Wednesday, 29 Apr 2026

10 Tips Menulis Berita atau Artikel yang Patut Diketahui Calon Jurnalis

SWARA – Sekarang, aliran konten berita dan informasi itu deras banget. Nggak terhitung berapa banyak media yang memberitakan hal yang sama. Kalau ingin dibaca banyak orang, tentu beritaĀ atau artikel tersebut harus menonjol dibandingkan yang lainnya.

 

Lalu, muncul pertanyaan di benak saya: Sebenarnya gimana sih cara menulis artikel yang menarik itu? Meski saya seorang penulis konten dan memahami sedikit dasar-dasar jurnalistik, tapi pengalaman saya jelas nggak sebanyak mereka yang memang terjun menjadi kuli berita.

 

Maka dari itu, saya pun tertarik untuk mewawancarai para wartawan muda berpengalaman dari sejumlah media terkemuka. Soalnya, saya yakin mereka pasti punya kiat khusus tentang bagaimana membuat konten berita atau artikel menarik yang tentu patut diketahui oleh para calon jurnalis. Berikut sepenggal hasil ngobrol-ngobrol saya dengan mereka.

 

1. Banyak membaca dan mencari tahu

Dyah Paramita Saraswati (24), jurnalis musik di Detik.comĀ menjabarkan pentingnya membaca bagi para penulis.

ā€œMembaca bisa menambah perpustakaan diksi dan kata-kata kita, jadi gaya bahasa dan menulis kita pun lebih kaya, ungkapnya.

Selain itu, dengan baca juga kita bisa memperkaya wawasan kita yang nantinya bakal kelihatan di tulisan kita. Membaca juga bisa menghindari kita dari writer’s block,ā€ ujarnya.

 

Artikel terkait: Mendapatkan Tambahan Penghasilan dari Hobi

  1. 5 Hobi Ini Ternyata Bisa Menghasilkan Uang Sekaligus Membantu Orang!
  2. Food Blogger: Dari Hobi Foto Makanan Jadi Pekerjaan
  3. Ubah Hobi Main Game-mu Jadi Sumber Penghasilan

 

2. Membuat tulisan yang punya nilai berita

Kamu mungkin nggak bisa membuat tulisanmu menarik untuk semua orang. Tapi, paling nggak kamu bisa membuatnya menarik untuk banyak orang. Menurut Aghnia Adzkia (26) seorang jurnalis lepas di CNN Indonesia dan The Guardian, tulisanmu harus punya news values atau nilai berita. Misalnya tentang peristiwa penting, penemuan, tokoh terkenal, sosok atau peristiwa inspiratif, menyangkut hajat hidup orang banyak dan lain sebagainya.

ā€œYang pertama, apakah berita itu relatable dengan orang banyak? Kedua, apakah itu baru-baru aja? Lalu, apakah itu ada orang pentingnya? Misalnya Jokowi bilang sesuatu, mungkin itu bakal menarik buat banyak orang,ā€ jelas Aghnia.

 

3. Memilih topik sesuai passion kamu

Aghnia juga menjelaskan pentingnya memilih topik sesuai passion kamu. ā€œMisalnya, aku suka nulis tentang hukum, kriminal, dan traveling. Ketika menulis tentang topik-topik itu, aku akan jadi lebih bersemangat, dibandingkan bila menulis topik seperti fashion show yang nggak aku banget.ā€

 

4. Cari tahu apa yang diinginkan pembaca

Nah, kalau sudah tahu apakah suatu hal punya news values, selanjutnya kamu bisa mencari tahu apa yang diinginkan oleh pembaca. Hal ini diungkapkan oleh John Patrick Manuwu (30) dari Tech in Asia.

ā€œUntuk dapat menulis artikel menarik, penulis harus mampu untuk mengetahui apa yang audiens inginkan. Hal ini dapat kita ketahui dengan mengumpulkan data tren dan angka popularitas sebuah topik. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan Google Trends, atau tools seperti Feedly. Selain itu aspek SEO (search engine optimization) juga terbilang penting untuk menambah eksposur artikel (online) tersebut di mesin pencari,ā€ papar John.

 

 

5. Buat dirimu haus akan rasa ingin tahu

Tapi, kalau jadi wartawan profesional, kamu nggak akan selalu bisa menulis hal-hal yang kamu sukai. Soal ini, Rinaldy Sofwan Fakhrana (26) wartawan di CNN Indonesia, menjelaskannya dengan gamblang.

ā€œSebagai wartawan profesional, kamu bisa ditempatkan di mana saja dan ditugaskan meliput apa saja. Sewaktu-waktu, kamu akan ditugaskan menulis hal yang tidak kamu sukai,ā€ katanya.

ā€œDi sini, wartawan harus profesional dan tetap mencoba memahami apa yang akan dia tulis. Wartawan mesti mempunyai rasa penasaran yang tinggi untuk banyak hal. Kembangkan rasa penasaran itu seperti orang yang lapar dan tidak bisa kenyang,ā€ tambah Rinaldy.

 

6. Berani menuliskan kebenaran

ā€œGue ingat kata-kata mentor gue dulu, wartawan senior Andreas Harsono. Dia sempat bilang ada dua syarat sederhana untuk menulis dengan baik, yaitu Anda harus tahu dan Anda harus berani,ā€ tulis Viriya Paramita Singgih (26), jurnalis The Jakarta Post dalam pesan balasannya kepada saya.

ā€œBanyak wartawan yang tahu, tapi tak berani menuliskan sesuatu karena berbagai hal, entah karena isunya yang sensitif, takut dihujat, dan sebagainya. Namun bila kita merasa telah tahu permasalahan dengan baik, telah melakukan segala cara untuk memperkaya data, mengumpulkan fakta dan melakukan verifikasi, rasanya tidak ada alasan untuk tidak berani menuliskan sesuatu,ā€ beber Viriya lebih lanjut.

 

7. Luwes bergaul dengan siapa saja

Bagaimana cara seorang wartawan bisa mendapatkan menggali cerita untuk beritanya? Nah, Yanurisa Ananta, wartawan dari Media Indonesia, menjabarkan kiat dari pengalamannya menjadi jurnalis.

ā€œWartawan dituntut untuk luwes. Bisa berkawan dengan siapa saja. Dari mulai tukang sapu di jalan sampai pejabat negara. Jadi, disarankan untuk gak kaku ketika bergaul dengan teman-teman wartawan lainnya atau dengan kata lain semua orang. selain bakal membantu kita sharing soal berita juga melatih soft skill untuk pendekatan dengan narasumber,ā€ cerita Yanurisa.

 

8. Memperhatikan akurasi penulisan data terutama yang berbentuk angka

Sementara, Jane Aprilyani (26), wartawan media Koran Kontan, mengingatkan pentingnya akurasi penulisan data, terutama yang berbentuk angka.

ā€œHal penting dalam penulisan berita ekonomi adalah data yang berbentuk angka. Karena kalau salah menulis angka yang benar artinya berita itu akan salah pengertiannya. Contoh, bila kita menulis besar keuntungan 0,01% menjadi 0,1% hasilnya pasti akan berbeda. Dan pembaca menerima informasi yang salah,ā€ paparnya.

 

Artikel terkait: Apa Pekerjaan yang Sesuai Untukmu?

  1. Lulusan Bahasa atau Sastra, Bisa Kerja Jadi Apa, Sih?
  2. 10 Jenis Pekerjaan yang Bisa Bawa Kamu Jalan-jalan ke Berbagai Tempat
  3. Jadi Pegawai Bank Indonesia, Susah Nggak, Sih?

 

9. Sesuaikan gaya bahasa dengan pembaca

Biar pembaca tertarik dan paham dengan artikel kamu, gaya bahasa juga perlu disesuaikan. Hal ini diungkapkan oleh Dian Ramdhani (31), jurnalis media Koran Sindo.

ā€œGaya bahasa akan menentukan untuk siapa tulisan tersebut akan dibaca. Pembaca muda, tentu lebih suka membaca artikel yang dibawakan dengan gaya bahasa sehari-hati, berbeda dengan dewasa atau anak-anak. Faktor gaya bahasa menurut saya juga ini akan berpengaruh pada seberapa cepat pembaca mencerna isi, maksud dan tujuan dari tulisan yang mau disampaikan,ā€ tuturnya.

 

10. Pemilihan judul nggak boleh menyesatkan

Judul adalah hal pertama yang dilihat pembaca. Makanya, Nanien Yuniar (28), wartawan dari Antara News, menekankan pentingnya memilih judul yang mengena.

ā€œPemilihan judul penting banget, apalagi media online yang mengandalkan judul biar diklik. Untuk media online, yang penting sih harus bikin penasaran biar orang pengen baca. Penasaran tidak sama dengan misleading, ya. Jangan sampai judulnya ternyata beda sama isinya.ā€

Selain itu, menurutnya konvergensi media juga nggak kalah penting.

ā€œSertakan foto atau video biar tulisan lebih lengkap karena ada hal-hal yang bakal lebih asyik dinikmatin lewat video. Misalnya, artikel konser atau pertunjukan musik,ā€ jelasnya.

 

Nah, lewat kiat-kiat di atas, saya belajar banyak tentang penulisan artikel. Sebenarnya, mereka memberikan tips lebih banyak dari ini, tapi karena keterbatasan ruang, saya nggak bisa mencantumkan semuanya. Semoga tulisan ini juga bermanfaat buat kamu yang bercita-cita jadi jurnalis!

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp 2-15 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-15 bulan. Yuk, Ajukan pinjamanmu di sini sekarang!

 


PAULUS RISANGPAULUS RISANG

Biaya Menikah di Gedung dan Kebun, Mana yang Lebih Murah?

SWARA – Tumben nih, dalam satu bulan belakangan saya menghadiri empat kondangan! Dana darurat jadinya habis terpakai untuk sumbangan kado. Hehe. Tapi bukan soal sumbangan kado yang ingin saya bahas di sini. Melainkan tentang tempat atau venue resepsi pernikahannya.

 

Nah, dua dari empat resepsi yang saya datangi bulan ini, ternyata digelar di gedung pemerintahan. Satu di gedung PKK, satunya lagi di gedung Dharma Wanita. Rekan-rekan saya di kampung halaman pun, 90% menggelar acara di gedung. Jadi, kayaknya sih gedung masih menjadi venue favorit, ya?

 

Tapi, jika dilihat dari beberapa situs wedding din Indonesia, resepsi dengan konsep garden party Ā pun sekarang mulai diminati. Pun private party Ā yang diadakan di rumah dengan jumlah tamu yang lebih terbatas.

 

Bagi saya pribadi, ketiga pilihan venue Ā ini tentu saja sama-sama asyik, kok. Yah, meskipun tentu ada kelebihan dan kekurangannya.

 

Nah, kamu yang sedang menyandang stasus bride and groom to be –seperti saya. Hehe–, tentunya sekarang lagi cari-cari venue kan? Makanya, kali ini yuk lah kita intip plus minus menyelenggarakan pernikahan di gedung, rumah, atau kebun (outdoor).

 

Rumah

Gelar resepsi di rumah dipandang sebagai alternatif paling hemat. Nggak ada namanya biaya sewa berjuta-juta, waktu pakai yang terbatas, atau takut nggak kebagian tanggal incaran. Tapi, gelar resepsi di rumah pun ada minusnya, nih. Terutama di poin kerepotan.

 

Pertama, repot masalah sewa tenda dan kursi. Kalau rumahmu punya halaman yang jembar alias lapang, it’s okay. Tapi, nggak jarang kan kamu lihat kondangan di mana tuan rumah sampai pasang tenda di jalan?

 

Kedua, repot masalah beres-beres. Badan capek selepas pesta, harus siap-siap membereskan dekorasi sampai ke masalah cuci piring.

 

Jika dirinci-rinci, pos biaya termahal jika kamu menggelar resepsi di rumah ada di konsumsi dan dekorasi juga properti. Konsumsi, karena bisa jadi tamu yang datang nggak terkontrol karena orang-orang jadi bebas berdatangan jam berapapun. Besar kemungkinan kamu nggak bisa mengontrol persediaan konsumsinya. Sudah pesan untuk Ā 800 pax, bisa jadi ada excess kamu harus tambah sekitar 200 pax. Kan lumayan?

 

Kemudian dekorasi. Sebenarnya nggak terlalu besar sih bujetnya. Cukup sediakan tenda dan kursi yang memadai untuk para tamu supaya nggak terlalu lama berdiri. Paket tenda biasanya dimulai dari angka Rp3 juta dan kursi biasa Rp 10 ribu/unit.

 

Artikel terkait: TIps Menekan bujet pernikahan

  1. Cara Kreatif Menekan Bujet Pernikahan untuk 10 Jenis Pengeluaran Berikut
  2. 5 Tips Bikin Pre-Wedding yang Murah Meriah tapi Berkesan
  3. 5 Kiat Melangsungkan Pesta Pernikahan Impian Dengan Budget Terbatas

 

Gedung

Biaya termahal sudah tentu ada di biaya sewa. Gedung-gedung komersil seperti Balai Kartini, Balai Sarbini, atau hotel, pasti akan lebih mahal. Pernah saya iseng mengirimkan email ke Balai Kartini menanyakan daftar harga, ternyata paketnya mencapai angka Rp200 juta untuk 500 tamu. Duh, sebagai rakyat jelata saya hanya bisa bilang: ā€œOh seperti itu. Oke Mas.ā€. Terus nggak berani follow up lagi. Hahaha.

 

Bujetmu nggak segitu? Untuk menekan biaya, pilih alternatif yang jauh lebih murah. Yaitu, mengincar gedung milik pemerintah seperti Gedung Puslitbang PLN Ā di Duren Tiga, Jaksel (Rp5,5 juta), Ā Auditorium Gelanggang Remaja, Jakut (Rp 6 juta). Atau ya gedung-gedung milik pemerintah di daerah tempat resepsi pernikahamu.

 

Selain itu, agar lebih hemat, pertimbangkan untuk menggunakan paket komplit dengan katering dan dekorasi dari pihak gedung. Siapa tahu kan, selisihnya bisa mencapai Rp5 jutaan?

 

 

Dari segi kepraktisan, menyewa gedung berart kamu nggak perlu dipusingkan dengan masalah kebersihan. Semakin besar gedung, semakin banyak tamu yang bisa ditampung. Lokasinya pun lebih gampang diakses.

 

Tapi, ya itu, karena fasilitas bersama, umumnya gedung hanya bisa dipakai untuk jam yang terbatas. Paling banter sih, seperti yang saya hadiri di gedung PKK kemarin, hanya bisa dipakai selama dua jam. Lepas dua jam, para tim wedding organizer Ā biasanya udah bakal mulai copot-copotin dekorasi.

 

Selain itu juga kamu harus siap siaga sikut-sikutan dengan calon pengantin lain yang juga naksir gedung incaranmu, khususnya di tanggal-tanggal cantik. Kamu kudu gesit bayar DP!

 

Outdoor atau garden party

Nah, resepsi dengan konsep satu memang belum seramai resepsi di gedung, tapi sudah mulai sering dilirik. Terutama mereka yang lebih senang dengan nuansa alami, lebih intim sekaligus lebih ceria.

 

Sewaktu di Jogja, saya pernah menghadiri pernikahan rekan kerja yang diadakan di Wisma Djoglo di kawasan Laksda Adi Tsujipto. Di taman seluas kurang lebih setengah lapangan sepakbola itu, saya melihat beberapa pos konsumsi dan spot berfoto.

 

Pelaminannya pun nggak di atas panggung. Cukup dengan mendirikan backdrop dengan dekorasi cantik, beberapa kursi dengan tema senada. Ā Dekorasinya pun sebenarnya nggak heboh-heboh banget karena hijaunya rumput dan pohon-pohon sudah menjadi dekorasi alami yang segar!

 

Kisaran bujetnya berapa, nih?

 

Sepanjang perburuan saya untuk biaya menikah garden party, Ā Pine Forest (Lembang) seperti Ā yang dipilih penyanyi Andien misalnya, biaya sewa seluruh venue untuk 2 hari 1 malam masih di bawah angka Rp20 juta. Ā 

 

Ada pula yang namanya Rumah Sarwono (Jakarta) yang kental dengan nuansa Jawa. Kapasitas tampung memang mencapai 800 orang, namun venue ini justru memberi kesan hangat dan private. Harga sewanya sesuai paket, mulai dari Rp18 – 60 juta untuk sewa selama 7 jam.

 

Mengenai bujet, biaya menikah outdoor Ā nggak beda jauh lah dengan indoor.

Kapasitas tampung tamu ada batasannya. Mulai dari yang hanya bisa menampung 100 orang, biasanya berupa cafe outdoor. Sampai yang benar-benar bisa sekampung seperti di Taman Hutan Raya Djuanda (Bandung).

 

Artikel terkait: Tips menjalin hubungan yang sehat dan produktif

  1. Bikin Bisnis bareng Pacar? Ini 4 Hal yang Harus Kamu Waspadai
  2. Realistis, Cinta Juga Butuh Materi, Hindari 5 Kesalahan Ini!
  3. Bullying dalam Hubungan? Waspadai 6 Tandanya!

 

Walaupun outdoor bukan berarti kamu nggak perlu properti dan dekorasi, kan? Nah, saat menghitung biaya menikah outdoor , pastikan juga kamu sudah memasukkan daftar item properti ya.

 

Beberapa venue memang ada yang sudah menyediakan, tapi ada juga yang murni hanya lapangannya saja. Dua pos ini, biasanya menyedot anggaran terbesar selain katering.

 

Saran saya, untuk menekan bujet kamu bisa lakukan di pos katering dan akomodasi keluarga. Ambil katering di luar paket venue, karena biasanya sih, harganya sudah diketok dan jadinya lebih mahal.

 

Kemudian, untuk akomodasi keluarga, nggak perlu sampai harus sewa hotel. Bisa diakali dengan memanfaatkan jasa Air BnB yang sama bagusnya kok dengan hotel bintang tiga. Dan yang paling penting, dengan konsep outdoor, kayaknya kamu nggak perlu proses adatnya, deh. Ya nggak? Bakal menghemat banget kan jadinya?

 

Jadi kurang lebih seperti itulah gambaran kasar mengenai biaya menikah di rumah, gedung, dan pesta kebun. Intinya sih, pilih venue yang memang sesuai dengan bujet dan cita-cita kalian.

 

Semoga bermanfaat ya tulisan kali ini!

 

Oh ya, buat kamu yang masih kurang modal untuk menutupi biaya pernikahan yang sebentar lagi akan dilaksanakan, kamu bisa cari solusinya dengan mengajukan pinjaman online di Tunaiku.

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga!

Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp 15 juta, lho. Tertarik? Ajukan piinjamanmu di sini!

 


WINNY WITRA MAHARANI WINNY WITRA MAHARANI

7 Film Horor Asia Paling Laris Sepanjang Masa

SWARA – Joko Anwar menjadi salah satu sutradara favorit saya sejak ia menggarap Janji Joni di tahun 2005. Kepiawaiannya dalam meracik film di berbagai genre sudah nggak diragukan lagi. Mulai dari drama, komedi, hingga horror/thriller. Makanya, ketika JA dikabarkan menggarap film remake Pengabdi Setan, saya jadi nggak sabar menunggu sampai pemutarannya.

 

Nah, buat pemanasan, saya pun jadi tergoda untuk mencari film-film horor Asia terbaik. Kenapa Asia? Soalnya, kisah horornya lebih relatable dengan orang Indonesia secara kultur, jadi seramnya pun lebih kena. Karena terbaik itu relatif, saya menerapkan standar berdasarkan pendapatan atau jumlah penonton terbanyak.

 

Nah, ini dia 7 film horor Asia paling laris sepanjang masa.

 

The Host (2006)

The Host bercerita tentang seorang ayah yang berusaha menyelamatkan putrinya yang diculik sesosok monster misterius. Kalau kamu penggemar cerita monster, film ini wajib kamu tonton. Soalnya, film ini menjadi salah satu film Korea Selatan terlaris dengan pendapatan mencapai $90 juta atau sekitar Rp1,2 triliun.

 

Artikel terkait: Daftar film untuk mengisi waktu luangmu

  1. 5 Alasan Mengapa Film ā€˜It’ Layak Kamu Tonton di Akhir Minggu!
  2. Saya Tonton 5 Film Horor Ini dan Jadi Ngerti Kenapa Pendapatan Mereka Sangat Besar
  3. 7 Film Keluarga yang Wajib Kamu Tonton Saat Liburan

 

Pee Mak (2013)

Peperangan bikin orang kangen setengah mati pada istri di rumah. Tapi, apa jadinya jika istri tercinta kamu selama ini ternyata hantu?

 

Pee Mak (2013) mencatat rekor sebagai film terlaris di Thailand. Film ini meraup pendapatan hingga US$ 20,8 juta selama pemutarannya di sejumlah negara di Asia. Hingga kini, film ini sudah membukukan pendapatan mencapai 1 milyar baht atau setara Rp400 milyar.

 

Ringu (1998)

Kamu tentu nggak asing lagi dengan film ini. Ringu atau The Ring adalah salah satu film horor Jepang yang sangat laris sekaligus memorable. Siapa sih yang nggak kenal dengan Sadako, sosok hantu yang muncul dari video terkutuk di film ini?

 

Film ini berhasil meraup pendapatan hingga 1 milyar yen atau setara Rp119 milyar. Hollywood pun nggak mau ketinggalan mendulang dolar dari film ini, sehingga dibuatlah versi Amerikanya pada 2002.

 

Shutter (2004)

Bisa dibilang, Shutter merupakan film horor yang membuat saya notice bahwa horor Thailand itu layak diperhitungkan. Film ini mengisahkan tentang fotografer yang menemukan sosok misterius dalam foto-foto hasil jepretannya. Siap-siap aja deh saat liat ending-nya!

 

Selama pemutarannya, film ini berhasil meraup pendapatan hingga $6,9 juta atau sekitar Rp92 milyar, menjadikannya salah satu film horor terlaris di Thailand. Film ini juga sudah dibuat versi Hollywood-nya.

 

 

Ju-On (2002)

Masih dari Jepang, ada juga film Ju-On yang nggak boleh alpa disebut. Buat saya, film ini adalah film horor paling seram pada masanya. Suara derak saat Kayako muncul itu bakal selamanya terngiang di benakmu.

 

Film ini memanen pendapatan sekitar 3 juta dolar (Rp40 milyar), angka yang cukup besar pada masa itu. Ju-on juga menjadi salah satu film horor Jepang yang di-remake ke versi Hollywood.

 

Artikel terkait: Kiat mengatur uang biar bisa nonton tiap minggu

  1. Selagi Muda, Coba 5 Investasi Tak Tergerus Inflasi Ini!
  2. Siapa yang Bayar? Ini Cara Atur Bujet Pacaran dari 3 Pasangan Ini
  3. Hati-hati, Kamu Kaum Milenial Wajib Menghindari 5 Kesalahan Mengatur Keuangan Berikut!

 

Danur (2017)

Tanpa saya duga, film Danur berhasil menjadi salah satu film horor terlaris di Indonesia. FIlm ini bahkan membukukan rekor Muri sebagai film Indonesia dengan jumlah film terbanyak dalam enam hari. Danur mengisahkan tentang Risa yang bisa melihat hantu sejak usia belia.

 

Selain diputar di Indonesia, Danur juga diputar di negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan Brunei. Pendapatan yang diperoleh film ini ditaksir mencapai Rp95 milyar dengan jumlah penonton hingga 2,7 juta orang.

 

Honorable mention: Jelangkung (2001)

Ngomongin film horor Asia terlaris, kayaknya belum lengkap kalau belum memasukkan film Jelangkung (2001) ke dalam daftar. Pasalnya, film ini menjadi tonggak bangkitnya film horor di Indonesia setelah dilanda kelesuan akibat krisis moneter.

 

Film ini tercatat membukukan pendapatan hingga Rp5 milyar dan ditonton hingga 5,7 juta penonton, menjadikannya sebagai salah satu film Indonesia terlaris sepanjang masa. Padahal, awalnya Jelangkung sama sekali nggak ditujukan untuk diputar di bioskop, lho!

 

Nah, mudah-mudahan film yang saya sebutkan di atas bisa menjadi tontonan pengisi waktu luangmu, sambil menunggu film horor yang akan datang. Selamat ketakutan!

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-15 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-15 bulan. Yuk, Ajukan pinjamanmu di sini sekarang!

 


 

PAULUS RISANGPAULUS RISANG

Pinjaman Tunaiku Bisa Wujudkan Liburanmu ke Jepang!

SWARA – Cung siapa yang mau liburan ke Jepang tahun depan? Saya yakin yang mengacungkan pasti melebihi jumlah jari kaki dan tangan saya. Jepang memang indah dan memiliki banyak varian wisata yang bisa kamu nikmati. Mulai dari wisata sejarah, keindahan alam, ataupun sekedar nongkrong makan sushi di kawasan kulinernya.

 

Mungkin karena itu pula, orang Indonesia pada doyan liburan ke negeri Sakura. Tahun 2016 saja, ada sekitar 270.000 wisatawan nusantara yang berkunjung ke Jepang. Menurut data dari Japan National Tourism Organization, angka itu melonjak 32 persen dibandingkan tahun 2015.

 

Masalahnya untuk liburan ke Jepang, jelas kamu butuh modal yang nggak sedikit. Memang untuk tiket pesawat, banyak banget tiket pesawat promo untuk Jepang, bahkan cuma Rp4 juta pergi-pulang. Tapi tetap saja, biaya hidup di sana tinggi, jadi butuh tabungan yang lumayan kalau ingin bisa berwisata ke banyak tempat, menikmati banyak kuliner khasnya dan pastinya beli oleh-oleh.

 

Nah, buat kamu yang punya mimpi ingin liburan ke Jepang tapi tabungan masih kurang, kamu bisa mewujudkannya dengan mencari suntikan modal lewat pinjaman Tunaiku, lho. Tenang aja, caranya simpel, cepat dan tanpa agunan.

 

Agar terbayang berapa biaya perjalanan yang kamu butuhkan, jadi bisa memerkirakan juga kamu mesti pinjam berapa, coba simak estimasi bujet perjalanan ke Jepang ini.

 

1. Ā Ā Tiket Pesawat

Rata-rata tiket pulang pergi Indonesia-Jepang itu berkisar antara Rp 6 – 8 juta. Tapi beda lagi kalau lagi ada promo. Kamu bisa mendapatkan tiket PP Rp4 juta saja. Karena itu kamu harus selalu siaga dengan tanggal-tanggal travel fair event.

 

Atau kamu bisa beli di beberapa penjual tiket promo secara online, tapi tentunya pastikan dan pilih yang terpercaya dan sudah terbukti keasliannya.

 

2. Ā Ā Transportasi

Liburan ke Jepang juga bisa menjadi pengalaman menikmati sistem transportasi mereka yang ciamik. Berbeda dengan Indonesia, negeri Sakura ini memiliki transportasi terbaik buat penduduknya dan buat kamu wisatawan. Hanya saja kalau kamu mau nyoba Shinkansen (kereta super cepat), harganya mahal banget. Sekitar 12.000 – 40.000 yen (Rp1,3 – 5 juta) untuk tiket PP antar kota.

 

Tapi nggak usah khawatir. Kamu bisa memakai Japan Rail Pass (JR Pass). Asumsikan kamu berlibur selama tujuh hari, kamu cukup beli paket 7 hari dengan harga 29.110 yen atau sekitar Rp3,5 juta saja. Itu bisa dipakai keliling kota-kota di Jepang.

 

3. Ā Ā Makanan

Buat pecinta sushi, kuliner di Jepang adalah surga (yaiyalah!). Di sana, kamu bisa menemukan ragam makanan yang nggak terlalu mahal. Kamu bisa makan di convenient store (konbini) ataupun di kaki lima.

 

Kamu bisa makan sushi sampai kenyang dengan harga 100-300 yen (Rp12 -35 ribu) per porsi. Ada juga paket Bento yang bisa kamu nikmati dengan harga 300 yen atau sekitar Rp35.000 saja.

 

Kalau kamu liburan 7 hari dengan porsi makan 3 kali sehari (dengan rata-rata harga makan sebesar 300 yen), plus jajan lucu, biayanya menjadi 1000 yen (Rp120 ribu) per hari.

 

Hitungannya Rp120 ribu x 7 hari = Rp840 ribu saja.

 

4. Ā Ā Akomodasi

Penginapan di Jepang itu tergolong mahal. Jadi sebaiknya kamu memilih akomodasi yang dekat dengan pusat kota atau di sekitar tempat wisata tujuan kamu. Sebagai contohnya, kamu bisa menginap di hostel dengan kisaran harga 2.000 yen atau sekitar Rp230 ribu/malam di Shinjuku atau Shibuya. Kalau kamu pergi selama 7 hari, biayanya menjadi sekitar Rp1,6 juta.

 

5. Ā Ā Universal Studio atau Disneyland Tokyo

Kalau kamu punya bujet lebih, kamu bisa mengunjungi Universal Studio atau Disneyland Tokyo. Masing-masing dibanderol dengan Rp921.200 untuk 1 Day Studio Pass dan Rp902.806 ke Disneyland Tokyo. Tinggal pilih mana yang paling ingin kamu kunjungi. Atau kalau mau dua-duanya juga boleh. Hehe.

 

 

6. Oleh-oleh

Kalau kamu ingin beli oleh-oleh buat sahabat ataupun keluarga, kamu bisa mengalokasikan dana sekitar 3000 yen atau Rp350 ribu saja. Kamu bisa belanja snack khas Jepang atau magnet kulkas berbentuk sushi. Tapi kalau untuk makanan kemasan, biasanya sudah banyak yang ada di supermarket barang-barang Jepang di Indonesia, khsusunya di kota besar. Jadi pintar-pintar milih ya.

 

Nah, dengan asumsi biaya di atas, biaya liburan kamu ditotal menjadi:

Tiket PP Jakarta -Jepang Rp4 jua
Transportasi Rp3,5 juta
Akomodasi Rp1,6 juta
Makanan Rp840 ribu
Universal Studio Rp921.200
Oleh-oleh Rp350 ribu
Total Rp11.211.200  → Rp 11,3 juta.

*Perhitungan di atas menggunakan kurs 1 yen = Rp119.33 per 20 September 2017.

 

Jadi gimana, tabungan kamu sudah cukup atau masih kurang? Kalau masih kurang, seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, kamu nggak perlu khawatir.

 

Soalnya Tunaiku punya solusi untuk mewujudkan mimpi kamu liburan ke Jepang. Namanya Pinjaman Tunaiku. Sebuah produk KTA (Kredit Tanpa Agunan) dari Amar Bank.

 

Pinjaman online Tunaiku ini cocok banget buat kamu yang ingin ke Jepang karena kamu bisa mengajukan pinjaman sebesar Rp2 juta – Rp15 juta untuk kebutuhan apapun, termasuk liburan ke Jepang!

 

Proses pengajuannya juga mudah dan cepat (online) dengan bunga flat 3%. Asiknya lagi, Tunaiku nggak ngasih biaya penalti kalau kamu melunasinya lebih cepat.

 

Caranya mudah dan cepat, kamu tinggal mengikuti prosedur berikut:

 

1. Ā Pengajuan

Setelah menentukan nominal pinjaman, kamu harus mengisi formulir aplikasi yang ada di tautan. Beri informasi yang lengkap ya! Setelah itu, unduh file dan kirim ke tunaiku@amarbank.co.id . Aplikasi yang kamu ajukan akan diproses pada jam dan hari kerja.

 

2. Ā Persetujuan

Kamu akan segera menerima e-mail konfirmasi kurang dari 24 jam. Jika disetujui, kamu akan menerima draft kontrak. Di tahap ini, kamu bisa melengkapi dokumen pendukung sebagai syarat peminjaman.

 

3. Ā Tanda tangan kontrak

Nah, di tahap ini, staf Amar Bank akan mengunjungi kantor atau rumah kamu untuk tanda tangan kontrak sekaligus melakukan verifikasi dokumen pendukung.

 

4. Ā Pencairan dana

Tahap terakhir, kamu tinggal menunggu pencairan uang yang memakan waktu 1-3 hari. Uang akan dikirimkan langsung ke rekening kamu.

 

Sederhana dan mudah bukan? Makanya, kalau kamu pengen liburan ke Jepang, jangan ragu buat ajukan pinjaman ke Tunaiku. Mimpi untuk melihat sakura berguguran dan makan sushi asli di tanah kelahirannya sudah pasti terwujud!

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga!

Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp 15 juta, lho. Tertarik? Ajukan piinjamanmu di sini!

 


 

KENNY CAROLINEKENNY CAROLINE

Cara Berdebat dengan Keluarga Tanpa Menyakiti Pihak Manapun

SWARA – Bisa ngobrol santai sama orang tua, bercanda sama adik atau kakak, pasti jadi momen yang menyenangkan di rumah. Apalagi kalau bisa duduk bareng untuk makan malam, wah idaman banget deh situasi begini.

 

Kenyataannya nggak setiap hari semua bisa berjalan mulus kaya di negeri dongeng. Pasti ada saja gesekan yang timbul dan bikin cekcok antar orang rumah.

 

Saya sendiri sempat mengalami ā€˜krisis kedamaian’ tiap kali pulang ke rumah, waktu itu awal baru lulus kuliah. Selama hampir 4 tahun saya tinggal di kosan, karena kampus yang cukup jauh dari rumah. Rasanya tiap di rumah ada saja yang nggak pas di hati, sering banget selisih pendapat sama Mama dan adik.

 

Tenang, bukan saya atau kamu saja kok yang pernah ada di situasi yang bikin harus debat sama keluarga. New York Times bahkan pernah angkat isu domestik ini dalam salah satu artikelnya.

 

Apa saja sih yang bisa kamu lakukan untuk mencegah debat kusir di rumah dan kalaupun harus berargumen, nggak sampai bikin orangtua atau saudara sakit hati?

 

Yuk cari tahu cara berdebat dengan keluarga tanpa menyakiti pihak manapun.

 

1. Hargai perbedaan pendapat

Saudara kandung sekalipun pasti punya cara pikir, gaya berpakaian, pilihan jurusan kuliah, bahkan selera makanan yang belum tentu sama. Apalagi kalau kamu dan saudara beda sekolah, misalnya si kakak sekolah di swasta, sementara adiknya sekolah di negeri, pergaulan dan lingkungan teman juga beragam. Nantinya beda tempat kerja, pasti beda juga cara pandangnya.

 

Begitu juga dengan orang tua, beda generasi pasti pengaruhnya lain juga. Memang sih nggak semua pendapat atau wejangan orang tua benar, tapi kalau kamu kurang setuju jangan langsung dibantah ya. Cukup dengarkan saja, kalau memang bisa diaplikasikan ya bagus. Tapi kalau nggak juga jangan jadi marah-marah atau membentak.

 

Belajar hargai pendapat orang lain karena sedarah sekalipun, beda kepala beda isinya.

 

2. Jadi pendengar yang baik

Misalnya, adik kamu lagi senang sama salah satu cowok. Sebagai kakak tentu harus peduli dong sama adiknya. Tapi bukan berarti kamu malah jadi interogasi setiap saat, atau mengadu ke orang tua yang akhirnya malah bikin adik kamu marah dan merasa direcokin sama kakaknya.

 

Kalau ternyata kamu tahu dan kenal temennya adik, kamu bisa cari cara lain untuk tetap ā€˜mengawal’ adik. Jadilah pendengar yang baik, jangan langsung dihakimi dengan asumsi kamu sendiri atau memaksa supaya adik juga sependapat. Pas kamu mau kasih saran, adik juga akan lebih menghargai karena sudah merasakan perhatian yang kamu terapkan dengan tepat.

 

Berlaku juga kok ke orang tua, masalah finansial keluarga biasanya jadi isu yang nggak akan habis dibahas. Baik itu positif atau negatif, pasti ada saja bahasan soal keuangan sama orang tua. Kalau kamu mampu menjadi pendengar yang baik, niscaya solusi yang kamu kasih bisa lebih nyambung sama masalahnya. Respon kamu juga nggak akan mengarah ke ungkapan yang malah bikin orang tua makan hati pas dengar.

 

Artikel Terkait: Investasi Masa Depan, Perlu Nggak Sih?

  1. Investasi Rumah atau Apartemen, Mana yang Lebih Baik?
  2. Berinvestasi Properti di Kota Kecil? Hindari 5 Kesalahan Ini
  3. Jenis Investasi yang Cocok untuk Kamu Berdasarkan Zodiak

 

 

3. Gunakan bahasa yang sederhana dan sopan

Setelah jadi pendengar, perhatikan juga bahasa yang kamu pakai ya ketika kasih respon. Apalagi ke orang tua yang terkadang punya perasaan lebih sensitif, jangan sampai bahasa kamu malah menyinggung perasaan dan bikin masalah baru timbul. Kata peribahasa jaman dulu juga, ā€œmulutmu harimaumuā€, kan..

 

Penting juga untuk perhatikan nada biacaramu. Jangan menyamakan nada bicara pada saudara atau teman dengan nada bicara pada orang tuamu. Ingat, mereka orang tua yang tentu ingin dan wajib dihormati. Apalagi kalau mereka adalah generasi baby boomers yang memang masih sangat kaku untuk masalah seperti ini.

 

4. Selalu jalin komunikasi, jangan cuek bebek

Tanpa sadar, lama nggak mengikuti kegiatan di rumah waktu tinggal di kosan dulu bikin saya jadi cuek. Akhirnya nggak peka sama situasi dan kadang asal ceplos saja kalau sedang marah, yang ada adik saya jadi sakit hati dan bisa bertengkar.

 

Dari situ saya belajar dan akhirnya sadar kalau kepedulian penting banget untuk terus dipupuk di keluarga. Jadi tiap anggota tahu batas emosi untuk masing-masing orang.

 

Cara menyampaikan pendapat ke orang tua belum tentu diterima adik atau kakak, masing-masing kan punya rasa sensitif yang berbeda tingkatannya. Ibaratnya, harus tahu deh PDKTnya gimana jadi pas mau kasih saran atau argumen nggak malah memicu amarah satu sama lain.

 

Artikel Terkait: Belajar Atur Keuangan Rumah Tangga, Yuk!

  1. Zodiak Paling Jago Atur Keuangan Rumah Tangga, Kamu dan Pasangan Termasuk?
  2. Bagaimana Mengatur Pengeluaran Rumah Tangga untuk Suami Istri yang Bekerja?
  3. Hati-Hati, 3 Pengeluaran ini Bisa Bikin Rumah Tangga Ribut!

 

5. Sampaikan efek jangka panjang

Nah, ini poin penting yang perlu kamu sampaikan supaya anggota keluarga yang sedang kamu ajak berbicara bisa berpikir lebih jernih. Kasih gambaran soal dampak dari keputusan atau sikap yang dilakukan saat ini. Mungkin nggak bisa langsung diterima, tapi setidaknya bisa minimalisir praduga kalau omongan kamu hanya berniat menyakiti perasaan saja.

 

Singkatnya, kasih kritik membangun yang memang ada manfaatnya, bukan nyinyir belaka. Kalau perlu kasih contoh nyata yang pernah terjadi dari orang-orang sekitar kalian, agar omongan kamu nggak jadi argumen kosong.

 

Itu tadi tips yang bisa kamu praktikan di lingkungan keluarga demi situasi kondisi rumah yang nyaman dan tetap lancar juga komunikasinya. Semoga bermanfaat ya!

 

Nah, untuk kamu yang juga lagi mengalami masalah keuangan dan butuh pinjaman mendesak yang cepat dan tanpa agunan, coba saja ajukan ke Tunaiku.

 

Ajukan pinjaman uang tanpa agunan, tanpa kartu kredit hanya di Tunaiku sekarang juga!

Pinjaman dari 2-15 juta yang dapat diangsur mulai 6-15 bulan.

 


 

SHELY NAPITUPULU SHELY NAPITUPULU

Kenapa Makanan Sehat Itu Mahal? Ini 5 Alasannya!

SWARA – Pernah nggak sih, pas kamu lagi belanja, kamu membandingkan harga produk makanan yang kamu beli? Kalau saya sih sering.

 

Saya bercita-cita suatu saat saya bisa makan makanan sehat setiap hari. Ssst. Jangan bertanya mengapa saya nggak makannya sekarang. Soalnya, dengan penghasilan saya sekarang, saya merasa belum cukup untuk mengonsumsinya setiap hari.

 

Kalau buat sekarang sih, saya cukup makan sarapan yang sehat dulu aja. Setiap pagi, saya sarapan dengan roti non-dairy yang terbuat dari tepung gandum dan ubi ungu. Harganya Rp50.000 untuk konsumsi empat hari. Harga ini tiga kali lipat kalau saya membeli merek biasa, yang harganya sekitar Rp16.000 untuk durasi konsumsi yang sama. Terasa banget kan bedanya?

 

Ya, memang, makanan sehat itu mahal, guys. Coba deh, kamu googling restauran atau cafƩ yang menyajikan makanan sehat di Jakarta. Begitu juga dengan supermarket yang menjual bahan makanan segar nan organik. Harganya pasti bikin kantung meringis.

 

Sependek yang saya ketahui, rata-rata makanan sehat itu asalnya dari bahan-bahan yang organik. Jadi di artikel ini, saya bakal menarik garis bahwa makanan sehat dan organik itu sama ya. Dan dari yang saya baca, biaya menghasilkan sayur, buah, beras, dan bahan makanan lain yang organik itu tidaklah kecil.

 

Lalu, apa sih sebenarnya yang bikin makanan sehat/organik itu lebih mahal? Simak jawabannya yuk.

 

1. Bebas pestisida

Sudah menjadi rahasia umum kalau makanan organik itu pasti lebih sehat. Soalnya produk organik itu bebas pestisida dan pupuk sintesis. Petani organik hanya memakai kompos atau pupuk kandang. Artinya, nggak bakalan ada logam berat yang masuk dan membahayakan tubuh kamu.

 

Sejatinya, kompos atau pupuk kandang untuk tanaman organik itu lebih mahal. Tapi, karena petani organik itu sayang sama kamu, jadi mereka nggak sungkan menguras kantong untuk membelinya.

Nah, karena manusia itu pada dasarnya harus saling mengasihi, jadi kamu membalas kasih sayang ini dengan membeli produk mereka tanpa mengeluh. Apalagi kalau kamu penggemar produk sehat dan organik. Hehe.

 

Artikel Terkait: Agar kamu makin sehat!

  1. Makanan Diet Ini Ternyata Bikin Lingkar Perut Makin Lebar!
  2. Apa Sih Manfaat Donor Darah untuk Kesehatanmu?
  3. 5 Cara Murah Meriah Turunkan Berat Badan

 

2. Sertifikat organik

Salah satu yang bikin makanan sehat itu lebih mahal adalah karena pihak pembudidaya diwajibkan memiliki sertifikat organik. Nah, untuk mengurus biaya sertifikasi pangan organik ini, satu kelompok petani harus membayar Rp15 – 30 juta! Dan masa berlakunya pun relatif pendek, yaitu tiga tahun. Biaya memperpanjang sertifikasi itu bisa mencapai Rp12 juta.

 

3. Biaya Produksi

Makanan sehat atau organik itu biasanya memiliki kemasan yang berbeda dari produk konvensional yang diproduksi secara masal dan menggunakan plastik. Sedangkan produk organik menggunakan kemasan yang berbeda. Misalnya, dari bahan kaca dan dapat didaur ulang. Makanya biaya produksinya pun jadi lebih tinggi.

 

 

4. Standar tinggi

Khusus untuk produk daging, misalnya, peternak organik biasanya memberlakukan standar yang lebih tinggi dalam membudidayakan hewan ternak. Misalnya, dari kesejahteraan hewan itu sendiri. Biasanya, peternakan organik memberi pakan yang juga organik. Dan harganya juga bisa dua kali lipat dibandingkan dengan pakan biasa.

 

5. Lebih banyak tenaga kerja

Untuk menekan biaya produksi, banyak petani atau pertanian konvensional yang memakai zat kimia dan pestisida. Tujuan lainnya adalah efisiensi dan agar pekerjaan lebih cepat selesai.

 

Akan tetapi, cara kerja petani organik itu berbeda, guys. Karena rohnya adalah bebas pestisida, pertanian organik membutuhkan lebih banyak tenaga kerja untuk menyiangi rumput liar, membersihkan air, ataupun memulihkan tanaman dari kontaminasi pestisida.

 

Artikel Terkait: Buat kamu pecinta kuliner dan hobi makan!

  1. 5 Restoran dengan Menu Salted Egg Paling Populer di Jakarta
  2. Coba 3 Resep Camilan Sederhana Berbahan Dasar Roti Ini, Yuk!
  3. 3 Resep Hidangan Murah Meriah untuk Rayakan 17-an di Komplek Rumah

 

6. Ongkos transportasi mahal

Lahan untuk pertanian organik itu biasanya terletak jauh dari kota besar, untuk menghindari kontaminasi polusi. Karena itu ongkos angkutnya pun lebih mahal. Selain itu, produk organik juga harus dipisahkan dari yang non-organik. Hal ini supaya kualitasnya tetap terjaga dan aman sampai ke tangan konsumen.

 

Nah, itulah beberapa alasan mengapa makanan sehat dan organik itu lebih mahal. Harusnya sih nggak perlu berpikir dua kali ya untuk mengonsumsi makanan sehat dan organik. Toh, manfaatnya buat diri sendiri juga.

 

Ibaratnya, kamu itu investasi ke diri kamu sendiri. Lagian, siapa sih yang nggak mau hidup sehat? Apalagi sekarang ini biaya kesehatan itu muahal banget. Jadi, balik lagi ke pilihan masing-masing.

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp 2-15 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-15 bulan. Yuk, Ajukan pinjamanmu di sini sekarang!

 


KENNY CAROLINEKENNY CAROLINE

Apa Itu Kredit Tanpa Agunan (KTA)? Kenali 5 Hal Ini!

SWARA – Sempat galau dan perang batin sih, hehe, tapi akhirnya akhirnya teman saya terpikat juga untuk meminang KTA (Kredit Tanpa Agunan) saat mencari pinjaman modal usaha. Sejak punya rencana untuk buka kafe, ia memang sudah galau untuk mencari pinjaman. Di usianya yang masih 24 tahun, mencari pinjaman di bank dirasa cukup mustahil. Persyaratan yang seabrek, ribet, dan proses yang lama, membuatnya ciut nyali untuk mengajukan pinjaman ke bank. Dan tentunya dia pun butuh pinjaman yang nggak mesti pakai agunan.

 

Maka Kredit Tanpa Agunan (KTA) pun akhirnya dipilih. Kini, berkat KTA, dia sudah bisa mencicipi manisnya kesuksesan dari usaha kafe barunya. Tanpa KTA, nggak tahu lagi deh bagaimana nasib bisnisnya. Bak cerita dalam dongeng, pengajuan KTA-nya berhasil cair dan bisa digunakan untuk dana tambahan buka kafe.

 

Dari ceritanya itulah, saya jadi penarasan dengan KTA. Ya, siapa tahu kan suatu hari saya tiba-tiba ingin buka usaha dan butuk modal, atau ya, ada kebutuhan uang mendadak yang darurat.

 

Simpelnya, KTA bisa diartikan sebagai salah satu jenis pinjama uang yang nggak memerlukan syarat jaminan atau agunan. Beda dengan pinjaman biasa ke bank yang umumnya mengharuskan kamu punya sertifikat rumah atau BPKM kendaraan.

Kalau kamu sendiri, sudah tahu apa itu KTA? Kta bisa didefinisikan sebagai salah satu jenis peminjaman uang yang nggak memerlukan syarat jaminan atau agunan. Umumnya, kalau daftar pinjaman ke bank kamu harus punya sertifikat rumah atau BPKP mobil atau motor.

Prosenya pun jauh lebih simpel dan cepat dibandingkan mengajukan pinjaman biasa ke bank. Jadi kamu nggak perlu heran, KTA mulai banyak penggemarnya karena memang lebih mudah pengajuannya dibandingkan dengan pinjaman jenis lainnya.

Nah, buat kamu yang tertarik juga pada KTA, saya ingin berbagi 5 hal yang wajib kamu tahu dulu tentang KTA sebelum kamu memutuskan buat mengajukannya, biar nggak salah langkah ya. Simak yuk!

Artikel terkait: Berbagai tips untuk merenovasi rumah

  1. Supaya Rumah Tetap Nyaman Saat Musim Hujan, Yuk Fokus Renovasi di 5 Bagian Ini!
  2. 4 Tips Renovasi Kamar Tidur Anak Dengan Anggaran Terbatas
  3. Tips renovasi Rumah Mudah dan Murah

1. Pinjaman KTA dengan syarat mudah

Sekarang udah nggak zaman tuh mengurus pinjaman yang ribetnya membuat sakit kepala sampai darah tinggi. Jika mengajukan pinjaman melalui KTA, kamu akan lebih dipermudah. Umumnya, kamu hanya perlu mengisi formulir, menyerahkan Kartu Keluarga, data info pemakaian kartu kredit terakhir serta Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Lalu, bagaimana kalau nggak punya kartu kredit? Tenang, ada kok KTA yang nggak memerlukan kartu kredit sebagai syaratnya. Pandai-pandai dan lebih selektif saja dalam memilih bank atau lembaga penyedia KTA. Dengan begitu, kamu bisa memanfaatkan secara maksimal tanpa ribet mengurus banyak dokumen.

2. Solusi untuk mencari pinjaman tanpa agunan

Rumah dan mobil saja nggak punya, bagaimana bisa coba mengajukan pinjmaan ke bank? KTA Ā bak sosok pahlawan buat kamu yang butuh dana cepat tetapi nggak punya aset yang bisa diagunkan. Misalnya, kamu butuh uang dalam waktu cepat, tapi nggak punya mobil atau rumah yang bisa dijaminkan. Setelah memenuhi persyaratan yang sederhana, kamu tinggal tunggu posesnya sampai permintaanmu lolos. Tinggal menunggu uang pinjamannya ditransfer ke rekeningmu.

 

 

3. Pencairannya cenderung cepat

Sebulan, dua bulan, atau tiga bulan, kira-kira berapa lama sih waktu yang dibutuhkan untuk mencairkan dana KTA? Nggak butuh waktu lama, pengajuan KTA-mu akan diproses dalam waktu 24 jam saja kok. Sementara itu, uang akan cair dalam waktu 3 hari hinga 14 hari.

 

Dalam waktu singkat, kamu bisa mendapatkan suntikan uang mulai dari Rp5 juta hingga ratusan juta. Masing-masing bank punya batas maksimal yang berbeda-beda. Tinggal cari saja KTA yang memang menawarkan proses pencairan dana yang cepat.

 

Kalau mau aman, cari saja KTA dengan total dana yang nggak terlalu besar. Agar kamu bisa membayar lebih mudah ke depannya. Nggak bagus juga kalau KTA menyeretmu dalam utang yang makin besar. Intinya harus sesuai dengan kemampuan kamu ke depannya.

 

4. Bunga KTA lumayan tinggi

Karena menjanjikan kemudahan persyaratan dan cepatnya proses, ada hal yang perlu kamu bayar saat mengajukan pinjaman KTA. Bayarannya adalah kamu perlu membayar bunga KTA yang lumayan tinggi nilainya. Bisa mencapai angka 20 % tiap tahun.

 

Inilah harga yang perlu kamu bayar karena nggak diharuskan memiliki agunan, syarat dipermudah, dan cepat dalam pemrosesannya. Dan lagi, dana KTA tersebut bebas kamu gunakan untuk berbagai kebutuhan. Nggak melulu untuk modal usaha. Namun, bisa untuk biaya berobat, renovasi rumah, sampai untuk kebutuhan lainnya. Jadi, nggak perlu syok ya kalau kamu harus bayar bunga tinggi saat pinjam KTA.

 

Artikel terkait: Kesehatan adalah investasi terbaik dan terpenting!

  1. Apa Sih Manfaat Donor Darah untuk Kesehatanmu?
  2. Jelang Hari Pernikahan, Jangan Sampai Diet Ekstrim Ganggu Kesehatanmu
  3. Makanan Diet Ini Ternyata Bikin Lingkar Perutmu Makin Lebar!

 

5. Selektif memilih KTA yang terpercaya

Popularitas KTA memang kian melejit. Kian banyak bank yang menawarkan program Kredit Tanpa Agunan ke para nasabah. Oleh karenanya, kamu dituntut untuk lebih selektif dan hati-hati. Berharap saja hari ini adalah keberuntunganmu karena nggak perlu berurusan dengan lembaga KTA abal-abal.

 

Cari tahu lembaga atau bank penyedia program KTA yang sudah jelas kredibilitasnya. Dan tentu saja carilah yang sesuai dengan kebutuhanmu. Niscaya, kamu akan terhindar dari kasus penipuan KTA.

 

Setelah tahu akan kekurangan dan kelebihan KTA, saya pun lebih selektif lagi sebelum memutuskan. Apakah KTA memang jalan terbaik yang bisa saya pilih? Apakah saya sanggup membayar pinjaman ini dengan gaji yang sekarang? Dan beberapa pertanyaan lain yang menjadi tolok ukur untuk mengambil keputusan.

 

Secara garis besar, saya tertarik dengan kemudahan persyaratan dari KTA. Kalau suatu saat punya ide bisnis dan belum punya aset, sepertinya KTA bukanlah pilihan yang buruk.

 

Ya, bunganya mungkin cukup besar. Namun, rasanya hal ini nggak berlebihan melihat segudang kemudahan yang ditawarkan KTA kepada para calon nasabahnya. Sekarang, kamulah yang menentukannya sendiri. Apakah kamu perlu KTA atau nggak?

 

Jika memang kamu ternyata butuh KTA, jangan ragu untuk mengajukannya di Tunaiku. Kenapa? Karena KTA di Tunaiku nggak butuh kartu kredt, prosesnya cepat dan nggak ribet, bahkan bisa diajukan lewat aplikasi dan pastinya terpercaya banget karena merupakan produk dari Amar Bank.

 

Jadi, ajukan pinjaman cepat dan mudah hingga 15 juta di Tunaiku.

Ajukan pinjamanmu di sini!

 


DEWI AYU NURJANAH DEWI AYU NURJANAH

Apakah Menikah dengan Orang Asing Semudah Itu?

SWARA – Masih ingat #haripatahhatinasional jilid I dan II? Bukan teka-teki lagi dong siapa pemeran utama dalam pernikahan heboh di awal September lalu itu. Bahkan sampai Presiden Jokowi juga ikut memberi komentar karena mendapat info bahwa banyak masyarakat yang merasa salah satu anak bangsa jatuh ke tangan asing.

 

Selang beberapa minggu setelah Raisa dan Hamish menikah, Laudya Chintya Bella juga menikah dengan pengusaha asal negara tetangga Malaysia. Wah, tambah satu lagi nih seleb Indonesia yang menikah sama warga negara asing.

 

Apakah menikah dengan orang asing semudah itu? Kalau dibandingkan dengan pernikahan sesama Warga Negara Indonesia (WNI), menikah dengan Warga Negara Asing (WNA) memang sedikit lebih ribet.

 

Kamu sendiri kepengin nggak untuk punya pasangan bule atau malah sedang punya hubungan serius dengan warga negara asing (WNA)? Jika punya rencana untuk menikah denan WNA, ada cukup banyak loh hal yang harus kamu dan pasangan siapkan.

 

Selain dokumen yang cukup banyak, birokrasi yang tidak mudah, pasangan beda negara juga harus memikirkan matang kebijakan masalah siapa yang akan ikut kewarganegaraan siapa. Belum lagi kewarganegaraan anak yang harus dipikirkan.

 

Sebelum makin bingung, simak dulu yuk syarat dan dokumen yang harus kamu siapkan sebelum menikah dengan WNA.

 

Artikel Terkait: Fakta Biaya Pernikahan yang Makin Mahal

  1. Yuk, Hitung-Hitungan Biaya Pernikahan Raisa-Hamish!
  2. Haruskah Pernikahan di Indonesia Memakan Biaya yang Fantastis?
  3. 7 Tips Kejar Target Nikah dalam Waktu 6 Bulan! Berani Buktikan?

 

Untuk calon pengantin dari negara asing, persiapkan:

  1. Fotokopi Identitas Diri (KTP/paspor).
  2. Fotokopi Akta Kelahiran.
  3. 3 lembar pasfoto 2×3
  4. Surat Keterangan tidak sedang dalam status nikah, atau
  5. Akta Cerai bila sudah pernah nikah; atau
  6. Akta Kematian istri bila istri terdahulunya telah meninggal
  7. Surat Keterangan yang menyatakan bahwa diperkenankan menikah dengan WNI.

 

Pengurusan surat ini bisa dilakukan di kedutaan yang ada Indonesia lalu diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah. Baru kamu bisa minta legalisir ke kantor kedutaan sebelum dibawa ke KUA untuk mendaftar nikah. Biaya pencatatan nikah ini sebesar 30 ribu.

 

Ada beberapa dokumen yang harus diurus di Kemenlu dan Kemenkumham, kalau kamu dan pasangan berdomisili di Jakarta masih nggak terlalu susah sih untuk datang bolak-balik sampai urusan selesai.

 

Tapi bayangkan kalau kamu berdomisili di Bali atau Papua yang jauh dari dua kantor tadi, ditambah misalnya pasangan kamu sering dinas luar kota atau luar negeri. Urusan yang begini akan makan waktu lama tentunya. Sementara ijin harus keluar setidaknya 10 hari sebelum menyelenggarakan pernikahan di KUA atau catatan sipil.

 

 

Calon pengantin Warga Negara Indonesia, persiapkan:

  1. Fotokopi KTP.
  2. Fotokopi Akta Kelahiran
  3. 4 lembar pasfoto 2×3
  4. Data orang tua
  5. Kartu Keluarga
  6. Surat pengantar dari RT/RW yang menyatakan bahwa kamu tidak ada halangan untuk melangsungkan perkawinan.

 

Selain itu ada beberapa pasal perundang-undangan juga yang wajib kamu ketahui terkait pernikahan dengan WNA, ini beberapa yang penting:

 

1. Pasal 57 UU No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (ā€œUUPā€)

Pasal ini berisi pengertian dan aturan dari perkawinan campuran. Salah satu dari pasangan juga bisa memilih ikut kewarganegaraan pasangannya.

 

2. UU No.5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria

Ingat salah satu paskribaka di 17-an tahun lalu yang gagal bertugas? Ā Yup, Gloria Natapradja Hamel nggak bisa mengibarkan sangsaka merah putih karena diketahui punya paspor Perancis. Gloria ternyata ikut kewarganegaraan ayahnya. Sayangnya, orang tua Gloria terlambat mengurus kewarganegaraan Gloria.

 

Jadi pastikan hal seperti ini, nggak menimpa anak kamu nanti. Pahamilah pasal ini dengan jelas.

 

Artikel Terkait: Belajar Atur Keuangan Rumah Tangga

  1. Ini 5 Tanda Istri Cerdas Mengelola Keuangan Rumah Tangga!
  2. Pasangan Masih Membiayai Orang Tua? Begini Cara Atur Keuangan Rumah Tanggamu!
  3. 3 Cara Membuat Prioritas Pengeluaran Setelah Menikah

 

3. Undang-undang No. 12 Tahun 2006

Dalam undang-undang ini diatur soal kemungkinan seseorang kehilangan kewarganegaraannya, pada pasal 41 juga ada penjelasan tentang kewarganegaraan anak dari orang tua beda warga negara yang harus ditetapkan sebelum usia 18.

 

Ternyata banyak juga kan yang harus disiapkan sebelum memutuskan nikah beda warga negara. Memang cukup ribet, tapi kalau kamu dan pasangan telaten mengurusnya satu per satu, patuh pada aturan dan memenuhi semua persyaratan, pasti bisa kok menikah di Indonesia. Apalagi kalau sudah cinta, walau badai menghadang, pasti maju tak gentar deh! Hehehe.

 

Nah, buat kamu yang sudah merencanakan pernikahan, tapi modal masih kurang, coba cari solusi dengan mengajukan pinjaman online tanpa agunan di Tunaiku.

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga!

Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp 15 juta, lho. Tertarik? Ajukan piinjamanmu di sini!

 


SHELY NAPITUPULUSHELY NAPITUPULU

Bagaimana Cara Berinvestasi Valuta Asing untuk Pemula? Ini Kiatnya!

SWARA – Tahun 90-an sebelum krisis moneter, mendiang kakek saya menyimpan sejumlah uang dalam bentuk dolar AS. Kala itu, 1 dolar cuma senilai Rp2.000. Pasca-reformasi, dolar AS tembus hingga titik tertingginya di angka Rp16.650 pada bulan Juni 1998. Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS membuat para penabung dolar waktu itu jadi kaya mendadak, nggak terkecuali kakek saya.

 

Kejadian semacam itu memang bukan hal yang kerap terjadi. Kalau saya pribadi, sih, lebih suka melihat nilai tukar rupiah menguat. Tapi, bukan berarti investasi valuta asing itu nggak menguntungkan, lho.

 

Nah, berhubung saya lagi mencari instrumen investasi yang cocok buat mengamankan masa depan, terlintas di benak saya untuk menggali lebih jauh tentang investasi valas. Memang bagaimana sih cara berinvestasi valuta asing untuk pemula? Ini kiatnya.

 

1. Pelajari dulu seluk-beluk valas

Bisa dibilang, investasi valuta asing alias valas sebenarnya termasuk spekulasi. Pasalnya, nggak mudah memperkirakan potensi keuntungannya di masa mendatang, terlebih jika kamu masih awam. Ada begitu banyak variabel yang bisa mempengaruhi kurs mata uang asing, seperti kondisi makro-ekonomi maupun kebijakan pemerintah.

 

Investasi valuta asing pun bentuknya macam-macam. Ada yang berbentuk tabungan dan deposito, reksa dana, unit-link, hingga spekulasi jual-beli di pasar mata uang. Selain itu, ada juga beragam alternatif mata uang asing yang ditawarkan. Jadi, nggak sebatas dolar AS saja.

 

Nah, daripada jalan sendirian, tentu lebih aman jika ada yang menggandeng. Makanya, sebelum memutuskan berinvestasi, akan lebih baik jika kamu berguru pada orang yang lebih mahir. Dengan begitu, kamu bisa meminimalkan risiko dari investasi ini.

 

Artikel terkait: Jenis-jenis investasi yang layak dipertimbangkan

  1. Investasi Rumah atau Apartemen, Mana yang Lebih Baik?
  2. 3 Tips Memilih Reksadana untuk Investor Pemula, Agar Dapat Hasil Maksimal!
  3. Selagi Muda, Coba 5 Investasi Tak Tergerus Inflasi Ini!

 

2. Tentukan dulu tujuannya

Ada beberapa manfaat dari investasi valuta asing. Antara lain, mempertahankan daya beli ketika nilai rupiah anjlok (seperti pada saat krismon). Kalau saya pikir, ini nggak jauh beda dengan investasi emas. Hanya saja, nilai emas lebih stabil dibandingkan mata uang.

 

Investasi valas juga bermanfaat jika kamu berencana untuk pergi ke luar negeri. Bisa dalam rangka belajar, bekerja, ibadah haji, atau sekadar jalan-jalan. Kalau punya tabungan valas, sepertinya visa kamu juga lebih gampang disetujui.

 

 

3. Pahami aturan main

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan baik-baik saat hendak berinvestasi valas secara tradisional.

 

Pertama, memahami perbedaan antara kurs jual dan kurs beli di bank. Antara keduanya, jangan sampai tertukar. Kurs jual adalah harga jual dari bank ke nasabah, sementara kurs beli adalah nilai yang ditawarkan bank untuk membeli valas dari kamu.

 

Kedua, perhatikan tempat kamu membeli valas. Sebaiknya, hanya beli valas dari bank atau institusi keuangan resmi untuk menghindari valas yang kondisinya kurang baik atau bahkan palsu.

 

Ketiga, hindari menyimpannya sembarangan. Soalnya, valas yang fisiknya cacat, seperti lecek, terlipat, atau sobek, nilainya bakal turun atau bahkan ditolak pihak bank. Kalau mau aman, menidng ditabung di bank aja sekalian.

 

Terakhir, jeli memperhatikan momentum. Nilai valas bisa sangat fluktuatif, jadi kamu mesti pandai-pandai mengambil keputusan kapan boleh beli dan kapan harus jual.

 

Artikel terkait: Ingin investasi properti, baca ini dulu!

  1. Pilih Beli Rumah Sebelum atau Setelah Menikah?
  2. Berani Berbisnis Properti Tanpa Modal Lewat 5 Tips Ini!
  3. Berinvestasi Properti di Kota Kecil? Hindari 5 Kesalahan Ini

 

4. Gunakan dana yang menganggur

Nah, mengingat investasi valas lumayan berisiko, sebaiknya kamu berinvestasi dengan dana menganggur yang kamu punya. Kalau kamu nggak punya dana cadangan, mendingan tahan dulu. Cari saja jenis investasi yang lainnya. Karena kalau tiba-tiba nilainya turun kamu harus siap kehilangan uang kamu dalam jumlah yang lumayan.

 

Jadi,gimana apakah kamu tertarik untuk mencoba investasi valas?

 

Untuk kamu yang sedang butuh uang mendesak tapi nggak punya tabungan atau investasi yang bisa diandalkan, kamu bisa memilih mengajukan pinjaman online tanpa agunan sebagai solusi. Bahkan pinjaman atau kredit tanpa agunan juga bisa jadi modal kamu untuk berinvestasi, lho.

 

Dapatkan kredit tanpa agunanmu sekarang juga hanya di Tunaiku.

Klik di sini untuk ajukan pinjaman sebesar 2-15 juta rupiah dengan waktu angsuran 6-15 bulan!

 


PAULUS RISANGPAULUS RISANG

Jangan Beli HP Baru dulu Kalau Belum Lihat 7 Tren Smartphone Masa Depan Ini

SWARA – Mari tebak-tebakkan dulu! Saat ini, ada berapa HP yang ada di saku orang-orang? Satu? Dua? Lebih dari tiga? Percaya atau nggak, sekarang udah banyak orang yang ‘menafkahi’ lebih dari saru HP. Lihat saja orang sekeliling kamu. Pasti dari 10 setidaknya ada deh 3 orang yang pakai lebih dari satu HP.

 

Saya termasuk punya teman yang ‘menafkahi’ beberapa hp. Bukan karena dia memiliki dua nomor berbeda, melainkan karena di beberapa hp tersebut memberinya fitur yang berbeda-beda. Semakin baru hp-nya, maka semakin canggih fitur di dalamnya.

 

Yang jelas makin bikin orang di sekelilinya mupeng, termasuk saya, hehe. HP kedua belum rusak, sudah beli HP ketiga yang lagi tren. Begitu terus sampai HP urutan ke sekian. Emmm, kayaknya sih gajinya emang dialokasikan untuk membeli smartphone keluaran terbaru kali, ya?

 

Buat kamu yang memiliki kebiasaan seperti teman saya, pasti nggak ketinggalan berita tentang iPhone versi terbaru yang bakal diluncurkan dong! Karena penasaran, saya jadi ikut-ikutan kepo browsing berbagai HP canggih terbaru yang akan dirilis. Ternnyata cukup banyak juga dan berhasil bikin saya tergiur ingin beli. Tapi langsung ciut kalau ingat saldo di rekening. Hehe.

 

Kalau kamu lagi ingin beli HP, meningan jangan beli HP baru dulu kalau belum lihat 7 tren smartphone masa depan ini deh. Apa saja? Langsung aja simak yuk!

 

1. iPhone 8/8+

??? iPhone 8 ? iphone 8 plus ?

A post shared by ? (@km.mood) on

iPhone 8 dan 8+ keluaran terbaru ini menggunakan kaca super almoled yang bakal memberikan tampilan layar tajam! Layar terlindungi maksilam dengan antigores lon-strengthened glass. Smartphone ini menjalankan sistem operasi IOS 11 yang bisa membawa ratusan juta aplikasi dan segudang fitur baru. Nggak berhenti di situ. iPhone 8 memiliki fitur wireless chargering. Wow!

Buat kamu yang sering sebal karena smarphone mulai lemot, iPhone versi terbaru ini cocok banget karena sudah berkapasitas RAM 3 GB. iPhone 8 dan 8+ juga sudah pakai prosesor A11 berinti 6 dengan desain 64 bit. Sehingga kerja CPU-nya lebih cepat 70% dibandingkan A10 sedangkan GPU-nya lebih mantap 25%.

Tentunya dari sisi kamera juga ada kemajuan. Khususnya untuk iPhone 8+ yang kamera depan dan belakangnya masing-masing sudah 12MP. Sedangkan untuk iPhone 8, hanya kamera belakang saja yang 12MP, kamera depan masih 7MP.

Untuk harga, nggak jauh dengan harga iPhone 7 dan 7+ saat pertama kali keluar. Harganya bervariasai antara Rp10-13 juta, tergantung dari jumlah memori dan warnanya (silver, gold dan space gray). Apakah mau yang 32 GB, 128 GB atau 256 GB. Tentunya semakin besar memori semakin mahal harganya.

 

2. iPhone X

Quero logo os 3!!! ? #loveiphone #iphone8 #iphone8Plus #iphoneX

A post shared by UNIVERSO DO IPHONE (@universodoiphoneara) on


Apple kayaknya kejar setoran banget nih! Nggak hanya mengeluarkan iPhone 8 dan 8+ yang sudah mulai masuk pasaran pada pertengahan September ini, mereka juga memperkenalkan seri iPhone X (baca: iPhone ten).

Ya, pada 13 September lalu, Tim Cook memperkenalkan iPhone X ini dan rencananya akan mulai dipasarkan apda akhir Oktober atau November tahun ini. Menurutnya, iPhone X ini benar-benar spesial dan beda, bahkan disebut sebagai ā€˜lompatan terbesar’ dalam sejarah smartphone. Wuiiih!

Harganya? Dibanderol sekitar Rp13 juta untuk yang memiliki memori internal 64 GB dan sekitar Rp15 juta untuk memori internal 256 GB.

Terus apa yang bikin iPhone X ini beda banget dari seri iPhone lainnya? Desainnya yang bexel-less karena menggunakan layar jenis OLED dengan ukuran 5,8 cm. Jadi, sudah nggak ada lagi home button di iPhone X ini. Kamu cukup menyapu layar ke atas untuk memulai penggunaan. Terus gimana kalau mau ngobrol sama Siri? Tenang, ada tombol di sisi kanan yang bisa kamu gunakan, kok.

Kalau seri iPhone sebelumnya hanya pakai sistem finger print untuk membuka ponsel, iPhone Z ini sudah pakai sistem Face ID atau pemindai wajah. Jadi nggak perlu lagi masukin passcode atau pindah sidik jari. Cukup menghadap ke kamera depan aja, maka ponsel kamu otomatis terbuka.

Nggak hanya itu, kalau biasanya kamu chat hanya dengan emoji statis, iPhone X ini punya emoji bergerak yang disebut animoji, jadinya lebih seru memang. Kamera pun sudah 12 MP untuk depan dan belakang. Wah, makin mantap banget ya!

 

Artikel terkait: Perhaikan Ini Sebelum Kamu Membeli Gadget

  1. Inilah 5 Smartphone Terlaris Idola Gadget Mania, Plus Harga Pasarannya!
  2. Bedanya iPhone Asli, Palsu, Refurbished & Rekondisi. Jangan Salah Beli!
  3. 5 Tips Memilih Smartphone di Bawah 2 Jutaan

 

3. Nokia 8


Nokia 8 menyuguhkan Ā prosesor kelas high-end Snapdragon 835, Quar-core 2,4 GHz Kryo yang jelas bakal support banget waktu kamu menjalankan aplikasi. Kalau tadi di iPhone kapastiats RAM 3 GB, di Nokia 8 sudah mencapai 6 GB.

Layarnya yang 5.7 inci menggunakan teknologi panel layar super Amoled dan masih dilengkapi dengan perlindungan Gorilla Glass 5. Nokia 8 juga memanjakan kamu yang doyan fotografi dengan kamera utama 24MP dan kamera depan 12MP. Harganya? Cukup terjangkau, hanya sekitar Rp6 juta.

 

 

4. Google Pixel 2

Sama dengan Nokia 8, Google Pixel 2 memiliki kapasitas RAM 6GB! Dan lagi dengan bekalan Chipset Snapdragon 835 membuat kinerjanya makin powerfull.

Smartphone ini cocok banget buat kamu yang doyan game, sekalipun bergambar 3D. Pasalnya, layarnya sudah berteknologi IPS LCD Capacitive berkualitas full HD. Wah cocok nih buat para gamers!

Harganya pun bersaing ketat dengan iPhone 8/8+ dan X memori terbesar, yaitu sekitar Rp14 juta.

 

5. Galaxy Note 8

Keluaran terbaru dari Samsung ini makin canggih aja. Samsung Galaxy Note 8 menghadirkan fitur Apps Air yang artinya, kamu bisa memasang dan membuka dua aplikasi sekaligus dalam tampilan layar yang bersamaan! Jadi kalau lagi hectic nggak perlu buka ini itu lagi, ya!

Udah gitu, fitur kamera gandanya, dual pixel, dual lens (wide and tele), dan dual optical image stabilizer (OIS). Waaah, bisa ngubah titik fokus dan kedalaman foto nih, kece! Tentunya harganya pun nggak kalah ā€˜kece’, hehe, yaitu sekitar Rp13 juta.

Sebagai ciri khas Galaxy Note, nggak ketinggalan S Pen punya pembaruan yang lebih runcing ujung penanya. Aplikasi Air Command yang bisa dibuka menggunakan S Pen juga bertambah dari yang awalnya 6 aplikasi menjadi 11 aplikasi!

Oh ya, ada lagi, nih. Kamu juga bisa memakai fitur Live Message yang bisa diakses dari Air Command melalui S Pen. Fitur ini membuatmu bisa membalas messaging dengan GIF! Pati keren, bikin komunikasi sama gebetan makin hidup! He-he.

 

6. LG V 30

Hmmm ada yang bilang sih, keluaran terbaru LG ini bermaksud menyaingi Galaxy Note 8. Tapi coba kita lihat fiturnya, tanpa bermaksud membandingkan, he-he. Ya, mungkin buat kamu yang sering olahraga bela diri atau melakukan kegiatan fisik, smartphone ini lebih cocok. Udah bodinya tahan air, juga tahan banting karena sudah memenuhi standar militer MIL-STD-810G.

Bisa dibilang untuk kualitas audio, LG V 30 lebih bagus dari Galaxy Note 8. Smartphone ini sudah dilengkapi dengan teknologi Quad DAC dan headphone B&O Play. Memori internal bisa mencapai 64 GB/ 128 GB dengan kapasitas RAM 4 GB.

Kelebihan lainnya, kapasitas baterainya non-removable Li-Po 3300 mAh. Sama dengan iPhone, LG V 30 memiliki fitur wireless charging. Harganya sendiri berkisar antara Rp9-10 juta.

 

7. Essential Phone

Memang konsep layar Edge-to-edge sudah lebih dulu dirilis oleh Xiomi, LG, dan Samsung. Tapi bedanya smartphone milik Bapak Android, Andy Rubin di sini, layar essential dibuat secara khusus berbodi titanium hingga diklaim mampu bertahan sekalipun terbentur dan tergores!

Cukup terbilang gahar juga karena diotaki chipset Qualcomm Snapdragon 835, berkolaborasi dengan RAM 4 GB dan dipadukan dengan sisrem perasi Android 7.1 Nougat!

Kamu tertarik dengan smartphone ini? Dengar-dengar, harganya akan dibanderol Rp9,3 juta! Waow, gaji saya berapa bulan tuh?

 

Wah, makin lama fitur yang ditawarkan smarphone makin canggih saja ya! Sebanding sih, dengan tuntutan zaman yang akhirnya mempermudah pekerjaanmu. Jadi, sebenarnya sah-sah aja, ya hobi koleksi smartphone. Toh juga pasti membelinya karena fiturnya sesuai kebutuhan. Yang penting kamu memang mampu untuk membeli dan ā€˜menghidupinya’. Hehe.

 

Oh ya, buat kamu yang lagi butuh beli smartphone tapi tabungan tipis banget, bisa manfaatkan pinjaman online Tunaiku, nih!

Yuk, ajukan pinjaman uang tanpa agunan, tanpa kartu kredit hanya di Tunaiku sekarang juga!

Pinjaman dari 2-15 juta yang dapat diangsur mulai 6-15 bulan.

 


TRI PUSPITASARI TRI PUSPITASARI