Sebagai umat Muslim, Idul Adha menjadi salah satu momen yang paling dinanti. Perayaan besar ini diperkirakan jatuh pada 10 Dzulhijjah 1447 H atau sekitar 27 Mei 2026. Di momen ini, umat Muslim berlomba-lomba memperbanyak amal baik, mulai dari berbagi rezeki, membantu sesama, hingga melaksanakan ibadah kurban bagi yang mampu.
Tradisi kurban dilakukan dengan menyembelih hewan seperti kambing, domba, atau sapi setelah salat Idul Adha. Nantinya, daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain menjadi bentuk ibadah, kurban juga mengajarkan tentang rasa syukur, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.
Namun, nggak bisa dipungkiri kalau biaya kurban memang nggak sedikit. Harga hewan kurban cenderung naik setiap tahun, apalagi menjelang hari H. Karena itu, diperlukan persiapan finansial yang matang supaya niat berkurban tetap bisa terlaksana tanpa membuat kondisi keuangan jadi terganggu.
Nah, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar persiapan kurban terasa lebih ringan dan terencana.
Tips Atur Keuangan Berkurban
Sebagai umat muslim, merupakan keinginan untuk dapat berkurban pada Idul Adha. Biaya yang tidak sedikit bisa jadi lebih ringan kalau tahu strategi yang tepat. Ini yang perlu kamu coba agar berkurban jadi lebih ringan!
1. Fokus pada Kebutuhan Primer
Kalau kamu punya target untuk berkurban tahun ini, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengatur ulang prioritas pengeluaran. Coba fokuskan pemasukan untuk kebutuhan primer terlebih dahulu, seperti makan, transportasi, tagihan, dan kebutuhan rumah tangga.
Sementara itu, pengeluaran yang sifatnya impulsif atau sekunder bisa mulai dikurangi pelan-pelan. Misalnya, mengurangi jajan berlebihan, belanja karena FOMO, atau terlalu sering nongkrong. Dari selisih pengeluaran tersebut, kamu bisa mulai menyisihkan uang khusus untuk dana kurban.
Meski terlihat sederhana, langkah ini cukup efektif untuk membantu mengumpulkan dana tanpa terasa terlalu berat.
2. Gunakan Sistem Patungan atau Pihak Ketiga
Bagi sebagian orang, membeli satu ekor sapi sendiri mungkin terasa cukup berat. Karena itu, sistem patungan menjadi solusi yang cukup populer dan banyak digunakan.
Dalam syariat Islam, satu ekor sapi bisa diniatkan untuk maksimal tujuh orang. Sekarang juga sudah banyak masjid, komunitas, maupun lembaga terpercaya yang membantu mengatur sistem kurban kolektif seperti ini.
Selain lebih ringan secara biaya, sistem tersebut juga membantu proses administrasi dan distribusi kurban jadi lebih praktis. Kamu tinggal memilih program yang sesuai dengan kemampuan finansialmu.
3. Menabung Kurban dengan Celengan dari Amar Bank
Salah satu tantangan terbesar saat menyiapkan dana kurban adalah konsistensi menabung. Kadang niatnya sudah ada, tapi uangnya malah kepakai untuk kebutuhan lain di tengah jalan.
Nah, supaya dana kurban nggak tercampur dengan pengeluaran sehari-hari, kamu bisa memanfaatkan fitur Celengan dari Amar Bank. Fitur ini membantu kamu memisahkan tabungan berdasarkan tujuan finansial tertentu, termasuk dana kurban.
Kamu bisa membuat Celengan khusus āDana Kurbanā dan menyisihkan uang secara bertahap setiap minggu atau setiap bulan. Karena dananya terpisah, kamu jadi lebih mudah memantau progres tabungan dan nggak gampang tergoda untuk menggunakannya.
Selain itu, Celengan juga fleksibel dan praktis karena semuanya bisa diakses langsung lewat aplikasi. Jadi, proses menabung terasa lebih teratur dan terarah.
Cek selengkapnya di https://amarbank.co.id/retail
Ā
4. Tentukan Target dan Mulai Lebih Awal
Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah baru mulai menabung mendekati Idul Adha. Padahal, semakin mepet waktunya, nominal yang harus disisihkan biasanya jadi lebih besar dan terasa berat.
Coba hitung estimasi harga hewan kurban yang ingin kamu pilih, lalu bagi target tersebut ke dalam tabungan bulanan atau mingguan. Dengan cara ini, proses mengumpulkan dana terasa jauh lebih ringan.
Misalnya, kalau target dana kurban Rp3 juta dan masih ada waktu 10 bulan, berarti kamu cukup menyisihkan sekitar Rp300 ribu per bulan. Lebih realistis dan nggak bikin kaget di akhir.
Berkurban bukan hanya soal membeli hewan, tapi juga tentang persiapan, niat, dan konsistensi dalam mengatur keuangan. Dengan strategi yang tepat, target kurban bisa terasa lebih ringan dan realistis untuk dicapai.
Mulai dari mengurangi pengeluaran yang nggak perlu, menentukan target tabungan, hingga memanfaatkan fitur seperti Celengan dari Amar Bank, semuanya bisa membantu perjalanan finansialmu jadi lebih terarah.
Yang paling penting adalah mempersiapkan semuanya dengan bijak dan penuh perhitungan. Karena ibadah yang dipersiapkan dengan baik bukan cuma membuat hati lebih tenang, tapi juga membuat kondisi keuangan tetap aman setelah Idul Adha selesai.