penerima jika mengenal pihak yang boleh menerima zakat. Jika tidak, kamu bisa mewakilkannya ke lembaga terpercaya.

 

Misalnya ke lembaga amil zakat di dekat tempat tinggal atau lewat Baznas. Pilih lembaga yang kredibel dan terpercaya agar zakat yang kamu berikan sampai ke tangan yang tepat.

 

3. Niat zakat

Saat membayarkan zakat, sertakan dengan niat. Niat zakat ini juga dibedakan, tergantung kepada siapa yang membayarkan. Kalau kamu membayar zakat untuk diri sendiri, maka niat yang bisa kamu ucapkan yaitu:

 

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala.”

 

Sedangkan niat yang dibaca untuk membayar zakat bagi sekeluarga yaitu:

 

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta’ala.”

 

Jika kamu mewakili orang lain, maka niatnya menjadi:

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an (……) fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta’ala.”

 

Mumpung masih ada waktu, yuk buat alarm di kalender pribadimu untuk membayar zakat fitrah. Jangan sampai lupa, ya.

Agar Keuangan Makin Teratur, Wajib Pahami Apa itu Cash Flow

Kamu mungkin sudah sering mendengar cash flow. Tapi, apakah kamu paham apa itu cash flow? Agar keuangan makin teratur, wajib banget untuk paham tentang cash flow. Yuk, cari tahu lebih lanjut.

 

Apa itu cash flow?

Sederhananya, cash flow merupakan pencatatan semua uang masuk dan keluar. Cash flow berguna banget dalam akuntansi keuangan, baik dalam hal bisnis atau pengelolaan keuangan pribadi.

 

Ketika melakukan pencatatan arus masuk dan keluar uang, maka akan ditemukan jumlah saldo dalam periode tertentu. Nah, saldo bersih inilah yang dimaksud dengan cash flow.

 

Cash flow bisa berarti dua, yaitu negatif dan positif. Jika cash flow bernilai positif, artinya pemasukan lebih banyak ketimbang uang yang dikeluarkan. Begitu juga sebaliknya, jika cash flow negatif artinya uang yang kamu keluarkan lebih banyak dibanding uang yang masuk ke dalam kas keuanganmu.

 

Nah, dalam mencatat cash flow, ada dua istilah yang wajib kamu pahami. Pertama, cash inflow yang menunjukkan uang yang masuk. Kedua, cash outflow yang digunakan untuk menunjukkan jumlah uang yang keluar.

 

Pentingnya membuat cash flow

Butuh ketelitian dalam membuat alur cash flow ini agar pencatatan yang dilakukan menunjukkan pola uang masuk dan keluar yang sebenarnya. Sebab, penting banget untuk membuat alur cash flow. Terutama jika kamu ingin mengelola keuangan agar lebih teratur.

 

Berikut beberapa alasan kenapa penting untuk membuat alur cash flow ini.

 

1. Mengelola keuangan dengan teratur

Kalau selama ini kamu sering merasakan uang habis begitu saja, artinya kamu perlu segera membuat cash flow. Dengan melakukan pencatatan, uang masuk dan keluar akan lebih terkontrol.

 

Jadi, kamu bisa mengecek kemana saja perginya uang yang dimiliki. Setelah itu, kamu bisa mengatur pos pengeluaran dengan lebih teratur untuk mendapatkan cash flow positif.

 

10 Aplikasi Catatan Keuangan Pribadi dan Manfaatnya

Cara Menjaga Cash Flow Bagi Bisnis di Masa Pandemi

 

2. Mencapai financial freedom

Pencatatan keuangan yang teratur akan membuatmu selangkah lebih dekat kepada financial freedom. Sebab, kamu bisa membuat perencanaan yang lebih matang. Projection ini bisa dibuat berdasarkan catatan yang dimiliki.

 

3. Mencapai tujuan

Terutama untuk kamu yang merasa sulit banget menabung, artinya kamu harus lebih memperhatikan alur keluar masuk uangmu.

 

Jika kamu memiliki tujuan tertentu, misalnya ingin DP KPR tahun depan, maka pencatatan cash flow bisa membantumu menentukan berapa banyak uang yang bisa ditabung setiap bulannya.

 

Hal penting yang harus diperhatikan

Kalau kamu berniat untuk membuat cash flow, beberapa hal berikut penting untuk diperhatikan:

 

1. Pisahkan sumber pemasukan

Kalau kamu memiliki lebih dari satu sumber pemasukan, pisahkan masing-masing pendapatan tersebut. Misalnya pendapatan rutin berupa gaji, keuntungan usaha, dan lainnya.

 

Lalu, ada juga pendapatan tidak rutin, seperti nilai investasi, honor pekerjaan sampingan, dan lainnya. Sertakan juga pendapatan pasif, jika dimiliki. Misalnya keuntungan penyewaan rumah, royalti, dan sebagainya.

 

2. Pisahkan pengeluaran

Sama halnya dengan inflow, kamu juga harus memisahkan pengeluaran. Buat kelompok khusus untuk pengeluaran rutin, seperti cicilan utang, cicilan KPR, asuransi, pajak, biaya sekolah anak, gaji karyawan, dan sebagainya.

 

Lalu, buat juga kelompok khusus untuk pengeluaran sehari-hari, seperti uang transport, uang makan, tagihan bulanan seperti tagihan listrik, pulsa, internet, dan lainnya.

 

Jangan lupakan kelompok pengeluaran tidak tentu, seperti biaya entertainment, biaya nongkrong, liburan, dan pengeluaran tambahan lainnya.

 

Dalam pengeluaran juga ada biaya untuk tabungan atau investasi yang harus dikeluarkan.

 

Tips membuat alur cash flow

Berikut beberapa langkah mudah membuat alur cash flow yang bisa kamu lakukan:

 

1. Cari metode yang nyaman untukmu

Setiap orang punya metode berbeda. Ada yang lebih nyaman dengan membuat buku kas sendiri dan mencatat semua uang masuk dan keluar di sana.

 

Namun ada juga yang menggunakan template di aplikasi atau Microsoft Excel karena lebih praktis. Pilih metode yang membuatmu nyaman, dan pastikan bisa diakses dengan mudah.

 

2. Jangan ditunda

Seringkali, menunda hanya akan membuatmu lupa. Jadi, begitu ada uang masuk atau uang keluar, segera dicatat agar tidak ada yang terlewat.

 

Atur Komposisi Cash Flow Bulanan untuk Keuangan yang Sehat

Cash Flow Quadran Menurut Robert Kyoshaki

 

3. Sekecil apa pun tetap berarti

Yup, kadang pengeluaran kecil yang dirasa nggak penting sering diabaikan. Padahal pengeluaran kecil sekali pun tetap penting, lho. Justru, pengeluaran kecil yang sering dilupakan ini jika dibiarkan akan menghambat dalam mencatat alur cash flow.

 

Misalnya uang jajan minum di minimarket, biaya tol atau parkir, dan biaya-biaya kecil lainnya. Pastikan setiap pengeluaran tercatat dengan baik.

 

4. Buat daftar aset

Buat daftar aset yang kamu miliki, beserta besar pemasukan dan pengeluaran yang harus dilakukan. Misalnya keuntungan investasi di kolom pemasukan, atau biaya pajak kendaraan di kolom pengeluaran.

 

5. Cek berkala

Lakukan review secara berkala untuk mengetahui alur cash flow kamu. Misalnya setiap akhir bulan, review ulang pengeluaranmu. Saat review ini, kamu bisa mencari tahu apakah cash flow kamu positif atau negatif.

 

Mungkin terdengar rumit, tapi cash flow ini penting banget agar keuangan lebih terkontrol. Dengan begitu, enggak perlu lagi memikirkan, uangku ke mana aja ya? Kok habisnya cepat banget? Selamat mencoba!

6 Kegiatan Ramadhan Anak yang Seru Untuk Menunggu Waktu Berbuka

Saatnya memasuki bulan Ramadhan lagi. Di momen spesial ini, kita bisa mengisinya dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan bersama buah hati. Selain mengisi ibadah, bisa juga mempererat hubungan dengan anak. Sebagai orang tua, kita bisa memilih kegiatan Ramadhan anak yang bermanfaat.

 

Momen menunggu bedug bisa jadi saat yang pas untuk diisi bersama buah hati. Ada banyak kegiatan Ramadhan anak yang seru untuk menunggu waktu berbuka dan bisa dilakukan bersama-sama. Ada apa saja? Let’s check it out!

 

6 Kegiatan Ramadhan Anak yang Seru Untuk Menunggu Waktu Berbuka

Sambil menunggu bedug Magrib, kamu dan anak bisa banget melakukan kegiatan berikut ini:

 

1. Membaca buku tentang Ramadhan

Si kecil sudah bisa membaca atau sedang belajar membaca? Biar makin semangat, kamu bisa mengajaknya membaca buku yang berhubungan dengan agama Islam dan Ramadhan.

 

Membaca bisa menjadi salah satu kegiatan Ramadhan untuk anak yang menyenangkan. Ajak anak untuk memilih bacaan yang mereka mau. Kamu bisa mengarahkan dan memberi pilihan, tapi biarkan anak yang memilih. Hitung-hitung mengajarkan anak cara mengambil keputusan.

 

Misalnya membaca buku tentang kisah perjuangan Nabi atau buku anak-anak yang bertema Islami. Selain meningkatkan hubungan dengan anak, kamu juga bisa mengajarkan nilai-nilai agama dengan cara yang menyenangkan.

 

 

2. Mengaji bersama

Memasuki bulan Ramadhan, kita terdorong untuk memperbanyak amalan. Salah satunya dengan mengaji bersama. Mengisi kegiatan Ramadhan anak dengan mengaji bersama juga bisa mempertebal iman, nih.

 

Kamu bisa menggunakan momen ini untuk mengajarkan anak mengaji. Selipkan dengan penjelasan lebih lengkap tentang ayat yang dibaca, sehingga anak lebih memahaminya.

 

Agar lebih seru, kamu dan anak bisa sama-sama membuat target. MIsalnya minimal membaca lima ayat Alquran setiap hari. Dengan cara ini, kamu juga bisa mengajarkan anak cara bertanggung jawab dan memenuhi target.

 

Baca juga:

Tunaikan Ramadhan Bersama Anak dengan Memasak Bersama

Tips dan Trik Atur Duit Saat Bulan Ramadhan

Tunaikan Ramadhan Bersama Anak dengan Aktivitas Seru Berikut Ini

Tips Berbagi dalam Kesederhanaan yang Bisa Kamu Lakukan

 

3. Memasak makanan berbuka

Family time di bulan Ramadhan jadi lebih banyak. Ini juga saat yang tepat untuk menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarga.

 

Menjelang berbuka, kenapa enggak mengajak anak untuk memasak makanan berbuka puasa? Menyibukkan diri di dapur dengan buah hati bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan, lho.

 

Kamu bisa membuat tema tertentu agar lebih seru. Misalnya Arabian Night yang diisi dengan makanan khas Timur Tengah.

 

 

4. Berbelanja kebutuhan puasa ke supermarket

 

Kegiatan Ramadhan bersama anak lainnya yang bisa kamu lakukan yaitu berbelanja. Terlebih saat menjelang lebaran, berbelanja kebutuhan rumah jadi salah satu momen yang bisa kamu habiskan dengan buah hati.

 

Nggak sebatas belanja, kamu juga bisa mengajarkan anak tentang cara membelanjakan uang. Saatnya untuk memperkenalkan anak kepada arti uang, nih. Ajak mereka membuat daftar kebutuhan dan ajarkan cara berbelanja dengan bijak.

 

 

5. Mendekor kamar bertemakan Ramadhan

Nah, mumpung ada waktu luang di akhir pekan, kenapa enggak renovasi rumah? Nggak perlu renovasi besar-besaran, misalnya mendekorasi ulang kamar anak untuk memberikan suasana baru.

 

Kamu juga bisa mengajak buah hati untuk mendekorasi kamar atau rumah dengan nuansa Ramadhan. Hitung-hitung mempersiapkan rumah agar lebih layak menyambut lebaran, nih.

 

Dengan menyibukkan diri seperti ini, bisa lupa, deh, sama rasa lapar karena anak asyik mendekorasi kamarnya.

 

 

6. Melakukan kegiatan amal bersama

Ramadan menjadi saat yang tepat untuk beramal. Ini juga menjadi momen yang pas untuk mengajarkan anak tentang beramal.

 

Beramal bisa menjadi kegiatan Ramadhan anak yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. Ada banyak cara beramal yang bisa dilakukan. Kamu bisa mengajarkan anak tentang zakat fitrah yang wajib dibayarkan setiap bulan puasa.

 

Kamu juga bisa mengajak anak untuk berbagi makanan kepada orang yang membutuhkan atau buka puasa bareng di panti asuhan. Anak jadi lebih paham arti berbagi karena mengalaminya secara langsung. Selain itu, kamu juga bisa mengajar anak agar menyisihkan uang jajan dan bersedekah.

 

Ramadan menjadi saat istimewa. Bukan hanya mendekatkan diri dengan Tuhan, Ramadan juga menjadi saat yang tepat untuk mempererat hubungan keluarga. Yuk, isi bulan istimewa ini dengan kegiatan Ramadhan anak yang menyenangkan sekaligus bermanfaat.

Tips Berbagi dalam Kesederhanaan yang Bisa Kamu Lakukan #CicilKebaikan

Edukasi & Inspirasi Finansial dari Amar Bank – Ada banyak cara untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Nggak selamanya kamu harus mengeluarkan uang banyak untuk berbagi dengan pihak lain. Sebab, kamu bisa berbagi dalam kesederhanaan selama tahu cara yang tepat. Yuk, ikuti tips berbagi dalam kesederhanaan berikut

 

Tips berbagi dalam kesederhanaan dan manfaatnya

 

Kenapa, sih, kita harus berbagi dengan sesama? Ada banyak manfaat yang akan kamu rasakan ketika berbagi dengan mereka yang membutuhkan, baik berupa materi atau non-materi. Di antaranya yaitu:

 

Semangat dalam berbagi harus tetap ditularkan kepada sesama. Tunaiku, platform pinjaman dengan modal KTP cair dalam 3 hari kerja. Cek selengkapnya di sini.

 

1. Mendekatkan hubungan

 

Kebiasaan berbagi didorong oleh rasa empati yang tinggi. Ketika melihat seseorang kesusahan, kita jadi berempati dan ingin menolong mereka. Hal ini bisa mendekatkan hubungan dengan sesama.

 

Misalnya ketika ada teman yang ditimpa musibah. Dengan berbagi, kita enggak hanya meringankan beban yang mereka alami, tapi juga membuat hubungan semakin erat.

 

Terjalinnya hubungan yang baik dengan orang lain juga akan mempermudah ketika suatu saat kita ditimpa musibah.

 

2. Menumbuhkan jiwa sosial

 

Sebagai makhluk sosial, kita enggak bisa hidup sendiri. Tolong menolong sudah menjadi bagian dari kehidupan sebagai makhluk sosial. Salah satunya dengan berbagi bersama yang membutuhkan.

 

Hal tersebut akan menumbuhkan jiwa sosial, sehingga kehidupan bersama-sama akan terjalin dengan lebih harmonis.

3. Mengurangi stres

 

Ya, berbagi juga bisa mengurangi stres. Sebab, pada saat berbagi otak akan memproduksi hormon dopamine yang akan menimbulkan perasaan bahagia.

 

Selain itu, otak juga akan melepaskan hormon oxytocin yang akan mengurangi stres.

 

4. Lebih bersyukur

 

Dengan berbagi, kita bisa melihat kehidupan lewat kacamata lain. Sehingga kita akan lebih bersyukur dan menghargai apa yang dimiliki.

 

5. Menjadi inspirasi

 

Kamu pernah terinspirasi saat melihat tindakan kebaikan yang dilakukan orang lain, sehingga membuatmu ingin melakukan tindakan yang sama? Ya,, dengan berbagi kamu juga bisa menginspirasi orang lain untuk ikut saling membantu sesama manusia.

 

Kebaikan itu bersifat menular. Artinya, ketika seseorang menyaksikan orang lain melakukan kebaikan, di lain waktu mereka akan terdorong untuk melakukan hal yang sama. Jadi, yuk, saling menginspirasi dalam kebaikan.

 

Baca juga:

4 Tips Mempersiapkan Resolusi Finansial Tahun 2022

4 Tips Menyisihkan Gaji untuk Orang Tua Setiap Bulan

 

Ringankan masalah teman dengan berbagi informasi soal pinjaman mudah tanpa agunan di Tunaiku. Cek selengkapnya di sini.

 

Tips berbagi dalam kesederhanaan

 

Seringkali orang menganggap berbagi itu membutuhkan banyak uang. Padahal nggak selamanya harus bersifat materi. Berikut tips berbagi dalam kesederhanaan yang bisa kamu lakukan:

 

1. Sumbang tenaga

 

Ya, berbagi nggak melulu soal materi. Kamu bisa kok berbagi hanya mengandalkan tenaga yang dimiliki. Misalnya seperti relawan susur sungai yang memiliki kegiatan membersihkan sampah di sungai, sehingga bisa mencegah banjir.

 

Kamu bisa memulai dari hal terdekat. Misalnya dengan bergotong royong membersihkan lingkungan tempat tinggal yang digagas oleh RT setempat. Tenaga yang kamu sumbangkan akan menghasilkan lingkungan rumah yang bersih, sekaligus mendekatkanmu dengan tetangga.

 

2. Mulai dari yang terdekat

 

Berbagi bisa dimulai dari yang terdekat. Misalnya ART, satpam kompleks, atau penjual kaki lima yang sering berjualan di halte dekat kantor.

 

Kamu bisa menyisihkan sebagian gaji untuk membeli kebutuhan sembako dan menyumbangkannya. Meski sedikit, tapi bisa meringankan beban bagi mereka.

 

3. Ikut kegiatan amal

 

Tips berbagi berikutnya yaitu dengan ikut kegiatan amal. Kamu bisa menyumbang lewat lembaga yang mengumpulkan donasi untuk kebutuhan tertentu.

 

Misalnya dengan mencari kampanye yang menggugah hatimu untuk berbagi di Kitabisa. Meski yang kamu bagi nominalnya sedikit, tetap memberikan dampak berarti bagi mereka yang membutuhkan.

 

4. Sumbang ilmu dan keahlian

 

Satu lagi tips berbagi yang sifatnya non-materi. Kamu bisa berbagi ilmu dan keahlianmu kepada orang lain. Misalnya menjadi volunteer mengajar anak-anak jalanan yang putus sekolah. Ilmu yang kamu berikan akan sangat membantu mereka.

 

Pinjaman Mudah Cicilan Ringan Modal KTP

5. Sesuaikan dengan kemampuan

 

Dalam berbagi, hal yang penting untuk diingat yaitu sesuaikan dengan kemampuan. Jangan memaksakan diri sehingga mengorbankan kebutuhan lain yang lebih penting.

 

Kamu bisa memasukkan biaya berbagi ke dalam pos pengeluaran rutin setiap bulan. Misalnya sebanyak 1-2% dari gaji digunakan untuk berbagi. Dengan membuat pos khusus, kamu nggak perlu khawatir kebutuhan penting lain akan terganggu.

 

Baca juga:

3 Tips Hemat untuk Anak Rantau, Anti Kantong Bolong di Akhir Bulan

Tahan Nafsu untuk Belanja, 6 Tips Belanja Antiboros Saat Bulan Ramadhan

 

6. Cari bidang yang kamu suka

 

Kalau kamu mempunyai interest di bidang tertentu, kamu bisa berbagi di bidang tersebut. Pastinya nggak akan terasa memberatkan.

 

Misalnya @kargobaca yang menggabungkan kegiatan bersepeda dengan membaca. Setiap pesepeda membawa serta buku-buku yang nantinya akan dibagikan ke anak-anak di daerah yang dikunjungi. Kamu pun bisa menggabungkan hobi dengan kegiatan berbagi.

 

Sharing is caring. Dengan berbagi, ada banyak hal positif yang akan kamu dapatkan. Yuk, ikuti tips berbagi di atas, karena dalam kesederhanaan pun kamu tetap bisa berbagi dan meringankan beban mereka yang membutuhkan.

 

Ingin berbagi tapi terkendala dana? Coba lakukan pinjaman di Tunaiku produk dari Amar Bank. Hanya modal KTP langsung cair secepatnya. Cek di sini.

Butuh Pinjaman untuk Melunasi Utang? Yuk, Gunakan Tunaiku Saja!

Sudah jatuh tempo nih, tapi uang untuk membayar tagihan pinjaman belum ada. Salah satu solusinya, kamu bisa mencari pinjaman lain untuk melunasinya. Namun, jangan asal meminjam. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika mengajukan pinjaman untuk melunasi utang.

 

Syarat mengajukan pinjaman untuk melunasi utang

Utang memang terasa memberatkan. Terlebih jika dihitung dengan bunga yang membuat jumlah yang harus dibayar jadi bertambah.

 

Ketimbang menunda membayar yang berujung membuat catatan finansialmu jadi berantakan, ada baiknya beberapa utang tersebut sebaiknya segera dilunasi. Salah satunya, kamu bisa mengajukan pinjaman lain untuk melunasi utang.

 

Namun, sebelum melakukan peminjaman, ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan sebelum kamu melakukannya:

 

1. Bunga yang membebani

Semakin lama tenor pinjaman, jumlah bunga yang harus dibayar semakin tinggi. Jika ada pinjaman yang terasa memberatkan karena jumlah bunga yang besar, kamu bisa mempertimbangkan melunasinya.

 

Demi menghindari beban yang lebih berat, kamu bisa mengajukan pinjaman lain yang bunganya lebih kecil untuk melunasi utang sebelumnya.

 

2. Jumlah yang tidak terlalu besar

Terkadang, utang dalam jumlah yang tidak terlalu besar sering diabaikan. Padahal kalau dibiarkan, bisa memperumit keadaan keuanganmu, lho.

 

Kamu bisa segera melunasi pinjaman yang tidak terlalu besar tapi tersebar di beberapa tempat ini. Sebagai gantinya, cukup ajukan satu pinjaman saja dengan bunga yang tidak terlalu tinggi.

 

Baca juga: Begini Cara Membayar Pinjaman Online Tunaiku

 

Perhatikan hal penting sebelum mengajukan pinjaman

Ketika kamu memutuskan mengajukan pinjaman untuk melunasi utang, pastikan memperhatikan beberapa hal penting berikut ini:

 

1. Pinjaman baru lebih ringan

Salah satu alasan mengajukan pinjaman baru untuk melunasi utang yaitu agar beban jadi lebih ringan. Oleh karena itu, pastikan pinjaman baru tersebut lebih meringankan.

 

Misalnya dari segi bunga yang lebih kecil, jadi tidak seberat ketika harus melunasi utang lama. Begitu juga dengan tenor waktu yang diajukan, pastikan sesuai dengan kemampuanmu.

 

Syarat untuk mendapatkan pinjaman juga bisa menjadi pertimbangan. Pengajuan pinjaman tanpa agunan akan terasa lebih mudah.

 

2. Efektivitas

Apakah pinjaman baru lebih menyita waktu? Misalnya, kamu butuh waktu lebih untuk mengumpulkan persyaratan yang dibutuhkan. Jika iya, sebaiknya pikirkan ulang untuk mengajukan pinjaman baru.

 

3. Punya financial plan yang jelas

Terlebih dahulu, kamu bisa membuat financial plan yang berisi semua detail keuanganmu. Termasuk jumlah utang yang harus dilunasi.

 

Dengan membuat financial plan yang detail, kamu bisa mengecek utang yang harus dilunasi. Sekaligus membuat projection jika kamu mengajukan pinjaman baru untuk melunasi utang lama.

 

Projection tersebut akan memberikan gambaran tentang keuanganmu ke depannya, tepatnya setelah mengajukan pinjaman baru. Dengan begitu akan terlihat dengan jelas apakah kondisi keuanganmu akan membaik atau malah sebaliknya.

 

Melunasi utang dengan pinjaman di Tunaiku

Kalau kamu berencana untuk melunasi utang, kamu bisa mengajukan pinjaman ke Tunaiku. Kamu nggak perlu khawatir karena Tunaiku sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK sehingga aman digunakan.

 

Selain itu, proses pinjaman berlangsung cepat dan mudah. Kamu hanya membutuhkan KTP, dan kamu bisa mengajukan pinjaman hingga Rp20 juta.

 

Jangka waktu cicilan juga panjang, yaitu mencapai 20 tahun. Tentunya, bunga yang ditawarkan tidak memberatkan ketika harus melunasinya.

 

Baca juga: Ciri-ciri Pinjaman Online Terpercaya Beserta Contohnya

 

Berikut cara mengajukan pinjaman di Tunaiku:

1. Syarat peminjam

Syarat yang harus kamu penuhi nggak sulit, kok. Pastikan kamu adalah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 21 hingga 55 tahun memiliki rekening di bank.

 

Kamu harus mempunyai pekerjaan atau sumber penghasilan yang jelas. Terakhir, pastikan alamat KTP atau tempat tinggalmu berada dalam area layanan Tunaiku.

 

2. Lakukan pendaftaran

Saat melakukan pendaftaran, pilih jumlah dan lama pinjaman yang kamu inginkan. Isi formulir dengan data yang sebenar-benarnya.

 

Kalau masih ragu, kamu bisa mengecek jumlah cicilan per bulan. Di aplikasi dan website Tunaiku terdapat kalkulator yang bisa membantumu mencari tahu berapa jumlah yang harus dibayar, sesuai jumlah dan lama pinjaman.

 

3. Terima persetujuan

Setelah melakukan pendaftaran, data yang diajukan akan diproses. Tunggu sekitar 24 jam untuk mengetahui status pengajuan pinjaman.

 

4. Konfirmasi pinjaman

Ketika pinjaman disetujui, kamu akan melakukan konfirmasi pinjaman. Sekaligus mengatur lokasi untuk melakukan tanda tangan kontrak dengan kurir Tunaiku.

 

5. Tanda tangan kontrak

Nah, kurir Tunaiku akan membawa kontrak asli untuk kamu tanda tangani sebagai bukti perjanjian dalam 1-3 hari kerja.

 

Sebelum tanda tangan, baca baik-baik dan tanyakan jika ada yang tidak kamu mengerti.

 

6. Terima dana

Selanjutnya, dana akan dicairkan ke dalam rekeningmu dalam waktu 1-3 hari kerja.

 

Cara yang mudah dan aman membuat pinjaman Tunaiku bisa menjadi solusi tepat untuk permasalahan keuanganmu, termasuk kalau kamu membutuhkan pinjaman untuk melunasi utang.

 

Baca juga: Tanda Tangan Kontrak Pinjaman Tunaiku, Ini 6 Fakta yang Harus Diketahui

Berburu Promo E-Commerce Supaya Makin Hemat, Berikut Tipsnya!

Inspirasi dan Edukasi Finansial dari Amar Bank – Apakah kamu suka berburu promo e-commerce? Kalau sedang malas keluar rumah, tapi ada barang penting yang harus dibeli, e-commerce menjadi jawaban untuk masalah tersebut. 

 

Selain mudah, pilihan e-commerce yang beragam bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu. Plus, aneka ragam promo akan membuatmu menghemat uang belanja.

 

Mari kurangi gaya hidup konsumtif dengan berburu promo e-commerce. Selain itu, kamu juga harus pandai mengatur keuanganmu. Ada aplikasi Senyumku yang bisa bantu kamu atur keuangan. Cek di sini.

 

Bentuk-bentuk promo e-commerce

 

berbagai promo e-commerce

 

Salah satu yang menarik dari berbelanja di e-commerce yaitu promo yang rasanya enggak habis-habis. 

 

Setiap e-commerce seolah saling berlomba memberikan penawaran berupa promo yang menggiurkan, sebab bisa menghemat uang belanja.


Jenis promo yang ditawarkan cukup banyak, masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan tertentu. 

 

Berburu promo ini cukup menyenangkan, lho. Tentunya akan ada rasa puas ketika berhasil mendapatkan barang yang diincar dengan harga miring.

 

Sebelum berbelanja, yuk kenali dulu bentuk-bentuk promo e-commerce.

1. Diskon

Diskon alias potongan harga merupakan bentuk promo paling banyak ditawarkan. Terlebih di tanggal-tanggal tertentu, e-commerce bisa memberikan promo diskon gila-gilaan.

 

Misalnya di momen Harbolnas, diskon yang ditawarkan bisa mencapai 90%. Pastinya akan jauh lebih hemat.

 

Namun, jangan langsung tergoda promo. Cek dulu harga barang yang ditawarkan. Lakukan cek ulang dengan produk serupa di toko lain atau e-commerce lain.

 

Bisa saja toko tertentu menaikkan harga terlebih dahulu sebelum memberikan promo diskon untuk mengelabui calon pembeli. Enggak bisa dipungkiri kalau kita gampang silau kalau sudah melihat kata diskon, ya.

 

2. Gratis ongkir

Ketika berbelanja di e-commerce, kita juga harus mempertimbangkan ongkos kirim. Terutama jika toko yang dituju berada cukup jauh dari kota tempat tinggal, sehingga ongkos kirim terasa memberatkan.

 

Oleh karena itu, promo ongkos kirim ini sangat menggiurkan. Kamu bisa mengecek toko yang menyediakan promo ongkos kirim, sehingga enggak perlu mengeluarkan uang tambahan untuk pengiriman barang.

 

3. Cicilan 0%

Ada kalanya barang yang dibutuhkan harganya cukup mahal, misalnya barang elektronik atau perlengkapan rumah tangga. 

 

Cicilan tentunya akan meringankan karena bisa membagi pengeluaran dalam jumlah besar ke dalam beberapa bulan.

 

Ingat, ketika memutuskan untuk melakukan pembayaran dengan cara menyicil, entah itu langsung ke e-commerce yang bersangkutan atau lewat kartu kredit, kamu harus memperhatikan bunga.

 

Bunga cicilan berarti ada pengeluaran tambahan karena jika ditotal, harga barang jadi bertambah mahal. 

 

Beberapa e-commerce menyediakan fasilitas cicilan 0%, sehingga bisa kamu manfaatkan. Harga barang tetap sama, dan pengeluaran dalam jumlah besar enggak terasa berat.

 

4. Cashback

Cashback atau uang kembali yaitu sejumlah uang yang dikembalikan ke dalam rekeningmu setiap kali melakukan transaksi.

 

Cashback enggak melulu berbentuk uang, bisa juga dalam bentuk e-wallet atau poin. Poin ini nantinya juga bisa digunakan untuk pembayaran, jadi lumayan nih untuk tabungan.

 

Artikel terkait: 7 Rekomendasi Aplikasi Belanja Bulanan yang Praktis dan Anti Ribet

 

Deretan e-commerce yang sering mengadakan promo

Kamu punya e-commerce favorit? Berikut ini beberapa e-commerce yang sering mengadakan promo sehingga bisa menjadi incaranmu.

 

1. Shopee

Kalau sudah melakukan flash sale, harga barang di Shopee bisa jadi murah banget! Begitu juga di event tertentu seperti Harbolnas, siap-siap aja diskon yang ditawarkan bisa sampai 90%.

 

Beberapa toko juga menyediakan program ongkos kirim, atau bisa kamu dapatkan dengan melakukan pembayaran memakai ShopeePay atau ShopeePay Later.

 

2. Tokopedia

Tokopedia selalu setia dengan program WIB alias Waktu Indonesia Belanja. Diskon gila-gilaan yang ditawarkan akan membuatmu bisa menghemat dalam jumlah banyak.

 

Selain itu, beberapa toko tertentu juga menawarkan program gratis ongkos kirim. Kalau melakukan pembayaran menggunakan GoPay, maka akan mendapat cashback berupa GoPay Coin yang bisa digunakan untuk pembayaran.

 

3. Bukalapak

Selain di event tertentu seperti Harbolnas, Bukalapak juga menawarkan banyak promo setiap bulannya. Misalnya di Februari dan Maret 2022 ini, kamu bisa mengikuti program Bobol Gercep yang menawarkan potongan harga.

 

Nah, khusus pengguna baru, kamu juga bisa memanfaatkan program gratis ongkir. Lumayan nih, jadi lebih hemat!

 

4. Lazada

Setiap harinya, Lazada menawarkan program flash sale dengan harga yang jadi murah banget. Selain itu juga ada Lazada sale di setiap tanggal kembar setiap bulannya, cocok untuk kamu yang suka berburu diskon, nih.

 

Tungguin juga program Super Brand Day yang biasanya berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh brand tertentu. Kalau enggak begitu mendesak, kamu bisa menunggu Super Brand Day untuk barang yang kamu incar.

 

5. Blibli

Kalau Blibli, yang terkenal adalah Promo Gajian yang menawarkan cashback sampai Rp1 juta. Lumayan banget, nih, karena barang yang dibeli jadi lebih murah. Bagi pelanggan baru, kamu juga bisa mendapatkan gratis ongkir.

 

Artikel terkait: 10 Cara Ampuh Hilangkan Kebiasaan Belanja Impulsif di 2022

 

Tips berburu promo e-commerce

berburu promo e-commerce

 

Untuk mendapatkan promo, kita harus jeli dan aktif mencari tahu. Jangan sampai kelewatan program tertentu yang memungkinkan untuk berhemat. Berikut tips berburu promo di e-commerce.

 

1. Punya akun

Dengan punya akun, kamu akan mendapatkan notifikasi sehingga enggak akan ketinggalan program tertentu. 

 

Catat tanggal-tanggal penting, sebab biasanya setiap e-commerce sudah punya program andalan yang selalu dijalankan di tanggal yang sama.

 

2. Catat yang ingin dibeli

Ini penting agar kamu bisa langsung berbelanja jika promo event tertentu mulai berlangsung. Selain itu, mencatat barang yang ingin dibeli juga menghindarkan dari membeli barang enggak penting. Bukannya hemat, malah tambah boros.

 

3. Cek promo e-commerce di beberapa tempat

Sama halnya dengan berlanja offline, kamu juga harus mengecek harga di beberapa tempat sekaligus. 

 

Baik di dalam e-commerce yang sama atau lintas e-commerce. Bandingkan mana yang lebih murah.

 

Misal, program diskon di Shopee membuat harga jadi murah tapi ongkos kirim yang harus dibayar jauh lebih mahal. 

 

Kalau dibandingkan dengan gratis ongkir uang yang dihemat jauh lebih banyak, kamu bisa memilih program gratis ongkir.

 

4. Gunakan pembayaran tertentu

Pembayaran tertentu juga menawarkan program menarik, misalnya diskon khusus kartu kredit tertentu atau gratis ongkir untuk pembayaran memakai e-wallet. 

 

Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan cara pembayaran agar dapat diskon tambahan.

 

5. Kumpulkan voucher atau poin

Kamu juga bisa mengumpulkan voucher atau poin di setiap transaksi, yang nantinya bisa digunakan untuk pembayaran di transaksi berikutnya. 

 

Misalnya, bonus poin untuk setiap review barang. Nah, jangan malas untuk membuat review biar bisa menabung poin.

 

Ada juga e-commerce yang mengajak penggunanya bermain game tertentu dan berhadiah poin yang bisa digunakan untuk pembayaran. Lumayan, nih, untuk mengisi waktu luang.

 

Membentuk kebiasaan hemat ada beragam cara. Utamanya memantau arus kas pengeluaran dan pemasukan tiap bulan. Catat semua pengeluaran dan pemasukanmu di aplikasi Senyumku. Cek di sini.

 

Artikel terkait: Pilihan Situs Belanja Online Murah dan Terpercaya

 

Beli barang kebutuhan menggunakan pinjaman tunaiku

Bagaimana kalau kamu butuh membeli sesuatu tapi keuangan lagi enggak memungkinkan? Solusinya bisa kamu temukan di Tunaiku.

 

1. Manfaat belanja online menggunakan pinjaman Tunaiku

Ada banyak manfaat berbelanja online menggunakan pinjaman Tunaiku.

 

Pertama, enggak perlu ada jaminan. Jadi, proses pinjaman bisa berlangsung cepat dan mudah. Cocok, nih, untuk kamu yang butuh uang cash dalam waktu dekat. 

 

Hanya bermodalkan KTP, kamu bisa mengajukan pinjaman tanpa agunan mencapai Rp20 juta.

 

Kedua, jangka waktu cicilan juga panjang mencapai 20 tahun. Jadi enggak akan terasa memberatkan saat menyicil setiap bulannya.

 

Ketiga, semua pinjamanmu terdata dengan jelas di aplikasi. Jadi, bisa kamu pantau kapan saja.

 

Terakhir dan paling penting, kamu enggak perlu khawatir dengan legalitas Tunaiku. Sebab, Tunaiku sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK sehingga aman digunakan. Plus, enggak ada biaya tersembunyi yang membuat tunggakan jadi membengkak.

 

2. Cara mengajukan pinjaman di Tunaiku

Kalau saat ini kamu butuh pinjaman yang aman dan cepat, kamu bisa mencoba Tunaiku. Berikut cara mengajukan pinjaman di Tunaiku:

 

3. Perhatikan syarat

Syarat yang harus kamu penuhi enggak sulit, kok. Pastikan kamu adalah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 21 hingga 55 tahun. Kamu harus memiliki rekening di bank.

 

Selain itu, kamu juga harus mempunyai pekerjaan atau sumber penghasilan yang jelas. Terakhir, pastikan alamat KTP atau tempat tinggalmu berada dalam area layanan Tunaiku.

 

4. Pendaftaran

Saat melakukan pendaftaran, pilih jumlah dan lama pinjaman yang kamu inginkan. Isi formulir dengan data yang sebenar-benarnya.

 

Kalau masih ragu, kamu bisa mengecek jumlah cicilan per bulan. Di aplikasi dan website Tunaiku terdapat kalkulator yang bisa membantumu mencari tahu berapa jumlah yang harus dibayar, sesuai jumlah dan lama pinjaman.

 

5. Terima persetujuan

Setelah melakukan pendaftaran, data yang diajukan akan diproses. Tunggu sekitar 24 jam untuk mengetahui status pengajuan pinjaman.

 

Artikel terkait: 15 Toko Belanja Baju Online yang Aman dan Terpercaya

 

6. Konfirmasi pinjaman

Ketika pinjaman disetujui, kamu akan melakukan konfirmasi pinjaman. Sekaligus mengatur lokasi untuk melakukan tanda tangan kontrak dengan kurir Tunaiku.

 

atur finansial

 

7. Tanda tangan kontrak

Nah, kurir Tunaiku akan membawa kontrak asli untuk kamu tanda tangani sebagai bukti perjanjian dalam 1-3 hari kerja. Sebelum tanda tangan, baca baik-baik dan tanyakan jika ada yang tidak kamu mengerti.

 

8. Terima dana

Selanjutnya, dana akan dicairkan ke dalam rekeningmu dalam waktu 1-3 hari kerja. Mudah, kan?

 

Cara yang mudah dan aman membuat pinjaman Tunaiku bisa menjadi solusi tepat untuk permasalahan keuanganmu, termasuk kalau butuh membeli barang penting di e-commerce di saat kepepet!

 

Gaya hidup konsumtif mengantarkanmu kepada perilaku yang boros dan impulsif. Nah, gunakan aplikasi Senyumku untuk membantu memantau arus kas bulananmu. Cek selengkapnya di sini.

Cara Jadi Freelance Illustrator, Dari Hobi Bisa Jadi Bisnis!

Edukasi & Inspirasi Finansial dari Amar Bank – Buat kamu yang memiliki hobi menggambar, apa kamu pernah mempertimbangkan untuk jadi freelance illustrator? 

 

Hobi memang mendatangkan perasaan bahagia dan menjadi stress release ketika dijalankan. Namun, kamu juga bisa lho membuat hobi jadi sumber cuan berikutnya, terutama jika hobi yang dimiliki dibutuhkan banyak pihak.

 

Menjadi freelance illustrator adalah kesempatan besar untuk kamu yang suka menggambar. Selain mengisi waktu, hobi pun bisa mendatangkan uang tambahan!

 

Jika kamu butuh uang tambahan untuk mengembangkan bisnis, kamu bisa coba ajukan pinjaman di Tunaiku dari Amar Bank. Cek langsung di sini.

 

Kembangkan hobi jadi cuan sebagai freelance illustrator

 

Saat ini, banyak ilustrator yang menawarkan jasa untuk membuat gambar sesuai keinginan klien atau ilustrasi based on commision. 

 

Nggak hanya untuk kebutuhan profesional, tapi ilustrasi ini juga banyak diminati oleh individu.

 

Jasa gambar ilustrasi ini sederhananya kamu membuat gambar sesuai keinginan klien. Akhir-akhir ini banyak yang membutuhkan jasa ilustrator untuk membuat gambar, termasuk gambar diri.

 

Misalnya jasa membuat lukisan berdasarkan foto, mengubah foto menjadi bentuk vektor, atau membuat gambar diri dalam bentuk ilustrasi lucu. 

 

Tentunya kemampuan menggambar dan ilustrasi yang kamu miliki bisa membantumu mengembangkan diri hingga karyamu dikenal pihak luar.

 

Selain itu, maraknya perkembangan platform menulis online dan alternate universe juga membuat kebutuhan akan freelance ilustrator semakin meningkat. 

 

Artikel terkait: Lagi Banyak Diminati, Yuk Mulai Bisnis Dessert Box Sendiri!

 

Misalnya, Amalina Nur Asrari yang membuka jasa pembuatan ilustrasi untuk cover novel. Tentu saja ini menjadi peluang yang bisa kamu lirik.

 

 

Contoh lainnya seperti @ilustrasinana__ yang sering menerima jasa pembuatan gambar berdasarkan foto. Selain untuk koleksi pribadi, hasil karyanya juga cocok untuk kado, lho.

 

 

Beberapa brand besar juga membutuhkan jasa ilustrator. Dengan membuat portofolio dan konsisten berkarya, bukan tidak mungkin suatu hari nanti kamu dikontrak oleh brand ternama. Seperti @garisinau yang membuat karya untuk sebuah label perhiasan.

 

 

Kembangkan hobi jadi bisnis

 

Melihat peluang yang ada, sayang banget kalau bakatmu disia-siakan. Kamu bisa mengambil langkah maju dengan menjadikan hobi sebagai profesi sampingan. Sebagai freelancer, kamu bisa memilih pekerjaan sesuai waktu dan kesibukanmu.

 

Tertarik untuk menjadi freelance illustrator? Beberapa langkah berikut bisa kamu lakukan:

 

1. Buat portofolio yang jelas

 

Profesi freelance illustrator sangat dekat dengan visual. Agar calon klien tahu karyamu, buat portofolio yang jelas. 

 

Kamu bisa memanfaatkan Instagram dengan cara membuat akun khusus yang memajang hasil karyamu.

 

Di sini, kamu juga bisa menyampaikan cara pemesanan dan harga untuk setiap karyamu. Sehingga, calon klien dapat gambaran jelas dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

 

Mau kembangkan hobi jadi bisnis tapi modal masih kurang? Coba ajukan di Tunaiku dari Amar Bank. Pinjamannya bisa sampai Rp20 juta. Langsung cek di sini!

 

2. Terus asah kemampuan dan kenali tren

 

Sama halnya dengan seni pada umumnya, ilustrasi juga mengenal tren. Kamu perlu membekali diri dengan pengetahuan akan tren yang ada sekarang.

 

Misalnya saat ini banyak yang mencari jasa ilustrator dalam bentuk vektor. Kamu bisa mengasah skill membuat gambar vektor yang menarik dan berbeda, sehingga menjadi nilai jual lebih untuk karyamu.

 

3. Kenali pasar

 

Dengan mengenali pasar, kamu bisa memasarkan karyamu dengan baik. Misalnya saat ini banyak dicari ilustrasi vektor untuk cover novel digital, kamu bisa memasarkan karyamu ke komunitas penulis.

 

4. Berani menentukan harga

 

Jangan ragu untuk menentukan harga. Cuma kamu yang tahu berapa waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk membuat suatu gambar.

 

Namun kamu juga perlu mengadakan riset pasar untuk mencari tahu harga pasaran, sehingga bisa memberikan harga yang bersaing. 

 

Misalnya saat ini, harga jasa untuk gambar ilustrasi kepala saja sekitar Rp20-40 ribu, jadi kamu bisa menetapkan harga sesuai standar.

 

5. Pasarkan karyamu

 

Selain membuat portofolio dan menunggu klien datang untuk memakai jasamu, kamu bisa memasarkan karya terdahulu di beberapa platform. Seperti ke situs Microstock, Fiverr, Sketchmob, atau KaryaKarsa.

 

Artikel terkait: Yuk Mulai Bisnis Hampers, Usaha yang Menggiurkan di 2022!

 

Risiko bisnis illustration based on commission

 

freelance illustrator

 

Meski cukup menjanjikan, bukan berarti pekerjaan ini tanpa risiko. Berikut beberapa risiko yang mungkin akan kamu hadapi ketika menjadi freelance illustrator.

 

1. Karya dicuri

 

Untuk promosi, kamu memajang karya di media sosial dan ini rentan dicuri. Pencurian karya di dunia digital menjadi salah satu faktor yang menghambat seseorang untuk mempublikaskan karya mereka.

 

Untuk mengatasinya, kamu bisa memberikan watermark untuk menandakan karya tersebut adalah milikmu. 

 

Selain itu, cukup berikan satu akses kepada klien dalam menghubungi untuk memakai jasamu, sehingga kamu bisa memantau siapa saja yang berhak atas karyamu.

 

2. Klien yang banyak menuntut

 

Setiap orang punya keinginan tertentu, dan bisa saja kamu bertemu klien yang banyak menuntut. Untuk mengatasinya, kamu bisa membuat peraturan yang jelas sejak awal. 

 

Misalnya membatasi hanya dua kali revisi, sehingga kamu tidak harus mengerjakan satu karya dalam waktu lama.

 

3. Klien ghosting

 

Ada banyak tipe orang, termasuk yang tiba-tiba pergi sebelum membayar jasamu. 

 

Untuk mengatasinya, selalu pastikan klien membayar down payment sebelum mulai memproduksi pesanan mereka. Setelah itu, minta pelunasan sebelum kamu menyerahkan hasil akhir.

 

Pinjaman Uang Online Bisnis Hingga 20 Juta

 

4. Rentan plagiasi

 

Kamu harus berhati-hati, jangan sampai karyamu meniru karya lain yang sudah ada. Pastikan kamu hanya terinspirasi, bukan meniru dan tetap berpegang pada ciri khasmu.

 

Artikel terkait: Butuh Modal untuk Bisnis? Ini 5 Cara Mendapatkannya!

 

Modal menjadi freelance illustrator

 

modal jadi freelance illustrator

 

Serunya, kamu nggak perlu keluar modal banyak untuk menjajal profesi ini. 

 

Terlebih jika kamu sudah lama mendalami hobi ini atau bekerja di bidang tersebut, sehingga sudah mempunyai modal yang cukup. Setidaknya, kamu cukup mengeluarkan uang untuk:

 

1. Membeli peralatan

 

Seperti laptop yang mumpuni untuk desain dan ilustrasi atau drawing tablet, sehingga bisa membuatmu lebih produktif dalam berkarya.

 

2. Membeli software

 

Menggambar digital membutuhkan software, dan kamu perlu mengeluarkan uang sebagai modal untuk membeli software yang dibutuhkan. Misalnya Adobe Photoshop Sketch, Procreate, Adobe Illustrator Draw, dan lainnya.

 

3. Biaya promosi

 

Sebagai pemula, kamu butuh promosi agar karyamu dikenal orang. Kamu bisa mengeluarkan biaya untuk promosi, seperti Facebook atau Instagram Ads sehingga jangkauannya lebih luas dan kamu bisa bertemu calon klien potensial.

 

Jika selama ini kamu menyimpan sendiri karyamu, sekarang saatnya untuk membawa ke level berikutnya. 

 

Artikel terkait: Kedai Kopi Komunitas Sepeda, Bisa Jadi Peluang Bisnis! #BisnisDariHobi

 

Kamu bisa memanfaatkan tren yang ada dan menjadi freelance illustrator. Selain bisa menjalankan hobi, dapat uang tambahan juga, deh. Selamat berkarya!

 

Butuh biaya tambahan untuk mengembangkan bisnismu? Pinjaman hingga 20 juta bisa kamu dapatkan hanya di Tunaiku dari Amar Bank. Cek di sini, yuk!

Pentingnya Self Care untuk Kesehatan Mental dan Fisik

Apa itu self care? Di sela kesibukan yang padat, kadang sulit meluangkan waktu untuk diri sendiri. 

 

Tumpukan pekerjaan yang enggak ada habisnya membuat waktu untuk memanjakan diri sendiri jadi diabaikan. Padahal, penting banget melakukan perawatan diri alias self care untuk kesehatan mental dan fisik, lho.

 

Kenapa harus self care?

 

self care

 

Enggak hanya untuk kesehatan fisik, seperti tubuh yang lebih bersih dan rileks, tapi self care juga penting untuk menjaga kesehatan mental. 

 

Terlebih di tengah situasi yang masih tidak terkendali seperti sekarang, self care jadi suatu sarana yang bisa dilakukan agar tubuh dan mental tetap terjaga kesehatannya.

 

Self care atau perawatan diri sendiri merupakan kegiatan yang dilakukan untuk diri sendiri dan bertujuan demi meningkatkan kesejahteraan diri sendiri. 

 

Jadi, self care ini enggak terbatas pada aktivitas fisik saja. Melainkan, aktivitas menyeluruh yang meliputi fisik dan mental.

 

Di sela kesibukan yang menggunung, penting untuk meluangkan waktu agar bisa melakukan perawatan diri. Selain membuat tubuh lebih sehat, self care juga meningkatkan kualitas hidup.

 

Self care yang rutin dan teratur akan membuat pola hidup jadi lebih teratur dan tubuh serta otak akan merasa lebih tenang. 

 

Keadaan yang stabil ini memungkinkanmu untuk berpikir lebih jernih serta melakukan hal yang bisa membuat kualitas hidup jadi lebih baik. Kamu akan merasa lebih bahagia, dan mampu menghadapi berbagai tantangan hidup.

 

Sayangnya, masih banyak yang menganggap self care sebagai tindakan yang sia-sia, bahkan membuang uang dan waktu. 

 

Kegiatan self care juga sering diartikan sebagai tindakan egois. Selain itu, ada juga perasaan bersalah dari dalam diri sendiri ketika mengizinkan tubuh untuk bersantai.

 

Banyaknya tanggung jawab yang harus dipenuhi membuat kita kesulitan untuk mencari waktu luang. 

 

Jika tidak melakukan self care, lama kelamaan bisa mengalami burnout, yaitu suatu kondisi kelelahan emosi dan fisik yang mempengaruhi kehidupan. Rasa lelah berkepanjangan tanpa istirahat bisa mengakibatkan munculnya burnout tersebut.

 

Artikel terkait:

 

Cara memilih self care yang tepat

 

cara merawat diri

 

Keadaan fisik dan mental setiap orang berbeda-beda. Oleh karena itu, kebutuhan self care setiap orang pun berbeda. 

 

Ada yang membutuhkan pengalaman berbeda untuk recharge energi, ada juga yang butuh untuk bertemu orang lain agar merasa lebih bahagia.

 

Kamu masih sulit menentukan self care yang cocok untukmu? Yuk, jawab pertanyaan berikut ini:

 

  • Kegiatan apa yang membuatmu bisa merasa lebih baik, mood meningkat, dan jadi lebih bersemangat?
  • Kegiatan apa yang bisa membuatmu bahagia dan melepas lelah?
  • Kegiatan apa yang paling kamu sukai tapi sudah lama banget tidak ada waktu untuk melakukannya?
  • Jika punya waktu kosong, apa hal ideal yang ingin kamu lakukan?
  • Kegiatan apa yang bisa membuatmu bersenang-senang?

 

Dengan menjawab pertanyaan tersebut, kamu bisa mencari kegiatan apa yang cocok untuk dilakukan saat self care.

 

Artikel terkait: Setelah Lelah Bekerja, Ini Tips Self Reward dengan Cara yang Tepat

 

Saatnya lakukan self care

 

mari lakukan self care

 

Dikutip dari moderntherapy.com, ada delapan area yang bisa kamu perhatikan dalam melakukan self care. Tujuannya yaitu untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.

 

1. Physical self care

 

Dengan membiarkan tubuh bergerak dan berkeringat, sudah menjadi bagian dari self care, lho. Area ini meliputi kegiatan yang membuat kondisi fisik terasa lebih segar, baik, dan sehat.

 

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan di antaranya berolahraga rutin, jalan kaki di pagi hari, home spa setiap minggu, tidur yang teratur, serta mengonsumsi makanan sehat.

 

2. Psychological self care

 

Sama halnya dengan fisik, kesehatan mental juga harus diperhatikan. Salah satunya yaitu dengan melakukan kegiatan yang bisa membuat mental jadi lebih relax, tenang, dan damai.

 

Kamu bisa mencoba melakukan atau belajar hal baru, melakukan digital detox atau social media detox, dan meluangkan waktu untuk membaca buku.

 

Artikel terkait: Hati-hati, Self Reward yang Salah Bisa Bikin Boros!

 

3. Emotional self care

 

Kondisi emosional diri juga perlu diperhatikan. Dengan emosi yang terjaga, relasi dengan lingkungan pun akan lebih baik. Selain itu, kondisi emosi yang baik juga membantumu dalam manajemen stres.

 

Kamu bisa melakukan self care seperti journaling untuk mengecek apa saja yang terjadi sekaligus untuk meluapkan perasaan terpendam, dialog dengan diri sendiri, serta peduli dengan batas-batas emosional yang dimiliki, termasuk dalam hubungan dengan pihak yang menjadi toxic dalam hidupmu.

 

4. Social self care

 

Manusia adalah makhluk sosial, sehingga memiliki hubungan sosial yang baik dengan orang-orang di sekitarmu. Menjaga hubungan sosial yang baik juga termasuk ke dalam self care.

 

Misalnya dengan memiliki support group atau kelompok pertemanan yang saling mendukung. 

 

Kamu bisa melakukan self care dengan cara mengobrol bersama pasangan, teman, atau keluarga, meminta bantuan jika membutuhkan, bertemu orang baru dan luangkan waktu untuk bersama orang terdekat.

 

5. Professional self care

 

Terlebih untuk kamu yang bekerja, memiliki batas kehidupan profesional juga membantumu dalam meningkatkan kualitas hidup. 

 

Misalnya, dengan menentukan jam kerja yang jelas sehingga waktu luang tidak diganggu oleh pekerjaan.

 

Kamu juga bisa meningkatkan skill dan wawasan dengan mencoba hal baru, seperti ikut seminar atau kelas online.

 

6. Environmental self care

 

Kadang, kondisi di sekitar juga bisa membuat stres. Misalnya, meja kerja yang berantakan atau ruang kerja yang tidak kondusif sehingga jadi lebih cepat capek.

 

Kamu bisa melakukan self care, seperti decluttering. Bisa dimulai dari isi lemari lalu isi rumah secara keseluruhan. 

 

Dengan membuang barang yang tidak penting akan membuat tempat tinggal atau tempat kerja terasa lebih lapang.

 

Selain itu, kegiatan bersih-bersih seperti ini juga bisa menimbulkan perasaan senang, lho.

 

Artikel terkait: 7 Cara Self Healing Anti Boros, Nggak Harus ke Bali!

 

7. Spiritual self care

 

Memiliki hubungan spiritual juga berguna untuk meningkatkan kualitas hidup. Kamu bisa melakukan meditasi, retreat, dan kegiatan lain yang membuat sisi spiritual jadi lebih meningkat.

 

8. Financial self care

 

Jangan lupakan kondisi finansialmu, karena ini juga salah satu sumber stres. Kamu bisa melakukan self care yang membutuhkan biaya, tapi pastikan tidak mengganggu kondisi keuanganmu. Jangan sampai self care yang dilakukan malah membuatmu makin stres.

 

Penting diingat, diri sendirilah yang mengerti dengan apa yang dibutuhkan tubuh. Oleh karena itu, di sela kesibukan, tetap luangkan waktu untuk self care. 

 

Enggak butuh waktu banyak, kok. Jalan kaki setiap pagi, membaca buku, atau berolahraga tiga puluh menit setiap sore sudah termasuk self care, lho. Selamat mencoba!

Lagi Banyak Diminati, Yuk Mulai Bisnis Dessert Box Sendiri!

Dessert box saat ini menjadi primadona di dunia kuliner. Selain rasanya yang enak, kemasannya yang simpel dan mudah dibawa membuat dessert box begitu digemari. Mumpung lagi banyak diminati, yuk mulai bisnis dessert box kamu sendiri!

 

Apa itu dessert box?

 

Selama ini dessert nggak pernah dilupakan setelah menyantap makanan. Sajian penutup ini biasanya memiliki rasa manis yang menetralisir makanan utama.

 

Dessert box bukan hal baru di Amerika dan Eropa. Tren ini sudah ada sejak tahun 2000-an. Namun, tren dessert box mulai ramai di Indonesia sejak awal 2019. Bisnis dessert box pun semakin berkembang semenjak pandemi melanda.

 

Di masa pandemi, kebutuhan akan dessert tidak berkurang. Sayangnya, dessert memiliki ketahanan yang rendah terhadap panas. 

 

Hal ini membuat tren bisnis dessert box semakin digemari selama pandemi. Sajian penutup tersebut disajikan dalam box berukuran minimalis yang mudah dibawa. Jadi, bisa diantar dengan mudah. 

 

Selain untuk dinikmati sendiri, dessert box juga dicari sebagai hadiah atau bigkisan untuk rekan. Dilansir dari Kompas.com, dessert box merupakan salah satu bisnis paling laris di 2021.

 

Bisnis dessert box disebut mampu meraih omset besar. Saat ini, kita mengenal beberapa merek dessert box hits, seperti Bittersweet by Najla, AA Dessert Box, Bonbonbites, dan lainnya.

 

Artikel terkait: SWARA KAMU: Yuk, Susun Strategi Marketing Dengan Teori Porter’s 5 Forces!

 

Bisnis dessert box berawal dari hobi

 

bisnis tiramisu dessert box

 

Buat kamu yang hobi masak, bisa banget nih mencoba bisnis dessert box ini. Bisnis rumahan satu ini memiliki pasar yang banyak, terlebih jika kamu mengemasnya dengan simpel dan mudah untuk dikirimkan.

 

Terutama di kota-kota besar dan menjelang hari tertentu seperti tahun baru, lebaran, atau perayaan ulang tahun teman.

 

Salah satu alasan kenapa bisnis ini menarik untuk digeluti yaitu modal yang tidak besar. Dilansir dari GoUKM, kamu membutuhkan modal sekitar Rp500.000-Rp1.000.000 untuk memulai bisnis ini. Biaya tersebut cukup untuk membuat sekitar 15-20 box.

 

Modal ini diperlukan untuk membeli bahan pembuatan dessert, kotak bening sebagai tempat dessert, dan biaya promosi.

 

Sebagai bisnis rumahan berskala kecil, modal yang tidak besar ini juga membuat faktor risiko kerugian jadi kecil.

 

Kamu bisa memulai dari menu dan rasa yang banyak digemari, seperti cokelat, keju, Oreo, strawberry, red velvet, dan lainnya.

 

Namun, jangan lupa untuk memberikan sentuhan spesial, seperti di rasa, pilihan menu, atau packaging, yang membuat produkmu lebih mudah dikenali.

 

Mengapa bisnis dessert box ini menggiurkan?

 

Bisnis makanan memang selalu menggiurkan. Namun seringkali makanan yang hits memiliki rentang waktu bertahan yang tidak lama, sehingga memiliki risiko besar.

 

Berbeda dengan dessert box, bisnis ini masih menarik untuk digeluti karena pasar yang selalu berkembang.

 

Berikut peluang yang membuat bisnis dessert box ini cukup menggiurkan untuk dicoba.

 

1. Pasar makanan manis

 

Penggemar makanan manis cukup besar, sehingga nggak perlu khawatir kesulitan menemukan konsumen. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, bisa menjadi target market bisnis ini.

 

2. Keadaan pandemi mengubah kebiasaan

 

Ada banyak perubahan yang dialami sepanjang pandemi, termasuk dalam berhubungan sosial. Keadaan yang memaksa untuk tidak bertemu langsung membuat bisnis hampers meningkat.

 

Salah satunya dessert box. Setelah selesai pandemi pun, diperkirakan kebiasaan saling mengirim makanan ini akan terus bertahan.

 

Artikel terkait: Inilah 4 Ide Bisnis Online Dengan Peluang Besar di Tahun 2022

 

3. Berkembangnya e-commerce

 

Bisnis dessert box bisa dijalankan dari rumah, jadi kamu nggak perlu keluar modal lebih untuk membangun atau menyewa tempat. Kamu bisa menjalankan bisnis ini langsung dari dapurmu.

 

Kamu bisa mengandalkan e-commerce yang semakin meningkat untuk memperluas pasar dan mempermudah distribusi. Misalnya GoFood, Grab Food, Shopee Food, Traveloka Eats, dan lainnya.

 

4. Bertahan lama

 

Dessert box memiliki ketahanan yang cukup lama jika dibandingkan dengan makanan basah lainnya, yaitu sekitar 2-3 hari jika disimpan di freezer. Jadi kerugian yang dialami nggak begitu besar seandainya jualanmu tidak laku.

 

Risiko mengintai bisnis dessert box

 

bisnis dessert box

 

Meski begitu, ada beberapa faktor risiko yang patut kamu pertimbangkan ketika akan memulai bisnis ini, di antaranya:

 

1. Penjualan terbatas

 

Area yang dijangkau dessert box tidak terlalu luas, karena tidak bisa dibawa untuk perjalanan jauh. Oleh karena itu, penjualanmu terbatas pada daerah sekitar tempat tinggal.

 

Kamu bisa mengatasi dengan memaksimalkan penjualan di daerah sekitar tempat produksi. Misalnya dengan membuat promosi dan strategi marketing yang fokus pada pelanggan di sekitar.

 

2. Banyak pesaing

 

Mengingat bisnis ini cukup menggiurkan, tentunya ada banyak pesaing bermunculan. Terlebih untuk bisnis baru yang belum punya nama, tentunya akan semakin sulit untuk bersaing.

 

Kamu bisa mengatasi dengan beberapa cara. Misalnya membuat pembeda produk yang memungkinkan bisnismu jadi stand out.

 

Seperti memadukan rasa baru yang belum pernah ada sebelumnya, sehingga produkmu menjadi satu-satunya pilihan.

 

Promosi juga berperan penting agar dessert box milikmu bisa lebih dikenal Terlebih di media sosial. Kamu bisa melakukan digital marketing agar bisnismu dikenal oleh pasar yang lebih luas.

 

Artikel terkait: Menjajal Bisnis Kuliner, Simak Rahasia Sukses Berbisnis dari Anak Presiden Joko Widodo

 

Bagaimana, tertarik untuk menjajal bisnis dessert box? Kamu bisa mengembangkan hobi di dapur menjadi bisnis yang menggiurkan, lho. Selamat mencoba!