Pinjaman lebaran terkadang diperlukan oleh masyarakat, mengingat masa-masa perayaan hari Idul Fitri yang terkadang menguras banyak biaya. 

 

Biaya-biaya yang dibutuhkan di hari lebaran dapat berupa biaya perjalanan mudik, biaya bagi-bagi thr bagi keponakan, biaya untuk membeli baju baru untuk keluarga, dan sebagainya. Semua itu harus dibayar dalam waktu yang hampir bersamaan loh.

 

Nah, karena begitu banyaknya biaya dadakan yang timbul menjelang hari lebaran, ada banyak orang-orang yang galau, bolehkah mengajukan pinjaman lebaran untuk membiayai semua kebutuhan pada hari lebaran? Apalagi di saat pemasukan sedang menipis. 

 

Nah, mau tahu jawabannya? Yuk kita pelajari.

 

Bolehkah mengajukan pinjaman untuk lebaran?

Mengajukan pinjaman untuk keperluan lebaran sebenarnya boleh-boleh saja, tetapi ada syaratnya. Mengapa ada syaratnya? Tentu agar keuangan kita tidak berantakan setelah lebaran usai. 

 

Mari kita simak apa saja yang perlu diperhatikan sebelum kita mengajukan pinjaman lebaran.

 

1. Usahakan pinjaman tidak lebih dari 30% penghasilanmu

Jika kalian ingin mengajukan pinjaman lebaran, usahakan jumlah pinjaman tersebut tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan kalian.

 

Ini penting, agar kalian tidak kesulitan ketika akan melunasi pinjaman kalian di masa depan. Proporsi pinjaman yang terlalu besar tentu akan memberatkan, belum lagi jika menghitung bunganya.

 

Dengan proporsi pinjaman yang hanya 30% saja dari penghasilan bulanan kita, maka kalian hanya tinggal menyisihkan 30% saja dari penghasilan kalian di bulan berikutnya untuk menutup pinjaman lebaran.

 

2. Gunakan fasilitas cicilan jika ada

Fasilitas cicilan ini juga menarik. Pinjaman lebaran tentu akan lebih ringan jika pembayarannya dapat dicicil setiap bulan. 

 

Penggunaan cicilan tentu lebih baik daripada pinjaman lump sum. Dengan mencicil, kita sudah dapat mengetahui alokasi pembayaran cicilan yang akan diambil dari penghasilan kita setiap bulan.

 

Dengan adanya pinjaman lebaran berupa cicilan, kita dapat merencanakan penghasilan kita dengan lebih mudah.

 

3. Pastikan kalian memiliki kemampuan membayar di masa depan

Yang perlu diingat adalah pinjaman lebaran ini bukanlah uang gratis. Inti dari pinjaman sebenarnya adalah ketika kita menggunakan uang kita di masa depan untuk membeli sesuatu di masa sekarang. 

 

Di masa depan, pinjaman tetap harus dibayar loh. Banyak orang yang terlilit hutang karena tidak memahami apa itu pinjaman.

 

Mereka tidak merencanakan keuangan mereka, terutama rencana pembayaran utang di masa depan. 

 

Tentu saja ketika jatuh tempo pelunasan, uang pelunasannya tidak ada karena memang tidak pernah disiapkan sebelumnya.

 

Jangan pernah menganggap bahwa pinjaman itu adalah jalan keluar terhadap permasalahan keuangan. Ketika kamu meminjam, artinya kamu berhutang kepada dirimu sendiri di masa depan.

 

Artikel terkait:

7 Tips Belanja Hemat Saat Lebaran, dari Baju hingga Makanan

Nggak Perlu Beli Baju Baru Lebaran, Ubah Baju Lama Jadi Tampak Baru

4 Cara Cerdas Belanja Lebaran Hemat

 

Tunaiku pilihan tepat pinjaman untuk lebaran

Bagi yang sudah memahami bagaimana mengatur keuangan agar pinjaman tidak mengganggu keuangan pribadi, maka berikutnya yang perlu diperhatikan adalah memilih tempat yang tepat untuk mendapatkan pinjaman lebaran.

 

Nah, ada satu platform untuk mendapatkan pinjaman yang sangat oke bagi kalian. 

 

Pinjaman tersebut dapat kalian dapatkan lewat Tunaiku. Tunaiku adalah platform untuk mendapat pinjaman tanpa agunan yang mudah, praktis, dan sudah teregulasi oleh OJK.

 

Kelebihan Tunaiku

 

1. Pengajuan yang praktis

Cukup dengan ktp, kalian sudah dapat mengajukan pinjaman. Sangat mudah bagi kalian yang ingin mendapatkan pinjaman lebaran dengan cepat dan praktis. 

 

2. Pinjaman besar dan ringan

Tunaikan menyediakan pinjaman dengan nominal yang besar hingga 20 juta disertai juga dengan masa cicilan yang panjang, hingga 20 bulan.

 

Dengan fasilitas ini, kalian dapat lebih baik lagi dalam mengatur keuangan kalian ke depan.

 

3. Aman dan terpercaya

Tunaiku sudah teregulasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menjadikan Tunaiku sebagai platform pinjaman yang legal di Indonesia.

 

Tunaiku merupakan anak perusahaan dari PT Bank Amar Indonesia Tbk yang juga merupakan salah satu bank yang terpercaya di Indonesia.

 

Cara mengajukan pinjaman untuk lebaran di Tunaiku

Mengajukan pinjaman melalui Tunaiku itu sangat mudah kok.

 

Syarat-syarat yang dibutuhkan:

  1. Usia 21 sampai dengan 55 tahun
  2. Merupakan warga negara indonesia
  3. Memiliki rekening bank
  4. Memiliki pekerjaan
  5. Mempunyai KTP atau berdomisili di area layanan Tunaiku

 

Cara mendapatkan pinjaman melalui Tunaiku:

  1. Melakukan pendaftaran serta mengisi detail pinjaman
  2. Pemrosesan data untuk mendapat persetujuan
  3. Pinjaman disetujui
  4. Tanda tangan kontrak
  5. Penerimaan dana

 

Bagaimana teman-teman? Mudah kan mengajukan pinjaman melalui Tunaiku? 

 

Langsung aja download aplikasi Tunaiku melalui Appstore dan Playstore untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

 

Jangan lupa untuk meminjam dengan berhati-hati dan penuh tanggung jawab yah, agar keuangan pribadi kalian tidak terganggu.