Setiap orang tua tentu ingin merencanakan pendidikan yang baik untuk anak. Kamu bisa mempersiapkan dana dengan memanfaatkan deposito untuk pendidikan anak. 

 

Menggunakan deposito akan membantu kamu untuk mempersiapkan keuangan dengan lebih terarah. Selain itu, risikonya pun cenderung rendah, sehingga cocok dipakai untuk mempersiapkan pendidikan anak. 

 

Mengapa Memilih Deposito untuk Pendidikan Anak?

 

Mempersiapkan dana untuk pendidikan anak akan menjadi sulit jika tidak memiliki pola pikir yang tepat. 

 

Berikut adalah beberapa alasan mengapa kamu bisa menggunakan deposito untuk pendidikan anak kamu:

 

1. Bunga yang lebih besar dari tabungan biasa

 

Bunga yang diberikan oleh deposito sebagai imbal hasil uang kamu lebih besar daripada bunga yang diberikan oleh tabungan biasa. 

 

Bunga dari tabungan pendidikan hanya berkisar 2% sampai 3% per tahun, sedangkan bunga dari deposito lebih tinggi, berkisar 4% sampai 6% per tahun.

 

2. Penarikan berjangka tergantung perjanjian yang telah disepakati

 

Dengan menggunakan deposito untuk pendidikan anak, kamu hanya bisa menarik uang dalam jangka waktu yang telah ditetapkan oleh perjanjian.

 

Biasanya jangka waktu yang ditetapkan dalam deposito mulai dari 1 bulan sampai 36 bulan, tergantung dari periode kebutuhan kamu untuk dana pendidikan anak kamu.

 

3. Program auto roll over untuk membantu pertumbuhan dana pendidikan kamu

 

Jika kamu menggunakan deposito untuk pendidikan anak kamu, akan lebih menguntungkan jika kamu menggunakan program auto roll over

 

Program ini berguna karena bunga yang kamu dapatkan pada bulan berikutnya akan ditambahkan ke dalam deposito, sehingga setiap bulannya dana dan bunga akan terus bergulung dan bertambah.

 

Pertimbangan dalam Memilih Deposito untuk Pendidikan Anak

 

Tentunya sekarang kita sudah mengetahui alasan mengapa kita menggunakan deposito untuk biaya sekolah anak

 

Namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat kamu mau menggunakan deposito untuk membiayai sekolah anak, di antaranya:

 

1. Dana tidak bisa diambil sebelum jatuh tempo

 

Sebelum jatuh tempo, dana di deposito tidak bisa kamu cairkan. Jadi, kemungkinan deposito ini tidak bisa kamu pakai untuk kebutuhan mendesak.

 

Karena itu, perhitungan matang-matan tenor yang akan kamu pilih ketika menggunakan deposito. Jangan sampai, saat uangnya mau dipakai, depositonya malah belum bisa dicairkan.

 

2. Cocok untuk jangka pendek

 

Investasi dengan deposito memang tergolong memiliki risiko rendah dan return yang rendah pula. Karena itu, deposito sangat cocok untuk menyimpan uang yang akan digunakan dalam jangka pendek.

 

Simpanan jangka pendek bertujuan untuk memenuhi keperluan dalam waktu dekat, seperti untuk biaya kursus di luar biaya sekolah anak.

 

Artikel Terkait: Investasi Jangka Pendek

  1. Gaji 4 Juta? Ini 3 Jenis Investasi Jangka Pendek yang Bisa Dicoba
  2. 3 Pilihan Invesetasi Jangka Pendek yang Menguntungkan

 

3. Kombinasikan deposito dengan instrumen investasi lain

 

Jika kamu akan menggunakan dana pendidikan anak kamu dalam jangka waktu yang lebih lama, kamu bisa menggunakan instrumen investasi lain seperti reksa dana atau saham. 

 

Sedikit tips untuk kamu, apabila kamu berencana untuk menggunakan dana pendidikan anak kamu untuk masuk ke universitas dalam waktu 10 tahun, kamu bisa menginvestasikan uang tersebut ke reksa dana saham ataupun ke saham. 

 

Setelah masuk tahun ke 9, kamu bisa menarik uang yang ada di investasi kamu tersebut dan memindahkannya ke deposito, sehingga kamu tidak beresiko kehilangan hasil investasi kamu selama 9 tahun.

 

4. Kenaikan biaya pendidikan 10-15% per tahun

 

Memang tidak bisa dipungkiri, biaya pendidikan adalah salah satu biaya yang mengalami inflasi terbesar. Per tahunnya kenaikan biaya pendidikan kurang lebih sebesar 10% sampai 15% per tahun. 

 

Bunga dari deposito rata-rata hanya sebesar 4% sampai 6%, sehingga tidak dapat mengimbangi kenaikan biaya pendidikan ini. 

 

Itulah mengapa saya merekomendasikan kamu untuk mengkombinasikan instrumen untuk dana pendidikan kamu dengan beberapa instrumen lain, khususnya instrumen dengan return yang lebih tinggi.

 

Deposito memang menjadi salah satu instrumen yang sangat digemari oleh para orang tua, namun sebenarnya lebih cocok untuk kebutuhan pendidikan jangka pendek bagi anak. 

 

Akan lebih bijak jika kamu bisa mengkombinasikan dengan instrumen investasi lain yang memiliki return lebih tinggi.