SWARA – Saya memang mengamini kalau masa menjadi mahasiswa adalah masa paling membahagiakan. Masa ini merupakan masa bebas di mana kamu bisa mengekspresikan diri dan mulai mencoba hal-hal baru yang lebih besar. Namun, hal-hal yang menyenangkan itu juga diikuti dengan hal yang nggak menyenangkan. Kalau nggak siap, bisa jadi bumerang dan menimbulkan penyakit mental di kalangan mahasiswa.

 

Penyakit mental yang hadir di kalangan mahasiswa ini disebabkan berbagai hal. Mahasiswa merupakan masa transisi. Dari awalnya anak rumahan yang selalu dalam pantauan dan bantuan orang tua, kamu harus sendirian. Kamu harus mengurusi kehidupanmu yang jauh dari orang tua ini sendirian di indekos. Akademik juga memberikan tuntutan prestasi tersendiri. Belum lagi kalau kamu bertemu dengan orang-orang baru yang berbeda budaya dan sifat. Hal-hal seputar akademik, finansial, sosial, dan segala hal dalam masa transisi ini jadi penyebab mahasiswa megalami gangguan kesehatan mental. 

 

Artikel Terkait: Hal-hal Seputar Mahasiswa

  1. Siapa Bilang Mahasiswa Tidak Bisa Menghasilkan Uang? Begini Caranya!
  2. Deretan Spanduk Unik Ala Mahasiswa di Tengah Aksi Demo
  3. Menjadi Mahasiswa Baru? 4 Hal Ini Perlu Kamu Perhatikan Guna Mendapatkan Nilai Bagus!

 

Bahaya dari kesehatan mental ini nggak main-main. Banyak kasus bunuh diri terjadi karenanya. Untuk itu, setidaknya kamu harus mewaspadai 7 penyakit mental ini!

 

1. Cemas berlebihan

Pernah merasa takut yang berlebihan sampai fobia? Ketakutan berlebihan ini bahkan bisa mengganggu kamu dalam beraktivitas karena kamu cemas sepanjang waktu sampai gemetaran. Jika ya, berarti kamu sedang nggak sehat secara mental. Ada baiknya kamu berkonsultasi ke psikolog di pusat kesehatan. Kamu juga bisa curhat dan berbagi beban dengan teman senasib sepenanggungan.

 

2. Insomnia

Insomnia merupakan salah satu gejala dari penyakit mental. Apakah kamu juga sering mengalami gangguan tidur? Jika ya, kamu harus lebih berhati-hati, ya. Pastikan kamu nggak mengonsumsi kafein. Atur juga jam tidurmu dengan baik. Memasuki pukul 21.00 usahakan sudah di atas kasur dan cobalah pelan-pelan untuk tetap memejamkan mata.

 

3. Gangguan makan

Gangguan makan juga jadi penyakit mental yang sering dialami mahasiswa. Gangguan makan ini bisa berujung pada maag kronis. Well, sesetres apa pun, jangan sampai perutmu kosong, ya. Untuk itu, nggak masalah kalau kamu sedikit boros urusan makan. Coba stoklah makanan yang bergizi dan favorit dalam indekos

 

Artikel Terkait: Konsumsi Makanan Ini agar Sehat Selalu

  1. Nggak Harus Mahal, Lakukan Ini Untuk Bisa Makan Makanan Sehat dengan Bujet Minim
  2. Hidup Sehat, Yuk Sediakan Selalu Makanan Ini di Rumah!
  3. Lebih Hemat #TunaikanRamadhan dengan Bahan Makanan Murah Tapi Sehat

 

4. Menyakiti diri sendiri

Sayangnya, beberapa mahasiswa memilih untuk menyakiti diri sendiri sebagai pengalihan rasa stresnya. Sebagai contoh membenturkan kepala ke tembok, menyayat bagian tubuh tertentu dengan benda tajam, dan tindakan ekstrem lainnya. Tentu saja ini nggak baik, ya. Pastikan kamu selalu berada di tempat ramai, ya. Pastikan indekos-mu juga nggak sepi. Ada baiknya lagi kalau kamu satu kamar berdua dengan sahabatmu.

 

5. Depresi

Depresi juga merupakan salah satu penyakit mental yang biasanya dialami mahasiswa. Kamu nggak bisa menjalani semuanya sendirian. Kamu harus mencari sahabat yang akrab dan selalu bisa kamu ajak bertukar cerita. Salinglah bergotong-royong dan berbagi beban agar kamu nggak merasa sendirian. Dengan demikian, bebanmu pun bisa berkurang.

 

6. Alkohol dan narkoba

Alkohol dan narkoba memang bisa menenangkanmu. Namun, itu hanya sementara waktu. Ketika hari berganti, masalah nggak selesai dan kamu harus tetap menghadapinya. Pastikan kamu memiliki lingkungan pergaulan yang baik. Orang baik nggak akan mengizinkanmu tersesat dalam dunia alkohol dan narkoba. Mereka akan menolongmu keluar dari masalah dan dengan senang hati berbagi beban. 

 

7. ADHD

ADHD merupakan kependekan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Penyakit ini ditandai dengan gejalan hiperaktif dan kurangnya perhatian karena gangguan fungsi dan perkembangan otak. Jika tahap sakit mentalnya sudah sampai ADHD, ada baiknya kamu segera menghubungi psikolog terdekat.

 

Itu dia 7 penyakit mental yang biasa dialami mahasiswa. Jangan sampai salah satu penyakit di atas menimpamu, ya. Untuk itu, milikilah sahabat akrab yang bisa selalu ada saat kamu membutuhkan.