SWARA – Beberapa hari lalu, saya sempat menulis terkait jenis investasi yang cocok bagi pemula dan bagaimana keuntungannya bekerja. Di tulisan ini, saya ingin mengajak kamu untuk mengenal investasi perdagangan berjangka.

 

Apa itu perdagangan berjangka? Pada prinsipnya, ini adalah perdagangan kontrak yang sudah dibakukan dan distandarisasikan oleh bursa. Komoditas yang masuk kontrak akan memiliki jumlah, kualitas, dan tanggal penyerahan yang ditentukan oleh bursa. Jadi, jika seorang pedagang ingin membeli atau menjual kontrak berjangka, yang disepakati hanyalah harga.

 

Adapun kontrak berjangka itu sendiri merupakan suatu perjanjian yang mengikat secara hukum di antara 2 pihak. Keduanya, dapat membeli atau menjual komoditi yang menjadi subjek kontrak berjangka, dalam jumlah, mutu, jenis dan tempat tertentu yang telah ditetapkan.

 

Saya ambil contoh petani cabai. Petani cabai menanam cabai di bulan Januari dan akan memanennya di bulan Agustus. Pabrik pembuat saus, misalnya, ingin membeli cabaiĀ untuk bahan baku mereka. Sebagai penjual, tentunya petani cabai ingin menjualnya dengan harga tinggi. Sebaliknya, sebagai pembeli–pabrik pembuat saus ingin membeli dengan harga serendah mungkin.

 

Sementara proses serah-terima bentuk fisik akan berlangsung di bulan Agustus, kontrak berjangka cabai ini akan mulai diperdagangkan bulan Januari. Tujuanya, untuk melindungi nilainya. Jadi, si petani akan membeli dan si pabrik akan menjual kontrak berjangkanya demi melindungi nilai pengeluaran dan pemasukan.

 

Di Indonesia sendiri, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang menyoroti prospek perdagangan berjangka. Menurut Bappebti, peluang mengembangkan perdagangan berjangka di Indonesia masih sangat besar karena saat ini masih tahap infant.

 

Nah, bagi yang tertarik untuk mencoba Ā perdagangan berjangka, berikut ada tips yang perlu kamu tahu supaya terhindar dari investasi bodong.

 

1. Jangan gampang terbuai janji yang muluk

Jangan mudah percaya dengan janji yang ditawarkan oleh siapa pun. Apalagi, soal investasi. Pada beberapa kasus investasi bodong, biasanya, kamu akan menerima keuntungan di bulan-bulan awal. Setelahnya, pembayaran akan macet dengan berbagai dalih. Akhirnya, kamu menyesal lantaran dana pokok investasi nggak bisa ditarik.

 

2. Transaksilah di pialang resmi

Inilah yang kerap kali luput dari perhatian seseorang. Mentang-mentang penawaran oke dan tampak meyakinkan, kamu nggak melakukan cek lagi. Ingat, apa pun kondisinya, pastikan kamu mengetahui informasi terkait izin pialang tersebut. Adapun pialang resmi, pastilah memiliki izin dari badan pengawas berjangka atau Bappebti. Selain itu, kamu juga harus mengetahui alamat kantor secara fisik. Caranya mudah, cukup cek di www.bappebti.go.id untuk mendapatkan informasinya.

 

3. Ketahui perbedaannya

Ada dua transaksi dalam perdagangan berjangka yang harus kamu tahu. Ada bilateral (sistem perdagangan alternatif) dan multilateral. Sistem perdagangan alternatif merupakan perdagangan berjangka keuangan atau biasa disebut forex, sedangkan multilateral adalah kontrak komoditas.

 

4. Lakukan transfer dana ke rekening Ā yang terdaftar di bursa

Ini juga harus kamu cermati. Jangan sampai kamu mentransfer ke rekening pribadi wakil pialang atau ke rekening siapa pun. Pastikan juga rekening yang diberikan sudah mendapat izin dari otoritas. Berikut ini adalah rekening segregated account yang dipilih oleh pemerintah: Bank Windu, Bank Niaga, Bank BNI, Bank Sinarmas, dan BCA.

 

5. Pelajari lagi!

Pelajarilah karakteristik perdagangan yang sudah kamu pilih. Walaupun kedengarannya asing atau sulit, perdagangan berjangka tetaplah manajemen keuangan. Sudah tentu ada hitung-hitungannya. Jadi, belajarlah untuk memahami itu. Satu lagi, selayaknya bisnis, ada juga strategi-strategi yang bisa meminimalkan potensi kerugian. Jangan sampai kamu nggak tahu, ya!

 

Yuk, ajukan pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kreditmu sekarang juga! Hanya dengan modal KTP, kamu sudah bisa pinjam uang tunai sampai Rp20 juta, lho. Tertarik? Ajukan pinjamanmu di sini!

 

KTA, tunaiku, pinjaman tunai, pinjaman online, pinjaman tanpa agunan, kredit tanpa agunan, pinjaman tanpa jaminan, kredit tanpa jaminan, amar bank indonesia, pinjaman mudah dan cepat

 

 

 

 

 


AGUSTO REYNALDOAGUSTO REYNALDO