Thursday, 30 Apr 2026

5 Cerita Kolektor Barang Unik yang Cukup Menguras Kantong

SWARA – Apakah kamu hobi mengoleksi benda tertentu? Saya punya koleksi yang cukup receh dalam arti sebenarnya, yaitu mengumpulkan koin pecahan seribuan keluaran baru yang masih kinclong di dalam sebuah mug jar. Tapi, saya tahu beberapa orang yang memang hobi mengoleksi barang unik. Mereka bahkan rela merogoh kocek jutaan rupiah demi hobinya itu.

 

Memang, hobi semacam ini seringkali nggak dilandaskan pada pertimbangan finansial, melainkan karena dorongan emosional. Ada kepuasan batin yang mereka dapatkan ketika berhasil menambah barang koleksinya.

 

Inilah cerita para kolektor barang unik yang rela merogoh kocek jutaan demi hobinya.

 

Oka dan Koleksi Gundam-nya

Koleksi Oka terpajang rapi di sebuah rak. Ada bermacam action figure tampak di sana. Seperti Iron Man, Batman dan X-men. Tapi, koleksi yang saat ini tengah dibanggakannya adalah deretan Gunpla alias Gundam Plastic Model-nya.

Oka mengoleksi Gundam karena menyukai unsur robot dan mecha. Baginya, ada kepuasan tersendiri saat merakit Gunpla yang ia beli, di mana ia bisa memodifikasi atau menambahkan sentuhan personal pada mecha rakitannya.

Demi koleksi Gundam ini saja, Oka mengaku sudah menghabiskan dana setidaknya Rp4-5 juta. Koleksinya dia peroleh dari toko online dan pusat perbelanjaan. Tapi, ada juga yang dapat dari hasil nitip temannya yang pergi ke Jepang. Sementara, jika digabung bareng koleksi lainnya, sedikitnya Rp30 juta sudah habis digelontorkan oleh pengajar di sebuah universitas di Jakarta ini.

ā€œSebulan saya bisa nambah dua koleksi, tapi kadang juga nggak nambah sama sekali ketika masih ada gunpla yang belum dirakit,ā€ ujarnya.

Jadi, jika harga sebuah Gundam HG (High Grade) berkisar antara Rp300-400 ribu, itu artinya Oka bisa merogoh kocek Rp600-800 ribu sebulan untuk hobi ini. Tapi, di antara koleksinya ada pula beberapa Gundam RG (Real Grade) yang harga satunya sekitar Rp600 ribu.

Oka dan koleksi action figure miliknya
Oka dan koleksi action figure miliknya.

 

Artikel terkait: Tips mengatur uang demi hobi

  1. 4 Cara Tepat Mengalokasikan Gaji untuk Hobi
  2. Trik Mengatur Gaji untuk si Hobi Fashion
  3. Kamu Ibu yang Hobi Fotografi? Yuk Lakukan 5 Hal Kreatif Ini!

 

Alvin, Si Kolektor Kaset

Saat ini orang-orang umumnya sudah mendengarkan musik dalam bentuk file digital atau mp3 ya. Tapi, teman saya yang satu ini sukanya dengerin lagu band favoritnya lewat kaset. Alvin mengaku sudah menyukai media dengar segi empat ini dari SD dan mulai serius mengumpulkannya sejak tahun 2013.

ā€œSelain buat nostalgia, kaset juga cukup murah buat dikoleksi. Saya dari kecil lebih sering dengar musik lewat kaset. Plus kebanyakan band yang saya suka cuma merilis album dalam format kaset dan vinyl, sementara CD masih jarang,ā€ jelas Alvin tentang alasannya jadi kolektor kaset.

Untuk koleksinya, wartawan di salah satu media remaja ini mengaku sudah merogoh kocek sekitar Rp5-10 juta. Sekali belanja, Alvin biasanya membeli sekitar 3 kaset, tapi pernah pula ia memborong hingga 15 kaset. Ia mengungkapkan dulu harga kaset masih senilai 20 ribuan, sementara kini sudah menyentuh 35 ribu. Alvin berharap agar ke depannya, harga kaset nggak sampai melambung tinggi, biar hobinya bisa tetap tersalurkan.

Alvin dan tumpukan kaset koleksinya sejak tahun 2013.
Alvin dan tumpukan kaset koleksinya.

 

Grace, Penyuka Hotwheels dan Funko Pop Bertema Star Wars

Desainer grafis yang satu ini punya koleksi yang nggak kalah unik, yaitu Funko Pop bertema Star Wars. Funko Pop adalah sejenis vinyl figure berbentuk lucu dengan kepala besar. Karena bentuknya yang lucu inilah, Grace ketagihan untuk mengoleksinya sejak dua tahun yang lalu. Saat ini ia telah mengoleksi delapan Pop vinyl figure yang jika ditotal mencapai Rp1,6 juta.

Nggak hanya itu, Grace juga memiliki koleksi lain yang nggak kalah keren, yaitu mobil-mobilan Hotwheels. Di kamarnya terpajang seratusan miniatur mobil-mobilan yang jika ditotal nilainya mencapai sekitar Rp2-3 juta. Ia mengaku mulai mengoleksi Hotwheels karena ketularan ayahnya yang tertarik mobil klasik. Tapi, alih-alih ayahnya yang koleksi, justru Grace-lah yang menjadi kolektornya.

Selain Hotwheels, Grace juga hobi mengumpulkan mobil-mobilan dari Tomica. Belakangan ini, Grace gemar mengumpulkan mobil-mobilan bertema Disney dan film.

Beberapa koleksi Funko milik Grace
Beberapa koleksi Funko Pop milik Grace.

 

Johan, Pengoleksi Karakter Chopper dari One Piece

Cowok yang bekerja di bidang digital marketing ini ternyata punya koleksi yang manis, yaitu karakter Tony-Tony Chopper dari serial manga One Piece. Nggak cuma action figure, Johan juga mengoleksi berbagai merchandise bertema serupa, mulai dari gelas, payung, gantungan kunci, wadah ponsel, hingga sebuah topi khas Chopper yang merupakan oleh-oleh dari Jepang.

Johan mengaku menyukai karakter Chopper yang konyol dan polos sejak kemunculan pertamanya di One Piece. Tanpa disadari, ia sudah menggelontorkan dana hingga Rp15 juta lebih demi hobinya ini. Koleksinya yang paling mahal berharga kurang lebih Rp1 juta yang dia beli secara online. Johan memang terus memantau para penjual favoritnya dan biasa melakukan pre-order jika ada barang baru.

ā€œSaya ingin terus nambah koleksi sampai anime-nya tamat, sih. Soalnya udah terlanjur hobi,ā€ harap Johan tentang hobinya tersebut.

Koleksi Chopper One Piece milik Johan.
Koleksi Tony-Tony Chopper One Piece milik Johan.

 

Artikel terkait: Hobi dan koleksi yang bisa memberi pengaruh besar pada keuangan kamu

  1. 6 Jenis Investasi yang Tidak Kita Sadari Sudah Kita Lakukan
  2. Hindari 5 Hobi Ini Jika Penghasilanmu Pas-pasan!
  3. 5 Barang Koleksi Perempuan yang Memiliki Nilai Jual Tinggi

 

Maulina, Penggemar Merchandise K-Pop

Dari sekian banyak orang yang saya kenal, Maulina adalah salah satu yang paling getol dalam mengumpulkan koleksinya. Gadis yang berprofesi sebagai reporter ini keranjingan dengan K-Pop. Lemarinya dipenuhi dengan album dan photobook dari boyband K-Pop kesayangannya.

Saking penuhnya, sebagian koleksi sempat dia hibahkan ke orang lain. Maulina mengaku sudah mengeluarkan dana antara Rp15-20 juta untuk koleksi yang ditekuninya selama 6 tahun terakhir ini. Sebagian besar koleksinya dibeli dari temannya yang tinggal di Korea Selatan.

ā€œDulu aku bisa keluar hampir 1 juta per bulan buat beli album dan photobook. Sekarang sih mulai ditata pengeluarannya biar duit nggak habis,ā€ ujar penggemar EXO dan GOT7 ini sambil tertawa.

Saat ini, koleksi yang menurutnya paling mahal adalah photobook dari band Infinite. Ia mesti mengeluarkan dana sebesar Rp750 ribu untuk menebusnya.

Maulina dan sebagian koleksi merchandise K-pop miliknya.
Maulina dan sebagian koleksi merchandise K-pop miliknya.

 

Kisah para kolektor barang unik yang rela merogoh kocek jutaan demi hobinya memang menarik. Semakin langka barangnya, semakin puas pula mereka. Jadi harga mahal pun kadang dikesampingkan. Kalau kamu termasuk orang yang punya koleksi dan rela mengahabiskan banyak uang untuk koleksimu itu nggak?

 

Selagi kamu di sini…

Kami punya informasi singkat yang sayang sekali dilewatkan. Sudahkah kamu tahu tentang Tunaiku? Tunaiku merupakan pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Tunaiku bisa jadi solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu. Kebutuhan dadakan? Atau, butuh tambahan dana untuk kebutuhan tertentu? Kamu bisa ajukan Tunaiku!

Nggak mau ribet dan nggak pakai lama ajukan pinjaman? Klik di sini.

 

_______________________________________________________________________________________________________

RISANG PRATAMARISANG PRATAMA

Beri Kesan Profesional, Siapkan 5 Dokumen Ini di Hari Pertama Kerja

SWARA – Hari ini saya punya tugas tambahan di kantor, membimbing seorang pegawai baru. Di hari pertama kerja, wajarlah kalau seseorang butuh dibimbing lantaran belom terbiasa dengan tugas-tugas yang harus dikerjakan.

 

Saya jadi ingat pengalaman hari pertama kerja dulu. Malu, sungkan, was-was, bahkan takut adalah yang saya rasakan saat memulai pekerjaan pertama. Untungnya, senior di kantor yang waktu itu ditugasi untuk membimbing saya sangat membantu, sehingga segala kekhawatiran tersebut akhirnya hilang.

 

Di hari pertama kerja seringkali seseorang melupakan banyak hal lantaran perasaan gugup yang berlebihan. Salah satunya adalah dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan alias dibawa di hari pertama bekerja.

 

Umumnya, pihak HRD (Human Resource Department) tempat kerja baru kamu nanti akan memberi tahu dokuman apa saja yang perlu kamu bawa saat hari pertama masuk kerja. Tapi setidaknya ada beberapa dokokumen yang umumnya memang perlu kamu persiapkan buat jaga-jaga. Ya, biar terkesan profesional, siapkan 5 dokumen ini di hari pertama bekerja.

 

Artikel terkait: Untuk yang baru akan mulai bekerja atau kembali mulai bekerja

  1. Pilih Mana Setelah Lulus? Bekerja di Perusahaan Ternama atau Startup?
  2. 8 Cara Mudah Kembalikan Semangat Kerja Usai Liburan Panjang
  3. Yuk, Kembalikan Produktivitasmu Setelah Cuti Lebaran dengan 5 Langkah Ini!

 

1. Surat referensi dari kantor sebelumnya

Kalau kamu belum menyertakannya saat memberikan lamaran kerja, maka bawah surat referensi ini di hari pertama. Bekerja di kantor baru bukan berarti kamu melupakan kantor lamamu. Karena kemungkinan atasanmu di kantor barumu akan meminta surat referensi ini untuk mengetahui bagaimana kinerjamu dulu.

 

2. Buku rekening atau berkas keuangan lainnya

Di hari pertama bekerja, biasanya kamu akan diminta menghadap ke bagian personalia untuk mengurus kelengkapan berkas. Buku rekening biasanya dibutuhkan untuk mengurus berkas gaji.

Perusahaan mungkin akan mentransfer gaji ke rekeningmu atau memintamu membuat rekening yang baru. Jadi biar proses berkas gaji barumu berjalan cepat, nggak ada salahnya kamu bawa buku rekening tabungan atau mungkin berkas keuangan lainnya yang diperlukan.

 

3. Surat kelengkapan asuransi

Tunjangan asuransi bisa jadi salah satu fasilitas yang diberikan perusahaan untukmu. Atas alasan itulah sebaiknya kamu membawa berkas asuransi yang kamu punya. Jika kamu sudah pernah bekerja di perusahaan lain sebelumnya, pasti kamu sudah pernah punya asuransi minimal ketenagakerjaan dan kesehatan, misalnya BPJS.

Apakah perusahaan akan membuatkan asuransi baru ataukah membayarkan premi asuransi lamamu tentu nggak jadi masalah. Yang terpenting adalah kamu mebawa kelengkapan dokumen terkait asuransi ini. Jadi saat bagian personalia memintanya, kamu sudah siap sedia.

 

Artikel terkait: Fresh graduate harus baca!

  1. 5 Tahap Tes Masuk Kerja dan Persiapannya, Fresh Graduate Wajib Baca!
  2. 5 Cara Mengelola Keuangan untuk Pekerja Fresh Graduate
  3. Ini Dia Standar Gaji 9 Pekerjaan yang Paling Diincar di Tahun 2017!

 

4. Berkas lamaran kerja

Kamu memang sudah diterima sebagai pegawai dan memulai hari pertamamu di sana. Namun, sangat dianjurkan agar kamu tetap membawa berkas lamaran kerjamu. Surat lamaran, CV, ijazah, surat keterangan berkelakuan baik, dan dokumen lainnya. Ini untuj jaga-jaga dan akan sangat berguna ketika atasan atau pihak HRD meminta kelengkapan berkas tersebut.

 

5. Dokumen kontrak dan peraturan perusahaan

Sebelum masuk di hari pertama pastinya kamu sudah memiliki dokumen kontrak kerja. Umumnya, dokumen kontrak kerja ini dilengkapi dengan berkas peraturan kerja yang menyangkut hak dan kewajibanmu di perusahaan tersbut. Sehingga dengan membawa berkas-berkas tersebut akan memudahkanmu melewati hari pertamamu di kantor baru. Setidaknya kalau kamu masih bingung dengan hak dan kewajiban kamu di sana.

 

Jadi, nggak perlu khawatir dan stres berlebihan saat memasuki hari pertama bekerja. Memersiapkan 5 dokumen itu di hari pertama bekerja dijamin akan membantu kamu terlihat lebih profesional dan mengurangi kekhawatiran kamu.

 

Nah, bagaimana dengan artikel hari ini, Kawan Tunaiku? Semoga bisa bermanfaat buat kamu dan jangan lupa, kamu juga bisa merasakan mudahnya melakukan pengajuan pinjaman di Tunaiku dengan klik di sini!

 

____________________________________________________________________________________

RERE KUSUMO RERE KUSUMO

Masih Pacaran Sudah Punya Rekening Bersama? Penting Nggak, Sih?

SWARA – Sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, banyak pasangan yang memilih terlebih dahulu menjalani masa pacaran. Biasanya, masa pacaran ini diisi dengan fase saling mengenal sifat, karakter, kebiasaan, hingga rencana-rencana di masa depan.

 

Kamu dan pasangan pastilah ingin menjadi pasangan yang kompak saat menjalani kehidupan rumah tangga nantinya. Alhasil, semenjak pacaran kamu pun sudah mulai menyamakan persepsi tentang rencana untuk masa depan nanti. Salah satunya adalah soal membuat rekening bersama.

 

Namun, sebenarnya apakah perlu membuat rekening bersama dengan pasangan? Apa saja sih dampak positif dan negatif dari keputusan untuk membuat rekening bersama ini?

 

Artikel Terkait: Tips pacaran hemat dan bahagia

  1. Kenali 5 Tanda Gaya Pacaran yang Bikin Boros Berikut!
  2. Agar Pengeluaran Bulananmu Tetap Terjaga, Ini 5 Tips Kencan Hemat Bareng Pasangan
  3. QUIZ: Cari Tahu Jenis Kencan Hemat yang Tepat Buat Kamu!

 

Positif

1. Kalian akan saling mengenal kebiasaan mengelola uang

Kamu dan dia perlu untuk saling tahu tentang bagaimana masing-masing dari kalian mengelola keuangan. Apakah kamu tipikal orang yang boros di awal bulan lalu berhemat di akhir bulan? Apakah pasanganmu sangat royal pada keluarga atau hobi yang disukainya?

Pemahaman seperti ini bisa diketahui saat kalian mengelola rekening bersama dan bisa jadi bekal saat nanti membina rumah tangga.

 

2. Bisa saling berkomitmen untuk masa depan

Kemauan untuk memiliki rekening bersama adalah bukti bahwa kamu dan pasangan ingin serius menjalani hubungan. Ketika kalian sudah memikirkan untuk mengatur keuangan berdua, tandanya ada komitmen yang kuat dalam hubungan.

Komitmen ini secara otomatis mendorong kalian untuk memiliki komitmen juga dalam mengatur keuangan. Selain menjadi lebih mantap untuk berhemat, segala hal terkait masalah keuangan akan dibicarakan berdua.

 

3. Semangat menabung lebih tinggi

Punya rekening bersama berarti kalian sudah serius menyiapkan masa depan bersama. Termasuk menikah dan berkeluarga. Keinginan ini pastinya membuat kamu dan dia lebih semangat dalam menabung.

Pastinya dalam rencana masa depan ini, kalian sudah tahu bahwa banyak sekali biaya yang dibutuhkan untuk pernikahan, membeli rumah hingga kendaraan. Ketika sudah punya rekening berdua, menabung di rekening bersama ini bisa jadi prioritas kalian.

 

Negatif

1. Rentan terjadi masalah keuangan

Nggak bisa dipungkiri bahwa pacaran adalah proses untuk menyesuaikan diri yang kadang menimbulkan pertengkaran. Termasuk dalam mengelola keuangan melalui rekening bersama. Maklum saja, masalah uang sering kali jadi masalah yang sensitif dalam hubungan. Saat masalah kecil terkait keuangan nggak bisa diselesaikan dengan baik, hubungan kalian bisa jadi taruhannya.

 

2. Dipandang kurang baik oleh beberapa pihak

Sebut saja orang tuamu, orang tua pasangan, atau teman-teman terdekat kalian yang tahu akan hal ini. Umumnya akan muncul anggapan miring dari orang lain ketika kalian yang masih pacaran sudah membuat rekening bersama. Misalnya, kecurigaan akan ada salah satu pihak yang memanfaatkan dan mencari keuntungan. Atau anggapan dari pihak luar bahwa mempunyai rekening bersama ini berarti kamu dan pasangan sudah melangkah terlalu jauh.

 

Artikel Terkait: Tips untuk kamu yang ingin segera menikah

  1. 7 Tips Kejar Target Nikah dalam Waktu 6 Bulan! Berani Buktikan?
  2. 4 Hal Ini Sering Luput Ketika Bahas Perjanjian Pra-Nikah
  3. 5 Keluhan yang Umum Dialami Oleh Pasangan yang Baru Menikah

 

3. Masalah saat akhirnya putus

Nggak ada yang bisa menjamin bahwa hubungan kalian akan bertahan selamanya. Seiring berjalannya waktu, kamu atau dia mungkin merasakan ketidakcocokan sehingga satu-satunya jalan adalah memilih untuk putus.

Ketika hal ini terjadi dan kalian memiliki rekening bersama, tentu butuh kedewasaan untuk menyelesaikannya. Apakah kamu dan dia bersedia membagi tabungan tersebut dengan adil dan damai? Ataukah salah satu dari kalian memilih merelakan uang tabungannya diambil salah satu pihak saja? Nah, bisa jadi konflik yang bikin repot, kan?

 

Nah, bagaimana dengan artikel hari ini, Kawan Tunaiku? Semoga bisa bermanfaat buat kamu dan jangan lupa, kamu juga bisa merasakan mudahnya melakukan pengajuan pinjaman di Tunaiku dengan klik di sini!

 


rerekusumo

RERE KUSUMO

7 Tanda Kejombolan Ini Bisa Menjauhkan Kamu dari Kesuksesan

SWARA – Selama ini saya masih asik-asik saja ngejomblo, hidup lebih bebas dan prioritas masa depan pun jelas. Main bareng teman cowok juga santai, nggak bakal ada yang meneror dengan chat bernada cemburu nantinya. Dan saat harus lembur kerja, nggak perlu pusing nyari alasan untuk batalin janji nonton film bareng pacar. Ā Saya pun lebih konsen untuk mengejar karier dan menjalani hobi.

 

Namun, akhir-akhir ini saya mulai merasakan kemunduran, baik dari segi karier maupun kehidupan sehari-hari. Duh, saya kenapa ya kok sampai hilang semangat begini? Hidup terasa monoton dan nggak bergairah. Akhirnya memutuskan untuk curhat pada teman dekat. Sungguh sederhana jawabannya. Katanya sih karena saya kelamaan ngejomblo, makanya segera cari pacar dong!

 

Saya sempat ngeles, mana ada hubungannya antara nggak punya pacar sama menurunnya gairah hidup dan pekerjaan? Namun, setelah saya berdamai dengan diri sendiri dan lebih jujur, ternyata ada benarnya juga. Tanpa sadar, saya telah mengalami tanda-tanda terlalu nyaman dengan status jomblo, sehingga saya sering denial dengan diri saya sendiri dan akhirnya malah bawa efek negatif buat saya.

 

Jadi buat kamu yang sama seperti saya, sudah lama ngejomblo, coba jujur tanyakan pada dirimu sendiri. Apakah kamu juga mengalami 7 tanda kejombloan yang bisa menjauhkan diri dari kesuksesan ini?

 

Kalau ya, berarti saatnya kita membuang itu jauh-jauh.

 

1. Cenderung lebih egois

Karena selama ini, Ā kehidupan hanya berkutat pada pemenuhan kebutuhan diri sendiri, saya pun berkembang menjadi sosok yang cenderung egois. Beda dengan teman-teman yang punya Ā pacar, pastinya mereka sudah terbiasa memikirkan kepentingan pasangannya juga. Keputusan pun sering diambil bersama-sama, sehingga mau nggak mau harus mendengarkan opini orang lain.

Menjadi jomblo membuat kamu jadi lebih jarang berkompromi dalam hal kepentingan dan prioritas. Hanya kepentingan diri sendirilah yang dipikirkan. Hati-hati, kalau sampai sifat ini terbawa ke unia kerja, bisa gawat! Bisa jadi kamu dijauihi rekan kerja bahkwan kehilangan pekerjaan.

 

2. Terlalu asik dengan diri sendiri

Saking asiknya mengejar mimpi dan fokus pada pencapaian, akhirnya kamu lupa bersosialisasi. Kamu merasa puas dengan segala hal yang sudah ada di genggamanmu. Bahkan saya sempat berpikir, ā€œBuat apa yang bersosialisasi? Toh, sekarang saya bisa mengerjakan segala sesuatu sendiri dan merasa baik-baik saja sendirian?ā€.

Tapi ternyata semakin ā€˜sombong’ merasa mampu, ujian yang datang pun makin berat. Saya makin sadar banyak hal yang nggak bisa saya kerjakan sendiri dan akhirnya hanya bisa gigit jari. Memang bisa kita hidup tanpa adanya teman maupun pasangan?

 

Artikel terkait: Kebiasaan buruk yang menunda kesuksesan

  1. Kebiasaan Buruk Atur Uang Berdasarkan Zodiak, Kamu yang Mana, Nih?
  2. Inilah 13 Kebiasaan yang Sering Dilakukan Orang Sulit Sukses
  3. Kebiasaan Buruk Berdasarkan Zodiak Ini Tunda Kesuksesanmu

 

3. Gampang senewen dengan orang sekitar

Sering merasa kesal nggak sih kalau teman suka curhat tentang pacarnya? Padahal jelas-jelas kamu sendiri nggak ada pasangan. Rasanya ingin bilang ā€œYakin nih kamu mau buang-buang waktuku untuk curhat soal cowok semalam suntuk?ā€.

Kadang, saya pun suka menyepelekan sahabat yang galau karena cinta. Masih muda, kenapa nggak mikir gimana mengembangkan diri dan karier saja sih? Akhirnya, suka berantem dengan teman dekat. Hubungan kami pun jadi renggang karena perbedaan pendapat.

Tapi selanjutnya saya jadi sadar mungkin saya yang kurang bersimpati sama orang lain. Ini jadi bentuk rasa denial saya, karena mungkin secara nggak sadar, curhatan dia menyerempet rasa ingin punya pacar yang selama ini saya kubur dalam-dalam. Jelas, bukan hal bagus dong. Kalau didiamkan, lama-lama bisa jadi apatis, nih. Gawat.

 

4. Merasa terlalu mandiri jadi sulit bekerja sama

Satu moto yang banyak dibangga-banggakan oleh para jomblo adalah terbiasa hidup mandiri. ā€œToh, saya tetap bisa hidup dengan baik tuh tanpa adanya pacarā€. Jika orang lain suka menjadikan pasangannya sebagai ā€˜sopir pribadi’, saya lebih menikmati jalan-jalan seorang diri. Hingga pada kasus paling akut, saat sakit pun enggan meminta bantuan orang lain.

Disadari atau nggak, pride seorang jomblo itu sangat tinggi lho. Makanya,para jomblo suka merasa kalah jika harus meminta bantuan orang lain. Kamu terlalu sibuk menunjukkan citra kuat dan tegar Ā tanpa pasangan kepada sahabat atau keluarga. Dengan adanya sikap terlalu mandiri ini, jadi lebih susah deh untuk bekerja sama karena gengsi yang tinggi. Ā Nggak disangka, mandiri dan egois itu memang beda tipis ya?

 

5. Mulai pesimitis dengan kehidupan rumah tangga

Tanda kejombloan lain yang mengarah ke sisi negatif adalah kamu melihat kehidupan rumah tangga dengan sangat pesimis. Hingga sampai ke titik kamu sampai memutuskan untuk single, alias nggak mau menikah.

Kamu menganggap pernikahan bisa menjadi sebuah batu sandungan untuk meraih impian dan passion-mu. Lambat laun kamu menjadi sosok yang apatis terhadap masa depan, khususnya kehidupan rumah tangga. Bahkan kadang coba memengaruhi teman kamu yang berniat menikah dengan padanngan kamu ini. Kamu jadi makin apatis dengan masa depan.

Sebenarnya memutuskan buat menikah nggak mutlak salah. Semuanya itu hak asasi dan pilihan pribadi masing-masing. Tapi tentunya jangan sampai hal ini membuat kita jadi orang yang apati dan pesimistis apalagi sampai memengaruhi bahkan menakut-nakuti teman yang optimis untuk ikut jadi pesimis juga.

 

Artikel terkait: Ibu rumah tangga dan iperempuan karier, wajib baca!

  1. Perempuan Karier dan Ibu Rumah Tangga Itu Sama-sama Punya Kelebihan, Lho!
  2. Inilah Pentingnya Personal Branding Bagi Kesuksesan Kariermu!
  3. Ini Tips Menyiapkan Bekal Makanan Anak bagi Perempuan Karier!

 

6. Munculnya rasa kesepian dan depresi

Risiko terberat yang bisa kamu alami karena lama menjomblo adalah rasa kesepian yang berlarut-larut. Jomblo dan rasa sepi memang nggak bisa dipisahkan satu sama lain. Layaknya dua sejoli yang selalu menghantui dirimu kapan saja.

Mungkin kamu selalu denial dan biang kalua kamu baik-baik saja dan nggak merasa kesepian. Tapi sebenarnya, nggak bisa dipungkiri kalau kamu merasa sudah lama nggak Ā ada teman berbagi permasalahan atau sekedar canda tawa. Sehingga ya, sebenarnya kamu merasa kesepian.

Kalau didiamkan, kesepian ini akan memancing stres kemudian depresi. Selanjutnya, kualitas diri dan harapan hidupmu akan menurun. Ketika didera depresi, gairah untuk menjalani kehidupan dan passion pun memudar. Peran kamu dalam pekerjaan atau pun dalam keluarga jadi nggak maksima karena pikiranmu terkuras Ā pada hal-hal rumit yang akhirnya membatasi kesuksesanmu.

 

7. Gampang sakit Ā 

Menurut penelitian, orang jomblo lebih gampang terserang penyakit daripada yang punya pacar! Lho, kok bisa sih? Psikolog dari University of Chicago membeberkan kalau rasa kesepian bisa membuat imun tubuh melemah.

Jadi, kalau imun tubuh melemah maka kamu akan lebih mudah terserang berbagai penyakit mematikan khususnya infeksi bakteri dan penyakit jantung! Duh, kok jadi ngeri begini ya? Bahkan, si jomblo juga divonis lebih mudah untuk mati muda karena penyakitnya ini

 

Jadi gimana, apakah kamu sedang atau pernah mengalami tanda-tanda kejombloan yang bisa menjauhkan kamu dari kesuksesan tersebut? Kalau ya, berarti saatnya kamu mulai berbenah hati dan pikiran kamu.

Berusahalah mencari pasangan dengan lebih membuka diri dan bersosialisasi. Jangan tunduk begitu saja pada yang bikin kamu akhirnya jadi nggak sukses. Siapa tahu pasanganmu justru kunci kamu menuju kesuksesan, kan?

 

Nah, bagaimana dengan artikel hari ini, Kawan Tunaiku? Semoga bisa bermanfaat buat kamu dan jangan lupa, kamu juga bisa merasakan mudahnya melakukan pengajuan pinjaman di Tunaiku dengan klik di sini!

 

 

_______________________________________________________________________________________________________Dewi Ayu Nurjanah

DEWI AYU NURJANAH

Habis Lebaran ART Nggak Kunjung Balik? Ini yang Harus Kamu Lakukan

SWARA – Masalah klasik setiap habis lebaran, nih: ART nggak balik lagi ke rumah! Alasannya bisa macam-macam. Misalnya alasan paling klasik seperti yang saya alami: si Mbak nggak mau balik gara-gara berat meninggalkan keluarga jadi mau kerja di kampung saja. Kalau sudah begitu, nggak mungkin ngelarang kan?

 

Alhasil, saya sempat langsung merasa merana dan kelimpungan di rumah karena harus mengerjakan semua pekerjaan rumah sekaligus bekerja. Jujur saja, sering banyak yang terbengkalai. Tapi nyari ART baru yang sehati dan cocok lahir-batin juga susah, ya?

 

Untungnya setelah ngobrol dengan teman-teman yang nggak punya ART dan harus ke kantor juga setiap hari, saya dapat solusinya. Bukan ART baru, tapi solusi ini bisa kita lakukan selagi menunggu dapat ART baru yang cocok.

 

Jadi, berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman, kalau habisa lebaran ART nggak kunjung balik, ini yang harus kamu lakukan!

 

Artikel Terkait: Tips menghemat pengeluaran rumah tangga

  1. 5 Benda Rumah Tangga Ini Bisa Membuat Tagihan Listrikmu Melonjak
  2. Pulsa Listrik Prabayar dan Pascabayar: Mana yang Lebih Cocok untuk Berhemat?
  3. Yuk, Terapkan 5 Cara Berikut untuk Menghemat Biaya Pengeluaran Listrik!

 

1. Menggunakan jasa pembantu infal

Ini bisa dibilang pilihan paling populer. Jasa pembantu infal adalah pembantu yang bekerja musiman, antara satu hingga dua pekan untuk menggantikan Mbak ART yang sedang pulkam. Jasa pembantu infal ini biasa disediakan oleh penyalur jasa ART juga kok. Masalah tarif, harga pembantu infal bisa dibilang cukup mahal sih. Rata-rata Rp200 –250k per hari, plus biaya administrasi sebesar Rp1 juta.

 

2. Jasa pembersih rumah online

Sekarang apa-apa bisa dipesan online ya? Termasuk jasa ART, bisa dipesan melalui salah satu aplikasi ojek online. Ā Tinggal download aplikasinya dan pilih jasa yang kamu butuhkan. Semua pekerjaan rumah bisa ditangani kok. Mulai dari menyetrika, sapu dan vacuum cleaner, sampai membersihkan kamar mandi.

Selain berbasis aplikasi, ada juga kok jasa kebersihan profesional yang bisa kamu kontak sepertiĀ HOUSE KEEPER INDONESIA atau KUBANTU.ID. Nilai plus dari jasa kebersihan profesional ini adalah beberapa diantaranya bahkan sudah dibekali ilmu kebersihan selevel cleaning service hotel bintang lima! Jadi, soal kualitas nggak perlu diragukan. Rata-rata tarif yang dipatok adalah sekitar Rp50 ribu – Rp70 ribu per jam.

 

Artikel Terkait: Wajib baca buat kamu yang ingin beli rumah atau apartemen sendiri!

  1. Membeli Rumah di Pinggiran Kota Itu Menguntungkan, Lho!
  2. 10 Apartemen Super Kecil di Seluruh Dunia
  3. Pengen Beli Rumah? Ini Dia 6 Tipe Hunian yang Bisa Dipilih sesuai Kebutuhan dan Budget-mu

 

3. Mengerahkan tenaga seluruh anggota rumah

Kalau yang ini bersifat mau nggak mau dan pastinya lebih hemat. He-he-he. Kalau rumahmu nggak terlalu besar, seharusnya nggak masalah ya. Kamu bisa gotong-royong dengan suami dan anak-anak atau anggota keluarga lainnya kalau belum menikah. Hitung-hitung menghabiskan waktu bersama keluarga juga sih. He-he-he.

Ya, kira-kira itulah tiga solusi yang bisa kamu lakukan seandainya Mbak ART mogok balik rumah, mendadak pula. Tentunya sembari mencari yang baru. Semoga segera dapat ART baru yang cocok lahir batin ya!

 

Selagi kamu di sini…

Kami punya informasi singkat yang sayang sekali dilewatkan. Sudahkah kamu tahu tentang Tunaiku? Tunaiku merupakan pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Tunaiku bisa jadi solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu. Kebutuhan dadakan? Atau, butuh tambahan dana untuk kebutuhan tertentu? Kamu bisa ajukan Tunaiku!

 

Nggak mau ribet dan nggak pakai lama ajukan pinjaman? Klik di sini.

 


WINNY WITRA MAHARANI TUNAIKUWINNY WITRA MAHARANI

Jastip Alias Jasa Titip Bisa Jadi Peluang Bisnis Menguntungkan!

SWARAMidnight Sale atau Jakarta Great Sale, selalu jadi momen yang menggoda. Ya, nggak bisa dipungkiri kalau kata sale ini bikin banyak orang rela belanja dan antri berdesakan, bahkan saat tengah malam.

 

Tapi dari pegalaman saya beberapa kali mengikuti midnight sale atau sale besar-besaran lainnya, ternyata nggak sepenuhnya menyenangkan.Kadang waktunya juga nggak pas, bentrok dengan kesibukan. Atau kalau pun bisa, suasana belanja yang sangat desak-desakkan, membuat saya jadi nggak fokus sehingga sulit dapat baju yang cocok. Alhasil yang ada malah lelah, badmood dan malah nggak dapat barang yang dicari.

 

Sering kali saya berpikir, ā€œEnak kali ya kalau ada orang yang mau menggantikan belanja saat sale besar dan saya tinggal terima barangnya di rumahā€. Awalnya hal ini cuma sekedar khayalan aja. Tapi ternyata saat ini khayalan saya ini sudah bisa jadi kenyataan, lho.

 

Mungkin, kamu pernah dengar jastip alias jasa titip. Seperti namanya intinya profesi ini menawarkan jasa bagi kamu untuk nitip dibelanjakan. Seorang teman menginfokan saya tentang layana jastip ini. Menurutnya orang yang berprofesi sebagai jastip ini umumnya adalah orang-orang yang memang hobi belanja atau jalan-jalan di mall. Jadi ya, mesti belanja desak-desakan dalam waktu terbatas saat ada sale besar-besara, bukan masalah bagi mereka.

 

Terus terang saya puas dengan pelayanannya. Setelah mengobrol dengan jastip ya saya pakai pun, saya jadi tersadar kalau profesi jastip alias jasa titip, bisa jadi peluang bisnis yang menguntungkan bagi mereka yang hobi belanja dan jalan-jalan di mal. Kok bisa?

 

Simak langsung yuk kenapa jastip bisa jadi peluang bisnis menguntungkan.

 

1. Sistem kerjanya mudah

Untuk jadi seorang jastip, kamu cuma butuh sebuah akun medsos. Umumnya yang digunakan adalah Instagram. Atau kamu bisa juga menyalurkan ā€˜dagangan’ kamu lewat chat ke beberapa teman atau kenalan. Cara kerjanya sendiri ada dua.

Pertama, saat lagi jalan-jalan di mal, kamu bisa sekalian cari barang yang kira-kira sedang banyak diminati atau lagi sale besar-besaran. Kamu foto barang, beri harga dan biaya jastip-nya. Setelah itu upload di Instagram atau sebar lewat chat, biar konsumen tahu.

Kedua, incar acara sale besar-besaran yang akan segera hadir. Umumkan lewat chat atau akun Instagram kamu. Dengan begitu, konsumen yang memang sudah mengincar acara sale besar-besaran itu bisa langsung menggunakan jasa kamu.

 

Artikel terkait: Beberapa hal yang diperhatikan kalau kamu ingin mulai bisnis online

  1. 4 Tips Memulai Usaha Online sebagai Bisnis Sampingan
  2. Mari Kenali 5 Tipe Orang Saat Berbelanja Online
  3. .Waspadai Pencurian Data Pribadi Untuk Membobol Kartu Kredit!

 

2. Nyaris tanpa moda

Sebenarnya ini tergantung kesepakatan antara kamu dengan konsumen. Apakah kamu mau menggunakan uang kamu dulu untuk belanja barang miliki konsumen atau meminta konsumen transfer uang lebih dulu, baik itu penuh atau pun sebagian, jika dia ingin menggunakan jasa kamu.

Biar nggak ribet dan mengurangi kemungkinan merugi karena konsumen yang bandel, lebih baik buat kesepakatan agar konsumen transfer uang lebih dulu. Jadi memang kamu nggak perlu menyediakan banyak modal.

 

3. Pasar dan konsumen pasti ada

Seperti yang sudah saya ceritakan di awal tulisan ini, banyak orang yang sebenarnya mengincar belanja di acara sale besar-besaran, tapi nggak sanggup kalau harus berdesak-desakan atau kadang waktunya nggak pas. Khususnya mereka yang tinggal dan sibuk bekerja di kota besar. Jadi konsumen buat layanan jastip ini pasti ada. Yang penting kamu pintar menentukan target pasar atau konsumen.

Kamu hobinya belanja apa? Fashion? Makeup? Sepatu? Furnitur? Atau apa? Nah, jadikan itu sebagai dasar untuk menentukan target pasar dan konsumen kamu. Misalnya kamu hobi belanja baju dan makeup, maka fokus pada dua hal itu. Cari konsumen yang memang sama-sama hobi terhadap hal tersebut.

Untuk di medsos, jangan lupa upload testimoni dan follow orang-orang berpengaruh yang berhubungan dengan jenis barang yang kamu jual. Misalnya para selebgram yang bergelut di bidang fashion dan makeup. Sehingga followers mereka (yang juga suka fashion dan makeup) kemungkinan akan ada yang nyangkut jadi followers kamu sehingga bisa jadi calon konsumen.

Jangan lupa juga untuk aktif mencari barang-barang yang paling diminati dan acara-acara diskon besar yang sesuai dengan target pasar kamu.

 

4. Punya langganan = punya keuntungan yang lebih besar

Kalau sudah memiliki banyak pelanggan setia, bisnis jastip ini bisa memberikan kamu keuntungan hingga puluhan juta rupiah setiap bulannya. Apalagi kalau kamu fokus melayani jastip barang-barang mewah. Tentunya ongkos jastipnya pun nggak akan kecil donga, karena konsumen kamu pun pasti kelas A.

Untuk bisa mendapat banyak pelanggan, tentunya kamu perlu memberikan pelayanan yang profesional dan maksimal. Buktikan kalau kamu memang jago dalam membeli barangnya dan pastinya selalu menjaga kualitas barang dengan baik dan cepat sampai ke tangan konsumen.

Biar dapat banyak pelanggan, pandailah menjalin hubungan dengan orang atau teman yang memang sering butuh belanja tapi sibuk. Tawarkan jasa kita pada mereka, berikan pelayanan yang memuaskan, lalu minta mereka promosikan usaha kita pada teman-temannya.

 

Artikel terkait: Tips untuk yang ingin mulai bisnis atau cari kerja tambahan

  1. 5 Ide Bisnis Bermodal Minim yang Cocok Bagi Pemula
  2. Berani Berbisnis Properti Tanpa Modal Lewat 5 Tips Ini
  3. Begini 6 Kiat Sukses Mendirikan Usaha Mikro Kecil Menengah

 

5. Keuntungan lain selain uang

Beberapa orang di luar sana mungkin pernah berkomentar kalau hobi jalan-jalan dan belanja itu hanya buang-buang duit. Nah, dengan jastip ini kamu bisa mengoreksi komentar mereka lewat besarnya peluang dan banyaknya manfaat yang bisa didapat.

Selain mendapatkan untuk uang ada beberapa keuntungan lain yang bisa kamu dapat. Misalnya Saat membelanjakan beberapa barnag yang sama, kamu bisa jadi dapat potongan harga lebih atau mungkin bonus barang yang bisa berguna buat kamu.

Atau karena belanja dalam jumlah besar, poin kartu kredit (jika pakai kartu kredit) atau mungkin poin member kamu di sebuah toko bisa jadi bertambah banyak, yang keuntungannya jelas bisa kamu manfaatkan. Siapa tahu dapat undian tiket liburan gratis ke luar negeri kan? He-he-he.

 

Gimana, sudah jelas kan kenapa bisnis jastip bisa jadi bisnis menguntungkan? Kalau kamu memang hobi belanja, yuk coba bisnis ini, biar kegiata belanja dan jalan-jalanmu bisa lebih menguntungkan!

 

 

Selagi kamu di sini…

Kami punya informasi singkat yang sayang sekali dilewatkan. Sudahkah kamu tahu tentang Tunaiku? Tunaiku merupakan pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Tunaiku bisa jadi solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu. Kebutuhan dadakan? Atau, butuh tambahan dana untuk kebutuhan tertentu? Kamu bisa ajukan Tunaiku!

Nggak mau ribet dan nggak pakai lama ajukan pinjaman? Klik di sini.

 

______________________________________________________________________________________________________

TRI PUSPITASARITRI PUSPITASARI

Peran Koperasi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Rakyat sampai Sekarang

SWARA – Ada yang terdaftar sebagai anggota koperasi? Atau kamu ingat nggak, kapan terakhir kali kamu membeli barang di koperasi? Mungkin sudah lama banget ya, paling dulu waktu masih sekolah. Beli buku tulis, penghapus, penggaris, busur, sampai buku LKS di koperasi sekolah. Atau mungkin buat jajan? Soalnya dulu, koperasi sekolah saya, menjual beberapa jajanan, yang harganya sedikit lebih murah dari kantin. He-he-he. Kalau koperasi sekolah kamu gimana?

 

Meski kata ā€˜koperasi’ sendiri sudah nggak asing, tapi peran koperasi rasanya makin asing ya. Khususnya untuk generasi muda sekarang. Padahal peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyat sampai sekarang banyak banget, lho.

 

Siapa yang masih ingat kalau tanggal 12 Juli ini adalah hari Hari Koperasi Indonesia? Pasti sedikit banget, deh. Ya, 70 tahun lalu di Tasikmalaya digelar Kongres Koperasi pertama di Indonesia dan kemudian ditetapkanlah sebagai Hari Koperasi Indonesia.

 

Selain bersentuhan langsung dengan koperasi sekolah, pengetahuan seputar koperasi juga diberikan di dalam kelas lewat mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Kamu pasti ingat dong diajarkan apa itu koperasi, Ā gimana struktur keanggotaanya, gimana koperasi itu lebih mementingkan kesejahteraan anggotanya daripada mencari laba, dan lain sebagainya.

 

Memang nggak berbeda dengan teori yang kita pelajari di sekolah dulu, koperasi sebenarnya memiliki peranan yang cukup penting dalam Ā perekonomian di Indonesia. Jadi kurang lebih, seperti inilah peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyat hingga sekarang.

 

Artikel Terkait: Tips Mengatasi Masalah Keuangan Agar Sejahtera

  1. Yuk, Kenalan Dengan Program Inklusi Keuangan biar Orang Indonesia Makin Sejahtera!
  2. 4 Mitos Atur Keuangan yang Harus Kamu Tinggalkan Sekarang Juga
  3. Atasi 5 Masalah Keuangan yang Biasa Dialami Pasangan Muda Ini Lewat Pinjaman Uang Tanpa Jaminan!

 

1. Kesejahteraan anggota jadi tujuan utama

Ya, seperti yang sudah sedikit disinggung di atas, Koperasi memiliki tujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Baik dalam skala kecil maupun besar. Jadi, segala bentuk pendapatan dalam koperasi pada akhirnya akan sampai pada anggota juga.

Berdasarkan asas kesejahteraan ekonomi dan sosial, pada akhir tahun, jika masih punya SHU (Sisa Hasil Usaha), koperasi secara adil akan membagikan SHU tersebut pada anggotanya sesuai dengan jasa usaha yang telah dilakukan anggotanya. Jadi memang koperasi nggak profit oriented, kalau punya untung (SHU), ya dibagikan pada anggotanya biar sejahtera.

 

2. Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat

Koperasi juga memiliki peran yang nyata dan langsung pada masyarakat. Contohnya yang masih sangat terasa adala peran Koperasi Unit Desa (KUD). Dulu sewaktu saya masih tinggal di Tasikmalaya, koperasi ini sering kali jadi andalan bagi warga sekitarnya, khususnya para peternak atau petani. Soalnya KUD ini menyediakan berbagai barang kebutuhan usaha mereka dengan harga yang lebih terjangkau. Jadi kebutuuhan mereka bisa terpenuhi dengan lebih murah dan mudah.

Atau koperasi simpan pinjam, yang sekarang juga masih terdapat di beberapa kantor. Koperasi ini bisa jadi andalan karyawan kalau sedang butuh uang. Sayrat mudah, bunga murah dan pastinya tetap akan kebagian SHU di akhir tahun. Dengan berbagai kebutuhan yang tercukupi dengan lebih mudah maka akan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

 

3. Memperkokoh kekuatan perekonomian nasional

Perekonomian nasional dibangung oleh perekonomian daerah dan perkonomian rakyatnya. Semakin kuat perekonomian daerah dan rakyat, semakin kokoh juga perekonomian nasional. Dan yang pasti, kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional adalah tujuan yang harus diwujudkan bersama.

Lalu apa hubungannya dengan koperasi? Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya kalau koperasi itu bertugas menyejahterakan anggotanya (yang berarti rakyat), dengan membantu perekonomian mereka. Saat anggota koperasi makin sejahtera perekonomiannya, maka akan menjadi sokongan yang kuat bagi perekonomian daerah dan selanjutnya perekonomian nasional.

 

Artikel Terkait: Solusi keuangan berupa pinjaman yang aman

  1. Wujudkan Mimpimu Miliki Rumah dengan Memanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan
  2. Jangan Ragu Mengajukan KTA Untuk 5 Kebutuhan Mendesak Ini!
  3. Nah, Ini Dia 5 Hal yang Bikin Permohonan KPR-mu Ditolak!

 

4. Berdasarkan pada kekeluargaan dan demokrasi

Pasti waktu belajar di sekolah dulu, kamu sempat diajarkan (kalau masih ingat) bahwa semangat koperasi adalah ā€˜Dari anggota, untuk anggota’. Artinya, koperasi melakukan kegiatan yang berasaskan pada hubungan kekeluargaan dengan anggotanya.

Mendapatkan harga kebutuhan yang lebih murah, persyaratan mudah dan bunga mudah di Koperasi Simpan Pinjam, atau pembagian SHU yang adil sesuai dengan peran masing-masing anggota, adalah berbagai keuntungan anggota yang sifatnya kekeluargaan dan domokratif. Pengurus/pengawas koperasi juga dipilih langsung oleh anggotanya melalui RAT (Rapat Anggota Tahunan), biasanya lima tahun sekali secara terbuka dan demokratis.

 

Penjelasan di atas hanya garis besar berbagai peranan dan keuntungan dari adanya koperasi di Indonesia. Selama ini kamu mungkin kurang awam dengan manfaat keberadaan koperasi ini. Tapi kalau berdasarkan berbagai keuntungan yang didapat, rasanya penting juga buat kamu atau anak muda lainnya untuk coba bergabung dengan koperasi, demi mendukung ketahanan ekonomi nasional ya. Jadi, selamat Hari Koperasi Nasional!

 

Oh ya…

Selain melalui kopersi Simpan Pinjam, kamu juga bisa dapat pinjaman danai tunai yang nggak ribet, di Tunaiku, lho.

Kapan lagi bisa mengajukan pinjaman tunai hanya bermodalkan KTP? Ajukan di sini sekarang juga! Tunaiku, pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, dan tanpa kartu kredit!

 


rerekusumo

RERE KUSUMO

Biar Stres Nggak Mengganggu Produktivitasmu di Tempat Kerja, Ini Cara Meredakannya!

SWARA – Stres adalah bentuk mekanisme pertahanan dari tubuhmu saat menghadapi suatu tekanan. Kita semua pasti pernah mengalami stres. Penyebabnya bisa dikarenakan tuntutan pekerjaan seperti target dan deadline, urusan keuangan, sampai asmara. Yang pasti, stres bisa sangat mengganggu produktivitasmu di tempat kerja. Yang berarti bahaya untuk kariermu.

 

Sebenarnya, stres itu nggak selalu buruk, kok. Bagi saya yang kerap bergelut dengan deadline, stres bisa memicu otak saya berpikir lebih cepat dan kreatif saat menghadapi deadline. Tanpanya, saya bakal cenderung santai-santai dalam bekerja.

 

Tapi, ibarat pedang bermata dua, stres berlebihan yang nggak dikelola dengan baik justru bisa mengganggu produktivitas kamu. Kalau tengah stres berat, saya jadi sulit fokus dengan pekerjaan di hadapan saya. Untungnya, ada beberapa cara yang sudah terbukti mampu menurunkan tingkat stres kamu yang sudah saya coba sendiri.

 

Jadi, biar stres nggak mengganggu produktivitasmu di tempat kerja, ini cara meredakannya.

 

1. Menyingkir sejenak dari layar monitor

Bekerja di belakang meja membuat kita sukar terlepas dari komputer. Padahal, keseringan menatap layar monitor bisa memicu stres, sulit tidur, hingga depresi. Makanya, setiap satu atau dua jam sekali, bangkitlah dari mejamu untuk beristirahat sekitar 10 menit. Regangkan tubuhmu, hampiri rekan kerja untuk ngobrol sejenak, atau pergilah ke toilet untuk membasuh wajah dengan air dingin.

Setelah berkutat dengan komputer selama berjam-jam di kantor, sebaiknya kamu juga mengurangi penggunaan komputer dan ponsel di rumah. Setidaknya, pastikan semua layar elektronik dalam kondisi mati satu jam sebelum tidur.

 

Artikel Terkait: Tips mengatasi hal-hal yang bisa menimbulkan stres berat

  1. Kalau Akhirnya Kamu Tidak Menyukai Pekerjaanmu, Harus Melakukan Apa?Ini
  2. Kenapa Kamu Harus Tetap Olahraga Walau Sibuk Kerja
  3. 5 Langkah Untuk Terbebas dari Belitan Utang Pinjaman Uang

 

2. Gerakkan badanmu lewat aktivitas fisik

Kalau kamu terbiasa bekerja dengan duduk sepanjang hari seperti saya, kamu nggak boleh malas buat menambah aktivitas fisik seperti olahraga. Olahraga terbukti mampu meningkatkan kinerja otak dan meredakan stres. Nggak perlu lama-lama, cukup 30 menit setiap hari dengan intensitas yang cukup tinggi.

Olahraga juga nggak butuh waktu khusus, kok. Di kantor, luangkan waktu sejenak buat melakukan gerakan sederhana seperti push-up dan squat. Saat senggang di akhir pekan, manfaatkan dengan jalan kaki atau bersepeda sambil menikmati pemandangan hijau ke taman terdekat.

 

3. Mendengarkan musik

Ketika stres mulai menekan, pasang earphone di telinga dan dengarkan musik favoritmu. Musik sudah sejak lama digunakan untuk mengembalikan harmoni antara tubuh dan pikiran. Ini karena musik mampu membantu pelepasan dopamin, yaitu hormon yang membuatmu merasa gembira.

Nggak ada earphone buat kamu pakai? Nggak masalah. Bersenandunglah atau buat musikmu sendiri!

 

4. Nonton video lucu

Salah satu cara menghilangkan stres favorit saya adalah dengan nonton video lucu yang bisa bikin kita tertawa. Menurut para ahli, tertawa membantu meningkatkan asupan oksigen, menstimulasi jantung, paru-paru, dan otot, serta meningkatkan endorfin yang dilepaskan di otak. Kalau kamu mulai stres, coba ambil jeda sejenak dan tonton video lucu yang lagi viral di internet lewat komputer atau ponsel kamu.

 

Artikel terkait: Hal-hal yang perlu kita tahu dan hindari agar sukses dalam pekerjaan

  1. Ini 13 Kebiasaan yang Sering Dilakukan Orang Sulit Sukses
  2. 7 Topik Ini Biasanya Segan Dibicarakan Pada Atasan, Kenapa?
  3. Tanpa Disadari, Ini 10 Tanda Kamu Akan Dipecat

 

5. Bercinta

Bersyukurlah buat kamu yang sudah menikah karena salah satu cara ampuh untuk menghilangkan stres bisa dilakukan lewat bercinta dengan pasangan. Peneliti dari Cornell University mengungkapkan bahwa tubuh kita melepaskan hormon beta endorfin pada saat orgasme. Hormon ini merupakan senyawa alami untuk menghalau stres. Jadi, daripada membawa stres pulang ke rumah, mendingan rayu pasanganmu untuk bercinta.

 

Itu dia beberapa cara meredakan stres yang ampuh menurut saya, dengan didukung penelitian dari para ahli tentunya. Apa kamu punya cara lain yang nggak kalah ampuh?

 

Selagi kamu di sini…

Kami punya informasi singkat yang sayang sekali dilewatkan. Sudahkah kamu tahu tentang Tunaiku? Tunaiku merupakan pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Tunaiku bisa jadi solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu. Kebutuhan dadakan? Atau, butuh tambahan dana untuk kebutuhan tertentu? Kamu bisa ajukan Tunaiku!

Nggak mau ribet dan nggak pakai lama ajukan pinjaman? Klik di sini.

 

______________________________________________________________________________________________________

Risang Pratama

RISANG PRATAMA

Tanpa Disadari, Ini 10 Tanda Kamu Akan Kehilangan Pekerjaan

SWARA – Hari Minggu biasanya saya habiskan untuk me time di rumah. Sekadar baca buku, maraton nonton film, atau tidur seharian. Walaupun terkesan nggak berfaedah, me time ini cara saya untuk memanjakan diri sebelum kembali pada rutinitas di hari Senin. Tapi kemarin, saya terpaksa melewatkan me time di hari Minggu karena seorang kawan yang main ke kosan saya seharian untuk curhat masalah pekerjaannya.

Ya, kawan saya ini boleh dibilang agak kurang beruntung soal pekerjaan. Sepengetahuan saya, selama kurang lebih 2,5 tahun ke belakang, teman saya ini memang sudah beberapa kali pindah tempat kerja. Padahal, saya saja masih bertahan di pekerjaan pertama saya sampai sekarang. Entah apa yang membuat kawan saya ini sering pindah-pindah kerja, tapi kabar terbaru yang kemarin saya dengar, dia pun sedang bersiap-siap mencari pekerjaan baru lagi.

ā€œKamu mau cari kerja baru lagi?” tanya saya.

ā€œIya, kayaknya saya mau dipecat deh. Udah ada tanda-tandanya,” ungkapnya.

Kawan saya ini memang yakin sekali kalau dia akan segera dipecat dari pekerjaannya sekarang. Menurutnya, sudah banyak tanda-tanda yang muncul yang meyakinkan dia kalau dia akan dipecat. Menurutnya lingkungan bekerja dia berubah dan rutinitas kantor pun terasa sangat berbeda.

Kawan saya ini bisa dibilang orang yang cukup sensitif dan cepat tanggap akan perubahan yang terjadi di sekitarnya. Namun, pada banyak kasus, sering kali seorang karyawan justru enggak sadar kalau dirinya akan dipecat. Walau sesungguhnya memang, tanpa disadari ada banyak tanda yang muncul ketika akan dipecat dari kantor.

 

Ya, tanpa disadari ini 10 tanda kamu akan kehilangan pekerjaan alias dipecat. Duh, jadi was-was, nih!

 

1. Tanggung jawab besar yang tiba-tiba dialihkan

Menurut kawan saya, sejak awal bulan lalu atasannya membuat keputusan yang cukup mengejutkan. Jika biasanya dia dipercaya untuk membuat acara di awal bulan, dia nggak lagi ditugaskan untuk hal itu. Atasannya berdalih bahwa ia memberi kesempatan pada rekan kerjanya yang lain. Ini pun jadi tanpa pertama yang membuat kawan saya mulai merasa ada sesuatu yang nggak wajar.

 

Artikel Terkait: Tips sukses di kantor

  1. 7 Topik Ini Biasanya Segan Dibicarakan Pada Atasan, Kenapa?
  2. 6 Alasan Pentingnya Negosiasi Gaji Saat Wawancara Kerja
  3. 5 Kesalahan yang Diabaikan Ketika Menikahi Teman Sekantor

 

2. Atasan yang tidak lagi ramah saat diajak diskusi

Merasa tanggung jawab dan pekerjaannya mulai banyak diserahkan pada orang lain, kawan saya pun meminta berdiskusi dengan atasannya tentang masalah ini. Namun, bukannya mendapat jawaban yang melegakan, sang bos justru hanya menjawab sekenanya bahwa dia ingin memberi kesempatan pada karyawannya yang lain untuk mencoba hal baru. Si bos juga terlihat nggak nyaman dan terburu-buru saat kawan saya mengajak berdiskusi. Kesibukan pun dijadikan alasan untuk menyudahi diskusi tersebut dengan jawaban yang nggak jelas.

 

3. Teman sekantor mulai bersikap aneh

Nggak hanya sikap atasan, sikap rekan kerja di kantornya pun mulai menunjukan perubahan. Jika dulu mereka bisa diajak ngobrol santai saat makan siang bahkan saat sembari bekerja, beberapa waktu terakhir justru sebaliknya. Teman-teman kantor dirasa lebih pendiam, sibuk pada pekerjaan masing-masing dan terkesan menjauh darinya.

 

4. Hasil pekerjaan yang menurun drastis

Nggak bisa dipungkiri kalau perubahan situasi kerja yang nggak nyaman selanjutnya membuat kinerja kawan saya jadi menurun drastis. Karena dia merasa tertekan secara psikis. Nggak ada atasan yang bisa diajak diskusi dan nggak ada teman mengobrol di kantor adalah siksaan baginya. Hal-hal yang membuat dia tertekan ini justru kemudian menjadikan dia sering kurang fokus saat di kantor.

 

5. Nggak lagi ditegur saat membuat kesalahan

Ketika fokus menurun, kawan saya mengaku sering melakukan kesalahan-kesalahan kecil. Beberapa kali dia telat mengirim laporan pada atasannya. Suatu kali dia juga pernah salah mengirim file kepada klien, bahkan nggak sengaja menghapus file milik bosnya. Alih-alih ditegurs, kesalahan-kesalahan tersebut justru dibiarkan saja. Mungkin kesannya enak, namun sebenarnya ini tanda bahwa atasan dan rekan kerja sudah nggak menaruh perhatian lagi pada kamu.

 

6. Nggak diikutsertakan dalam percakapan atau rapat penting

Kecurigaan kawan saya semakin kuat ketika beberapa minggu terakhir dia merasa inbox emalinya sepi. Padahal, kawan saya yang ada diposisi Manager Public Relations ini sehari-harinya mendapat puluhan email dari berbagai divisi. Setiap divisi yang sedang mengerjakan projek pasti akan memberitahukan projeknya lewat email sehingga tim Public Relations bisa memilih dan memikirkan strategi yang tepat untuk mengkomunikasikan projek-projek tersebut pada tim, klien, dan masyarakat.

 

7. Beban pekerjaan yang semakin sedikit

Kawan saya mengaku bahwa kondisi yang dihadapinya cukup membuatnya stres. Jika dahulu dia sering stres karena banyaknya tugas yang harus diselesaikan, kali ini dia stres karena beban pekerjaannya yang semakin berkurang. Pasalnya, berkurangnya beban kerja kali ini menadakan bahwa kontribusinya pada perusahaan sudah nggak banyak lagi. Dengan kata lain, kemampuannya sudah tidak dibutuhkan lagi oleh perusahaan.

 

Artikel Terkait: Butuh pekerjaan baru? Coba cek artike tiga artikel ini.

  1. INFOGRAFIS: 9 Jenis Pekerjaan Tak Tergerus Laju Teknologi
  2. Jadi Pegawai Bank Indonesia, Susah Nggak, Sih?
  3. Lulusan Bahasa atau Sastra, Bisa Kerja Jadi Apa, Sih

 

8. Membuat kesalahan fatal

Nggak mau tinggal diam, kawan saya ini mulai menganalisis segala hal yang pernah terjadi selama dia bekerja. Akhirnya, dia pun ingat bahwa suatu kali dia pernah membuat kesalahan yang terbilang fatal. Beberapa bulan lalu kawan saya ini pernah ngotot ingin membuat event besar, sementara bujet yang dimiliki perusahaan nggak mencukupi. Akhirnya dia membatalkan event tersebut dan ketika itu walk out dari ruang rapat. Hal ini sepertinya dicatat oleh bosnya sebagai kesalahan fatal karena tidak menghargai orang-orang yang ketika itu ada di ruang rapat tersebut.

 

9. Perusahaan merekrut orang baru

Kemungkinan bahwa kawan saya ini akan dipecat memang semakin besar. Siang itu dia memperlihatkan capture email dari rekannya yang ada di divisi Human Resources. Ternyata, perusahaan memang sudah membuka penerimaan untuk posisi Manager Public Relations, yang berarti akan ada orang baru yang menggantikan dirinya.

 

10. Diberikan tugas yang sangat sulit

Tiga hari setelah melihat pengumuman penerimaan karyawan baru tersebut, kawan saya dipanggil oleh atasannya. Dijelaskan bahwa dia akan ditugaskan untuk mengerjakan projek besar yang sebelumnya belum pernah ada. Banyak hal yang harus dikerjakan sementara dia nggak dibantu banyak orang. Hanya ada tim kecil yang akan membantunya dan target yang ditetapkan perusahaan pun sangat besar. Boleh dibilang ini adalah ā€˜mission impossible’ yang diberikan dengan sengaja untuk menjegal kawan saya.

 

Itulah 10 tanda bahwa kamu akan dipecat yang dialami kawan saya. Apakah kamu pernah mengalaminya juga? Atau justru baru tersadar setelah membaca artikel ini? Jika memang begitu, nggak ada salahnya kita pastikan posisi dan nasib kita ke depan, lalu segera bergerak mencar pekerjaan baru.

 

Jadi, gimana kondisi pekerjaan kamu? Apa kamu sedang butuh pinjaman tunai tanpa ribet? Kalau ya, ajukan pinjaman tunaimu di sini!

 


rerekusumo

RERE KUSUMO

INFOGRAFIS: 9 Jenis Pekerjaan Tak Tergerus Laju Teknologi

SWARA – Semakin lama, perkembangan teknologi kian pesat. Kehidupan masa kini menjadi serba canggih dan cepat. Kehidupan pun menjadi lebih mudah dan tidak ribet. Hal ini pun berimplikasi pada sektor pekerjaan. Kemajuan teknologi bisa memudahkan pekerjaan kita.

 

Kabar gembiranya, kemudahan yang ditawarkan teknologi membuat pekerjaan semakin efisien sehingga dalam hal penggajian pegawai dan biaya produksi pun bisa diminimalisir. Kabar kurang menggembirakannya, hal ini bisa jadi akan menjadi ancaman terhapat prospek posisi kerja tertentu. Di sinilah kita perlu berhati-hati. Bukankah kita tidak ingin kemajuan teknologi hanya menguntungkan perusahaa saja?

 

Nah, untuk itu penting kiranya untuk kita memilih pekerjaan yang prospek ke depannya tidak akan tergerus perkembangan teknologi. Setidaknya, 9 jenis pekerjaan ini tidak akan ā€˜gulung tikar’ sekalipun perkembangan teknologi dan internet semakin maju dari sekarang.

 

infografis_pekerjaan-tak-tergerus-teknologi

 

Mau dapat pinjaman tanpa agunan yang hanya bermodal KTP doang? Klik di sini saja! Tunaiku, pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, dan tanpa kartu kredit!