Wednesday, 29 Apr 2026

Bosan ke Pantai, 7 Wisata Hutan Indonesia Ini Bisa Jadi Destinasi Liburan

SWARA – Akhir tahun sudah semakin dekat. Itu berarti, rencana liburan kamu akan segera terealisasikan. Nah, bagi kamu yang belum tahu mau ke mana; atau sudah tahu–tetapi bosan dengan pilihan yang itu-itu saja, yuk, baca lebih lanjut tulisan ini.

 

Berada di jalur khatulistiwa, nggak heran kalau Indonesia punya alam yang indah banget. Bukan hanya soal pantai yang memesona. Bagaimanapun, kita wajib berbangga lantaran punya banyak hutan tropis yang nggak kalah cantik. Nah, berikut adalah 7 rekomendasi hutan yang menarik untuk dikunjungi saat liburan. Penasaran?

 

Artikel Terkait: Tips buat Kamu yang Mau Jalan-jalan

  1. 7 Benda Wajib Dibawa Saat Liburan Daripada Beli Mahal di Tempat Tujuan
  2. Liburan ke Thailand dengan Bujet Minim Tahun Depan? Simak Tips dari 3 Orang Ini!
  3. Ini Dia Caranya Bisa Nginap Gratis Selama Traveling

 

1. Hutan Mangrove Megapanda

Berlokasi sekitar 30 km dari pusat kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur–hutan ini memiliki luas sekitar 70 hektare dan dikelilingi bukit hijau nan indah. Saking indah dan hijaunya, area perbukitan yang berada di Desa Reroroja kerap dijuluki Bukit Teletubbies, lho. Soalnya, mirip, sih, dengan bukit di serial anak zaman dulu.

 

Selain itu, Hutan Megapanda juga dilengkapi dengan jembatan bambu sepanjang 450 meter. Nggak cuma itu saja. Ada pula 2 buah lopo (rumah adat) Ā di tengah hutan dan tepi pantai, juga menara pemantau yang memudahkan Anda menikmati keindahan dari ketinggian 50 meter.

 

2. Hutan Mangrove Pantai Indah Kapuk

 

Kamu bisa mengunjungi hutan bakau ini di Penjaringan, Jakarta Utara. Ditangani langsung oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam DKI Jakarta, hutan ini dikelola oleh Dinas Kehutanan DKI Jakarta.

 

Nah, buat kamu yang ingin berkeliling hutan, telah disediakan jalan setapak yang terbuat dari bambu untuk tempat berjalan kaki. Selain itu, kamu juga bisa menjajal jasa penyewaan kano dan boat. Biayanya terjangkau, mulai dari Rp100 ribu per orang.

 

Oh ya, kamu bisa, lho, merasakan langsung sensasi bermalam di sini. Ada penginapan, area berkemah, kantin, toilet, hingga saung untuk beristirahat. Ā 

 

3. Terminal Grafika

 

Tempat wisata yang berlokasi di Bandung ini menyajikan kenikmatan yang berbeda dengan tempat liburan biasanya. Di Terminal Grafika, kamu akan menemukan sebuah kompleks wisata yang berada di tengah hutan pinus dan memiliki udara yang sangat sejuk.

 

Nggak cuma itu, di Terminal Grafika, kamu bisa berkunjung ke salah satu restoran yang enak banget. Apalagi, makanannya masih segar. Nah, kalo kamu ingin menikmati keindahan tempat ini lebih lama, jangan ragu untuk bermalam, ya. Soalnya, banyak penginapan dengan fasilitas terbaik disediakan di sini. Ā 

 

4. Stone Garden

A post shared by Axl Tay (@axltay) on

 

Romantis itu nggak selamanya harus makan malam di restoran, kan? Makan seadanya di alam juga bisa menjadi momen yang romantis, lho. Kalau kamu punya pasangan, atau setidaknya gebetan, saya menyarankan kamu pergi ke kawasan Stone Garden. Posisinya nggak jauh dari Gunung Pawon, Cipatat, Bandung.

 

Di sini, kamu nggak cuma merasakan sensasi pendakian yang menantang. Susunan batu kapur unik di puncaknya, membuatmu seperti berasa di negeri dongeng. Penasaran?

 

5. Setu Babakan

A post shared by Eris Razak (@ezackz) on

 

Tempat wisata alam lain yang perlu kamu kunjungi adalah Setu Babakan. Setu Babakan merupakan tempat wisata yang sarat dengan wisata budaya, terutama kebudayaan Betawi, suku asli Jakarta.

 

Setu Babakan berada di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Di tempat ini kamu bisa mengenal lebih jauh kebudayaan Betawi. Ini meliputi rumah adat, kesenian, hingga kuliner khas.

 

Selain itu, untuk menikmati keindahan alam di Setu Babakan, kamu bisa menyewa perahu untuk mengelilingi danau. Dijamin, kamu pasti senang berkunjung ke sini, deh.

 

Artikel Terkait: Persiapan Liburan ke Luar Negeri

  1. Jadi Turis yang Baik, Ketahui Etika Memberi Tip Saat Berlibur ke 5 Negara Asia Berikut Ini!
  2. Lebih Baik Tukar Rupiah ke Mata Uang Asing di Indonesia atau Luar Negeri?
  3. Sekarang Ambil Nomor Antrean Bikin Paspor Bisa via WhatsApp!

 

6. Liang Mangkulangit

A post shared by Fadlan Golef (@fadlan_imf) on

 

Liang Mangkulangit atau yang disebut juga Goa Mengangkat Langit adalah sebuah gunung batu yang berfungsi sebagai dinding dan atap bagi Sungai Kandilau. Objek wisata yang berada di Kabupaten Paser ini benar-benar akan memanjakan matamu.

 

Adapun di Liang Mangkulangit, kamu akan menyaksikan langsung megahnya dinding dan tebing batu; serta kawasannya yang masih asri. Pantas saja, aneka satwa liar dan pohon tropis betah hidup di sana. Untuk sampai di kawasan ini, kamu membutuhkan waktu sekitar 5 jam dari Kota Balikpapan, plus menyewa perahu motor dengan waktu tempuh 10 menit.

 

7. Samboja Lodge

Samboja Lodge adalah sebuah area penginapan eksklusif yang terletak di daerah Kutai Kartanegara dan berada tepat di tengah hutan hujan tropis Kalimantan. Penginapan ini, merupakan bagian dari kawasan hutan konservasi Samboja Lestari, yang dikelola oleh Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS). Kalau kamu pengin merasakan sensasi menginap di tengah hutan di dalam bangunan khas masyarakat Dayak, di sinilah tempatnya.

 

Penginapan berelemen kayu, plus ukiran khasa Dayak akan menjadi tempatmu menginap. Nggak tanggung-tanggung, penginapan ini langsung menghadap ke hutan. Fasilitasnya tergolong lengkap, seperti restoran, layanan kamar, parkir, bar, dan tentu saja, tempat tidur yang nyaman. Coba, kapan lagi kamu bisa menginap di tengah hutan dan ditemani suara binatang liar? Ā 

 

Itulah 7 area hutan yang bisa kamu kunjungi untuk liburan. Ingin coba yang mana?

 

Dapatkan kredit tanpa agunanmu sekarang juga hanya di Tunaiku. Klik di sini untuk ajukan pinjaman sebesar 2-15 juta rupiah dengan waktu angsuran 6-15 bulan!

 

 


AGUSTO REYNALDO

AGUSTO REYNALDO

Sejak Umur Berapa Anak Sebaiknya Diajarkan Bahasa Asing? Perhatikan 5 Hal ini!

SWARA – Di zaman globalisasi, kebutuhan untuk menguasai bahasa asing sepertinya sudah bisa dibilang mutlak. Dari buku panduan ponsel hingga cara merakit mainan pun biasanya berbahasa Inggris. Bahkan, kalau doyan menonton di bioskop, kamu pasti tahu banyak film Indonesia yang menambahkan subtitle Inggris di bagian bawah. Jadi, seperti menonton film Barat tetapi bahasa Indonesianya diganti menjadi ke Inggris.

 

Jujur, saat pertama kali–saya kesal. Maksudnya, buat apa, sih, ada fasilitas subtitle? Mengganggu saja. Toh, yang menonton juga orang Indonesia. Namun, akhirnya saya tahu. Selain banyak bule yang menonton film lokal, beberapa di antaranya juga sering ditayangkan di luar negeri. Bahkan, nggak jarang ada orang Indonesia yang lebih fasih berbahasa Inggris ketimbang Indonesia.

 

Kejadian di atas merupakan salah satu contoh kasus bagaimana bahasa asing benar-benar sudah nggak dapat dipisahkan lagi dari keseharian. Sebagai orang dewasa, kamu memang nggak akan menemukan penghalang Ā untuk belajar bahasa asing. Namun, bagaimana dengan anakmu? Pusing juga. Pengin diajarkan sekarang, takutnya terlalu cepat, sementara kalau nanti-nanti, bisa jadi hasilnya nggak optimal. Ā 

 

Artikel Terkait: Perkembangan Dunia Pendidikan yang Harus Kamu Tahu

  1. Tengok Pendidikan di Finlandia, Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia
  2. Biaya Kuliah 10 Universitas Swasta Favorit di Indonesia
  3. Prediksi Biaya Kuliah di Tahun 2025 dan Cara Menyiasatinya

 

Nah, untuk urusan yang satu ini, kamu nggak perlu bingung. Pasalnya, sejak mulai berbicara atau mengerti perkataan orang tuanya, seorang anak sudah bisa, kok, belajar bahasa asing. Lagi pula, kata siapa terlalu cepat selalu berasosiasi dengan masalah? Sebaliknya, mengajarkan anak berbahasa asing sejak dini juga punya banyak manfaat, lho. Apa saja?

 

1. Menambah kepercayaan diri

Kepercayaan diri, merupakan salahs atu faktor utama untuk motivasi belajar anak. Nah, dengan cakap berbahasa asing–yang mungkin belum dikuasai teman-teman sebayanya–kepercayaan diri si anak akan meningkat dengan cukup signifikan. Ā 

 

2. Meningkatkan rasa ingin tahu

Mampu berbicara bahasa asing akan meningkatkan fungsi otaknya. Maklum, biasanya–mereka yang mengerti bahasa di luar bahasa ibu akan haus akan ilmu pengetahuan. Nantinya, hal inilah yang akan membuat si kecil jadi lebih ā€œberisiā€ ketimbang teman-teman seusianya. Belum lagi, jika ia gemar membaca berita internasional. Wah, bisa jadi kamu kalah, nih…

 

3. Kreativitas Meningkat

Daripada yang tidak, para peneliti menganggap–mereka yang mempelajari bahasa asing cenderung lebih kreatif. Di sisi lain, belajar bahasa asing juga akan membuatmu doyan bereksperimen dengan kata-kata dan ungkapan baru. Inilah yang mengakibatkan kreativitas si kecil juga ikut berkembang.

 

4. Meningkatkan ingatan

Belajar bahasa asing membuat ingatanmu menjadi lebih kuat dan tajam, lho. Soalnya, kamu akan menghafal berbagai kosakata atau idiom yang harus diingat dalam waktu yang lama. Para peneliti juga mengungkapkan, seseorang yang belajar bahasa asing akan mudah mengingat rangkaian daftar dan urutan.

 

Artikel Terkait: Buat Kamu yang Ingin Kuliah ke Luar Negeri

  1. Hindari 5 Kesalahan Ketika Melakukan Wawancara Beasiswa
  2. Benarkah Lulusan Luar Negeri Jamin Dapat Kerja Lebih Baik
  3. Rusia Bisa Jadi Solusi Kuliah di Luar Negeri yang Terjangkau. Kamu Tertarik?

 

5. Meningkatkan interaksi orang tua dan anak

Bukan cuma untuk si kecil, belajar bahasa asing juga menguntungkan bagi orang dewasa yang mengajarkan, lho. Keterlibatanmu dalam proses belajar mereka secara langsung juga berdampak pada interaksi antara kalian berdua. Meski terlihat sepele, membaca buku atau bernyanyi bersama–bisa memperkuat hubungan kalian berdua, lho. Ā 

 

Bagaimana? Sudah nggak bingung lagi, kan? Mulai sekarang, jangan ragu mengajarkan anak bahasa asing, ya. Soalnya, manfaatnya banyak!

 

Ajukan pinjaman uang tanpa agunan, tanpa kartu kredit hanya di Tunaiku sekarang juga! Pinjaman dari 2-15 juta yang dapat diangsur mulai 6-15 bulan.

 

pinjaman tanpa agunan

 

 

 

 


AGUSTO REYNALDOAGUSTO REYNALDO

Begini 7 Cara Kreatif Agar Instagram Stories Makin Kekinian

SWARA – Kalau kamu gemar menggunakan media sosial Instagram, tentu nggak asing lagi dengan fitur yang namanya Instagram Stories. Ya, Instagram Stories kini menjadi salah satu cara anak muda untuk mengekspresikan diri, nggak terkecuali orang-orang terdekat saya.

 

Kalau bagi saya, keberadaan IG Stories juga punya fungsi lain. Setidaknya, untuk mengurangi jumlah orang yang doyan nyampah di feed. Soalnya, yang rajin update di feed kini pindah ke Stories. Ā 

 

Seiring berjalannya waktu, pengguna Instagram Stories makin kreatif. Saya jadi nggak bosan untuk ngepoin Stories mereka. Nah, kalau kamu nggak mau kalah kreatif dengan yang lain, simak beberapa cara agar Instagram Stories-mu makin kekinian, yuk.

 

Artikel Terkait: Makin Cerdas Jadi Pengguna Media Sosial

  1. Hati-Hati, Ini Dia Detail Informasi Pribadi Kamu yang Dimanfaatkan oleh Facebook
  2. Hati-hati Update Status di Medsos Kalau Mau Karirmu Aman
  3. Rajin Main di Medsos Bisa Bikin Boros? Ini Buktinya!

 

1. Menghias stiker standar dengan brush

Ada beragam stiker yang bisa kamu pilih dengan menekan tombol berbentuk kertas terlipat. Kamu bisa mengubah tampilan dengan mengetuk stiker tersebut. Namun, alih-alih menggunakan stiker yang ada begitu saja, kamu dapat mempercantiknya dengan menambah goresan kuas, lho. Dengan begitu, stiker yang kamu pasang bakal tampak lebih keren dan eksklusif.

 

2. Memodifikasi warna pena sesuai kebutuhan

Saat mengetuk ikon pena di layar, kamu akan disuguhkan dengan sejumlah pilihan warna. Nah, tiap-tiap warna ini bisa dimodifikasi menjadi warna lain sesuai kebutuhan. Cukup ketuk dan tahan lingkaran warna yang ingin kamu ganti, nanti akan muncul spektrum warna yang bisa kamu pilih sesuka hati.

 

3. Bikin teks dengan efek berbayang

Untuk membuat tampilan semacam ini, caranya gampang saja. Ketik sebuah caption dengan warna tertentu dan posisikan sesuai keinginan. Kemudian, salin kata tersebut dengan warna yang berbeda lalu posisikan menumpuk caption pertama.

 

4. Membuat latar caption sendiri

Latar caption yang bentuknya cuma kotak tentu membosankan. Alternatifnya, kamu bisa membuat latar sendiri dengan menggunakan pena yang tersedia. Tinggal gambar bentuk sesuai keinginanmu, bisa bentuk lingkaran, oval, hati, jajar genjang, goresan, apa pun! Setelahnya, cukup letakkan caption di atasnya.

 

5. Bikin tulisan bling-bling

Dengan sedikit trik, kamu juga bisa membuat tulisan kelap-kelip. Pertama, rekam video apa saja di sekitarmu. Kalau ingin hasilnya lebih maksimal, rekam lampu warna-warni atau semacamnya. Lalu, penuhi layar dengan warna yang kamu inginkan. Selanjutnya, gunakan penghapus untuk menulis kata-kata yang kamu inginkan di atasnya.

 

6. Memutar lagu favorit

Musik yang pas bikin Stories-mu bernyawa. Penasaran bagaimana cara memasukkan lagu favorit ke Instagram Stories? Triknya mudah, kok. Cukup putar lagu favorit kamu di aplikasi pemutar musik semacam JOOX, Spotify, atau semacamnya, lalu rekam, deh!

 

Artikel Terkait: Sukses Usaha Lewat Internet

  1. 5 Cara Makin Pintar dan Berpenghasilan Pakai Internet
  2. Untuk Personal atau Brand, Ini 10 Strategi Marketing di Instagram yang Sering Dilupakan
  3. 4 Tips Memulai Usaha Online Sebagai Bisnis Sampingan

 

7. Mewujudkan imajinasi dengan stiker selfie

Menurut saya, salah satu fitur Instagram Stories ini cukup seru. Soalnya, kamu bisa membubuhkan wajah ke permukaan apa saja yang kamu foto. Misalnya, menempelkan wajahmu di model sampul majalah. Ini bisa membantuk kamu mewujudkan imajinasimu dan bikin Stories-mu makin kreatif.

 

Nah, itulah beberapa cara untuk membuat Instagram Stories yang makin kekinian. Wah, saya jadi nggak sabar pengin coba, nih!

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya. Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp 2-15 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-15 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmuĀ sekarang!

 

pinjaman tanpa agunan

 


RISANG PRATAMA

RISANG PRATAMA

Tambah Mesra dengan 10 Film Romantis

SWARA – Buat yang memiliki pasangan, akhir pekan pasti dihabiskan bersama. Ini di luar pasangan LDR, ya. He-he. Untuk pekan ini, sudahkah kamu memiliki rencana bersama orang tercinta? Kalau belum, nggak ada salahnya menonton film romantis bersama.

 

Tanpa menunggu lebih lama lagi, berikut adalah 10 film romantis yang bisa kamu nikmati bersama pasangan. Siapa tahu kamu jadi terinspirasi untuk semakin mesra dengan pujaan hati.

 

Artikel Terkait: Simak Artikel tentang Hubungan Berikut

  1. Kenali 5 Tanda Gaya Pacaran yang Bikin Boros Berikut!
  2. Siapa yang Bayar? Ini Cara Atur Bujet Pacaran dari 3 Pasangan Ini
  3. 7 Kiat Tepat Mengumpulkan Uang Bareng Pacar Agar Bisa Nikah Tahun Depan!

 

1. The Notebook

Film yang dibintangi Rachel McAdams dan Ryan Gosling ini bakal bikin hati kamu meleleh. Kisahnya tentang pasangan yang jatuh cinta, tetapi ditentang keluarga. Walau sempat terpisah, pada akhirnya mereka tetap bersatu, kok. Satu hal yang bisa kamu tiru dari film ini, ya sifat pantang menyerah dan yakin satu sama lain.

 

2. Pride and Prejudice

Adaptasi novel klasik Jane Austen ini akan membuatmu berpikir ulang tentang hubungan. Baik di novel maupun film, cinta digambarkan sebagai sebuah pilihan serius. Seseorang bukan hanya bisa dinilai dari paras atau status sosial. Namun, bagaimana melihat seseorang secara objektif sehingga memutuskan untuk bersama. Bagi Austen, cinta adalah kombinasi dari ketertarikan dan pertimbangan yang matang.

 

3. You’ve Got Mail

Film yang digarap pada tahun 1998 ini menampilkan Tom Hanks dan Meg Ryan sebagai pemeran utama. Ceritanya, berpusar pada pria dan wanita yang saling berkirim surat elektronik. Dari situ mereka menemukan kecocokan, walau sebelumnya nggak pernah bertemu. Mungkin, kamu bsia menirunya dengan mengirim surat cinta pada pasangan.

 

4. Fireproof

Siap-siap meneteskan air mata saat menonton film ini. Bercerita tentang pasangan suami istri yang berada di ambang perpisahan, film ini akan membuatmu sadar pentingnya untuk nggak taking things for granted dengan pasangan. Di sisi lain, melalui film ini kamu juga bisa belajar tentang cinta tanpa syarat.

 

5. Titanic

Alih-alih happy ending, film yang terinspirasi dari tragedi tenggelamnya kapal Titanic ini justru akan membuat hatimu hancur berkeping-keping. Akhir cerita cinta antara Jack (Leonardo Di Caprio) dan Rose (Kate Winslet) memang tragis. Akan tetapi, cerita tentang awal pertemuan mereka yang konyol, bisa jadi satu hal yang kamu tiru dengan pasangan, lho.

 

Artikel Terkait: Mewujudkan Hubungan Ideal

  1. Ini Dia Zodiak yang Paling Bisa Diajak Nongkrong Murah Meriah saat Kencan!
  2. Keuntungan Tak Terduga Kalau Pacaran dengan Orang yang Nggak Masuk Tipe Ideal
  3. Pentingkah Punya Tabungan Bersama Sebelum Menikah? Perhatikan 7 Hal Ini!

 

6. The Vow

Film ini mengangkat kisah nyata tentang kekuatan cinta. Apa pun yang terjadi, bila kamu sudah menikahi seseorang dan berjanji untuk menjaganya dalam suka maupun duka, kamu harus terus berjuang. Meskipun harus berhadapan dengan tantangan yang berat.

 

7. 50 First Dates

Dua karakter yang diperankan oleh Drew Barrymore dan Adam Sandler di film ini bisa jadi pembelajaranmu untuk mencintai seseorang tanpa syarat dan pamrih. Di sisi lain, penting bagimu untuk selalu menumbuhkan rasa cinta, seperti di kali pertama bertemu pasangan. Nah, setelah menonton film ini, nggak ada salahnya, lho, membawa pasangan ke tempat pertama kali kalian berkencan.

 

8. Notting Hill

Sesungguhnya film ini sangatlah romantis! Dengan tema love against all odds, kamu bakal dihibur dengan kuatnya chemistry antara Julia Roberts dan Hugh Grant. Dari film ini, kamu bakal sadar pentingnya mengungkapkan perasaan. Pasangan di film ini juga suka membaca buku bareng. Sesuatu yang bisa ditiru kalau kamu dan pasangan suka membaca.

 

9. When Harry Met Sally

Film ini bercerita tentang dua sahabat yang berada di situasi dilematis. Dua-duanya saling menyukai namun masih bimbang karena takut persahabatan rusak akibat perasaan. Dari film ini kamu bisa belajar untuk selalu jujur pada perasaan sendiri dan juga pasangan.

 

10. Sleepless in Seattle

Seperti banyak film romantis lain, alur cerita dalam film ini sederhana: dua pasangan yang bertemu lalu saling jatuh cinta. Uniknya, dalam hubungan romantis itu ada karakter anak yang merupakan anak dari tokoh pria. Dalam hubungan, bukan cuma menyoal dua orang, tetapi juga keluarga. Jadi, mungkin kamu bisa memulai mendekati keluarga pasangan kamu untuk meminta restu.

 

Jadi, bagaimana? Setelah membaca artikel ini–apakah kamu sudah memutuskan untuk menonton film apa? Yuk, segera ajak pasangan menonton!

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp 15 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 

1

 

 

 


KENNY CAROLINEĀ KENNY CAROLINE

Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Ini Menghambat Kesuksesanmu

SWARA – Makna kesuksesan memang relatif. Saya yang sudah hidup mandiri, bisa saja dibilang sudah sukses. Namun, ada juga orang lain yang menilai saya belum sukses. Toh, belum menikah dan masih mengontrak, kan?

 

Pun itu sebabnya, sukses atau tidaknya seseorang bergantung pada siapa yang melihat. Dari mana itu dilihat–perspektif pribadi, orang tua, atau justru dari tetangga sebelah yang suka gosip?

 

Namun, memang susah untuk mengabaikan begitu saja standar kesuksesan yang diciptakan oleh masyarakat. Hal-hal yang dikatakan oleh masyarakat, tanpa sadar bisa kita terima sebagai suatu kebenaran. Contohnya, sukses yang cenderung berpatokan pada hasil.

 

Akibatnya, kamu pun terbawa arus dan mengukur kesuksesan dengan hasil. Nah, hal semacam inilah yang menjadi salah satu penghambat kesuksesanmu.Bagaimanapun, kamu harus mulai kritis dengan diri sendiri. Apakah kamu sudah memiliki mindset yang tepat untuk mencapai kesuksesan? Bisa saja, tanpa disadari–kamu telah berangkat dari mindset yang salah. Alias, sudah terkontaminasi standar kesuksesan ideal dari masyarakat.

 

Nah, biar kamu segera move on dan lebih terbuka tentang makna kesuksesan, kamu bisa mulai menghindari beberapa kebiasaan ini. Apa saja?

 

Artikel Terkait: Pola Pikir untuk Meraih Sukses

  1. 5 Pola Pikir Ini Bisa Mengahambat Kesuksesan. Wajib Dihindari!
  2. Ingin Sukses Berbisinis? Coba Terapkan 12 Mindset A La Entrepreneur Ini!
  3. 6 Nasihat Karier Ambisius Tingkat Medium yang Harus Diketahui Usia 23 Zaman Sekarang

 

1. Masalah adalah penghambat kesuksesan

Tertimpa masalah adalah adalah hal yang nggak menyenangkan. Tidak jarang, kamu akan merasa terbebani dengan adanya masalah itu. Muncul pola pikir seperti ini, ā€œcoba kalau nggak ada masalah, saya pasti sudah sukses.ā€

 

Karena selalu melihat masalah sebagai penghambat kesuksesan, kamu pun nggak akan berkembang. Padahal, masalah adalah guru terbaik untuk meraih sukses. Jika saja kamu melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda, pasti nggak akan terasa berat untuk menjalaninya.

 

Kini, lihatlah masalah sebagai batu loncatan atau jalan pintas untuk sukses. Saat ada masalah, kamu dituntut untuk mencari solusi. Inilah arti dari kehidupan yang sebenarnya. Kamu harus bisa survive dalam proses meraih sukses. Dengan begitu, kamu bisa lebih semangat dalam menjalani kehidupan.

 

2. Hidup yang baik adalah saat kamu bisa meraih apa yang diinginkan

Sebelum melanjutkan membaca, coba tanyakan pada diri sendiri, apa sih yang kamu inginkan dalam hidup ini? Apakah kamu akan merasa sukses dan bahagia jika bisa meraih hal-hal yang diinginkan?

 

Pada dasarnya, mustahil untuk memprediksi apa yang akan membuatmu bahagia besok, bulan depan, atau justru 10 tahun lagi. Namun, mengapa kamu menciptakan standar kesuksesan dilihat dari tercapai atau nggaknya dari keinginan?

 

Inilah kebiasaan yang sering menghambat kesuksesan seseorang. Kamu terbelenggu pada pemikiran, orang sukses adalah mereka yang bisa meraih apa yang ia mau. Sehingga, kalau kamu nggak berhasil mewujudkan hal itu, serasa kebahagiaan dan kesuksesanmu hilang.

 

Ketika sudah menentukan suatu keinginan yang harus dicapai, kamu akan menciptakan solusi untuk kehidupan yang sudah dilewati. Bisa dikatakan, kamu sedang memperbaiki kehidupan di masa lalu.

 

Kini, jangan mau terbelenggu dengan standar kebahagiaan yang kamu buat sendiri, ya. Kamu berhak bahagia dan sukses kapan saja. Nggak mesti harus menunggu apa yang kamu inginkan sampai terwujud dulu.

 

Sejenak lupakan kata ā€œworth itā€ dalam kamus hidupmu. Tujuannya, supaya kamu bisa terhindar dari membanding-bandingkan kualitas kehidupanmu.

 

3. Takut menjadi diri sendiri hingga lupa pada proses

Kamu merasa pantas disebut orang sukses ketika semua tujuan hidupmu telah tercapai. Bisa juga ketika misi hidupmu telah selesai dilakukan. Mau nggak mau, kamu pun terbiasa mengukur setiap pencapaian yang telah didapat selama ini.

 

Jika masih sedikit saja pencapaian yang ada di genggaman, kamu merasa harus melakukan hal lain. Terus memerhatikan kata orang akan pencapaianmu tersebut. Kamu pun perlu pengakuan dari orang lain untuk merasa sukses dan bahagia.

 

Saat kamu berkonsentrasi dengan mengukur kesuksesan, kamu lupa satu hal. Kamu lupa untuk bahagia dan menjadi diri sendiri. Karena terlalu takut dinilai nggak sempurna oleh Ā orang lain. Kamu ingin menjadi sosok yang dianggap sukses oleh masyarakat.

 

Hidup itu kan hanya sementara, nggak bakal ada akhir dari suatu tujuan. Kalau sampai semua tujuan utamamu tercapai, apa yang bakal kamu lakukan selanjutnya?

 

Karena akhir dari kehidupan manusia adalah kematian. Sehingga, kamu nggak perlu terlalu stres untuk mendapatkan kebahagiaan yang ideal. Jangan lupa menikmati prosesnya. Satu lagi, nggak perlu takut jadi diri sendiri.

 

4. Lupa move on

Sudah berapa banyak orang yang gagal menatap masa depan karena masa lalunya? Cukup banyak orang yang ketakutan dengan kesalahan yang pernah dilakukan di masa lalu. Kamu membiarkan masa lalumu mendefinsikan dirimu sampai saat ini. Kamu pun lupa untuk move-on dan menatap masa depan.

 

Hal yang bisa kamu lakukan adalah menerima kesalahan di masa lalu dan berdamai dengan itu. Nggak perlu mengganggapnya sebagai suatu hal yang traumatis. Sebagai gantinya, kamu bisa menjadikan masa lalu sebagai pembelajaran agar nggak mengulanginya lagi. Abaikan apa sih yang orang pikirkan tentang dirimu yang dulu. Percayalah, perubahan diri bisa dimulai dari perubahan persepsi. Ā 

 

Artikel Terkait: Kebiasaan untuk Meraih Kesuksesan

  1. 5 Ritual Pagi Para Tokoh Sukses Dunia. Mau Coba?
  2. Ini Dia 10 Tips Sukses Bangkit dari Kegagalan
  3. Hindari Kebiasaan Buruk yang Bisa Menunda Kesuksesan Berdasarkan Golongan Darahmu

 

5. Berusaha mengubah orang lain menjadi seperti dirimu

Manusia dilahirkan dengan dua karakter. Pertama, punya sifat buruk dan berusaha untuk baik. Kedua, punya sifat buruk tetapi tetap melakukannya. Dengan kata lain, selalu ada sisi buruk di setiap orang, tinggal bagaimana ia menyikapinya.

 

Namun, sering kali kamu dibuat marah oleh sikap orang lain yang menurutmu kurang baik. Kamu saja dapat berusaha dan menahan diri, mengapa mereka nggak berusaha melakukan hal yang sama?

 

Kamu pun lebih mencurahkan rasa emosional yang negatif pada orang tersebut. Tanpa menyadari, kemarahan ini justru menunjukkan bagian lain dari sifatmu. Hal yang kamu suka dari orang lain adalah yang kamu suka dari dirimu sendiri. Begitu pula sebaliknya, apa yang kamu benci dari orang lain adalah apa yang kamu benci dari dirimu sendiri.

 

Dengan bersikap seperti ini, kamu tentu akan lebih sulit untuk meraih kesuksesan. Terima dirimu sendiri dengan sebaik-baiknya dan kurangi sikap emisonal yang negatif.

 

Kini, kamu sudah tahu beberapa kebiasaan yang bisa menghambat kesuksesan. Kembali lagi, kesuksesan itu dilihat dari perspektif Ā yang kamu pakai.

 

Saya pernah baca buku motivasi saat SMA. Intinya mengatakan, orang yang bekerja keras pasti akan sukses. Nah, kalau belum sukses sampai sekarang, mungkin kamu belum bekerja keras. Namun, merasa telah bekerja keras.

 

Setuju banget, karena nggak bakal ada usaha yang sia-sia. Namun, kamu bisa memulainya dengan cara paling sederhana, kok. Caranya, dengan mengubah cara pandangmu dan lebih terbuka pada pemikiran baru.

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp 15 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 

1

 


DEWI AYU NURJANAHĀ DEWI AYU NURJANAH

Nggak Perlu Minder Jadi Fresh Graduate Tanpa Pengalaman, Yuk, Lakukan 5 Hal Ini Agar Bisa Dapat Kerja!

SWARA – Semasa kuliah, saya sering khawatir dengan proses mencari kerja. Nggak bisa dimungkiri, tingginya persaingan kerja bikin saya minder lebih dulu, meskipun belum lulus.

 

Ya, namanya juga mental mahasiswa. Kalau harus bersaing dengan pelamar yang sudah punya segudang pengalaman, apalah arti dari seorang fresh graduate ini?

Ā 

Untuk mengobati ketakutan tersebut, saya pun membekali diri dengan mengikuti banyak organisasi dan ikut kompetisi untuk mengasah soft skill. Alhasil, saya lolos seleksi tahap kedua di semua perusahaan dan institusi yang saya lamar kala itu!

 

Rupanya, kalau punya soft skill yang mumpuni, fresh graduate juga tetap dilirik, lho. Seiring berjalannya waktu, mental saya sedikit demi sedikit, jadi lebih matang.

 

Nah, belajar dari pengalaman saya, kamu pun bisa unjuk diri meskipun masih fresh graduate. Persiapkan beberapa hal ini agar bisa lolos seleksi kerja. Jika perlu, bisa dimulai sejak kuliah atau saat mendekati waktu lulus.

 

Artikel terkait: Tips untuk Sukses dalam Bekerja

  1. 5 Hal di CV yang Kita Anggap Penting tapi Sebenarnya Nggak Dipedulikan Perusahaa…
  2. Introvert Bisa Jadi Team Leader, Inilah 5 Cara untuk Jadi Pemimpin yang Baik
  3. 10 Jenis Pekerjaan yang Bisa Bawa Kamu Jalan-jalan ke Berbagai Tempat

 

1. Punya akun profesional

Ada baiknya kamu cek dulu, deh. Sudah punya berapa akun media sosial? Nah, dari sekian banyak, apakah LinkedIn sudah masuk salah satunya? Kalau belum, yuk, segera daftar.

Melalui Linkedin, kamu bisa mempromosikan kemampuan dan keahlian, serta pengalaman semasa kuliah. Satu lagi, kamu bisa memperlebar jejaring dengan punya akun LinkedIn. Ā 

Saya sendiri membuat LinkedIn saat memasuki semester akhir. Lumayan juga untuk membangun relasi. Soalnya, nggak jarang kamu dapat penawaran kerja. Apalagi kalau portofolio akunmu terlihat bagus dan menjanjikan.

 

2. Wawancara informasional

Tipe yang paling cocok untuk fresh graduate adalah wawancara informasional. Dengan memilih cara ini, kamu bisa sekaligus pedekate dengan perusahaan atau institusi incaranmu.Ā Ā 

Bisa dimulai dengan bertanya terkait lowongan pekerjaan yang dibuka. Kalau komunikasi sudah terjalin dengan baik, saatnya untuk membuat janji bertemu.

Kamu bisa melakukannya dengan memperkenalkan diri, bertanya tentang pekerjaan, dan akhirnya bisa mendapatkan networking di perusahaan tersebut. Syukur-syukur, kamu malah diterima kerja di perusahaan tersebut.

 

3. Datang ke job fair

Kini sudah banyak job fair yang digelar oleh universitas. Saya pun dapat banyak networking dengan datang ke job fair. Saat job fair digelar, bakal banyak lowongan pekerjaan yang ditawarkan. Kamu pun bisa memilih yang sesuai dengan kesukaan dan kemampuanmu.

Nggak bisa dimungkiri, kamu memang harus bersaing dengan banyak pencari kerja. Namun, di sinilah kamu bisa bertemu dengan staf perusahaan secara langsung. Kamu bisa melakukan proses lamaran sampai menghubungi staf HRD perusahaan yang kamu incar.

 

4. Tunjukkan soft skill

Meskipun ada banyak perusahaan yang terbuka pada fresh graduate, sulit rasanya langsung diterima kalau kamu nggak punya pengalaman kerja. Bisa jadi, kamu malah kalah bersaing dengan sesama fresh graduate.

Sudah selayaknya nih, kamu punya soft skill yang bisa ditunjukkan. Soft skill akan menjadi nilai tambah agar perusahaan bisa merekrutmu. Bisa dengan pengalaman magang, menjadi pemimpin organisasi, atau justru Ā pengalaman menjadi relawan.

 

Artikel Terkait: Tips Mengelola Keuangan untuk Mahasiswa

  1. Tips Hidup Hemat Mahasiswa Perantauan di Luar Negeri
  2. 6 Kunci Sukses Mengatur Keuangan Buat Mahasiswa yang Sulit Ngatur Duit
  3. Bingung Dapatkan Dana Pendidikan? Ini 5 Solusinya!

 

5. Ikut kompetisi atau program perusahaan

Cara ini memang jarang terpikirkan, tetapi banyak manfaatnya, lho. Suatu perusahaan sering menggelar acara berupa pencarian bibit-bibit baru dalam bentuk kompetisi.

Acara kompetisi ini biasanya diperuntukkan untuk mahasiswa. Dengan acara ini, perusahaan mencari bibit baru dengan kriteria yang aktif, cerdas, dan kompetitif.

Coba selama kuliah, kamu ikut acara kompetisi seperti ini. Kalau kamu bisa memberikan yang terbaik dan menjadi pemenang, bisa lho langsung direkrut perusahaan. Jadi, nggak perlu pengalaman kerja lagi untuk bisa diterima.

Kalaupun nggak direkrut secara langsung, minimal kamu sudah ada pengalaman. Nantinya, bisa menjadi nilai tambah soft skill saat melamar kerja.

Kamu nggak perlu takut lagi saat melamar kerja. Selama kamu punya 5 hal di atas, fresh graduate tetap punya kesempatan besar untuk diterima. Nggak kalah lah dengan pelamar yang sudah punya pengalaman kerja segudang.

 

Dapatkan kredit tanpa agunanmu sekarang juga hanya di Tunaiku. Klik di sini untuk ajukan pinjaman sebesar 2-15 juta rupiah dengan waktu angsuran 6-15 bulan!

 

 


DEWI AYU NURJANAHDEWI AYU NURJANAH

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Mengatur Keuangan Pengantin Baru

SWARA – Dulunya, kamu leluasa saja dalam memakai uangmu. Maklum, saat itu kamu masih single dan memiliki kebebasan dalam menggunakan uang. Kondisi ini akan sedikit berubah ketika kamu sudah berumah tangga. Ā 

 

Kini, kamu harus berkolaborasi dengan pasangan untuk mengatur keuangan keluarga. Kalau sampai salah strategi, nggak hanya keuanganmu saja yang terancam. Namun, juga keuangan rumah tanggamu.

 

Mengatur keuangan rumah tangga memang cukup sulit dilakukan oleh para para pengantin baru. Maklum saja, keduanya masih sama-sama belajar dan beradaptasi satu sama lain. Nah, biar kamu nggak salah langkah, ada baiknya memerhatikan hal berikut ini dalam mengatur keuangan, ya. Ā 

 

Artikel Terkait: Cara Mengatur Keuangan untuk Pasangan

  1. Pentingkah Punya Tabungan Bersama Sebelum Menikah? Perhatikan 7 Hal Ini!
  2. Malas Mengurus Perjanjian Pra-Nikah? Siap-siap Menghadapi 5 Drama Pernikahan Ini
  3. 7 Kiat Tepat Mengumpulkan Uang Bareng Pacar Agar Bisa Nikah Tahun Depan!

 

1. Terburu-buru membeli rumah besar

Mengapa sih harus terburu-buru membeli rumah? Kamu masih punya banyak waktu untuk membeli rumah di masa depan ketika anggota keluargamu bertambah.

 

Setelah menikah, Ā kadang banyak pengantin baru yang terburu-buru untuk beli rumah dengan ukuran besar. Padahal, selain lebih mahal, rumah besar juga butuh perawatan ekstra. Dengan kata lain, kamu juga harus mengeluarkan banyak uang untuk itu.

 

Lagi pula, anggota keluarga juga masih sedikit. Akan banyak ruangan rumah yang kosong. Alhasil, besar kemungkinan kamu merasa ā€œgatalā€ untuk memberi barang dan mengisi ruang kosong. Ini nih yang bikin kantong lebih jebol!

 

Jadi, puaskan diri dengan rumah berukuran kecil lebih dulu, ya. Tenang, kalau rezeki datang, kamu bisa kok membeli rumah dengan ukuran yang lebih besar.

 

2. Kurang terbuka dalam menggunakan uang

Selain untuk kebutuhan bersama, masing-masing pasangan pasti juga punya uang saku untuk kebutuhan pribadi. Hal seperti ini masih lumrah, kok, dilakukan dan nggak akan jadi masalah.

 

Namun, masalah muncul ketika kamu memakai uang dalam porsi besar Ā tanpa sepengetahuan pasangan. Misalnya, kamu memakai uang tabungan masa depan untuk kebutuhan pribadimu. Parahnya, kalau kamu sampai memakai kartu kredit secara diam-diam. Kalau kebablasan, keuangan keluargalah yang bakal terancam. Ā 

 

Ingat, dalam hal ini, kamu nggak hanya berbohong masalah uang. Namun, juga mengkhianati kepercayaan pasanganmu. Biar nggak terjadi padamu, selalu bicarakan masalah kebutuhan pribadi dengan pasanganmu.

 

Jadi, nggak perlu pakai uang secara sembunyi-sembunyi. Gawat juga, kan, kalau keuangan keluarga tumbang karena sifat egoismu?

 

3. Tidak pandai mengelola utang

Utang yang banyak adalah salah satu penyebab rasa stres saat menikah. Meski sudah menggabung dua pemasukan, kenapa utang masih saja terasa berat, ya? Nah, kamu perlu kroscek lagi kekuatan keuangan sebelum membelanjakannya.Ā  Ā 

 

Pengantin baru memang cenderung membeli sesuatu yang nggak sesuai dengan kemampuan keuangan. Setelah barang terbeli maka yang tersisa adalah utang. Dari sinilah beban utang berawal.

 

Satu cara yang bisa kamu lakukan adalah mendiskusikan bersama masalah ini. Ada baiknya, kamu dan pasangan bikin batas maksimal berapa banyak uang yang bisa dihabiskan.

 

Jika dipatuhi dan dilakukan dengan penuh komitmen, keuangan keluarga bakal aman dan nggak sampai terbebani oleh utang. Ā 

 

4. Punya perbedaan target masa depan

Kehidupan rumah tangga akan jadi sulit ketika satu pasangan punya tujuan keuangan yang beda. Kamu ada target beli mobil pada lima tahun ke depan. Nggak disangka, pasanganmu ada target buat buka usaha restoran. Nah, kalau begini, tujuan keuangan kalian saling berseberangan, dong.

 

Bicarakan baik-baik tentang rencana keuangan selama 5 tahun, 10 tahun, dan kalau perlu, sampai 20 tahun ke depan. Artinya, sama-sama terbuka apa yang kalian mau dan bagaimana cara mencapainya. Pasti bakal ada titik tengah yang bisa dipilih. Ā 

 

5. Lupa menyiapkan dana pensiun secara terpisah

Menyiapkan uang pensiun sangatlah penting. Karena kamu nggak akan bisa menjamin masa depan pernikahan. Sejak awal, siapkan rekening pribadi untuk dana pensiun dan buat secara terpisah. Jadi, baik kamu atau pasangan punya dana pensiun sendiri-sendiri.

 

Cari tahu apakah di antara kalian ada yang punya rencana dana pensiun yang lebih baik? Kalau ada, bisa tuh rencananya diterapkan untuk kebutuhan dana pensiunmu dan pasangan. Dengan begitu, nggak bakal muncul masalah jika terjadi polemik dalam rumah tangga di masa depan. Ā 

 

 

Artikel Terkait: Tipe Pasangan

  1. Keuntungan Tak Terduga Kalau Pacaran dengan Orang yang Nggak Masuk Tipe Ideal
  2. Karakter Cowok di Film Hollywood yang Boyfriend Material Banget, Mana yang Kamu Suka?
  3. 4 Ciri Pasangan yang Bisa Bikin Kamu Semakin Sukses

 

6. Lalai menyiapkan dana darurat

Kebutuhan darurat banyak macamnya, lho. Seperti kebutuhan uang kalau sakit mendadak, kecelakaan, kena PHK, dan pencurian. Uang darurat ini ada baiknya berupa uang tunai. Soalnya, kalau memakai kartu kredit bakal banyak rintangannya.

 

Misalnya, risiko tinggi kehilangan kartu kredit. Masalah lain, soal limit kartu kredit yang nggak sesuai kebutuhan. Padahal, kamu mungkin butuh uang cukup banyak dan dalam waktu yang cepat. Kalau menunggu kenaikan limit, keburu jamuran, deh. Ā 

 

Pilihan lain, menabung dalam satu rekening tabungan. Jadi, kalian berdua harus sama-sama mengisi tabungan dana darurat ini. Sehingga, kalian sama-sama berkontribusi untuk mengisi bujet dana darurat.

 

Kalau kamu nggak lalai dalam memerhatikan 6 hal di atas, niscaya keuangan rumah tanggamu bakal lancar dan sejahtera terus sampai tua. Kuncinya, apa pun yang terjadi, jangan lupa diskusikan dengan pasanganmu, ya.

 

Ajukan pinjaman uang tanpa agunan, tanpa kartu kredit hanya di Tunaiku sekarang juga! Pinjaman dari 2-15 juta yang dapat diangsur mulai 6-15 bulan.

 

pinjaman tanpa agunan

 


DEWI AYU NURJANAH

5 Alasan Kamu Sulit Dapat Promosi Jabatan di Kantor

SWARA  – Dalam berkarier, setiap orang pasti ingin maju. Satu indikasi umum dari ā€œkemajuanā€ itu, ya, melalui promosi atau naik jabatan. Selain bisa meningkatkan kesejahteraan, naik gaji juga dapat meningkatkan kesuksesan dunia kerja.

 

Namun, nggak semua bisa berjalan mulus. Bisa jadi kamu nggak kunjung mendapat promosi walau merasa sudah bekerja keras dan menuntaskan pekerjaan kantor. Mungkin saja, kamu pernah terserempet rekan kerja yang naik jabatan lebih dulu. Jika begini, sebenarnya apa, sih, hal yang luput dan menghambat kemajuan kariermu?

 

Pertama, kamu harus melihatnya dari dua sisi. Bisa jadi hambatan itu datang dari diri sendiri atau justru kantor. Nah, supaya lebih jelas, yuk, simak beberapa poin berikut.

 

Artikel Terkait: Tips untuk Bangkit dari Kegagalan dan Meraih Sukses

  1. Ini Dia 10 Tips Sukses Bangkit dari Kegagalan
  2. 5 Pola Pikir Ini Bisa Mengahambat Kesuksesan. Wajib Dihindari!
  3. Hindari Kebiasaan Buruk yang Bisa Menunda Kesuksesan Berdasarkan Golongan Darahmu

 

1. Keterampilan tidak sesuai dengan yang dibutuhkan

Selama ini kamu selalu memiliki kinerja yang baik. Bahkan, kamu sangat ahli dengan bidang divisi. Namun, promosi nggak kunjung menghampiri. Di sini, kamu harus paham bahwa naik jabatan itu nggak semata-mata berdasarkan keterampilan.

 

Misalnya, kamu jago pada data entry. Namun, untuk jabatan lain yang kamu incar, (misalnya data analyst) mengharuskan kamu untuk memiliki kemampuan lain seperti strategic thinking dan problem-solving. Ya, tentu saja kamu harus berbenah diri dan belajar kemampuan baru jika ingin promosi manis.

 

2. Nggak terbuka pada kritik

Menutup diri pada kritik bukanlah kualitas yang dicari oleh atasan dari pegawainya. Mungkin selama ini kamu cenderung membela diri ketika rekan kerja atau atasan kamu mengkritik kinerja kamu. Ingat, nggak semua kritik itu jelek. Justru itu bisa menjadi masukanagar kamu menjadi maju dan lebih baik. Satu lagi, seorang pemimpin harus terbuka dengan kritik.

 

3. Kurang profesional

Kalau sudah merasa jago banget di bidang tertentu, mungkin kamu harus melirik masalah profesionalitas di kantor. Bisa jadi, selama ini kamu kurang atau nggak bersikap profesional. Kalau sudah begini, atasan pun berpikir dua kali untuk menaikkan posisi kamu. Karena itu, untuk mendapat promosi, kamu harus mulai berbenah diri. Jangan terlibat gosip kantor, atau kenakan pakaian yang sesuai dengan kode etik perusahaan. Batasi juga curhat ke rekan kerja atau klien karena hal itu kurang etis.

 

Artikel Terkait: Tips dan Trik Menghadapi Wawancara Kerja

  1. Ini Dia Trik Menjawab Pertanyaan Menjebak saat Wawancara Kerja
  2. Kamu Orang Pemalu? Ini Tips Sukses dan PD Jalani Wawancara Kerja
  3. 5 Pertanyaan Penting yang Patut Diajukan Saat Mewawancarai Calon Karyawan

 

4. Nggak punya inisiatif

Pegawai dengan inisiatif yang tinggi adalah tipe yang sangat dibutuhkan perusahaan. Artinya, kamu cepat tanggap dalam memberikan solusi dan mampu bekerja dengan baik saat perusahaan berada dalam posisi sulit. Menunjukkan kepedulian tentang keberlangsungan perusahaan dan bersedia membantu saat dibutuhkan bakal jadi nilai plus. Karena itu, kalau ingin mendapat promosi, mulai sekarang kamu harus lebih terlibat lagi. Namun, jangan sampai bekerja terlalu keras sehingga melupakan kehidupan pribadi kamu, ya.

 

5. Jiwa kepemimpinan kurang

Salah satu hal yang dilihat seorang atasan ketika hendak memberi jabatan lebih tinggi pada seorang pegawai adalah jiwa kepemimpinan. Hal ini wajib, karena dengan promosi, kamu akan bertanggung jawab mengatur sebuah divisi. Apalagi bila kamu diberi posisi manager atau supervisor…

 

Itu adalah beberapa hal yang mungkin luput dari perhatian kamu. Bisa juga jadi bahan renungan buat kamu untuk memperbaiki diri di kantor. Semoga promosi selanjutnya kamu berhasil, ya! Ā 

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp 15 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 

1

 


KENNY CAROLINE

KENNY CAROLINE

Lakukan 10 Hal Ini Saat Memutuskan Berhenti Kerja dan Jadi Freelancer

SWARA – Dalam dunia pekerjaan, terlebih kantoran, pasti ada saat-saat jenuh. Ada kalanya, kamu ingin berhenti kerja dan menjadi freelancer saja. Tujuannya, supaya bisa bebas dan nggak terikat jam kantor.

 

Gagasan menjadi seorang freelancer memang menggiurkan. Selain bisa menentukan ritme kerja sendiri, kamu pun bisa terbebas dari drama a la pekerja kantoran. Nggak ada, tuh, ceritanya bangun pagi-pagi, lalu harus menghadapi kemacetan di jalan. Apalagi, kamu juga nggak akan merasa terkurung di ā€œkandangā€ dari jam 9 hingga 5 sore.

 

Artikel Terkait: Lakukan Ini Agar Kariermu Melejit

  1. Introvert Bisa Jadi Team Leader, Inilah 5 Cara untuk Jadi Pemimpin yang Baik
  2. 6 Nasihat Karier Ambisius Tingkat Medium yang Harus Diketahui Usia 23 Zaman Sekarang
  3. Kerja Sambil Kuliah? Lakukan 5 Tips Ini Agar Hasilnya Maksimal

 

Menjadi freelancer artinya menjadi bos untuk dirimu sendiri. Dengan kata lain, kamu juga akan terlepas dari tekanan target atau omelan atasan. Meski begitu, dunia freelancing nggak selamanya terasa seperti surga. Ya, namanya juga hidup. Selalu ada prod dan kontra.

 

Paling penting, seorang freelancer berisiko tinggi dari situasi ketidakpastian. Ini bisa berupa kehilangan mata pencaharian, atau sekadar jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan. Ya, tiga hal yang sangat dikhawatirkan bagi kamu yang ingin menjadi freelancer.

 

Namun, jangan keburu takut. Pasalnya, seluruh hal tersebut bisa dikelola dengan baik, kok. Namanya juga pekerjaan. Jenis apa pun, pasti punya risiko masing-masing. Nah, agar semakin percaya diri menjadi seorang freelancer, berikut adalah beberapa hal yang harus kamu ketahui dan persiapkan sebelum menyerahkan surat pengunduran diri. Yuk!

 

1. Ā Ā Ā Ā Ā Menjalin network seluas-luasnya

Saat memutuskan berhenti bekerja full time, pastikan kamu memiliki jaringan profesional yang luas. Hal ini penting, sebab network yang bagus sangat membantumu dalam informasi pekerjaan. Karena itu, pintar-pintarlah mempromosikan diri dan menjalin relasi dengan orang-orang yang bisa jadi klienmu kelak.

 

2. Ā Ā Ā Ā Ā Membuat portofolio digital yang baik

Jangan lupa mengumpulkan portofolio. Tunjukkan kemampuan dan keahlian sesuai bidang freelancing yang kamu tempuh. Selain itu, kamu wajib membuat resume yang oke. Biar bisa menggaet calon klien jasa kamu.

 

3. Ā Ā Ā Ā Ā Memiliki keahlian khusus

Nah ini dia, nih. Kalau kamu memiliki keahlian dan keterampilan khusus, sebaiknya jadilah freelancer sesuai bidang yang kamu kuasai. Jangan lupa terus belajar dan meningkatkan diri, ya.

 

4. Ā Ā Ā Ā Ā Pengalaman yang cukup

Kamu juga harus mempertimbangkan soal pengalaman. Apakah kamu sudah cukup lama berkecimpung di sebuah bidang? Hal ini penting untuk menunjukkan tingkat kemampuan dan profesionalitas kamu di mata klien. Semasa kerja, inilah yang harus kamu poles.

 

5. Ā  Go-online

Zaman sekarang semua udah serba online! Jadi, nggak ada salahnya memanfaatkan kondisi tersebut untuk mempromosikan diri kamu sebagai freelancer. Misalnya, kalau ingin jadi penulis lepas, kamu dianjurkan membuat blog supaya calon klien bisa melihat contoh tulisanmu di situ.

 

6. Ā Ā Ā Ā Ā Swa-disiplin

Mendisiplinkan diri sendiri itu terkadang susah. Karenanya, kamu harus mampu melakukannya saat memutuskan untuk menjadi freelancer. Memang sih, nggak ada jam yang mengikat. Namun, kalau kamu nggak mengelola waktu dengan baik, bisa-bisa kamu tertinggal tenggat waktu proyek. Hal ini bakal berpengaruh dengan reputasi kamu di mata klien.

 

7. Ā Ā Ā Ā Ā Tabungan ekstra

Pastikan kamu memiliki dana cadangan saat ingin menjadi freelancer. Akan ada saat-saat kala orderan sepi. Untuk mengantisipasi, ya kamu harus menyiapkan sejumlah uang untuk kehidupan sehari-hari.

 

8. Ā Ā Ā Ā Ā Siap bekerja sendirian

Terkait hal ini, kamu harus menyiapkan mental. Kalau kerja di kantor, setidaknya kamu masih bisa bersosialisasi dengan rekan kerja dan bekerja dalam tim. Namun, saat menjadi freelancer, semua harus kamu kerjakan dan jalani sendirian.

 

 

Artikel Terkait: Tips Sukses Berkarier

  1. Bekerja dari Rumah, Lebih Produktif atau Menghambat Kesuksesan?
  2. 5 Pertanyaan Penting yang Patut Diajukan Saat Mewawancarai Calon Karyawan
  3. Kamu Orang Pemalu? Ini Tips Sukses dan PD Jalani Wawancara Kerja

 

9. Ā Ā Ā Ā Ā Belajar negosiasi

Kemampuan bernegosiasi penting saat kamu menghadapi calon klien. Di sisi lain, skill ini juga menentukan kesuksesan dalam mendapat proyek serta bayaran sebagai freelancer.

 

10. Mengikuti perkembangan yang terjadi

Kamu harus menyiapkan diri untuk stay up-to-date mengenai perkembangan di sekitar. Khususnya, yang terkait dengan bidang yang kamu geluti. Tujuannya, agar kamu nggak ketinggalan dan tetap bisa bersaing dengan dunia freelancing.

 

Segala sesuatu memang kudu dipersiapkan, termasuk ketika memutuskan untuk berhenti kerja dan menjadi freelancer. Namun, kamu nggak perlu khawatir. Setiap pekerjaan, kan, selalu ada tantangannya. Paling penting, kalau kamu sudah yakin telah siap, ya hajar saja. He-he.

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp 15 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 

1

 


KENNY CAROLINEĀ  Ā KENNY CAROLINE

3 Tipe Orang Tua dalam Mempersiapkan Pendidikan Anak, Kamu yang Mana?

SWARA – Rasanya hidup nggak bakal tenang kalau belum ada tabungan untuk pendidikan anak. Sekarang saja, biaya pendidikan sudah gila-gilaan. Nggak tahu lagi, deh, berapa banyak biaya sekolah pada 10 tahun mendatang.

 

Makanya, banyak orang tua yang mempersiapkan biaya pendidikan anak sejak awal. Beragam cara pun ditempuh untuk menjamin masa depan si buah hati.

 

Uniknya, setiap orang tua yang berasal dari beragam latar belakang ini punya target dan standar yang berbeda soal pendidikan anak. Ada yang mengharuskan anaknya kuliah di luar negeri, ada pula orang tua yang nggak masalah sekolah di Indonesia, asalkan di universitas kenamaan. Ā 

 

Nah, semakin tinggi target maka makin besar pula biaya pendidikan yang perlu kamu siapkan. Dari target pendidikan, orang tua ini bisa dibedakan menjadi 3 tipe lho. Kalau kamu, tipe yang mana nih?

 

Artikel terkait: Serba-serbi Dunia Pendidikan

  1. 3 Kisah Murid dengan Gurunya yang Sangat Mengharukan
  2. Biaya Kuliah 10 Universitas Swasta Favorit di Indonesia
  3. Tengok Pendidikan di Finlandia, Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia

 

1. Anak Harus Kuliah di Perguruan TinggiĀ Ternama (Konservatif)

Tipe orang tua yang satu ini punya target pendidikan dalam skala nasional. Artinya, anakmu nggak masalah sekolah di Indonesia, tetapi harus di lembaga pendidikan yang punya prestise. Mulai dari TK sampai kuliah, harus masuk ke sekolah, dan perguruan tinggi dengan nama mentereng.

 

Misalnya nih, kalau kamu ingin mendaftarkan anakmu di Bina Nusantara University (Binus), bisa berkaca pada referensi biaya kuliahnya. Untuk tahun ini, kamu perlu menyiapkan uang pengembangan sekitar Rp 23,1 juta sampai Rp39,5 juta. Belum lagi untuk biaya kuliah sebesar Rp100 juta hingga Rp135 juta selama 8 semester.

 

Orang tua dengan tipe konservatif nggak akan terlalu terbebani masalah pendanaan. Pasalnya, pada umumnya lembaga pendidikan di Indonesia masih terjangkau oleh kantong. Jadi, rasanya nggak masalah kamu memilih investasi yang paling rendah sekalipun.

 

Pilihannya adalah reksa dana pendapatan tetap, Sukuk, dan ORI. Instrumen investasi ini tentu lebih aman dan minim risiko. Keuntungannya juga lebih pasti daripada investasi jenis lain. Jadi, kamu bisa menyiapkan dana pendidikan anak dengan lebih tenang.

 

2. Anak Harus Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri Skala Internasional (Moderat)

Apakah kamu ingin anakmu masuk ke peguruan tinggi negeri di Indonesia? Nah, berarti kamu masuk dalam tipe moderat yang oke-oke saja anakmu sekolah di dalam negeri.

 

Namun, jangan salah soal persiapan dana. Meski dalam negeri, kamu akan menyiapkan dana layaknya akan sekolah ke perguruan tinggi swasta yang sudah bertaraf internasional. Jadi, lebih merasa aman dan tenang kalau sudah ada tabungan yang banyak untuk pendidikan anakmu.

 

Untuk gambaran perencanaan keuangan, kamu harus tentukan dulu target universitas tinggi negeri incaran. Misalnya, kamu ingin agar anakmu masuk Universitas Indonesia (UI).

 

Biaya kuliah di UI itu mencapai Rp150 juta tiap tahunnya. Nah, jika nanti si anak masuk kuliah saat umur 18 tahun, kamu perlu menyiapkan Rp1,8 miliar. Ini sudah dipengaruhi oleh kenaikan biaya pendidikan tiap tahun dan laju inflasi.

 

Tipe investasi yang bisa dipilih cukup beragam. ini meliputi investasi saham atau reksa dana, obligasi (ORI dan Sukuk) pada angka 60%, serta reksa dana pendapatan tepat maupun reksa dana terproteksi.

 

Artikel terkait: Tips untuk Mahasiswa

  1. Kerja Sambil Kuliah? Lakukan 5 Tips Ini Agar Hasilnya Maksimal
  2. Tips Hidup Hemat Mahasiswa Perantauan di Luar Negeri
  3. Jarak Kampus Jauh dari Rumah, Lebih Baik Ngekost atau Tinggal di Rumah?

 

3. Anak Harus Kuliah di Luar Negeri (Agresif)

Kamu adalah tipe orang tua yang punya target tinggi untuk anakmu. Jika orang lain puas anaknya bisa masuk universitas negeri, kamu ingin si buah hati bisa kuliah di luar negeri. Nggak tanggung-tanggung, kamu berharap si kecil bisa mengenyam kurikulum internasional yang menurutmu memang yang terbaik.

 

Lalu, bagaimana dengan persiapan biayanya pada 10 tahun mendatang? Kamu perlu menyiapkan dana untuk sekolah TK, SD, SMP, SMA, hingga uang kuliah. Ini nih gambaran untuk uang sekolah selama 10 tahun ke depan.

 

Sekarang uang sekolah untuk TK sebesar Rp1 juta tiap bulannya. Kamu perlu menyiapkan uang sekitar Rp6,7 juta per bulannya lima tahun lagi saat anakmu masuk TK. Hal ini berdasarkan pertimbangan biaya sekolah akan naik 15% tiap tahunnya.

 

Lalu, untuk biaya masuk SD berstandar internasional kamu perlu menyiapkan biaya untuk tahun pertama sekitar Rp122 juta. Rinciannya, Rp65 juta untuk uang pangkal dan uang bulanan sekitar Rp4,75 juta. Dengan demikian, kamu harus menyiapkan biaya lebih dari Rp1 miliar sampai anakmu lulus nanti!

 

Belum lagi untuk uang kuliah. Misalnya, kamu ingin anakmu kuliah di perguruan tinggi swasta di Italia. Maka, harus menyiapkan dana sebesar Rp250 juta tiap tahunnya.

 

Wah, kalau harus menyiapkan uang sebanyak ini, paling tepat memilih instrumen investasi apa? Kamu bisa, lho, mempertimbangkan investasi reksa dana pendapatan tetap yang punya keuntungan lebih besar.

 

Kalau memilih investasi menabung, kamu nggak akan memenuhi target. Sebaliknya, uangmu akan habis tergerus inflasi.

 

Dengan menentukan target pendidikan, kamu bisa melihat berapa biaya yang perlu disiapkan di masa depan. Satu lagi, kamu pun bisa memilih instrumen investasi untuk menabung uangmu agar cukup untuk biaya pendidikan. Nah, kamu tipe yang mana nih? Ā Ā 

 

Dapatkan kredit tanpa agunanmu sekarang juga hanya di Tunaiku. Klik di sini untuk ajukan pinjaman sebesar 2-15 juta rupiah dengan waktu angsuran 6-15 bulan!

 

 


DEWI AYU NURJANAH

 

DEWI AYU NURJANAH