Sebagai seorang anak, berbakti kepada orang tua adalah hal yang wajib. Salah satu caranya bisa dengan melakukan renovasi untuk rumah orang tua.

 

Kamu bisa membantu renovasi rumah dengan memberikan bantuan keuangan merupakan salah satunya. 

 

Nah, khusus untuk renovasi rumah orang tua, mungkin akan menelan biaya yang cukup besar, apa saja yang perlu disiapkan?

 

1. Cek apakah ada dana tersisa untuk renovasi rumah orang tua

 

Melakukan renovasi rumah  kadang membutuhkan dana yang cukup besar. Permasalahannya, apakah kita memiliki dana sebesar yang dibutuhkan untuk merenovasi rumah tersebut?

 

Tentu dana untuk renovasi rumah harus diambil dari dana yang secara jangka panjang tidak kita gunakan. Istilahnya uang dingin atau uang sisa. 

 

Memaksakan diri untuk merenovasi rumah orang tua ketika dana kita sendiri tidak cukup adalah hal yang cukup berbahaya untuk keuangan pribadi kita.

 

Kita tidak dapat merenovasi rumah orang tua, jika rumah kita sendiri juga butuh perbaikan. Tentu, kebutuhan untuk membuat tempat tinggal diri sendiri tetap layak harus diprioritaskan. 

 

2. Siapkan tabungan untuk renovasi rumah orang tua

 

Nah, bagi yang memang ingin melakukan renovasi rumah, tetapi belum ada uang yang cukup besar, tenang, ada cara ke dua.

 

Kamu dapat mulai menabung dengan cara menyisihkan penghasilanmu setiap bulan. Penghasilan yang kamu sisihkan dapat sebesar 10% hingga 20% dari penghasilan bulanan kamu. 

 

Perlu diingat, menabung untuk renovasi rumah kadang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Kisarannya selama 5 tahun hingga 10 tahun, tergantung besar biaya renovasi.

 

Obligasi dan reksa dana obligasi adalah pilihan yang tepat. Investasi di instrumen obligasi cenderung lebih stabil, sehingga tepat untuk menabung dana renovasi rumah orang tua kamu. 

 

3. Pastikan sudah tidak ada beban keuangan besar yang sedang kamu tanggung

 

Nah, karena biaya renovasi rumah itu cukup besar, maka kalian harus memastikan bahwa keuangan pribadi dan keluarga kalian sudah aman terlebih dahulu.

 

Pastikan tidak ada cicilan-cicilan besar yang belum terlunasi atau kebutuhan-kebutuhan besar di masa depan yang harus dipenuhi, seperti dana pendidikan anak ataupun dana pensiun. 

 

Berarti, kalau sudah ada cicilan besar atau kebutuhan besar di masa depan, apa artinya kita tidak boleh melakukan renovasi rumah?

 

Belum tentu, karena semua tergantung dari berapa penghasilanmu dan juga seberapa banyak dana yang sudah kamu tabung. 

 

Jika memang ada dana sisa yang cukup besar serta berbagai kebutuhan finansial penting di masa depan telah direncanakan dengan baik, maka sah-sah saja untuk membiayai renovasi rumah orang tua.

 

4. Rencanakan seperti apa rumah yang diinginkan orang tua

 

Jika dana sudah siap, sekarang saatnya mendesain seperti apa rumah yang diinginkan oleh orang tua.

 

Renovasi belum tentu merombak seluruh bangunan. Jika dana terbatas, renovasi dapat dilakukan hanya di area-area yang memang sudah terlihat kotor atau usang. 

 

Contoh area-area yang biasa membutuhkan renovasi adalah kamar mandi, dapur, hingga ruang keluarga. bagian-bagian yang membutuhkan penyegaran pun seputar tembok, plafon, atap, hingga perabotan dan furnitur. 

 

Perubahan-perubahan kecil, jika didesain dengan kreatif, terkadang dapat mengubah tampilan nuansa rumah kita, sehingga tidak diperlukan renovasi yang besar. 

 

5. Gunakan fasilitas dari bank serta uangkan barang-barang yang sudah tidak terpakai

 

Ada banyak bank yang menyediakan fasilitas pinjaman untuk kredit renovasi rumah. Kredit ini termasuk kredit konsumtif ya, jadi harus dan penuh perencanaan dalam menggunakannya.

 

Kadang bank menawarkan bunga yang cukup murah, sehingga akan lebih menguntungkan bagi kita untuk melakukan renovasi secara kredit. Ini yang teman-teman harus jeli dalam melihat peluang.

 

Jika kamu membutuhkan tambahan uang, kamu juga dapat menjual perabot-perabot lama kalian yang masih berfungsi.

 

Menjual perabotan-perabotan lama sedikit banyak dapat membantu kamu dalam membiayai renovasi rumah orang tua kalian. 

 

Jadi, sekarang kalian sudah tahu kan tips and tricks dalam merencanakan renovasi rumah orang tua kalian? Nah, tinggal dipraktekan sekarang. Selamat mencoba.