Perkembangan industri teknologi dan digital yang berkembang pesat membuat kita harus selalu update. Termasuk dalam hal perencanaan karier. Dunia digital melahirkan jenis profesi baru yang dibutuhkan, padahal sebelumnya enggak pernah kepikiran, lho!

 

Misalnya saja social media specialist. Ini salah satu bidang pekerjaan yang muncul seiring dengan berkembangnya media sosial. Sepuluh tahun lalu, kita mungkin belum mengenal pekerjaan ini, tapi sekarang hampir semua perusahaan membutuhkan social media specialist sebagai bagian dari pemasaran.

 

Perkembangan yang pesat juga berdampak pada perencanaan karier. Tidak jarang banyak yang mempertanyakan pilihan karier saat ini. Ada juga yang ingin berpindah karier ke dunia digital karena memiliki potensi yang sangat besar.

 

Tentu saja, enggak mudah untuk pindah karier. Terlebih kalau background pendidikan yang dimiliki tidak mendukung pilihan karier tersebut. Namun, bukan berarti kamu enggak bisa berkarier di bidang tersebut, lho.

 

Enggak ada salahnya untuk membuat perencanaan karier baru yang disesuaikan dengan kebutuhan saat ini. Yuk, perhatikan hal berikut.

 

Bingung hitung modal untuk lanjut pendidikan? Yuk, gunakan Kalkulator Finansial dari Swara Tunaiku untuk bantu kamu hitung dana pendidikanmu. Hitung di sini.

 

Hal penting dalam perencanaan karier

 

Kalau saat ini kamu sedang menyusun ulang perencanaan karier, berikut beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan:

 

1. Switch career?

 

Salah satu pilihan yang bisa dilakukan adalah berpindah bidang pekerjaan. Banyak alasan yang membuat seseorang memutuskan untuk berpindah ke bidang pekerjaan lain. Salah satunya karena potensi yang besar.

 

Pindah jalur karier merupakan tindakan berisiko tinggi. Pastikan kamu memiliki modal yang cukup untuk terjun ke bidang tersebut.

 

Misalnya kamu memutuskan untuk terjun ke bidang content marketing, sebelumnya kamu bisa mengambil online course agar memiliki pemahaman yang cukup di bidang tersebut.

 

Dalam switch career, kamu juga bisa mempertimbangkan bidang yang enggak berbeda jauh dengan pekerjaan saat ini.

 

Misalnya, kamu sudah bekerja sebagai marketer. Kamu bisa pindah ke digital marketing. Meski berbeda, setidaknya kamu sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman dasar di bidang tersebut.

 

Baca juga:

Daftar Perusahaan yang Menerapkan Work from Anywhere di Indonesia

3 Pilihan Kerja Sampingan Fleksibel yang Cocok untuk Para Single Parents

6 Kerja Part Time untuk Mahasiswa dan Tips Membagi Waktunya

 

2. Asah soft skill

 

Enggak semua bidang pekerjaan di dunia digital hanya bisa digeluti oleh lulusan jurusan tertentu. Beberapa pekerjaan terbuka untuk semua jurusan.

 

Namun, kamu akan memiliki nilai lebih jika ada kemampuan yang mendukung. Salah satunya soft skill. Kamu bisa mengasah soft skill yang dibutuhkan di bidang digital jika hal tersebut ada dalam perencanaan karier.

 

Beberapa soft skill yang dibutuhkan dan bisa kamu asah di antaranya kreativitas dan adaptif, mengingat industri digital berkembang dengan cepat dan kamu diharuskan untuk selalu update.

 

Kamu juga bisa mengasah kemampuan leadership dan problem solving. Dua hal ini sangat dibutuhkan jika kamu berencana untuk terjun ke dunia digital.

 

3. Tambah pengetahuan

 

Jika ingin bekerja di industri digital, pastikan untuk selalu update. Termasuk update soal perusahaan atau bidang pekerjaan yang kamu incar. Hal ini akan menjadi nilai tambah yang akan membuatmu lebih menonjol.

 

Misalnya, kamu tertarik untuk berkarier di bidang social media marketing. Kamu bisa mempelajari soal trend di TikTok dan juga potensi yang ada di social media tersebut.

 

Mengingat saat ini TikTok sedang hangat di kalangan anak muda, bahkan ada profesi khusus sebagai TikTok creator, kamu akan memiliki nilai tambah jika paham seluk beluk marketing di platform tersebut.

 

4. Belajar lebih mendalam

 

Seperti yang disinggung di atas, kamu bisa bekerja di bidang digital tanpa harus memiliki background pendidikan khusus. Namun, kamu juga bisa mengasah kemampuanmu dengan cara belajar lagi.

 

Enggak harus lewat kuliah, sekarang ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menambah ilmu di bidang digital, di antaranya:

 

  • Belajar otodidak

Yup, kamu bisa belajar dengan mandiri lewat materi-materi yang kamu temukan di internet. Ada banyak pakar yang berbagi pengalaman di bidang tertentu yang bisa kamu curi ilmunya.

 

Misalnya, kamu tertarik ingin menjadi UX Writer. Kamu bisa belajar mandiri lewat materi dasar dari ahli. Jangan lupa follow media sosial mereka yang sudah lebih dulu bergelut di bidang tersebut, karena mereka suka berbagi ilmu secara cuma-cuma.

 

  • Ikut online course

Sekarang, kamu bisa belajar dari mana saja. Salah satunya lewat online course. Ada banyak platform yang menyediakan jasa online course dengan materi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu.

 

Misalnya RevoU, online learning course yang siap membantumu mempersiapkan diri untuk berkarier di industri teknologi. Beberapa materi menarik yang bisa kamu pelajari di antaranya digital marketing, product management, data analytics, dan lainnya.

 

Selain itu juga ada MySkill, kursus online yang juga bisa kamu pilih untuk mempertajam ilmu di bidang industri digital. Kamu bisa belajar secara online lewat materi yang disiapkan, termasuk materi video agar lebih mudah dipahami.

 

Online course lainnya yang bisa kamu ikuti yaitu Kuncie. Di sini, kamu juga bisa belajar untuk tahu lebih banyak tentang industri kreatif. Misalnya dari Raditya Dika dan Joko Anwar.

 

Dengan mengikuti online course, kamu bisa menambah pengetahuan yang akan menjadi nilai tambah dalam mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

 

Dalam perencanaan karier, kamu bisa melihat potensi yang ada dalam beberapa tahun mendatang. Dengan begitu, kamu bisa mempersiapkan diri agar lebih siap dalam menghadapi tantangan pekerjaan. Selamat mencoba.