SWARA – Pandemi COVID-19 telah menyebar ke lebih dari 200 negara. Warga dunia pun berjaga-jaga. Pemerintah juga melakukan upaya pencegahan penyebaran lewat kebijakan social distancing maupun lockdown. Penyakit yang disebabkan virus corona ini patut diwaspadai, apalagi vaksinnya belum ada hingga ini.

Secara pribadi, kamu juga bisa membentengi diri. Caranya dengan menggunakan masker saat batuk serta rajin membersihkan tangan dengan hand sanitizer saat di luar.  Namun, ada cara yang lebih efektif untuk mencegah infeksi virus ini, yakni cuci tangan dengan benar. Menurut standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), mencuci tangan selama 20 detik efektif membunuh bakteri dan virus. 

  • Basahi telapak tangan hingga pertengahan lengan dengan air mengalir. Kamu bisa menggunakan air hangat atau dingin. Lalu tuangkan sabun ke telapak tangan;
  • Usapkan sabun dan gosok telapak tangan hingga berbusa. Kamu juga bisa menggosok tangan dengan gerakan memutar;
  • Gosok kedua punggung tangan secara bergantian;
  • Gosok juga jari-jari tangan serta sela-sela jari secara bergantian;
  • Katupkan ujung jari dan bersihkan secara bergantian;
  • Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian. Ingat, jempol itu bisa jadi sarang kuman karena dipakai saat menggunakan ponsel pintar;  
  • Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan. Bersihkan kedua pergelangan tangan secara bergantian dengan cara memutar, akhiri dengan membilas seluruh bagian tangan dengan air bersih yang mengalir. Keringkan dengan handuk atau tisu.  

Artikel Terkait: Informasi termutakhir seputar vaksin corona dan kebersihan rumah. 

  1. Kabar Baik, WHO Umumkan 20 Jenis Vaksin Anti Corona
  2. Penantian Kabar Munculnya Vaksin Virus Corona, Kapan?
  3. Lindungi Rumah dari Corona, Ini 5 Cara Membuat Disinfektan Alami!

Walau cuci tangan dengan sabun merupakan cara paling efektif, ada kondisi tertentu ketika kamu nggak bisa melakukannya. Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan hand sanitizer.  

Pada dasarnya langkah-langkah nya sama dengan menggunakan sabun. Tapi, kamu harus memastikan hand sanitizer tersebut mengandung 70% alkohol agar efektif. 

Yang perlu kamu ingat, hand sanitizer hanyalah alternatif. Usahakan agar tetap mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, agar tanganmu tetap bersih. 

Nah, saat mencuci tangan, ada beberapa kesalahan umum yang perlu kamu hindari: 

1. Nggak pakai sabun 

Hal ini banyak terjadi. Nggak jarang orang menggampangkan perkara cuci tangan, hanya dengan air saja. Padahal, agar kuman dan bakteri mati, kamu harus menggunakan sabun. 

2. Buru-buru membilas

Kesalahan berikutnya adalah buru-buru membilas tangan dengan air. Padahal, standar WHO menganjurkan agar menyabuni tangan  selama 20 detik. 

3. Mengeringkan tangan dengan mesin pengering

Mungkin kamu sering menemui pengering tangan di mal atau gedung perkantoran. Padahal, menggunakan pengering tangan itu kurang baik. Studi mengungkap, handuk bersih atau tisu jauh lebih baik ketimbang mesin pengering. 

4. Kembali menyentuh keran 

Setelah selesai cuci tangan, harusnya kamu nggak menyentuh keran lagi. Karena langkah ini dapat mengekspos tangan terhadap kuman atau bakteri yang menempel di keran. Sebaiknya kamu langsung mengeringkan tangan tisu usai membilas. 

Virus corona berasal dari keluarga besar virus yang ditemukan di sejumlah hewan seperti kelelawar, kucing, unta, dan hewan ternak lainnya. Virus corona ini dapat menyebar cepat melalui kontak fisik dan udara. 

Artikel Terkait: Menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

  1. Jaga Kesehatan Saat Traveling di Tengah Ancaman Virus Corona
  2.  7 Jurus Ampuh Adang Pneumonia dan Bikin Corona Nggak Mendekat
  3. Cegah Virus Corona, Konsumsi 5 Makanan Penambah Imun Tubuh Ini!

Khusus untuk Sars-CoV-2, nama virus corona penyebab Covid-19, tersebar lewat droplets dan kontak fisik. Karena itu kamu harus menjaga jarak dengan orang lain dan menghindari sentuhan ke mata, mulut, hidung, dengan tangan yang tidak dicuci. Karena itulah cuci tangan menjadi sangat penting sebagai upaya pencegahan. Walau terdengar sepele, cara ini efektif. 

Virus ini telah menginfeksi sekitar 700 ribu jiwa dan membunuh sekitar 34 ribu jiwa di seluruh dunia. Tapi, kamu nggak perlu panik. Kamu cukup membekali diri dengan pengetahuan yang cukup tentang cara kerja virus dan cara mencegahnya.