Ada banyak contoh gaya hidup yang bisa kamu adospi saat ini, seperti minimalis, frugal, YOLO, dan sebagainya.

 

Lantas, bagaimana gaya hidup yang kamu jalani saat ini? Apakah sesuai dengan kantong kamu atau kamu ternyata belum bisa menahan godaan nongkrong dan membeli barang online?

 

Menjalani gaya hidup tertentu bisa jadi sangat berpengaruh pada kondisi finansial kamu. Jika kamu tidak bisa mengontrol diri bisa saja kamu terjerumus dalam masalah finansial seperti utang hingga bangkrut.

 

Pengertian Gaya Hidup

 

gaya hidup

Seperti namanya, gaya hidup atau lifestyle adalah tingkah laku, rutinitas, minat dan kecenderungan tertentu dalam menjalani hidup.

 

Gaya hidup tidak terbatas hanya pada rutinitas tertentu tetapi juga pandangan, pendapat, nilai dan perilaku individu. Tak heran jika banyak orang yang memiliki perbedaan gaya hidup satu sama lain. 

 

Kebanyakan orang menjalani gaya hidup sesuai dengan kebutuhannya. Namun, tak jarang juga orang mengikuti gaya hidup tertentu berdasarkan keinginan yang belum tentu kebutuhannya seperti melihat tokoh publik tertentu.

 

Padahal beberapa jenis gaya hidup tertentu tidak selalu cocok dengan latar belakang sebagian orang. Dengan begitu, menjalani gaya hidup yang sesuai dengan kebutuhan dan kepribadian kamu adalah hal yang penting untuk dipilih.

 

Disamping itu, gaya hidup biasanya akan menyesuaikan dengan pendapatan dan atau pengeluaran kamu. Sehingga, faktor finansial pun bisa sangat mempengaruhi gaya hidup yang kamu jalani.

 

Berbagai Jenis Gaya Hidup

Beberapa jenis gaya hidup yang bersinggungan dengan faktor finansial yang bisa dipertimbangkan untuk kamu jalani diantaranya adalah sebagai berikut:

 

1. Gaya Hidup Minimalis

Gaya hidup minimalis merupakan salah satu pandangan hidup paling populer dan menguntungkan secara finansial, emosional dan fisik. Pandangan ini menekankan pada proses menjalani hidup dengan hanya memiliki barang yang bermanfaat secara maksimal.

 

Orang yang memilih gaya hidup minimalis umumnya tidak akan gemar belanja hanya untuk memenuhi keinginannya.

 

Sebaliknya, mereka yang memiliki gaya hidup minimalis hanya akan membeli barang yang dibutuhkannya dan rela membuang barang yang tidak lagi memberikan kepuasaan baik secara fisik maupun emosional. 

 

Inti dari gaya hidup ini adalah menghindari perilaku boros dan atau suka belanja yang seperti membeli barang hanya karena harganya murah.

 

Gaya hidup minimalis juga membantu banyak orang untuk lebih mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas sehingga pembelian barang hanya didasarkan pada kebutuhan untuk mengganti bukan keinginan untuk menambah barang yang memiliki manfaat yang sama.

 

Baca juga: 7 Inspirasi Warna Cat Rumah Minimalis di Tahun 2022

 

2. Slow Living

Gaya hidup slow living berkembang di era kehidupan modern yang serba cepat karena mempertimbangkan faktor efektivitas dan efisiensi di beberapa kota besar sehingga banyak orang yang mendambakan kehidupan yang tidak terburu-buru.

 

Hal ini terjadi di kalangan para pekerja karena perubahan yang cepat membuat aktivitas fisik dan mental lambat laun akan kelelahan yang pada akhirnya bisa berpotensi mengalami gangguan.

 

Konsep slow living sebenarnya sudah lama diadaptasi oleh penduduk yang berada di lingkungan kota kecil dan atau pedesaan.

 

Mereka yang menjalani gaya hidup slow living biasanya lebih suka menikmati momen tertentu seperti menanam tanaman, beternak, memelihara hewan dan melakukan aktivitas yang berhubungan dengan alam.

 

Secara finansial, gaya hidup seperti ini bisa menghindari pengambilan keputusan yang gegabah karena kenikmatan hidup bisa dicapai dengan pengeluaran yang minim seperti duduk di depan teras, menikmati secangkir kopi atau berjalan kaki mengitari area perumahan.

 

3. Mindfulness

Gaya hidup mindfulness berarti fokus pada momen yang terjadi saat ini tanpa harus mengkhawatirkan masa depan atau mengingat lagi masa lalu. Konsep mindfulness berkembang karena kebiasaan meditasi yang dijalani oleh Buddha.

 

Mindfulness juga bisa diartikan sebagai proses pengendalian diri hanya pada hal-hal yang bisa kita kendalikan dan tidak berpikir atau bereaksi berlebihan terhadap hal yang berada di sekitar kita.

 

Dalam hal finansial, mindfulness bisa berarti melakukan pembelian dengan kesadaran penuh dan bukan hanya sekedar keinginan untuk hal-hal kecil sekalipun.

 

Hal ini berarti kamu pun harus sadar jumlah uang, manfaat, hingga hasil yang kamu dapatkan saat mengonsumsi suatu makanan tertentu.

 

Baca juga: Kenali Dirimu Sendiri dengan Mindfulness

 

4. Frugal Living

Frugal living juga termasuk gaya hidup yang mulai populer karena diadaptasi oleh beberapa tokoh populer saat ini untuk mencapai tujuan merdeka secara finansial.

 

Mereka yang menganut konsep hidup frugal living akan selalu sadar akan pengeluarannya dengan begitu mereka hanya fokus pada prioritasnya saja dan bahkan hingga mengesampingkan kualitas untuk kebutuhan tertentu.

 

Salah satu contoh penerapan frugal living adalah membeli tisu atau air mineral dari merek supermarket atau minimarket yang biasanya lebih murah dibanding merek komersial karena manfaatnya tetap sama dengan barang yang sama.

 

Tidak selamanya berhemat, orang dengan gaya hidup frugal living biasanya juga akan fokus pada hal-hal yang memberikannya kebahagiaan dan rela menghabiskan uang untuk hal tersebut misalnya liburan dua kali setahun, membeli rumah dan lain sebagainya.

 

Baca juga: Tips Cara Mengatur Keuangan Anak Kos yang Dijamin Hemat!

 

5. You Only Live Once (YOLO)

Gaya hidup YOLO bukan termasuk perilaku yang baik dalam kacamata finansial. Hal ini disebabkan oleh pandangan orang dengan prinsip hidup ini yang mengedepankan kenikmatan hidup secara maksimal karena mengetahui kalau hidup hanya bisa dirasakan satu kali.

 

Salah satu keputusan buruk dari gaya hidup YOLO adalah mementingkan liburan mewah ke suatu tempat tanpa mempertimbangkan pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari setelah liburan selesai.

 

Gaya hidup seperti ini bisa saja menjerumuskan seseorang pada pengambilan keputusan buruk seperti berhutang dengan minimum tabungan serta investasi.

 

Baca juga: Gaya Hidup YOLO bisa Menimbulkan Stres Finansial, Ini Saat yang Tepat untuk Berhenti!

 

Tokoh Gaya Hidup

 

Beberapa tokoh publik terkenal memiliki gaya hidup tertentu yang membantu mereka mencapai kesuksesan atau tujuan finansial tertentu. Beberapa diantaranya adalah:

 

1. Raditya Dika

Tokoh yang memulai karirnya sebagai penulis ini terkenal sebagai sosok yang menerapkan gaya hidup minimalis. Dalam beberapa wawancaranya, Dika mengungkap bahwa dirinya tertarik memiliki gaya hidup minimalis dengan menjual barang mewah miliknya termasuk jam tangan mahal kesayangannya.

 

Dika berpendapat kalau kebahagiaan tidak didapat dari seberapa banyak barang yang ia miliki karenanya lebih memilih untuk tampil sesederhana mungkin.

 

2. Mark Zuckerberg

Sama seperti Raditya Dika, pendiri Facebook ini juga menganut gaya hidup minimalis. Potret kesederhanaannya bisa dilihat dari penampilannya dengan kaos dengan warna yang sama dan celana yang hampir mirip dalam setiap kehadirannya di depan publik.

 

Mark mengatakan bahwa ia menyukai hal yang praktis dan tidak ingin membuang waktu memilih pakaian karenanya ia memilih untuk tampil sederhana dalam kesehariannya. 

 

3. Samuel Ray

Samuel Ray adalah tokoh influencer dalam bidang karir yang mulai dikenal publik lewat bukunya Lagi Probation dan media sosial Youtube yang banyak membahas finansial, keluarga, dan lain sebagainya.

 

Samuel dan istrinya Claudia adalah pasangan dengan gaya hidup frugal living yang hanya fokus pada pengeluaran prioritas untuk tujuan merdeka finansial sebelum pada usia 30-an. Kendati harus berhemat, Samuel juga beranggapan bahwa dirinya juga menikmati kesenangan dengan cara berlibur ke berbagai kota dan negara dalam suatu waktu.

 

4. Li Ziyi

Li Ziyi adalah tokoh influencer asal Tiongkok yang terkenal karena konten masakannya di media sosial Youtube yang dibuatnya sendiri langsung dari pedesaan dan atau hutan di sekitarnya. 

 

Dalam setiap gambar yang dimunculkannya dalam video, bisa terlihat kalau Li Ziyi menerapkan gaya hidup slow living dimana ia menikmati proses mengambil bahan makanan, memasak dan menikmatinya di alam terbuka. Hal ini jelas berbeda dengan konsep kehidupan modern yang mendambakan hal terjadi instant.

 

Tips Memilih Gaya Hidup yang Cerdas

gaya hidup

 

Hal-hal yang perlu kamu perhatikan dalam memilih gaya hidup yang pas denganmu adalah sebagai berikut: 

  • Pilih gaya hidup sesuai dengan pendapatan dan kepribadian
  • Temukan orang-orang terdekat yang membantu dalam pencapaian tujuan finansial
  • Bijak dalam mengatur pengeluaran
  • Jangan tergoda dengan barang diskon
  • Buat skala prioritas pada saat belanja
  • Fokus pada aktivitas yang memberikan kebahagiaan
  • Menabung secara disiplin
  • Tidak berusaha memberikan impresi kepada orang di media sosial
  • Memiliki dana dan asuransi

 

Dalam praktiknya, gaya hidup tertentu bisa jadi tidak direfleksikan secara sempurna dalam kehidupan sehari-hari. Namun, hal yang paling penting adalah menjalani gaya hidup yang memberikan ketenangan tanpa harus khawatir terhadap pemenuhan kebutuhan dasar yakni sandang, pangan dan papan.