Bagi pelaku usaha atau bisnis, tak jarang mendapatkan masa di mana ingin melakuan tambahan modal usaha tanpa jaminan untuk mengupgrade bisnisnya agar lebih besar.

 

Salah satu cara mengupgrade bisnis agar lebih besar tentu dengan cara melakukan pinjaman untuk tambahan modal usaha.

 

Bagi kamu yang mencari bagaimana cara mengajukan tambahan modal untuk usaha, kamu berada di artikel yang tepat, karena di sini kami akan memberikan apa saja cara yang bisa kamu tempuh untuk mendapatkan tambahan modal.

 

Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita cari tahu dulu sebenarnya apa maksud dari modal usaha.

 

Apa itu Modal Usaha?

Menurut penuturan dari Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Modal merupakan sejumlah dana yang dapat digunakan untuk melakukan kegiatan usaha. Kegiatan usaha di sini tak terbatas untuk memulai usaha atau mengembangkan usaha.

 

Modal juga tak terbatas hanya dengan uang, melainkan lebih dari itu seperti barang yang bisa digunakan untuk menambah kekayaan atau aset.

 

Modal usaha biasa didapatkan dari berbagai cara, baik dari hasil patungan antara founder usaha, hasil operasional bisnis lain, hasil gaji, maupun lainnya.

 

Untuk selanjutnya, mari kita bahas tentang apa saja sumber yang bisa kita jadikan tambahan modal usaha.

 

Baca juga:

Pendanaan Bisnis, Lebih Baik Lewat Saham atau Pinjaman Modal Usaha?

Pinjam Dana Tunai untuk Modal Usaha, Ini 6 Jenis Layanan Pinjaman yang Ditawarkan

 

Sumber-Sumber Modal Usaha

 

tambahan modal usaha
tambahan modal usaha (Freepik)

 

Berikut adalah beberapa sumber untuk tambahan modal usaha:

 

1. Tabungan pribadi

Tabungan pribadi adalah salah satu sumber tambahan modal usaha. Biasanya, orang yang mengambil tabungan pribadi bertujuan untuk membangun usaha yang masih awal. Sebab, belum ada laba dari usaha yang bisa dijadikan tambahan modal usaha.

 

2. Menggadaikan atau menjual aset

Jika kamu ingin melakukan tambahan modal usaha namun tidak memiliki tabungan, maka kamu bisa menggadaikan atau menjual aset yang ada.

 

Jika nanti bisnismu telah kembali modal, maka kamu bisa menebus atau membeli kembali aset yang telah kamu simpan.

 

Perputaran uang seperti ini biasa terjadi bagi para pelaku usaha. Apalagi, jika usaha yang ada sedang krisis pendanaan.

 

Kebanyakan para pelaku usaha juga lebih memilih untuk menggadaikan asetnya terlebih dahulu karena dinilai lebih aman. Sebab, menggadaikan bukan berarti kehilangan aset yang kamu miliki. Kamu bisa saja mengambilnya kembali setelah menebus jatuh temponya.

 

Namun, jika menggadaikan aset belum juga mencukupi kebutuhanmu, maka menjual aset bisa saja memiliki nilai yang lebih tinggi.

 

3. Melakukan pinjaman ke bank

Banyak juga pelaku usaha yang lebih memilih melakukan pinjaman ke bank untuk tambahan modal usaha. Sebab, meminjam di bank memiliki potensi pinjaman dengan nilai yang relatif besar.

 

Namun, melakukan pinjaman ke bank juga tidak semudah yang dikira. Ada beberapa prasyarat yang memungkinkan pengajuan disetujui. Belum lagi, sebagian besar bank menyediakan pinjaman dengan agunan tertentu.

 

Melakukan pinjaman ke bank dengan agunan berarti kamu harus menyetor barang atau aset untuk dijadikan jaminan pinjaman.

 

Selain itu, track record rekening kamu juga menjadi bahan pertimbangan disetujuinya pinjamanmu serta bagaimana potensi bisnismu ke depan.

 

4. Modal ventura

Tambahan modal usaha juga bisa dilakukan dengan bekerjasama dengan venture capital. Dilansir dari OJK, Perusahaan Modal Ventura (Venture Capital Company) adalah badan usaha yang melakukan usaha pembiayaan/penyertaan modal ke dalam suatu Perusahaan yang menerima bantuan pembiayaan (investee Company) untuk jangka waktu tertentu dalam bentuk penyertaan saham, penyertaan melalui pembelian obligasi konversi, dan/atau pembiayaan berdasarkan pembagian atas hasil usaha.

 

Di sini, kamu bisa mendapatkan biaya atau modal untuk bisnismu dengan syarat adanya pembagian atas hasil usaha nantinya. Modal Ventura biasanya menyuntikkan dana kepada perusahaan jenis startup.

 

Modal ventura biasanya menyuntikkan modal dalam bentuk dana yang kemudian ditukar dengan sejumlah saham di perusahaan mitra bisnis.

 

5. Membuat campaign di situs crowdfunding

Crowdfunding adalah situs yang memungkinkan kamu mendapatkan penambahan dana dari sekelompok orang-orang di luar sana. Maksudnya, jika kamu butuh tambahan modal, kamu bisa membuat sebuah campaign di situs crowdfunding. Nantinya, pihak crowdfunding akan menyebarkan ide usahamu ke orang-orang yang berminat menyumbang dananya untuk kelangsunganĀ  bisnismu.

 

Cara untuk mendapatkan dana di crowdfunding adalah kamu harus membuat sebuah proposal tentang bisnismu dan berapa anggaran dana yang kamu perlukan. Setelah itu, kamu tinggal melakukan campaign pada situs crowdfunding dan memantau perkembangannya di sana.

 

Jika dana telah tercapai sesuai target nominal, maka kamu bisa mencairkan dana yang terkumpul melalui rekening pribadimu.

 

6. Mengajukan kredit tanpa agunan

Jika kamu orang yang tidak terlalu suka ribet dan menginginkan tambahan modal yang cepat, maka mengajukan kredit tanpa agunan bisa menjadi pilihan.

 

Ya, sesuai namanya, kamu bisa mendapatkan tambahan dana tanpa adanya jaminan yang kamu berikan kepada pihak peminjam.

 

Biasanya, mengajukan kredit tanpa agunan memiliki proses yang lebih cepat dibandingkan yang lain. Biasanya yang melakukan pinjaman sistem ini adalah perusahaan fintech atau digital banking.

 

Tunaiku, Penyedia Kredit Tanpa Agunan yang Cocok untuk Menambah Modal Usaha

 

 

Salah satu perusahaan yang memberlakukan kredit tanpa agunan adalah PT Bank Amar Indonesia dengan produk andalannya yaitu Tunaiku.

 

Tunaiku merupakan platform pinjaman online yang terdaftar resmi oleh lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Tunaiku telah menjadi platform pinjaman online yang dipercaya oleh banyak orang. Sudah lebih dari 4 triliun dana yang digelontorkan untuk membantu masyarakat mengatasi masalah keuangannya.

 

Nah, jika kamu salah satu orang yang butuh tambahan modal untuk usaha, maka Tunaiku adalah pilihan yang tepat.

 

Keuntungan Mengajukan Pinjaman Modal Usaha ke Tunaiku

 

 

Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika mengajukan pinjaman modal usaha ke Tunaiku.

  1. Pengajuan pinjaman yang praktis

Kamu cukup menyertakan KTP untuk proses pengajuan pinjaman. Di sini kamu tidak perlu repot-repot mengurus NPWP maupun kartu kredit. Hanya dengan bermodalkan KTP, kamu bisa mendapatkan pinjaman untuk tambahan modal usaha.

 

  1. Pinjaman yang besar disertai tenor panjang

Kamu tidak perlu ragu untuk meminjam di Tunaiku, kamu bisa meminjam dengan maksimal Rp20 juta dengan rentang cicilan sampai 20 bulan.

 

  1. Aman dan transparan

Tunaiku merupakan platform pinjaman online yang diawasi oleh OJK dan telah diunduh oleh lebih dari 4.6 juta pengguna. Kamu bisa memantau sisa pembayaranmu dalam aplikasi Tunaiku.

 

Baca juga:

Cara Mengubah Data Pribadi Pinjaman Tunaiku

5 Cara Mempersiapkan Uang dan Pinjaman untuk Liburan

 

Syarat dan Cara Mengajukan Modal Usaha dari Tunaiku

Jika kamu ingin melakukan tambahan modal di Tunaiku, maka ada beberapa syarat dan cara mengajukan yang perlu diketahui. Apa saja?

 

Syarat

  • Usia 21 sampai 55 tahun
  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Memiliki rekening bank
  • Mempunyai pekerjaan atau penghasilan
  • Alamat KTP atau berdomisili dalam area layanan kami

Jika ingin mengetahui alamat yang ada di jangkauan layanan kami, bisa dicek di sini.

 

Cara mengajukan

Ada beberapa tahap jika kamu ingin mengajukan pinjaman, di antaranya:

  1. Melakukan pendaftaran
    Pilih jumlah dan lama pinjaman yang Anda inginkan. Isi formulir pengajuan kirimkan formulir pengajuan
  2. Menunggu persetujuan
    Data Anda akan diproses oleh tim analis kami. Silakan tunggu kurang lebih 24 jam untuk mengetahui status pengajuan Anda.
  3. Menunggu konfirmasi pinjaman
    Konfirmasi pinjaman Anda yang telah disetujui dan atur lokasi tanda tangan kontrak Anda dengan kurir kami.
  4. Melakukan tanda tangan kontrak
    Kurir kami akan membawa kontrak asli untuk Anda tandatangani sebagai bukti perjanjian, dalam 1-3 hari kerja (Tunaiku tidak melakukan survei).
  5. Menerima dana pencairan
    Dana akan dicairkan ke rekening bank Anda (1-3 hari kerja).

 

Demikianlah mengenai artikel tentang cara mendapatkan tambahan modal usaha. Jadi, keputusan untuk memilih tergantung di tangan kalian. Intinya, sesuaikan jumlah pinjaman dan kebutuhan yang kamu inginkan. Tak lupa, perhitungkan risiko yang akan kamu dapatkan juga, ya! Selamat mencoba!