SWARA – Masih banyak orang yang menganggap bahwa sarapan nggak penting, atau hanya karena merasa repot untuk menyiapkan sarapan. Bahkan banyak juga orang yang justru menunggu waktu makan siang datang untuk sekaligus sarapan di jam tersebut. 

 

 

Saya sendiri dulu sempat meremehkan sarapan. Bagi saya, cukup merepotkan menyiapkan sarapan di kala pagi sementara harus mengejar waktu untuk berangkat ke kantor. Saya kemudian menggabungkan sarapan dengan makan siang di jam 11. Namun ternyata ada alasan-alasan kuat mengapa sarapan itu nggak boleh ditinggalkan dan alasan ini akan membuatmu berpikir untuk mulai tertib sarapan. Apa saja alasannya?

 

1. Sarapan bisa membangkitkan energi

Saat tidur di malam hari, tubuh akan mengurai nutrisi termasuk gula yang merupakan sumber energi, itulah mengapa saat kita bangun merasa lemas. Sarapan ini penting untuk menambahkan kadar gula dalam tubuh sebagai sumber energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Jadi, pastikan sarapan terlebih dahulu sebelum beraktivitas, ya.

 

Artikel Terkait: Tips Kesehatan

  1. Perlukah Kita Memiliki Asuransi Kesehatan? Cek, 3 Alasan Utama Ini!
  2. Harus Tahu! 5 Alasan Mengapa Tidur Siang Itu Baik untuk Kesehatan
  3. 4 Hal Mengejutkan yang Ternyata Tidak Baik Bagi Kesehatanmu!

 

2. Membantu kinerja otak

Ada sebuah penelitian dari Wales yang memaparkan bahwa anak-anak sekolah yang sarapan ternyata lebih pintar 22% dari anak-anak yang nggak sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Sehingga ini membuktikan bahwa sarapan sangat penting bagi kamu yang sedang menuntut ilmu atau bekerja. Mulai sekarang biasakan untuk sarapan dan jika kamu sudah punya anak, biasakan anak-anak untuk sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

 

3. Memaksimalkan enzim pencernaan

Saat tidur malam, enzim yang ada di pencernaan juga akan beristirahat dan terbangun saat kamu sarapan. Sehingga Jangan sampai terlambat memberi nutrisi pada tubuh yang dibutuhkan enzim untuk kembali bekerja karena jika kamu baru makan saat siang, tentu bisa mengganggu proses pencernaanmu karena nggak ada asupan dari pagi.

 

4. Mencegah obesitas

Jika kamu melewatkan sarapan, saat beraktivitas kamu akan merasa lapar, tetapi kamu merasa waktunya terlalu sempit untuk makan sehingga memutuskan menunda makan hingga siang. Karena lapar kamu jadi makan camilan untuk mengatasi lapar. Padahal camilan justru bisa membuat kamu gemuk karena nutrisi yang terkandung nggak sebaik makanan sarapan. Dengan sarapan yang bergizi dan berserat, kamu akan lebih sehat dan kenyang sehingga terhindar dari cemilan yang membuat gemuk.

 

5. Menjaga mood

Mood seseorang bisa berubah menjadi buruk saat lapar. Saat berangkat ke kantor dalam kondisi lapar ditambah aktivitas di jalan raya yang padat semakin menambah emosi diri. Sehingga sarapan sebelum berangkat ke kantor bisa menjaga mood tetap baik. Kamu bisa berangkat ke kantor tanpa merasa lapar di jalan sehingga terjaga dari emosi karena jalanan macet.

 

Artikel Terkait: Mitos atau Fakta?

  1. 10 Hoax Corona Yang Beredar di Indonesia
  2. Mitos vs Fakta Kebiasaan Minum Es untuk Tubuh, Merugikan atau Menguntungkan?
  3. Mitos Seputar Kehamilan, Masih Percaya Bisa Hamil Karena Renang?

 

6. Mencegah penyakit maag

Tak sedikit orang yang mempunyai sakit maag. Tentu penyakit ini sangat mengganggu aktivitas saat kambuh. Penyakit mag timbul karena nggak teratur dalam mengatur waktu makan termasuk sarapan. Sehingga membiasakan diri untuk sarapan sejak dini sangat bagus untuk terhindar dari penyakit mag yang mengganggu.

 

7. Terhindar dari penyakit berat

Ada studi yang mengatakan bahwa kadar kolesterol jahat pada perempuan yang nggak sarapan akan lebih tinggi dari perempuan yang sarapan. Sehingga membiasakan diri untuk sarapan sangat baik untuk menghindari penyakit terutama diabetes dan jantung. 

 

Ada pepatah yang mengatakan sarapan seperti raja, makan siang seperti putri, dan makan malam seperti fakir. Itu artinya sarapan adalah waktu makan yang paling penting karena diibaratkan harus makan layaknya seorang raja yang artinya makan makanan bergizi dan sehat yaitu menu sarapan 4 sehat 5 sempurna. Berbeda dengan makan siang yang hanya diibaratkan makanan putri yang lebih sedikit dari sarapan dan makan malam layaknya seorang fakir yang hanya makan sedikit karena tak mampu membeli banyak makanan.