SWARA – Â Dunia bergerak begitu cepat, begitu juga kita. Hidup di kota-kota besar yang beritme cepat, bikin manusia jadi supersibuk. Berbagai hal yang diklaim sebagai kebutuhan, mulai dari finansial hingga pengembangan diri, menjadikan manusia untuk selalu mengejar cuan, cuan, dan cuan.Â
Contohnya adalah saya sendiri. Sehari-hari saya bekerja sebagai staf komunikasi di sebuah organisasi di Jakarta, tapi kerap menerima kerjaan tambahan alias freelance. Nggak jarang saya kerja saat akhir pekan. Asal tahu saja, artikel ini pun saya kerjakan saat akhir pekan (menangys).Â
Manusia kota memang sibuk. Saking sibuknya, bernapas pun lupa. Namun, tahukah kamu, sibuk itu bisa jadi bahaya untuk kesehatan kamu sendiri? Bukan cuma secara fisik, tapi juga secara mental. Pasalnya, saat sibuk itulah, manusia lupa untuk memperhatikan kesejahteraan dirinya, karena terlalu sibuk mengejar hal material.Â
Ini alasannya, supersibuk bisa berdampak negatif buat kamu, seperti beberapa hal di bawah ini!
1. Gampang stres
Terlalu sibuk bikin kamu gampang stres. Kerjaan yang menumpuk dan waktu yang selalu ‘kurang’ bikin kamu gampang tertekan dan uring-uringan. Hal ini tentu nggak baik untuk kesehatan mental kamu.Â
Artikel Terkait: Informasi SehatÂ
- Harus Tahu! 5 Alasan Mengapa Tidur Siang Itu Baik untuk Kesehatan
- 4 Hal Mengejutkan yang Ternyata Tidak Baik Bagi Kesehatanmu!
- 5 Manfaat Terong Bagi Kesehatan yang Tak Banyak Orang Ketahui
2. Susah tidur
Banyak orang sibuk yang lupa tidur. Orientasi pada kerja dan hasil kadang membuat kamu mengurangi waktu istirahat. Bahkan ada yang tidur tiga-empat jam dalam sehari. Padahal, waktu yang dianjurkan adalah delapan jam sehari agar beristirahat maksimal dan kamu jadi produktif lagi.
3. Rentan sakitÂ
Kesibukan nggak jarang bikin kamu lupa memperhatikan diri sendiri. Junkfood kerap jadi pilihan karena praktis. Olahraga dan meditasi pun jarang karena waktu lebih banyak terbuang pada pekerjaan. Bila dibiarkan terus, kondisi ini bakal bikin kamu rentan penyakit. Mulai dari yang ringan seperti sakit kepala sampai penyakit parah seperti kanker.Â
4. Nggak menikmati hidup
Satu hal yang kamu lewatkan ketika sibuk adalah menikmati momen saat ini. Ketika sibuk, perhatian kamu terpusat pada pekerjaan dan cuan saja. Sehingga kamu melewatkan hal-hal kecil, tetapi berharga seperti membaca buku dongeng untuk si kecil ataupun bicara mendalam dengan sahabat. Kamu jadi nggak menikmati hidup.Â
5. Minim interaksi dengan yang terkasihÂ
Kalau nggak dikelola, pekerjaan bisa jadi jurang antara kamu dengan orang-orang terkasih. Kalau kamu sibuk terus, interaksi dengan mereka bakal berkurang. Kemesraan pun berkurang, dan bisa berakibat pada miskomunikasi di antara kalian.Â
Berikut adalah tanda kamu butuh istirahat dari kesibukan!
1. Jarang bertemu keluarga dan sahabat
Kalau kamu nggak ingat kapan terakhir bertemu dengan keluarga dan sahabat, itu tandanya kamu terlalu sibuk. Berhenti sejenak dan jadwalkan quality time dengan mereka. Cobalah kurangi kerjaan tambahan.Â
2. Kehilangan makna dan tujuan
Saat kamu meragukan apakah kamu sungguh mencintai pekerjaan atau hanya sekadar memenuhi kebutuhan bulanan, itulah saatnya kamu perlu merenung. Apa alasan kamu mengejar kesibukan? Cobalah untuk terhubung dengan emosimu sendiri.Â
3. Nggak bisa ‘present’
Apakah kamu selalu berpikir tentang pencapaian dalam agendamu? Apakah kamu selalu menatap layar laptop atau ponsel pintarmu? Apakah kamu banyak melamun, bahkan ketika sedang menghabiskan waktu dengan yang terkasih? Ini tandanya pekerjaan sudah merampas kemampuanmu untuk ‘hadir’ bersama orang tercinta. Cobalah mindfulness meditation. Praktik ini dapat mengembalikan rasa kesadaran pada momen sekarang.Â
Artikel Terkait: Sudahkah Kamu Sehat Hari Ini?Â
- 7 Alasan Tubuh Selalu Merasa Lelah dan Mengantuk Sepanjang Hari
- Hidup Sehat, Yuk Sediakan Selalu Makanan Ini di Rumah!
- Konsumsi 7 Makanan ini untuk Meningkatkan Kosentrasimu Saat Beraktivitas
4. Kamu merasa lelah
Bukan sekadar capek, tapi benar-benar lelah. Burn out. Bahkan untuk mengerjakan tugas sederhana pun, energimu payah. Kamu lebih gampang uring-uringan dan frustrasi. Kalau mengalami tanda ini, cobalah untuk nggak membawa pekerjaan ke rumah. Ketika keluar dari kantor, tinggalkan semuanya dan nikmati waktu istirahatmu.Â
5. Nggak pernah liburan
Kamu nggak mau ambil cuti liburan karena kamu nggak mau ketinggalan soal kerjaan. Buatmu liburan hanya buang-buang waktu saja dan bakal membosankan. Padahal, kesibukan itu diam-diam sudah memprogram pikiranmmu untuk menempatkan pekerjaan sebagai nilai self-worth. Ini bahaya, lho. Bila punya pola pikir seperti ini, cobalah ambil lima menit waktu hening saat bangun tidur. Jangan lakukan apa-apa. Diam saja dan rasakan kehadiranmu.Â
Punya ambisi dan tujuan hidup itu nggak salah. Namun, apakah caranya selalu dengan menyibukkan diri dan mengejar cuan? Belum tentu. Kesibukan justru bisa memperbudak kamu, dan kamu pun lupa tentang makna hidup yang sebenarnya, yaitu hidup untuk hidup sendiri.Â