SWARA – Pernahkah kamu mengajukan pinjaman online, tapi pengajuan tersebut ditolak? Kalau iya, kamu tidak perlu khawatir atau putus asa. Kamu masih bisa mengajukan kembali pinjaman dengan strategi baru supaya pengajuan berikutnya diterima.Â
Mengajukan pinjaman online memang tidak bisa sembarangan. Kalau kamu tidak bisa meyakinkan penyedia pinjaman bahwa kamu layak menerima pinjaman tersebut, kemungkinan untuk pengajuanmu diterima menjadi lebih kecil.Â
Karena itu, ketahui dulu apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan ketika akan mengajukan pinjaman, serta apa alasan pengajuan pinjamanmu ditolak.Â
Alasan Pengajuan Pinjaman Online Ditolak
Setiap penyedia pinjaman tentu memiliki alasan untuk tidak menyetujui pengajuan pinjamanmu. Ada beberapa faktor yang menyebabkan suatu pengajuan bisa ditolak, yaitu:Â
-
Dokumen persyaratan yang tidak sesuai
Ketika akan mengajukan pinjaman, pihak penyedia pinjaman tentu menyebutkan apa saja dokumen persyaratan yang harus kamu lengkapi. Apabila dokumen yang dilampirkan tampak tidak jelas atau tidak sesuai dengan ketentuan, maka pengajuanmu akan ditolak.
Salah satu dokumen persyaratan yang paling umum adalah KTP. Dalam KTP, pihak penyedia pinjaman bisa menganalisa usia, status, dan pekerjaanmu. Aspek-aspek yang tercantum dalam KTP serta kesesuaian isi KTP dengan data diri yang kamu cantumkan juga akan dijadikan pertimbangan.
Kalau kamu melampirkan dokumen dengan foto yang buram atau tidak jelas, bisa saja pengajuan pinjamanmu pada akhirnya ditolak.Â
-
Jumlah pengajuan melebihi limit
Saat akan mengajukan pinjaman, pastikan untuk mencari tahu lebih dulu berapa batas maksimal dari pengajuan pinjaman. Setiap penyedia pinjaman memiliki kebijakan yang berbeda-beda mengenai hal ini.
Jika kamu mengajukan pinjaman dengan nominal yang melebihi limit, tentu saja pengajuanmu akan ditolak. Limit yang ditetapkan oleh penyedia pinjaman sudah disesuaikan dengan kemampuanmu sebagai nasabah, berdasarkan gaji dan riwayat kredit yang kamu miliki.
Jadi, jangan heran kalau limit pinjamanmu bisa saja berbeda dari limit pinjaman teman-temanmu yang lain.Â
-
Domisili di luar wilayah layanan pinjaman
Sebelum mengajukan pinjaman, coba perhatikan kembali dimana wilayah operasional dari pihak penyedia pinjaman yang bersangkutan. Terkadang, salah satu alasan pengajuan pinjaman online ditolak adalah domisili yang berada di luar wilayah layanan peminjam.
Tidak semua penyedia pinjaman memiliki akses untuk memberikan pinjaman kepada seluruh masyarakat di Indonesia. Kalau kamu memang ingin mengajukan pinjaman, sebaiknya carilah penyedia pinjaman yang beroperasi sampai ke wilayah tempat tinggalmu.Â
-
Riwayat kredit yang buruk
Beberapa penyedia pinjaman online mengharuskan setiap nasabah untuk melalui proses BI Checking sebelum pengajuannya bisa diterima. BI Checking merupakan informasi data yang tersedia di Bank Indonesia (BI), berisi riwayat kredit atau pinjaman seseorang, baik pinjaman kepada bank maupun bukan bank.
Sebenarnya, tidak semua pinjaman online melibatkan proses ini. Tapi, jika kamu mengajukan pinjaman ke penyedia pinjaman yang mengharuskan adanya BI Checking, sebaiknya pastikan kamu memiliki riwayat kredit yang baik.
Riwayat kredit yang buruk akan terlihat dari pengalamanmu terlambat membayar cicilan, terlalu sering mendapat denda, dan lain sebagainya.Â
Tips Mengajukan Pinjaman Setelah Pinjaman Online Ditolak
Sekarang, kamu sudah mengetahui apa saja faktor yang menyebabkan suatu pengajuan pinjaman online ditolak. Agar pinjamanmu berikutnya diterima, berikut ini tips yang bisa kamu lakukan:
-
Beri jeda tiga bulan
Umumnya, penyedia pinjaman memberikan durasi masa tenggang selama tiga bulan untuk setiap pengajuan yang ditolak. Jadi, apabila pengajuan pertamamu gagal, kamu harus menunggu selama kurang lebih tiga bulan sebelum bisa kembali mengajukan pinjaman.
Selama menunggu, kamu bisa memanfaatkan waktu tiga bulan untuk berusaha melengkapi dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Jadi, ketika kamu mengajukan pinjaman kembali nantinya, peluang pengajuanmu untuk diterima akan lebih besar.
-
Selesaikan pinjaman di tempat lain
Pihak penyedia pinjaman terkadang memperhatikan riwayat pinjamanmu dengan penyedia pinjaman lainnya. Sebaiknya, tuntaskan dulu semua pinjaman yang kamu miliki sebelum mengajukan pinjaman baru di pihak penyedia pinjaman yang berbeda.
Buruknya kemampuanmu dalam menuntaskan pinjaman di tempat lain akan mempengaruhi riwayat kreditmu. Hal ini akan mempengaruhi pertimbangan pihak penyedia pinjaman ketika melakukan BI Checking terhadapmu.Â
-
Melengkapi data yang diperlukan
Kalau kamu memiliki masalah dengan KTP, sebaiknya selesaikan masalah tersebut agar KTP tersebut bisa digunakan untuk pengajuan berikutnya dengan lancar. Selain itu, pastikan semua data yang nantinya perlu dicantumkan saat mendaftar sudah valid.
Pastikan juga nomor telepon yang kamu berikan adalah nomor telepon yang masih aktif dan mudah untuk dihubungi. Terkadang, nomor yang sulit dihubungi menjadi salah satu kendala penerimaan pengajuan pinjaman.Â
Itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengajukan pinjaman kembali setelah pengajuan pinjaman online ditolak. Kenali apa saja faktor yang menyebabkan penolakan pengajuan dan usahakan untuk menghindari faktor-faktor tersebut.