Kerja di BUMN atau kerja di perusahaan swasta, mana yang lebih menyenangkan? Sesungguhnya bekerja di perusahaan apapun memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

 

Jika kamu sedang bingung untuk meniti karir ke jenjang selanjutnya, berikut paparan tentang kelebihan dan kekurangan bekerja di perusahaan BUMN dan perusahaan swasta.

 

Kelebihan Bekerja di BUMN

Bekerja di lingkungan BUMN memiliki kelebihan yang kebanyakan tidak dimiliki oleh perusahaan swasta diantaranya adalah sebagai berikut:

 

1. Jenjang Karir

Kesempatan untuk meniti karir berdasarkan pengalaman kerja dan kompetensi akan lebih jelas jika berada di lingkungan BUMN. Beberapa perusahaan BUMN bahkan memiliki jenis perekrutan sendiri seperti program management trainee untuk mempersiapkan pegawai menempati posisi manajerial dalam kurun waktu tertentu. 

 

2. Tunjangan

Kelebihan kerja di BUMN yang juga menarik adalah tunjangan yang lebih jelas dibandingkan dengan perusahaan swasta. Beberapa perusahaan swasta menerapkan remunerasi sendiri untuk tunjangan anak, dinas luar kota, kunjungan kerja, lembur dan lain-lain. Besarannya pun bisa sangat tergantung dari posisi dan masa kerja pegawai itu sendiri. 

 

3. Studi Lanjutan

Kebanyakan perusahaan BUMN mendukung perkembangan karyawannya dengan menyediakan program beasiswa sekolah untuk jenjang S1, S2 hingga S3 di dalam dan luar negeri yang dinilai juga mampu mendorong produktivitas kerjanya.

 

4. Minim Risiko Diberhentikan

Beberapa perusahaan BUMN memiliki aturan sendiri dalam hal pemutusan hubungan kerja. Jarang sekali perusahan BUMN yang memberhentikan pegawainya secara sepihak mengingat hal ini akan menyalahi aturan kerja yang digaungkan oleh pemerintah. 

 

Kekurangan Bekerja di BUMN

Di samping kelebihan, beberapa kekurangan kerja di BUMN meliputi beberapa hal sebagai berikut:

 

1. Masih Rentan Kepentingan

Kerja di BUMN terkesan masih rawan kepentingan berbagai pihak sehingga dianggap masih kental praktik politik kantor. Aktivitas ini biasanya dilakukan individu atau kelompok tertentu untuk merealisasikan agenda pribadi atau meminimalisir risiko dari aturan yang telah dilanggar. 

 

2. Lamban Mengambil Keputusan

Banyaknya struktur kerja secara horizontal membuat kerja di BUMN tidak sefleksibel di perusahaan swasta dalam hal mengambil keputusan. Karena berada di naungan pemerintah terkhususnya Kementerian BUMN, perusahaan BUMN memang selalu memprioritaskan kebutuhan orang banyak sehingga harus mempertimbangkan pendapat dari banyak pihak. 

 

3. Direktur dan Komisaris yang Ditunjuk Pemerintah

Pemerintah dalam hal ini Menteri BUMN memiliki hak eksklusif untuk menunjuk sosok yang berkompeten untuk yang mengisi posisi direktur dan komisaris di beberapa perusahaan BUMN. Itulah mengapa hubungan Kementerian BUMN dan perusahaan itu sendiri menjadi sangat penting dalam struktur organisasi dan proses pengambilan keputusan.  

 

Baca juga:

Lelah bekerja? Berikut Rekomendasi Tempat Healing Seru Tapi Murah

Para Karyawan, Sudah Tau Apa Itu Payroll dan Cara Kerjanya?

 

Kelebihan Bekerja di Perusahaan Swasta

Setelah mengetahui kelebihan kerja di perusahaan BUMN, kini saatnya beralih untuk mengetahui kelebihan kerja di perusahaan swasta yang dirangkum sebagai berikut:

 

1. Kontribusi Kerja yang Transparan

Bekerja di perusahaan swasta berarti gaji yang dihasilkan umumnya akan sama dengan beban kerja yang dipikul. Itulah kenapa kontribusi kerja pegawai swasta terhadap perusahaan akan lebih transparan dibandingkan dengan perusahaan BUMN. 

 

2. Negosiasi Gaji

Pegawai swasta memiliki keleluasaan untuk negosiasi gaji ke perusahaan mempertimbangkan kompetensi dan keahlian yang dimiliki. Jika pun ingin berpindah perusahaan, pegawai swasta biasanya memiliki nilai tawar sendiri karena kinerjanya benar-benar dinilai berdasarkan kemampuan kerjanya. 

 

3. Fleksibel dalam Mengambil Keputusan

Karena tujuan umum perusahaan swasta adalah meraup keuntungan, pertimbangan dalam mengambil keputusan biasanya akan sangat fleksibel mempertimbangkan perilaku konsumen yang diambil dari proses pengolahan data. Hal ini tidak melibatkan banyak pihak seperti yang dilakukan pada perusahaan BUMN. 

 

Kekurangan Bekerja di Perusahaan Swasta

Meskipun begitu, bekerja di perusahaan swasta tetap memiliki kekurangan selayaknya kerja di BUMN yang diuraikan sebagai berikut:

 

1. Rawan Diberhentikan

Aturan pemutusan hubungan kerja di perusahaan swasta umumnya tidak seketat di perusahaan BUMN sehingga kemungkinan untuk diberhentikan oleh perusahaan secara sepihak bisa saja terjadi. Kendati demikian, meskipun harus memberhentikan karyawan berstatus tetap, perusahaan diwajibkan untuk selalu memenuhi aturan yang dijalankan pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian Tenaga Kerja seperti besaran pesangon yang sesuai dengan masa kerja dan atau posisi. 

 

2. Minim Dana Pensiun

Selain Jaminan Pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan, jarang sekali perusahaan yang memiliki program persiapan dana pensiun untuk para pegawainya. Inilah mengapa pegawai swasta memiliki eksposur proteksi masa tua yang sangat minim karena masa pensiun memang menjadi tanggung jawab pekerja itu sendiri. 

 

Karena baik bekerja di perusahaan BUMN atau swasta memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, ada baiknya untuk memilih karir yang sesuai dengan preferensi masing-masing. Apapun perusahaan yang kamu pilih, lakukanlah pekerjaanmu sebaik mungkin dengan cara profesional dan sesuai aturan yang berlaku.