SWARA – Salah satu profesi yang tercipta akibat perkembangan dunia digital adalah social media specialist. Secara umum, profesi ini bertanggung jawab untuk mengurus seluruh kanal media sosial (medsos) perusahaan, mereka, atau organisasi. Biasanya, jobdesk-nya mulai dari membuat perencanaan, menentukan, serta menyiapkan bahan konten yang akan diunggah ke medsos, serta merespons komentar dari unggahan tersebut.

 

 

Untuk menjadi seorang social media specialist, ada lima hal yang menjadi modal utama.

 

1. Selalu update dengan informasi dan trend

Seseorang dengan profesi ini harus mengikuti berbagai informasi dan tren mutakhir. Sebab, era digital berkembang dengan sangat cepat. Perusahaan atau merek yang kamu urus nggak boleh terlihat kudet karena nggak mengikuti tren. Kamu juga bisa membagikan meme, tweet, atau sharing foto dan video yang lagi ngetren.

 

2. Engagement di medsos

Sebagai seorang social media specialist, kamu harus pintar-pintar membangun interaksi atau engagement di kanal medsos perusahaan/merek. Hal ini sangat penting untuk membangun kesadaran pengikut atau masyarakat tentang brand yang kamu kelola. Kamu harus selalu update serta menyapa followers. Bisa juga dengan menyebut organisasi atau brand lain yang menjadi mitra kerja. Cara lainnya adalah kamu mengadakan giveaway atau kuis berhadiah.

 

Artikel Terkait: Suka-duka dalam Dunia Kerja

  1. Lelah Pengangguran, Ini Trik Cepat Cari Kerja
  2. Kenali Tipe Teman Kerja yang Bikin Kamu Makin Betah Ngantor
  3. Pulang Kantor Tepat Waktu, Ini 6 Cara Mewujudkannya Setiap Hari

 

3. Menaikkan kepercayaan dan kredibilitas perusahaan/brand

Social media specialist punya tanggung jawab yang besar dalam meningkatkan kepercayaan dan kredibilitas perusahaan atau brand. Seandainya ada pemberitaan bernada miring, tugas kamu adalah memberi verifikasi atau klarifikasi. Kamu harus cerdas memanfaatkan bagaimana akun medsos itu dapat membangun citra yang baik dan positif.

 

4. Punya kreativitas tinggi

Kreativitas merupakan salah satu kunci menjadi social media specialist. Kamu akan dituntut untuk menyajikan ide yang beragam nan segar setiap waktu. Hal ini tentu menjadi tantangan yang berat, bagi orang kreatif sekalipun. Social media specialist harus selalu berpikir secara cepat dan memikirkan solusi saat masalah menghampiri.

 

5. Good planner

Menjadi social media specialist harus rapi. Artinya, kamu harus terorganisasi dan harus memiliki kemampuan manajemen yang ciamik. Dalam sebulan, misalnya, kamu harus membuat rencana konten dan menentukan jam tayang di medsos. Selain itu, kamu juga harus memikirkan jenis-jenis konten serta rencana cadangan bila rencana awal nggak mendapat sambutan yang baik di dunia maya. Kamu juga harus punya visi dan memperhatikan setiap perubahan dalam dunia medsos.

 

Artikel Terkait: Apa yang Harus Diperhatikan Saat Berburu Pekerjaan?

  1. Ingin Membuat Kesan Baik di Hari Pertama Kerja, Ini 7 Tips yang Bisa Kamu Lakukan!
  2. Pengin Jadi UX Designer? Ini Pekerjaan dan Strateginya, Lho!
  3. 7 Trik Ampuh Buat CV yang Menarik dan Dijamin Dipanggil HRD! 

 

Walau terdengar receh, profesi sebagai social media specialist saat ini terhitung penting. Sebab, pekerjaan mereka berdampak pada brand perusahaan atau organisasi. Belum lagi jika kamu harus meladeni netizen yang sok tahu dan maha benar. Karena itu, bisa dikatakan, profesi ini punya tantangan tersendiri. 

 

Kalau ingin berkarier sebagai social media specialist, maka kamu harus membekali diri dengan senjata dan ilmu yang lengkap.