SWARA –  Mau menggeluti investasi apapun, pasti ada risikonya. Walaupun nggak bisa total dihindari, seenggaknya risiko-risiko itu bisa kok diminimalisir. Pun saat kamu bermain forex.

 

Untuk menguasai Forex sebagai jenis investasi yang dikenal high risk, high return memang butuh waktu belajar dan insting yang cukup kuat. Kalau kamu memang berani mencoba, silakan saja. Coba terapkan 3 strategi di bawah dan buktikan sendiri keampuhannya!

 

Artikel terkait: Seputar forex

  1. Kesalahan yang Kerap Dilakukan Trader Forex Pemula, Hindari, Ya!
  2. Kenali lebih dalam Keuntungan dan Risiko Trading Forex
  3. 6 Jenis Investasi Dana Pensiun yang Cocok untuk Karyawan Pemula

 

1. Memahami cara-cara analisis Forex

Berharap ingin untung, tapi nggak paham cara menganalisis pergerakan harga pasar? Duh, nggak bisa gitu dong. Sesimpel-simpelnya, kamu harus tahu bagaimana caranya analisis teknikal. Entah itu dengan bantuan indikator teknikal sederhana ataupun price action yang lebih rumit. Kamu juga harus peka dengan kondisi pasar, ya. Terutama mengenai momen-momen penting dalam Kalender Forex supaya nggak terjebak kekacauan pasar.

 

Untuk mengasah insting, kamu bisa belajar otodidak mengenai  metode-metode analisis forex yang banyak disediakan di internet. Pelan-pelan pelajari seenggaknya satu platform trading yang digunakan. Lama-lama akan ahli juga, kok.

 

2. Manajemen modal yang bijaksana

Dari sharing pengalaman dengan bos di kantor, main forex itu harus benar-benar bijaksana ngatur modal. Biasanya sih, pemain pemula pengennya dapat untung secepat mungkin dengan cara membuka transaksi dalam lot besar tanpa memperhatikan besaran dana yang dimiliki dalam balance atau available margin yang tersedia dalam akun.

 

Lantas, terlalu cepat menutup transaksi padahal profitnya baru sedikit dan justru kelamaan menutup padahal loss sudah terlalu besar sampai akhirnya nggak tertolong lagi.

 

Untuk ini, kamu perlu belajar Money Management dengan menetapkan Rasio Risk/Reward (Risk/Reward Ratio)  di setiap transaksi. Atau, cara kedua, membatasi berapa besar persentase modal yang akan dipertaruhkan dalam trading.

 

Artikel terkait: Cerdas berinvestasi sedini mungkin

  1. Siapa Bilang Mahasiswa Nggak Bisa Berinvestasi? Pahami 5 Hal Ini!
  2. Apa Bedanya Bisnis, Investasi, dan Spekulasi?
  3. Waspadai Kesalahan Investasi yang Biasa Dialami Umur 20-an

 

3. Gunakan Stop Loss/Cut Loss

Terutama untukmu yang masih harus diasah nih, naluri untuk ‘mengalah’-nya. Hehe. Cut Loss, merupakan merupakan tindakan menutup posisi yang berlawanan dengan pergerakan harga pasar. Sedangkan Stop Loss, meskipun dimaknai sebagai batasan kerugian, justru berfungsi sebagai penahan supaya kerugianmu nggak parah-parah amat. Alias, untuk membatasi kerugianmu yang sekiranya bisa ditoleransi, dengan memperhatikan Lot dan Equity yang kamu miliki.

 

KTA, tunaiku, pinjaman tunai mudah dan cepat tanpa agunan, pinjaman tanpa jaminan, amar bank indonesia, kredit mudah dan cepat tanpa agunan, kredit tanpa jaminan, kredit tanpa kartu kredit, main forex, tips bermain forex, strategi main forex

 

 

Kedua fitur ini perlu banget kamu pertimbangkan untuk membatasi kerugian yang terjadi supaya nggak bikin kamu senewen berlebihan!

 

Yup, itulah dia tiga strategi main forex supaya tetap untung! Sebenarnya, ini bukan cerita baru untuk para trader profesional, ya. Makanya, kamu yang newbie perlu latihan terus supaya terbiasa.

 

Selamat mencoba!

 

Dapatkan kredit tanpa agunanmu sekarang juga hanya di Tunaiku. Klik di sini untuk ajukan pinjaman sebesar Rp2-20 juta rupiah dengan waktu angsuran 6-20 bulan!

 


WINNY WITRA MAHARANI TUNAIKU

 WINNY WITRA MAHARANI