SWARA – Bagi pasangan yang telah menikah, ingin segera mendapatkan momongan tentunya menjadi hal yang wajar. Memang anak yang dianggap sebagai keturunan menjadi dambaan. Namun begitu, beberapa pasangan lupa kalau kehadiran anak, selain membawa kebahagiaan juga membawa tanggung jawab yang besar.

 

Tanggung jawab menjadi orangtua tentu tidak sekedar membimbing anaknya menjadi berhasil tetapi juga menafkahi anaknya dengan baik.

 

Artikel terkait : Beban dan Tanggung Jawab Orang Tua

  1. 3 Tipe Orang Tua dalam Mempersiapkan Pendidikan Anak, Kamu yang Mana?
  2. Ini Enaknya Tinggal di Dekat Orang Tua Setelah Menikah
  3. Wahai Orang Tua, Pola Asuhmu Memengaruhi Kebahagiaan dan Jumlah Penghasilan Anakmu Kelak

 

Tahukah kamu, jika dihitung-hitung pengeluarannya, satu anak saja bisa membutuhkan biaya hingga ratusan juta, bahkan miliaran, untuk mencukupi semua kebutuhannya hingga dewasa. Bahkan sebelum lahir pun ada banyak biaya yang harus dikeluarkan.

 

Oleh sebab itu, para pasangan muda wajib mempersiapkan beberapa hal di bawah ini sebelum memutuskan memiliki anak. Nggak hanya membuat orang tua menjadi lebih siap dengan segala biaya tetapi juga tumbuh kembangnya si kecil berjalan dengan baik, seperti dilansir dari Finansialku.com.

1. Rencanakan cuti hamil

Selama masa kehamilan berjalan, mulailah untuk merencanakan cuti hamil. Atau jika merasa ingin lepas dari beban pekerjaan maka pilihan untuk istri resign dari pekerjaan dan mengurus anak bisa dipertimbangkan.Tentunya,hal tersebut harus dirundingkan secara matang bersama pasangan. Jangan lupa mempertimbangkan kondisi keuangan agar saat sudah memiliki anak, semua kebutuhan tetap terpenuhi.

 

2. Hitung biaya saat masa kehamilan

Selama masa kehamilan tentunya akan ada beberapa kebutuhan yang harus kamu penuhi. Seperti, makanan, kebutuhan suplemen kehamilan ibu, baju hamil, biaya dokter kandungan, biaya cek kandungan, dan lainnya.

 

Ada baiknya seluruh biaya tersebut sudah memiliki anggarannya sendiri sedini mungkin. Dengan begitu, ketika hari kehamilan datang, kamu dan pasangan enggak perlu bingung untuk membayarnya. Ingat, ibu hamil biasanya membutuhkan makanan lebih banyak dari biasanya. Apalagi kalau sudah timbul kebiasaan mengidamnya. Biaya makanannya juga pasti akan meningkat.

 

Buat anggaran sedetail mungkin,semakin detail persiapanmu, semakin mudah juga kamu memenuhi seluruh kebutuhan.

 

3. Anggaran setelah melahirkan

Enggak hanya selama masa kehamilan, setelah melahirkan juga ada beberapa kebutuhan yang harus dipersiapkan. Setelah istri melahirkan, ada banyak kebutuhan yang harus segera dipenuhi.Seperti biaya rumah sakit jika tidak ditanggung oleh asuransi.

 

Solusinya, cari rumah sakit yang memberikan penawaran atau layanan persalinan dengan menyediakan layanan menabung biaya persalinan. Dengan layanan tersebut, kamu bisa menyicil pembayaran persalinan setiap bulan sejak awal kehamilan. Jadi pembayarannya saat hari persalinan tiba menjadi lebih ringan.

 

Jangan lupa juga untuk menyiapkan dana untuk hal-hal yang tidak terduga. Misalnya, sang buah hati harus menggunakan fasilitas inkubator lebih lama dari yang seharusnya.Lebih baik kamu punya kelebihan dana daripada kekurangan dana di hari persalinan nanti.

 

Setelah keluar dari rumah sakit pun pastinya ada biaya lagi, kan? Seperti biaya untuk pakaian bayi, perlengkapan bayi, dan lainnya. Segala biaya tersebut harus dipikirkan dan dipersiapkan dari sekarang. Dengan begitu, kamu dan pasangan enggak harus pusing memikirkan masalah biaya dalam menyambut sang buah hati.

 

4. Cari tahu layanan asuransi dan siapkan biaya antisipasi

Jika memiliki asuransi maka maksimalkan penggunannya dan cari tahu lebih banyak layanan yang bisa diberikan. Terutama apabila ada layanan yang bermanfaat untuk proses kehamilan dan melahirkan sang istri.Ketahui seluruh layanan asuransi yang kamu miliki, baik asuransi pribadi ataupun asuransi dari perusahaan. Layanan ini akan menjadi dasar pertimbangan kamu nanti dalam memilih tempat istri melahirkan.

 

Kalau sudah tahu layanan apa saja yang kamu dapatkan,selanjutnya tinggal memperhitungkan biaya antisipasinya saja.Biaya tersebut dimaksudkan untuk membayar kebutuhan-kebutuhan yang nantinya enggak ditanggung oleh asuransi.

 

5. Dana darurat

Dana darurat, untuk hal apapun itu, sangatlah diperlukan. Apalagi kalau kamu ingin memiliki anak. Kalau belum punya, segera siapkan dari sekarang. Semakin banyak tanggungan berarti semakin besar juga dana darurat yang dibutuhkan. Dan dana darurat yang dibutuhkan bukan hanya untuk proses persalinan di atas saja, ya. Anggaran dana ini juga biasanya akan dibutuhkan untuk kebutuhan rumah tangga nantinya. Hal ini seiring dengan jumlah tanggungan yang bertambah, misalnya memiliki anak lebih dari satu.

 

Artikel Terkait : Siapkan Dana Saat Melahirkan, Ini Solusinya

  1. Kiat Memilih Asuransi Berdasarkan Kondisi Finansialmu
  2. Melahirkan Pakai BPJS, Begini Prosedur yang Harus Dilakukan
  3. Biaya Persalinan dan Operasi Caesar Ditanggung BPJS, Asalkan…

 

6. Cari dokter anak sesuai kebutuhan

Ada banyak dokter anak yang bisa melayani kamu dan buah hati. Tapi tentunya beda dokter beda juga pelayanan yang diberikan. Carilah dokter anak yang kamu rasa paling cocok untuk kamu dan buah hati. Kamu akan membutuhkan dokter anak segera setelah kamu melahirkan si buah hati. Baik itu karena masalah kesehatan maupun sekedar mengontrol pertumbuhan sang buah hati agar tetap optimal.

Pastikan kamu memilih dokter yang sesuai dengan kriteria kamu dan pasangan, dan jangan lupa sesuai budget yang ada.Jangan sampai kamu memilih dokter secara acak  karena terlanjur membutuhkan dokter anak tapi belum mempunyai pilihan.

 

Gimana, sudah siapkah menjadi orangtua?