SWARA – Lebaran memang identik dengan menyuguhkan kue-kue enak untuk para tamu. Itu sudah jadi tradisi turun-temurun yang rasanya nggak mungkin dilewatkan. Jadi, nggak heran kalau pusat perbelanjaan ramai menjual kue Lebaran berbagai jenis dan harga. Kita pun jadi bingung akan membeli yang mana.

 

Sayangnya, belanja kue Lebaran menjadi salah satu hal yang bikin keuangan di bulan ini membengkak. Sudah bukan rahasia lagi ya kalau Ramadan dan Lebaran ini orang-orang jadi pada boros. THR pun rasanya cuma numpang lewat saja.

 

Artikel Terkait: Hal-hal Seputar Ramadan dan Lebaran

  1. #TunaikanRamadan Bersama Anak, Siapkan Kue Kering Lebaran Tanpa Oven Berikut Ini
  2. 5 Cara Mengatur Keuangan Keluarga Menjelang Lebaran
  3. 5 Masalah Kesehatan yang Menghantui Saat Lebaran

 

Saya rasa, kamu perlu trik khusus biar nggak boros saat beli kue Lebaran. Kebetulan belum lama ini saya berselancar di mesin pencari Google dan menemukan ada beberapa cara yang bisa digunakan biar nggak boros saat membeli kue Lebaran. Kira-kira apa saja?

 

1. Bikin rencana keuangan terlebih dahulu

Menyambut hari raya Lebaran, saya yakin kebutuhanmu nggak hanya bertumpu pada belanja kue Lebaran saja. Ada kebutuhan lainnya seperti beli baju Lebaran, THR orang tua dan saudara, biaya mudik, dan lain sebagainya. Jadi kamu harus mengatur dan membagi keuangan berdasarkan pos-pos tadi agar kebutuhan kue Lebaran nggak mengganggu kebutuhan lainnya. Alangkah lebih baik jika pertama kali yang kamu lakukan adalah membuat Bujet kue Lebaranmu.

 

2. List kue yang ingin dibeli

Salah satu hal yang bikin boros saat membeli kue Lebaran adalah kalab saat berada di pusat perbelanjaan. Nah, untuk menghindarinya, kamu bisa membuat list kue apa saja yang ingin kamu beli sebelum berangkat ke pusat perbelanjaan. Pastikan kamu menaati daftar belanjaanmu, ya. Oh ya, sebenarnya kue yang kamu beli nggak harus banyak dan beragam. Kamu bisa, kok, hanya membeli sedikit tapi kualitas rasanya bisa memanjakan lidah tamumu. Jadi, kedepankan kualitas rasa ya, bukan semata pada kuantitas saja.

 

3. Jadi reseller             

Kalau cara ketiga ini, kamu bisa sekalian mengumpulkan pundi-pundi Rupiah saat belanja. Kan banyak, tuh, orang-orang yang membuka bisnis musiman kue Lebaran. Nggak usah jauh-jauh, teman sekantor saya sendiri membuka bisnis musiman ini. Nah, kebetulan dia membuka jasa reseller, di mana saya bisa ikut menjualkan dengan mengambil keuntungan. Bahkan, jika saya order dalam jumlah tertentu masih mendapatkan potongan harga lagi. Bagaimana, bukannya boros, tapi malah untung, kan?

 

Artikel Terkait: Bisnis Musiman yang Bisa Kamu Coba Saat Ramadan

  1. Suka masak? 10 Takjil ini Bisa Kamu Coba Jual untuk Dapat Peruntungan Selama Bulan Ramadan
  2. 10 Peluang Usaha Potensial Agar Lebaran Punya Banyak Cuan
  3. Ini Rincian Modal yang Dibutuhkan untuk Memulai Bisnis Kue Kering Lebaran

 

4. Beli di pusat perbelanjaan

Membeli kue di pusat grosir dengan membeli kue di swalayan tentu berbeda. Harga yang tertera pastilah jauh lebih murah di pusat grosir. Hanya saja, di sini kamu harus membeli dalam jumlah yang nggak sedikit, ya. Sebenarnya buat kamu yang terbiasa membagi-bagikan parsel Lebaran dan ingin menghemat biaya, bisa membeli di pusat grosir seperti ini.

 

5. Survei harga

Kalau mau hemat memang butuh usaha ekstra, ya. Mau nggak mau kamu harus survei harga dari toko 1 ke toko yang lainnya. Kamu bisa menggunakan bantuan Google, e-commerce, cerita pengalaman teman, dan lain sebagainya. Jadi ketika kamu sudah menemukan toko yang murah tadi, kamu bisa langsung eksekusi sebelum stok kuenya habis.

 

Itu dia 5 cara yang bisa kamu terapkan biar nggak boros saat Lebaran. Dengan menghemat sekian Rupiah, kamu bisa alokasikan uangnya untuk kebutuhan lain. Kamu bahkan bisa menabungnya.

 

Dapatkan kredit tanpa agunanmu sekarang juga hanya di Tunaiku. Klik di sini untuk ajukan pinjaman sebesar Rp2-20 juta rupiah dengan waktu angsuran 6-20 bulan!

 

TRI PUSPITASARI   TRI PUSPITASARI