Friday, 1 May 2026

Ini 5 Prinsip Kerja Orang Jepang yang Patut Kamu Tiru!

SWARA – Siapa yang nggak tahu dengan negara bunga sakura, Jepang? Meski kalah perang, sering diguncang gempa, dan nggak memiliki banyak sumber daya alam, negeri matahari terbit ini mampu jadi salah satu raksasa industri di Asia, bahkan dunia. Ini karena orang Jepang sudah menanamkan budaya disiplin dan etos kerja yang luar biasa sejak dini.

 

Seandainya kita bisa menerapkan etos kerja orang Jepang dalam kehidupan sehari-hari, Indonesia pasti cepat maju, deh. Ini dia lima prinsip kerja orang Jepang yang patut kamu tiru!

 

1. Prinsip Bushido

Bushido yang mengandung arti ā€˜ksatria’ ini merupakan kode etik golongan samurai pada masa feodal Jepang. Seorang samurai memiliki loyalitas dan totalitas terhadap tuannya. Ia bahkan rela melakukan harakiri (bunuh diri dengan menusuk perut) untuk mengembalikan kehormatan dirinya.

 

Nah, semangat bushido ini ternyata mengakar dalam etos kerja masyarakat Jepang. Mereka memiliki loyalitas dan pengabdian tinggi terhadap perusahaan dan bekerja dengan penuh kehormatan dan totalitas. Hal ini membuat orang Jepang cenderung loyal dan jarang berpindah-pindah perusahaan.

 

2. Makoto dan Ganbatte Kudasai

Makoto bisa diartikan sebagai kejujuran dan ketulusan. Dalam melakukan pekerjaannya, orang Jepang memegang teguh prinsip ini, yaitu bekerja keras dengan semangat, kejujuran, dan ketulusan. Sementara, ganbatte kudasai adalah kata-kata penyemangat yang kerap diucapkan orang Jepang, yang dalam konteks bekerja berarti semangat pantang menyerah sampai tujuan tercapai.

 

3. Konsep Keishan

Keishan berarti kreatif, inovatif, dan produktif. Lewat prinsip ini, orang Jepang nggak takut untuk berkarya secara kreatif dan melakukan inovasi-inovasi yang berbeda. Inilah mengapa kita kerap menemui hal-hal yang unik di Jepang. Selain itu, konsep ini juga membuat orang Jepang selalu terbuka mempelajari hal-hal baru saat bekerja.

 

4. Prinsip Kaizen

Prinsip kaizen menekankan ketepatan waktu dalam menyelesaikan pekerjaan. Artinya, kamu harus fokus dan tidak boleh menunda-nunda agar pekerjaanmu selesai sesuai jadwal yang ditentukan. Keterlambatan akan menjadi sebuah kerugian bagi diri sendiri, perusahaan, dan konsumen. Untuk menghasilkan produk yang berkualitas, waktu dan biaya haruslah optimal.

 

Makanya, jarang kita lihat ada orang Jepang yang datang terlambat ke tempat kerja. Mereka juga umumnya malu pulang lebih awal dan disiplin dalam membedakan waktu kerja dan istirahat.

 

5. Tidak ada pekerjaan yang remeh

Sekecil apapun, orang Jepang tidak pernah menganggap remeh suatu pekerjaan. Faktanya, perusahaan Jepang mendidik karyawannya untuk bekerja mulai dari tingkat terbawah. Tanpa pandang bulu, karyawan baru di sana bisa saja diminta untuk mengelap meja, merapikan dan memfotokopi berkas, maupun hal-hal lain yang sering kita anggap sebagai pekerjaan sepele.

 

Lewat prinsip ini, karyawan di sana diajarkan tentang kemandirian dan mengenal semua lini produksi perusahaan dengan baik. Bagi perusahaan di Jepang, karyawan adalah sebuah investasi berharga. Makanya, ia harus mengenal perusahaannya dengan baik dari level terendah.

 

Nah, buat meningkatkan produktivitas kerja, sudah selayaknya kita meniru etos kerja orang Jepang di atas! Semangat, Kawan Tunaiku!

Supaya Bisa Liburan Akhir Tahun dengan Uang Sendiri, 5 Cara Ini Bisa Kamu Coba!

SWARA – Akhir tahun biasanya jadi momen yang tepat untuk pergi liburan, apalagi buat kamu yang selama setahun penuh sibuk dengan rutinitas pekerjaan. Berlibur ke luar kota atau bahkan ke luar negeri tentu jadi pilihan menyenangkan.

Sayangnya, liburan juga butuh modal. Kasarnya, kamu nggak bisa pergi liburan tanpa bawa bekal uang ā€˜kan? Nah, supaya bisa aman liburan di akhir tahun, apa aja sih yang harus kamu lakukan sekarang? Gimana caranya mengumpulkan uang? Yuk, simak langsung di artikel ini!

Jangan malu cari kerja paruh waktu

Buatmu yang pengen liburan di akhir tahun ini, coba kumpulkan uang dengan cara kerja paruh waktu. Nggak perlu malu, toh kamu memang butuh uang untuk kesenanganmu. Khusus yang masih mahasiswa misalnya, kamu bisa memilih pekerjaan seperti jaga warnet atau jaga tempat persewaan buku.

Manfaatkan barang bekas

Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah memanfaatkan barang bekas. Misalnya dengan cara membuka garage sale. Coba cek lagi barang-barang apa aja yang ada di kamar dan gudang rumahmu. Kalau ada barang bekas yang masih layak dipakai, jual aja biar bisa menghasilkan uang buat liburan.

Gunakan kemampuan yang kamu punya

Kamu pasti punya banyak kemampuan yang bisa dimanfaatkan. Misalnya melukis atau memasak. Nah dengan kemampuan yang kamu punya ini, lakukan sesuatu yang sekiranya bisa menghasilkan uang. Nggak ada salahnya kalau kamu buka jasa lukis wajah buat temanmu yang mau kasih kado ke pacarnya. Kamu juga bisa buka jasa katering di rumah dan memanfaatkan kemampuan yang kamu punya.

Kreativitasmu juga bisa jadi uang

Banyak hal yang bisa kamu lakukan buat dapat uang. Salah satunya dengan memaksimalkan kreativitasmu. Misalnya kamu suka bikin prakarya lucu atau souvenir-souvenir unik. Nah, kreativitasmu ini bakal bisa jadi sumber uang kalau kamu mau serius menekuninya.

Coba, deh ikutan Referral Gamification Tunaiku!

Selain cara-cara di atas, ada juga cara seru untuk mendapatkan uang untuk bekal liburan yaitu dengan ikutan Referral Gamification dari Tunaiku. Kamu bisa merekomendasikan Tunaiku ke keluarga atau teman yang membutuhkan solusi keuangan. Mirip main game, untuk setiap aplikasi yang disetujui kamu bisa mendapatkan rezeki tunai sebesar Rp 25 ribu hingga 35 ribu. Kamu juga bisa berpetualang menyelesaikan serangkaian misi. Untuk setiap misi yang terselesaikan, kamu akan naik level dan dapat poin ā€˜gold’ yang bisa ditukar dengan berbagai hadiah menarik.

Nah, gimana? Kamu jadi makin semangat mengumpulkan uang untuk bekal liburan akhir tahunmu nanti ā€˜kan? Jangan ragu untuk menjajal cara-cara di atas ya. Asalkan mau serius menekuni, liburan di akhir tahun dengan uang sendiri bukan hal mustahil lagi.

 

Buat Pemula, Lebih Baik Beli Mobil Baru atau Bekas? Ini 4 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan!

SWARA – Ketika mobil sudah dirasa sebagai kebutuhan, nggak ada salahnya menginvestasikan tabunganmu untuk membeli kendaraan ini. Tapi, kira-kira mendingan beli mobil baru atau mobil bekas, ya? Tiap pilihan tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

 

Nah, biar kamu nggak tambah pusing bakal pilih yang mana, lebih baik kamu pertimbangkan dulu hal-hal berikut, baru memutuskan!

 

1. Sesuaikan harga mobil dengan kemampuan finansialmu

Harga antara mobil baru dan mobil bekas memang mempunyai selisih yang lumayan. Untuk membeli sebuah mobil baru, DP yang biasanya harus kamu bayarkan adalah 30% dari harga mobil tersebut. Bagi sebagian orang, DP ini agak memberatkan.

 

Sementara, DP pembelian mobil bekas cukup fleksibel, tergantung dari negosiasimu dengan pihak leasing. Harganya pun jelas lebih murah dibandingkan mobil baru. Tinggal sesuaikan mana yang sesuai dengan budget-mu.

 

2. Terkadang, harga bisa terkompensasi dengan biaya perawatan

Mobil baru memang lebih mahal, tapi kamu juga memperoleh garansi pembelian plus gratis servis selama beberapa bulan. Selain itu, mobilmu juga bisa dipastikan belum ada cacat atau rusak sama sekali akibat pemakaian.

 

Sementara, saat memilih mobil bekas kamu memang harus lebih jeli dalam menggali riwayatnya. Soalnya kita nggak tahu apakah mobil tersebut pernah mengalami insiden yang mengakibatkan kerusakan atau tidak. Kita juga nggak tahu apakah pemilik sebelumnya merawat mobilnya dengan benar atau tidak. Jangan sampai tergiur harga murah tapi biaya perawatannya jadi melonjak gara-gara sering ngadat.

 

3. Berbeda dengan mobil baru, mobil bekas memungkinkanmu memperoleh fitur tambahan

Ketika membeli mobil baru, fitur yang kamu dapatkan adalah standar bawaan pabrik. Selain itu, kamu juga harus menunggu surat-suratnya keluar agar mobilmu benar-benar laik jalan. Kalau digunakan untuk pribadi sih nggak masalah, tapi lain halnya bil mobil kamu akan digunakan untuk keperluan usaha.

 

Karena surat-surat sudah lengkap, mobil bekas bisa langsung digunakan di jalan. Hal ini jelas lebih menguntungkanmu yang ingin menggunakannya untuk usaha. Kalau beruntung, kamu juga bisa mendapatkan fitur tambahan, misalnya velg atau audio system yang lebih bagus dari bawaan pabrik karena dijual sekalian bersama mobilnya.

 

4. Depresiasi dan premi asuransi juga patut kamu perhatikan

Mobil baru biasanya mengalami nilai depresiasi yang lebih tinggi dibandingkan mobil bekas. Ini artinya setelah dipakai selama satu tahun, harga mobil baru akan jatuh jauh lebih rendah ketika kamu memutuskan untuk menjualnya kembali. Sementara, harga jual kembali mobil bekas biasanya nggak terlampau jauh dibandingkan saat kamu membelinya.

 

Tapi, umumnya mobil baru memiliki premi asuransi yang lebih rendah, sementara kita harus membayar premi yang lebih tinggi untuk mobil bekas. Pos ini biasanya termasuk ke dalam cicilan. Artinya, suku bunga cicilan yang ditawarkan pada mobil baru mungkin lebih rendah dari mobil bekas.
Nah, setelah mempertimbangkan hal-hal di atas, mudah-mudahan kamu nggak bingung lagi menentukan untuk membeli mobil baru atau mobil bekas. Yuk, tulis opinimu di kolom komentar. Menurutmu, lebih hemat beli mobil baru atau bekas?

Bersiap untuk Kuliah Sambil Bekerja

SWARA – Gelar memang bukan jaminan kualitas seorang individu. Bisa saja seorang karyawan tidak memiliki etos kerja yang baik dan tidak memberikan hasil pekerjaan yang berkualitas walaupun memiliki gelar tinggi dari suatu universitas. Sebaliknya, tidak sedikit pula orang yang dikenal sukses walaupun tidak mengenyam pendidikan tinggi, atau bahkan putus sekolah. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan yang tinggi merupakan salah satu cara untuk mengembangkan karir dengan lebih maksimal. Alasan itu pula yang bisa menjadi alasanmu untuk mempertimbangkan untuk kembali kuliah dan mendapatkan pendidikan demi memperluas pengetahuan yang sesuai dengan bidang kerjamu.

Kuliah sambil bekerja memang bukan hal yang mudah. Padahal kemungkinan besar kamu tidak siap secara finansial untuk berhenti bekerja dan tidak mendapatkan gaji selama kamu kuliah, terutama kalau kamu telah berkeluarga. Lalu apa yang harus kamu lakukan demi mempersiapkan diri untuk kuliah sambil bekerja?

 

  • Siap dan yakin

Sebelum kamu memutuskan untuk kuliah sambil bekerja, tanyakan pada dirimu sendiri, apakah kamu siap menjalani perubahan gaya hidup yang pasti akan terjadi? Karena saat kuliah sambil bekerja, otomatis waktumu untuk diri sendiri dan keluarga akan berkurang dibandingkan dengan yang kamu miliki saat ini. Selain itu, bersiaplah untuk selalu konsisten dengan motivasi yang telah kamu buat, karena akan ada saatnya ketika kamu merasa lelah dengan semua tanggung jawab yang kamu miliki, sehingga godaan untuk berhenti sebelum berhasil mencapai tujuan sangat besar.

 

  • Buat perencanaan yang baik

Usahakan untuk mendapatkan kalender akademik dari kampusmu, sehingga kamu bisa memastikan bahwa tidak ada jadwal penting yang bentrok antara kuliah dan pekerjaanmu.

 

  • Luangkan waktu untuk belajar dan mengerjakan tugas

Cari waktu yang paling memungkinkan bagi kamu untuk mengejar materi perkuliahan serta mengerjakan tugas, misalnya di akhir pekan atau di malam hari setelah pulang kantor. kamu harus disiplin mengikuti rencana belajar yang kamu buat, sehingga kamu tetap bisa mengikuti perkuliahan dengan baik.

 

  • Beritahu atasan kamu mengenai rencana kamu bersekolah lagi

Sebaiknya atasan kamu mengetahui mengenai rencana yang kamu miliki. Yakinkan beliau bahwa rencana kuliahmu tidak akan menurunkan kualitas kerjamu dan pengetahuan yang akan kamu dapatkan dari kuliah akan memberi manfaat bagi pekerjaan kamu. Dukungan atasan akan sangat membantu dalam menjalani dan menyeimbangkan kehidupan bekerja, kuliah, dan keluarga.

 

  • Persiapkan biaya

Mungkin kamu cukup beruntung untuk mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah kamu. Tapi kalau rencana kuliah lanjutan kamu bergantung pada biaya dari kamu sendiri, maka kamu harus mempersiapkan biaya yang cukup besar. Jangan hanya menghitung biaya sekolah seperti tuition fee dan uang pendaftaran. Perhitungkan pula biaya tambahan seperti buku, bacaan pendukung, dan lain-lain.

Kalau kamu merasa siap dan memiliki dana yang cukup untuk kuliah sambil bekerja, tak ada salahnya untuk mengambil keputusan penting tersebut. Anggap saja kuliah yang kamu ambil sebagai investasi yang penting untuk karirmu.

Uang Kertas dan Koin Rupiah Bakal Tampil dengan Wajah Baru, Sudah Tahu Belum?

SWARA – Setelah beberapa waktu lalu santer terdengar soal wujud uang baru, pemerintah kini telah membuat ketetapan. Ada 12 gambar pahlawan pada uang kertas dan logam yang kabarnya akan segera diganti. Ā Keputusan ini tertuang dalam Keppres No. 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Nah, penasaran ā€˜kan siapa saja pahlawan yang terpilih serta bagaimana wujud uang kertas dan logam yang baru? Yuk, simak!

 

Pecahan Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah)

Pecahan Rp 100 ribu ini tidak akan mengalami perubahan. Gambar Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H. C.) Drs. Mohammad Hatta tetap dijadikan gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas NKRI ini.

 

Pecahan Rp 50.000,00

https://endangtaryana94.files.wordpress.com/2012/06/juanda_1.jpg

Jika sebelumnya terdapat gambar I Gusti Ngurah Rai pada pecahan Rp 50 ribu, kini akan digantikan gambar Pahlawan Nasional Ir. H. Djuanda Kartawidjaja. Ia adalah pencetus Deklarasi Djuanda dan Menteri Keuangan ke-11 dengan periode jabatan 10 Juli 1959 sampai 6 Maret 1962.

 

Pecahan Rp 20.000,00

http://www.tokohindonesia.com/index2.php?option=com_resource&task=show_file&id=19417&type=thumbnail_article

Pada pecahan Rp 20 ribu sebelumnya, terdapat gambar Pahlawan Nasional Oto Iskandar Dinata. Nah, pada tampilan uang yang baru ini akan digantikan dengan Gambar Pahlawan Nasional Dr. G.S. S. J. Ratulangi yang merupakan aktivis kemerdekaan dari Sulawesi Utara.

 

Pecahan Rp 10.000,00

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/b/be/Frans_Kaiseipo.jpg/220px-Frans_Kaiseipo.jpg

Gambar Pahlawan Nasional Frans Kaisepo akan menggantikan gambar Sultan Mahmud Badaruddin II pada gambar depan pecahan Rp 10 ribu. Frans Kaisepo adalah tokoh yang terlibat dalam Konferensi Malino pada 1946 sekaligus menjabat sebagai Gubernur Papua. Ia pula yang mencetuskan nama Irian.

 

Pecahan Rp 5.000,00

http://3.bp.blogspot.com/-n0BMqcud7II/UZMJGC1L8_I/AAAAAAAAACo/ZRH0GJIVH0I/s640/imam.jpg

Sebelumnya, gambar Tuanku Imam Bondjol yang berada di bagian depan pecahan Rp 5 ribu. Pada tampilan uang baru nanti, gambar Pahlawan Nasional Dr. K.H. Idham Chalid adalah yang akan menggantikan. Ia pernah menjabat sebagai wakil Perdana Menteri Indonesia di Kabinet Ali Sastroamidjojo II dan Kabinet Djuanda.

 

Pecahan Rp 2.000,00

https://kusdiyono.files.wordpress.com/2012/06/mohammad_husni_thamrin.png

Gambar Pahwalan Nasional Mohammad Hoesni Thamrin adalah yang akan menggantikan gambar Pangeran Antasari pada pecahan Rp 2 ribu. Hoesni Thamrin merupakan politisi di era Hindia Belanda yang memulai pergerakannya sebagai tokoh lokal Betawi.

 

Pecahan Rp 1.000,00 kertas

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/5/5a/Cut_Nyak_Meutia.jpg/220px-Cut_Nyak_Meutia.jpg

Gambar Kapitan Pattimura pada uang kertas pecahan Rp 1 ribu nantinya akan digantikan dengan gambar Pahlawan Revolusi asal Aceh, Tjut Meutiah. Ia adalah sosok pahlawan wanita yang melakukan perlawanan terhadap Belanda bersama suaminya di tanah Aceh.

 

Pecahan Rp 1.000,00 logam

Pada pecahan Rp 1 ribu uang logam, terdapat gambar Mr. I Gusti Ketut Pudja. Ia adalah salah satu tokoh yang melakukan perumusan negara Indonesia melalui Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mewakili Sunda Kecil, yang saat ini dikenal sebagai Bali dan Nusa Tenggara.

 

Pecahan Rp 500,00 logam

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/d/df/Djenderal_Major_TB_Simatupang.png/220px-Djenderal_Major_TB_Simatupang.png

Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang bakal menjadi ikon uang logam pecahan Rp 500,00. Lebih dikenal dengan nama TB Simatupang, ia adalah tokoh militer dan gereja di Indonesia. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia atau KASAP.

 

Pecahan Rp 200,00 logam

http://3.bp.blogspot.com/_NH-xSMedrAY/Sv0AmwlMfcI/AAAAAAAAAos/nCXTg2U8s7c/s320/tjiptomangunkusumo.jpg

Pada pecahan Rp 200,00 uang logam akan digunakan gambar Dr Tjipto Mangoenkoesoemo. Sebagai salah satu anggota Tiga Serangkai bersama Ki Hajar Dewantara dan Ernest Douwes Dekker, ia adalah sosok yang sangat kritis terhadap pemerintahan penjajahan Hindia Belanda.

 

Pecahan Rp 100,00 logam

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/65/Herman_Johannes.jpg/220px-Herman_Johannes.jpg

Gambar Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta, Prof. Dr. Ir. Herman Johannes menjadi ikon di uang logam pecahan Rp 100,00. Pria kelahiran Nusa Tenggara Timur ini merupakan cendekiawan, politikus, dan ilmuwan yang pernah menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum periode 1950 – 1951.

Nah, itu tadi sekilas tentang pahlawan dan tokoh-tokoh yang muncul pada uang kertas dan logam yang baru. Untuk cari tahu lebih lanjut tentang kisah dan sepak terjang pahlawan dan tokoh ini, silakan buka kembali buku-buku sejarahmu ya!

 

Kehabisan Uang Pasca Jalan-Jalan? Kalau Begitu 3 Hal Ini Layak Kamu Tunaikan

ā€œBepergian adalah satu-satunya hal yang kamu beli, yang bisa membuatmu bertambah kaya.ā€

TUNAIKU.COM – Ya, kutipan di atas memang nggak muluk-muluk. Lewat traveling ke suatu tempat yang asing, kamu dapat ā€œmembeliā€ pengalaman baru yang mungkin tak ā€˜kan kamu dapatkan di tempat asalmu. Hal inilah yang membuat anak muda seperti kamu perlu berkelana.

 

Tapi, bepergian ke suatu tempat tentu berpotensi menguras tabungan. Lantas, apa jadinya ya kalau sepulang jalan-jalan kamu langsung bokek alias kehabisan uang? Nah, simak dulu beberapa tips berikut biar kamu siap untuk trip selanjutnya!

 

1. Tinjau kembali pengeluaran kamu selama traveling

Bila kamu adalah tipe orang yang nggak merancang anggaran untuk traveling, kemungkinanmu untuk menghabiskan dana selama perjalanan jauh lebih besar, lho! Jadi, sangatlah penting untuk meninjau ulang semua pos pengeluaran saat perjalanan terakhirmu.

Meski kamu tak membuat anggaran, jangan malas untuk mencatat setiap pengeluaran di travel note kamu, termasuk struk-struknya bila ada. Hal ini akan sangat membantumu ketika hendak meninjau ulang pengeluaranmu selama trip. Kalau memungkinkan, cek juga penggunaan kartu kreditmu.

2. Bulatkan tekadmu untuk menyingkirkan pos-pos yang tak perlu pada trip selanjutnya

Setelah me-review pengeluaranmu, kamu pasti bakal menemukan pos-pos yang memboroskan uang padahal sebenarnya nggak penting-penting amat. Misalnya, kamu mungkin terlalu banyak beli oleh-oleh. Baik sih, tapi selain menguras dompet, oleh-oleh yang berlebihan juga membuat kamu harus membayar charge bagasi tambahan.

Atau, kamu mungkin terlalu sering naik taksi untuk berkeliling di tempat tujuan? Padahal, sebenarnya kamu bisa naik transportasi umum yang lebih murah atau menyewa kendaraan buat muter-muter seharian.

Nah, pandai-pandailah mengeliminasi dan mensubtitusi pos-pos pengeluaran yang dirasa kurang penting. Buat juga anggaran sederhana sebelum kamu memutuskan untuk jalan-jalan lagi. Dijamin deh, pengeluaranmu bakal jauh lebih ngirit saat trip berikutnya!

3. Jangan patah arang menatap saldo tabungan yang hampa. Biarkan ini menjadi cambuk semangat untuk lebih giat bekerja!

Menatap saldo tabungan yang nyaris kosong kadang memang bikin hati miris. Tapi, tak apa, bukankah dari traveling kemarin kamu telah menikmati berbagai pengalaman berharga? Kamu tentu ingin merasakan petualangan lainnya, ā€˜kan?

 

So, jadikan hal ini sebagai cambuk semangat agar kamu lebih getol mendulang rupiah. Bekerjalah lebih giat di kantor. Bila memungkinkan, jangan ragu mengambil peluang untuk melakukan usaha sampingan. Ingat, petualanganmu selanjutnya sudah menanti!

Memang, tabungan yang kandas pasca traveling bukanlah hal yang sia-sia. Tapi, kamu mesti bisa merencanakan perjalananmu selanjutnya dengan lebih bijaksana. Nah, apakah kamu punya tips lainnya? Langsung bagikan di kolom komentar ya.

Ini Dia 5 Hal yang Hanya Dipahami Pasangan yang Sudah Menikah!

SWARA – Ngomongin masalah finansial dalam pernikahan seringkali nggak ada ujungnya. Selesai memenuhi kebutuhan yang satu, muncul lagi seribu kebutuhan-kebutuhan lainnya. Tapi, hal ini nggak perlu disikapi dengan tegang dan kaku. Soalnya kalau salah urat, kamu malah jadi nggak bisa mikir.

Terkadang, kita justru perlu menyikapi masalah dengan santai. Kalau perlu, tambahi dengan sedikit guyonan supaya kita bisa menertawai diri sendiri sembari mengusahakan solusi. Terutama kalau keadaannya seperti di bawah ini.

 

1. Cinta itu nggak bikin kenyang.

Kalimat ini sering jadi andalan orang-orang tua saat melihat anaknya pacaran dengan pria yang nggak jelas masa depannya. Hal ini memang ada benarnya. Soalnya cinta itu memang nggak mengandung zat gizi seperti karbohidrat, protein, atau lemak, apalagi vitamin dan mineral.

Makanya, membayar tanggung jawab menghidupi keluarga kecil kita memang nggak cukup hanya dengan cinta. Tapi, kita bisa mengkonversi cinta itu menjadi motivasi. Dengan begitu, kita bisa berani bekerja lebih keras mencari nafkah demi mencukupi kebutuhan anak istri kita.

 

2. Ekspektasi: ā€œSuami kerja, istri belanjaā€. Kenyataan: ā€œSuami kerja, istri juga kerja!ā€

Masih banyak yang berpandangan bahwa hakikatnya istri sebaiknya tinggal di rumah untuk mengurus suami dan anak-anak. Tapi, zaman sekarang seorang istri dan ibu yang bekerja itu menjadi hal yang biasa. Nggak hanya sebagai aktualisasi diri, tapi juga membantu meringankan beban yang dipikul oleh suami.

 

3. Cincin kawin nggak selalu melingkar di jari manismu, soalnya kadang-kadang dia mesti masuk ā€œsekolahā€ dulu.

Pernikahan hari pertama: ā€œCincin ini nggak akan lepas dari jariku.ā€

Pernikahan hari ke-3.456: ā€œMa, cincinnya sekolah dulu ya, biar bisa bayar uang masuk sekolah anak kita.ā€

 

Kondisi keuangan dalam rumah tangga memang nggak selalu mulus. Seperti roda, kadang kita di atas dan kadang terpuruk di bawah. Nah, sewaktu berada di bawah itulah cincin kawin direlakan untuk ā€œsekolahā€ alias digadaikan demi mencukupi beragam kebutuhan yang cukup mendesak.

 

4. ā€˜Pondok Mertua Indah’ yang nggak seindah kedengarannya.

Keadaan kadang memaksa pasangan suami-istri untuk tinggal di rumah orang tuanya. Meski tampaknya menyenangkan karena bakal ada yang membantu mengurus anak, tapi kenyataannya nggak sedikit pasangan yang merasa kurang betah tinggal di Pondok Mertua Indah.

 

Ini karena nggak jarang drama cekcok terjadi antara menantu dan mertua gara-gara perbedaan pandangan. Sementara, si anak jadi kayak pelanduk, bingung mau membela pasangan atau ortunya.

 

5. Jodoh itu nggak ke mana(-mana).

Istri: ā€œPa, Mama sekarang kok nggak pernah diajak jalan-jalan berdua, sih?ā€

Suami: ā€œMenurut Mama, kenapa kita menikah?ā€

Istri: ā€œYa, karena kita jodoh, Pa.ā€

Suami: ā€œYa itulah, kalau jodoh ā€˜kan nggak ke mana.ā€

 

Kencan romantis tiap malam minggu kayaknya berlaku cuma pas pacaran saja. Udah kawin? Boro-boro. Banyak yang lebih suka berdiam di rumah pas weekend untuk mengerjakan pekerjaan rumah yang tertunda atau sekadar beristirahat. Kalaupun akhirnya keluar jalan-jalan, pasti gara-gara anaknya sudah merengek minta diajak bepergian.

Nah, apakah ada keadaan di atas yang kamu banget, Kawan Tunaiku? Yang jelas, hal-hal di atas dinikmati aja, nggak usah terlalu dipusingkan! Kenapa? Karena hidup nggak kaya di drama Korea atau dongeng Cinderella. Menikah nggak selamanya berbunga-bunga, dibutuhkan kerja sama, kerja keras, dan pengorbanan dari suami-istri supaya bahtera rumah tangganya tetap stabil. Setuju? Yuk, tulis pendapatmu di kolom komentar.

Adaptasi di Lingkungan Kerja Memang Tantangan bagi Para Fresh Graduate, tapi Ini Hanya Masalah Waktu, Kok!

SWARA – Kerja kerasmu selama proses rekrutmen terbayar sudah. Setelah mengikuti diklat atau training selama beberapa waktu untuk mengenal job desc dan perusahaan tempatmu bekerja, akhirnya kamu bisa bersorak menyambut hari pertamamu bekerja. Pakaian oke, sepatu oke, rasa percaya dirimu melambung. Berbagai ekspektasipun bermunculan, seperti sambutan hangat rekan-rekan kerja seniormu.

Tapi semua itu berantakan begitu kamu tiba dikantor. Nggak ada sambutan selamat datang yang meriah. Rekan kerja seniormu hanya tersenyum, menyalamimu sekenanya, dan sibuk dengan pekerjaannya sendiri. Kamu pun kelabakan ketika atasanmu memberi pekerjaan yang bukan jadi job desc-mu. Ini membuatmu takut meminta bantuan kepada senior karena tak ingin dipandang rendah. Ah, adaptasi memang nggak mudah. Kalau seperti ini, harus bagaimana nih?

Ini hanya masalah waktu. Percayalah, semua Ā seniormu juga pasti mengalami hal yang sama dulu.

Banyak hal yang harus kamu sesuaikan ketika proses adaptasi ini. Mungkin itu soal gaya berpakaian. Kamu nggak pernah nyaman memakai sepatu hak tinggi atau dasi, karena semasa kuliah kamu lebih suka celana jeans, sepatu olah raga, dan kaos. j

Dulu saat kuliah, kamu gampang menyambung apapun obrolan kawanmu. Tapi sekarang? Kamu bilang ā€œhaiā€ pada rekan seniormu saja, arang dipedulikan. Ingin nyambung obrolan mereka, kamu bingung karena belum mengenal mereka.

Jangan stres kalau kamu sekarang sedang mengalaminya. Teman terbaik untuk berdamai dengan keadaan adalah waktu. Hanya soal waktu, sampai kamu terbiasa mengenakan pakaian formal dan menjadi akrab dengan para seniormu.

Pada dasarnya, tiap orang butuh waktu penyesuaian yang berbeda-beda. Berusaha mempercepat atau memperlambatnya hanya akan merusak adaptasi yang ada.

Berapa waktu rata-rata yang dibutuhkan oleh seseorang untuk beradaptasi di lingkungan kerja baru? Situs Careernews.id menyebutkan, sebanyak 77 persen karyawan baru membutuhkan waktu maksimal 6 bulan. Jika setelah 6 bulan, adaptasimu belum mengalami perubahan, berarti ada yang salah dari prosesmu. Mungkin kamu terburu-buru ingin beradaptasi dengan cara mengenal seluruh karyawan dalam waktu singkat. Saat pertama kali kamu mengajak mereka berbicara, kamu menanyakan masalah-masalah yang serius atau justru kamu menceritakan permasalahan yang tak layak kamu ceritakan. Hati-hatilah. Tindakan seperti itu bisa merusak chemistry-mu sehingga berakibat buruk pada proses adaptasi.

Sebaliknya, jangan juga terlalu menutup diri. Kalau rekan kerjamu mengajakmu makan siang bareng atau karaokean sepulang kerja, iyakan saja. Itu kesempatan buatmu untuk mengenal mereka secara lebih dekat. Soal adaptasi, masing-masing orang punya waktu yang berbeda. Jangan permasalahkan berapa lama, tapi ikuti saja prosesnya dengan tidak mempercepat atau menundanya. Semoga sukses ya dengan pekerjaan barumu!

Punya pengalaman tentang adaptasi di lingkungan kerja baru? Yuk share pengalamanmu di kolom komentar. Jangan lupa sebarkan tulisan ini ya, siapa tahu ada kawanmu yang sedang galau karena belum bisa adaptasi dengan lingkungan kerja barunya.

Buat Kamu Pekerja Muda, Ini 5 Cara Tunjukkan Baktimu Pada Orang Tua

SWARA – Kewajiban anak tentulah berbakti pada orang tua. Apalagi bagi kamu yang sudah dewasa, membalas jasa-jasa orang tua tentu jadi tugasmu. Salah satu caranya adalah dengan memberikan apa yang kamu punya.

Yup! Sebagai pekerja muda, kamu tentu sudah punya penghasilan sendiri. Meski belum bisa dibilang mapan secara finansial, setidaknya selalu ada gaji yang masuk di rekeningmu setiap bulan. Maka dari itu, sudah saatnya kamu menunjukkan baktimu pada orang tua!

Sisihkan uang untuk belanja kebutuhan rumah

Kamu mungkin masih tinggal bersama orang tu hingga sekarang. Meski sudah punya penghasilan sendiri, kamu bisa makan dan tinggal gratis. Itulah mengapa setidaknya kamu mulai ikut mengambil peran. Misalnya dengan membelikan kebutuhan sehari-hari di rumah seperti sabun mandi, minyak goreng, atau gula.

Ambil peran dengan ikut membayar listrik

Di pekerjaanmu yang sekarang, kamu mungkin belum bisa memberikan uang yang banyak pada ayah dan ibu. Tapi, setidaknya kamu bisa turut serta membantu membayar kebutuhan-kebutuhan bulanan yang terjangkau. Salah satunya dengan membayar listrik. Jika ternyata tagihan listrik terlalu banyak, kamu pun bisa menyumbang membayar setengahnya saja.

Membiayai sekolah adik juga bisa jadi pilihan

Selain belanja bulanan atau membayar tagihan listrik, membiayai sekolah adik jadi salah satu cara yang bisa kamu pilih. Misalnya kamu punya adik yang masih duduk di bangku SD atau SMP, kamu bisa mengambil tanggung jawab membayar biaya sekolah mereka. Dengan begitu, beban yang ditanggung orang tua pun akan terasa lebih ringan.

Menyiapkan tabungan pensiun orang tua

Tidak harus memberikan bantuan yang bisa dinikmati saat itu juga, ada cara lain yaitu dengan menyiapkan tabungan pensiun. Yup! Kelak orang tua akan menjalani masa pensiun, maka menyiapkan dana untuk mereka adalah salah satu yang bisa kamu lakukan. Ada berbagai jenis tabungan pensiun yang bisa kamu pilih, sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan dan usia orang tuamu.

Siapkan asuransi untuk kedua orang tuamu

Selain menyiapkan dana pensiun, kamu juga bisa mendaftarkan asuransi untuk orang tua. Pilih asuransi jiwa atau asuransi kesehatan sesuai kebutuhan orang tuamu. Sebaiknya pilih asuransi dengan premi terjangkau sehingga kamu tidak akan merasa keberatan untuk membayarnya setiap bulan.

Orang tua tentu akan merasa senang dibantu anak-anaknya. Bukan perkara seberapa banyak uang yang bisa kamu berikan, tapi kesadaran dan kemauanmu itulah yang bakal membuat mereka bangga sekaligus terharu. Artinya, perjuangan mereka selama ini untuk membesarkanmu sungguh tidak sia-sia. Setujukah kamu dengan artikel ini? Yuk, bagi opini atau pengalamanmu di kolom komentar.

Ini 5 Keunggulan Pinjaman Online Tunaiku yang Harus Kamu Tahu!

SWARA – Kamu sedang butuh dana segar dari pinjaman online, Kawan Tunaiku? Pastinya udah pernah dengar produk pinjaman Amar Bank yang namanya Tunaiku, kan? Sebagai salah satu fintech terpercaya penyedia jasa pinjam uang online di Indonesia, Tunaiku hadir menjadi solusimu, lho.

 

Kenapa sih, harus mempercayakan kebutuhan pinjam uang tanpa jaminan ke Tunaiku? Berikut 5 keunggulan pinjaman online Tunaiku yang dijamin bikin kamu tambah yakin!

 

  1. Tunaiku menerapkan bunga flat 3% per bulan

Dengan ketentuan bunga flat alias tetap, kamu nggak perlu dikhawatirkan dengan besaran cicilan pinjaman tunai yang semakin besar setiap bulannya. Lebih bagus lagi, rencana pengaturan pemasukan dan pengeluaranmu bisa lebih terjaga dan stabil.

 

  1. Nggak ada denda kalau bayar lebih cepat dari tenggat

Bukannya nggak mungkin kan kalau ternyata kamu mampu membayar pinjaman online-mu lebih cepat dari rencana. Misalnya, keuntungan bisnismu ternyata lebih besar atau balik modal lebih cepat dari perkiraan awal. Apabila hal ini terjadi, pihak pemberi pinjaman akan mengalami kerugian. Makanya, terkadang ada yang memberikan nilai penalti yang cukup besar. Tapi, di pinjaman tanpa jaminan Tunaiku Amar Bank, kamu bisa kok membayar sisa pinjaman lebih cepat tanpa denda apa pun.

 

  1. Tanpa biaya administrasi, asuransi, ataupun materai

Terkadang, untuk mengajukan pinjaman tunai, sang nasabah harus punya modal dulu untuk membayar biaya-biaya di awal. Beberapa di antaranya adalah biaya administrasi, asuransi, dan materai. Nominal biaya ini kalau dijumlahkan cukup besar, lho. Umumnya berkisar antara 1% – 3,5% dari total pinjaman yang diajukan. Memberatkan bukan? Lain halnya dengan KTA Amar Bank yang membebaskan nasabahnya dari ketiga biaya di atas.

 

  1. Biaya administrasi yang bisa dicicil selama proses periode peminjaman

Nah, untuk biaya administrasi pinjaman online ini, Tunaiku Amar Bank mematok sebesar Rp 540.000. Eits, jangan keder dulu dong. Lagi-lagi Amar Bank memberikan keringanan dengan memperbolehkanmu mencicil biaya administrasi berbarengan dengan pinjamanmu. Jadi, kamu nggak perlu khawatir ya!

 

  1. Program menarik yang bisa memberikanmu penghasilan tambahan lumayan

Tunaiku Amar Bank baru-baru ini meluncurkan program menarik yang disebut referral gamification! Melalui referral gamification ini, kamu bisa mendapatkan komisi sebesar Rp 25 – 35 ribu untuk setiap aplikasi valid yang diajukan dengan menyertakan kode referral-mu. Nggak hanya ngasih komisi, referral gamification ini seru banget karena memang dibuat kayak nge-game beneran dengan rangkaian petualangan dan gold yang dikumpulkan. Semakin tinggi levelmu, semakin banyak gold yang kamu dapatkan. Gold ini pun bisa kamu tukarkan dengan berbagai hadiah menarik. Klik di sini untuk memulai petualangan di referral gamification Tunaiku!

 

Tunaiku, sebagai produk KTA tanpa kartu kredit oleh Amar Bank dapat menjadi pilihan pinjaman online yang tepat. Nggak hanya memberikan kemudahan di proses peminjaman dan pencairan, Tunaiku juga sudah terdaftar di OJK, kok, sebagai badan keuangan yang sah dan terpercaya.

 

Yuk, segera klik Tunaiku Amar Bank dan temukan jawaban kebutuhan pinjaman online-mu! Untuk mengetahui lebih lengkap prosedur KTA Amar Bank, silakan bertanya di halaman Facebook Page Tanya Tunaiku, Twitter @tanyatunaiku, atau Line @Tunaiku ya!