SWARA DARI AMAR BANK – Sudahkah kamu berinvestasi pada instrumen saham? Jika sudah, apa broker saham yang kamu pakai? 

 

Kemudahan bertransaksi saham memang tidak lepas dari peran broker yang terus berinovasi dengan teknologi yang diusungnya. 

 

Jarang sekali ditemukan broker yang tidak memiliki aplikasi sendiri untuk mendukung akses transaksi jual beli saham yang mudah, cepat, dan efisien. 

 

Makanya, tidak heran kalau seorang investor atau trader saham individual bisa memiliki lebih dari satu aplikasi broker saham dengan RDN yang berbeda. 

 

Yuk, kenal lebih dalam tentang broker saham, tips memilih, dan daftar broker saham terbaik di Indonesia. 

 

Kalkulator Finansial Swara
Hitung segala kebutuhan harian kamu dengan Kalkulator Finansial dari Swara. Mulai dari modal bisnis, biaya pernikahan, renovasi rumah, traveling, hingga pendidikan. Klik Banner untuk Mencoba!

 

Apa itu broker saham?

 

Broker saham adalah pihak perantara yang umumnya berada dalam satu naungan perusahaan yang mempunyai wewenang untuk melakukan transaksi jual beli saham. 

 

Broker saham atau perusahaan sekuritas juga memiliki izin untuk melakukan transaksi pada instrumen reksadana dan perdagangan efek lainnya pasar modal. 

 

Untuk menjalankan kegiatan usahanya, sebuah perusahaan sekuritas harus mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Hal ini dikarenakan tugas broker saham tidak hanya sebagai perantara perdagangan, tapi juga meliputi manajer investasi untuk nasabah individu dan juga institusi. 

 

Selain itu, perusahaan sekuritas juga merupakanpenjamin emisi efek untuk calon perusahaan terbuka untuk melantai di bursa atau initial public offering (IPO). 

 

Tips memilih broker saham terbaik di Indonesia

 

broker saham terbaik di indonesia
Sumber: Unsplash

 

Supaya dana yang kamu alokasikan untuk investasi saham tidak terbuang sia-sia, ada beberapa tips yang bisa kamu pertimbangkan untuk memilih broker saham terbaik. 

 

1. Perhatikan izin operasi

 

Pastikan broker saham yang kamu gunakan telah memiliki izin operasi di OJK. Dua jenis broker saham yang ditetapkan oleh OJK adalah Perantara Pedagang Efek (PPE) dan atau Penjamin Emisi Efek (PEE). 

 

Selain itu, perhatikan juga tingkat kepatuhan perusahaan sekuritas tersebut. Broker saham yang sudah pernah menjadi underwriter biasanya sudah paham dengan mekanisme perdagangan efek termasuk kontrak dengan emiten dan jarang ditegur oleh pihak otoritas. 

 

2. Perhitungkan layanan fee saham

 

Ada empat jenis fee saham yang perlu kamu pertimbangkan dalam memilih broker saham yang tepat. Fee yang berbeda dari masing-masing broker adalah komisi broker yang nilainya berbeda-beda. 

 

Umumnya, komisi broker berkisar 0,15% – 0,25% untuk fee beli dan 0,25% – 0,35% fee jual dari nilai transaksi saham. Selain itu, ada juga biaya transaksi (levy), biaya pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh), dan bea materai untuk transaksi diatas Rp10 juta. 

 

3. Punya layanan aplikasi yang lengkap

 

Penting juga untuk punya layanan aplikasi sekuritas yang punya fitur yang lengkap seperti trade list, order list, watchlist, portofolio, profil akun hingga layanan live chat yang mendukung kemudahan akses transaksi saham. 

 

Fitur aplikasi yang lengkap juga harus diimbangi dengan interface dalam aplikasi yang mudah untuk dipahami sehingga pengguna tidak bingung saat ingin mengakses sesuatu dalam aplikasi.

 

4. Memiliki riwayat usaha yang baik

 

Ada banyak sekali broker saham di Indonesia dengan kinerja yang baik. Untuk mengetahui, broker saham yang memiliki reputasi yang baik kamu bisa melakukan penelusuran melalui media sosial untuk mengetahui testimoni pengguna atau memperhatikan rating yang diberikan pengguna di Google Play Store atau Apple App Store.

 

Selain itu, ada banyak sekuritas yang juga mencantumkan penghargaan yang diterimanya selama beroperasi di media sosial dan website resminya yang bisa jadi pertimbangan kamu memilih broker saham yang tepat. 

 

5. Konsisten memberikan edukasi tentang pasar modal yang komprehensif

 

Selain memperoleh keuntungan dari transaksi jual beli efek, broker saham yang baik memiliki misi untuk memperluas akses edukasi finansial terkhususnya saham ke semua orang tanpa terkecuali. 

 

Broker saham yang baik biasanya akan secara konsisten membagikan konten edukatif melalui media sosial atau blog websitenya. Selain itu, banyak juga sekuritas yang menyelenggarakan webinar yang terbuka untuk publik. 

 

Jangan lewatkan kesempatan tersebut untuk bisa memperoleh wawasan yang lebih luas tentang perkembangan dunia pasar modal saat ini.

 

15 daftar broker saham terbaik di Indonesia

 

broker saham terbaik di indonesia
Sumber: Unsplash

 

Bagi kamu investor pemula, ada beberapa broker saham terbaik di Indonesia yang bisa jadi referensi kamu untuk menempatkan dana investasi. 

 

Beberapa broker saham memberikan kemudahan pendaftaran melalui online yang bisa diakses melalui aplikasinya.

 

Beberapa daftar broker saham terbaik di Indonesia adalah sebagai berikut:

 

1. Mirae Asset Sekuritas

 

Mirae Asset Sekuritas punya aplikasi bernama HOTS. Setelah memiliki RDI, nasabah harus menyetorkan minimum deposit sebesar Rp3 juta yang bisa dipakai untuk membeli saham. 

 

Fee beli di broker saham ini adalah 0,15%, sementara untuk fee jual adalah 0,25%. 

 

2. Mandiri Sekuritas

 

Unit bisnis bank BUMN ini punya aplikasi transaksi saham yang diberi nama MOST. Mandiri Sekuritas sendiri tidak menerapkan minimal deposit pembukaan rekening. 

 

Sementara, fee beli di sekuritas ini adalah 0,18% dan fee jualnya adalah 0,28%. 

 

3. BNI Sekuritas

 

BNI Sekuritas punya aplikasi saham yakni BIONS dengan syarat penyetoran deposit awal nasabah ke rekening efeknya minimal di angka Rp1 juta.

 

Peraturan fee pada BNI Sekuritas adalah 0,17% untuk transaksi beli dan 0,27% untuk transaksi jual.

 

4. BCA Sekuritas

 

BEST Mobile adalah aplikasi milik BCA Sekuritas dengan pembukaan rekening membutuhkan deposit awal minimal Rp 3 juta. Adapun, biaya transaksi beli adalah 0,18% dan transaksi jual 0,28%.

 

5. Phillip Sekuritas

 

Phillip Sekuritas juga punya aplikasi online yang diberi nama POEMS. Minimal dana deposit di sekuritas ini adalah Rp1 juta. 

 

Phillip Sekuritas menetapkan fee beli sebesar 0,18% dan fee jual sebesar 0,28%.

 

6. Panin Sekuritas

 

Sama seperti sekuritas lain, Panin Sekuritas juga punya aplikasi online bernama POST.

 

Minimum deposit awal secara online adalah Rp1 juta dengan fee beli dan fee jual sebesar 0,2% – 0,3%. 

 

7. Sucor Sekuritas

 

Sucor Sekuritas memiliki aplikasi bernama SPOT dengan minimum setoran awal sebesar Rp100 ribu. 

 

Fee beli dan jual di sekuritas ini juga cukup terjangkau yakni 0,15% dan 0,25%.

 

8. Indo Premier

 

Aplikasi online untuk trading saham milik Indo Premier adalah IPOT. Untuk transaksi saham di IPOT, tidak ada minimum deposit. 

 

Di sekuritas ini, fee transaksi beli adalah 0,185%, sementara fee jualnya adalah 0,285%.

 

9. Samuel Sekuritas

 

Aplikasi trading saham online milik Samuel Sekuritas adalah STAR, dengan setoran minimum awal sebesar Rp10 juta. 

 

Fee transaksinya cukup terjangkau yakni 0,15% untuk beli dan 0,25% untuk jual. 

 

10. Maybank Sekuritas

 

Maybank Trade adalah nama aplikasi dari Maybank Sekuritas. Broker saham ini tidak punya minimum deposit saham yang harus disetorkan. 

 

Fee beli dan fee jual di sekuritas ini adalah 0,17% dan 0,27%. 

 

11. MNC Sekuritas

 

MNC sekuritas memiliki aplikasi yang dinamai MotionTrade. Selain itu, MNC membebankan fee saham kepada nasabahnya sebesar 0,18% untuk fee beli, dan 0.28% untuk fee jual. 

 

12. Ajaib Sekuritas

 

Broker saham ini termasuk salah satu pionir sekuritas digital. Ajaib sendiri tidak menentukan minimum deposit yang harus disetorkan. 

 

Biaya transaksinya juga ditentukan besarnya nilai transaksi. Misalnya, transaksi beli kurang dari Rp150 juta dikenakan fee broker sebesar 0,10%. 

13. Stockbit Sekuritas Digital

 

Stockbit adalah perusahaan sekuritas yang dahulunya adalah Mahakarya Artha Sekuritas yang berevolusi menjadi digital. Tidak ada minimum deposit di sekuritas digital ini. 

 

Di Stockbit, untuk fee beli adalah sebesar 0.2% dan untuk fee jual adalah sebesar 0.3%.

 

14. RHB Sekuritas

 

RHB TradeSmart ID adalah aplikasi online milik RHB Sekuritas. Broker saham ini menetapkan minimum deposit sebesar Rp100 ribu saja. 

 

RHB Sekuritas Indonesia mematok fee beli sebesar 0,15% dan fee jual 0,25%.

 

15. Sinarmas Sekuritas

 

Terakhir, pilihan daftar broker saham terbaik di Indonesia adalah Sinarmas Sekuritas yang memiliki aplikasi bernama SimInvest. Saldo minimum di RDN sekuritas ini adalah Rp100 ribu. 

 

Fee transaksi beli di SimInvest adalah 0,15%, dan fee transaksi jual adalah 0,25%. 

 

Nah, di atas adalah daftar broker saham terbaik di Indonesia, sudah tahu mau berinvestasi di broker saham apa? 

 

Jangan lupa untuk memanfaatkan fitur dan konten edukasi eksklusif yang diberikan masing-masing sekuritas untuk bisa membuat kamu semakin bijak dalam mengelola keuangan, ya.