Saturday, 2 May 2026

5 Strategi Membeli Rumah Sebelum Berusia 30 Tahun

SWARA – Semua orang pasti memiliki impian untuk memiliki rumah sendiri sebelum memasuki usia 30 tahun. Namun untuk mewujudkan hal ini pasti sangat tidak mudah karena banyak kendala yang sering menghampiri. Mulai dari gaji yang dirasa tidak mencukupi untuk mengumpulkan budget membeli rumah, hingga harga properti yang tiap tahun menjadi semakin tinggi. Wajar saja jika banyak orang yang merasa bahwa hal ini tidak mungkin diraih sebelum berusia 30 tahun. Padahal, jika kamu memiliki tekad serta usaha yang keras, impian ini bisa saja diwujudkan. Berikut ini merupakan 5 strategi membeli rumah sebelum berusia 30 tahun yang bisa kamu coba.

 

  • Cari rumah di daerah pinggiran kota

Rumah yang berada di tengah kota memang sudah pasti di banderol dengan harga yang sangat tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya kamu mencari rumah yang berada di pinggiran kota. Walaupun sepi, namun biasanya lokasi pinggiran akan menjadi kawasan yang ramai beberapa tahun kemudian. Harga rumah di pinggiran kota biasanya lebih murah, sekitar setengah atau seperempat dari harga rumah yang berada di tengah kota.

 

  • Memilih KPR yang tepat

Setelah melakukan survei lokasi rumah yang diinginkan, sebaiknya kamu juga mencari informasi lengkap mengenai program Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) yang ditawarkan oleh berbagai bank. Dengan melakukan survei, kamu bisa lebih mengetahui keuntungan dan kerugian dari masing-masing program KPR. kamu juga bisa mengetahui KPR mana yang paling cocok untuk besaran gaji kamu.

 

(Artikel terkait:Ā 4 Alasan Generasi Milenial Lebih Memilih Travelling Daripada Nabung Untuk Cicilan Rumah dan Mobil)

 

  • Mulai menabung untuk membantu angsuran

Kamu bisa mulai menabung mulai sekarang untuk membantu angsuran saat membeli rumah nanti. Sebaiknya buat komitmen pada diri sendiri untuk menyisihkan minimal 30% dari uang gaji bulanan. Nantinya uang tersebut akan digunakan untuk menambah dana tunai untuk DP atau angsuran KPR tiap bulannya.

 

  • Mendeposito uang serta berinvestasi

Jika kamu ingin uang tabungan tetap aman dan tidak dibelanjakan, sebaiknya kamu mendepositokan uang tersebut agar tidak bisa ditarik seenaknya. Selain itu, kamu juga bisa melakukan investasi sejak dini, tidak perlu menunggu hingga mapan. Beberapa produk investasi yang bisa kamu coba antara lain saham, reksadana, forex trader, obligasi, hingga emas. Kamu bisa menentukan sendiri, ingin memilih investasi jangka pendek atau investasi jangka panjang.

 

(Artikel terkait: Memperoleh Rumah Murah yang Konon Angker, Beranikah Kamu Menempatinya?)

 

  • Mencari properti operan

Kamu juga bisa mencoba cari lain seperti membeli properti opran atau takeover cicilan properti. Biasanya nilai pada suatu properti di lokasi yang sedang berkembang akan naik sejalan dengan waktu. Kemudian untuk membeli properti yang masih dijaminkan dengan nilai kredit pada beberapa tahun yang lalu akan membuat kamu bisa mendapatkan properti dengan harga yang lebih murah. Tentu saja kamu bisa mendapat nilai taksiran pada waktu yang lalu, walaupun nilai jual saat ini bisa lebih tinggi. Dengan membeli properti operan, kamu bisa membayar properti tersebut dengan harga masa lalu. Lakukan riset pada harga properti yang setara pada lingkungan sekitar untuk membandingkan.

 

Kelima cara di atas merupakan upaya yang dapat kamu lakukan agar bisa membeli rumah sebelum usia 30 tahun. Jika kamu melakukan semua cara di atas dengan sungguh-sungguh, bukan tidak mungkin kan impian tersebut akan terwujud? Selamat mencoba dan mewujudkan impianmu!

 

Oh, ya… Sebelum keluar laman ini, jangan lewatkan juga solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu.

Tunaiku, pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Yuk, tengok juga laman berikut ini: Tunaiku.

Yuk, Intip Beberapa Fakta Keberhasilan Amnesti Pajak Periode Pertama!

SWARA – Amnesti pajak tahap satu baru saja berakhir pada 30 September lalu. Tapi, animo masyarakat terhadap program ini ternyata sungguh di luar dugaan. Nggak sedikit pengusaha besar yang akhirnya berani mengungkapkan hartanya yang selama ini luput dari pajak karena ā€œdiparkirkanā€ di luar negeri.

 

Selain kesempatan yang nggak datang dua kali, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah yang gencar mempromosikan amnesti pajak juga dianggap sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan program ini. Yuk, kita intip beberapa fakta keberhasilan amnesti pajak pada periode pertama ini!

 

Jenis harta yang dilaporkan dalam amnesti pajak

Sebenarnya apa saja sih jenis harta yang harus dilaporkan dalam program tax amnesty ini? Ternyata, harta yang harus dilaporkan nggak hanya berupa kas saja, lho. Ini dia jenis-jenis harta yang dilaporkan oleh wajib pajak saat mengikuti program ini:

 

  • Kas dan setara kas
  • Investasi dan surat berharga
  • Piutang dan persediaan
  • Tanah, bangunan, serta harta tak bergerak lainnya
  • Logam mulia dan barang berharga lainnya

 

Statistik realisasi program amnesti pajak

Berdasarkan data dari situs resmi Dirjen Pajak per 11 Oktober 2016, total harta yang dilaporkan telah menembus angka Rp 3.827 triliun, dengan penjabaran deklarasi dalam negeri Rp 2.703 triliun, deklarasi luar negeri Rp 981 triliun, dan repatriasi Rp 143 triliun. Sementara, realisasi pembayaran tebusan mencapai Rp 97,4 triliun.

 

Sebagai pembanding, pemerintah menargetkan uang tebusan sebesar Rp 165 triliun untuk tiga periode program amnesti pajak yang berjalan 9 bulan. Sementara, deklarasi dan repatriasi ditargetkan masing-masing sebesar Rp 4.000 triliun dan Rp 1.000 triliun.

 

Ini berarti, capaian uang tebusan pada periode pertama ini menyentuh angka 59% persen dari target dan capaian deklarasi mencapai 92,1%. Sementara, realisasi dana repatriasi masih kurang begitu signifikan, berada di 14,3%. Hal ini mungkin karena proses pemindahan dana yang diinvestasikan dari luar negeri ke dalam negeri memang nggak mudah.

 

Selain itu, faktor bahwa wajib pajak punya kegiatan usaha di luar negeri yang memaksa hartanya tetap berada di sana juga sangatlah mungkin. Tapi, harta deklarasi luar negeri tetap berpotensi dibawa pulang kampung pada periode-periode selanjutnya.

 

Adanya perluasan basis pajak

Selain menambah penerimaan pajak, tax amnesty juga menjadi alat untuk melakukan perluasan basis pajak. Per 30 September 2016, karakteristik wajib pajak yang mengikuti program ini meliputi:

 

  • WP yang belum melapor SPT dengan benar: 284.679
  • WP yang belum melaporkan SPT: 62.354
  • WP yang sama sekali baru: 15.856
  • WP yang terdaftar sebelum amnesti pajak: 7.899

 

Baru satu periode, capaian Indonesia sudah mengungguli program amnesti pajak di negara lain

Berdasarkan nilai pencapaian, program amnesti pajak dilakukan di Indonesia adalah yang tertinggi di dunia. Indonesia unggul di atas Italia dengan total deklarasi Rp 1.179 triliun, Chili Rp 263 triliun, dan Spanyol Rp 202 triliun.

 

Dari prosentase terhadap PDB, Indonesia juga mengungguli negara lainnya. Berikut urutan persentase capaian program tax amnesty di berbagai negara terhadap PDB-nya.

 

  • Indonesia (2016): 0,75%
  • Turki (2005): 0,74%
  • Cile (2015): 0,62%
  • India (1997): 0,59%
  • Kolombia (1987): 0,30%
  • Argentina (1995): 0,28%
  • Italia (2009): 0,26%

Program amnesti pajak tentu nggak bisa terealisasi tanpa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Yuk, dukung program ini pada periode selanjutnya!

Panduan Liburan Hemat di Singapura yang Harus Dicoba

SWARA – Singapura merupakan salah satu negara mungil yang memiliki pesona di dalamnya. Apa saja keunikan negeri singa ini? Negara ini begitu tertib, modern, bersih, dan rapi. Tak heran jika Singapura menjadi salah satu destinasi favorit bagi para pebisnis maupun wisatawan. Beberapa objek wisata andalan negeri singa ini antara lain Orchard Road, Merlion Park, Universal Studio, Sentosa Island, Bugis Street, Chinatown, hingga Singapore Flyer. Singapura menawarkan keindahan dalam balutan modernisasi yang menarik untuk dinikmati.

 

Namun terkadang, saat ingin mengunjungi ke Singapura ada kendala yang membuat rencana tersebut jadi gagal. Tentu saja karena mahalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk berlibur ke sana. Seperti yang kita tahu, Singapura memang merupakan salah satu negara dengan biaya hidup paling mahal di dunia. Lalu bagaimana caranya agar bisa tetap pergi ke Singapura namun hemat? Berikut ini merupakan beberapa panduan liburan hemat ke Singapura ala backpacker yang bisa kamu coba.

 

(Artikel terkait: Mau Tahu Kota Dengan Biaya Nge-Date Termahal di Dunia? Ini Dia Budget Nge-Date di 15 Kota Besar di Dunia)

 

Mencari penginapan yang murah, namun tetap nyaman.

Hal pertama yang dapat kamu lakukan ialah dengan cara Ā mencari penginapan yang murah selama berada di Singapura. Namun walaupun murah, kamu juga harus tetap memerhatikan kenyamanannya. Selama berada di sana, kamu tidak memerlukan penginapan mewah dengan beragam fasilitas. Toh penginapan tersebut hanya digunakan untuk istirahat saja kan? Waktumu pasti akan lebih banyak digunakan untuk jalan-jalan. Beberapa penginapan murah dapat kamu jumpai di China Town atau Bugis Street. Biasanya ada juga hotel-hotel yang menawarkan fasilitas sharing room dengan turis lain.

 

Mencari tempat wisata yang tidak dipungut biaya alias gratis

Cara kedua untuk menghemat biaya liburan ialah dengan mengunjungi tempat-tempat wisata yang tidak memungut biaya masuk, seperti Merlion Park, Marina Bay Sands, Gardens by The Bay, Marina Barrage, dan masih banyak lainnya. Jika kamu ingin berbelanja, sebaiknya kamu berbelanja di tempat-tempat belanja murah seperti Orchard Road dan Bugis Street.

 

Mencari tempat makan dengan harga terjangkau

Selama berada di Singapura, kamu bisa menghemat budget untuk makan dengan mencari tempat makan dengan biaya terjangkau seperti food court atau minimarket. Selain menghemat pengeluaran, di dua tempat tersebut kamu bisa merasakan masakan lokal Singapura sekaligus. Kemudian untuk air minum, kamu bisa mendapat air minum gratis di beberapa tempat umum seperti Bandara Changi dan China Town. Air gratis biasanya tersedia di dispenser air minum yang berada di sana.

 

(Artikel terkait: 9 Negara Ini Bisa Kita Kunjungi Tanpa Visa, Lho!)

 

Menggunakan kendaraan umum atau berjalan kaki

Kamu bisa menggunakan kendaraan umum maupun berjalan kaki selama berada di Singapura agar lebih hemat. Beberapa kendaraan umum yang mematok tarif murah antara lain transportasi umum MRT (Mass Rapid Transit) atau bus biasa. Stasiun MRT dapat ditemukan di berbagai tempat wisata yang ada di sana. Biasanya tiket MRT terusan yang bernama STP (Singapore Tourist Pass) dapat dibeli Bandara Changi. Selain menghemat biaya transportasi, kamu juga bisa berjalan-jalan sambil menikmati Singapura.

 

Itu tadi beberapa trik yang dapat dilakukan untuk berlibur ke Singapura dengan cara hemat. Bukan tidak mungkin kan, kamu berlibur ke Singapura dengan biaya yang minim? Selamat mencoba!

 

Semoga artikel yang kamu baca hari ini bermanfaat! Oh iya, ada satu manfaat lagi yang nggak boleh kamu lewatkan. Solusi keuangan bagi kebutuhan-kebutuhanmu sekarang hadir lebih dekat, lebih mudah, dan lebih cepat.

Kamu dapat mengajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kredit di Tunaiku. Langsung saja ajukan pinjamanmu sekarang juga di laman ini: Tunaiku.

7 Tips Kejar Target Nikah dalam Waktu 6 Bulan! Berani Buktikan?

SWARA – Nggak ada rumus pasti dalam menjalani pacaran. Mereka yang sudah pacaran lama bisa jadi hubungannya kandas di tengah jalan. Sementara, ada juga yang belum lama kenal, malah langsung melenggang ke pelaminan tanpa perlu pacaran.

Selain buang-buang waktu, pacaran juga sebenarnya buang-buang uangmu, sih. Bayangkan kalian yang sudah pacaran bertahun-tahun, kira-kira berapa dana yang dihabiskan berdua? Mulai kencan tiap malam minggu, sampai liburan di akhir tahun misalnya. Kalau kalian sudah menikah, bukankah uang itu bisa dimanfaatkan untuk hal lain seperti cicil mobil atau rumah?

Nah, makanya nggak perlulah pacaran lama-lama kalau masa depan belum jelas juga. Lebih baik tentukan target. Tantangan enam bulan pacaran langsung naik pelaminan ini boleh banget kamu coba!

Mulailah dengan menyamakan visi kalian

Ketika memulai hubungan, jangan hanya sibuk bersenang-senang. Cobalah untuk langsung duduk bersama pasanganmu di bulan pertama. Bicarakan tentang visi kalian berdua, lalu hubungan yang kalian jalani mau dibawa kemana. Jika kalian sudah punya visi yang sama dan sepakat ingin menjalani masa depan berdua, kalian bisa melangkah ke level yang berikutnya.

Kalian harus sama-sama jujur sebagai pasangan

Di bulan kedua, manfaatkan waktu untuk benar-benar mengenal pasangan. Beranikan untuk sama-sama jujur tentang diri kalian apa adanya. Jangan menyimpan rahasia, bahkan ceritakan seburuk apapun masa lalu yang kalian punya. Bagaimana pun, kejujuran adalah fondasi dalam hubungan. Kalau kalian bisa melewati tahap ini dengan baik, kalian bisa lanjut.

Buat daftar kelebihan dan kekurangan kalian

Kalian bisa sama-sama membuat daftar kelebihan dan kekurangan pasangan. Coba bandingkan, mana dari keduanya yang lebih panjang. Jika daftar kekurangannya lebih panjang, perhatikan apakah kekurangan-kekurangan tersebut bisa diperbaiki? Di bulan ini, kamu harus tegas menentukan apakah akan lanjut atau lebih baik berhenti.

Terbuka soal penghasilan dan tabungan

Mustahil hidup bersama tanpa bicara soal penghasilan dan tabungan. Di bulan keempat, kamu dan dia harus siap membicarakan keduanya. Jelaskan berapa penghasilan kalian masing-masing, berapa Ā tabungan yang kalian punya, lalu bagaimana kelak kalian mengatur keuangan berdua? Jangan membebankan pada satu orang saja, perkara ini harusnya bisa ditanggung berdua sesuai porsinya.

Kalian harus mencoba sejenak berjauhan

Setelah 4 bulan terlewati dengan lancar, tiba saat di mana kalian harus menguji kesetiaan. Terbiasa menghabiskan waktu berdua, cobalah untuk sejenak berjarak dan menikmati rindunya. Nggak usah bertemu dulu, komunikasi saja secukupnya. Sibukkan diri dengan keluarga, fokus pada pekerjaan, atau me-time. Di titik ini kamu akan tahu apakah pasanganmu memang layak diperjuangkan.

Pendekatan ke orang tua dan keluarga besar

Jika tahap sebelumnya sudah kamu lalui dengan lancar dan kamu sudah bisa memutuskan, beranikan diri untuk bertemu orang tua pasangan.Tahap ini adalah momen di mana kamu dan dia akan sama-sama menunjukkan keseriusan. Dekatkan diri dengan keluarga besar juga, karena kelak setelah menikah kalian sudah harus terbiasa.

Mulai persiapkan pernikahan

Setelah mendapat lampu hijau dari orang tua dan keluarga besar, kamu dan dia sudah bisa fokus mempersiapkan pernikahan. Ingat, mempersiapkan pernikahan juga bukan perkara gampang. Sebisa mungkin kalian harus kompak demi acara yang lancar dan segala hal yang menyertainya. Di momen ini kalian tak cuma butuh uang, tapi juga kesiapan fisik dan mental.

Nah, itu tadi tujuh tahap yang bisa kamu dan pasanganmu lakukan untuk sampai ke jenjang pernikahan. Kelihatannya memang gampang, tapi menjalaninya tak semudah yang dibayangkan. Yang pasti selama punya niat baik dan keinginan kuat, ketujuh tahap itu pasti akan bisa dilalui. Selamat mencoba, Kawan Tunaiku!

Inilah 4 Alasan Logis Menunda Punya Momongan Setelah Menikah

SWARA – Para orang tua zaman dulu sering memberi nasihat bahwa memiliki momongan itu jangan ditunda-tunda. Memang, bertambahnya usia dapat mempengaruhi kesuburan, terutama pada wanita. Tapi, bukan berarti kamu yang baru menikah wajib lekas-lekas punya anak.

Belakangan ini, anak bukan lagi prioritas pasangan yang baru menikah. Menurut data dari Urban Institute, tingkat kelahiran di antara wanita berusia 20-an menurun 15 persen pada 2007-2012. Sementara, riset dari Pew mengungkapkan bahwa jumlah pasangan tanpa anak di Amerika Serikat meningkat hingga dua kali lipat dibanding tahun 1970.

 

Nah, kalau kamu ingin meyakinkan orang tuamu untuk menunda memiliki anak setelah menikah, coba deh gunakan empat alasan logis berikut ini.

 

1. Punya anak butuh kesiapan mental dan emosional yang matang. Jadi, nggak perlu merasa tergesa-gesa.

Menurut psikolog Nerina Garcia-Arcement, Ph.D, kamu nggak perlu merasa terburu-buru punya anak hanya karena merasa ā€œwajibā€ atau karena teman-temanmu sudah banyak yang memiliki momongan. Memiliki anak bisa mempengaruhi banyak hal. Terlebih, kesiapan seseorang sebagai orang tua jelas berbeda-beda dan tidak bisa dipatok berdasarkan usia.

Dengan menunda, kamu akan memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan mental dan emosional kamu demi menjadi orang tua yang baik.

 

2. Menunda punya anak memberi kamu waktu lebih untuk beradaptasi dengan pasanganmu.

Pasca-pernikahan, kamu dan pasangan tentu perlu beradaptasi satu sama lain. Soalnya, menikah beda dengan pacaran. Tanggung jawabmu terhadap pasangan tentu lebih besar. Apalagi, kamu harus menerima segala kekurangan yang dimiliki pasanganmu.

Dengan menunda punya momongan, kamu akan memiliki cukup waktu untuk saling mengerti dan mempercayai, serta beradaptasi dengan ritme kehidupan perkawinan. Jadi, pada saat kalian siap punya anak nanti, kerja sama kalian sebagai suami istri bisa lebih solid.

 

3. Kondisi finansial juga penting untuk diperhatikan. Nggak ada salahnya menunda punya anak sampai kamu sedikit lebih mapan.

Pasangan yang baru saja membina rumah tangga butuh penyesuaian dalam hidup mereka, termasuk dalam urusan keuangan. Mengingat biaya persalinan, popok, dan susu yang nggak murah, menunda punya anak tentu sah-sah saja. Terlebih jika kalian masih merasa belum mapan.

Lebih baik menunggu kondisi finansial kalian lebih aman daripada anak serba kekurangan, ā€˜kan?

 

4. Kehadiran seorang anak juga akan menyita perhatian kalian berdua. Jadi, nikmati saja dulu kebersamaan bersama pasangan.

Keintiman yang dimiliki pasangan suami istri adalah hal penting untuk membangun ikatan antara kalian berdua. Apalagi buat pengantin baru, kalian tentu berharap untuk bisa menikmati kebersamaan sebelum akhirnya perhatian kalian tersita oleh kehadiran si kecil. Jadi, nggak ada salahnya menunda kehamilan sampai kalian puas mengenal satu sama lain.

Kesiapan pasangan adalah faktor penting dalam membesarkan anak. Tanpanya, bisa-bisa anak kitalah yang jadi korban. Apa kamu setuju, Kawan Tunaiku? Jangan lupa tulis di kolom komentar, ya.

4 Syarat Umum Lakukan Pinjaman Online, Dijamin Praktis!

SWARA – Saat ini, jasa pinjaman online Ā dan KTA tanpa kartu kredit telah tersedia di mana-mana dan mudah ditemukan, Kawan Tunaiku. Keberadaan pinjaman tunai seperti ini tentunya akan sangat membantumu yang sedang membutuhkan uang dalam waktu cepat. Syarat-syaratnya pun terbilang sederhana dan prosedur pencairan pinjaman tak memakan waktu lama, hanya dalam hitungan hari.

Kira-kira apa aja sih syarat umum mengajukan pinjaman uang online? Yuk, disimak!

Usia minimal sang peminjam adalah 21 tahun

Usia minimal ini berkaitan dengan kemampuan ekonomi dan mental sang peminjam. Biasanya, mereka yang berumur 21 tahun ke atas telah memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap. Selain itu, dianggap cukup dewasa untuk memahami semua prosedur, tanggung jawab, serta konsekuensi saat mengajukan pinjaman uang online.

 

Berbagai macam dokumen pendukung yang menjadi bukti bahwa kamu sanggup menjadi peminjam yang bertanggung jawab.

Setiap lembaga penyedia jasa pinjam uang online pasti akan memprioritaskan mereka yang memiliki identitas diri dan pekerjaan yang jelas. Pertama-tama, sang peminjam haruslah memiliki KTP dan tinggal di Indonesia agar bisa dihubungi dengan mudah. Kemudian, hal penting berikutnya adalah pertimbangan kesanggupan sang peminjam Ā untuk membayar pinjaman. Poin ini biasanya akan dinilai dari pekerjaan dan pola keuanganmu yang akan akan terlihat dari Surat Keterangan Kerja, arus masuk dan keluar transaksi dari rekening koran, serta slip gaji. Ā 

 

Namanya pinjaman uang online dan tanpa jaminan, pasti memiliki batas maksimal pinjaman

Pada dasarnya, pinjaman uang tanpa jaminan memiliki batas maksimal. Biasanya berkisar tak lebih dari Rp 20 juta. Misalnya saja, pinjaman uang online yang ditawarkan oleh Tunaiku Amar Bank, berkisar dari Ā Rp 2 juta – Rp 10 juta. Dibatasinya nominal peminjaman ini juga untuk menjaga agar sang peminjam bijaksana menggunakan dana pinjaman tunai yang didapatkan.

 

Menyantumkan kontak orang terdekat sebagai referensi

Sang peminjam tentunya harus mengisi nama orang terdekat yang bisa dihubungi. Biasanya sih saudara sedarah yang nggak serumah, tergantung pada persyaratan dari masing-masing lembaga pinjaman online. Syarat ini bermaksud memudahkan penyedia jasa untuk menghubungi mereka saat kamu sedang sibuk. Ā 

Kawan Tunaiku, Ā pinjaman uang online atau KTA tanpa kartu kredit memang ada untuk membantumu mengatasi kendala keuangan secara cepat dan mudah. Tapi, bukan berarti kamu mengajukannya tanpa pertimbangan matang, ya! Jangan sampai pinjaman tanpa jaminan ini malah mempersulit kondisimu kedepannya. Ā 

Agar kamu dapat memahami pinjaman online satu ini, yuk tanyakan ke Tunaiku Amar Bank sebagai salah satu lembaga penyedia jasa pinjam uang online di Indonesia. Untuk mengetahui lebih lengkap prosedur KTA Amar Bank, silakan Ā bertanya di halaman Facebook Tanya Tunaiku, Twitter @tanyatunaiku, atau Line @Tunaiku ya!

Pengen Beli Rumah? Ini Dia 6 Tipe Hunian yang Bisa Dipilih sesuai Kebutuhan dan Budget-mu

SWARA – Rumah bukan sekadar bangunan untuk berteduh dan tidur. Lebih dari itu, rumah adalah tujuan untuk pulang, membangun keluarga, dan membesarkan anak-anak kita. Ā Makanya, beli rumah sendiri jelas nggak boleh ditunda-tunda. Tapi, sebelum kamu membeli sebuah hunian, kamu perlu mengenal berbagai tipe hunian yang tersedia terlebih dulu.

 

Berdasarkan jenisnya, hunian dibedakan menjadi rumah tapak, rumah susun, ruko, dan lain-lain. Rumah tapak pun ada beberapa macam. Yuk, kenali dulu 6 tipe rumah tapak yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan budget-mu!

 

Tipe 21

Dengan luas yang hanya 21 meter persegi, rumah ini terlihat mungil dan minimalis. Dimensi biasanya berupa 3 x 7 meter, 5,25 x 4 meter, atau 6 x 3,5 meter. Pada rumah tipe 21 dengan satu lantai, hanya terdapat 1 kamar tidur. Cocok buatmu yang pengantin baru atau yang menyukai gaya hidup minimalis.

 

Kalau merasa perlu ruang lebih, hunian ini pun bisa kamu perluas menjadi 2 lantai lewat konsep rumah tumbuh. Harga rumah tipe 21 biasanya berkisar antara Rp 80-300 jutaan.

 

Tipe 36

Inilah tipe standar rumah minimalis buat keluarga kecil dengan satu anak atau yang baru menikah. Dengan dimensi 6 x 6 meter atau 9 x 4 meter, rumah ini biasanya sudah dilengkapi dengan dua kamar tidur. Harganya pun masih sangat terjangkau kantong, antara Rp 120-400 juta per unitnya.

 

Tipe 45

Karena luasnya pas dan harganya yang masih terjangkau, rumah tipe 45 menjadi salah satu tipe Ā hunian yang paling banyak dicari. Biasanya, rumah tipe ini memiliki 2-3 kamar tidur dan memiliki ruang tamu dan ruang keluarga yang terpisah. Ingin tahu harganya? Kamu bisa memiliki rumah tipe ini dengan merogoh kocek sekitar Rp 150-500 juta.

 

Tipe 54

Rumah tipe 54 biasanya menawarkan ruangan yang lega dengan 3 kamar tidur, menjadikannya sebagai salah satu hunian favorit bagi kalangan menengah ke atas. Dimensi bangunan umumnya dibuat Ā 9 x 6 meter atau 13,5 x 4 meter. Sementara, per unitnya biasanya dibanderol dengan harga antara Rp 250-800 juta.

 

Tipe 60

Punya dana yang cukup melimpah dan ingin mengeksplorasi rumah sesuai gaya kamu? Rumah tipe 60 ini mampu memberi kamu perasaan luas dan lapang saat tinggal di dalamnya, sehingga kamu pun bisa beraktivitas dengan leluasa, baik itu kerja maupun bersantai. Untuk harganya, kamu bisa menebusnya dengan Rp 300-900 jutaan.

 

Tipe 72

Nah, kalau kamu ingin mengajak orang tua untuk tinggal bersama pasangan dan anak-anak di rumahmu, nggak ada salahnya untuk berinvestasi ke tipe hunian yang satu ini. Dengan kamar yang jumlahnya cukup banyak dan ruangan yang luas, sanak keluargamu bisa beraktivitas di dalam rumah dengan bebas.

 

Tapi, harga rumah tipe 72 memang nggak murah, yaitu berkisar antara Rp 500 juta hingga milyaran rupiah. Selain itu, perawatan rumah sebesar ini juga tentu lebih sulit dibandingkan rumah yang mungil.

 

Kira-kira hunian tipe mana yang bakal menjadi pilihanmu? Yang manapun itu, semoga ia menjadi tempat pulang yang paling nyaman!

Tips Mempersiapkan Gelar Master di Kampus Swasta Jakarta

SWARA – Meraih gelar master sesuai dengan jurusan impian merupakan dambaan setiap orang. Di Indonesia gelar master dikenal dengan istilah S2, sedangkan istilah master berasal dari luar negeri yaitu Master’s Degree (MA). Durasi kuliah S2 biasanya antara satu hingga dua tahun, tergantung pada jurusan yang diambil. Dulu banyak orang yang merasa puas ketika meraih gelar S1 atau sarjana. Namun seiring dengan perkembangan zaman yang begitu pesat, banyak orang ingin memiliki pendidikan setinggi mungkin agar bisa bersaing dalam meraih pekerjaan terbaik yang diinginkan. Tak heran jika kuliah S2 sangat diminati, terutama di kota besar seperti Jakarta.

Sebenarnya tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, di Jakarta sendiri banyak kampus negeri atau swasta yang menawarkan program kuliah master. Antara kampus negeri atau swasta memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kampus swasta juga menawarkan program perkuliahan yang tak kalah berkualitas. Dari segi harga pun tidak terlampau jauh dari kampus negeri. Beberapa kampus swasta berkualitas di Jakarta yang menawarkan program S2 antara lain Universitas Mercu Buana, Universitas Bina Nusantara, Universitas Trisakti, Universitas Gunadarma, Universitas Multimedia Nusantara, dan masih banyak lainnya. Berikut ini merupakan tips mempersiapkan gelar master di kampus swasta yang ada di Jakarta:

 

  • Memperjelas tujuan kuliah S2

Sebelum menentukan universitas, sebaiknya Anda memperjelas tujuan dasar melanjutkan kuliah S2 terlebih dahulu. Apakah ingin menambah pengetahuan, menambah kesempatan karir yang lebih mapan, atau hanya sekedar ingin menambah gelar? Jika tidak memiliki tujuan yang jelas, maka semua tenaga, uang, dan waktu akan terbuang sia-sia. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap masa depan Anda nantinya, ā€˜Mau apa setelah kuliah S2 selesai?’.

 

  • Meriset jurusan dan universitas

Jika tujuannya sudah jelas, maka Anda bisa segera memilih jurusan dan universitas yang diinginkan. Anda bisa mencari beberapa universitas swasta di Jakarta yang menawarkan jurusan master dengan keungulannya masing-masing. Sesuaikan juga universitas yang dipilih dengan jarak dari rumah maupun fasilitas di sekitar kampus.

 

  • Mempersiapkan keuangan

Setelah menentukan jurusan dan universitas, sebaiknya Anda segera mempersiapkan seluruh biaya untuk kuliah. Universitas swasta di Jakarta sebagian besar mematok biaya kuliah yang cukup tinggi, sesuai dengan kualitasnya. Persiapkan semuanya mulai dari uang pendaftaran, uang masuk, atribut, SPP, dan biaya lainnya hingga lulus. Jika dirasa mampu, sebaiknya Anda mempersiapkan seluruh biaya hingga lulus sedini mungkin. Namun jika biayanya masih kurang, Anda bisa mencoba cara lain seperti melakukan pinjaman tunai, pinjaman uang tanpa jaminan, dan lainnya.

 

  • Mencari informasi sebanyak mungkin

Anda harus sering-sering mencari informasi mengenai kuliah master yang Anda inginkan. Saat ini banyak lembaga-lembaga maupun universitas yang menawarkan beasiswa kuliah master, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Siapa tahu Anda bisa mendapatkannya, bukan? Tentu saja beasiswa dapat meringankan beban keuangan Anda.

 

  • Mempersiapkan kemampuan dan dokumen

Setelah mempersiapkan ketiga hal di atas, kini saatnya Anda mempersiapkan bekal kemampuan yang dibutuhkan untuk kuliah S2 nantinya seperti kemampuan berbahasa asing. Banyak universitas swasta di Jakarta unggulan yang mewajibkan calon mahasiswanya bisa fasih berbahasa Inggris saat perkuliahan. Anda bisa mengikuti tes TOEFL, GMAT, maupun GRE.

Kelima hal di atas merupakan beberapa tips untuk mempersiapkan kuliah master di universitas swasta di Jakarta. Intinya, kuliah S2 memerlukan banyak persiapan yang matang seperti kemampuan berbahasa, belajar secara mandiri, manajemen waktu, hingga biaya.

Menikmati Long Weekend dengan Budget Minim? Siapa Takut!

SWARALong weekend segera tiba! Saat ini, sebagian orang mungkin sudah menggenggam tiket dan bersiap mengepak koper, untuk pergi sejenak meninggalkan kota. Sayangnya, tak menutup kemungkinan sebagian dari kamu justru tanpa rencana menjalani long weekend. Bisa jadi, kendalanya ada pada biaya.

Kata siapa berlibur membutuhkan budget besar? Faktanya, ada kok liburan asyik yang tak perlu menjebol kantong. Nah, ketimbang gigit jari lantaran tak melakukan apa-apa, berikut adalah sepuluh inspirasi liburan berbudget minim yang bisa kamu lakukan.

  1. Berkemah

Yuk, nikmati segarnya alam luar dengan berkemah. Bermodalkan tenda, satu set alat tidur, dan alat masak, dijamin pikiranmu akan segar seketika. Tak punya peralatan kemah? Kamu bisa menyewa atau justru mengikuti paket berkemah, lho. Ingin berkemah di hutan, gunung, atau justru camping ground terdekat? Kamu bahkan bebas memilih.

  1. Piknik Ceria

Cukup mencari taman atau lokasi wisata outdoor terdekat, menggelar karpet, lalu duduk dan habiskannlah harimu dengan orang terdekat. Tak ingin bepergian ke luar rumah? Kamu bahkan bisa menggelar pesta barbeqyu sederhana di halaman belakang.

  1. Menginap di Hotel

Menginap di hotel tak selalu mahal, kok. Faktanya, ada banyak cara untuk menekan budget. Kamu bisa memesannya ketika promo berlangsung, membeli voucher atau kupon diskon, hingga mencarinya di beragam situs penginapan murah.

  1. Tur Museum

Di kota-kota besar seperti Jakarta, ada banyak museum yang bisa kamu kunjungi. Apalagi, harga tiket masuknya pun amat terjangkau.Bukan hanya menyegarkan pikiran, berkeliling museum juga mampu meningkatkan pengetahuanmu, lho. Sebagai pelengkap, kamu bahkan bisa menggunakan transportasi umum untuk menjangkau setiap tempat.

  1. Berkeliling Kota

Hiruk-pikuk perkotaan kerap kali membuat kita tak menyadari, ada hal-hal istimewa di sekitar kita yang terlewat begitu saja. Nah, kamu bisa menjelajahi setiap sudut menarik di kotamu dan menemukan hal-hal unik di dalamnya. Berkunjung ke kios buku tua, makan di salah satu resto jadul, atau sekadar melihat-lihat arsitektur tua bisa jadi pengalaman berharga yang menjadikan liburanmu berkesan.

  1. Berburu Kupon

Long weekend adalah saat bagimu untuk memanjakan diri sendiri. untuk menghemat pengeluaran, kamu bisa ā€œberburu kuponā€ di berbagai situs. Umumnya, beberapa fasilitas istimewa seperti tempat pijat, perawatan tubuh, spa, restoran, dan sebagainya menawarkan potongan harga atau bahkan gratis saat long weekend!

  1. Traveling

Jangan ragu untuk bervakansi sedari dini. Apalagi soal biaya. Faktanya, selalu ada cara yang bisa dilakukan untuk menekan budget. Misalnya dengan memesan tiket jauh-jauh hari, memilih tempat terjangkau, ā€œmenumpangā€ teman, hingga memanfaatkan paket wisata.

Sebuah survei yang diadakan oleh Contiki Holidays menemukan, 75% orang di atas 35 tahun umumnya menyesal tidak sering ber-traveling selagi muda. Nah, apakah kamu ingin jadi salah satunya?

  1. Beraktivitas di Rumah Bersama Keluarga

Long weekend bisa berarti saat yang tepat untuk menghabiskan waktumu bersama keluarga. Bukan hanya menekan budget. Setidaknya sebuah penelitian yang digagas oleh University of British Columbia mengungkapkan, mereka yang menghabiskan waktu dan keluarga cenderung lebih bahagia, ketimbang yang tidak.

Nah, bersama keluarga, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat liburan lebih bermakna. Bisa dengan menggelar nonton film bareng, makan malam istimewa bersama, atau justru sekadar mengobrol ringan.

  1. Berkarya

Segarkan pikiranmu dengan mengasah lagi hobi dan kemampuanmu. Entah membuat lagu, menulis buku, atau justru melukis, pastikan kamu tidak berhenti berkreasi dan menjadi produktif, ya!

  1. Istirahat

Liburan tak melulu harus bepergian atau beraktivitas. Kamu bisa ā€œmeliburkanā€ tubuhmu dari aktivitas maupun beban harian yang ā€œmemberatkanmuā€. Pulihkan lagi siklus hidupmu, misalnya dengan tidur teratur, mengonsumsi makanan sehat, berolahraga, atau meditasi.

Ketimbang bersungut-sungut dan tak melakukan apa-apa, yuk coba salah satu dari sepuluh inspirasi liburan berbudget minim di atas!

5 Tipe Istri Berdasarkan Caranya Mengelola Keuangan Rumah Tangga, Kamu yang Mana?

SWARA – Mengelola keuangan rumah tangga adalah salah satu tugas istri. Nggak mudah memang, butuh kemampuan untuk bisa mencukupkan kebutuhan dengan uang yang diberikan oleh suami. Beruntung kalau suamimu memberikan budget lebih, tapi kalau ternyata yang diberikan serba pas-pasan, istri diharuskan putar otak.

 

Ternyata, kemampuan istri dalam mengelola keuangan rumah tangga itu beragam. Nggak semuanya sama, masing-masing punya ciri khas tersendiri sesuai sifat dan karakternya. Nah, berikut ini akan dijelaskan tipe-tipe istri berdasarkan caranya mengelola keuangan rumah tangga. Yuk, simak!

 

Istri yang tahu diri

Istri tipe ini adalah dia yang mau mengerti kondisi keuangan keluarga. Tahu bahwa penghasilan suaminya nggak besar dan dirinya sendiri juga nggak punya penghasilan, dia pun memilih untuk berhemat. Dia bukan istri yang gampang iri saat tetangga atau teman-temannya punya perabotan baru. Dia nggak ambisius dan belanja sesuai kebutuhan saja.

 

Istri yang boros

Tipe kedua ini adalah yang suka menghambur-hamburkan uang. Umumnya, dia akan lebih banyak menuntut kepada suami. Memaksa agar semua permintaannya terpenuhi. Padahal, penghasilan suami sebenarnya hanya cukup untuk kebutuhan-kebutuhan pokok saja. Bahkan, sebagai istri pun dia nggak ikut berkontribusi dalam menghasilkan uang.

 

Istri yang cekatan

Dia adalah istri yang punya seribu cara untuk mendapatkan uang. Alih-alih diam berpangku tangan, dia memilih aktif mencari cara agar bisa punya penghasilan sendiri. Selain ingin membantu keuangan keluarga, dia juga punya tujuan untuk memenuhi keinginan pribadi. Dengan penghasilan sendiri, tentu sah-sah saja kalau si istri ini doyan belanja atau mengikuti tren seperti teman-temannya.

 

Istri yang super hemat

Tipe yang satu ini memang terbilang unik. Dia adalah istri yang akan melakukan segala cara supaya bisa berhemat. Uang pemberian suami akan seminimal mungkin digunakan. Seluruh keluarga pun diajarkan untuk selalu hidup hemat setiap hari. Bahkan sekali dia punya penghasilan sendiri, hal itu nggak membuatnya gampang menghamburkan uang.

 

Istri yang galak

Menguasai semua uang yang dihasilkan suami adalah keinginannya. Bagi dia, nggak boleh ada sepeser pun uang penghasilan suami yang luput dari matanya. Pokoknya, dia ini galak dan tegas banget deh kalau urusan uang. Anak-anak pun biasanya jadi korban. Mereka nggak bisa sembarangan minta uang jajan karena si ibu atau si istri ini bisa marah besar.

 

Dari sekian tipe istri dalam mengelola keuangan keluarga ini, mungkin kamu termasuk salah satunya. Sebenarnya, mengelola keuangan keluarga itu susah-susah gampang tapi sekaligus seru. Kamu mau jadi tipe istri yang mana? Yuk, tulis pendapatmu di kolom komentar.