Swara – Saat ini kamu sedang berjuang mencari pekerjaan? Well, masa-masa job hunting ini memang stressful. Sudah menyebar CV, tapi belum ada yang nyangkut dan mendapat panggilan dari HRD perusahaan yang dilamar. Cara mendapatkan pekerjaan memang sulit, tapi di saat menunggu, kamu bisa memanfaatkannya untuk memperkuat skill.
Kamu sedang kesulitan mendapatkan pekerjaan? Yuk ikut upgrade diri dengan mengikuti pelatihan online course. Hitung berapa dana yang kamu butuhkan pada fitur Kalkulator Finansial dari Swara di sini.
Cara mendapatkan pekerjaan yang tepat
Kamu seorang job seeker? Ketika kamu bertanya-tanya kenapa belum ada perusahaan yang memanggil untuk interview, yuk cek lagi CV dan lamaran yang dikirimkan. Mungkin saja kamu enggak mendapatkan pekerjaan karena kesalahanmu sendiri.
Dilansir dari CBNC.com, berikut beberapa kesalahan yang tanpa sengaja dilakukan job seeker saat mencari pekerjaan.
1. CV kurang sesuai
Salah satu cara mendapatkan pekerjaan adalah dengan mengirim CV ke perusahaan incaran. Namun, kamu enggak bisa sembarang mengirim CV. Terlebih dengan adanya fitur Easy Apply di LinkedIn yang memudahkanmu mengirim lamaran.
Baca baik-baik deskripsi pekerjaan dan kualifikasi yang dibutuhkan. Pastikan kamu mengirim lamaran ke bidang pekerjaan yang terkait denganmu.
2. Penjelasan kurang
Bukan kita satu-satunya yang mengirim CV ke perusahaan tersebut. Jadi, agar lebih stand out, kita harus menonjolkan diri di CV dan email lamaran.
Dilansir dari CNBC, salah satu kesalahan umum yang dilakukan adalah enggak menjelaskan secara lugas posisi yang diincar di surat lamaran. HRD enggak punya waktu untuk screening CV secara menyeluruh, sehingga jauh lebih baik jika di awal ditulis posisi apa yang diinginkan.
Baca juga: Galau dalam Perencanaan Karier? Ini Kiat untuk Berkarier di Bidang Digital
Salah satu cara mendapatkan pekerjaan untuk dicoba adalah dengan menunjukkan siapa dirimu sejak awal. Hal ini akan mempermudah proses screening yang dilakukan HRD.
Selanjutnya, pastikan hal penting berada di awal CV dan surat lamaran sehingga HRD yang mengecek bisa tahu banyak tentang diri kamu sejak paragraf pertama.
3. Muat semua hal penting
Penting untuk diingat, pastikan CV dan surat lamaranmu berisi semua info penting tentang kamu. Di antaranya latar belakang pendidikan, pengalaman bekerja yang dirunut dari pekerjaan terakhir, posisi yang diinginkan, level jabatan saat ini, dan gaji yang diinginkan.
Pastikan juga data diri kamu sudah tertulis dengan benar seperti nomor telepon dan email. Jangan sampai kamu gagal mendapatkan pekerjaan karena recruiter kesulitan menghubungi karena salah menuliskan nomor telepon.
Selanjutnya, kamu juga bisa memasukkan skill dan kompetensi yang dimiliki. Enggak perlu semua, cukup yang relevan dengan lowongan yang diincar.
4. Enggak siap saat interview
Begitu lolos seleksi CV, kamu bisa lanjut ke tahap interview. Biasanya ada beberapa tahap yang harus kamu lalui.
Salah satu cara mendapatkan pekerjaan yang harus kamu kuasai yaitu mempersiapkan diri untuk interview. Pastikan kamu menguasai bidang pekerjaan tersebut sehingga bisa menjawab semua pertanyaan.
Jawab dengan jujur dan apa adanya. Jika ada pertanyaan yang kurang jelas, jangan ragu untuk bertanya. Sebaiknya, latihan dulu sebelum interview agar kamu siap dan enggak terbata-bata.
Kenali juga dirimu, misalnya kelebihan dan kekurangan, serta lingkup pekerjaan saat ini. Beberapa pertanyaan bersifat menjebak, dan ketika itu terjadi, usahakan untuk tetap tenang.
Baca juga: 5 Deretan Perpustakaan di Indonesia Bagi Kamu Mahasiswa Akhir
Lakukan hal ini sembari menunggu panggilan kerja
Cara mendapatkan pekerjaan memang enggak gampang. Kadang butuh waktu lama. Sembari menunggu, kamu bisa melakukan beberapa kegiatan positif yang bisa menambah kompetensi yang dimiliki. Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan.
1. Ikut online course
Kalau kamu sedang menganggur, ini saat yang tepat untuk mengikuti kursus tambahan. Kamu bisa memilih bidang yang berguna untuk pekerjaan.
Misalnya mengikuti seminar atau digital marketing bootcamp agar lebih paham dan punya pengetahuan lebih terkait digital marketing. Ilmu yang didapat pasti akan berguna untukmu.
Baca juga: 6 Penyebab Susah Produktif dan Tips Mengatasinya
2. Bangun brand dan networking
Kita bisa mendapatkan pekerjaan di mana saja dan dari siapa saja. Oleh karena itu, penting untuk membangun brand image positif dan memperluas networking.
Kamu bisa memperbarui profil di LinkedIn, berteman dengan orang-orang yang lebih dulu berkecimpung di bidang incaranmu, dan bergabung di komunitas yang sesuai dengan minat atau pekerjaanmu. Bisa saja kamu mengetahui lowongan pekerjaan dari rekan di komunitas.
3. Perkuat portofolio
Portofolio penting untuk membuat perusahaan mengenalmu lebih jauh, sekaligus memberitahu mereka seperti apa pekerjaanmu.
Kamu bisa memperkuat portofolio dengan membuat proyek pribadi, menjadi freelancer, atau menerima pekerjaan sampingan. Misalnya, sebagai graphic designer, kamu bisa membuat contoh desain yang diunggah di media sosial atau website pribadi, bisa juga dengan menjadi freelancer.
Baca juga: Pengertian Perusahaan Multinasional dan Contohnya di Indonesia
4. Menjadi wirausaha
Sembari menunggu, kamu bisa mengembangkan bisnis kecil-kecilan untuk mendapatkan pemasukan di saat menganggur. Bisa juga kamu menjadikan skill sebagai lahan bisnis.
Misalnya portofolio desain yang kamu buat, kamu bisa membuat produk yang nantinya bisa dijual. Contoh lain, kamu bisa mencoba berjualan pernak pernik lucu di e-commerce untuk mendapatkan uang tambahan.
Enggak perlu bingung meski belum ada panggilan pekerjaan. Cara mendapatkan pekerjaan yang tepat adalah dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin sehingga kamu lebih siap dalam menghadapi tantangan sebagai job seeker. Good luck!