SWARA – Ada yang terdaftar sebagai anggota koperasi? Atau kamu ingat nggak, kapan terakhir kali kamu membeli barang di koperasi? Mungkin sudah lama banget ya, paling dulu waktu masih sekolah. Beli buku tulis, penghapus, penggaris, busur, sampai buku LKS di koperasi sekolah. Atau mungkin buat jajan? Soalnya dulu, koperasi sekolah saya, menjual beberapa jajanan, yang harganya sedikit lebih murah dari kantin. He-he-he. Kalau koperasi sekolah kamu gimana?

 

Meski kata ā€˜koperasi’ sendiri sudah nggak asing, tapi peran koperasi rasanya makin asing ya. Khususnya untuk generasi muda sekarang. Padahal peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyat sampai sekarang banyak banget, lho.

 

Siapa yang masih ingat kalau tanggal 12 Juli ini adalah hari Hari Koperasi Indonesia? Pasti sedikit banget, deh. Ya, 70 tahun lalu di Tasikmalaya digelar Kongres Koperasi pertama di Indonesia dan kemudian ditetapkanlah sebagai Hari Koperasi Indonesia.

 

Selain bersentuhan langsung dengan koperasi sekolah, pengetahuan seputar koperasi juga diberikan di dalam kelas lewat mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Kamu pasti ingat dong diajarkan apa itu koperasi, Ā gimana struktur keanggotaanya, gimana koperasi itu lebih mementingkan kesejahteraan anggotanya daripada mencari laba, dan lain sebagainya.

 

Memang nggak berbeda dengan teori yang kita pelajari di sekolah dulu, koperasi sebenarnya memiliki peranan yang cukup penting dalam Ā perekonomian di Indonesia. Jadi kurang lebih, seperti inilah peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyat hingga sekarang.

 

Artikel Terkait: Tips Mengatasi Masalah Keuangan Agar Sejahtera

  1. Yuk, Kenalan Dengan Program Inklusi Keuangan biar Orang Indonesia Makin Sejahtera!
  2. 4 Mitos Atur Keuangan yang Harus Kamu Tinggalkan Sekarang Juga
  3. Atasi 5 Masalah Keuangan yang Biasa Dialami Pasangan Muda Ini Lewat Pinjaman Uang Tanpa Jaminan!

 

1. Kesejahteraan anggota jadi tujuan utama

Ya, seperti yang sudah sedikit disinggung di atas, Koperasi memiliki tujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Baik dalam skala kecil maupun besar. Jadi, segala bentuk pendapatan dalam koperasi pada akhirnya akan sampai pada anggota juga.

Berdasarkan asas kesejahteraan ekonomi dan sosial, pada akhir tahun, jika masih punya SHU (Sisa Hasil Usaha), koperasi secara adil akan membagikan SHU tersebut pada anggotanya sesuai dengan jasa usaha yang telah dilakukan anggotanya. Jadi memang koperasi nggak profit oriented, kalau punya untung (SHU), ya dibagikan pada anggotanya biar sejahtera.

 

2. Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat

Koperasi juga memiliki peran yang nyata dan langsung pada masyarakat. Contohnya yang masih sangat terasa adala peran Koperasi Unit Desa (KUD). Dulu sewaktu saya masih tinggal di Tasikmalaya, koperasi ini sering kali jadi andalan bagi warga sekitarnya, khususnya para peternak atau petani. Soalnya KUD ini menyediakan berbagai barang kebutuhan usaha mereka dengan harga yang lebih terjangkau. Jadi kebutuuhan mereka bisa terpenuhi dengan lebih murah dan mudah.

Atau koperasi simpan pinjam, yang sekarang juga masih terdapat di beberapa kantor. Koperasi ini bisa jadi andalan karyawan kalau sedang butuh uang. Sayrat mudah, bunga murah dan pastinya tetap akan kebagian SHU di akhir tahun. Dengan berbagai kebutuhan yang tercukupi dengan lebih mudah maka akan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

 

3. Memperkokoh kekuatan perekonomian nasional

Perekonomian nasional dibangung oleh perekonomian daerah dan perkonomian rakyatnya. Semakin kuat perekonomian daerah dan rakyat, semakin kokoh juga perekonomian nasional. Dan yang pasti, kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional adalah tujuan yang harus diwujudkan bersama.

Lalu apa hubungannya dengan koperasi? Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya kalau koperasi itu bertugas menyejahterakan anggotanya (yang berarti rakyat), dengan membantu perekonomian mereka. Saat anggota koperasi makin sejahtera perekonomiannya, maka akan menjadi sokongan yang kuat bagi perekonomian daerah dan selanjutnya perekonomian nasional.

 

Artikel Terkait: Solusi keuangan berupa pinjaman yang aman

  1. Wujudkan Mimpimu Miliki Rumah dengan Memanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan
  2. Jangan Ragu Mengajukan KTA Untuk 5 Kebutuhan Mendesak Ini!
  3. Nah, Ini Dia 5 Hal yang Bikin Permohonan KPR-mu Ditolak!

 

4. Berdasarkan pada kekeluargaan dan demokrasi

Pasti waktu belajar di sekolah dulu, kamu sempat diajarkan (kalau masih ingat) bahwa semangat koperasi adalah ā€˜Dari anggota, untuk anggota’. Artinya, koperasi melakukan kegiatan yang berasaskan pada hubungan kekeluargaan dengan anggotanya.

Mendapatkan harga kebutuhan yang lebih murah, persyaratan mudah dan bunga mudah di Koperasi Simpan Pinjam, atau pembagian SHU yang adil sesuai dengan peran masing-masing anggota, adalah berbagai keuntungan anggota yang sifatnya kekeluargaan dan domokratif. Pengurus/pengawas koperasi juga dipilih langsung oleh anggotanya melalui RAT (Rapat Anggota Tahunan), biasanya lima tahun sekali secara terbuka dan demokratis.

 

Penjelasan di atas hanya garis besar berbagai peranan dan keuntungan dari adanya koperasi di Indonesia. Selama ini kamu mungkin kurang awam dengan manfaat keberadaan koperasi ini. Tapi kalau berdasarkan berbagai keuntungan yang didapat, rasanya penting juga buat kamu atau anak muda lainnya untuk coba bergabung dengan koperasi, demi mendukung ketahanan ekonomi nasional ya. Jadi, selamat Hari Koperasi Nasional!

 

Oh ya…

Selain melalui kopersi Simpan Pinjam, kamu juga bisa dapat pinjaman danai tunai yang nggak ribet, di Tunaiku, lho.

Kapan lagi bisa mengajukan pinjaman tunai hanya bermodalkan KTP? Ajukan di sini sekarang juga! Tunaiku, pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, dan tanpa kartu kredit!

 


rerekusumo

RERE KUSUMO