Monday, 6 Apr 2026

Rekomendasi Aplikasi Catatan Keuangan Terbaik agar Pengeluaran Terkendali

Belum akhir bulan, tapi keuangan kok sudah tersendat? Mungkin sudah saatnya kamu memanfaatkan aplikasi catatan keuangan.

 

Ketika harus mengecek lagi pengeluaran, seringkali kita jadi bingung karena nggak ada data tertulis yang jelas. Jika dibiarkan, ini bisa membuat keuangan jadi kacau. 

 

Salah satu cara mengatasinya dengan mempunyai aplikasi khusus mencatat keuangan untuk mengontrol kondisi keuangan.

 

Rekomendasi Aplikasi Catatan Keuangan Terbaik agar Pengeluaran Terkendali

 

Memiliki catatan keuangan yang jelas memang penting banget. Sebab, adanya data yang tercatat akan mempermudah dalam mengatur pengeluaran. 

 

Kita tahu ke mana saja membelanjakan uang. Jika dulu mencatat manual, sekarang ada banyak aplikasi digital khusus mencatat keuangan yang siap membantumu.

 

Yuk, gunakan aplikasi catatan keuangan ke dalam ponselmu. Keberadaan aplikasi ini akan mempermudah dalam mengecek cash flow bulanan. Berikut rekomendasinya:

 

1. Aplikasi catatan keuangan harian Wallet

 

Keunggulan dari Wallet yaitu keberadaan fitur yang menghubungkan transaksi dan saldo dari berbagai bank. Fitur ini memungkinkan Wallet untuk mencatat setiap transaksi perbankan yang kamu lakukan.

 

Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan fitur perencanaan pembayaran di masa depan sebagai pengingat atas target yang ingin kamu raih.

 

2. Aplikasi catatan keuangan usaha TemanBisnis

 

Sesuai namanya, aplikasi ini penting banget untuk kamu yang punya bisnis dan ingin mengatur keuanganmu agar lebih terperinci, khususnya keuangan bisnis.

 

TemanBisnis cocok bagi kamu yang baru mulai terjun ke dunia bisnis karena mudah digunakan. Kamu bisa membuat kategori yang mempermudah dalam melacak transaksi. 

 

Selain itu, kamu juga bisa menghitung laporan untung/rugi, utang/piutang, dan pertumbuhan kas dalam periode tertentu secara otomatis. Jadi, pembukuan keuangan bisnis jadi lebih rapi.

 

3. Monefy, aplikasi catatan keuangan pribadi

 

Monefy memungkinkan kamu untuk melakukan kustomisasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan kata lain, kamu bisa menentukan sendiri jenis pengeluaran yang mau dicatat.

 

Dalam satu akun, kamu bisa membuat beberapa kategori catatan keuangan sekaligus, sehingga lebih rapi dan terdata dengan baik. 

 

Nantinya, akan dihitung secara otomatis berapa persen pengeluaran harianmu. Jadi, nggak perlu bingung lagi mikirin ke mana uangmu. 

 

4. Aplikasi catatan keuangan UangKu

 

Aplikasi lain yang bisa kamu coba yaitu UangKu. Aplikasi ini cocok untuk pemula karena sangat mudah dimengerti cara pemakaiannya.

 

Fitur yang detail dan sederhana akan mempermudahmu dalam melakukan catatan keuangan. 

 

Selain itu, juga ada notifikasi yang akan memberitahu batas maksimal uang yang bisa dikeluarkan setiap hari, jadi nggak mungkin boros, deh.

 

5. Aplikasi catatan keuangan Money Lover

 

Satu lagi aplikasi catatan keuangan yang akan mempermudahmu dalam mengelola keuangan harian. 

 

Di aplikasi Money Lover ini, kamu bisa membuat kategori khusus yang mempermudah dalam melacak pembelanjaan, seperti transportasi, makan, dan lainnya.

 

Dengan adanya kategori tersebut, kamu bisa menganalisa pos pengeluaran terbesar, dan bisa digunakan untuk evaluasi pos pengeluaran di bulan berikutnya.

 

6. Aplikasi catatan keuangan Mint

 

Ada satu keunikan fitur dalam aplikasi Mint. Untuk kamu yang punya banyak cicilan, Mint akan membantu karena akan memberitahu kapan jatuh tempo, sekaligus jumlah yang harus dibayarkan. 

 

Jadi, kamu nggak perlu takut telat membayar dan harus didenda. Selain itu, Mint juga akan membantumu dalam budgeting. 

 

Aplikasi ini menyediakan saran tentang anggaran yang pas untuk kondisi keuanganmu. Data keuanganmu bisa dipusatkan di satu aplikasi ini agar lebih terpusat.

 

7. Senyumku, bank digital sekaligus aplikasi catatan keuangan

 

Ada juga aplikasi baru yang bisa kamu andalkan, yaitu Senyumku. Senyumku ini adalah produk dari Amar Bank dan sebenarnya merupakan bank digital.

 

Hanya saja, selain memberikan layanan fitur tabungan, Senyumku juga menyediakan fitur Catat untuk mencatat pengeluaran. Bahkan, kamu bisa juga mencatatnya secara otomatis, lho.

 

Lewat fitur Catat, kamu enggak perlu lupa atau kebingungan memikirkan pengeluaran sebab semuanya terdata dengan rinci dan jelas di sini. Kamu pun bisa mengatur cashflow dengan lebih mudah.

 

 

Manfaat melakukan pencatatan keuangan harian

 

Kenapa, sih, penting banget untuk melakukan pencatatan keuangan harian? Hal ini mungkin terdengar ribet, tapi penting untuk menghindarkanmu dari boros. 

 

Berikut beberapa manfaat melakukan pencatatan keuangan harian yang harus kamu tahu:

 

1. Lebih disiplin dalam membelanjakan uang

 

Dengan mencatat pengeluaran secara rutin setiap hari bisa membuatmu lebih disiplin dalam membelanjakan uang. 

 

Kamu bisa lebih paham tentang prioritas, sehingga terhindar dari pengeluaran yang tidak penting. Kedisiplinan ini akan membantumu dalam meraih financial goals yang kamu tetapkan.

 

2. Evaluasi keuangan

 

Mungkin selama ini kamu merasa uang nggak pernah cukup. Bisa saja salah satu penyebabnya karena perencanaan keuanganmu belum tepat. 

 

Dengan rutin mencatat setiap hari, data tersebut bisa digunakan untuk membuat perencanaan keuangan yang lebih tepat.

 

3. Cashflow jadi lebih stabil

 

Jangan sampai besar pasak dari pada tiang. Salah satu cara mengatasinya dengan melakukan pencatatan keuangan yang rinci. Jadi, kamu tahu berapa banyak pemasukan dan pengeluaran dengan lebih jelas.

 

Yuk, mulai benahi kondisi keuangan. Bisa dimulai dengan mendata keuangan dengan lebih terperinci. 

 

Kamu bisa menggunakan aplikasi catatan keuangan untuk membanut dalam mendata keuangan. Selamat mencoba!

Ramadhan Sudah Dekat! Yuk, Matangkan Rencana Keuangan Agar Tenang

Edukasi dan Inspirasi Finansial dari Amar Bank – Ramadhan sudah di depan mata. Tentu akan banyak planning yang akan kamu buat demi membuat ramadhan semakin asyik dan produktif. Sudah saatnya mengatur rencana keuangan agar tenang.

 

Ketika bulan ramadhan tiba, biasanya akan banyak kegiatan bersama teman-teman, seperti bukber dan sahur bersama. Namun, akan menjadi apes dan berantakan jika kamu kurang dalam mempersiapkan rencana keuangan dalam menyambut bulan ramadhan.

 

Membicarakan soal perencanaan keuangan memang sering membingungkan. Kamu tahu kalau merencanakan keuangan dengan baik akan membuat finansial jadi lebih stabil.

 

Tapi, terkadang bisa juga kamu bingung dari mana harus memulainya. Nah, untuk kamu yang baru mulai mencoba, yuk cari tahu tujuan merencanakan keuangan dan cara memulainya.

 

Yuk, atur segala kebutuhan financialmu dengan produk Senyumku dari Amar Bank. Cari tahu sekarang di sini

 

Tujuan Rencana Keuangan dan Cara Melakukannya

 

Istilah perencanaan keuangan sudah sering didengar. Tanpa sadar, kamu pun mungkin pernah mengaplikasikannya ketika berbelanja atau mengatur keuangan.

 

Namun, penting untuk memahaminya lebih jauh. Karena, rencana keuangan yang baik akan membantu kamu dalam menggapai tujuan dengan lebih terarah.

 

Apa yang dimaksud dengan rencana keuangan?

 

Sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya ketahui dulu apa arti perencanaan keuangan. Rencana keuangan pada dasarnya mencakup strategi menyusun dana pribadi secara lebih terarah dan terencana.

 

Perencanaan ini bersifat jangka panjang, sehingga akan membantumu dalam menyiapkan diri demi masa depan lebih terjaga.

 

Dalam menentukan rencana keuangan, ada jangka waktu tertentu yang disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. Tujuannya agar bisa menyusun strategi yang lebih terarah.

 

Rencana keuangan biasanya mencakup banyak hal, termasuk dana pendidikan anak, dana hari tua, dana beli rumah, dana naik haji, dan lain sebagainya.

 

Perencanaan ini bisa diatur sendiri, bisa juga dengan meminta bantuan ahli di bidang perencanaan keuangan.

 

Dari rencana ini, kamu bisa mengevaluasi kembali cara kamu mengelola keuangan selama ini dan memperbaikinya ke strategi yang lebih baik.

 

Memulai rencana keuangan dari sistem terkecil

 

Rencana keuangan tidak harus selalu besar. Kamu bisa mulai melakukannya dari sistem terkecil, yaitu keuangan pribadi.

 

Terutama, bagi kamu yang sudah berkeluarga, keuangan pribadi sangat perlu diperhatikan karena akan mempengaruhi kesiapan keluarga di masa depan.

 

Dalam membuat perencanaan keuangan, kita harus memikirkan risiko negatif. Salah satunya dengan mempersiapkan dana darurat.

 

Dana darurat adalah salah satu komponen yang harus ada dalam perencanaan keuangan untuk mengatasi jika risiko negatif tersebut terjadi.

 

Adapun risiko negatif yang dimaksud adalah meliputi risiko meninggal dini, risiko sakit, risiko kehilangan pekerjaan, dan lain sebagainya.

 

Tujuan rencana keuangan

 

Sebelumnya, sudah dijelaskan mengenai apa itu rencana keuangan. Lalu, kenapa kamu harus melakukannya?

 

Membuat rencana keuangan memiliki beberapa tujuan. Adapun, tujuan itu meliputi hal-hal berikut:

 

1. Mempersiapkan masa depan

 

Manusia mempunyai usia produktif dengan batas tertentu. Oleh sebab itu, merencanakan keuangan yang matang bisa bermanfaat untuk membuat masa depan jadi lebih tenang.

 

Karena semuanya sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari, di masa depan saat kamu tidak mampu lagi bekerja, kamu masih tetap memiliki keuangan yang stabil.

 

Nah, karena ramadhan tinggal di depan mata, dan banyak rencana yang akan memadati jadwal harianmu. Mendingan mulai dari sekarang rencanakan apa saja yang akan menjadi pengeluaranmu nanti.

 

2. Menciptakan keseimbangan

 

Selain mempersiapkan masa depan, merencanakan keuangan bertujuan untuk membantu kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal keuangan.

 

Dengan rencana keuangan yang baik, akan tercipta kestabilan antara pemasukan dan pengeluaran, sehingga menghindarkan kamu dari defisit dan risiko utang. Jadi, nggak ada lagi kata bokek dalam kamus kehidupan kamu!

 

3. Menghasilkan uang

 

Kamu mungkin punya gaji bulanan dalam jumlah tertentu. Seringnya banyak yang mengeluh kalau gaji tersebut belum cukup.

 

Padahal dengan rencana keuangan yang tepat, setiap gaji tidak hanya berguna untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, tapi bisa diputar untuk menghasilkan uang lebih banyak.

 

Misalnya dengan menjadikannya sebagai modal usaha, atau digunakan sebagai modal investasi.

 

4. Melindungi aset

 

Perencanaan keuangan memungkinkan setiap pemasukan dan pengeluaran tercatat dengan rapi.

 

Selain itu, juga untuk memastikan aset yang dimiliki tercatat dengan baik, misalnya emas atau properti.

 

Dengan adanya rencana keuangan, kita bisa menjadikan aset sebagai sumber pemasukan baru sekaligus melindungi aset yang dimiliki.

 

5. Investasi

 

Salah satu poin keuangan yang dibutuhkan untuk menjamin masa depan yaitu investasi. Dengan adanya rencana keuangan, kita bisa melirik investasi apa saja untuk dicoba.

 

Capai semua tujuan perencanaan keuanganmu dengan mudah pakai produk Senyumku dari Amar Bank. Dijamin semua menjadi lebih mudah, langsung cek di sini

 

Artikel Terkait: Perhatian Saat Membuat Rencana Keuangan

  1. Atur Rencana Keuangan Sebelum Usia 30 
  2. 7 Kesalahan dalam Perencanaan Keuangan

 

Cara mengatur rencana keuangan yang baik dan benar

 

Kamu mulai berpikir untuk merencanakan keuangan dari sekarang? Berikut langkah yang bisa kamu lakukan.

 

1. Tuliskan poin penting

 

Ada beberapa poin penting yang harus dicatat ketika membuat rencana keuangan. Poin itu meliputi:

 

  • Besaran pemasukan
  • Biaya hidup bulanan
  • Daftar utang
  • Tujuan finansial

 

Penting untuk menetapkan tujuan finansial dalam merencanakan keuangan agar strategi yang disusun lebih terarah.

 

Kamu bisa membagi ke dalam beberapa tujuan agar lebih spesifik, beserta jangka waktu.

 

Misal, membeli rumah dalam waktu 15 tahun dengan nilai Rp1 M, biaya naik haji orang tua dalam lima tahun sekitar Rp60 juta, dan sebagainya.

 

Semakin spesifik, maka akan mempermudahmu dalam menyusun strategi untuk mencapainya.

 

Pilih tujuan finansial yang masuk akal dan sesuai dengan kondisi keuanganmu, sehingga tidak merasa terbebani dalam menjalankannya.

 

2. Ketahui nilaimu 

 

Maksudnya, buat dokumentasi tertulis tentang kondisi keuanganmu saat ini. Misalnya, aset apa saja yang kamu miliki?

 

Aset itu seperti, mobil, rumah, tabungan, dan investasi. Lalu, hitung juga jumlah utang, kredit, dan tagihan yang dimiliki.

 

Catat seluruh pemasukan dan pengeluaran secara detail, termasuk proyeksi selama beberapa tahun ke depan. Tujuannya untuk mengecek seberapa sehat keuanganmu.

 

Dengan adanya laporan keuangan yang rapi akan mempermudah dalam melihat kondisi keuangan, sehingga kamu bisa membuat strategi merencanakan keuangan yang lebih terarah.

 

3. Ingat akan dana darurat

 

Jangan sampai kamu mengabaikan dana darurat. Ingat, dana darurat ini terpisah dari tabungan dan bisa kamu gunakan sewaktu-waktu jika mengalami krisis.

 

Dengan adanya dana darurat, kamu tidak perlu mengambil dari tabungan lain. Jika ingin membeli sesuatu dari tabungan, pakailah tabungan terpisah, bukan dari dana darurat.

 

Dana darurat setidaknya mencakup tiga bulan biaya hidup, dan pastikan tidak tercampur dengan dana lainnya.

 

4. Bayar utang

 

Jika ingin rencana keuangan yang baik, lunasi semua utang-utangmu. Terlebih utang dengan bunga tinggi. 

 

Apabila dibiarkan, utang akan mengacaukan perencanaan keuanganmu. Segera lunasi utang sesuai batas waktu agar tidak membengkak di kemudian hari.

 

atur finansial

 

 

5. Menabung dan investasi

 

Menabung dan investasi menjadi cara mudah dalam memastikan tujuan finansialmu tercapai.

 

Arti dari menabung yakni menyisihkan sebagian uangmu, dan menyimpannya untuk tujuan tertentu. Tidak terjadi pertambahan nilai dalam uangmu tapi risikonya kecil.

 

Sementara investasi memiliki pertambahan nilai di kemudian hari meski diiringi oleh risiko. Kamu bisa mencoba keduanya untuk perencanaan keuanganmu, sekaligus untuk melindungi nilai aset.

 

6. Monitor dan evaluasi

 

Dalam perjalanannya, monitor keadaan keuanganmu untuk mengecek apakah masih berada di jalur yang seharusnya? Lakukan juga evaluasi, apakah perencanaan keuangan yang dilakukan sudah tepat?

 

Dengan meninjau keuangan secara berkala, misalnya setiap tahun, akan membuat keuanganmu jadi lebih stabil.

 

Mempersiapkan masa tua bisa dimulai dari sekarang, salah satunya dengan perencanaan keuangan yang baik. Yuk, mulai lakukan strategi rencana keuangan agar tujuan finansialmu tercapai.

 

Yuk, Mulai kebiasaan mengatur financialmu agar semua kebutuhanmu bisa tercapai dengan produk Senyumku dari Amar Bank. Cus, langsung cari tahu di sini

Ingin Memberangkatkan Orang Tua Naik Haji? Kelola Keuanganmu dengan Cara Ini

Banyak anak yang bercita-cita ingin memberangkatkan orang tua naik haji. Apakah kamu salah satunya? 

 

Biaya yang nggak sedikit membutuhkan komitmen penuh dalam menabung agar cita-cita ini tercapai. 

 

Untuk kamu yang ingin memberangkan orang tua nak haji, kelola keuanganmu dengan cara ini.

 

Biaya orang tua naik haji yang harus diketahui

 

Ada beberapa komponen biaya yang harus kamu perhatikan jika ingin memberangkatkan orang tua naik haji. Berikut perinciannya:

 

1. Biaya pergi ibadah haji (Bipih)

 

Adapun Bipih ini mencakup biaya penerbangan, biaya hidup selama beribadah haji, dan biaya visa. Biaya pergi ibadah haji mengalami kenaikan dari tahun ke tahun dan diatur oleh Kementerian Agama.

 

Misalnya saja di 2021 ini, biaya naik haji reguler yaitu sekitar Rp40 juta – Rp44 juta. Biaya ini lebih mahal dibanding tahun 2020 yaitu Rp 31 juta – Rp 35 juta. 

 

Kenaikan ini diakibatkan ada biaya tambahan untuk protokol kesehatan karena masih dalam suasana pandemi.

 

Biaya yang besar ini tidak harus langsung dibayar. Adanya masa tunggu membuatmu bisa menyicil pembayaran sampai hari keberangkatan. 

 

Untuk pendaftaran, kamu bisa membayar setoran awal sebesar Rp25 juta untuk mendapatkan nomor porsi yang akan menentukan jadwal keberangkatan.

 

Jika kamu bermaksud untuk memberangkatkan kedua orang naik haji, di awal kamu harus menyetorkan sebesar Rp50 juta. Untuk pelunasan biasanya dilakukan di tahun keberangkatan.

 

Misalnya orang tua mendapat nomor porsi 10 yang artinya akan berangkat sepuluh tahun lagi. Artinya kamu akan membayar biaya pelunasan di tahun 2031.

 

Selain naik haji reguler, juga ada haji plus yang biayanya lebih mahal. Biaya haji plus biasanya sekitar Rp75 juta – Rp95 juta, tergantung pada berapa lama jamaah berada di tanah suci.

 

Perbedaannya terletak pada waktu tunggu. Jika haji reguler butuh waktu selama 4 – 10 tahun, maka maksimal biaya tunggu untuk haji plus hanya tiga tahun. 

 

Selain itu, masa berada di Mekah juga berbeda. Haji reguler membutuhkan sekitar 40 hari, sementara haji plus sekitar 19-26 hari.

 

Kamu bisa mempertimbangkan akan memilih haji reguler atau haji plus untuk orang tua, sehingga bisa menyusun anggaran keuangan yang tepat.

 

2. Biaya pengurusan paspor haji

 

Selanjutnya, ada biaya pengurusan paspor haji. Per tahun 2020, biaya pengurusan paspor yaitu Rp355 ribu per orang. 

 

Kalau orang tua sudah punya paspor reguler, maka tidak perlu mengurus paspor haji.

 

3. Biaya pemeriksaan kesehatan

 

Selain itu, kamu juga harus menyiapkan biaya untuk pemeriksaan kedua orang tua sebagai salah satu syarat keberangkatan. 

 

Dilansir dari puskeshaji.kemkes.go.id, setidaknya dibutuhkan tiga kali pemeriksaan sebelum keberangkatan.

 

Pertama, saat mendapat nomor porsi. Dilanjutkan pemeriksaan kedua tiga bulan sebelum keberangkatan, dan terakhir pada saat keberangkatan di bandara embarkasi. 

 

Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk mengecek apakah calon haji mampu atau tidak untuk berangkat.

 

Pemeriksaan kesehatan ini bisa dilakukan di puskesmas atau rumah sakit. Biayanya berbeda-beda, tergantung tempat pemeriksaan. 

 

Sebagai gambaran, pemeriksaan kesehatan di RS Haji Jakarta dikenakan biaya sekitar Rp1.1 juta.

 

4. Biaya vaksinasi

 

Setiap calon haji wajib melakukan vaksinasi untuk mengurangi risiko penyakit berbahaya. Calon haji wajib mendapat vaksin meningitis, dan disarankan mendapat vaksin influenza dan vaksin pneumonia.

 

Untuk vaksin meningitis, biasanya sekitar Rp300 – Rp450 ribu. Vaksin bisa dilakukan sekitar 2 – 4 minggu sebelum keberangkatan. 

 

Sementara itu vaksin influenza biasanya dipatok harga Rp300.000 serta vaksin pneumonia membutuhkan biaya sekitar Rp500 – Rp800 ribu.

 

5. Biaya lain-lain

 

Meskipun perlengkapan haji sudah dipersiapkan oleh agen yang bertanggung jawab, kamu tetap perlu mengeluarkan biaya untuk membeli keperluan haji. 

 

Misalnya pakaian ihram, hamis, jilbab, alat ibadah, jaket, dan lainnya. Juga biaya untuk obat-obatan serta perlengkapan sehari-hari seperti makan dan minum, mandi, perawatan kulit, dan lainnya. 

 

Untuk kebutuhan selama ibadah haji yang mencapai 40 hari, biaya yang dibutuhkan juga tidak sedikit.

 

Mengelola keuangan untuk orangtua naik haji

 

Setelah mengetahui rincian biaya yang dibutuhkan di atas, kamu bisa mulai menabung untuk memberangkatkan orang tua naik haji. 

 

Pinjaman Uang Online Aman Terdaftar di OJK

 

Perlu diingat bahwa Indonesia termasuk salah satu negara dengan calon haji terbesar, sehingga perlu disesuaikan dengan usia orang tua agar masa tunggu tidak terlalu lama.

 

Untuk kamu yang ingin memberangkatkan orang tua naik haji, lakukan hal berikut:

 

1. Daftar segera

 

Selain karena biaya yang terus bertambah dari tahun ke tahun, masa tunggu yang semakin panjang juga harus diperhatikan. Terlebih jika usia orang tua sudah tidak muda lagi.

 

 

Jika kamu merasa biaya haji plus cukup mahal, kamu bisa membayar biaya haji reguler. Jadikan biaya pendaftaran sebagai prioritas sehingga tidak perlu menunda-nunda. 

 

Hal yang perlu diingat, kamu cukup membayar biaya pendaftaran dulu dan nanti bisa menabung untuk biaya pelunasan sesuai waktu tunggu yang didapat.

 

2. Gunakan bonus atau sumber pendapatan dalam jumlah besar

 

Kamu mendapat bonus tahunan? Hitung bonus yang kamu miliki sehingga bisa dikalkulasikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membayar biaya pendaftaran. 

 

Misalnya setiap tahun kamu mendapat bonus sekitar Rp15 juta, jadi untuk mendaftarkan kedua orang tua diperkirakan waktu sekitar 3-4 tahun.

 

3. Buka tabungan rencana

 

Kamu bisa membuka tabungan rencana, di beberapa bank juga menyediakan layanan tabungan haji. Dengan adanya tabungan rencana ini, keuanganmu jadi lebih terukur. 

 

Sebab kamu memiliki target berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menabung sampai terkumpul untuk biaya pendaftaran. 

 

Lakukan autodebet dari rekening gaji agar tidak lupa mengisi tabungan tersebut.

 

4. Gunakan instrumen lain

 

Kamu bisa menggunakan instrumen lain untuk menabung. Salah satu yang banyak digunakan yaitu emas, sebab nilainya yang bertambah.

 

Kamu bisa menabung 1 gram emas setiap bulannya, dan menjualnya saat harga tinggi sehingga jauh lebih untung.

 

5. Pangkas dana pribadi

 

Periksa ulang pos pengeluaranmu dan masukkan biaya orang tua naik haji ke dalam pengeluaran rutin. 

 

Sepertinya kamu perlu memangkas pengeluaran pribadi agar tabungan naik haji ini terpenuhi. Misalnya dengan mengalihkan biaya entertainment ke dalam tabungan haji.

 

Sebagai seorang anak, tentunya kita ingin memberikan yang terbaik untuk orang tua. Salah satunya dengan memberangkatkan orang tua naik haji. 

 

Jika niat ini sudah ada, jangan ditunda-tunda lagi karena biayanya akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Yuk, mulai menabung dari sekarang juga.

Biaya Sekolah di Korea Selatan dan Pilihan Kampus Terbaik

Budaya Korea Selatan semakin populer dan mendunia. Tidak heran banyak pelajar yang tertarik untuk melanjutkan pendidikan di sana, termasuk mahasiswa Indonesia. Lantas, berapa biaya sekolah di Korea Selatan? 

 

Korea Selatan menawarkan kampus terbaik di bidangnya yang bisa dipertimbangkan untuk menuntut ilmu lebih jauh. Namun, untuk sekolah di Korea Selatan memang tergolong susah. 

 

Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Sekolah di Korea Selatan

 

Sedang mempertimbangkan dan mencari tahu biaya sekolah di Korea Selatan? Yuk, pastikan kamu persiapkan dulu hal-hal berikut ini: 

 

1. Kemampuan bahasa

 

Meski beberapa kampus memiliki program internasional dalam bahasa Inggris, tapi penting untuk bisa mahir berbahasa Korea. Sebagian universitas mensyaratkan nilai TOPIK (Test of Proficiency in Korean) dengan nilai minimal tiga.

 

Terutama kalau kamu melanjutkan ke program master, sekalipun program yang dipilih berbahasa Inggris, tapi tetap menyertakan nilai TOPIK.

 

2. Waktu mendaftar

 

Universitas di Korea termasuk ketat dalam menetapkan waktu pendaftaran. Pendaftaran sekolah di Korea Selatan dimulai dari Januari hingga Februari. Pengumuman penerimaan biasanya dilakukan di bulan April.

 

Bagi beberapa kampus, ada program kuliah yang mewajibkan kelancaran bahasa Korea di bulan Agustus, sehingga kamu harus mengikuti program tambahan sebelum perkuliahan dimulai.

 

3. Visa

 

Ada dua jenis visa pelajar untuk kuliah di Korea Selatan, yaitu Visa D4 da Visa D2. Visa D4 diberikan kepada calon pelajar yang ingin melakukan training di Korea Selatan. Misalnya untuk belajar bahasa Korea di lembaga yang dimiliki oleh universitas.

 

Nah, kalau kamu ingin melanjutkan kuliah di jenjang S1, S2, dan S2, maka kamu membutuhkan Visa D2 yang diperuntukkan bagi pelajar yang ingin kuliah di sana.

 

4. Tempat mendaftar

 

Penting juga untuk memperhatikan lokasi untuk mendaftar. Ada dua cara yang bisa kamu lakukan. 

 

Pertama, mendaftar di Kedubes Korea Selatan dengan pilihan maksimal tiga universitas. Pihak Kedubes yang akan mengirimkan aplikasi pendaftaranmu ke universitas yang kamu tuju.

 

Nah, kalau lolos maka tahap selanjutnya berupa wawancara dan tes kesehatan bisa dilakukan di kantor Kedubes.

 

Selain itu, kamu bisa mendaftar langsung ke universitas yang kamu incar. Kunjungi laman resmi website universitas yang bersangkutan dan ikuti persyaratannya.

 

Syarat Bisa Sekolah di Kampus-kampus di Korea Selatan

 

Selain mencari tahu biaya sekolah di Korea Selatan, kamu juga harus mengetahui syarat untuk bisa melanjutkan pendidikan di sana. 

 

Pastikan kamu menyiapkan dokumen persyaratan ini. Beberapa dokumen yang dibutuhkan yaitu:

 

  1. Surat rekomendasi dari guru atau dosen (untuk jenjang S2) dan referensi konselor, bisa dari kepala sekolah SMA.
  2. Certificate of Facts, berupa keterangan masuk dan keluar yang diterbitkan oleh pemerintah Korea
  3. Bukti kelancaran berbahasa Inggris dan Korea, bisa berupa TOPIK (minimal 3), IELTS (minimal 5.5), dan TOEFL (minimal 80).
  4. Jika ada, lampirkan juga research paper, published paper, dan awards yang pernah kamu terima
  5. Dokumen-dokumen pendaftaran yang ditetapkan oleh setiap universitas.

 

Khusus untuk dokumen tambahan, biasanya tiap universitas akan meminta dokumen-dokumen yang berbeda-beda. Tapi, umumnya dokumen tersebut terdiri atas: 

 

  • Formulir pendaftaran yang bisa kamu dapatkan di website universitas yang dituju
  • Personal statement dan study plan, berupa formulir khusus yang bisa kamu unduh di website universitas
  • Bukti kesanggupan finansial. Setiap universitas umumnya sudah memiliki formulir khusus yang bisa kamu isi
  • Surat rekomendasi
  • Akta lahir, KTP, Kartu Keluarga, Paspor

 

Pastikan kamu mempersiapkan semua dokumen-dokumen di atas dengan baik. Karena, selain biaya sekolah di Korea Selatan, masalah persiapan dokumen juga perlu diprioritaskan. 

 

Pilihan Kampus Terbaik di Korea Selatan dan Biayanya

 

Biaya sekolah di Korea Selatan akan disesuaikan dengan jenis kampus serta jurusan yang dipilih. 

 

Ada tiga jenis universitas di Korea, yaitu Universitas Nasional yang dikelola pemerintah pusat, Universitas Negeri yang dikelola pemerintah daerah, dan Universitas Swasta yang dikelola oleh yayasan non-profit. 

 

Di antara semua jenis universitas yang ada, berikut beberapa pilihan kampus di Korea Selatan:

 

1. Seoul National University (SNU)

 

SNU merupakan universitas nasional pertama di Korea dan salah satu kampus yang banyak diincar, termasuk oleh mahasiswa internasional. 

 

Serunya, SNU juga menawarkan dukungan bahasa bagi mahasiswa internasional untuk menyiapkan diri sebelum perkuliahan dimulai.

 

Biaya yang dikeluarkan disesuaikan dengan jurusan yang kamu pilih. Adapun perkiraan biaya per semesternya yaitu:

 

 

2. KAIST

 

Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAITS) jadi pilihan yang tepat kalau ingin menimba ilmu di bidang sains dan teknik. 

 

Universitas yang didanai pemerintah ini fokus pada penelitian dan pengembangan, serta banyak bekerjasama dengan institut teknik ternama di luar negeri.

 

Adapun beberapa jurusan favorit dan tersedia dalam bahasa Inggris yaitu Kimia Biologi, Teknik Biomedis, Neurosains, dan Robotik. 

 

Jika memilih KAIST, perkiraan biaya sekolah di Korea Selatan yang perlu kamu siapkan sebesar:

 

 

3. Yonsei University

 

Sebagai salah satu universitas tertua di Korea, Yonsei University menawarkan program dalam bahasa Inggris untuk tingkat S1, S2, dan S3. 

 

Universitas ini termasuk salah satu universitas favorit bersama SNU dan Korea University. Yonsei juga termasuk salah satu universitas dengan biaya termahal di Korea. 

 

Jika memilih Yonsei University, perkiraan biaya sekolah di Korea Selatan bagi bidan ilmu sosial adalah sekitar Rp117 juta. Sementara, untuk bidan teknik sekitar Rp124 juta.

 

4. Ewha Woman University

 

Universitas yang terletak di tengah kota Seoul ini jadi favorit untuk kuliah, meski tergolong mahal. 

 

Jika ingin berkuliah di Ewha Woman University, perkiraan biaya sekolah di Korea Selatan yang perlu kamu siapkan adalah:

 

 

5. Chung-ang University

 

Satu lagi universitas favorit bagi mahasiswa internasional. Serunya, ada program pertukaran pelajar ke luar negeri yang bisa kamu ikuti saat kuliah di sini.

 

Nah, perkiraan biaya sekolah di Korea Selatan untuk universitas ini adalah sebagai berikut:

 

 

Artikel Terkait: Sumber Dana untuk Kuliah di Luar Negeri

  1. Tips Menekan Biaya Kuliah di Luar Negeri
  2. Persiapan Sebelum Kuliah di Luar Negeri

 

Perkiraan Biaya Tinggal di Korea Selatan

 

Selain mempersiapkan soal biaya sekolah di Korea Selatan, kamu juga harus menyiapkan diri untuk memenuhi biaya sehari-hari. Adapun biaya yang harus kamu perhatikan yaitu:

 

1. Biaya makan sehari-hari

 

Kalau dihitung rata-rata, dalam sebulan kamu harus mengeluarkan biaya paling minimum sebesar 300-400 ribu won atau sekitar Rp4-5 juta. 

 

Perkiraannya, untuk sekali makan di restoran kamu perlu mengeluarkan uang sekitar 6000 – 12000 won, dan biaya nongkrong di cafe sekitar 5000 won.

 

Kamu bisa berhemat dengan makan di kafetaria yang ada di kampus karena harganya lebih ramah di kantong mahasiswa. 

 

Untuk makanan kafetaria, kamu butuh sekitar 15.000 won per hari, sehingga dalam sebulan kamu perlu mengeluarkan sebesar 450.000 won.

 

Pinjaman Mudah Cicilan Ringan Modal KTP

 

2. Biaya tempat tinggal

 

Biaya tempat tinggal juga patut diperhatikan di samping biaya sekolah di Korea Selatan.

Ada tiga jenis tempat tinggal yang bisa kamu pilih selama sekolah di Korea, yaitu:

 

1. Asrama

Asrama yang disediakan oleh kampus biasanya harganya lebih murah. Hampir setiap kampus menyediakan asrama, dan jarak yang dekat dengan kampus. 

 

Kamar asrama biasanya tipe sharing yang diisi oleh 2, 4, dan 6 orang. Selain itu, ada fasilitas di asrama yang bisa membuatmu lebih hemat, seperti ruang makan, kafetaria, dan laundry. 

 

Rata-rata biaya sewa asrama sekitar 170.000 – 500.000 won per bulan atau sekitar Rp2-6 juta.

 

2. Goshiwon

 

Kamu juga bisa tinggal di kos-kosan atau dikenal dengan nama Goshiwon. Biasanya berupa gedung bertingkat dengan kamar-kamar personal yang bisa ditempati sendiri. 

 

Ukurannya biasanya sempit, dan kamu bisa memilih yang jaraknya dekat dengan kampus. Biaya sewa goshiwon sekitar 150.000-700.000 won per bulan atau Rp2-8 juta.

 

3. Hasukjib

 

Terakhir ada Hasukjib, sejenis homestay yang memungkinkanmu berbagi tempat tinggal dengan mahasiswa lain. 

 

Ada pemilik rumah yang bisa memenuhi kebutuhanmu, seperti makan. Serunya tinggal di Hasukjib, kamu bisa berbaur dengan masyarakat lokal, sekaligus melatih bahasa.

 

Namun, seringkali lokasinya tidak dekat kampus sehingga kamu harus mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi. Untuk menyewa Hasukjib, biasanya kamu mengeluarkan sekitar Rp4-5 juta per bulan.

 

Bagaimana, semakin tertarik untuk sekolah di Korea Selatan? Dengan mengetahui perkiraan biaya sekolah di Korea Selatan, kamu bisa menabung dari sekarang, sekaligus mencari universitas yang tepat.

Jaga Imunitas dengan Vitamin, Berapa Alokasi Pengeluaran untuk Vitamin?

Salah satu cara untuk menjaga imunitas dan kesehatan tubuh yaitu dengan rutin mengonsumsi vitamin. Tidak heran kalau di masa pandemi ini, pengeluaran untuk vitamin juga menjadi suatu prioritas. 

 

Alokasi Pengeluaran untuk Vitamin Berdasarkan Jenisnya

 

Ada banyak jenis vitamin yang dibutuhkan tubuh. Masing-masing punya fungsi tersendiri. 

 

Setidaknya, berikut jenis vitamin yang harus kamu penuhi dan kisaran harga agar bisa menentukan pengeluaran untuk vitamin harianmu.

 

1. Vitamin A

 

Selama ini kita mungkin mengenal vitamin A yang berfungsi untuk menjaga kesehatan mata. Ternyata, vitamin A juga bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. 

 

Sebab, vitamin A berfungsi dalam pembentukan sel darah putih yang mampu melawan infeksi dan bakteri di tubuh.

 

Kekurangan vitamin A bisa membuat tubuh jadi mudah lelah, kurang bertenaga, dan sistem imun yang menurun. Beberapa rekomendasi suplemen vitamin A yang bisa kamu konsumsi, yaitu:

 

Blackmores Vitamin A 5000

 

Mengandung 150 butir dengan dosis per butir sebanyak 5.000 IU, sehingga kamu dianjurkan mengonsumsinya satu butir per hari bagi orang dewasa. Perkiraan biaya untuk vitamin A ini sekitar: Rp250.000 – Rp325.000 per botol.

 

Now Foods Vitamin A

 

Vitamin ini memiliki dosis 10.000 IU, artinya kamu hanya dianjurkan mengonsumsi satu butir per hari. Pengeluaran untuk vitamin A ini sekitar: Rp 101.500 – Rp365.900 per botol.

 

2. Vitamin B

 

Enggak hanya bisa menjaga kesehatan, vitamin B juga mampu meningkatkan metabolisme tubuh. Vitamin B akan menjaga tubuh tetap bugar.

 

Setidaknya ada empat jenis vitamin B dengan fungsi berbeda yang harus kamu ketahui. Vitamin B1 berfungsi untuk mendukung metabolisme karbohidrat, sementara vitamin B2 berfungsi untuk menjaga kecantikan kulit. 

 

Vitamin B6 dibutuhkan untuk membentuk otot dan mengurangi sakit, serta vitamin B12 dibutuhkan untuk mencegah anemia dan menjaga imunitas tubuh. Kamu bisa mendapatkan vitamin B lewat suplemen berikut:

 

Neurobion Forte

 

Suplemen vitamin B yang mengandung gula sehingga terasa enak. Kamu pun akan betah mengonsumsinya setiap hari. Total biaya untuk vitamin B ini: Rp34.500 per strip.

 

Wellnes Mega B Complex

 

Vitamin ini cocok untuk kamu yang banyak duduk dan jarang bergerak, sebab akan membantu memperlancar aliran darah. Plus, mampu mengatasi tubuh yang cepat lelah. Biaya untuk vitamin B ini sekitar Rp140.000 per botol. 

 

3. Vitamin C

 

Vitamin C berfungsi untuk meningkatkan antibodi yang penting bagi sistem kekebalan tubuh. Jenis vitamin ini dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga sangat dibutuhkan di era pandemi ini.

 

Secara alami, kamu bisa mendapatkan vitamin C lewat buah-buahan seperti pepaya, stroberi, jeruk, mangga, kiwi, serta sayuran seperti brokoli, bayam, dan paprika. 

 

Jika kamu membutuhkan bantuan suplemen, beberapa rekomendasi untukmu:

 

Blackmores Vitamin C 500 Mg Tablet

 

Vitamin C ini mengandung ekstrak bioflavonoid yang mampu meningkatkan kerja vitamin C dalam tubuh, serta mineral askorbat yang aman bagi lambung. Pengeluaran untuk vitamin C ini: Rp80.000 – Rp500.000 per botol

 

Holisticare Ester C

 

Vitamin ini juga aman bagi lambung dan akan membuat imunitas tubuh selalu terjaga. Kisarana biaya untuk vitamin C ini: Rp10.000 – Rp50.000.

 

4. Vitamin D

 

Salah satu vitamin yang penting untuk menjaga kesehatan tulang dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. 

 

Untuk mendapatkannya secara alami, kamu bisa rajin berjemur setiap pagi. Vitamin D juga bisa didapat lewat makanan seperti ikan tuna, salmon, dan telur. 

 

Kamu juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin D, di antaranya:

 

Nature’s Plus Vitamin D3

 

Vitamin Ini mampu memaksimalkan penyerapan kalsium dan fosfor, serta menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap normal. Pengeluaran untuk vitamin ini: Rp230.000 per botol.

 

Sunkist Calcium + Vitamin D3

 

Mengonsumsinya secara rutin bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin D harian. Ditambah kandungan kalsium di dalamnya, vitamin ini juga mampu memperkuat tulang. Pengeluaran untuk vitamin ini: Rp220.000 per botol

 

5. Vitamin E

 

Jenis vitamin ini banyak mengandung antioksidan yang dibutuhkan untuk melindungi tubuh serta menghindarkan tubuh dari risiko infeksi.

 

Secara alami, vitamin E bisa didapatkan lewat makanan, seperti kacang-kacangan, biji-bijian mentah, almond, alpukat, bayam, dan pepaya. 

 

Jika ingin meminum suplemen, kamu bisa mencoba:

 

Natur-E

 

Suplemen ini kaya akan antioksidan yang mampu melancarkan peredaran darah dan distribusi oksigen dalam kulit. Pengeluaran untuk vitamin E ini: Rp5.000 – Rp10.000 per strip

 

Nutrimax Vitamin E

 

Suplemen ini juga dilengkapi oleh Chlorophyllin yang meningkatkan fungsi hati serta mengoptimalkan fungsi detoksifikasi. Pengeluaran untuk vitamin E ini: Rp85.000 – Rp220.00 per botol

 

Artikel Terkait: Menjaga Kesehatan Selama Pandemi

  1. Memaksimalkan Asupan Vitamin D untuk Tubuh
  2. Cara Jaga Kesehatan Saat Pandemi

 

Cara Mengatur Pengeluaran untuk Vitamin

 

Bisa dibilang, vitamin sudah menjadi kebutuhan wajib. Oleh karena itu, penting untuk memasukkan pengeluaran untuk vitamin ke dalam daftar kebutuhan bulanan. 

 

Berikut cara mengatur pengeluaran untuk vitamin yang bisa kamu coba.

 

1. Buat daftar vitamin yang dibutuhkan

 

Kalau bingung, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter perihal vitamin apa saja yang kamu butuhkan. 

 

Setelah tahu, kamu bisa mengecek berapa harga yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin?

 

2. Pilih dalam porsi besar

 

Membeli dalam porsi besar bisa lebih hemat. Kamu juga enggak harus membelinya setiap bulan karena jumlahnya lebih banyak.

 

3. Siapkan di awal

 

Sekalipun vitamin yang dimiliki masih ada, tetap siapkan pengeluaran untuk vitamin ini di awal agar selalu ada uang tersedia jika vitaminmu habis sebelum gajian.

 

Melihat fungsinya, sudah seharusnya kita menambahkan vitamin ke dalam daftar kebutuhan harian. Pastikan ada pengeluaran untuk vitamin yang khusus dibuat dalam pos pengeluaran agar tubuh selalu sehat.

 

Cara Mendapatkan Uang Tanpa Modal dari Internet 

Tanpa modal, tapi bisa dapat uang? Internet dan teknologi bisa jadi cara mendapatkan uang tanpa modal dengan mudah. 

 

Ada beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan dengan mengandalkan internet dan tidak mengharuskanmu merogoh kocek untuk melakukannya.

 

Sebab, kamu bisa melakukannya di rumah saja dan cuma bermodalkan internet. Berikut cara mendapatkan uang tanpa modal dari internet.

 

1. Menjadi reseller

 

Reseller bekerja dengan menjual kembali barang dari supplier tanpa harus menyetok barang. Kamu cukup membeli barang dari supplier dan menjualnya kembali. 

 

Kamu juga bisa menerapkan sistem pre-order, sehingga pembeli membayar di muka dan uang tersebut bisa digunakan untuk membeli barang dari supplier.

 

Sebagai reseller, kamu akan mendapat keuntungan dari harga jual. Ada supplier yang sudah menentukan harga reseller, tapi ada juga yang membebaskan kepada reseller untuk menetapkan harga.

 

Selain mendapat keuntungan dari harga jual, kadang kamu bisa mendapat bonus dari supplier kalau penjualanmu bagus.

 

2. Menjadi dropshipper

 

Perkembangan marketplace memunculkan profesi baru, yaitu menjadi dropshipper. Sebenarnya hampir mirip dengan reseller. 

 

Bedanya, dropship memungkinkan kamu menjual produk ke orang lain hanya bermodalkan foto atau gambar tanpa perlu menyetok barang.

 

Jadi, pembeli membeli barang yang kamu tawarkan. Uang yang kamu dapatkan bisa digunakan untuk membayar ke supplier sesuai harga dropship ditambah ongkos kirim. Nanti, penjual yang langsung mengirim barang ke tangan pembeli.

 

Sebagai dropshipper, yang perlu kamu lakukan hanyalah memasarkan barang dan mencari konsumen. Jadi, kamu nggak butuh modal untuk menjadi seorang dropshipper.

 

Selisih harga dari supplier dan harga yang kamu tetapkan menjadi keuntungan seorang dropshipper. Umumnya, barang yang menarik perhatian dropshipper adalah kosmetik, makanan, obat, pakaian, dan produk elektronik.

 

3. Menjadi penulis freelance

 

Kamu suka menulis? Kemampuanmu ini bisa dimanfaatkan sebagai cara mendapatkan uang tanpa modal juga, lho.

 

Banyak media massa atau website perusahaan yang membutuhkan jasa penulis untuk mengisi website mereka. Bukan hanya itu, media sosial juga membutuhkan penulis freelance untuk membuat konten jadi lebih menarik.

 

Kalau kamu suka blogging, ini bisa jadi portofolio. Perluas networking karena jasa freelance kadang didapat dari mulut ke mulut. Selain itu, kamu juga bisa bergabung dengan website khusus penulis freelance.

 

Menjadi penulis freelance memang menggiurkan. Jam kerjanya fleksibel dan kamu bisa mengukur kemampuan sendiri. Sebab bayaran biasanya ditentukan oleh jumlah tulisan. 

 

Semakin banyak tulisan yang bisa kamu hasilkan, tentunya akan menambah penghasilanmu.

 

4. Afiliasi toko online

 

Program afiliasi berarti kamu ikut serta pada vendor atau toko tertentu dan menawarkan produk yang dihasilkan. 

 

Setiap afiliasi memiliki link khusus yang sudah dilengkapi dengan sistem tracking, sehingga jika terjadi transaksi dari link yang kamu miliki, maka kamu berhak mendapat komisi sesuai dengan perjanjian.

 

Jadi, sebagai afiliasi, kamu tinggal mempromosikan produk yang dimiliki. Semakin banyak yang membeli lewat afiliasi yang kamu miliki, tentunya komisi yang didapat akan semakin besar.

 

Saat ini, beberapa marketplace juga sudah menawarkan program afiliasi ini. Seperti Shopee Affiliate yang dikhususkan kepada KOL atau seseorang yang mempunyai followers banyak di media sosial, Lazada, Zalora, JD.ID, Blibli, dan Bukalapak.

 

5. Cara mendapatkan uang tanpa modal lewat HP dengan mengisi survei

 

Untuk mengembangkan bisnis, perusahaan kadang melakukan survei untuk mendapatkan insight dari customer. 

 

Nah, kadang mereka memberikan reward berupa uang atau dalam bentuk voucher kepada yang mengisi survei tersebut.

 

Kamu juga bisa melakukannya, hitung-hitung mendapat uang jajan tambahan, nih. Jika kamu langganan newsletter produk tertentu, seringnya kamu mendapat undangan untuk mengisi survei.

 

Bukan hanya perusahaan, survei yang diadakan perorangan kadang juga memberikan reward kepada responden. Misalnya survei untuk kebutuhan penelitian. 

 

Artikel Terkait: Pekerjaan Sampingan untuk Tambah Penghasilan

  1. 10 Ide Usaha Sampingan untuk Penghasilan Tambahan
  2. Dapat Penghasilan Tambahan Lewat Program Referral Tunaiku

 

6. Membuka kursus online

 

Kamu punya keahlian khusus? Kamu bisa membagi keahlian khusus itu dengan cara membuka kursus. 

 

Salah satu efek pandemi membuat pembelajaran dilakukan secara daring, jadi kamu bisa memasarkan jasamu ini lebih luas lagi.

 

Misalnya kamu jago Bahasa Inggris, kamu bisa membuka kursus untuk anak SD sesuai dengan tingkatan pelajaran mereka di sekolah. Atau jika kamu jago desain, kamu bisa memberikan kursus desain secara privat.

 

Modalnya cukup laptop dan kecepatan internet saja. Serunya kursus online, muridmu tidak terbatas pada satu area saja sebab kelas berlangsung daring.

 

Pinjaman Uang Online Bisnis Hingga 20 Juta

 

7. Menjual jasa desain grafis

 

Kebutuhan akan jasa desain grafis semakin meningkat. Dulu, desain grafis mungkin hanya dibutuhkan untuk media promosi besar. 

 

Sekarang, dengan adanya media sosial, kebutuhan akan jasa desain grafis pun meningkat, membuat pekerjaan desain grafis bisa dijadikan cara mendapatkan uang tanpa modal.

 

Nah, jika kamu punya kemampuan di bidang desain, bisa dimanfaatkan dengan mencari uang tambahan. 

 

Kamu bisa membuat akun media sosial khusus berisi desain yang kamu miliki sehingga bisa berguna sebagai portofolio.

 

Tonjolkan kelebihanmu. Misalnya, kamu jago bikin animasi. Kamu bisa membuat contoh animasi untuk dipasarkan kepada calon klien.

 

Dengan internet, kamu bisa mendapatkan pemasukan dengan cepat. Bahkan, internet bisa jadi cara mendapatkan uang tanpa modal.

 

Kamu cuma perlu memanfaatkan kemampuan yang kamu miliki dan didukung oleh jaringan internet. Selamat mendulang cuan dari internet!

Daftar Bank Digital Terpercaya dan Cara Membukanya

Perkembangan teknologi juga berpengaruh dalam pola menabung. Kalau sebelumnya kita mengenal bank konvensional, saat ini ada banyak banget daftar bank digital di Indonesia. 

 

Kehadirannya membuat menabung jadi makin mudah dan terasa fun, karena bisa diakses dari smartphone.

 

Apa Itu Bank Digital?

 

Dari sekian banyak daftar bank digital, mungkin kamu sudah nggak merasa asing lagi. Namun, sebenarnya apa sih bank digital itu?

 

Bank digital bisa diartikan sebagai kegiatan perbankan yang menggabungkan layanan online dan mobile banking dalam satu tempat. 

 

Lewat layanan yang bisa diakses secara online, setiap nasabah bisa mengatur rekening yang dimiliki hanya bermodalkan gadget.

 

Keberadaan bank digital tentunya akan mempermudah dalam melakukan transaksi keuangan, termasuk menabung dan mengatur rekening tabungan yang dimiliki. 

 

Terlebih bagi yang sibuk, sehingga rasanya sulit menyediakan waktu untuk mengunjungi bank. Nggak heran kalau bank digital di Indonesia berkembang dengan pesat.

 

Daftar Bank Digital

 

Kamu mau membuka rekening di bank digital? Berikut beberapa daftar bank digital di Indonesia yang bisa kamu coba:

 

1. Jenius

 

Kamu mungkin sudah tidak asing dengan bank digital satu ini. Jenius yang dimiliki oleh BTPN bisa diakses dengan cara mengunduh aplikasi bank ini.

 

Jenius menjadi aplikasi bank digital pertama yang memungkinkan nasabah membuka rekening tanpa mengunjungi bank. Kamu tinggal mengunduh aplikasi di smartphone untuk membuka rekening.

 

Setelah nomor rekening selesai dibuat, kamu bisa mengunjungi booth Jenius yang banyak tersebar di mal di Jakarta atau ke kantor cabang Bank BTPN. 

 

Proses yang mudah dan online ini tentunya sangat praktis ketimbang harus antre panjang di bank.

 

2. Bank Jago

 

Dulunya bernama Bank Artos Indonesia, lembaga keuangan ini bertransformasi menjadi Bank Jago. Serunya, semua transaksi bisa dilakukan online sehingga praktis banget.

 

Untuk kamu yang mau menggunakan Bank Jago, kamu tinggal mengunduh aplikasi. Sebelumnya, pastikan kamu memiliki nomor ponsel Indonesia yang aktif dan sah. 

 

Setelahnya, kamu tinggal melakukan registrasi dengan mengisi data, mengunggah foto KTP dan NPWP.

 

Setelah itu, kita tinggal mengaktifkan nomor rekening lewat video call dengan Bank Jago. Proses verifikasi ini merupakan tahap akhir sebelum rekeningmu bisa dipakai.

 

3. Digibank

 

DBS Bank juga memiliki layanan bank digital bernama Digibank. Hampir sama dengan aplikasi bank digital lainnya, untuk daftar bank digital Digibank juga bisa dilakukan secara online.

 

Kamu tinggal mengunduh aplikasi Digibank dan membuat rekening baru. Sertakan data pribadi dengan benar, berupa nama, nomor telepon, dan email. Setelah itu, kamu diharuskan untuk menjawab beberapa pertanyaan tertentu.

 

Setelahnya, kamu bisa mengunjungi booth Digibank atau DBS Bank untuk melakukan verifikasi biometrik. Proses pembuatan rekening pun selesai, deh.

 

4. SeaBank

 

Bank Kesejahteraan Ekonomi berganti nama menjadi SeaBank dan siap menjadi salah satu bank digital yang bisa kamu jajal. 

 

Kamu cukup mengunduh aplikasi SeaBank dan membuka rekening untuk menabung atau melakukan transaksi keuangan lainnya secara online.

 

Setelah mengisi data saat proses registrasi, kamu akan melakukan video call dengan pihak SeaBank sebagai proses verifikasi. 

 

Setelah proses verifikasi lewat video call, SeaBank akan memeriksa pengajuanmu paling lama satu hari, sebelum akhirnya kamu mendapat notifikasi kalau rekening sudah bisa dipakai.

 

5. Senyumku

 

Senyumku merupakan produk bank digital dari Amar Bank. Amar Bank sendiri sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Di Senyumku, kamu bisa menabung menggunakan fitur celengan dengan bunga sampai 5,5 persen per tahun.

 

Bukan hanya itu, aplikasi Senyumku juga bisa kamu manfaatkan sebagai tempat untuk mencatat transaksi keuanganmu, baik secara manual maupun otomatis. Jadi, kamu bisa memantau cash flow setiap bulannya.

 

Cara Daftar Bank Digital Senyumku

 

Tidak perlu khawatir waktumu akan tersita banyak, karena proses pembukaan rekening di Senyumku sangat gampang. 

 

Pertama-tama, kamu harus mengunduh aplikasi Senyumku di smartphone. Pastikan kamu memiliki nomor ponsel Indonesia yang aktif dan sah untuk bisa daftar bank digital Senyumku.

 

Isi data diri dan unggah foto KTP yang masih berlaku untuk melengkapi data pribadimu pada saat pembukaan rekening.

 

Setelah selesai, nomor rekeningmu masih dalam keadaan tidak aktif. Tidak perlu khawatir, karena tim Senyumku sedang melakukan verifikasi data. 

 

Setelah selesai, kamu pun bisa menggunakan akun dan memanfaatkan ragam promo serta kemudahan yang ditawarkan oleh Senyumku.

 

Kelebihan Bank Digital Senyumku

 

Masih ragu untuk membuka rekening di Senyumku? Beberapa kelebihan bank digital Senyumku berikut ini akan membuatmu berubah pikiran.

 

1. Proses mudah dan praktis

 

Seperti halnya bank digital, setiap proses daftar bank digital Senyumku bisa dilakukan hanya mengandalkan smartphone. Paling cocok untuk kamu yang sibuk dan tidak punya waktu untuk antre panjang di bank.

 

2. Jadi lebih hemat

 

Senyumku menawarkan bebas transfer antar-bank dan bebas biaya admin. Tentunya ini akan membuatmu jauh lebih hemat.

 

Kamu tidak perlu khawatir akan adanya biaya tambahan saat bertransaksi. Jadi, kamu bisa lebih hemat, deh.

 

3. Mengatur keuangan lebih mudah

 

Di aplikasi Senyumku, ada fitur catatan keuangan yang memungkinkan kamu untuk memantau seluruh arus pemasukan dan pengeluaran. 

 

Ini akan membantu kamu agar bisa mengatur keuangan dengan lebih mudah. Tidak perlu lagi pusing memikirkan kemana perginya uangmu, karena semua tercatat dengan rapi.

 

Artikel Terkait: Tips Membuat Catatan Keuangan

  1. Cara Membuat Catatan Keuangan yang Baik dan Benar
  2. 10 Aplikasi Catatan Keuangan Harian Gratis

 

Fitur-fitur yang Ada di Dalam Senyumku

 

Serunya, Senyumku dilengkapi dengan fitur canggih yang akan mempermudahmu dalam mengatur keuangan. 

 

Bukan tidak mungkin kamu mencapai kemerdekaan finansial karena keuangan jadi lebih tertata rapi.

 

1. Celengan

 

Kamu punya impian, baik jangka pendek atau panjang? Dengan fitur celengan, kamu bisa menggapai impianmu dengan lebih mudah. Fitur Celengan memungkinkanmu membuat tabungan impian.

 

Kamu bisa menentukan berapa jumlah yang diinginkan dan berapa lama untuk mencapainya, sehingga diketahui berapa banyak yang harus kamu tabung setiap bulannya.

 

Dengan memisahkan beberapa tabungan sesuai kebutuhan, pastinya akan memudahkanmu dalam mengatur keuangan. 

 

Jadi, enggak perlu khawatir uangmu jadi tercampur dengan kebutuhan lain. Serunya juga, kamu akan mendapatkan bunga 5.5% per tahunnya. Menarik, bukan?

 

 

2. Catatan keuangan

 

Sering bertanya-tanya, ke mana saja perginya uangmu? Nah, dengan fitur pencatatan keuangan yang ada di Senyumku, kamu nggak perlu pusing lagi. 

 

Semua pengeluaranmu akan tercatat secara otomatis, jadi enggak akan ada yang terlupa. Dengan begitu, kamu bisa mengecek ke mana saja kamu membelanjakan uangmu. 

 

3. Bebas biaya transfer

 

Duh, biaya admin kadang memang bikin kesal, ya. Namun, kamu enggak perlu lagi membayar biaya admin lewat fitur Transfer pada Senyumku. 

 

Sebab, layanan bebas biaya transfer dan biaya admin siap kamu manfaatkan. Dengan layanan ini, dijamin kamu akan lebih hemat.

 

Kemajuan teknologi memang mempermudah kita dalam kegiatan sehari-hari, salah satunya dalam hal finansial. 

 

Daftar bank digital di atas tentunya akan membantumu dalam mengatur keuangan dengan lebih baik.

Model Baru Terus Bermunculan, Kapan Harus Ganti HP?

Karena teknologi terus berkembang, tren smartphone juga mudah berubah dengan cepat. Kalau tidak bisa menentukan kapan harus ganti HP, bisa-bisa kamu jadi boros karena gonta-ganti smartphone terus-menerus. 

 

Sebelum tergoda untuk mengganti HP dengan keluaran terbaru yang lebih canggih, perlu mempertimbangkannya matang-matang. 

 

Kalau harus ganti HP karena ikut tren, nggak akan ada habisnya karena model dan rilisan baru akan selalu bermunculan.

 

Tanda-tanda Kapan Harus Ganti HP

 

Sebenarnya tidak ada patokan khusus kapan harus ganti HP. Idealnya, dengan pemakaian yang tergolong berat, HP bisa berusia 2,5 hingga 3 tahun sebelum performanya mengalami penurunan.

 

Lebih lanjut lagi, berikut beberapa pertimbangan kapan harus ganti HP supaya tidak boros:

 

1. Layar pecah atau retak

 

Tentunya, layar pecah atau retak akan mengganggu kenyamanan dan performa HP. Ada dua pilihan, mengganti layar atau beli HP baru. 

 

Kadang, kalau kerusakannya sudah terlalu parah, biaya ganti layar setara dengan biaya beli baru. Jadi, nggak ada salahnya untuk beli HP baru.

 

2. Tidak bisa update OS

 

Sistem operasi yang menggerakkan HP terus mengalami peningkatan. Kadang, HP yang dimiliki nggak mampu lagi menampung update OS terbaru.

 

Akhirnya, performa jadi lemot. Kalau sudah mentok, mungkin ini saat yang tepat untuk ganti HP.

 

3. Memakai OS versi lama

 

HP masih memakai OS versi lama. Untuk beberapa aplikasi, bisa bermasalah karena tidak didukung oleh OS yang ada di HP. 

 

Tentunya hal ini akan menghambat kegiatanmu, terutama untuk kamu yang butuh bekerja dengan HP.

 

4. Baterai bocor

 

Saking bocornya, kamu selalu mencari colokan karena HP hanya bertahan sebentar tanpa dicas. Tentunya, hal ini akan menghambat produktivitasmu sehari-hari jika terus dipertahankan.

 

5. Performa lemot

 

Saking lambatnya, kamu sering emosi saat memakainya. Terlebih untuk kamu yang membutuhkan HP untuk bekerja atau belajar. Tentunya, HP yang lemot akan sangat mengganggu.

 

6. Memori penuh

 

Saking lamanya dipakai, memori HP sudah penuh. Kamu pun tidak bisa menghapus aplikasi tertentu atau menambah memori eksternal. 

 

Sementara, kebutuhan untuk storage semakin banyak. Well, mungkin ini saatnya ganti HP.

 

7. Produk sudah discontinued

 

Ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk discontinued, maka akan sulit untuk mencari suku cadang yang diperlukan jika pengin memperbaiki HP. 

 

Selain harganya yang bisa jadi lebih mahal, juga butuh waktu untuk mendapatkannya.

 

8. IC HP rusak

 

IC atau integrated circuit, mesin utama pada HP. Jika bagian ini rusak, kamu enggak akan bisa maksimal dalam mengisi daya HP. 

 

Memang, sih, bisa diperbaiki tapi seringkali harganya mahal sehingga dirasa jauh lebih untung kalau beli HP baru.

 

9. HP tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan

 

Seiring dengan meningkatnya aktivitas, kebutuhan akan fitur pendukung di HP semakin besar. Misalnya, HP kamu tidak mendukung Zoom padahal kamu butuh untuk meeting. 

 

Contoh lainnya saat kamera HP tidak begitu jernih sementara kamu butuh kamera dengan resolusi tinggi untuk memperlancar pekerjaan.

 

10. Masalah yang sama terjadi berulang kali

 

Misalnya HP sering restart dengan sendirinya saat dipakai, atau layar sentuh mulai terasa macet. Kerusakan ini termasuk berat, sehingga akan jauh lebih untung dengan membeli baru.

 

 

Cara Bijak Ganti HP

 

Sudah tahu kapan harus ganti HP? Jika kamu mengalami kondisi di atas, sudah saatnya untuk membeli HP baru. 

 

Lakukan langkah berikut untuk menabung demi HP baru tanpa merasa terbebani.

 

1. Tentukan budget

 

Dengan menentukan budget, kamu bisa menghitung berapa banyak uang yang harus disisihkan setiap bulannya.

 

2. Tentukan jenis HP yang diincar

 

Jangan tergoda dengan iklan atau gimmick. Pastikan HP yang dibeli memenuhi semua kebutuhanmu saat ini dan tahan lama. 

 

Setidaknya sampai 2 hingga 3 tahun mendatang. Kamu harus jeli memilih mana HP yang sesuai dengan kebutuhan dan budget.

 

Artikel Terkait: Tips Beli HP Baru

  1. 3 Tips Beli HP Baru Agar Tidak Kecewa
  2. Beli Gadet Online, Untung atau Rugi?

 

3. Jadikan prioritas

 

Bisa dibilang saat ini HP adalah kebutuhan utama, jadi nggak ada salahnya untuk menjadikan beli HP baru sebagai prioritas. Jadi, kamu bisa menggeser uang dari pos lain untuk membeli HP.

 

4. Maksimal tiga bulan

 

Jangan terlalu lama menabung, karena kamu membutuhkan HP dalam waktu dekat. Tiga bulan sudah cukup untuk menabung.

 

5. Gunakan pay later

 

Jika keadaan mendesak, kamu bisa menggunakan kartu kredit atau pay later. Jadi, kamu sudah memiliki jadwal tetap untuk melunasi utang beli HP ini.

 

Saat ini, HP bukan hanya sekadar tren melainkan menjadi kebutuhan. Jika performa HP sudah lemot atau enggak lagi mencukupi kebutuhanmu, itu menjadi tanda kapan harus ganti HP.

Mau Sewa Tempat Usaha? Perhatikan Dulu Hal Ini

Edukasi & Inspirasi Finansial dari Amar Bank

 

Ketika menjalankan suatu usaha, kadang kamu butuh sewa tempat usaha. Sebab nggak semua kegiatan operasional bisa dilakukan secara online. 

 

Namun, sebelum menyewa tempat untuk berbisnis, ada hal yang harus kamu perhatikan lebih dulu.

 

Tunaiku dari Amar Bank bisa bantu kamu dapatkan dana sewa untuk tempat usaha. Cari tahu di sini.

 

Perhatiaan Saat Mau Sewa Tempat Usaha

 

Demi kelancaran operasional usaha atau bisnis, sewa tempat usaha jadi pilihan tepat. Ada beberapa pertimbangan yang harus kamu perhatikan kalau mau sewa tempat usaha, yaitu:

 

1. Lokasi tempat usaha

 

Pemilihan lokasi berkaitan dengan biaya yang harus dikeluarkan. Selain itu, lokasi tempat juga berpengaruh pada kesuksesan usahamu. 

 

Jangan asal pilih tempat karena murah, kamu perlu menyesuaikan dengan tujuan bisnismu. 

Perhatikan juga akses menuju tempat usahamu, apakah mudah dijangkau?

 

Jika kamu menjalankan usaha yang banyak berhubungan dengan orang, tentu semakin strategis semakin baik.

 

2. Biaya sewa yang harus dikeluarkan

 

Biaya yang dikeluarkan saat menyewa memang nggak sebesar biaya membeli. Namun, pastikan biaya sewa itu tidak membebanimu. 

 

Untuk yang berlokasi strategis memang lebih mahal. Jika usahamu menuntut lokasi yang strategis, pastikan biaya sewa menjadi perhatian utama dalam merencanakan keuangan.

 

Biaya sewa kadang hanya mencakup biaya bangunan. Sebelum deal, pastikan biaya tambahan apa saja yang harus kamu keluarkan nantinya.

 

Kalau biaya sewa dirasa terlalu memberatkan, coba dapatkan dana tambahan pakai Tunaiku dari Amar Bank. Cari tahu di sini!

 

3. Jenis tempat sesuai kebutuhan

 

Ada banyak jenis tempat usaha yang bisa kamu sewa. Hal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu.

 

Misalnya untuk bisnis makanan atau laundry, kamu hanya butuh tempat berupa satu ruangan yang tidak begitu luas.

 

Bisa juga kamu membutuhkan coworking space atau ruko jika bisnismu dijalankan oleh tim yang butuh tempat memadai. 

 

4. Perizinan tempat usaha

 

Agar tak menyulitkan di kemudian hari, pastikan perizinan yang dibutuhkan sudah lengkap. Sebelum menyewa, perhatikan tempat tersebut sudah memiliki izin usaha.

 

Tempat yang tidak memiliki izin usaha sangat rawan berhubungan dengan masalah hukum. Tentunya hal ini akan merugikanmu di kemudian hari.

 

5. Faktor keamanan

 

Bukan hanya tempat yang ingin kamu sewa saja yang harus diperhatikan, tapi keadaan di sekitarnya juga. 

 

Pertama, pastikan soal faktor keamanan. Kamu nggak mau, kan, was-was karena lokasi yang rawan tindak kriminal?

 

Begitu juga soal bencana alam. Minimal, lokasi yang dipilih harus bebas banjir agar tidak menambah biaya perbaikan di kemudian hari.

 

Pinjaman Uang Online Bisnis Hingga 20 Juta

 

6. Kondisi bangunan

 

Pastikan bangunan yang akan disewa dalam keadaan layak untuk dipakai. Cek setiap bagian untuk memeriksa apakah ada bagian yang rusak. 

 

Buat kesepakatan jelas dengan pemilik jika ada bagian yang harus diperbaiki dan menjadi tanggung jawab siapa.

 

Selain itu, perhatikan juga kebersihan bangunan dan area sekitar. Sanitasi dan ventilasi yang bagus juga menjadi pertimbangan sebelum kamu memutuskan untuk menyewa.

 

Perkiraan Biaya untuk Sewa Tempat Usaha

 

Kamu berencana untuk sewa tempat usaha? Berikut perkiraan biaya yang harus kamu hitung:

 

1. Perkiraan sewa tempat usaha di Jakarta

 

Luas tanah Luas bangunan Kisaran harga/tahun
80 m2 40 m2 Rp80 juta
400 m2 1000 m2 Rp700 juta
100 m2 400 m2 Rp200 juta
80 m2 300 m2 Rp200 juta
1200 m2 1200 m2 Rp3 miliar
600 m2 600 m2 Rp1,5 miliar
75 m2 300 m2 Rp275 juta

 

2. Perkiraan sewa tempat bisnis di Bandung

 

Untuk bangunan yang berada di tanah seluas 300 m2, perkiraan biaya sewa sekitar Rp40 – Rp50 juta. 

 

Sementara untuk bangunan di tanah seluas 180 m2 dikenakan biaya sewa sekitar Rp95 – Rp100 juta.

 

Artikel Terkait: Memenuhi Kebutuhan untuk Mulai Usaha

  1. 5 Teknologi Modern untuk Berbisnis
  2. 3 Jenis Aset Bisnis yang Harus Dimiliki

 

3. Perkiraan biaya sewa tempat di Bogor

 

Untuk ruko minimalis dengan luas bangunan 150 m2, perkiraan biaya sewa yang harus kamu keluarkan yaitu Rp55 – Rp65 juta.

 

Semakin yakin untuk sewa tempat usaha demi kelancaran operasional bisnis kamu? Dengan pertimbangan di atas, kamu bisa lebih tepat dalam merencanakan anggaran bisnismu.

 

Membayar biaya sewa untuk tempat usaha memang memerlukan dana yang nggak sedikit. Kamu bisa pakai Tunaiku dari Amar Bank untuk bisa dapatkan dana tambahan sampai Rp20 juta. Cek DI SINI.

Jadi Opsi Pembayaran Terbaru, Apa Itu Pay Later?

Untuk kamu yang sering melakukan transaksi online, mungkin sudah tidak asing dengan istilah pay later. Sebut saja Gopay Pay Later, ShoopePay Later, atau Traveloka Pay Later. 

 

Saat ini, pay later menjadi salah satu opsi pembayaran yang seringkali bisa membantu, terutama dalam keadaan terdesak. Jadi opsi pembayaran terbaru, apa itu Pay Later?

 

Apa itu Pay Later?

 

Sederhananya, pay later termasuk metode pembayaran pascabayar atau postpaid. Dengan adanya metode pay later, kamu bisa membeli sesuatu dan membayar belakangan. 

 

Pay later menjadi metode pembayaran yang mempermudah kita untuk membeli sesuatu dalam keadaan mendesak dan uang yang dimiliki tidak mencukupi.

 

Contohnya Traveloka Pay Later. Kamu bisa memesan tiket pesawat atau hotel dan membayar dengan pay later. Nanti, setiap bulannya kamu harus membayar sejumlah uang tertentu untuk menggantinya.

 

Sekilas, cara kerja pay later sama dengan kartu kredit. Namun, kamu enggak perlu melakukan pengajuan ke bank.

 

Enggak semua orang bisa memakai pay later. Selain itu, jumlah kredit pay later juga berbeda setiap orangnya. Pengguna terpilih akan mendapat kredit pay later yang bisa kamu gunakan.

 

Kelebihan Membayar dengan Pay Later

 

Setelah tahu apa itu pay later, apakah kamu mau mencoba untuk melakukan pembayaran pay later? Berikut beberapa kelebihan yang akan kamu dapatkan:

 

1. Membantu dalam keadaan terdesak

 

Dengan memiliki kredit pay later, kamu bisa menggunakannya untuk membeli sesuatu yang sifatnya mendesak. Jika uang yang dimiliki enggak mencukupi, pay later bisa menjadi pilihan.

 

2. Bisa mendapatkan barang di awal

 

Kamu bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan di awal sekalipun belum membayarnya. Hal ini tentunya sangat membantu jika kamu sangat membutuhkan barang tersebut.

 

3. Mendapatkan promo tertentu

 

Beberapa aplikasi memberikan promo tertentu jika kamu membayar memakai pay later. Sehingga, mendapatkan keringanan seperti bebas ongkos kirim atau harga lebih murah.

 

Kekurangan Membayar dengan Pay Later

 

Meskipun memiliki beberapa keunggulan, ada juga beberapa kekurangan pay later, di antaranya:

 

1. Ada pajak dan bunga yang harus dibayar

 

Sebelum menggunakan pay later, cek dulu dengan aplikasi yang kamu gunakan. Sebab, ada bunga atau biaya administrasi yang harus kamu bayarkan. 

 

Misalnya jika kamu menggunakan Gopay Pay Later, kamu harus membayar sebanyak Rp12.500 setiap bulannya.

 

2. Pay later sama dengan berutang

 

Pay later memang mempermudah kita untuk membeli sesuatu, tapi artinya sama saja dengan berutang. Tetap ada beban yang menunggu di kemudian hari untuk segera dilunasi.

 

3. Tergoda membeli barang yang enggak dibutuhkan

 

Kemudahan membayar bisa membuatmu tergoda membeli barang yang sebenarnya enggak dibutuhkan, atau impulsive buying. Ini mungkin saja terjadi karena kamu bisa mendapatkan barang dengan mudah tanpa perlu membayar penuh di awal. 

 

Pinjaman Mudah Cicilan Ringan Modal KTP

 

Menggunakan Pay Later dengan Bijak

 

Sudah tahu, kan, apa itu pay later? Agar beban utangmu enggak terasa berat, perlu cara bijak untuk memakai paylater. Beberapa cara ini bisa kamu lakukan:

 

1. Batasi untuk penggunaan darurat

 

Ingat, ada biaya admin yang harus kamu bayar. Jadi, pastikan pay later hanya digunakan untuk keadaan mendesak.Kamu bisa membatasi berapa jumlah pay later yang boleh dipakai setiap bulannya.

 

2. Batasi satu atau dua pay later saja

 

Pay later memang mempermudah pembayaran, tapi jangan tergoda untuk membuka semua kredit pay later yang ditawarkan kepadamu. 

 

Cukup batasi dua saja di aplikasi yang paling sering kamu pakai, misalnya GoPay dan ShopeePay Later saja. 

 

Atau cukup Traveloka Paylater saja karena kamu butuh cadangan kredit kalau membutuhkan tiket pesawat dadakan.

 

Artikel Terkait: Bijak Menggunakan Kartu Kredit

  1. Pilih Kartu Kredit atau Pay Later?
  2. Plus Minus Pakai Kartu Kredit untuk Liburan

 

3. Segera bayar sebelum jatuh tempo

 

Lewat jatuh tempo, artinya ada bunga yang harus kamu bayarkan. Selain itu, telat membayar hanya akan membuat performa akunmu jadi menurun. Hindari menumpuk pay later karena sama saja dengan memiliki utang.

 

4. Hindari membeli barang yang tidak dibutuhkan

 

Jangan gunakan pay later untuk impulsive buying. Kemudahan membayar ini bisa membuatmu berbelanja di luar batas kemampuan, dan akhirnya akan membuatmu kesulitan membayar.

 

Sudah tahu apa itu pay later? Di satu sisi, pay later mempermudah kalau berada dalam keadaan mendesak, tapi di sisi lain bisa menjerat kita dalam tumpukan utang. Yuk, gunakan pay later dengan bijak.