SWARA DARI AMAR BANK – Kemampuan berhemat jadi skill wajib yang perlu dikuasai anak rantau. Hidup jauh dari sanak saudara membuat mereka harus mampu berdiri di atas kaki sendiri karena tidak dapat mengandalkan bantuan finansial dari orang lain. Jadi, bagaimana tips hemat anak rantau yang bisa diterapkan?

 

Kalkulator Finansial Swara
Hitung segala kebutuhan harian kamu dengan Kalkulator Finansial dari Swara. Mulai dari modal bisnis, biaya pernikahan, renovasi rumah, traveling, hingga pendidikan. Klik Banner untuk Mencoba!

 

Tips berhemat bagi anak rantau

 

Inilah tips-tips berhemat untuk anak rantau tanpa harus mengorbankan kesehatan dan tetap bisa hang out bersama teman-teman.

 

1. Buatlah bujet bulanan

 

Tips hemat anak rantau yang pertama adalah membuat bujet pengeluaran bulanan. Supaya lebih mudah, Kawan Swara bisa menerapkan rumus 50%, 30%, dan 20%.

 

Setiap bulan, gunakan 50% dari penghasilanmu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makan, transportasi, dan bayar uang kos. Lalu, alokasikan 30% dari penghasilanmu untuk hal-hal yang berbau hiburan atau self reward. Terakhir, gunakan 20% penghasilanmu untuk mempersiapkan dana darurat, menabung, atau investasi.

 

Meskipun sederhana, jika disiplin, metode ini bisa bikin arus keuangan kalian lebih terkontrol.

 

Baca juga: 

  1. 5 Pos Pengeluaran untuk Pemula, Mudah Diterapkan!
  2. 4 Cara Mengatur Keuangan untuk Pemula, Milenial Wajib Tahu!
  3. 5 Indikator Mengukur Kesehatan Keuangan, Yuk Cek dan Hitung!

 

2. Ketahui mana kebutuhan dan mana keinginan

 

Tips hemat anak rantau yang kedua adalah membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Jangan sampai keuangan bermasalah karena tidak bisa memprioritaskan kebutuhan di atas keinginan. Sesekali menikmati uang hasil kerja keras dengan self-reward dan healing memang perlu, tapi jangan lupa buat budget yang rinci agar uangmu tidak tiba-tiba habis sebelum gajian atau uang kiriman tiba. 

 

Pinjaman Mudah Cicilan Ringan Modal KTP

 

3. Siapkan dana darurat

 

Tips hemat anak rantau yang terakhir adalah menyiapkan dana darurat. Dana darurat ini bisa menjadi safety net bagi kamu bila ada hal-hal darurat terjadi. Apalagi, anak rantau kerap kali tidak memiliki keluarga dan sanak saudara di kota tempat tinggal, jadi penting banget untuk selalu siap sedia menghadapi berbagai kejadian di masa depan.

 

Contoh hal darurat yang sering terjadi adalah masuk rumah sakit, mengalami kecelakaan, pencurian, dan berbagai kemalangan lainnya. Akan lebih baik lagi jika kamu sudah menyiapkan asuransi yang dapat menghindarkan kita dari biaya-biaya besar tersebut. Dengan adanya dana darurat serta proteksi asuransi, hidup akan jauh lebih tenang, terutama dalam menghadapi biaya-biaya tak terduga.

 

Untuk menyiapkan dana darurat, enggak ada salahnya menabung di fitur Celengan dari Amar Bank yang tawarkan bunga hingga 5,5% per tahun. Tenang, Amar Bank berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

 

Download Amar Bank sekarang di Google Play Store atau App Store!

 

Kesalahan yang sering dibuat anak rantau yang menyebabkan pengeluaran membengkak

 

anak rantau boros

 

Ada tiga kesalahan besar yang biasa dilakukan oleh anak rantau. Jangan salah, kesalahan ini dapat berakibat fatal jika terus dilakukan. Apa saja kesalahan tersebut? Mari kita simak.

 

1. Terlalu hemat bahkan cenderung pelit untuk diri sendiri

 

Nah, kesalahan yang sering dilakukan oleh anak rantau adalah terlalu hemat atau bahkan cenderung pelit kepada diri sendiri.  Terlalu hemat ini bisa jadi buruk jika yang dihemat adalah hal-hal krusial yang menyangkut kesehatan. Contohnya, jika sakit tidak ke dokter dan tidak membeli obat. Atau, terlalu sering mengonsumsi makanan instan untuk berhemat. Hal ini tentu saja tidak sehat bagi tubuh.

 

Penghematan yang kurang bijak tadi tentu akan membuat kualitas hidup menurun. Akhirnya, penyakit akan datang, jika penyakit sudah datang maka biaya perawatan kesehatan jadi membengkak. Mau hemat, tapi malah keluar uang banyak untuk ke dokter.

 

Kesehatan adalah salah satu hal yang sebisa mungkin diutamakan oleh anak rantau. Konsumsilah makanan yang bergizi dan selalu berolahraga.

 

2. Ingin bergaya karena tuntutan circle pertemanan tetapi dompet tidak mendukung

 

Nah, ini kadang juga menjadi masalah bagi anak rantau. Entah di dunia pekerjaan atau kuliah, kadang ada saja anak rantau yang berusaha masuk atau mencocokan diri ke suatu circle pertemanan di kota yang baru ditinggalinya itu. Proses mencocokan diri tersebut kadang memakan banyak biaya. Contohnya, biaya nongkrong setiap hari, nonton, belanja barang-barang branded, dan sebagainya.

 

Bukanya tidak boleh, tetapi jika tidak disesuaikan dengan kondisi finansial, maka utang dapat membengkak, lho.  Menghabiskan uang karena gengsi adalah hal yang harus dihindari bagi anak rantau. Ingat masih ada kebutuhan-kebutuhan lain yang harus dipenuhi. Carilah circle  pertemanan yang sehat dan mau menerima kalian apa adanya serta dapat membuat kalian bertumbuh.

 

3. Buka puasa di tempat yang mahal

 

Buka puasa bersama teman tidak harus ditempat yang mahal demi mendapatkan keseruan. Bukber bisa saja dilakukan di rumah dengan masak bareng yang dibalut dengan nuansa seru.  Masak bareng bersama teman menjelang buka puasa juga tak kalah menariknya. Kamu bisa memasak makanan apapun dengan menyesuaikan budget yang ada. Dijamin, selain seru, makanan yang ada juga pasti lebih nikmat.

 

Nah, sekian tips hemat anak rantau yang bisa Kawan Swara terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selalu ingat untuk tetap disiplin dan konsisten, ya, dalam mengatur keuangan!