SWARA – Di tahun 2021 ini, pemerintah akan melanjutkan program BLT BPJS Ketenagakerjaan bagi karyawan swasta di Indonesia. Penyaluran subsidi gaji akan dilanjutkan ke tahap termin 3, setelah termin 1 dan 2 dilangsungkan di tahun 2020 kemarin.

 

Informasi mengenai waktu penyaluran subsidi gaji ini masih belum diumumkan. Dilansir dari Detik, hal ini masih dalam tahap pembicaraan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

 

Sambil menanti penetapan waktu pencairan, kamu bisa mencari tahu terlebih dahulu apakah namamu terdaftar sebagai penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan termin 3. Pastikan kamu sudah memenuhi seluruh persyaratan, guna menghindari gagal cair. 

 

BLT BPJS Ketenagakerjaan yang Gagal Cair

 

Pada pelaksanaan program BLT BPJS Ketenagakerjaan termin sebelumnya, terjadi kegagalan pencairan dana kepada penerima. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah pada data rekening penerima, hambatan dalam proses transfer, dan lain sebagainya.

 

Secara garis besar, dikutip dari CNN Indonesia, ada beberapa penyebab gagal cair dalam penyaluran subsidi gaji, seperti:

 

  • Tidak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

 

Salah satu syarat untuk menjadi penerima subsidi gaji adalah telah terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan. Syarat ini sudah ditekankan sejak awal program ini dilaksanakan.

 

Meskipun BLT ini diberikan kepada seluruh pegawai swasta berpenghasilan di bawah Rp5 juta, apabila kamu belum menjadi anggota dari BPJS Ketenagakerjaan, maka kamu tidak akan mendapatkan bantuan ini.

 

Dalam memberikan subsidi gaji, pemerintah perlu melakukan verifikasi data dan pendataan nomor rekening untuk memudahkan proses pencairan. Verifikasi data ini dilakukan dengan mengacu pada data keanggotaan di BPJS Ketenagakerjaan. 

 

Oleh karena itulah, untuk bisa mendapatkan bantuan subsidi gaji ini, kamu harus memastikan namamu sudah terdaftar sebagai anggota dari program jaminan sosial ini. 

 

  • Perusahaan belum mendaftarkan peserta

 

Penyaluran dana BLT melibatkan kerja sama antara pihak BPJS Ketenagakerjaan dengan perusahaan tempat kamu bekerja. Setelah BPJS Ketenagakerjaan menyaring nama-nama calon penerima, mereka akan melakukan konfirmasi ke pihak perusahaan sekaligus untuk mendata nomor rekening penerima.

 

Kalau kamu kamu telah memenuhi syarat, tapi subsidi gajimu gagal cair, bisa saja pihak perusahaan tempatmu bekerja belum memberikan data rekening yang sesuai. Hal ini akan menghambat proses pencairan dana ke rekeningmu.

 

  • Masalah pada nomor rekening

 

Masalah ini menjadi masalah paling umum yang menyebabkan BLT gagal cair. Masalah bisa timbul apabila nomor rekening yang didaftarkan dianggap tidak sesuai setelah pihak BPJS Ketenagakerjaan melakukan verifikasi.

 

Misalnya, nomor rekening yang kamu gunakan adalah nomor rekening tidak aktif, sudah diblokir, rekening duplikasi, atau memiliki nama kepemilikan yang tidak sesuai dengan KTP-mu. 

 

Selain itu, masalah lainnya juga bisa terjadi apabila rekening yang kamu daftarkan adalah rekening biru, yaitu rekening yang umumnya digunakan untuk mengajukan pinjaman dana ke bank. 

 

Artikel Terkait: Subsidi Pemerintah di Masa Pandemi Covid-19

  1. Karyawan Swasta, Siap-Siap Terima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah
  2. Apa Saja Program dan Stimulus Pemerintah untuk UMKM Terkena Dampak Corona?
  3. Belum Menerima BLT Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini yang Perlu Diperhatikan

 

Mengecek Pencairan Dana BLT BPJS Ketenagakerjaan

 

Bisa saja, namamu sudah terdaftar sebagai calon penerima subsidi gaji dari BPJS Ketenagakerjaan. Hanya saja, pada proses penyaluran dana termin satu dan dua, terjadi masalah yang membuat kamu gagal menerima bantuan tersebut.

 

Di tahun 2021, kamu mungkin ingin mengetahui apakah kamu akan menjadi penerima bantuan termin 3 ini. Untuk mencari tahu, kamu bisa melakukan pengecekan dengan langkah-langkah berikut:

 

  • Masuk ke situs resmi BPJS Ketenagakerjaan di https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/. Lalu, masuk ke akun menggunakan email yang sama seperti saat pendaftaran. Dari sana, kamu bisa mengecek status kepesertaanmu.

 

  • Apabila pengecekan melalui situs resmi gagal, kamu juga bisa melakukan pengecekan melalui aplikasi WhatsApp. Caranya dengan mengirimkan pesan ke +62811-9115910 atau +62855-1500910.

 

  • Kamu juga bisa melakukan pengecekan melalui SMS ke 2757. Kirimkan SMS dengan format Daftar (spasi) Saldo, nomor KTP, tanggal lahir dan nomor peserta.

 

Kamu juga bisa mengecek kepesertaanmu melalui aplikasi BPJS Ketenagakerjaan. Aplikasi tersebut bisa diunduh di iOS maupun Android. Untuk melakukan pengecekan melalui aplikasi, pastikan kamu sudah pernah registrasi akun. 

 

Proses Pencairan Subsidi Gaji Termin 3

 

Pada termin 1 dan 2, proses pencairan subsidi gaji dilakukan ke dalam beberapa tahap. Kemungkinan besar, pada termin 3 nanti, prosesnya pun juga akan dilangsungkan secara bertahap.

 

Sebelumnya, menurut Tirto, pihak BPJS Ketenagakerjaan melalui beberapa tahap sebelum melakukan pencairan dana, yaitu:

 

  1. Pengumpulan data calon penerima serta verifikasi data dari keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan.

 

  1. Penyaluran data calon penerima dari pihak BPJS ketenagakerjaan ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

 

  1. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menetapkan penerima bantuan dan menyampaikan surat bantuan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

 

  1. KPPN menyalurkan dana bantuan ke bank penyalur, yaitu bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN. 

 

  1. Bank penyalur menyalurkan dana bantuan ke rekening penerima secara bertahap. Proses penyaluran dilaksanakan berdasarkan undang-undang.

 

  1. Sisa dana yang bantuan di bank penyalur akan disetorkan kembali ke rekening kas negara.

 

Apabila perusahaan tempatmu bekerja tidak memberikan data yang sebenarnya ke pihak BPJS Ketenagakerjaan, maka perusahaanmu akan dikenakan sanksi. Sebagai penerima bantuan, kamu juga bisa dikenakan sanksi apabila kamu ternyata tidak memenuhi syarat, tapi tetap mendapatkan subsidi gaji. 

 

Subsidi gaji yang gagal dicairkan pada termin sebelumnya, akan kembali dilanjutkan di termin 3. Artinya, kamu yang sudah memenuhi syarat, namun belum mendapatkan dana bantuan, masih memiliki peluang untuk menjadi peserta BLT BPJS Ketenagakerjaan di tahun 2021.