Thursday, 2 Apr 2026

SWARA KAMU: Pertemanan Dunia Maya, Siapa Bilang Susah?

SWARA KAMU: Pertemanan Dunia Maya, Siapa Bilang Susah?

Swara Kamu

Swara Kamu

Author

Diah Kirana

Wed, 03 Feb 2021

13:09 WIB

Post

Bagi kamu yang belum pernah menjalin pertemanan virtual pasti penasaran, kok bisa ya orang-orang berteman di media sosial, bahkan sampai bertemu di dunia nyata? Bagaimana prosesnya? Apa saja yang harus diperhatikan dalam berteman secara virtual?

 

Pertemanan merupakan hal yang diperlukan setiap individu. Sebagai makhluk sosial, pertemanan merupakan suatu implementasi nyata bahwa manusia saling membutuhkan satu sama lain, baik itu untuk berbagi cerita atau sekedar membahas minat yang sama.

 

Seiring berjalannya waktu, pola pertemanan akan terus berubah. Generasi-generasi terdahulu menjalin pertemanan secara langsung karena teknologi yang masih terbatas, berbeda dengan di masa sekarang, teknologi semakin canggih dan pertemanan dapat dilakukan melalui dunia maya yang tak mengenal jarak dan waktu.

 

Hal ini dikarenakan di era digital ini orang-orang cenderung menghabiskan waktunya di depan layar gadget mereka. Entah itu mengakses informasi di portal berita, bermain game, maupun sekedar scrolling timeline media sosial mereka.

 

Saat ini, kita berada di jaman dimana tidak ada batasan untuk berinteraksi dengan dunia luar karena kemajuan teknologi yang semakin berkembang. Sangat mudah untuk kita mendapatkan teman virtual, baik itu dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan sepertinya, lebih mudah untuk kita untuk mendapatkan teman virtual dibanding teman di kehidupan nyata.

 

Berdasarkan data yang didapat dari Kemenkominfo, dimana diantara 63 juta jiwa pengguna internet, 95 persennya mengakses media sosial.

 

Berdasarkan data diatas, media sosial terbukti menjadi tempat yang paling sering digunakan untuk mencari teman virtual. Dengan melakukan interaksi di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram, kita dapat menambah daftar pertemanan kita dengan mudah. Kita hanya perlu memanfaatkan fitur yang tersedia di aplikasi tersebut dengan baik maka peluang untuk mendapatkan teman baru akan semakin besar.

 

Contohnya di Twitter, kita bisa mendapatkan teman baru hanya dengan melakukan interaksi kecil seperti mereply tweet seseorang atau bertukar pikiran di kolom reply. Berbagai aplikasi anonymous, seperti Chatous, dimana kita dipertemukan oleh orang-orang dengan minat yang sama juga seringkali digunakan untuk mencari teman di media sosial karena beberapa orang merasa lebih nyaman untuk berinteraksi dengan orang lain tanpa harus diketahui identitas mereka.

 

Website Omegle juga menjadi salah satu yang diminati banyak orang untuk mencari teman di dunia maya. Omegle memiliki fitur yang dapat mempertemukan dua orang dalam bentuk pesan, suara, hingga video secara random dan global dimana hal ini sangatlah menarik karena kita tidak hanya berinteraksi secara verbal tetapi juga nonverbal. Ketiga aplikasi tersebut hanyalah contoh kecil dari banyaknya interaksi di media sosial yang tak terbatas ini.

 

Apabila kita berhasil membangun komunikasi yang baik dan merasa nyaman untuk melanjutkan obrolan, maka kita dapat pindah ke aplikasi yang lebih privat dan personal seperti WhatsApp atau Line.

 

Jika kamu sudah sampai sini, maka, selamat, kamu baru saja membangun pertemanan di media sosial! Disini kamu bisa bertukar cerita dan membahas minat yang sama dengan teman virtual kamu lebih detail. Tapi, jangan lupa untuk tetap tahu batasan, ya!

 

Memiliki teman virtual juga memerlukan usaha, lho.. Kita harus pandai berempati dan harus bisa menguasai seni berkomunikasi secara virtual. Layaknya pertemanan di dunia nyata, kita juga perlu memperhatikan beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menjalin pertemanan dengan baik.

 

Pertama, memperhatikan penampilan di profil media sosial.

 

Hal ini berlaku apabila kita menggunakan media sosial sebagai akun pribadi, kita harus menunjukkan sisi terbaik dari diri kita. Media sosial merupakan tempat dimana kita ingin menunjukkan diri kita, jadi, pastikan untuk membuat image yang menarik!

 

Kedua, pahami bahwa mereka memiliki kesibukan di dunia nyata.

 

Sehingga kita tidak selalu meminta untuk dibalas pesannya setiap saat. Lagipula, kita harus pintar membangun citra diri dengan tidak terlihat gabut.. Hihi..

 

Ketiga, menjaga percakapan dengan mencari topik.

 

Kita bisa memulainya dengan mencari topik yang bisa dibahas secara berkelanjutan. Jangan lupa untuk memperluas informasi agar tidak kehabisan topik dan kita juga harus merespon pesan dengan baik, jangan jadi convokill, ya!

 

Keempat, memperkuat ikatan dengan cara mencari tahu lebih dalam tentang mereka dan mau membuka diri.

 

Menjadi teman berarti mau untuk peduli satu sama lain, jangan terlalu abai dan cobalah untuk membuka diri.

 

Terakhir, pandai memilah siapa saja yang ingin dihubungi.

 

Baik itu dari segi usia, jenis kelamin, minat, dan sejenisnya. Semakin banyak kesamaan, interaksi akan semakin sering dilakukan dan bahasan akan semakin luas.

 

Dengan memahami kelima hal tersebut, kita akan lebih mudah dalam membangun hubungan pertemanan dengan orang baru di media sosial.

 

Selanjutnya, apa saja yang perlu kita perhatikan apabila ingin bertemu dengan teman yang kita temui di media sosial? Karena faktanya, meskipun sudah berhubungan cukup lama dan cukup mengenal satu sama lain dengan baik, masih banyak, lho, orang yang menolak bertemu secara langsung karena mereka kurang yakin untuk bertemu teman virtualnya.

 

Hal itu sebenarnya sah-sah saja mengingat kita tidak tahu siapa sesungguhnya orang dibalik profil tersebut. Meskipun kita sudah merasa mengetahui mereka dengan baik, perasaan-perasaan tidak yakin bisa saja muncul dan itu merupakan hal yang normal.

 

Terlebih, tanpa sadar kita berekspektasi terhadap teman virtual kita. Perasaan takut mereka tidak sesuai ekspektasi kita atau kita tidak sesuai ekspektasi mereka menghambat kita untuk bertemu dengan teman virtual kita.

 

Namun, jika kalian berminat untuk bertemu secara nyata dengan teman virtual kalian, pastikan kalian harus melakukan hal-hal dibawah ini, ya!

 

Pertama, skimming postingan dan aktivitas media sosial teman virtual kalian.

 

Pastikan bahwa mereka orang yang cukup baik untuk ditemui, apabila postingan mereka banyak mengandung ujaran kebencian, kata kasar, keluhan, dan memposting sesuatu yang membuat kalian tidak nyaman, lebih baik menghindar dan jangan berinteraksi terlalu sering.

 

Kedua, sejauh apapun kalian mengenal, jangan coba-coba memberi informasi terlalu banyak.

 

Hindari memberi informasi yang berpotensi membahayakanmu, seperti, alamat rumah, keadaan rumahmu saat itu (sedang kosong atau tidak), serta jalan yang kamu lalui saat berpergian ke luar.

 

Ketiga, hindari mengirim foto yang mengandung identitas personal.

 

Foto-foto yang didalamnya terdapat identitas personal seperti, nomor rumah, plat kendaraan, KTP, nomor rekening, sebaiknya jangan kamu kirim ke teman virtual kamu, ya!

 

Keempat, sebelum memutuskan untuk bertemu, carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang teman virtualmu.

 

Cari tahu dan buktikan apakah informasi yang selama ini mereka berikan adalah benar. Lihat juga daftar pertemanannya dan bagaimana mereka berinteraksi dengan teman-teman asli mereka di media sosial.

 

Terakhir, pilihlah tempat ramai jika kamu sudah yakin dan memutuskan untuk bertemu.

 

Jika kamu sudah yakin untuk bertemu dengan teman virtualmu, cobalah meminta untuk bertemu di tempat yang ramai. Tidak ada yang tahu isi pikiran seseorang, untuk menjaga-jaga, ada baiknya kamu memilih keramaian seperti mall, coffee shop atau tempat publik lainnya yang tidak mengancam posisimu.

 

Kamu juga bisa mengajak saudara atau temanmu untuk menemanimu. Satu lagi, pastikan kamu membawa uang cash dan baterai handphonemu dalam kondisi penuh, ya!

 

Nah! Itu dia langkah-langkah dan saran yang bisa kamu lakukan agar berhasil mendapat teman melalui media sosial. Terdengar ribet namun jika kita melakukannya dengan santai dan senang hati, pasti kita dapat merasakan benefitnya!

 

Jangan ragu untuk memperluas pertemanan di media sosial, ya. Kamu tidak akan tahu sebelum kamu mencoba. Jadi, selamat mencoba!

 

Swara Kamu merupakan wadah untuk menyalurkan inspirasi, edukasi, dan kreasi lewat tulisanmu. Kamu bisa menyampaikan pendapat, pemikiran, atau informasi menarik seputar finansial dan karier. Setiap artikel Swara Kamu menjadi tanggung jawab penulis karena merupakan opini pribadi penulis. Tim Swara tidak dapat menjamin validitas dan akurasi informasi yang ditulis oleh masing-masing penulis.

 

Ingin ikut berbagi inspirasi? Langsung daftarkan dirimu sebagai penulis Swara Kamu di sini!

Tentang Penulis


Author

Diah Kirana