Friday, 1 May 2026

Bagaimana Rasanya Kuliah di Kanada?

SWARA – Kuliah di luar negeri adalah salah satu impian beberapa orang. Salah satu destinasi kuliah yang populer adalah Kanada. Mengapa Kanada? Ada beberapa alasan yang menempatkan Kanada sebagai destinasi kuliah favorit. Jika kamu salah satu yang bermimpi untuk berkuliah di Kanada, mungkin kamu tahu apa saja yang membuatmu menjadi sangat berminat untuk kuliah di negara sebelah utara Amerika tersebut.

Lalu, bagaimana rasanya jika kuliah di Kanada? Beberapa hal yang menguntungkan akan kamu rasakan jika nantinya kamu bisa kuliah di negara tersebut. Yuk, simak!

Kanada akan membuatmu cukup nyaman untuk tinggal di sana

Banyak orang bilang kalau Kanada adalah negara identik dengan musim salju yang sangat dingin. Tapi, tahukah kamu bahwa sebenarnya tidak semua wilayah Kanada itu sangat dingin? Ada beberapa tempat yang bahkan suhunya bisa mencapai 30 derajat Celcius.

Selain itu, Kanada adalah negara yang memiliki pemandangan alam dan tempat wisata terindah di dunia. Bagi kamu penikmat alam, pemandangan yang ditawarkan Kanada seperti pemandangan di atas bukit, air terjun hingga pesisir pantai akan membuatmu tergila-gila dan betah di sana.

Tidak hanya pemandangan alam yang disuguhkan di sana, kota utama yang modern di Kanada juga akan membuatmu malas meninggalkannya. Fasilitas yang bisa membuat orang-orang berminat untuk kuliah sekaligus tinggal di Kanada salah satunya adalah pelayanan kesehatannya yang gratis. Kanada juga dikenal sebagai tempat yang sangat aman dan tenang untuk tempat kuliah. Tak heran jika United Nations menobatkannya menjadi negara terbaik untuk ditempati selama 20 tahun berturut-turut.

(Artikel terkait:Ā Ingin Dapat Beasiswa LPDP? Simak Kisah dan Tips dari Penerima Beasiswa LPDP Ini)

Pendidikan berkualitas tinggi

Rasanya aneh jika Kanada ditempatkan sebagai negara favorit untuk kuliah jika tidak memiliki kualitas pendidikan yang baik. Kualifaksi pendidikan yang dimiliki Kanada setara dengan gelar-gelar yang diperoleh di Amerika, Inggris serta negara-negara kuliah populer lainnya.

Tidak heran jika empat dari universitas di Kanada masuk dalam peringkat 100 besar universitas terbaik. beberapa universitas tersebut antara lain adalah University of Toronto, University of British Columbia, McGill University dan McMaster University. Program-program akademisinya pun direvisi secara reguler oleh setiap institusi untuk menjaga standar. Jadi, jika kamu berkuliah di Kanada, kamu akan merasakan kualitas pendidikan yang disuguhkan oleh Kanada tidak jauh berbeda dengan Amerika.

 

Merasakan biaya hidup terjangkau di negeri orang

Bagaimana dengan biaya hidup di Kanada? Sebagai negara barat, Kanada merupakan negara dengan biaya hidup yang sangat terjangkau dan jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Amerika. Dengan budget yang bisa kamu habiskan untuk hidup pas-pasan di kota-kota mahal seperti London, New York dan Sydney, kamu bisa hidup sangat nyaman dan mewah di kota-kota mahal serta modern di Kanada seperti Toronto, Montreal atau Vancouver.

Tidak hanya itu, universitas-universitas yang ada di Kanada menerima pendanaan publik sehingga biaya kuliah terbilang lebih rendah dengan Amerika. Beasiswa pun disediakan oleh pemerintah. Menggiurkan bukan?

(Artikel terkait:Ā Buat yang Berencana Kuliah S2, Perhatikan 7 Beasiswa yang Bisa Kamu Kejar di Tahun 2017 Ini!)

Prospek setelah lulus kuliah

Jika kamu berkuliah di Kanada dan memutuskan untuk tinggal di sana, tidak perlu mengkhawatirkan prospek ke depannya. Kalau ternyata kamu ingin meniti karir di Kanada, hal tersebut sangatlah memungkinkan. Peraturan hukum Kanada mengijinkan mahasiswa internasional yang telah lulus dari universitas atau college Kanada untuk bekerja di sanaĀ selama satu tahun.

Tidak cuma itu, mahasiswa internasional juga dapat bekerja sambil kuliah. Kamu juga tidak perlu cemas karena 90% lulusan dari institusi di Kanada bisa mendapatkan pekerjaan di Kanada setelah mereka lulus. Peluang untuk bekerja di sana juga besar sehingga kamu sebagai mahasiswa yang menimba ilmu di Kanada akan termotivasi.

 

Semoga artikel yang kamu baca hari ini bermanfaat! Oh iya, ada satu manfaat lagi yang nggak boleh kamu lewatkan. Solusi keuangan bagi kebutuhan-kebutuhanmu sekarang hadir lebih dekat, lebih mudah, dan lebih cepat.

Kamu dapat mengajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kredit di Tunaiku. Info lebih lanjut bisa dilihat di link berikut: Tunaiku

Ingin Dapat Beasiswa LPDP? Simak Kisah dan Tips dari Penerima Beasiswa LPDP Ini

SWARA – Siapa sih yang nggak ingin melanjutkan kuliah ke jenjang S2 jika punya kesempatan? Apalagi kalau biaya kuliah dan kehidupan sehari-hari ditanggung oleh beasiswa. Pasti enak banget, Kawan Tunaiku.

Sekarang sudah banyak beasiswa yang menawarkan tanggungan biaya kuliah sekaligus biaya kehidupan sehari-hari, salah satunya LPDP. Kamu pasti tahu, kan? Beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Indonesia ini memang lagi diminati oleh para pemburu beasiswa S2 yang ingin melanjutkan sekolah di luar negeri.

Nah, kali ini kamu bisa tahu segala sesuatu tentang LPDP langsung dari para penerima beasiswa LPDP, mulai dari alasan mereka memilih LPDP dan bagaimana kisah mereka bisa sampai dapat beasiswa tersebut. Langsung kita simak, yuk!

 

Ingin kuliah S2 gratis

Alasan seseorang ingin apply beasiswa pasti karena ingin lanjut sekolah gratis, begitu juga dengan Rizal dan Addina. Rizal merupakan awardee LPDP PK-53 yang sekarang melanjutkan kuliah di Australian National University dan mengambil program Master of Arts untuk spesialisasi English Studies (Sastra Inggris). Rizal memang berniat mendapatkan beasiswa LPDP ini karena dengan melanjutkan pendidikan, hal tersebut dapat menunjang karirnya kelak. Perjalanan Rizal untuk mendapatkan beasiswa LPDP juga nggak semulus yang kita kira. Ia pernah nggak lolos seleksi dan akhirnya mencoba sampai berhasil.

Berbeda dengan Rizal, proses Addina mendapatkan beasiswa LPDP justru lebih mulus. Addina yang sekarang melanjutkan studi di Politecnico di Milano dan mengambil jurusan Product Service System Design (Master Degree) mengaku kalau ia sempat dibuat deg-degan saat harus mendapatkan surat rekomendasi dari seniornya di tempat iya dulu bekerja. ā€œKarena posisinya saat itu sudah kembali ke kota asal dan berbeda domisili dengan senior, sehingga surat rekomendasinya harus dikirim dengan bantuan teman.ā€

 

Tahap wawancara yang terpenting

Dalam proses seleksi beasiswa LPDP, kita akan dihadapkan dengan berbagai tahap seleksi. Mulai dari seleksi administratif sampai tahap seleksi substansif, yang terdiri dari tahap interview, diskusi kelompok, dan menulis essay. Menurut Addina, tahap interview ini merupakan tahap yang paling krusial. ā€œInterview sebenarnya tricky kalau kamu sendiri nggak meyakinkan dan kalau tidak salah memang interview LPDP termasuk salah satu bagian dengan poin tertinggi dari keseluruhan seleksi LPDP,ā€ katanya.

Rizal pun sependapat dengan Addina. Menurut Rizal, pada tahap interview inilah kita harus menjadi diri kita sendiri dan jangan sampai mengarang-ngarang karena berusaha untuk membuat pewawancara kagum. ā€œBeberapa orang mencoba tidak menjadi dirinya sendiri ketika diwawancara. Nah, justru hal itu yang harus dihindari, karena jika kamu hanya mencoba “mengarang” cerita agar sesuai kriteria awardee LPDP, biasanya para pewawancara akan tahu hal itu. Jadi, intinya adalah niat awal kita yang harus “diluruskan”, sekolah ke luar negeri itu untuk kepentingan bangsa, bukan untuk kepentingan personal,ā€ jelas Rizal.

 

Kuliah gratis, nambah teman pula

Kita pasti udah tahu kalau keuntungan dapat beasiswa LPDP adalah biaya kuliah dan biaya kehidupan sehari-hari yang ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Tapi ternyata nggak hanya itu saja, lho. Kalau kita lolos tahap seleksi, otomatis kita akan mendapat banyak teman baru dalam proses bersiapan keberangkatan.

Menurut Rizal dan Addina, salah satu proses yang paling seru dari beasiswa LPDP ini adalah ketika bertemu dengan teman-teman dari seluruh Nusantara di Persiapan Keberangkatan (PK). ā€œDitambah lagi dengan pertemanan ketika kita kuliah dengan orang-orang dari seluruh dunia,ā€ tutur Rizal.

 

Sebelum berangkat, butuh persiapan

Yang namanya mau pergi ke negeri orang dan memasuki lingkungan baru, pastinya kita butuh persiapan ekstra, dong, supaya di sana tidak gelagapan. Buat Addina, belajar bahasa negara asal merupakan faktor penunjang, apalagi untuk negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris. ā€œWalaupun sekolahnya full english, tapi untuk kehidupan sehari-hari cukup penting bisa berhitung dan vocabulary standar dari bahasa negara tersebut. Walaupun in fact, saya sendiri nggak mempersiapkan bahasa Italia sebelum berangkat. Ha-ha-ha, tapi lama-lama bisa sedikit-sedikit sendiri kok,ā€ katanya.

Berbeda dengan Addina, buat Rizal, mempersiapkan materi kuliah sebelum berangkat ke sana menjadi prioritas. Rizal beruntung karena daftar bacaan sudah ada di website kampus dan bisa langsung dicicil. ā€œDan karena saya mengambil tesis, saya mulai membaca objek penelitian dan literatur sekunder. FYI, di program yang saya ambil, sebelum dapat diterima, saya harus memiliki topik tesis dan supervisor dulu, sehingga ketika perkuliahan dimulai, saya tinggal memperdalam topik saya dibantu oleh supervisor,ā€ jelas Rizal. Hmmm…ternyata beda-beda ya persiapannya.

 

Pesan terakhir dari Rizal dan Addina, ketika kamu memiliki rencana untuk mengajukan beasiswa LPDP, kamu harus jadi diri sendiri dan yakin kalau kamu mampu serta layak untuk mendapatkan kesempatan ini. Jangan lupa untuk memikirkan apa kontribusimu untuk kemajuan negara setelah masa studimu selesai dan kamu akan kembali ke Indonesia.

 

Semoga artikel yang kamu baca hari ini bermanfaat! Oh iya, ada satu manfaat lagi yang nggak boleh kamu lewatkan. Solusi keuangan bagi kebutuhan-kebutuhanmu sekarang hadir lebih dekat, lebih mudah, dan lebih cepat.

Kamu dapat mengajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kredit di Tunaiku. Info lebih lanjut bisa dilihat di link berikut: Tunaiku.

5 Hal yang Harus Disiapkan Jika Akan Menikah di Luar Negeri

SWARA – Apakah kamu salah satu orang yang memimpikan bisa menikah di luar negeri? Atau malah kamu dan pasanganmu sudah berencana menikah di luar negeri? Beberapa orang memang menginginkan untuk menikah di luar negeri dengan alasan-alasan tertentu. Ada yang ingin menikah di luar negeri karena merupakan impiannya sejak dulu atau berencana untuk menikah di luar negeri karena pasangannya bukan warga negara Indonesia.

Namun, bagi kamu yang ingin atau sudah merencanakan untuk menikah di luar negeri, beberapa hal harus kamu perhatikan supaya pernikahanmu di luar negeri bisa berjalan dengan lancar. Apa sajakah itu? Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kamu siapkan jika menikah di luar negeri. Yuk, simak!

 

Beberapa dokumen penting

Seperti halnya menikah di negeri sendiri, menikah di luar negeri pun juga membutuhkan beberapa dokumen penting yang perlu kamu siapkan. Dokumen-dokumen tersebut antara lain:

  1. Surat ijin dari orang tua atau wali
  2. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibuat POLRES
  3. Surat pernyataan bahwa belum pernah menikah. Bagi yang berstatus Janda atau Duda dapat melampirkan Surat Keterangan Belum Menikah Lagi yang bermaterai 6.000 disertai dengan fotokopi Akta Cerai serta memperlihatkan aslinya
  4. Surat Pengantar dari RT/RW tempat berdomisili sesuai KTP
  5. Surat Pengantar dari Lurah atau Kepala Desa (Form N)
  6. Paspor
  7. Fotokopi KTP
  8. Fotokopi Kartu Keluarga

Jika dokumen-dokumen tersebut sudah kamu siapkan, paling tidak satu langkah terpenuhi, yaitu validasi dari hukum Indonesia.Ā Validasi dilakukan dengan mencatatkan perkawinan pada instansi yang berwenang di negara setempat yang kemudian dilaporkan pada perwakilan Republik Indonesia di negara tersebut.

 

Pernikahan diakui oleh Indonesia

Meskipun kamu menikah di luar negeri, tapi kamu pasti tidak ingin kan kalau pernikahanmu tidak diakui oeh negaramu sendiri? Nah, supaya pernikahanmu diakui oleh negara Indonesia, kamu harus mendaftarkan surat bukti perkawinan di Kantor Urusan Agama Kecamatan di tempat tinggalmu (bagi yang muslim) atau Kantor Catatan Sipil (bagi yang non-muslim).

Kamu juga harus menyertakan atau melampirkan berkas-berkas seperti surat keterangan dari kepala desa atau lurah tempat tinggalmu, paspor beserta fotokopinya dan akta perkawinan sekaligus terjemahan resmi yang dilegalisasi oleh KBRI selambat-lambatnya dalam waktu 30 hari sejak yang bersangkutan kembali ke Indonesia.

Jika yang disebutkan di atas mengenai hal-hal yang bisa dibilang serius dan krusial untuk disiapkan, selanjutya kamu juga harus memperhatikan persiapan saat acara pernikahanmu terselenggara.

 

Menggunakan wedding planner

Jika kamu ingin acara pernikahanmu sukses tanpa kamu tidak perlu terlalu repot untuk mengurusnya (mengingat pernikahanmu diselenggarakan di negara lain), gunakan wedding planner. Wedding planner akan membantumu untuk mengurus segala sesuatu mengenai pernikahanmu di daerah setempat. Selain itu, mereka juga menguasai bahasa negara tersebut sehingga lebih mudah untuk menggali informasi berkaitan tempat atau hal-hal lainnya untuk mendapatkan harga yang kamu inginkan.

 

Tamu undangan

Pernikahan di luar negeri akan membuatmu mengundang lebih sedikit tamu undangan. Lebih baik, mengundang orang-orang yang benar-benar dekat denganmu, seperti keluarga terdekat dan sahabat dari zaman masih sekolah dan kuliah. Batasi kuota undangan dan undang orang-orang yang memang benar-benar akan datang ke pernikahan kamu. Pernikahanmu akan jadi lebih intim juga, kan?

 

Campurkan sedikit unsur budaya negara setempat

Supaya acara pernikahanmu terkesan lebih ā€˜luar negeri banget’, coba campurkan sedikit unsur kebudayaan negara tempat kamu menikah. Misalnya, jika kamu menikah di Italia, pilihlah Prosecco (anggur putih khas Italia) untuk melakukan toast.

 

Nah, itu tadi adalah hal-hal yang bisa kamu persiapkan jika kamu akan menikah di luar negeri. Jadi, apakah sudah siap? Oh, ya… Sebelum keluar laman ini, jangan lewatkan juga solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu.

Tunaiku, pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Yuk, segera daftarkan aplikasimu di sini: Tunaiku.

Mau Memodifikasi Mobil Bekas? 5 Hal Ini Harus Kamu Perhatikan

SWARA – Mobil kini telah menjadi kendaraan yang wajib dimiliki setiap keluarga. Di samping dapat menampung banyak anggota keluarga, mengendarai mobil sebagai alat mobilitas tentu lebih nyaman karena kamu tidak kepanasan maupun kehujanan. Harga mobil yang kian melambung akan menjadi salah satu pertimbangan untuk membeli mobil baru. Namun jangan khawatir, mobil bekas yang berharga murah dengan sedikit modifikasi akan nampak seperti mobil baru. Berikut adalah beberapa komponen yang harus kamu perhatikan jika ingin memodifikasi mobil.

 

1. Kaca Film Mobil

Berbagai manfaat yang didapat jika menambah kaca film pada kaca mobil yaitu dapat membatasi penglihatan dari luar kabin mobil sehingga privasi terjaga, menolak panas matahari tanpa perlu menggunakan tirai. Kamu bisa memilih kaca film yang memiliki tingkat kegelapan tidak lebih dari 60% untuk kaca samping, sementara itu untuk kaca bagian depan anda bisa menggunakan tipe clear agar tidak menggangu penglihatan.

Harga kaca film berkisar 100 ribu hingga 1 juta per meter persegi, tergantung jenis, kaca film, tipe, dan material.

 

2. Velg dan Ban

Memodifikasi bagian velg dan ban memang perlu kocek yang cukup besar. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih velg adalah diameter, bahan dan ukuran PCD. Daripada menggunakan velg besi baja yang cukup berat dengan tampilan yang tidak menarik, beralihlah ke velg alloy. Velg alloy lebih tahan lama dan dapat memperpanjang umur rem.

Walaupun agak lebih mahal daripada velg kaleng, namun dengan segala keuntungannya tersebut, kamu jadi lebih hemat pengeluaran untuk mengganti rem dan bahan bakar. Harga velg alloy berkisar antara 3 hingga 5 jutaan.

 

3. Bodi mobil

Bagi yang kurang puas dengan tampilan bodi luar mobil, kamu bisa mempermaknya dengan mengganti lampu mobil, mengganti knalpot, hingga mengubah warna mobil. Knalpot bisa diganti dengan knalpot yang memiliki suara bagus, tidak terlalu keras dan berisik sehingga tidak menggangu pengguna jalan lain. Harga klakson mobil berkisar 200 ribuan ke atas. Tampilan luar mobil bisa dirubah warnanya dengan mengecatnya atau memasang stiker. Pilihlah warna mobil yang tidak terlalu mencolok dan jangan menempel stiker berlebihan.

 

4. Navigasi GPS mobil

Bagi kamu yang sering kesulitan menentukan arah dan letak geografi, ada baiknya memasang navigasi GPS agar tidak tersesat di jalan. Sebelum membeli GPS untuk mobil pastikan GPS tersebut memiliki sistem yang mudah dioperasikan serta memiliki peta jalur yang telah di update. Perhatikan dengan detail kualitas dari gambar dan sinyal dari GPS. Cek apakah cakupan sinyal GPS bisa mencakup seluruh wilayah baik besar maupun yang terkecil, seperti jalanan kecil yang bisa menjadi escape route jika terjadi kemacetan. Pastikan sinyal memiliki sensitifitas yang tinggi saat sudah terpasang pada dashboard atau bagian manapun dalam mobil kamu. Harga GPS mobil dibanderol mulai dari 2 jutaan.

 

5. Kamera dan sensor parkir

Perkembangan teknologi yang semakin maju menghadirkan inovasi sensor parkir pada mobil. Tentu saja, penggunaan sensor parkir akan mempermudah pengemudi terutama saat parkir mundur karena mendapatkan peringatan berupa suara. Adanya fitur kamera belakang berfungsi untuk melihat gambaran belakang agar tidak menabrak benda di belakang mobil.

Bagi anda yang ingin membeli jenis kamera dan sensor tersebut gunakan yang menggunakan fitur infrared karena dapat memberikan gambar pada kondisi gelap. Harga alat sensor parkir yang hanya menggunakan fitur suara tanpa kamera belakang dibanderol 200ribu ke atas. Namun jika menginginkan sensor parkir berkamera belakang dan monitor dihargai 1,5 hingga 10 juta rupiah. Ā 

 

Gimana? Sudah siap memodifikasi mobil bekasmu? Eits… Jangan kelewatan juga informasi pinjaman cepat mudah dari Tunaiku. Tunaiku adalah solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu.

Pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Yuk, langsung aja kita buka link berikut ini: Tunaiku.

5 Wisata Kuliner di Surabaya yang Wajib Kamu Kunjungi

SWARA – Kawan Tunaiku, di antara berbagai hobimu, apakah traveling dan icip-icip kuliner menjadi salah duanya? Wah, kalau begitu, jika sekadar traveling saja sudah membahagiakan, apalagi jika ditambah dengan mencicipi kuliner khasnya ya? Ā 

Nah, makanya kamu yang gemar traveling, kemanapun tujuannya, itinerary traveling-mu enggak lengkap jika belum memasukkan daftar wisata kuliner. Untuk yang berencana mengunjungi kota Surabaya, Tunaiku akan membekalimu dengan 5 wisata kuliner khas Suroboyo yang wajib kamu sambangi. Tambahkan juga daftar darimu, ya!

 

1. Kepiting Cak Gundul 1992

Penggemar seafood, terutama kepiting pasti bakal bahagia banget deh di sini. Menu andalannya, kepiting bumbu kare dan kepiting asam manis membanjiri lidahmu dengan sensasi daging kepiting yang segar dan tebal, juga bumbu yang kaya dan gurih!

Range harga: Ā Rp 12.500,- Ā s/d Rp 16.000,- per ons.

Alamat: Jalan Raya Kupang Indah, Surabaya Barat.

 

2. Nasi Bebek Sayang Anak Cak Yudi

Gurih daging bebek disandingkan dengan sambal pencitnya yang khas, perpaduan cabe rawit dan mangga muda yang segar! Kalau ingin mencicipi, harus bergegas, ya. Karena kuliner satu ini mulai buka pukul tiga sore, tapi pukul enam udah ludes!

Range harga: Rp. 8.000,- s/d Rp18.000,-

Alamat: Jalan Tanjung Torowitan No. 39.

 

3. Sate Klopo Ondomohen

Kalau biasanya sate ditemani dengan saus kacang atau saus padang, lain halnya dengan Sate Klopo Ondomohen. Ya, kekhasan sate ini ada di campuran kelapa sangrai berbumbunya yang ditemani dengan siraman saus kacang dengan irisan bawang merah dan cabai.

Range harga: Rp 20.000,-/porsi

Alamat: Jalan Walikota Mustajab No. 36.

 

4. Es Krim Zangrandi

Cuaca Surabaya yang panas paling tepat diredam dengan es krim Zangrandi yang legendaris. Suasana kedainya tempoe doeloe, baik kursi-kursi rotannya dan foto-foto noni-noni Belanda di dinding, bikin makin adem.

Range harga: Rp 22.000,- s/d Rp 70.000,-

Alamat: Jalan Yos Sudarso No. 15.

 

5. Lontong Balap Pak Gendut

Lontong Balap, kuliner khas Surabaya yang Ā sudah menjadi kekayaan nusantara. Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi cita rasa kuliner ini adalah Lontong Balap Pak Gendut. Campuran tahu, lontong, taoge, lentho dan saus kacangnya yang gurih, enggak ada yang sanggup menolak.

Range harga: Rp 7.000,- s/d Rp 10.000,-

Alamat: Jl. Prof. Dr. Moestopo No. 11.

 

Wah wah, setelah melihat daftar 5 wisata kuliner wajib di Surabaya ini, kira-kira kamu jadi pengen nyicip enggak? Kalau pernah mencicipi, share juga dong pengalamanmu wisata kuliner di Surabaya!

Baca juga ulasan Tunaiku mengenai kiat mudah traveling hemat atau ingin coba budget airlines juga? Semoga bermanfaat ya!

 

Wujudkan impian mengunjungi destinasi wisata impian dengan bantuan Tunaiku, jasa pinjaman online terpercaya yang cepat dan mudah.

Untuk memulai proses pinjaman, silakan klik di sini!

Punya Kamar Kos Mungil? Ini 5 Tips Buat Mengakalinya

SWARA – Setelah penat bekerja, kamar seharusnya bisa menjadi tempat yang nyaman untuk beristirahat. Tapi, untukmu anak rantau, kamar kos sebaiknya memiliki dua fungsi, yaitu, nyaman untuk istirahat sekaligus efektif untuk bekerja. Ā 

Nah, masalahnya adalah jika kamar kosmu berukuran mungil, kira-kira hanya 3 x 3 meter atau kurang. Pasti harus pintar-pintar menatanya agar dua fungsi di atas terpenuhi. Kalau bingung bagaimana caranya supaya kos mungilmu tetap terasa nyaman dan homey, ikuti 5 tips berikut ya! Ā 

 

1. Pilih warna dan pola yang minimalis

Untuk memberi kesan yang lapang dan lega, disarankan untuk memilih warna-warna monokrom. Atau, jika dirasa terlalu membosankan, tentukan satu warna tema namun dalam berbagai shade dan terapkan untuk warna dinding, kursi belajar, atau karpetmu. Pemilihan warna seperti ini juga memberikan kesan homey.

 

2. Tempatkan furnitur dengan tepat

Meskipun sempit, kamarmu harus memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik. Maka, pastikan posisi furniturmu jangan sampai menghalangi jendela. Selain itu, maksimalkan juga ruang kosong dengan ā€˜menempelkan’ tempat tidur, lemari, dan meja kerjamu ke dinding. Jika memungkinkan, pilih tempat tidur yang langsung ke lantai, bukan springbed atau yang memakai tubuh kayu.

 

3. Investasi di furnitur yang fungsional sekaligus dekoratif

Supaya lebih sedap dipandang, enggak ada salahnya membeli barang-barang yang fungsional sekaligus dekoratif. Misalnya, tirai, lampu meja belajar atau jam dinding dengan pola minimalis dan warna yang kamu senangi. Kotak-kotak penyimpanan yang enggak hanya kokoh, tapi juga ditata dengan baik di atas lemari atau kolong tempat tidur. Ā 

 

4. Manfaatkan space di dinding

Kamar sempit bukan berarti enggak bisa Ā dihias. Triknya adalah pemilihan elemen yang tepat, yaitu, dua dimensi. Contoh, lukisan atau gambar yang bisa ditempelkan ke dinding. Untuk menata buku, pilihlah rak buku yang bisa dipaku ke dinding alih-alih ditempatkan di lantai.

 

5. Jaga kebersihan dan kerapian supaya enggak terlihat ā€˜penuh’

Terakhir, mau punya kamar kecil atau besar, satu hal yang pasti: harus jaga kebersihan dan kerapian. Jangan biasakan menumpuk baju di kursi atau membiarkan meja belajar berantakan. Oh iya, sebenarnya punya kamar kos kecil Ā akan lebih menguntungkan sih, karena dengan sendirinya kamu mengerem diri untuk enggak berlebihan membeli barang-barang. Ā Betul, nggak?

 

Setelah membaca artikel 5 tips mengakali kamar kos yang mungil ini, praktikkan Ā juga ya ke kamar kosmu. Karena jauh dari rumah, kamu harus bisa membuat tempat tinggalmu yang sekarang terasa nyaman supaya enggak homesick melulu. Baca juga tips-tips mengelola keuangan untuk anak kos yang pernah Tunaiku bahas di sini. Semoga membantu, ya! Selamat mencoba!

 

Satu hal lagi, jika sewaktu-waktu kamu membutuhkan bantuan finansial, yuk hubungi Tunaiku saja. Tunaiku, jasa peminjaman uang online terpercaya dan diawasi oleh OJK. Pilihan yang tepat dan cepat!

5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Mengajari Anak Mengatur Uang

SWARA Ā – Faktanya, pola keuangan seseorang sudah terbentuk sejak umur 7 tahun. Bahkan, pada umur 3 tahun, anak sudah paham sedikit banyak mengenai konsep sederhana seperti, keharusan untuk menabung sebelum bisa membeli sesuatu. Inilah kenapa, financial literacy alias pendidikan finansial sudah sewajarnya dilakukan sejak dini.

Sebagai orangtua, kamu menjadi figur pertama yang menjadi penentu kecerdasan finansial mereka kelak. Memang, nggak bisa dielakkan bahwa kamu ingin memanjakan dan melimpahi mereka dengan apapun yang terbaik. Tapi, supaya nggak berlebihan dan malah membentuk kebiasaan keuangan yang buruk, sebaiknya kamu hindari 5 kesalahan yang sering dilakukan saat mengajari anak mengatur uang berikut ini ya.

 

1. Mengimingi-imingi dengan uang

Menjaga kebersihan rumah sepantasnya menjadi kewajiban setiap anggota keluarga. Makanya, kebiasaan memberi upah apabila anak mencuci piring, membereskan kamar, atau pekerjaan rumah lainnya, adalah kebiasaan buruk. Prinsip yang sama berlaku untuk prestasi sekolah si kecil. Membujuknya dengan iming-iming rupiah supaya rajin belajar juga hal yang salah. Selain memang enggak efektif, motivasi seperti ini sebaiknya datang dari dalam hati, bukan iming-iming dari luar.

 

2. Selalu mengiyakan permintaannya

Minta boneka, dituruti. Minta dibelikan kotak pensil baru, diiyakan. Hampir semua barang yang

ditunjuk saat di mal, dimasukkan keranjang. Bukannya enggak boleh, tapi, sebagai orangtua, kamu berhak dan wajib mengajarkan si kecil nilai uang. Dari mana uang itu datang, bagaimana cara mendapatkannya, Ā atau bagaimana cara mengelola uang yang baik. Selalu menuruti keinginan si kecil sama saja mengajarkannya untuk boros!

 

3. Mengajarkan gengsi dan enggak mau kalah dengan yang lain

Hanya gara-gara teman-temannya punya 5 tas yang berganti-ganti setiap hari, bukan berarti si kecil harus menyaingi kan? Setiap orangtua tentu ingin memberikan yang paling bagus untuk si Ā kecil. Tapi, motivasinya jangan hanya gara-gara takut kalah saing, ya. Justru, kamu harus mengajarkan sifat rendah hati dan bersyukur kepada mereka.

 

4. Mengesampingkan kebutuhan lain demi keinginannya

Lagi-lagi,memberikan yang terbaik untuk si kecil, memang perlu. Tapi, bukan berarti dengan mengorbankan kebutuhan lain yang sama pentingnya, seperti, dana pensiun, cicilan rumah, atau asuransi. Tentukan prioritas dan bijaksanalah mengatur besaran rupiah yang dihabiskan.

 

5. Enggak melibatkan mereka secara langsung

Karena pelajaran mengelola uang belum menjadi mata pelajaran di sekolah, mau tak mau, orangtua menjadi contoh utama. Jujur dan terbukalah kepada mereka mengenai keuangan saat ini, baik pada saat kondisi buruk ataupun baik. Sekadar memberi tanpa melibatkan langsung, menghilangkan kesempatanmu mengajarkan mereka arti tanggung jawab.

 

Demikianlah 5 kesalahan yang kerap dilakukan orangtua saat mengajari anak mengenai keuangan. Setelah membaca artikel ini, semoga kamu enggak melakukannya, ya. Ā Setelah itu, yuk baca artikel Tunaiku yang membahas 5 langkah mengajari anak mengatur uang.

 

Oh, ya… Sebelum keluar laman ini, jangan lewatkan juga solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu.

Tunaiku, pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Yuk, segera daftarkan aplikasimu di sini: Tunaiku.

 


Artikel ini dapat juga dibaca melaluiĀ Duniafintech.com.

Dalam Mencari Pekerjaan, Ini Lho yang Diimpikan Generasi Millennials

SWARA – Generasi Millennials adalah mereka yang lahir pada tahun 80-an hingga 2000an. Generasi ini tumbuh di era perkembangan teknologi sehingga memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi lebih baik daripada generasi sebelumnya. Hal inilah yang membuat mereka mudah mencari informasi, kreatif dan inovatif.

Sosok yang mandiri, ambisius dan mudah beradaptasi membuat generasi millenials memiliki pola pikir tersendiri dalam memandang dunia kerja. Gaji tidak lagi menjadi pertimbangan satu-satunya dalam melamar pekerjaan. Berikut beberapa hal yang dipertimbangkan para generasi millenials dalam mencari kerja.

 

1. Fasilitas

Generasi Millennials lebih memilih bekerja dengan gaji kecil di perusahaan yang memiliki fasilitas lengkap dibandingkan kerja dengan gaji besar namun minim fasilitas. Hal ini karena dengan fasilitas yang lengkap, kerja pun akan lebih nyaman. Fasilitas yang paling disukai seperti fasilitas kesehatan dan kesejahteraan, fasilitas kebugaran, jaringan internet yang luas, berbagai permainan untuk refreshing, tunjangan untuk melakukan perjalanan dan bonus kompensasi.

 

2. Kesempatan untuk berkembang

Generasi millennial memerlukan tempat berkarya yang bisa memenuhi keinginan mereka untuk berkembang. Mereka bukan generasi yang cepat puas dengan apa yang mereka miliki atau ketahui sekarang. Mereka selalu memiliki keinginan untuk mempelajari hal baru melalui pelatihan atau workshop di luar kantor. Ketika millennial merasakan mereka dapat berkembang, mereka akan cenderung lebih loyal dan bertahan di tempat kerja tersebut.

 

3. Lingkungan tempat kerja

Bekerja di kubikel dengan sekat-sekat antar pegawai satu dengan yang lain memang akan membuat mereka lebih fokus dalam bekerja, namun hal ini lama kelamaan terasa menjenuhkan. Posisi duduk yang itu-itu saja juga membuat kesempatan untuk menderita sakit pinggang dan punggung lebih besar. Generasi millennials menginginkan kantor dengan design yang unik berkonsep open office atau tanpa sekat.

Hal ini akan mendukung proses berpikir kreatif mereka. Selain itu, di era yang serba online ini, mereka tentu akan merasakan kebanggaan tersendiri jika bisa memamerkan foto-foto kantor mereka di media sosial. Banyak perusahaan yang telah menerapkan design kantor yang unik diantaranya Apple, Google, Facebook, Kaskus, Tokopedia dan masih banyak lainnya.

 

4. Pekerjaan yang fleksibel

Generasi Millennial menginginkan keseimbangan antara waktu kerja dan kehidupan sosial mereka. Mereka tidak suka menghabiskan semua waktu untuk terus bekerja dan sedikit waktu untuk dunia sosial. Untuk itu tidak heran jika pekerjaan yang fleksibel lebih menarik di mata mereka, bahkan selalu dijadikan prioritas bagi mereka dalam memilih pekerjaan. Kebijakan jam kerja yang fleksibel dan kesempatan untuk bekerja dari tempat lain (remote-working) juga dapat meningkatkan kepuasan kerja pegawai dari generasi ini. MerekaĀ percaya jika kreatifitas dan produktivitas mereka akan meningkat jika dibebaskanĀ untuk mengatur jadwal dan lokasi kerja sendiri.

 

5. Aturan yang fleksibel

Dengan segala kebebasan yang ingin mereka miliki, tentu generasi millenial juga ingin peraturan kantor yang lebih fleksibel. Mereka tidak menyukai lingkungan kerja yang masih ā€œkunoā€ dengan peraturan lamanya seperti aturan mengenai baju kerja atau jam masuk kantor yang terlalu ketat.

Generasi millenial yang hidup di era teknologi tidak akan menyukai aturan-aturan yang kaku dan merepotkan. Tidak masalah jika lingkungan kerja memberlakukan aturan yang lebih fleksibel dan simpel mengenai sistem kerja remote atau kostum yang sopan namun tetap santai. Dengan tidak mengekang mereka, tentu ide dan kemampuan kerja mereka akan lebih berkembang.

 

Bagaimana dengan Kawan Tunaiku terutama kamu yang seorang Millennial? Semoga artikel tentang apa saja yang diimpikan generasi Millennials dalam mencari pekerjaan ini menambah wawasan kamu, ya. Selain itu, jangan kelewatan juga informasi pinjaman cepat mudah dari Tunaiku. Tunaiku adalah solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu.

Pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Yuk, langsung aja kita buka link berikut ini: Tunaiku.

Bercita-Cita ke Tanah Suci, Coba Umroh Ala Backpacker, Yuk!

SWARA – Perjalanan ke Tanah Suci nggak melulu harus melalui agen perjalanan. Kamu bisa kok mengatur perjalananmu sendiri ke sana. Soal biaya pun bisa dikelola secara fleksibel. Cara ini dikenal dengan istilah umroh backpacker.

Umroh backpacker bisa menjadi cara alternatif buat kamu yang ingin memangkas biaya ke Tanah Suci dan merasakan petualangan yang personal tanpa melalui biro perjalanan. Ini dia perkiraan biaya plus sedikit tips untuk melakoni cara umroh yang satu ini!

 

1. Mengurus pembuatan visa

Kamu harus mengurus visa ke Kedutaan Arab Saudi sebelum berangkat karena pemerintah sana tidak menyediakan Visa on Arrival. Selain itu, pengurusan visa juga tidak bisa dilakukan secara perorangan, sehingga kamu tetap membutuhkan campur tangan agen perjalanan.

Jika melalui biro travel, mereka biasanya mematok biaya sekitar 200-300 USD per orang. Tarif ini bisa lebih murah lagi kalau kamu memiliki kedekatan dengan pihak travelnya. Tapi, nggak semua biro travel mau menguruskan visa saja, lho. Kamu bisa mencari agen yang bersedia menguruskan visa melalui komunitas umroh backpacker.

 

2. Kamu juga dapat mengajukan visa tanpa keterlibatan agen perjalanan lewat jalur berikut

Selain lewat agen, ada tiga cara untuk mendapatkan visa ke Arab Saudi:

  • Undangan: Dikenal juga dengan Calling Visa atau visa ziarah. Visa ini bisa didapatkan jika kamu memiliki keluarga atau kerabat yang bekerja dan menetap di Saudi. Kamu bisa meminta mereka membuatkan undangan dan menjadi penjamin visa.
  • Bisnis: Jika kamu punya urusan bisnis di Saudi, kamu juga bisa memanfaatkan visa ini untuk umroh.
  • Transit: Ini untuk kamu yang akan mengunjungi suatu negara dan transit di Arab Saudi. Pemerintah Saudi menyediakan program umroh dengan visa transit di mana kamu bisa berkunjung ke Mekah dan Madinah selama 3 hari 3 malam.

 

3. Cari teman seperjalanan dan mahram

Meski bisa berangkat sendirian, kamu disarankan untuk mencari teman seperjalanan. Selain bisa berbagi biaya operasional selama perjalanan, kalian juga bisa saling menjaga selama berada di Tanah Suci. Carilah teman satu tujuan dari komunitas umroh backpacker setidaknya 3-4 orang.

Oh iya, wanita yang hendak umroh harus didampingi oleh mahram seperti suami, ayah, dan saudara laki-laki. Jika tidak ditemani mahram, kamu wajib melampirkan surat mahram pada saat pengajuan visa. Biaya pembuatan surat mahram berkisar antara Rp 250-500 ribu.

 

4. Perhatikan masa low season dan cuaca bersahabat di Arab Saudi

Biar ibadahmu lebih khusyuk dan biaya yang dikeluarkan lebih murah, perhatikan waktu low season di Arab Saudi. Low season adalah masa di mana kunjungan wisatawan tergolong rendah. Biasanya ini terjadi pada bulan Safar, Rabiul Awal, Rabiul Akhir, Jumadil Ula, dan Jumadil Tsaniah.

Selain itu, hindari pula berkunjung pada saat cuaca sedang tidak bersahabat, yaitu puncak musim panas pada Juni-Agustus dan musim dingin pada November-Februari.

 

5. Terbang dari negara tetangga

Biasanya, maskapai penerbangan memberlakukan tarif yang cukup mahal untuk penerbangan langsung ke Saudi dari negara yang mayoritas muslim seperti Indonesia. Ini terjadi karena permintaan yang tinggi. Nah, untuk memangkas harga tiket pesawat, kamu bisa terbang dari negara tetangga yang mayoritas non-Muslim, seperti Singapura, Myanmar, dan Thailand.

 

6. Pilih akomodasi, transportasi dan konsumsi yang bersahabat di kantong

Di sana, kamu bisa memperoleh akomodasi murah berupa apartemen dengan tarif 50-100 Real atau sekitar Rp 125.000-250.000 per malam. Setiap kamar bisa berisi 3-4 orang, jadi kamu bisa berbagi dengan rekan sesama backpacker. Untuk makan sehari-hari, manfaatkan saja warung kaki lima yang harganya terjangkau.

Nah, itu dia beberapa tips untuk umroh ala backpacker. Tergoda untuk mencoba?

 

Eits… Jangan kelewatan juga informasi pinjaman cepat mudah dari Tunaiku. Tunaiku adalah solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu.

Pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Yuk, langsung aja kita buka link berikut ini: Tunaiku.

Ibu-ibu itu Gaptek? Siapa Bilang! Ini 5 Kegiatan Online yang Bisa Dilakukan Para Ibu

SWARA – Banyak ibu-ibu yang merasa jenuh dengan aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga. Kegiatan seperti memasak, mencuci, bersih-bersih rumah yang telah menjadi rutinitas setiap hari terasa membosankan jika tidak diselingi dengan kegiatan lainnya.

Untuk mengurangi kejenuhan tersebut, tentu ada beragam hal positif yang tidak mengganggu kewajiban mengurus keperluan rumah dan keluarga, salah satunya adalah kegiatan online. Berikut beberapa kegiatan online yang bisa dilakukan para ibu.

 

1. Online Shopping

Online shopping atau berbelanja online adalah sistem perdagangan barang atau jasa yang dijajakan melalui media internet. Dengan adanya kemudahan ini, para ibu bisa dengan mudah berbelanja berbagai kebutuhan, mulai dari kebutuhan pribadi sampai kebutuhan keluarga dan rumah tangga. Pasti kamu juga sering, kan?

Nah, sering berbelanja online tentu saja menginspirasi para ibu untuk ikutan jualan di toko online yang justru bisa menghasilkan dan menambah uang jajan. Kamu bisa ikut jualan sesuatu yang selama ini menjadi keahlian kamu, misalnya menjual camilan atau kerajinan dan masih banyak lagi. Jadi, apa ini yang namanya ibu-ibu gaptek? Nggak, dong!

 

2. Jadi Selebgram

Selebgram adalah istilah untuk pengguna akun Instagram yang terkenal di situs jejaring sosial tersebut. Selebgram bisa seorang pencinta fotografi, penggila makeup, penyuka travelling, pencinta binatang, atau sekadar penyuka humor. Selebgram memiliki ribuan hingga jutaanĀ followers yang siap memberikan like dan komentar pada foto yang mereka posting.

Dengan menjadi selebgram kamu bisa memperoleh banyakĀ endorsementĀ dari berbagai brand dan toko online sehingga akan menambah penghasilan keluarga.

Salah satu contoh ibu selebgram adalah Cindy Charlotta berakun @inaayaarcilla yang sering mengupload foto-foto anaknya, hingga menjadi endorse berbagai produk berpenghasilan Rp 15 juta hingga Rp 40 juta perbulan. Ada juga Retno Hening, ibu dari Mayesa Hafsah Kirana yang menjadi selebgram dengan lebih dari 400 ribu followers.

 

3. Browsing resep-resep

Buat yang sering menebak dari mana ibumu belajar masak menu-menu masakan baru belakangan ini, siapa yang sangka kalau selama ini dia hobi intip resep masakan terkinin lewat internet. Sekarang sudah banyak banget blog atau website yang menyediakan resep makanan yang juga dilengkapi dengan video tutorialnya.

Kita bisa langsung mempraktikan dan membuatnya. Dengan membuat menu baru tiap harinya, keluarga kita pun pasti akan lebih lahap mengonsumsi masakan buatan sendiri sehingga pengeluaran untuk jajan di luar bisa ditekan.

 

4. Update berita terkini

Enggak hanya untuk update gosip terkini, para ibu juga bisa menggunakan internet untuk update berita seputar politik, keuangan, kesehatan, dan masih banyak lagi tanpa harus ribet

membeli majalah, tabloid, atau koran. Sebab dengan browsing dari satu web berita ke web lain, semua informasi terkini bisa didapat, bahkan update-nya lebih cepat dari majalah atau tabloid.

Jadi istilah kudet, alias kurang update, bisa ditepis begitu saja karena para ibu makin nggak ketinggalan berita. Ditambah lagi, berita sekarang disajikan dengan format yang lebih menarik, lewat infografis dan videografi. Jadi nggak ada alasan untuk nggak update lagi, kan?

 

5. Ikutan Program Referral Tunaiku

Mau lebih menghasilkan ketika internetan? Ikutan program Referral dari Tunaiku saja! Mudah saja, dengan menjadi referrer, kamu bisa merekomendasikan jasa pinjaman online Tunaiku kepada keluarga atau teman yang membutuhkan solusi keuangan. Dengan ini, kamu bias mencari penghasilan dengan cara yang seru lho layaknya memainkan game di platform media sosial.

Jika ada aplikasi yang masuk berkat rekomendasimu, kamu akan memperoleh rezeki tunai hingga Rp 35.000/aplikasi. Kamu juga punya kesempatan untuk mendapatkan poin berupa ā€˜gold’ yang bisa ditukar dengan voucher dan berbagai hadiah menarik. Untuk menjadi referrer, kamu tinggal mendaftarkan diri ke sini. Mudah, kan?

 

Semoga artikel yang kamu baca hari ini bermanfaat! Oh iya, ada satu manfaat lagi yang nggak boleh kamu lewatkan. Solusi keuangan bagi kebutuhan-kebutuhanmu sekarang hadir lebih dekat, lebih mudah, dan lebih cepat.

Kamu dapat mengajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kredit di Tunaiku. Info lebih lanjut bisa dilihat di link berikut: Tunaiku.