Kesibukan sehari-hari dalam bekerja di kantor memang suka membuat kamu jenuh. Pasti sesekali kamu ingin memberikan self reward berupa barang-barang hobi atau berbagai hal yang kamu impikan. Apakah hal itu boleh dilakukan? 

 

Tentu saja boleh, tapi kamu harus ingat kalau reward ke diri sendiri juga memerlukan biaya. Jangan sampai, setelah kamu memberikan self reward, malah kondisi keuanganmu yang terganggu. Lalu, seperti apa batasan supaya bisa memberikan reward diri dengan cara yang tepat?

 

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memberikan Self Reward

 

Self reward termasuk hal yang penting agar kamu bisa menghargai dirimu setelah bekerja keras di tempat kerja. Namun, jangan sampai reward ini menjadi beban keuangan yang tidak diperhitungkan. Berikut adalah beberapa tips buat kamu yang mau memberikan reward diri:

 

1. Memberi self reward sesuai budget

 

Saat kamu mau memberikan self reward, pasti kamu membayangkan barang-barang impian kamu yang terkadang biayanya mahal. Bisa jadi, kamu ingin membeli smartphone tipe paling baru, membeli baju branded, ataupun membeli barang sesuai hobi seperti sepeda, sepatu lari, dan sebagainya. 

 

Selama masih sesuai budget, tentu barang-barang tersebut boleh dibeli. Namun jika tidak, lebih baik urungkan dulu niatmu dan cari self reward yang harganya lebih masuk akal.

 

2. Jangan mencicil

 

Menyambung tips yang pertama, karena kamu memberikan reward diri sesuai budget, jangan membeli reward diri dengan cara mencicil. Usahakan untuk membayar barang untuk self reward secara tunai.

 

Jika kamu membayar self reward kamu dengan sistem mencicil, kedepannya kamu akan menyesali reward diri tersebut karena telah mengganggu arus kas milikmu. Ingat, apabila kamu masih membeli barang mewah dengan mencicil, artinya kamu bukan target market dari barang itu. 

 

Dengan kata lain, selama kamu masih mencicil, artinya kamu belum mampu untuk membeli barang tersebut.

 

Artikel Terkait: Macam-macam Kegiatan untuk Menghibur Diri Sendiri

  1. 7 Aplikasi Nonton Streaming Terbaik untuk Android, Ini Rekomendasinya
  2. Liburan ke Luar Negeri dengan Bujet 5 Juta, Kunjungi Negara Ini
  3. 5 Alasan Shopping Therapy Perlu Dilakukan, Nguras Dompet atau Bikin Semangat?

 

3. Tunggu sampai 7 hari

 

Terkadang, kamu mungkin membeli sesuatu dengan sikap yang impulsif, atau mengambil keputusan secara tiba-tiba. Cobalah untuk menunda keputusanmu untuk membeli self reward tersebut sampai 7 hari.

 

Jika dalam waktu 7 hari kamu masih tetap memikirkan barang tersebut, kamu boleh membeli barang tersebut. Sebaliknya, apabila setelah 7 hari kamu melupakannya, maka artinya kamu tidak benar-benar menginginkan barang tersebut.

 

4. Bisa berupa hal produktif

 

Jika selama ini kamu tertarik tentang hal-hal yang membangun diri kamu untuk bisa berkembang, akan lebih baik jika kamu memberikan self reward berupa buku, mengikuti kursus, atau seminar tentang hal yang kamu minati tersebut. Misalnya, selama ini kamu tertarik dalam hal memasak. Maka, belilah buku-buku resep dan bahan makanannya. 

 

Contoh lainnya, jika kamu suka dengan investasi, belilah buku atau seminar investasi yang sudah sejak lama kamu ingin ikuti. Lakukan hal yang kamu sukai dan bisa mengembangkan dirimu. Tapi tetap ingat, jangan sampai budget jadi kebablasan, ya.

 

Pinjaman Mudah Cicilan Ringan Modal KTP

 

5. Self reward berupa instrumen investasi

 

Jika selama ini kamu masih asing dengan investasi, cobalah untuk memulai investasi sebagai self reward kamu sendiri. Hasilnya tidak akan dirasakan dalam jangka pendek, namun akan kamu rasakan di kemudian hari.

 

Kalau kamu sudah terbiasa melakukan investasi, untuk memberikan reward diri cobalah untuk menambah saldo investasimu lebih besar saat kamu butuh reward diri. Rasa senang dan bangga karena portofolio investasimu yang berkembang akan membuatmu

 

6. Dapat imbal hasil dari investasi

 

Jika kamu sudah mulai investasi dan membuahkan hasil dari investasi yang kamu lakukan, kamu boleh memberikan self reward berdasarkan hasil investasimu. Ini adalah situasi paling ideal, karena tidak mengganggu sama sekali arus kas dan tabungan yang kamu miliki.

 

Sebagai contoh, jika kamu menginvestasikan uangmu sebesar Rp10 juta dan mendapat return 10% dalam setahun, maka hasilnya menjadi Rp11 juta. Kamu boleh memberikan reward diri dengan menggunakan hasil investasi tersebut. 

 

Tentukan juga berapa porsi yang ingin digunakan untuk reward diri kamu. Usahakan tidak mengganggu tujuan keuangan kamu, seperti menikah, membeli rumah, dan sebagainya.

 

7. Jangan pakai dana darurat

 

Saat barang yang kamu incar untuk menjadi reward untuk diri kamu sedang ada promo atau potongan harga, bukan berarti barang itu menjadi hal yang darurat. karena itu, jangan sampai kamu menggunakan dana darurat hanya untuk memberikan reward diri. 

 

Dana Darurat tersebut adalah parasut yang perlu dibuka saat sesuatu yang darurat terjadi. Jangan sampai parasutmu “bocor” hanya karena ingin memberikan reward diri untuk dirimu.

 

Itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat mau memberikan self reward. Saat kita mengatur keuangan kita, bukan berarti kita menjadi pelit, namun kita jadi lebih tahu batasan atas keputusan keuangan yang ingin kita lakukan.