SWARA – Tak terasa, kurang dari 90 hari lagi umat muslim di Indonesia dan juga di seluruh dunia akan bertemu lagi dengan Hari Raya Idul Fitri. Momen ini sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim, karena banyak momen yang akan dilewatkan bersama orang-orang terdekat.
Momen tersebut dimulai dari sebelum hari raya, saat hari raya dan juga setelah hari raya. Untuk menikmati momen-momen tersebut, biasanya masyarakat Indonesia akan menyempatkan waktunya untuk pulang ke kampung halaman atau biasa yang kita kenal dengan istilah mudik.
Mudik sebagai budaya khas Indonesia
Budaya mudik ini sudah dilakukan sejak zaman dahulu. Oleh karena itu, momen mudik ini juga sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat Indonesia. Tidak hanya umat muslim saja, tapi juga seluruh masyarakat Indonesia. Dengan antusiasme yang sangat tinggi, biasanya akan terjadi lonjakan permintaan tiket mudik lebaran.
Pada zaman dahulu, berburu tiket mudik lebaran dilakukan dengan mengantre di tempat-tempat seperti stasiun, bandara, terminal, dan pelabuhan. Namun, saat ini dengan mengikuti perkembangan zaman, cara mendapatkan tiket mudik lebaranpun menjadi semakin mudah. Akses internet yang semakin canggih juga sangat memudahkan calon penumpang untuk mendapatkan tiketnya.
Namun mudahnya akses untuk mendapatkan tiket mudik lebaran, tidak serta merta memudahkan calon penumpang untuk mendapatkan tiket. Mengapa? Karena jumlah calon penumpang yang melonjak tinggi, membuat banyak orang ingin membeli tiket secara online.
Artikel Terkait: Rekomendasi Destinasi untuk Libur Lebaran Nanti!
- 5 Destinasi Halal untuk Libur Lebaran di Korea
- 7 Destinasi Libur Lebaran di Singapura Bareng Pasangan
- Pilihan Wisata di Bali untuk Libur Lebaran yang Direkomendasikan
Fenomena berebut tiket mudik lebaran
Dengan jumlah permintaan yang sangat tinggi, akan terjadi rebutan tiket antar penumpang dan juga terkadang membuat portal penjualan tiket menjadi down. Fenomena ini sudah terjadi dari beberapa tahun terakhir dan akan selalu terulang di tahun-tahun berikutnya.
Selain itu, fenomena ini juga membuat para calon penumpang merelakan waktunya untuk mencari dan memesan tiket mudik lebaran. Sampai-sampai, mereka rela untuk begadang demi mendapatkan tiket tersebut. Karena, hanya pada saat dini hari, portal penjualan tiket akan lebih sepi pengunjungnya.
Untuk itu, ada beberapa tips jitu yang bisa dilakukan untuk mendapatkan tiket mudik lebaran di tahun 2019 ini.
1. Beli tiket dari jauh-jauh hari
Saat ini, tiket transportasi massa sudah bisa dibeli sejak jauh-jauh hari. Salah satu contohnya adalah kereta, PT. KAI menyediakan fasilitas pembelian tiket yang dibuka sejak H-90 keberangkatan.
Dengan kebijakan ini, calon penumpang bisa menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan tiket lebih dahulu dibanding yang lain. Jadi, kamu tidak perlu khawatir untuk berebut tiket atau begadang demi mendapatkan tiket mudik lebaran.
2. Tentukan tanggal dan durasi waktu libur lebaranmu
Jika kamu sudah memutuskan untuk pulang kampung saat libur lebaran nanti, segeralah tentukan tanggalnya. Kamu bisa melihat jadwal libur dari kantor atau kampusmu. Selain itu, untuk yang sudah bekerja, bisa juga menambahkan waktu libur dengan menggunakan jatah cuti yang sudah diberikan.
Hitung sebaik mungkin agar mendapatkan waktu yang tepat. Setelah mendapatkan tanggalnya, kamu bisa mulai untuk mencari rute perjalanannya.
3. Cek rutin, rute dan ketersediaan tiketnya
Terkadang, ketika kita sudah menentukan tanggalnya, malah tiketnya sudah habis. Jangan khawatir, karena masih ada kesempatan untuk kamu bisa dapatkan tiket sesuai tanggal keinginanmu. Kamu harus selalu cek ketersediaan tiket setiap hari, bahkan setiap jamnya.
Karena bisa saja penumpang yang lain akan membatalkan tiketnya. Jika ada penumpang yang membatalkan tiketnya, pasti slot penumpang akan muncul lagi di portal pemesanan tiket.
4. Siapkan identitas
Sebelum kamu memesan tiket, kamu harus siapkan terlebih dahulu data identitasmu. Biasanya yang dibutuhkan adalah nama, alamat, nomor telepon dan juga nomor KTP. Jadi, setelah kamu mendapatkan slot tiket, kamu bisa langsung isi identitas tanpa membuang-buang waktu lagi.
Jangan sepelekan waktu sedikitpun, karena bisa saja kamu tidak akan mendapatkan tiket mudik lebaran!
5. Beli tiket saat dini hari
Jika kamu sudah terlanjur berada di waktu-waktu genting, cobalah gunakan waktu saat dini hari untuk berburu tiket. Biasanya saat-saat seperti ini adalah waktu yang paling jarang digunakan orang lain untuk memesan tiket.
Karena antusias yang sangat besar, terkadang portal pemesanan tiket tidak bisa diakses. Semua orang mencari tiket dalam waktu yang bersamaan. Oleh karena itu, luangkanlah waktu dini harimu untuk mencari tiket mudik lebaran.
Artikel Terkait: Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Yuk #TunaikanRamadhan!
- Lebih Hemat #TunaikanRamadhan dengan Bahan Makanan Murah Tapi Sehat
- #TunaikanRamadhan Bersama Anak dengan Memasak Bersama
- #TunaikanRamadhan Bersama Anak dengan Aktivitas Seru Berikut ini
6. Gunakan beberapa platform
Saat ini, sebagian besar perusahaan penyedia jasa transportasi bekerja sama dengan beberapa platform untuk menjual tiketnya. Selain bisa membeli dari website resmi, calon penumpang juga bisa membeli tiket dari platform yang tersedia di Playstore atau Appstore.
Kamu bisa gunakan beberapa platform sekaligus untuk mencari tiket. Selain mencari perbandingan harga, kamu juga bisa cek ketersediaan kursi atau tiket tersebut.
7. Siapkan metode pembayaran, bayar sesegera mungkin
Setelah kamu berhasil mendapatkan tiket mudik lebaran, sesegera mungkin kamu harus bayar tiket tersebut. Biasanya terdapat limit waktu untuk membayarnya.
Jika kamu terlambat dalam pembayaran tiket, secara otomatis tiket kamu akan hangus dan kamu harus mencarinya dari awal lagi. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan emas ini ya!
Itu tadi adalah beberapa tips dan cara untuk kamu yang ingin berburu tiket mudik lebaran. Ingat, jangan buang-buang waktu demi momen indahmu saat lebaran nanti. Selamat berusaha ya!
Ajukan pinjaman uang tanpa agunan, tanpa kartu kredit hanya di Tunaiku sekarang juga!
Pinjaman dari Rp2-20 juta yang dapat diangsur mulai 6-20 bulan.
Dhandy Dwi Yustica