SWARA – Saya sering mendengar pernyataan bahwa orang yang sudah menikah itu rezekinya lebih banyak, alias jadi kaya. Menurut Jay Zagorsky, seorang ekonom yang mempelajari tren kekayaan marital, dalam 10 tahun pasangan menikah memiliki kekayaan empat kali lebih banyak dari para lajang.

 

Kondisi finansial memang dipengaruhi oleh status percintaan seseorang. Baik ketika kamu memilih untuk jadi perempuan lajang, menikah, ataupun bercerai. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Apapun status hubungan yang sedang dan ingin kamu miliki di masa depan, bakal memiliki signifikansi besar terhadap kemapanan dan keuanganmu.

 

Logisnya, orang yang sudah menikah apalagi sama-sama bekerja, tentu punya penghasilan yang lebih banyak dibandingkan dengan orang yang memilih sendiri atau bercerai. Pengeluaran bersama pasangan bisa patungan, sedangkan yang lajang menanggung biayanya sendiri. Namun, ini nggak berarti status menikah juga menjamin kebahagiaan karier dan finansialmu. Berikut adalah penjelasan baik dan buruk masing-masing status percintaan dan hubungannya dengan keuangan.

 

Artikel Terkait: Solusi hadapi kebiasaan buruk pasangan.

  1. 5 Tips Menghadapi Pasangan yang Punya Kebiasaan Buruk Menunda-nunda
  2. 5 Kiat Agar Hubungan Makin Mesra dan Awet dengan Pasangan Pendiam
  3. Inilah 5 Jurus Jitu Menghadapi Pacar Boros!

 

Status lajang

Menjadi perempuan lajang (tanpa atau ada anak) berarti nggak pusing mikir gender wage gap. Kamu bisa mengatur dan menikmati penghasilanmu sendiri. Kamu nggak perlu menjelaskan ini-itu terkait finansial, karena kamu sendirilah yang menjadi ahlinya. Kamu bisa menentukan prioritas dan target finansial mana yang hendak kamu capai. Oh ya, sebuah studi bahkan mengatakan kalau perempuan lajang dengan titel sarjana hingga umur 30 menghasilkan lebih tinggi dari perempuan yang menikah.

 

Namun, walau finansial perempuan lajang terdengar bagai rayuan surgawi, bukan tanpa kekurangan juga lho. Mariko Lin Chang, penulis buku Shortchanged: Why Women Have Less Wealth and What Can Be Done About It, mengatakan perempuan lajang rata-rata memiliki kekayaan senlai USD$3,210 dibandingkan laki-laki lajang USD$10,150 dan pasangan menikah USD$78,000.

 

Status menikah

Rata-rata pasangan yang sudah menikah memiliki keuangan yang mapan. Hal ini karena adanya safety net. Bila kamu kehilangan kerja atau bisnis sedang buruk, ada pasangan yang bisa menyokong keuangan rumah tangga untuk sementara. Biaya kehidupan pasangan menikah juga lebih ringan karena dibagi bersama, mulai dari bayar cicilan rumah atau kendaraan, belanja belanjaan, hingga tabungan dan investasi bersama. Bila kamu dan pasangan sama-sama bekerja, tentu jumlah tabungan dan investasi menjadi dua kali lipat dibandingkan bila kamu sendiri. Bahkan ada studi yang mengatakan kalau kekayaan perempuan meningkat 16% setelah dia menikah.

 

Akan tetapi , menurut sebuah studi pernikahan pada umumnya memiliki pengaruh yang kurang mendukung pada perkembangan karier perempuan, dan dengan demikian berpengaruh pula pada penghasilan yang nggak bertambah. Alasannya, perempuan cenderung mengorbankan karier untuk fokus mengurus keluarga/anak, atau pindah mengikuti pasangan (bila pindah kerja atau pulang kampung). Kalau penghasilan pasangan tinggi, bisa jadi kamu merasa aman. Akan tetapi, hal-hal akan berubah bila suatu saat pasangan meninggal atau bercerai.

 

Status bercerai atau hendak bercerai

Secara mengejutkan, perceraian memiliki pengaruh positif terhadap perempuan. Perempuan yang bercerai kebanyakan merasa bahagia termasuk dengan keuangannya, bahkan ketika punya lebih sedikit. Hal ini disebabkan 84 persen perempuan bercerai merasa memiliki kendala penuh atas finansial dibandingkan ketika masih menikah. Selain itu, hampir 50 persen menyatakan kalau mereka memiliki keuangan yang lebih baik setelah bercerai.

 

 

 

 

Kekurangannya, kebanyakan pasangan yang bercerai kehilangan kekayaan lebih cepat dari yang nggak pernah menikah. Hal ini karena beban membayar hal-hal legal atau dukungan terhadap anak.

 

Artikel Terkait: Aktivitas bersama pasangan.

  1. 6 Aktivitas Bareng Pasangan yang Dukung Hubungan Sehat dan Bahagia
  2. 5 Ide Kegiatan untuk Berbaikan dengan Pasangan Setelah Bertengkar
  3. Kata Ahli Fengsui, Ini 5 Cara Bikin Kualitas Hubungan dengan Pasangan Meningkat

 

Ternyata status hubungan percintaan berkaitan erat dengan kondisi keuangan ya. Namun, masing-masing individu tentu punya pertimbangan dan pilihannya sendiri terkait dua hal tersebut. Mau menikah, lajang, atau bercerai, kalau kamu bisa bahagia, ya kamu menjalaninya. Toh hidup kamu yang punya, ya nggak?

 

Bagaimana dengan artikel yang kamu baca hari ini? Semoga bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa, Tunaiku menyediakan pinjaman tunai cepat dan mudah, mulai dari Rp2-20 juta, yang bisa diangsur mulai dari 6-20 bulan. Yuk, ajukan pinjamanmu sekarang!


KENNY CAROLINEKENNY CAROLINE