Penipuan berkedok investasi makin marak ditemukan. Tidak hanya memberikan iming-iming imbal hasil yang menggiurkan, praktik investasi bodong jenis ini juga bebas beriklan melalui banyak platform termasuk media sosial. 

 

Hal ini membuat target orang yang terjerat aksi penipuan ini semakin luas. Meskipun sudah melek investasi, banyak juga orang yang memiliki latar belakang keuangan terjerat dalam praktik investasi bodong yang terus menyesuaikan jaman. 

 

Nah, bagaimana cara mengetahui praktik investasi bodong lebih awal? Simak penjelasannya terkait investasi bodong berikut ini.

 

Apa itu investasi bodong?

Sebenarnya tidak ada definisi yang jelas untuk menentukan suatu produk keuangan disebut investasi ilegal ini. Apalagi, bentuk manipulasi dilakukan beberapa oknum sering kali menawarkan suatu instrumen investasi dengan mencatut institusi atau tokoh publik ternama. 

 

Investasi ini umumnya merupakan praktik penempatan sejumlah modal atau dana untuk produk keuangan tertentu yang sebenarnya tidak ada. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh satu atau beberapa oknum dengan iming-iming imbal hasil investasi yang tinggi dengan maksud terselubung. 

 

Kasusnya pun bisa berubah dari jaman ke jaman mulai dari investasi pada produk berkedok multi-level marketing, emas digital, deposito koperasi, asuransi unit link hingga binary option dan tawaran transaksi aset kripto. 

 

Sebagai langkah memerangi investasi ilegal ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membentuk Satgas Waspada Investasi sejak tahun 2007. Tupoknya meliputi pengefektifan sarana suara pengaduan, mengidentifikasi dan mengevaluasi tawaran investasi. Selain itu melakukan tindakan hukum terhadap pelanggaran ketentuan dan perundang-undangan. 

 

Ciri-ciri investasi bodong

Meski dalam praktiknya investasi bodong dapat tampil dalam berbagai jenis bentuk produk keuangan untuk memanipulasi targetnya, namun beberapa ciri-ciri umum investasi bodong diantaranya adalah:

 

  • Informasi perusahaan dan rencana bisnis yang tidak jelas
  • Tidak memiliki aset dasar (underlying asset) yang kuat
  • Menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan tetapi tidak berstatus sebagai bank
  • Menawarkan dan atau menjamin keuntungan yang sangat tinggi dalam kurun waktu tertentu
  • Umumnya tidak mengantongi izin dari lembaga pengawas pemerintah seperti OJK dan Bappebti
  • Minimnya transparansi data terkait grafik kinerja historis, alokasi investasi dan komposisi aset

 

Contoh investasi ilegal yang belakangan marak

Belakangan, kasus investasi bodong yang banyak melibatkan platform aplikasi dan tokoh publik ternama adalah binary option yang dilakukan beberapa oknum yang akrab disebut sebagai afiliator. 

 

Binary option adalah suatu istilah yang dipakai untuk menerangkan tentang instrumen investasi yang sifatnya ditransaksikan dalam jangka waktu yang sangat pendek (trading) melalui sebuah platform daring. Transaksi ini dilakukan oleh pengguna dengan cara menebak pergerakan suatu aset baik itu forex, saham, komoditas hingga kripto. 

 

Dikutip dari OJK, binary option merupakan salah satu bentuk investasi bodong atau bersifat ilegal karena sebenarnya tidak ada aset yang diperdagangkan. Praktik menebak pergerakan naik turunya suatu aset investasi tertentu dianggap dapat merugikan masyarakat. 

 

Pelaku penipuan biasanya akan memanfaatkan minimnya pengetahuan pengguna tentang cara kerja trading. Praktik ini juga dibumbui oleh iming-iming imbal hasil yang terkesan tidak wajar agar pengguna bersedia menempatkan sejumlah dana ke dalam platform tersebut. 

 

Hal ini diperkuat oleh fakta bahwa beberapa platform trading daring seperti Olymp Trade, Binomo, Octa FX dan Quotex ternyata menjalankan kegiatan transaksinya tanpa mengantongi izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan. 

 

Buntut dari maraknya praktik investasi bodong jenis ini, Satgas OJK sudah menghentikan semua jenis kegiatan dari 21 entitas yang terbukti menjalankan kegiatan tanpa izin yang merugikan masyarakat.

 

Baca juga:

Sebelum Berinvestasi dan Mengajukan Pinjaman, Yuk Pahami Apa itu Tenor

Investasi Saham: Pengertian, Jenis, Kelebihan, dan Kekurangan

5 Jenis Investasi Jangka Panjang Terbaik untuk Masa Depan

Cara Investasi Saham dengan Pola Pikir yang Benar

 

Entitas yang terbukti melakukan kegiatan ilegal tersebut dirincikan sebagai berikut:

 

  • 2 Entitas perdagangan robot trading
  • 3 Entitas perdagangan aset kripto
  • 16 Entitas kegiatan money game

 

Apa yang harus dilakukan bila terjebak investasi bodong?

Jika terlanjur terjebak dalam praktik investasi, beberapa hal yang dapat kamu lakukan adalah:

 

  • Mengadukan praktik investasi bodong ke Satgas Waspada Investasi OJK melalui website https://www.ojk.go.id/waspada-investasi/id/HubungiKami.aspx, email: waspadainvestasi@ojk.go.id atau call center OJK di 157 atau whatsapp: 081157157157 
  • Mengumpulkan korban beserta bukti yang cukup kuat yang menjelaskan bahwa praktik investasi tersebut ilegal.
  • Mengajukan perkara tindak pidana penipuan atau perbuatan curang terhadap oknum dalam konteks hukum pidana ataupun perdata. 

 

Sebelum mencoba menempatkan dana pada produk keuangan baru, disarankan untuk bersikap skeptis terlebih dahulu. Pelajarilah dengan baik cara kerja investasi pada produk investasi. Cek legalitasnya untuk meminimalisir kasus penipuan dari aksi investasi bodong juga ikut menimpa kamu di kemudian hari.