SWARA – BPJS Kesehatan merupakan suatu skema jaminan kesehatan yang bisa meng-cover kalau sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang nggak diinginkan. Sebagai contoh adalah sakit atau kecelakaan. Tentunya jaminan kesehatan ini penting nggak hanya untuk freelancer, tapi juga pekerja kantoran. Hanya saja pekerja kantoran biasanya sudah mendapatkan jaminan dari perusahaan, berbeda dengan freelancer yang nggak terikat kontrak dengan perusahaan mana pun.
Kalau bicara soal hambatan, sebenarnya nggak ada hambatan bagi seorang freelancer untuk mendapatkan BPJS kesehatan. Hanya saja, kamu perlu membayar iurannya sendiri. Untuk mendapatkan BPJS Kesehatan, mau nggak mau seorang freelancer harus mendaftarkan sendiri dan membayar sendiri iuran setiap bulannya.
Artikel Terkait: Hal-hal Seputar Jaminan Kesehatan
- Kenapa BPJS Ketenagakerjaan Sangat Diperlukan? Yuk, Cari tahu Selengkapnya!
- 5 Berita Tidak Benar Seputar BPJS Kesehatan
- Jangan Sampai Keliru, Yuk, Pahami Kriteria Gawat Darurat Anak yang Ditanggung BPJS!
Sebelum mendaftarkan diri sebagai peserta asuransi kesehatan terutama BPJS, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Adapun untuk kepesertaan BPJS dibagi menjadi 3, kelas 1, 2, dan 3. Pengurutan itu tentu berkaitan dengan besaran iuran dan juga fasilitas yang bisa didapatkan. Kamu juga perlu memilih faskes pertama mana yang akan menanganimu jika terjadi sesuatu di luar harapan.
Jika sudah menimbang dan memutuskan, langkah selanjutnya adalah mulai mendaftar kepesertaan. Adapun beberapa cara yang harus kamu tempuh antara lain:
Secara online
Saat ini mendaftar BPJS Kesehatan bisa dilakukan secara online. Pastinya cara ini lebih mudah. Beberapa tahapannya adalah:
- Menginstalasi aplikasi Mobile JKN,
- Buka aplikasi lalu pilih menu pendaftaran peserta baru,
- Setujui syarat dan ketentuan lalu masukkan NIK kamu,
- Nanti akan muncul nama anggota keluarga. Isi data-datanya,
- Masukkan alamat email, nomor ponsel, lalu kamu akan mendapatkan nomor virtual account,
- Setelah mendapatkan nomor virtual account, segera lakukan pembayaran iuran,
- Setelah tahap di atas, kamu akan mendapatkan nomor peserta. Buka aplikasi mobile JKN dan lakukan pendaftaran pengguna mobile,
- Setelah mendapatkan informasi e-ID, cetak untuk memperoleh akses jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan.
Artikel Terkait: Kemudahan Online yang Saat Ini Bisa Kita Rasakan
- Apa Saja Kemudahan yang Ditawarkan Pinjaman Online Tunaiku?
- Kamu Hobi Belanja Online? Yuk, Ikuti Tipsnya Agar Nyaman!
- Yuk, Manfaatkan 5 Kemudahan Akses Layanan Keuangan Zaman Now!
Secara offline
Kalau mau lebih mantap, kamu juga bisa mendaftar kepesertaan secara offline. Adapun beberapa tahap yang harus kamu lalui antara lain:
- Pertama, tentunya kamu harus menyiapkan segala persyaratannya terlebih daulu. Adapun persaratan yang harus kamu penuhi antara lain fotokopi KK, KTP, foto terbaru 3×4 sebanyak 1 lembar, dan iuran bulan pertama sesuai dengan kelas yang sudah kamu pilih.
- Datangi kantor BPJS Kesehatan terdekat.
- Ambil nomor antrian dan isi formulir pendaftaran.
- Saat petugas memanggilmu, kamu akan diberi virtual account yang bisa kamu gunakan untuk metode pembayaran dan transfer dana klaim saat dibutuhkan.
- Lakukan pembayaran di bank yang telah ditunjuk.
- Setelah proses di atas selesai, datangi kembali kantor BPJS Kesehatan dengan menyerahkan bukti transfer. Kamu pun tinggal menunggu kartu BPJS Kesehatan selesai dicetak.
Itu dia cara agar kamu bisa mendapatkan BPJS Kesehatan. Bagaimana, cukup mudah, kan? Yuk, segera ajukan pembuatan BPJS agar kesehatanmu ter-cover dengan baik.