SWARA– Adalah hal yang penting untuk memperkenalkan anak dengan pekerjaan rumah tangga sejak dini. Bukan semata-mata untuk membantu pekerjaan orang tua, tetapi juga untuk membangun rasa tanggung jawab, karakter, kemampuan bekerja dalam tim, dan mengikis rasa ketergantungan anak dengan orang tua maupun pembantu rumah tangga. Namun bagaimanakah cara terbaik untuk memperkenalkan tugas rumah pada anak? Berikut tips-tipsnya!
1. Ajarkan anakmu untuk bertanggung jawab dengan barang-barangnya sendiri
Sebelum mengajak anak untuk mengerjakan tugas rumah, pertama-tama ajarkan anak untuk bertanggung jawab dengan barangnya sendiri. Ajaklah anak ke kamar tidurnya dan perhatikan kondisi sekeliling, apabila kondisi kamarnya masih berantakan, mintalah dia untuk membereskannya terlebih dahulu. Hal ini sangat penting untuk mengajarkan anak supaya mandiri dan nggak terlalu terikat dengan orang tua.
2. Bangunlah suasana yang menyenangkan
Hal yang harus ditanamkan pada anak kecil tentang membantu tugas rumah adalah, kegiatan tersebut bukanlah melulu hal yang membosankan. Dengan suasana yang ceria dan hangat, setiap tugas rumah dapat diselesaikan dengan baik dan cepat.
Untuk menemanimu mengerjakan tugas rumah tangga, kamu dapat mengajaknya berbicara hal-hal yang menyenangkan, seperti film kartun favorit dan pengalaman menarik anak. Supaya membuat suasana lebih hidup, jangan lupa untuk menyetel album musik kesukaan anak, dengan itu kegiatan membantu tugas rumah menjadi lebih ceria.
Artikel terkait: Tips dan trik untuk mengajarkan anak tentang uang
- 6 Hal Penting Untuk Mengenalkan Konsep Uang Kepada Anak
- Ajarkan Anak Cara Mengelola Uang dengan Baik Sejak Dini Lewat 5 Cara Ini!
- 7 Cara Unik dan Menyenangkan Menabung Bersama Keluarga
3. Mintalah anak untuk memilih tugas rumah yang paling dia suka
Agar mood anak untuk mengerjakan tugas rumah tetap tinggi, ada baiknya kalau kamu memberikan anak kebebasan untuk memilih tugas rumah yang paling disukai. Biasanya, anak-anak yang memiliki sikap terorganisir cenderung memilih pekerjaan rumah yang menuntut kerapian dan keteraturan, seperti membersihkan ruang tamu, merapikan meja makan, atau menyusun sendok, garpu, dan peralatan makan ke tempatnya.
Lain halnya dengan anak-anak yang aktif dan enerjik, mereka akan memilih untuk mengerjakan pekerjaan rumah yang membutuhkan banyak energi dan olah tubuh, seperti mengumpulkan sampah di semua ruangan lalu membuangnya di tong sampah utama, atau memindahkan barang yang dari tempat satu ke tempat yang lain. Intinya, dengan memberikan pilihan tugas rumah bagi anak, kamu menumbuhkan rasa berharga pada anak, karena anak merasa dapat membantu pekerjaan orang tua.
4. Berikan hadiah kecil setelah anak selesai mengerjakan tugas rumah
Setelah anak selesai melakukan tugas rumah tersebut, jangan lupa untuk mengapresiasi anak tersebut atas semua pekerjaan yang sudah dilakukannya. Dengan itu, anak akan merasa bangga dengan apa yang sudah dia perbuat dan akan setuju untuk melakukannya kembali di kemudian hari. Siapkanlah juga hadiah sederhana, seperti es krim dengan rasa favorit anakmu, atau memperbolehkannya menonton acara televisi yang diinginkannya.
Artikel terkait: Rekomendasi kegiatan seru untuk dilakukan bersama keluargamu di akhir pekan
- Yuk, Lakukan 6 Kegiatan Seru Ini Bersama Si Kecil di Akhir Pekan!
- 5 Ide Liburan Anak Hemat di Akhir Pekan, Kamu Pilih yang Mana?
- 5 Referensi Taman Bermain Anak yang Fun dan Seru di Jakarta
Membangun dan memupuk sikap disiplin dan tanggung jawab pada anak memang bukan hal yang mudah. Namun, bukan berarti hal itu harus dilakukan dengan cara yang membosankan. Dengan cara dan pelaksanaan yang benar dan riang gembira, niscaya anak dapat tumbuh ceria tetapi nggak melupakan tugas dan tanggung jawabnya sehari-hari.