Sunday, 5 Apr 2026

Pengertian Perusahaan Multinasional dan Contohnya di Indonesia

Kamu fresh graduate yang sedang mencari kerja setamatnya kuliah? Atau, kamu sedang mempertimbangkan untuk mencari tantangan baru di tempat lain? Dunia kerja mengenal istilah perusahaan multinasional. Mungkin kamu sering mendengarnya, tapi sebenarnya apa, sih, perusahaan multinasional itu? Apa contohnya di Indonesia?

 

Untuk kamu yang sedang mencari kerja dan berkeinginan untuk join di perusahaan multinasional, wajib banget untuk memahami seluk beluk perusahaan multinasional. Sekaligus mencari tahu contohnya di Indonesia.

 

Bagi kamu yang memilih untuk melanjutkan pendidikan dan bingung melakukan perencanaan keuangan, cobalah fitur Kalkulator Finansial dari Swara. Kamu akan terbantu untuk mengalokasikan dana pendidikan untuk meningkatkan karier di masa depan. Klik di sini.

 

Apa itu perusahaan multinasional?

 

Sederhananya, perusahaan multinasional atau PMN merupakan perusahaan yang bersifat besar dan global. Jenis perusahaan ini memiliki unit bisnis yang tersebar di berbagai negara. Biasanya, setiap perusahaan memiliki kantor pusat yang fungsinya adalah mengatur manajemen global di negara lain.

 

Jika merujuk pada sejarah, ini bukanlah hal baru. Sejak zaman penjajahan Belanda, juga sudah ada perusahaan multinasional yang kita kenal dengan nama VOC. Perusahaan dagang milik Belanda ini mengatur semua unit bisnis yang dijalankan oleh cabang-cabang di negara lain.

 

Dalam perkembangannya, globalisasi memperbanyak lahirnya perusahaan multinasional ini. Perusahaan multinasional ini berperan dalam ekspor impor dan transaksi antarnegara.

 

Baca juga: Pro dan Kontra Kerja di Perusahaan BUMN vs Swasta

 

Kriteria perusahaan multinasional

 

Secara garis besar, PMN ini menjalankan bisnis mereka di banyak negara. Yuk, kenali lebih lanjut tentang kriteria sebuah usaha bisa dikategorikan ke dalam PMN.

 

1. Punya cabang di banyak negara

 

Perusahaan ini mempunyai bisnis atau anak perusahaan yang bergerak di banyak negara. Sebuah perusahaan multinasional memang bersifat global, tapi tidak sedikit PMN menyesuaikan dengan karakteristik yang ada di negara tempat berdiri karena target market berada di negara tersebut.

 

2. Bersifat global

 

Sebuah perusahaan multinasional memiliki visi dan misi yang bersifat glonal. Sebab, apa yang dilakukan oleh suatu perusahaan bisa berdampak ke cabang di negara lain atau bahkan mempengaruhi kondisi perekonomian global.

 

3. Pesaing bagi perusahaan lokal

 

Perusahaan multinasional memiliki modal yang kuat sehingga seringkali menjadi pesaing bagi perusahaan lokal. Beberapa perusahaan multinasional juga mengakuisisi perusahaan lokal yang berada di bidang unit yang sama sebagai upaya untuk menyelamatkan perusahaan lokal tersebut atau bertujuan untuk meningkatkan bisnis.

 

4. Ada subkontraktor

 

Biasanya sebuah perusahaan multinasional memiliki subkontraktor di suatu negara untuk menjalankan setiap kegiatan produksinya.

 

Keunggulan dari perusahaan multinasional

 

Tertarik untuk bekerja di sini? Yuk, cari tahu apa sih keunggulan dari perusahaan multinasional ini.

 

1. Meningkatkan investasi

 

Perusahaan asing menanamkan modal investasi di suatu negara ketika membuka cabang di negara tersebut. Hal ini tentunya akan menguntungkan perekonomian suatu negara. Lebih lanjut lagi, keberadaan perusahaan multinasional juga bisa meningkatkan perekonomian dalam negeri.

 

2. Memenuhi kebutuhan warga

 

Meski perusahaan ini tidak berasal dari Indonesia, tapi setiap kegiatan produksi dan bisnis yang dijalankan berada di Indonesia. Artinya, kehadirannya bisa memenuhi kebutuhan warga negara setempat.

 

Misalnya kebutuhan akan makanan ringan yang bisa disediakan oleh Indofood, sebagai salah satu perusahaan multinasional di Indonesia.

 

3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

 

Kehadiran perusahaan multinasional juga membuka lapangan kerja bagi warga negara lokal. Sehingga, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

4. Modernitas

PMN bersifat global sehingga membantu terjadinya modernitas di segala sektor bisnis yang dijalankan. Sudah menjadi hal yang lumrah jika semua aspek yang di dalamnya menggunakan teknologi yang terbaru.

 

Contoh-contoh perusahaan multinasional di Indonesia

 

Untuk kamu yang sedang mencari pekerjaan, boleh banget nih melirik perusahaan multinasional yang ada di Indonesia ini.

 

1. Adidas

 

Perusahaan apparel asal Jerman ini memiliki merek dagang untuk produksi barang olahraga. Di Indonesia sendiri, Adidas sudah tersebar ke berbagai kota.

 

2. Nike

 

Satu lagi perusahaan apparel yang fokus di bidang produksi barang olahraga yang memiliki unit bisnis di Indonesia. Nike berasal dari Amerika dan sudah mulai beroperasi di Indonesia sejak tahun 1988.

 

3. Indofood

 

Perusahaan ini juga berstatus sebagai PMN. Menyasar kebutuhan primer seperti makanan, perusahaan ini sudah memiliki cabang di banyak negara seperti Mesir, Nigeria, Serbia, dan lainnya.

 

Hebatnya, Indomie menyesuaikan produknya dengan kebutuhan negara setempat. Hal tersebut menghadirkan keunikan dan menjadi ciri khas untuk bersaing di pasar makanan instan.

 

4. GarudaFood

 

Satu lagi perusahaan multinasional di Indonesia yang fokus di FMCG. Tidak hanya eksis di Indonesia, GarudaFood juga berekspansi ke negara lain.

 

Salah satunya, perusahaan ini memiliki anak usaha yang berlokasi di Singapura dan bertujuan dalam hal distribusi serta ekspor produk. Selain itu, GarudaFood juga mengakuisisi perusahaan gula Fuhua Jinjiang Yonghe.

 

5. Nestle

 

Perusahaan di bidang FMCG ini berasal di Swiss. Namun, perusahaan ini sudah mendunia dan mempunyai cabang yang tersebar di berbagai negara, termasuk Indonesia.

 

Di Indonesia sendiri, Nestle sudah beroperasi sejak tahun 1971. Terdapat sekitar 3000 karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut.

 

6. Gojek

 

Bisa dibilang Gojek memang pemain baru, tapi perusahaan startup ini juga sudah memiliki status multinasional. Gojek melebarkan unit bisnisnya hingga ke luar negeri, seperti Vietnam, Singapura, dan Thailand. Setiap negara memiliki kebijakan masing-masing yang disesuaikan dengan market di negara setempat.

 

7. KFC

 

Merk dagang makanan cepat saji ini berasal dari Amerika Serikat. Di Indonesia, waralaba KFC dimiliki oleh PT Fastfood Indonesia TBK di bawah Gelael Group yang sudah beroperasi sejak tahun 1978. Sejak saat itu, KFC pun berkembang hingga ke seluruh Indonesia.

 

Sebagai perusahaan besar, tidak sedikit yang ingin bekerja di perusahaan multinasional. Kamu salah satunya?

Ingin Sewa Apartemen? Pastikan Kamu Perhatikan 7 Hal Ini

Ada beberapa alasan sebelum kamu memutuskan untuk sewa apartemen. Di antaranya ingin tinggal dekat kantor, merasakan privasi, dan mendapatkan tempat tinggal yang nyaman. Sebelum memutuskan untuk sewa apartemen, ada hal penting yang wajib kamu perhatikan.

Tips sebelum sewa apartemen

 

Ketika kamu ingin menyewa apartemen, berikut beberapa tips yang bisa kamu coba.

1. Sesuaikan dengan budget

 

Periksa kembali kondisi keuanganmu sehingga tahu berapa banyak budget yang bisa dialokasikan untuk menyewa apartemen. Umumnya, apartemen disewakan secara tahunan sehingga masih ada waktu untuk menabung sampai budget terpenuhi.

 

2. Pilih sesuai kebutuhan

 

Apartemen memiliki banyak tipe. Sebelum menyewa, cek kembali kebutuhanmu. Setiap tipe memiliki harga sewa yang berbeda dan ini erat kaitannya dengan persiapan budget.

 

Secara garis besar, ada beberapa tipe apartemen yang bisa kamu pilih. Di antaranya apartemen tipe studio berupa satu ruangan berkonsep open plan. Ada juga tipe apartemen yang dibedakan berdasarkan jumlah kamar tidur, yaitu satu, dua, hingga tiga kamar tidur.

 

Dikenal juga tipe apartemen alcove, yang sekilas mirip dengan apartemen studio tapi biasanya berukuran lebih besar dan dilengkapi cekungan yang bisa dijadikan sebagai area tidur. Ada juga tipe apartemen convertible dengan konsep open plan seperti apartemen studio tapi lebih besar sehingga bisa ditambahkan partisi sebagai sekat.

3. Siapkan dana tambahan

 

Dalam menyusun budget, siapkan dana tambahan yang bisa digunakan sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Dana tambahan ini berada di luar biaya sewa.

 

Kamu bisa menggunakannya jika ada bagian apartemen yang harus diperbaiki, sehingga enggak perlu mengambil dari budget yang diperuntukkan bagi biaya sewa.

 

4. Pilih-pilih lokasi

 

Salah satu alasan tinggal di apartemen yaitu agar memudahkan mobilitas. Oleh karena itu, penting untuk memilih lokasi yang pas.

 

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih lokasi yaitu akses menuju sarana transportasi umum, akses transportasi seperti jalan tol, juga akses menuju fasilitas publik seperti pusat perbelanjaan dan rumah sakit.

 

Perhatikan 7 hal ini sebelum sewa apartemen

 

1. Fasilitas yang ditawarkan

 

Setiap unit apartemen menawarkan fasilitas yang berbeda. Kamu perlu memperhatikan fasilitas yang tersedia di gedung apartemen, juga fasilitas yang disertakan ke dalam unit yang kamu sewa.

 

Beberapa fasilitas standar misalnya taman bermain, sarana olahraga, dan juga ada yang dilengkapi area komersil. Sedangkan untuk fasilitas unit, kamu bisa memilih apartemen full furnished atau semi-furnished.

 

Dengan begitu, kamu bisa langsung tinggal di sana tanpa perlu memikirkan harus membeli perabotan. Begitu juga ketika akan pindah, kamu enggak akan direpotkan memindahkan perabotan.

 

2. Biaya tersembunyi

 

Setelah menemukan biaya sewa yang sesuai, jangan lupa untuk menanyakan biaya tambahan kepada pemilik unit apartemen. Misalnya biaya keamanan, iuran pengelolaan apartemen, iuran kebersihan, biaya perawatan bangunan, dan sebagainya.

 

Pastikan apakah biaya tambahan tersebut sudah termasuk ke dalam biaya sewa yang kamu bayarkan atau terpisah? Dengan menentukan hal tersebut sejak awal, kamu bisa menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki.

 

Begitu juga halnya dengan biaya deposit. Umumnya, di awal diminta untuk membayarkan sejumlah uang sebagai deposit atau jaminan.

 

Kamu perlu mengecek ketentuan biaya deposit, termasuk syarat yang membuat biaya tersebut hangus. Pastikan ketentuan tersebut tertulis secara resmi agar lebih aman.

 

3. Cek lokasi

 

Kamu mungkin mencari apartemen melalui internet. Meski sudah survei lewat internet, pastikan untuk mengecek langsung agar kamu bisa memastikan apartemen yang ditawarkan sudah sesuai dengan kenyataan sebenarnya.

 

Saat survei lokasi, kamu juga bisa mengecek keadaan sekitar. Apakah tempatnya aman? Bagaimana dengan akses ke apartemen tersebut, terutama di malam hari.

 

Survei langsung penting dilakukan agar kamu bisa merasakan langsung suasana di apartemen yang diincar.

Baca juga: Tinggal Bersama Anak di Apartemen?Ini 7 Tips Besarkan Anak dengan Cerdas

 

4. Cek latar belakang pemilik apartemen

 

Ini juga penting, lakukan background cek terhadap pemilik apartemen. Termasuk legalitas kepemilikan apartemen tersebut. Gunanya agar terhindar dari penipuan yang bisa membahayakanmu di kemudian hari.

 

Kamu bisa bertemu langsung dengan pemilik sebelum memutuskan untuk sewa apartemen. Tujuannya adalah untuk menjalin hubungan dan menjaga komunikasi berjalan dengan baik.

 

Ada dua tipe pemilik yang perlu diperhatikan, pemilik pribadi atau agen properti. Jika kamu menyewa langsung ke pemilik pribadi, sistemnya biasanya lebih simpel dan kamu bisa berkomunikasi langsung dengan pemilik tersebut.

 

Jika kamu menyewa melalui agen properti, pastikan legalitas yang dimiliki agen tersebut terpercaya. Kamu bisa mengecek track record dia sebelumnya. Periksa juga perusahaan yang membawahi agen tersebut agar tidak menjadi korban penipuan.

 

5. Cek perjanjian sewa

 

Saat sudah setuju untuk sewa apartemen, cek dengan teliti perjanjian sebelum ditandatangani. Pastikan harga dan durasi sewa sesuai dengan kesepakatan. Periksa juga penjelasan lain, seperti perawatan, dekorasi, dan lainnya.

 

Periksa juga keakuratan data yang disebut di dalam surat perjanjian. Jika kamu merasa ragu atau kurang paham, enggak ada salahnya meminta bantuan tenaga ahli seperti notaris agar lebih aman.

 

6. Cek keadaan unit

 

Penting juga untuk mengecek keadaan unit. Misalnya pipa air, keran, teralis, pintu, dan lainnya. Lakukan bersama si pemilik sehingga jika ada masalah, bisa langsung didiskusikan saat itu juga.

Baca juga: Cara Atur Waktu Liburan Keluarga di Tengah Padatnya Pekerjaan

 

7. Metode pembayaran

 

Ketika sudah menandatangani sewa apartemen, kamu juga perlu mengecek metode pembayaran. Disarankan untuk melakukannya melalui metode perbankan yang terpercaya, agar terhindar dari tindak penipuan.

 

Apartemen memang sering menjadi pilihan, terutama untuk yang tinggal di kota besar. Selain menjaga privasi, lokasinya di tempat strategis akan memudahkan mobilisasi. Sudah siap untuk sewa apartemen?

Yuk, Cek 6 Harga Apartemen di Jakarta yang Cocok untuk Keluarga Muda

Salah satu alasan mengapa keluarga muda di Jakarta memilih sewa apartemen dibandingkan sewa rumah adalah harga. Ya, disinyalir, harga sewa apartemen di Jakarta banyak yang cocok untuk keluarga muda.

 

Nah, mungkin kamu sedang bertanya-tanya, memangnya tinggal apartemen jauh lebih murah? Apakah nyaman jika memilih tinggal di apartemen? Apa enaknya?

 

Daripada mengawang-ngawang. Yuk, kita cari tahu apa sih alasan keluarga muda lebih memiliih apartemen.

 

Nah, bagi kamu yang ingin melakukan renovasi ruangan tapi pusing mikirin budget, cobain Kalkulator Finansial dari Swara Tunaiku untuk bantu kamu hitung perkiraan renovasimu. Coba di sini.

 

Alasan apartemen cocok untuk keluarga muda di Jakarta

Berikut beberapa alasan kenapa banyak keluarga muda lebih memilih untuk tinggal di apartemen, yaitu:

 

1. Lokasi yang strategis

Salah satu pertimbangan memilih tempat tinggal adalah lokasi. Jika ingin membeli rumah, seringkali yang masuk ke dalam budget berada di pinggir Jakarta dan memiliki jarak yang lumayan jauh dengan tempat kerja.

 

Oleh karena itu, apartemen yang berada di tengah kota sering menjadi pilihan. Lokasi strategis memudahkanmu dalam menuju tempat kerja.

 

2. Keamanan terjamin

Tinggal di kompleks apartemen, kamu tidak perlu khawatir dengan keamanan. Sebab ada petugas khusus yang bertanggung jawab atas keamanan. Oleh karena itu, apartemen cocok untuk ditinggali keluarga karena ramah anak.

 

3. Praktis dan fasilitas lengkap

Apartemen juga terbukti praktis karena dilengkapi fasilitas lengkap. Cocok untuk keluarga muda yang memiliki banyak kebutuhan, terutama untuk kamu yang sibuk. Fasilitas yang disediakan apartemen juga cocok untuk anak, seperti kolam renang dan pusat perbelanjaan.

 

4. Harga terjangkau

Harga apartemen di Jakarta lebih terjangkau untuk keluarga muda dibanding rumah, baik harga sewa atau harga beli. Ketimbang menyewa rumah, harga sewa apartemen dirasa lebih cocok dengan keadaan finansial.

 

5. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan

Apartemen memiliki banyak pilihan, jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu. Misalnya untuk pasangan suami istri, apartemen tipe studio sudah cukup atau untuk keluarga dengan satu anak, kamu bisa memilih apartemen dengan dua kamar tidur.

 

Baca juga:

Tips Memilih Apartemen bagi Pasangan Muda

Tips Jaga Apartemen Supaya Aman dan Nyaman

Pengantin Baru Baiknya Tinggal di Apartemen, Ini Alasannya

Pilih Rumah atau Apartemen, Apa Keunggulan dan Kekurangannya?

 

Harga apartemen di Jakarta untuk keluarga muda

Nah, kamu berencana untuk tinggal di apartemen? Yuk cek harga apartemen di Jakarta untuk keluarga muda sebagai pertimbanganmu.

 

1. Puri Mansion

Apartemen ini terbukti ramah anak karena dilengkapi dengan fasilitas menarik untuk anak seperti kolam renang dan taman bermain. Bukan hanya ramah untuk anak, apartemen ini juga menyenangkan karena dilengkapi dengan taman.

 

Selain itu, apartemen ini juga memiliki lokasi yang strategis dan memiliki akses yang mudah dijangkau. Termasuk akses ke pusat perbelanjaan dan sekolah.

 

Pilihan yang tersedia juga banyak, yaitu tipe studio, 1 kamar tidur, 2 kamar tidur, dan 3 kamar tidur. Jadi, bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu.

 

Alamat: Jalan Lingkar Luar RT2/RW1, Kembangan Selatan, Jakarta Barat

Perkiraan harga sewa: Rp4-5 juta per bulan.

 

Sewa apartemen terkadang mendadak naik tanpa perkiraan. Jika belum ada persiapan budget sebelumnya, kamu bisa ajukan pinjaman di Tunaiku untuk bayar sisa sewa apartemenmu. Ajukan di sini.

 

2. Kemang Village

Apartemen yang berada di pusat kota Jakarta ini cocok untuk keluarga muda dan ramah anak. Fasilitasnya lengkap banget, terutama untuk anak seperti kolam renang dan taman yang nyaman. Sedangkan untuk orang tua, kamu bisa menikmati fasilitas pusat olahraga, lapangan basket, yoga, hingga mini golf.

 

Lokasinya sangat strategis. Apartemen ini juga terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan sehingga mempermudahmu dalam memenuhi kebutuhan harian. 

 

Kamu bisa memilih apartemen sesuai dengan kebutuhan, yaitu tipe studio, 1 kamar tidur, 2 kamar tidur, hingga 3 kamar tidur.

 

Alamat: Jalan Pangeran Antasari No 36, RT 14/RW5, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan

Perkiraan harga sewa: Rp8-10 juta per bulan.

 

3. Emerald Bintaro

Selanjutnya, kamu juga bisa mengecek apartemen Emerald Bintaro. Selain harganya yang terjangkau, apartemen ini juga punya fasilitas lengkap yang membuat suasana tempat tinggal jadi lebih menyenangkan.

 

Apartemen ini dilengkapi dengan kolam renang, lapangan basket, outdoor gym, hingga food hall. Lokasinya strategis dan punya akses mudah ke tempat publik.

 

Alamat: l. Jombang Raya No. 86, Bintaro Jaya, Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15227.

Perkiraan harga sewa: Rp6-10 juta per bulan.

 

4. Mediterania Garden Residence

Kamu juga bisa memilih apartemen ini karena cocok banget untuk keluarga baru. Tidak perlu khawatir karena keamanan apartemen ini terjamin dengan keberadaan CCTV.

 

Selain fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh anak seperti kolam renang, kamu juga bisa menikmati fasilitas lainnya berupa taman bermain, jogging track dan fitness center.

 

Alamat: RT12/RW6 Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan Jakarta Barat

Perkiraan harga sewa: Rp3-5 juta per bulan

 

Pinjaman Uang Online Mudah Cicilan Ringan 20 Bulan

 

5. Metro Park Residence

Masih berlokasi di Jakarta barat, apartemen ini juga bisa masuk ke dalam radarmu. Fasilitasnya lengkap banget, begitu juga dengan pilihan apartemen yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu.

 

Keamanan apartemen ini juga bisa dipercaya, sehingga cocok untuk keluarga muda.

 

Alamat: Jl Pilar Mas Utama Raya Kav 28, Kebon Jeruk, Kedoya Selatan, Jakarta Barat

Perkiraan harga sewa; Rp3-5 juta per bulan

 

6. LRT City Tebet

Konsep yang diusung yaitu mixed used building, sehingga apartemen ini terhubung dengan sarana transportasi, serta area komersial dan perkantoran. Inilah yang membuat apartemen ini cocok jadi tempat tinggalmu.

 

LRT City Tebet terdiri dari banyak pilihan tipe sehingga bisa disesuaikan dengan kondisi keluargamu. Fasilitasnya juga lengkap, di antaranya jogging track, gym, kolam renang, bahkan coworking space.

 

Alamat: JL MT Haryono Kav 25/26, Tebet, Jakarta Selatan

Perkiraan harga sewa: Rp3-6 juta per bulan

 

Dengan perkiraan harga apartemen di Jakarta tersebut, bisa jadi .pertimbangan kamu nih dalam menentukan tempat tinggal. Selamat mencoba!

 

Bagi kamu yang butuh tambahan biaya untuk sewa apartemen, coba ajukan saja di Tunaiku, nikmati proses pengajuan yang mudah beserta tenor yang panjang. Ajukan di sini.

Atur Kebutuhan Keluarga dan Biaya Pendidikan Anak Agar Tak Keteteran

Tak bisa dipungkiri bahwa biaya pendidikan begitu penting untuk dipersiapkan. Namun, adakala antara biaya pendidikan dan biaya kebutuhan keluarga saling bertabrakan.

 

Nah, antara dua hal tersebut, kita seringkali keteteran dan terpaksa mengambil jatah dari post yang sudah dipersiapkan untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Bagaimana jika hal tersebut terjadi? Bagaimana cara menyiasatinya? Yuk, simak artikel ini.

 

Biaya pendidikan anak vs kebutuhan keluarga

Mengingat biaya pendidikan anak yang enggak sedikit, kita harus membuat perencanaan penuh agar kondisi keuangan tidak terganggu. Salah satu tantangannya yaitu menyiapkan biaya pendidikan tanpa menggerus biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.

 

Tidak jarang, karena lebih mengutamakan menabung untuk pendidikan anak, kita pun menekan pengeluaran di pos lain. Jika dibiarkan, hal ini bisa membahayakan, lho. Tidak hanya membuat keuangan jadi tidak stabil, tapi juga membuatmu tertekan.

 

Salah satunya, selalu merasa kekurangan. Sebab, terlalu banyak menabung untuk biaya pendidikan anak sehingga yang tersisa untuk kebutuhan keluarga jadi sedikit. Dengan terus memaksakan, kita pun semakin jauh dari kemerdekaan finansial.

 

Tips mengatur biaya pendidikan anak tanpa mengurangi kebutuhan keluarga

Agar kedua pos ini berjalan dengan simbang, yuk lakukan beberapa langkah berikut ini.

 

1. Buat rencana pendidikan

Penting untuk memulai rencana pendidikan anak sejak dini. Tidak ada salahnya langsung membuat perencanaan ini setelah menikah, jadi ada waktu lama untuk menyusun perencanaan.

 

Pertama-tama, buat rencana pendidikan anak mulai jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Jika memiliki lebih dari satu anak, pastikan masing-masing anak memiliki perencanaan berbeda agar kondisi keuangan jadi lebih tercatat dengan teratur.

 

Setelah membuat rencana pendidikan, lakukan riset pendukung. Dalam riset tersebut, kamu harus menghitung kisaran biaya yang dibutuhkan. Jangan lupa tambahkan kemungkinan inflasi agar jumlah yang ditabung lebih mendekati kebutuhan.

 

Jika memungkinkan, buat perencanaan mendetail berdasarkan jenjang pendidikan. Dengan perencanaan detail ini, kamu bisa menghitung berapa banyak yang harus ditabung setiap bulannya.

 

2. Tentukan prioritas dalam mengatur pos pengeluaran

Dalam menyusun perencanaan keuangan, kamu bisa membagi ke dalam beberapa pos pengeluaran. Salah satu yang harus diperhatikan adalah biaya kebutuhan keluarga sehari-hari.

 

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan dalam mengatur keuangan adalah tidak memiliki skala prioritas. Misalnya tidak menjadikan post kebutuhan sebagai prioritas.

 

Ketika menyusun perencanaan, pastikan pos yang melingkupi biaya kebutuhan keluarga sehari-hari ditetapkan sejak awal. Sebelumnya, susun kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi sehingga kamu punya gambaran berapa biaya yang harus dikeluarkan.

 

Baca juga:

Yuk, Siapkan Tabungan Berjangka untuk Dana Pendidikan Mulai Sekarang

5 Tips Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak untuk Single Parent

Moms Wajib Baca, Ini Pentingnya Pendidikan Tambahan untuk Anak

 

3. Hindari berutang

Utang, termasuk cicilan kartu kredit, seringkali menjadi jalan pintas yang dirasa bisa membantu dalam keadaan terdesak. Namun, hal ini tidak bisa dibiarkan. Hindari untuk berutang dalam memenuhi kebutuhan keluarga harian.

 

Dengan membiasakan berutang atau membeli sesuatu menggunakan cicilan kartu kredit akan membuatmu semakin kesulitan dalam mengatur keuangan bulanan. Kamu bisa menggunakan sistem utang atau cicilan ini di saat-saat tertentu, misalnya membeli kebutuhan rumah dalam jumlah besar. Seperti mengganti kulkas atau mesin cuci yang rusak.

 

4. Diversifikasi investasi

Biaya pendidikan anak dibutuhkan di masa depan, jadi kamu bisa memperingan kebutuhan tersebut dengan cara investasi. Kamu bisa mencoba beberapa instrumen investasi dengan tingkat risiko rendah dan sedang sebagai persiapan untuk biaya pendidikan anak.

 

Misalnya dengan deposito atau reksadana. Keuntungan yang didapat akan meringankan kebutuhan akan biaya pendidikan.

 

Dalam berinvestasi, hindari untuk memilih satu jenis saja. Kamu bisa melakukan diversifikasi investasi untuk menghindar dari kemungkinan terburuk. Jika salah satu investasi merugi, kamu tidak akan kehilangan semua uang.

 

5. Gunakan bonus

Jika mendapat bonus atau ada pemasukan tambahan di luar pendapatan rutin, bisa dialokasikan ke tabungan biaya pendidikan anak. Sekaligus meringankan kebutuhan yang harus ditabung setiap bulannya.

 

Kamu bisa mengatur bonus dengan pendekatan berbeda. Sebagian bonus bisa digunakan untuk kebutuhan lain.

 

Misalnya bonus THR. Keluarkan sebanyak yang dibutuhkan untuk mempersiapkan kebutuhan lebaran, dan sisanya bisa ditabung atau diinvestasikan. Salah satunya ditabung untuk keperluan pendidikan anak.

 

6. Tambahan pemasukan

Kalau kamu merasa pendapatan yang dimiliki sekarang hanya cukup untuk membiayai kebutuhan keluarga, tidak ada salahnya mencari sumber pemasukan tambahan. Misalnya dengan memiliki pekerjaan sampingan atau ada pemasukan pasif.

 

Gunakan pemasukan tambahan ini untuk ditabung demi pendidikan anak sehingga kamu tidak perlu mengambil dari pos yang sudah disiapkan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.

 

7. Buat catatan dan lakukan evaluasi

Penting untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap perencanaan keuangan. Tujuannya untuk mengecek apakah rencana tersebut masih sesuai dengan kebutuhan saat ini.

 

Begitu juga halnya dengan tabungan pendidikan anak. Lakukan evaluasi secara berkala untuk mengecek apakah target yang ingin dicapai masih sesuai dengan kondisi sekarang.

 

Menyiapkan tabungan untuk biaya pendidikan anak memang penting, tapi bukan berarti mengorbankan biaya kebutuhan keluarga. Dengan mengetahui skala prioritas, kamu bisa menyeimbangkan kedua pos penting ini. Selamat mencoba!

Cara Atur Waktu Liburan Keluarga di Tengah Padatnya Pekerjaan

Inspirasi dan Edukasi Finansial dari Amar Bank – Tak bisa dipungkiri kalau mencari waktu luang untuk liburan bareng keluarga itu susah banget. Dengan pekerjaan yang seolah nggak ada habisnya, membuat waktu untuk diri sendiri jadi terabaikan. Padahal, menghabiskan waktu bareng keluarga itu juga penting, lho.

 

Tanpa sadar, kesibukan yang nggak ada habisnya seringkali membuat kita lupa akan hal lain yang lebih penting. Seperti untuk me time dan waktu khusus untuk liburan keluarga. Hampir seminggu penuh, kita berjibaku dengan pekerjaan sehingga nggak ada lagi waktu yang tersisa untuk keluarga.

 

Mewujudkan work-life balance memang impian semua orang, tapi nggak semuanya bisa mewujudkan impian tersebut. Kamu bisa mulai belajar mengalokasikan waktu dengan baik agar keseimbangan hidup terpenuhi.

 

Mau liburanmu tetap aman tanpa perlu takut budget membengkak? Yuk, cobain kalkulator finansial di Swara Tunaiku. Cek berapa banyak kebutuhanmu dengan klik di sini.

 

Tips Mengatur Waktu untuk Liburan Keluarga

 

liburan keluarga

 

Keluarga seharusnya menempati prioritas utama. Memang, sih, tujuan kita bekerja untuk menjamin kelangsungan hidup keluarga. Namun, anggota keluarga juga membutuhkan kehadiranmu.

 

Jika kamu selama ini sering kesulitan meluangkan waktu untuk liburan keluarga, yuk lakukan cara berikut.

 

  • Weekend untuk liburan keluarga

Di awal minggu, susun prioritas pekerjaan dan buatlah penjadwalan yang teratur untuk lima hari ke depan. Dengan begitu, kamu bisa mengatur pekerjaan yang akan diselesaikan dalam seminggu ini sehingga tidak perlu memakai waktu di akhir pekan untuk lembur.

 

Kamu bisa memaksimalkan waktu dua hari di akhir pekan untuk diisi bersama keluarga. Enggak hanya mendekatkan dengan anggota keluarga, kamu juga bisa recharge energi yang terkuras setelah lima hari bekerja.

 

  • Jangan lupakan cuti

Setiap karyawan mempunyai hak cuti. Jangan lupakan hak cuti yang bisa kamu ambil. Buat rencana matang jika kamu ingin memanfaatkan cuti sejak jauh-jauh hari, sehingga kamu bisa menyelesaikan pekerjaan sebelum cuti.

 

Misalnya kamu ingin cuti selama lima hari di waktu dua bulan lagi. Ajukan cuti sejak jauh-jauh hari agar kamu bisa mengatur pekerjaan, dan ketika cuti kamu nggak perlu diganggu oleh pekerjaan.

 

  • Jangan menunda pekerjaan

Kebiasaan menunda pekerjaan hanya akan membuatku kesulitan mengatur waktu. Jika selama ini kamu merasa nggak punya waktu luang, mungkin salah satu penyebabnya karena kamu suka menunda pekerjaan.

 

Pastikan kamu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Buat prioritas yang harus dipenuhi dan konsisten dalam menjalaninya. Dengan tidak menunda pekerjaan, waktu terasa lebih luang dan kamu bisa mengaturnya dengan baik.

 

  • Perhatikan beban pekerjaan

Satu alasan kamu sering merasa kehabisan waktu mungkin karena beban pekerjaan yang terlalu berat. Lihat lagi pekerjaanmu, apakah sudah melewati batas kemampuanmu?

 

Hindari untuk mengambil semua pekerjaan karena berambisi ingin menjadi yang terbaik. Sesekali mengambil pekerjaan di luar tanggung jawab boleh-boleh saja untuk mengembangkan kemampuanmu, tapi harus diimbangi dengan waktu untuk diri sendiri.

 

  • Buat jadwal liburan keluarga

Ini penting karena bisa mengingatkanmu bahwa kamu sudah terlalu lama bekerja. Selain itu, kamu bisa menyamakan dengan waktu liburan anggota keluarga lainnya.

 

Selain jadwalmu sendiri, buat juga jadwal anggota keluarga lain. Jadwal tersebut akan membantumu dalam menyusun jadwal liburan keluarga yang tepat untuk semua anggota keluarga.

 

Setelah menentukan jadwal liburan, saatnya siapkan dana tabunganmu dengan produk simpanan Amar Bank. Cek di sini.

 

Baca juga:

Tak Perlu Luar Biasa, Ini 5 Kegiatan yang Bisa Kamu Lakukan Bersama Orangtua

Manfaat dan Contoh Kerjasama di Rumah yang Bisa Tumbuhkan Keharmonisan

Enggak ke Mana-mana? Ini 7 Kegiatan Seru untuk Menikmati Liburan di Rumah

Jarang Diketahui Orang Tua, Ini Kebiasaan Toxic dalam Mengasuh Anak

 

Tips Menikmati Liburan Keluarga bagi yang Sibuk

 

 

Kita sama-sama setuju, kan, kalau liburan itu penting? Nah, meski waktunya nggak banyak, yuk memaksimalkan kesempatan yang ada agar liburan keluarga jadi lebih berkesan.

 

  • Diskusikan dengan anggota keluarga

Oleh karena ini adalah liburan, jadi siapapun punya hak untuk mengemukakan pendapat. Ajak semua anggota keluarga untuk berdiskusi sebelum menentukan akan liburan ke mana.

 

Misalnya, anak pertama ingin liburan ke daerah pantai sedangkan anak kedua ingin berkemah. Kamu bisa mencari jalan tengah dengan liburan ke tempat yang memungkinkanmu untuk berkemah di daerah dekat pantai. Tentunya, semua orang akan senang.

 

  • Pilih aktivitas yang disukai semua anggota keluarga

Oleh karena waktu yang dimiliki singkat, pastikan semua anggota keluarga bisa bersenang-senang. Kamu bisa memilih daerah tujuan wisata yang memiliki banyak aktivitas menarik, sehingga anak-anak bisa memilih jenis kegiatan yang mereka sukai.

 

Bisa juga dengan memilih tempat yang menawarkan pengalaman baru. Misalnya liburan keluarga ke daerah pedesaan yang memungkinkan anak untuk mengenal alam, bercocok tanam, beternak, dan lainnya. Aktivitas ini bisa dilakukan bersama-sama, jadi makin dekat deh dengan anggota keluarga lainnya.

 

  • Enggak melulu harus keluar kota atau luar negeri

Yup, liburan keluarga nggak melulu harus ke luar kota atau luar negeri. Terutama untuk kamu yang sibuk dan memiliki waktu terbatas.

 

Kamu bisa mengajak keluarga untuk liburan di dalam kota dan melakukan aktivitas yang selama ini masih berada di wishlist. Misalnya staycation di hotel yang memiliki kolam renang, pergi ke kebun binatang atau taman hiburan di kotamu, wisata kuliner, dan lainnya.

 

Meski masih berada di dalam kota, kamu tetap bisa bersenang-senang karena nggak setiap hari kamu bisa melakukan aktivitas tersebut.

 

  • Liburan keluarga di rumah juga bisa

Mengisi liburan keluarga di rumah saja nggak selamanya membosankan, lho. Ini juga bisa momen untuk bonding bareng anggota keluarga.

 

Ajak semua anggota keluarga untuk mengadakan aktivitas seru yang bisa dilakukan di rumah. Misalnya berkebun, belajar memasak, melakukan DIY, dan lainnya. Selain hemat, juga cocok untuk membuatmu lebih akrab dengan anak-anak.

 

Kesibukan nggak akan pernah habis. Oleh karena itu, kita harus bisa mengatur waktu dengan baik. Liburan keluarga itu penting karena kita pun harus memberikan waktu untuk anak. Yuk, belajar untuk mengatur waktu dengan lebih baik di sela kesibukan. Selamat mencoba!

 

Ingin persiapan liburan makin mantap? Yuk, manfaatkan Produk Simpanan Amar Bank untuk planning budget liburanmu di sini.

5 Kesalahan yang Dilakukan Fresh Graduate terhadap Gaji Pertama

Kamu baru lulus kuliah dan mendapatkan pekerjaan pertama? Pastinya akan menyenangkan banget karena akhirnya bisa punya uang sendiri. Namun, jangan sampai salah dalam mengelola gaji pertama ya wahai fresh graduate!

 

Sebagai fresh graduate dan baru pertama kali bekerja, tentunya terjadi perubahan penting dalam hidup. Kalau tadinya mendapat uang jajan dengan penjatahan yang teratur, sekarang kita harus mengatur sendiri gaji yang didapat. Oleh karena itu, harus berhati-hati nih dalam mengatur gaji pertama.

 

Nggak mau, kan, gaji pertamamu langsung habis begitu saja? Sebab, kesalahan kecil bisa menjadi kebiasaan, lho. Jangan sampai keuanganmu jadi berantakan beberapa tahun ke depan karena nggak membiasakan diri mengatur keuangan sejak dini.

 

Kesalahan yang sering dilakukan terhadap gaji pertama

 

Untuk kamu fresh graduate, pastikan kamu menghindari lima kesalahan dalam mengelola gaji pertama. Hati-hati ya, gengs!

 

1. Menghambur-hamburkan untuk beli barang keinginan

 

Selama ini kita menahan diri kalau pengin membeli sesuatu karena nggak enak minta uang kepada orang tua. Nah, mumpung udah punya gaji pertama, besar godaan untuk membeli barang yang selama ini hanya ada dalam wishlist.

 

Nggak ada salahnya kok untuk membeli barang yang diinginkan. Namun, jangan berlebihan. Penting untuk diingat, keinginan tidak selamanya harus dipenuhi. Kamu harus belajar tentang prioritas sehingga bisa membelanjakan uang dengan bijak.

 

2. Kredit barang lebih dari 30% gaji pertama

 

Ketika punya uang sendiri, kamu tergoda untuk mengambil kredit. Di satu sisi, berbelanja dengan kartu kredit atau paylater memang bisa jadi solusi kalau kepepet. Namun, caranya yang mudah bisa jadi bumerang, lho.

 

Kalau kamu mulai mengenal kredit, harus berhati-hati agar keuanganmu terjaga dan tidak berlarut-larut. Beri batasan maksimal belanja hanya boleh 30% dari total gaji. Pengaturan ini juga menghindarkan dari membeli barang keinginan yang sebenarnya enggak begitu diperlukan.

 

Baca juga: Jenis Kartu Kredit dan Cara Menggunakannya dengan Bijak

 

3. Traktir teman tanpa ada batasannya

 

Rasanya pengin mentraktir teman karena sudah punya gaji. Well, sah-sah saja kok berbagi kebahagiaan dengan teman menggunakan gaji pertama. Namun, kamu harus tahu batasan.

 

Pilih teman yang akan ditraktir serta tempat yang tidak begitu mencekikmu dalam hal biaya. Misal, kamu mendapat gaji pertama Rp4 juta. Kamu membatasi hanya Rp500 ribu untuk mentraktir teman. Yang penting bukan jumlahnya, tapi niat baikmu untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka.

 

4. Tidak menyisihkan untuk ditabung

 

Banyak yang punya mindset bahwa gaji pertama itu untuk dihabiskan. Mindset ini sudah seharusnya diubah, nih. Sekalipun menggunakan gaji pertama untuk bersenang-senang, tetap sisihkan sejak awal sejumlah uang untuk ditabung. Idealnya, kamu bisa menabung sebanyak 20% dari total gaji setiap bulannya.

 

5. Tidak membuat rencana keuangan

 

Kali pertama mempunyai uang sendiri, tentunya bikin kaget. Pastikan untuk mulai belajar mengatur keuangan sejak awal. Kamu bisa belajar membuat rencana keuangan.

 

Setidaknya, kamu punya pos khusus untuk tabungan, dana darurat, biaya kebutuhan sehari-hari dan financial goals yang ingin dicapai. Semakin cepat belajar, maka keuanganmu akan semakin sehat, nih.

 

Cara mengelola gaji pertama yang bijak

Cara mengelola gaji pertama yang bijak

 

Dear fresh graduate, agar gaji pertamamu nggak habis begitu saja, yuk belajar cara mengelola gaji yang baik.

 

1. Menyusun anggaran bulanan gaji pertama

 

Mulailah dengan menyusun daftar kebutuhan bulanan sehingga kamu tahu berapa banyak pengeluaran yang dibutuhkan setiap bulannya. Kamu bisa membuat anggaran ini menjadi beberapa pos sesuai kebutuhan.

 

Baca juga: Siapkan 6 Pos Pengeluaran Tak Terduga yang Wajib Masuk Anggaran

 

2. Mencatat seluruh pengeluaran dan pemasukan

 

Seringnya jadi bertanya-tanya uang habisnya ke mana ya? Nah, untuk menghindari hal ini, biasakan untuk mencatat seluruh pengeluaran dan pemasukan. Termasuk pengeluaran kecil yang sering dianggap sepele.

 

Dengan memiliki catatan ini, kamu tahu seberapa banyak yang dikeluarkan setiap bulan. Serta bisa membantumu dalam mengevaluasi pengeluaran selama ini.

 

Nggak perlu pusing, sebab aplikasi Senyumku dari Tunaiku akan membantumu dalam mengatur setiap pemasukan dan pengeluaran dengan detail. Jadi, nggak perlu khawatir ada pengeluaran yang kelewat sebab semua terdokumentasi dengan baik.

 

3. Membuat tabungan jangka panjang

 

Kamu bisa membuat tabungan khusus untuk jangka panjang, terutama jika ada goals yang ingin dicapai. Misalnya traveling setelah lima tahun bekerja, KPR di tahun keenam bekerja, memberangkatkan haji orang tua, dan lainnya.

 

Nah, kamu bisa banget menggunakan fitur Celengan Senyumku. Di sini, kamu bisa merencanakan tabungan jangka panjang untuk mewujudkan impian. Serunya, kamu pun berhak atas bunga 5.5% setiap tahunnya, lho.

 

4. Investasi untuk gaji pertama

 

Yuk, mulai belajar investasi. Kamu bisa memulai dari yang berisiko rendah seperti deposito atau reksadana. Mulailah dari jumlah kecil, misalnya menyisihkan 10% gaji pertama untuk investasi.

 

Untuk kamu yang baru mau memulai investasi, bisa banget cobain Senyumku Deposito. Dengan bunga tinggi, yaitu mencapai 9% per tahun dan minimal saldo hanya Rp100.000, kamu bisa merencanakan deposito sesuai kebutuhan.

 

Baca juga: Yuk, Kenali Cryptocurrency dan NFT Sebelum Memutuskan Berinvestasi

 

5. Membayar kebutuhan bulanan

 

Dalam menyusun anggaran bulanan, kamu akan menemukan pengeluaran tetap yang akan dibayarkan setiap bulannya. Misalnya uang sewa kos, biaya paket internet, uang listrik, cicilan, dan lainnya.

 

Siapkan pos khusus untuk biaya ini, dan selalu dahulukan membayarkan dibanding kebutuhan lain karena sifatnya premier.

 

6. Berbagi ke orang tua untuk gaji pertama

 

Jangan lupakan orang tua. Mereka mungkin enggak meminta, tapi kamu bisa menyisihkan sebagian gaji untuk membantu orang tua atau mulai terlibat aktif dalam belanja keluarga.

 

Berikan sesuai kemampuanmu. Kamu bisa memasukkan pos ini ke dalam anggaran bulanan agar tidak lupa.

 

Baca juga: Bantu Renovasi Rumah Orang Tua, Ini yang Perlu Dipersiapkan

 

7. Sedekah

 

Begitu juga halnya dengan beramal. Kamu bisa menyisihkan sebagian pendapatan untuk bersedekah. Misalnya rutin bersedekah ke yayasan tertentu sebanyak Rp100 ribu setiap bulannya.

 

Mendapatkan gaji pertama memang menyenangkan, tapi juga butuh kehati-hatian, nih. Jangan sampai keuanganmu di masa mendatang jadi berantakan karena abai mengatur keuangan sejak mendapat gaji untuk kali pertama. Selamat mengelola gaji dengan bijak!

Sebentar Lagi Lahiran? Yuk, Segera Siapkan Tabungan Persiapan Persalinan

Buat calon ibu, ada banyak banget hal yang harus disiapkan untuk persiapan persalinan dan menyambut buah hati. Tentunya ini akan memakan biaya yang nggak sedikit, lho.

 

Nah untuk kamu yang sedang berbahagia menunggu kelahiran anak atau sedang dalam program hamil, berikut beberapa hal yang harus kamu pastikan ada dalam persiapan persalinan, termasuk tabungan khusus.

 

Baca juga: 5 Kesalahan yang Biasa Dilakukan Calon Orangtua Saat Sebelum dan Selama Proses Melahirkan

 

Hal yang harus diperhatikan dalam persiapan persalinan

Nggak cuma mental saja yang harus disiapkan untuk menyambut buah hati. Dalam persiapan persalinan, ada banyak biaya yang sebaiknya disiapkan sejak jauh-jauh hari. Berikut beberapa hal yang harus kamu perhatikan.

 

1. Cek biaya persalinan

Biaya persalinan memiliki jumlah berbeda-beda, tergantung pada metode persalinan yang dipilih. Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan sewaktu persiapan persalinan, apakah kamu bisa melahirkan normal atau harus lewat operasi caesar?

 

Sekalipun kamu bisa melahirkan normal, tidak ada salahnya tetap menyiapkan tabungan jika harus dilakukan operasi. Rajin-rajin untuk mengecek harga agar tabungan yang disiapkan cukup.

 

Selain biaya persalinan, juga ada biaya yang harus dikeluarkan di sepanjang kehamilan. Misalnya biaya konsultasi dokter, obat atau vitamin jika dibutuhkan, biaya USG, dan lainnya. Siapkan pos khusus untuk biaya ini agar keuangan tetap terkendali dan tercatat dengan baik.

 

Baca juga: Butuh Pinjaman untuk Biaya Operasi? Pinjam Saja di Tunaiku

 

2. Buat daftar barang kebutuhan

Selain biaya persalinan, kamu juga butuh biaya untuk menyambut kelahiran anak. Misalnya membeli kebutuhan anak seperti baju, susu, popok yang dibutuhkan dalam sebulan, stroller, dan lainnya.

 

Buat daftar detail tentang kebutuhan anak dan bisa dibagi ke dalam beberapa pos. Misalnya membuat daftar kebutuhan untuk newborn, saat anak berusia tiga bulan, enam bulan, dan seterusnya.

 

Seiring bertambahnya usia anak maka kebutuhannya pun semakin banyak. Artinya, biaya yang harus dikeluarkan juga bertambah.

 

Baca juga: Waspada Pengeluaran Bayi Baru Lahir yang Bikin Kantong Boros!

 

3. Membuat pos pengeluaran baru

Walaupun saat ini sedang hamil, kamu sudah bisa membuat pos pengeluaran baru di belanja bulanan yang khusus diperuntukkan bagi anak. Jadi, kamu sudah bisa mengatur pengeluaran sejak jauh-jauh hari. Begitu anak lahir, kamu sudah terbiasa dengan pola pengeluaran baru ini.

 

4. Siapkan dana darurat

Yup, kamu bisa menambah satu tabungan khusus untuk dana darurat dalam persiapan persalinan. Fungsi dana darurat ini adalah sebagai tabungan emergency jika terjadi sesuatu di luar kendali yang membutuhkan dana dalam jumlah besar.

 

Baca juga: Bagi Pemula, Ini Rekomendasi Instrumen Menyimpan Dana Darurat

 

Cara Mempersiapkan Dana Persiapan Persalinan

Mengingat jumlah yang dibutuhkan tidak sedikit, kamu bisa mulai menabung sejak jauh-jauh hari, lho. Jadi calon ibu bisa lebih tenang dan siap menyambut kelahiran anak. Nah, kamu bisa melakukan beberapa langkah berikut untuk persiapan persalinan.

 

  • Sumber biaya persiapan persalinan

Oleh karena biaya yang dibutuhkan lumayan besar, kamu bisa memilih sumber pembiayaan. Apakah dengan cara menabung atau investasi?

 

Kamu bisa membuka investasi dalam bentuk deposito berjangka dengan tenggat waktu tiga bulan, enam bulan, atau satu tahun. Pastikan untuk menyesuaikan dengan kebutuhanmu.

 

Selain itu, kamu juga bisa membuat tabungan khusus yang diperuntukkan bagi calon buah hati. Misalnya dengan membuka TAMARA atau Tabungan Amar Berjangka di Tunaiku. Cocok banget untuk kamu yang sedang menyiapkan kelahiran buah hati.

 

TAMARA merupakan simpanan berjangka yang akan membantumu dalam mewujudkan impian atau tujuan masa depan. Oleh karena sifatnya tabungan berjangka, maka lebih pasti dan aman.

 

Nah, di TAMARA ini kamu hanya butuh Rp100.000 untuk setoran awal. Selanjutnya, kamu tinggal menyetor Rp100.000 untuk setoran bulanan dan selanjutnya berlaku kelipatan Rp50.000

 

Tertarik untuk membuka tabungan berjangka TAMARA ini? Sebelumnya, pastikan kamu sudah memiliki rekening tabungan atau giro, lalu mengisi formulir pembukaan rekening.

 

Syarat pembukaan rekening juga mudah banget. Kamu tinggal menyiapkan bukti identitas berupa KTP/Paspor dan NPWP untuk WNI atau KIMS, KITAS, dan paspor untuk WNA.

 

Kamu nggak perlu takut tabungan ini akan memberatkan, sebab TAMARA bebas biaya administrasi bulanan. Kalaupun gagal debet, kamu juga enggak dibebankan biaya tambahan, lho.

 

Seandainya kamu terpaksa tutup rekening sebelum jatuh tempo, biaya yang dikeluarkan tidak banyak. Jika kepesertaan masih di bawah enam bulan, kamu cukup membayar Rp100.000. Jika lebih dari enam bulan, biayanya hanya Rp50.000.

 

Baca juga: Tabungan Berjangka: Pengertian, Kelebihan, dan Cara Membukanya

 

  • Menggunakan asuransi atau tidak?

Perhatikan juga biaya yang dicover oleh asuransi yang diikuti. Kamu bisa membuat ancer-ancer biaya yang harus ditanggung sendiri jika melahirkan normal atau operasi caesar. Tidak ada salahnya membuat dua pos tabungan untuk persiapan persalinan, lho.

 

Sebelumnya, buat daftar detail biaya apa saja yang ditanggung oleh asuransi dan fasilitas apa saja yang didapatkan oleh ibu dan anak. Begitu juga halnya jika kamu menggunakan BPJS, cari tahu seberapa banyak yang ditanggung. Jadi, kamu bisa menabung untuk memenuhi kekurangan.

 

Di balik rasa bahagia untuk menyambut kelahiran buah hati, kamu juga harus mempersiapkan diri dalam menyambut kehadiran sang anak. Persiapan persalinan membutuhkan ketelitian dan juga perencanaan matang, agar lebih siap dalam menyambut anak.

Enggak ke Mana-mana? Ini 7 Kegiatan Seru untuk Menikmati Liburan di Rumah

Inspirasi dan Edukasi Finansial dari Amar Bank – Sudah masuk musim liburan, nih. Eits, liburan enggak berarti harus pergi ke luar kota, lho.

 

Kamu tetap bisa bersenang-senang sekaligus healing sekalipun hanya liburan di rumah. Ada banyak banget kegiatan seru yang bisa kamu lakukan meski cuma di rumah aja, lho.

 

Atur finansial dengan mudah lewat Celengan Senyumku, yuk! Dapatkan bunga harian hingga 5.5% per tahun. Coba di sini.

 

Keuntungan Menikmati Liburan di Rumah

 

Walaupun enggak ke mana-mana, liburan di rumah aja tetap bisa menyenangkan, lho. Berikut beberapa keuntungan yang kamu dapat kalau liburan di tempat nyaman sendiri.

 

1. Anti Stres

 

Karena di rumah aja, kamu enggak perlu stres karena macet, antre panjang di bandara, atau berdesak-desakan di tempat wisata.

 

Kadang, niat untuk bersenang-senang saat liburan jadi berubah karena faktor eksternal seperti ini. Karena di rumah aja, kamu bisa mencari cara yang paling cocok untuk bersenang-senang.

 

2. Lebih Hemat

 

Liburan memang menyenangkan, tapi seringkali merusak kondisi keuangan setelah pulang lebaran. Nah, kalau kamu ingin lebih hemat tapi tetap bersenang-senang saat liburan, yuk coba liburan di rumah aja.

 

3. Lebih Dekat dengan Anggota Keluarga

 

Kesibukan sekolah, kuliah, dan bekerja seringkali membuat waktu bersama keluarga jadi minim. Nah, dengan menyiapkan kegiatan seru untuk mengisi liburan, bisa mempererat hubungan dengan anggota keluarga lainnya, lho.

 

4. Membuat Lebih Kreatif

 

Liburan di rumah memang memiliki keterbatasan. Nah, inilah yang membuat liburan jadi makin seru karena menantangmu untuk lebih kreatif mencari kegiatan seru biar enggak bosan meski liburan di rumah aja.

 

Baca juga:

Tabungan Keluarga: Pengertian, Fungsi, dan Cara Mengalokasikannya

Kamu Memilih Ngontrak Rumah? Ini Cara Hemat Hidup Mengontrak

7 Kegiatan Keluarga yang Seru dan Dapat Menambah Keharmonisan

Jangan Sampai Terlewat, Ini Dia Deretan Festival Musik Tahun 2022 Termegah!

 

7 Ide Kegiatan Liburan di Rumah

 

 

Pengin merayakan liburan kali ini dengan di rumah aja? Yuk, cobain kegiatan seru ini.

 

1. Backyard Camping

 

Kamu dan keluarga bisa merasakan camping layaknya di alam tanpa harus keluar rumah, lho. Yuk, pasang tenda di halaman rumah.

 

Biar makin seru, kamu bisa melengkapi dengan keperluan kemah pada umumnya. Misalnya membuat marshmallow bakar, jagung bakar, dan menyiapkan minuman hangat.

 

Kamu dan keluarga bisa bersantai semalaman sembari menikmati taburan bintang. Isi juga momen ini dengan saling berbagi cerita. Jadi, makin dekat deh dengan keluarga.

 

2. Liburan di Rumah dengan Wisata Kuliner

 

Kamu juga bisa berwisata kuliner, lho. Tapi enggak perlu beranjak dari dapur di rumah. Kegiatan ini juga bisa menjadi cara untuk mengedukasi anak agar lebih mengenal soal makanan khas daerah.

 

Biar makin seru, kamu bisa membuat tema khusus. Misalnya wisata kuliner khas Sunda, Korean food, atau western food. Ajak anak untuk berbelanja bahan masakan agar mereka makin bersemangat.

 

Selanjutnya, kamu dan keluarga bisa menyiapkan makanan sesuai tema. Setelah matang, bisa disantap bareng-bareng, deh.

 

3. Liburan di Rumah dengan Wisata Virtual

 

Sesekali, jadi coach traveler juga seru, lho. Kamu bisa jalan-jalan bahkan ke belahan dunia lain tanpa harus beranjak dari sofa.

 

Kamu bisa memilih tema khusus dan membuat program yang cocok. Misalnya tema Seven Wonders, yang bisa diisi dengan menonton video pendakian gunung tertinggi di dunia

 

Contoh lainnya misalkan terinspirasi dari drama Korea favorit, kamu bisa mengunjunginya lewat video.

 

Selain membuat program sendiri, ada banyak program liburan virtual dari travel agent yang bisa kamu ikuti. Plus, dilengkapi dengan guide yang akan membimbingku saat jalan-jalan. Seru banget, deh.

 

Atur keuangan rumah tangga dengan fitur Celengan Senyumku. Mudah dijalankan dan pastinya berdampak ke keuangan. Coba di sini.

 

4. Walking Down Memory Lane

 

Yuk, kembali ke masa kecil. Selama satu hari, kamu bisa berubah menjadi anak berumur lima tahun, he-he. Siapkan permainan seru yang dulu sering kamu mainkan.

 

Misalnya dengan membuat gelembung sabun dan menghabiskan pagi di halaman rumah sambil bermain gelembung sabun. Lalu dilanjutkan dengan menyusun puzzle. Simple yet entertaining.

 

5. Liburan di Rumah dengan Jalan-jalan ke Kebun

 

Menghirup udara segar bisa membuat tubuh jadi rileks, lho. Kamu enggak perlu pergi ke taman, di halaman rumah juga bisa.

 

Liburan kali ini bisa diisi dengan berkebun. Ajak keluarga lain untuk menanam sesuatu di halaman rumah. Enggak hanya membuat rumah jadi asri, tapi juga membuatmu menikmati waktu menyenangkan bersama anggota keluarga.

 

Kamu juga bisa menjadikan kegiatan ini untuk mengedukasi anak agar mereka mengenal aneka jenis tanaman. Belajar pun jadi lebih menyenangkan deh.

 

atur finansial

 

6. Membuat DIY

 

Mumpung di rumah aja, kamu bisa mengembangkan sisi kreatif. Misalnya dengan membuat kerajinan tangan yang nantinya bisa dipakai untuk menghias rumah.

 

Kamu bisa mengajak anak untuk membuat kerajinan tangan seru. Misalnya membuat scrapbook, bunga plastik, hiasan dinding, tempat pensil, dan lainnya. Ada banyak ide DIY seru yang bisa kamu contek dari YouTube atau TikTok.

 

7. Bermain Game

 

Liburan di rumah enggak lengkap tanpa bermain game. Mumpung enggak ke mana-mana, kamu bisa mengadakan permainan yang melibatkan seluruh anggota keluarga.

 

Misalnya bermain twister atau board game seperti monopoli. Hitung-hitung mengajak anak untuk tahu permainan lain selain game online, nih.

 

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu liburan, walaupun enggak ke mana-mana. Yuk, bikin momen liburan di rumah jadi makin seru dengan ide-ide di atas. Happy holiday!

 

Jangan sampai keuangan rumah tangga menjadi alasan hancurkan keharmonisan. Tetap atur keuangan dengan fitur Celengan Senyumku. Pelajari di sini.

Kamu Memilih Ngontrak Rumah? Ini Cara Hemat Hidup Mengontrak

Setelah menikah, penting untuk memikirkan akan tinggal di mana. Ada beberapa keadaan yang mengharuskanmu untuk mengontrak rumah. Misalnya, mengontrak karena sedang menunggu rumah selesai dibangun atau sembari menabung sebelum mengambil KPR. Namun, kamu juga harus pandai bagaimana cara hemat hidup mengontrak.

 

Ketika memutuskan untuk mengontrak rumah, artinya harus membuat pengaturan keuangan khusus. Sebab, hidup mengontrak bisa membuatmu jadi boros dan pengeluaran pun membengkak. Oleh karena itu, yuk ikuti cara hemat hidup mengontrak ini.

 

Cara Hemat Hidup Mengontrak

Dengan mengontrak rumah, pengeluaran rutin bulanan atau tahunan jadi bertambah. Sebelumnya, kenali dulu jenis biaya apa saja yang harus dikeluarkan saat mengontrak rumah.

 

 

1. Biaya sewa

 

Umumnya, biaya sewa berlaku bulanan atau tahunan. Kamu bisa mempertimbangkan lebih baik membayar sewa bulanan atau tahunan. Jika kamu dan pasangan mempunyai rencana untuk tinggal lama, sebaiknya mengambil biaya sewa tahunan.

 

Namun, jika hanya tinggal untuk sementara, mengontrak bulanan lebih efektif. Bisa juga kamu mencoba membayar bulanan terlebih dahulu, sekaligus beradaptasi. Jika cocok, bisa ditingkatkan jadi tahunan.

 

Jika memutuskan untuk membayar biaya sewa tahunan, butuh dalam jumlah besar. Kamu bisa menggunakan uang tabungan untuk membayarnya. Namun, hindari membayar sewa rumah memakai uang darurat.

 

Dengan membayar tahunan, kamu punya waktu untuk menabung sebelum membayar di tahun berikutnya. Perencanaan keuanganmu jadi terasa lebih mudah karena cukup membayar sekali setahun. Kemungkinan untuk ada kenaikan biaya sewa di tahun yang sama juga sangat kecil.

 

Berbeda halnya dengan membayar sewa bulanan. Kamu harus menyisihkan sejumlah pengeluaran setiap bulannya. Kemungkinan biaya sewa naik juga ada, sehingga kamu harus mempersiapkan kemungkinan ini dalam financial plan.

 

 

2. Biaya utilitas

 

Seperti biaya listrik dan air. Sebab, biaya-biaya ini dibebankan kepada penyewa. Kamu harus memasukkan biaya untuk membayar kebutuhan rumah ini ke dalam budget bulanan.

 

 

3. Biaya renovasi

 

Kadang, rumah yang disewa membutuhkan renovasi agar sesuai dengan kebutuhan. Perhatikan kondisi rumah sebelum membuat perjanjian sewa. Hindari rumah yang butuh banyak renovasi karena biaya yang dikeluarkan tidak sedikit.

 

Baca juga:

Sulit Bayar Tunggakan KPR? Ini 4 hal yang Bisa Kamu Lakukan

6 Cara yang Bisa Kamu Lakukan Agar Cicilan KPR Cepat Lunas

 

Tips cara hidup hemat saat mengontrak

 

 

Untuk kamu yang memutuskan mengontrak rumah setelah menikah, yuk lakukan cara berikut ini agar lebih hemat.

 

1. Bijak pilih lokasi

 

Salah satu pertimbangan yang harus dipikirkan saat mengontrak rumah adalah lokasi. Dengan memilih rumah yang memiliki jarak tidak terlalu jauh dari kantor bisa menghemat biaya transportasi.

 

Selain itu, pilih lokasi rumah yang memudahkanmu dalam menggunakan transportasi publik. Misalnya dekat stasiun KRL, MRT atau halte bus. Pilihan ini juga akan membantumu dalam menghemat.

 

 

2. Cek kondisi rumah

 

Tidak semua rumah kontrakan bisa langsung ditinggali. Kadang, dibutuhkan renovasi agar bisa memenuhi semua kebutuhanmu.

 

Jika rumah kontrakan butuh renovasi, buat perjanjian dengan pemilik tentang siapa yang harus membayar. Selain itu, cek juga kondisi rumah. Jika butuh renovasi besar, sebaiknya cari rumah lain karena butuh biaya yang tidak sedikit.

 

 

3. Masak sendiri

 

Salah satu pos keuangan yang jumlahnya lumayan besar yaitu uang makan. Salah satu cara hidup hemat saat mengontrak bisa dengan memasak sendiri. Tentunya akan lebih hemat ketimbang membeli makanan setiap hari.

 

Kamu bisa berbelanja mingguan untuk lebih hemat karena membeli dalam jumlah banyak. Buat meal plan yang kreatif agar tidak bosan dengan menu yang sama setiap harinya. Sesekali, kamu juga bisa membawa bekal makan siang agar lebih hemat.

 

 

4. Sewa rumah fully furnished

 

Mengisi rumah dengan furniture lengkap juga memakan biaya yang tidak sedikit. Kamu bisa mengakali dengan memilih rumah yang menawarkan furniture lengkap. Jadi nggak perlu keluar uang lebih untuk membeli perabotan untuk mengisi rumah.

 

Menyewa rumah dengan furniture lengkap biasanya akan lebih mahal dibanding rumah kosong. Namun, kamu tidak perlu membeli perabotan dan ini bisa membuatmu lebih hemat dalam jangka panjang. Kamu juga akan dipermudah jika harus pindah, karena tidak perlu membawa serta perabotan.

 

Baca juga:

Produk Kredit Dana Renovasi Ruangan dan Cara Mengajukannya

Pilih Rumah atau Apartemen, Apa Keunggulan dan Kekurangannya?

KPR Syariah, Pengertian, Syarat, dan Tahap Mengajukannya

 

 

5. Pilih rumah sesuai kebutuhan

 

Bagi pasangan baru menikah, kebutuhan akan rumah belum begitu banyak. Sehingga kamu bisa memilih rumah yang tidak begitu besar karena harga sewa cenderung lebih murah.

 

Buat daftar kebutuhanmu dan pasangan sebelum mencari rumah untuk dikontrak. Dengan begitu, bisa membantumu dalam mencari rumah yang pas.

 

 

6. Lebihkan dari biaya sewa

 

Ketika menyimpan uang untuk membayar biaya sewa, jangan pas-pasan. Kamu bisa melebihkan dan menjadikannya sebagai dana cadangan yang diperuntukkan khusus bagi keperluan rumah.

 

Misalnya, untuk biaya sewa Rp3 juta per bulan, kamu bisa menyisihkan sekitar Rp3.5 juta dan sisa Rp500 ribu ini berguna untuk keperluan dadakan. Jadi kamu tidak perlu mengambil dari tabungan atau dana darurat di saat mendesak.

 

Bagi pasangan baru, hidup mengontrak bisa menjadi pilihan yang bijak. Meski pengeluaran bertambah, bukan berarti jadi boros. Kamu bisa menerapkan cara hemat saat hidup mengontrak agar pengeluaran tetap stabil dan terkendali.

Cara Kembangkan Bisnis Menggunakan Website Marketing, Yuk Cobain!

Inspirasi dan Edukasi Finansial dari Amar Bank – Perkembangan teknologi internet memberikan tools baru untuk meningkatkan diri, termasuk cara kembangkan bisnis.

 

Bagi kamu yang menjalani bisnis sendiri, baik skala kecil atau menengah, kamu bisa memaksimalkan website marketing untuk mengembangkan bisnis agar makin cuan.

 

Bisnis semakin cuan dengan tambahan modal yang lebih. Tunaiku bisa bantu kamu untuk tambah modal buat usaha. Cek di sini.

 

Cara kembangkan bisnis dengan website marketing

Dalam mengembangkan bisnis, kegiatan pemasaran memegang peranan penting. Seiring perkembangan teknologi, strategi pemasaran pun mengalami evolusi. Saat ini, kehadiran internet membuka peluang baru sebagai salah satu cara kembangkan bisnis.

 

Mungkin kamu sudah familiar dengan social media marketing, tapi sejauh mana kamu memahami website marketing? Sederhananya, website marketing merupakan cara kembangkan bisnis dengan mempromosikan usahamu melalui website agar bisa mengarahkan calon pembeli ke tempatmu.

 

Dengan menggunakan strategi ini, kamu bisa menarik calon pelanggan untuk mengunjungi website atau toko milikmu. Sebab, sama halnya dengan strategi pemasaran lainnya, tujuan website marketing pun untuk memastikan bisnis kamu berada di radar calon pembeli.

 

Dalam website marketing, kamu enggak harus memiliki domain website sendiri. Sederhananya ada dua cara kembangkan bisnis lewat website marketing ini.

 

Pertama memaksimalkan potensi di search engine. Untuk itu, kamu harus memastikan usahamu berada di peringkat atas mesin pencari, sehingga kemungkinan untuk bertemu calon pelanggan potensial jadi lebih besar.

 

Kedua, gunakan website yang sudah aktif dan punya traffic tinggi, misalnya news site untuk memasang iklan yang akan mengarahkan pengunjung website tersebut ke tempatmu.

 

Cara kembangkan bisnis ini memungkinkanmu menjangkau target pasar yang lebih luas. Mengingat penetrasi internet di Indonesia yang sangat besar, juga pengguna aktif internet dalam jumlah banyak, maka kesempatan untuk mengembangkan bisnis menggunakan website marketing ini jadi semakin luas.

 

Bentuk-bentuk website marketing

Ada banyak bentuk yang bisa kamu gunakan dalam menjalankan strategi website marketing ini. Berikut beberapa bentuk website marketing yang bisa kamu lakukan:

 

1. Banner iklan

Cara kembangkan bisnis yang paling banyak dilakukan, yaitu memasang iklan dalam bentuk banner di beberapa website yang memiliki traffic tinggi. Pastikan website tersebut cocok dengan target pasarmu, sehingga menyasar calon pelanggan potensial.

 

2. Social media post

Kehadiran media sosial memang menjadi strategi baru dalam memasarkan produk. Kamu juga bisa memanfaatkan fitur ads di social media post yang akan mengarahkan calon pembeli ke tempatmu.

 

Artikel terkait:

Tekuni profesi social media specialist, ini modal yang kamu butuhkan

5 Channel Digital Marketing untuk Kembangkan Bisnismu

 

3. Search engine result page (SERP)

Dalam website marketing, juga dikenal istilah search engine result page (SERP). Artinya posisi bisnismu ketika seseorang mencari sesuatu berdasarkan keyword tertentu di search engine seperti Google.

 

4. Email promosi

Kamu juga bisa membuat newsletter dalam bentuk email promosi dan mengirimkannya kepada pelanggan secara berkala agar mereka selalu update tentang produk yang kamu tawarkan.

 

Lakukan digital ads untuk bisnismu biar lebih dijangkau banyak orang. Butuh tambahan dana? Pakai Tunaiku biar cepat tanpa ribet. Cek di sini.

 

Keuntungan mengembangkan bisnis dengan website marketing

 

 

Beberapa alasan kenapa kamu harus mencoba cara kembangkan bisnis menggunakan website marketing ini, yaitu:

1. Lebih hemat biaya

Sama halnya dengan promosi menggunakan teknologi internet lainnya, biaya yang dikeluarkan cenderung bisa ditekan ketimbang menggunakan cara-cara konvensional.

 

Misalnya, untuk memasang iklan di Google Ads, kamu cukup mengeluarkan Rp20.000 per hari. Tentunya lebih mudah dibanding biaya cetak banner atau iklan di media massa tradisional.

 

2. Jangkauan lebih luas

Dengan biaya minim, kamu bisa menjangkau pasar lebih luas. Jika promosi konvensional terbatas pada jarak geografis, kamu bisa mengatasinya dengan menggunakan website marketing ini.

 

3. Target pasar spesifik

Yup, dalam memasang iklan kamu bisa menentukan target yang diinginkan secara spesifik. Jadi mereka yang menerima paparan iklan tersebut benar-benar sesuai dengan target.

 

Cara ini juga lebih efektif, karena iklan tersebut sampai ke pihak yang benar-benar membutuhkan, sehingga kesempatan untuk melakukan transaksi lebih besar.

 

4. Bisa direvisi

Website marketing, baik dalam bentuk banner, social media post, dan lainnya, bisa direvisi dengan cepat jika terdapat kesalahan. Kamu juga bisa melakukan update secara berkala, sehingga calon pelanggan mendapatkan informasi terkini setiap kali melihat iklan produkmu.

 

Cara kembangkan bisnis menggunakan website marketing

 

 

Kamu tertarik untuk mengembangkan bisnis menggunakan website marketing? Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:

 

1. Pastikan tampilannya menarik dan informatif

Selain memastikan iklan yang kamu pasang mudah ditemukan, kamu juga harus mengecek ulang bentuk iklan yang ditampilkan. Visual yang keren tentunya lebih menarik, tapi pastikan informasi yang dihadirkan tidak misleading dan mudah dipahami.

 

Visual yang menarik diperlukan agar mudah terlihat oleh calon pembeli. Sesuaikan dengan karakteristik calon pelanggan agar kemungkinan banner untuk diklik lebih besar. Tidak perlu menambahkan elemen desain yang nantinya malah menyulitkan konsumen dalam memahami apa yang ingin kamu sampaikan.

 

Begitu juga halnya dengan informasi yang disajikan. Cukup berikan garis besar, tapi sudah menyeluruh. Hindari informasi yang misleading atau clickbait, karena bisa menjadi bumerang.

 

2. Kemudahan akses

Tujuan website marketing ini adalah agar calon pelanggan mengunjungi tempatmu. Oleh karena itu, pastikan mudah untuk diakses.

 

Perlu dipertimbangkan bahwa aktivitas internet saat ini lebih banyak terjadi di smartphone. Ketika memutuskan untuk melakukan website marketing, kamu bisa melakukannya lewat sudut pandang pengguna smartphone.

 

Misalnya dalam banner. Banner untuk iklan di desktop tentu memiliki tampilan berbeda dengan banner untuk iklan di mobile.

 

Pinjaman Uang Online Bisnis Hingga 20 Juta

 

3. Pelajari tentang SERP

Salah satu bentuk website marketing yaitu SERP. Kebanyakan orang hanya melihat halaman pertama saja, sehingga pastikan usahamu muncul di halaman pertama mesin pencari.

 

Kamu bisa melakukan search engine marketing (SEM), yaitu teknik promosi berbayar sehingga produkmu bisa muncul di posisi pertama. Selain itu, kamu juga bisa mengoptimalkan search engine optimization (SEO) agar muncul di posisi strategis secara organik.

 

4. Kolaborasi dengan media sosial

Website marketing akan memberikan hasil lebih optimal jika dikolaborasikan dengan media sosial. Misalnya, kamu bisa menambahkan tombol share ke media sosial setiap kali seseorang ingin berbagi informasi tentang produk tersebut.

 

Dengan mengarahkan share ke media sosial, artinya kamu bisa menjangkau pasar yang sebelumnya belum terpapar. Pastikan bagian yang dibagikan di media sosial sudah memuat informasi cukup dan menarik, sehingga mendorong orang lain untuk berkunjung.

 

Artikel terkait:

Tips bekerjasama dengan influencer social media untuk pengembangan bisnis

Tunaiku, Solusi Kembangkan  Bisnis di Masa Pandemi

 

Internet memberikan kemudahan sekaligus tantangan baru dalam bisnis. Meskipun masih skala kecil, enggak ada salahnya untuk memulai website marketing ini sebagai cara kembangkan bisnis. Selamat mencoba.

Buat website marketingmu sekarang juga! Tunaiku bisa berikan tambahan modal untuk bayar buat website marketing. Cek di sini.