SWARA – Sudah pernah dengar tentang rumah cluster? Biasanya, rumah dengan sistem ini dibangun berkelompok dengan model rumah yang sama. Di perkotaan, rumah cluster berdiri di lahan yang kecil. Ada satu ciri rumah cluster yang bikin saya ingat kampung halaman, yaitu tiadanya pagar atau tembok tinggi yang menyekat setiap rumah.
Nah, walau nggak ada pagar, kamu bisa membangunnya sendiri. Namun, jangan buru-buru, sebab pengembang punya tujuan tersendiri saat merancang perumahan cluster. Jawabannya ada di tujuh poin berikut.
Artikel Terkait: Belajar Investasi
- Berencana Investasi Perhiasan? Ini 8 Jenis Perhiasan yang Pantas Dijadikan Investasi
- 5 Jenis Investasi yang Sebaiknya Dihindari Investor Baru
- Tertarik Investasi Berlian? Ini Keuntungan yang Akan Kamu Dapatkan!
1. Keamanannya terjamin
Keamanan merupakan elemen utama pada rumah cluster. Nggak sembarang orang boleh masuk ke dalam kawasan rumah cluster. Bila ada tamu atau orang yang berkepentingan ingin masuk, ada pemberlakuan sistem ID Card. Artinya kamu harus meninggalkan KTP atau tanda pengenal lainnya. Sistem keamanannya juga dilengkapi dengan CCTV selama 24 jam, jadi terpantau terus.
2. Kehidupan sosial terjalin
Setiap saya masuk ke dalam kompleks perumahan besar, ada satu persamaan yang saya dapatkan. Jalanannya sepi dan jarang ada interaksi sosial terjadi. Nah, kalau kamu tinggal di rumah cluster, situasi ini kemungkinan besar bakal terbalik. Rumah-rumah di cluster itu dekat dan biasanya nggak berpagar. Jadi ada kesan, kamu dan tetangga dekat dan saling percaya. Hal ini juga bikin kamu dan semangat bisa bersosialisasi. Kamu dan tetangga bisa lebih bebas berinteraksi, bisa lebih akrab dan bergotong royong. Mirip banget dengan rumah saya di kampung, deh.
3. Anak-anak bisa main sepuasnya
Salah satu keuntungan yang bakal kamu dapat saat membeli rumah cluster adalah kamu memperoleh halaman rumah yang luas. Nah kondisi bisa menjadi tempat bermain buat anak-anak. Selain itu karena sudah kenal tetangga, kamu juga nggak perlu khawatir dengan teman bermain anak. Minimnya kendaraan yang lewat di perumahaan cluster juga berpengaruh pada keamanan anak-anak saat bermain di halaman rumah.
4. Rumah terasa lebih besar
Karena dibangun tanpa pagar dengan halaman yang luas, rumah kamu bakal terlihat lebih besar atau lebih luas. Kamu juga bisa mengakali hal ini dengan memilih cat warna cerah. Selain itu, karena perusahaan cluster biasanya ditanami dengan pohon dan taman, tempat tinggal kamu bakal lebih adem dan asri, lho.
5. Fasilitas yang cukup
Memang, kebanyakan rumah cluster dibangun di atas lahan yang kecil. Namun, ini nggak menjadikan pengembang malas, lho. Kamu bakal tetap mendapatkan fasilitas publik yang memadai, seperti taman bermain, jalur jogging, kolam renang, dan lainnya. Kamu juga nggak perlu khawatir, karena kemungkinan besar pengembang bakal menyediakan akses ke transportasi publik.
6. Bernilai tinggi secara investasi
Siapa bilang rumah cluster nggak laku? Kawasan cluster justru merupakan investasi yang menguntungkan karena adanya unsur eksklusivitas, keamanan, dan privasi yang banyak dicari orang. Tren harga rumah yang cenderung bisa menjadikan rumah di area cluster sebagai investasi properti yang menguntungkan.
Artikel Terkait: Mencoba Berinvestasi
- 4 Tips Bagi Milenial yang Ingin Berinvestasi Saham
- 5 Langkah Jitu Memulai Investasi Mata Uang Asing demi Masa Depan
- Jadi Investasi Terbaik, Ini 3 Strategi Tepat Saat Investasi Emas
Â
7. Tertib dan nyaman
Biasanya, perumahan cluster memberlakukan sistem jalan satu jalur sehingga nggak ada kendaraan yang lalu-lalang. Hal ini menjadikan tempat tinggal kamu lebih tertib dan nyaman. Kamu nggak perlu khawatir dengan anak-anak yang bermain karena mereka bisa bebas bermain tanpa asap kendaraan atau kencangnya kendaraan.
Ternyata tinggal di rumah cluster cukup menguntungkan ya. Ingat, rumah atau tempat tinggal itu adalah kebutuhan utama. Tempat kamu membangun keluarga, tempat istrahat, dan tempat berkumpul dengan orang-orang tercinta. Memilihnya harus pintar dan cermat, serta harus disesuaikan dengan kebutuhan kamu.
  KENNY CAROLINE
