Kamis, 28 Okt, 2021
Mau Deposito Untung 10% Per Tahun?

3 Metode Menabung Untuk Gaji Rp3 Juta Yang Bisa Kamu Terapkan

Edukasi & Inspirasi Finanasial dari Amar Bank

 

Di masa pandemi seperti ini, banyak sekali orang berandai-andai, “Wah, tahu begini aku menabung supaya tidak begitu pusing saat sedang keadaan darurat.” Saya adalah salah satu orang yang berpikiran demikian.

 

Menurut data yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), penghasilan bersih buruh di Indonesia rata-rata berada di angka Rp2.79 juta.

 

Swara ingin membagikan bagaimana caranya menabung bila kamu memiliki gaji di angka rata-rata. Simak beberapa bagaimana cara menabung untuk kamu yang memiliki gaji 3 juta!

 

Senyumku dari Amar Bank bisa bantu kamu atur keuangan meski dengan gaji yang terbatas. Cari tahu di sini.

 

1. Metode 50% – 30% – 20%

 

Salah satu hal yang penting dalam menabung adalah menetapkan pos-pos alokasi dana. Misalnya dengan menggunakan rasio 5:3:2.

 

Sebanyak 50% gaji digunakan untuk biaya hidup, 30% gaji digunakan untuk menabung, dan 20% untuk hiburan. Bila kamu disiplin, kamu akan mendapatkan nominal yang kamu harapkan. 

 

Misalnya, dengan gaji Rp 3 juta, berarti kamu memiliki dana sebesar Rp1,5 juta untuk biaya hidup. 30% dari Rp3 juta, yakni Rp900 ribu, harus kamu alokasikan untuk menabung.

 

Nah, untuk biaya hiburan, adalah 20% dari gajimu yaitu sebesar Rp600 ribu. Bila kamu konsisten menabung tiap bulan, selama setahun paling tidak kamu akan memiliki tabungan sebesar Rp10.800.000! Menarik, kan?

 

2. Metode fleksibel

 

Biaya hidup Rp1.5 juta per bulan terdengar tidak mungkin bila kamu tinggal di kos-kosan dan merantau ke kota besar.

 

Nah, jika kamu merasa familiar dengan ilustrasi di atas, kamu bisa menggunakan metode fleksibel, yakni 75% pengeluaran dan 25% menabung.

 

Dengan gaji Rp3 juta, kamu dapat menggunakan Rp2,25 juta per bulan untuk biaya hidup, dan Rp750 ribu untuk ditabung. 

 

Supaya semua alokasi pengeluaran lebih mudah dipantau, kamu bisa mengandalkan fitur catatan keuangan di Senyumku dari Amar Bank. Cari tahu di sini!

 

3. Alokasi ketat 5% – 10% – 10% – 15% – 60%

 

Mari kita masuk ke metode yang terlihat rumit tapi sebenarnya cukup mudah. Kamu bisa menggunakan skema 5% – 10% -10% -15% -60% untuk mengetahui pengeluaranmu secara lebih mendetail.

 

Sebanyak 5% dari Rp3 juta dapat kamu alokasikan untuk kebutuhan sosial seperti zakat, yakni Rp150 ribu per bulan. Untuk dana darurat dan asuransi, kamu bisa alokasikan dana sebesar Rp300 ribu.

 

Lalu, 10% yang kedua dapat dialokasikan untuk gaya hidup. Misalnya untuk bersenang-senang ataupun berbelanja. Rp300 ribu sebulan bisa kamu gunakan untuk beberapa kali hangout, lho!

 

 

Nah, untuk tabungan yang bisa diutak-atik, kamu bisa alokasikan 15% dari gajimu. Rp450 ribu ini juga bisa kamu gandakan dengan melakukan investasi, misalnya dengan membeli saham.

 

Untuk 60% sisanya, kamu gunakan untuk biaya hidup secara umum. Misalnya untuk membayar kos, atau biaya transport dan makan sehari-hari.

 

Sama seperti tiga metode sebelumnya, kalau ternyata uang yang kamu alokasikan di beberapa pos ini masih berlebih, kamu bisa alokasikan ke tabungan. 

 

Jika kamu disiplin, kamu akan memiliki tabungan darurat sebesar Rp3,6 juta per tahun bila kamu tidak memiliki asuransi. Untuk tabungan sehari-hari, kamu akan memiliki uang sebanyak Rp5,4 juta per tahun!

 

Apapun metode yang kamu pilih, sesuaikan dengan kebiasaan dan kebutuhanmu. Biasakan untuk disiplin dalam mencatat pengeluaran sehari-hari. 

 

Hal ini bertujuan supaya kamu bisa mengetahui pengeluaran masing-masing pos dan dapat menekan kebutuhan yang ternyata melebihi alokasi dana. Kata siapa gaji Rp3 juta tidak bisa menabung? Ternyata, bisa kok!

 

Meski gaji hanya Rp3 juta, bukan berarti tidak bisa menabung. Pakai Senyumku dari Amar Bank sekarang untuk mulai menabung dan memantau arus pengeluaran dengan lebih disiplin. Langsung cek DI SINI.

Tentang Penulis
Anastasia Galuh

Anastasia Galuh

Optimized with PageSpeed Ninja