Friday, 1 May 2026

10 Film yang Wajib Kita Tonton di 2017

SWARA – Tahun baru berarti waktunya menikmati film-film besutan terbaru dari para sineas dunia. Bagimu yang memang movie mania, tentunya enggak mau kelewatan dong aksi tokoh kesayangan dan superhero idolamu di layar sinema?

Enggak kalah dengan tahun 2016, tahun 2017 pun menawarkan jajaran film yang enggak kalah keren! Bahkan apabila dilihat-llihat, tahun 2017 dibanjiri dengan blockbuster jawara dari Marvel dan DC. Wah, pasti enggak sabar deh melihat aksi dari masing-masing dunia.

Nah, supaya enggak kelewatan, ini dia 10 film yang wajib kita tonton di 2017! Catat ya!

1. Everybody Loves Somebody
Tayang: 17 Februari 2017
Di mata rekan-rekannya, Clara Barron terlihat memiliki hidup yang sempurna. Pekerjaan sebagai OB-GYN, rumah yang megah di Los Angeles, dan keluarga besar yang penuh cinta dan menyenangkan. Tapi, ada satu hal yang belum ia temukan: cinta.Klise, ya? Nah, saking desperate-nya Clara bahkan sampai menyewa rekan kantor untuk berpura-pura menjadi kekasihnya di pesta pernikahan keluarganya. Enggak disangka, Clara malah harus bertemu dengan sang mantan di situ. Dari momen inilah, perjalanan cinta Clara dihadapkan antara harus move on ataukah kembali ke pelukan masa lalu.

2.Logan
Tayang: 3 Maret 2017
Diadaptasi dari komik berjudul ā€œOld Man Loganā€ oleh Mark Millar, Logan akan menjadi film kesepuluh di series X-Man, sekaligus spin-off ketiga Wolverine. Tujuh belas tahun setelah kemunculan perdananya, kemampuan Logan untuk sembuh semakin memudar. Dengan sisa-sisa kekuatannya, Logan masih memiliki satu misi untuk menyelamatkan mutan muda bernama Laura Kinney. Buat kamu penggemar berat franchise Marvel, Logan menjadi film terakhir dengan Hugh Jackman sebagai pemeran karakter Wolverine.

3. Kong: Skull Island
Tayang: 10 Maret 2017
Jika kamu pernah menonton King Kong (2005) besutan Peter Jackson, maka Kong merupakan versi teranyar karakter monster fenomenal di Hollywood ini. Kong: Skull Island mengambil plot tahun 70-an dengan sekelompok penjelajah yang melakukan ekspedisi ilmiah ke pulau asing yang ternyata dihuni oleh Kong. Selain memacu adrenalin dari upaya mereka bertahan hidup, daya tarik utama film ini tentunya adalah kehadiran Tom Hiddleston dan Samuel L. Jackson.

4. Beauty and the Beast
Tayang: 17 Maret 2017
Ini dia film yang paling ditunggu oleh penggemar film-film klasik romantis Disney. Melihat jajaran pemerannya, memang sih ya, sosok perempuan muda dan cerdas seperti Belle, cocok banget diperankan oleh Emma Watson. Selain itu, untukmu yang udah akrab dengan dongeng Beauty and the Beast, bersiaplah untuk melihat karakter LumiĆØre, Cogsworth, dan Mrs. Potts yang menggemaskan!

5. Guardians of the Galaxy Vol. 2
Tayang: 5 Mei 2017
Siapa juga yang menyangka bahwa seekor rakun, pohon yang hanya bisa menyebutkan satu kalimat, dan perompak luar angkasa ternyata dapat menjadi tokoh-tokoh ikonik yang merebut perhatian fans Marvel. Sekuel pertamanya, Guardian of the Galaxy Vol. 1 sukses di pasaran pada 2014 lalu. Pada 2017, Star Lord (Chris Pratt), Rocket, dan Groot kembali menjadi menjelajahi galaksi untuk menemukan siapa orang tua sang Star Lord yang begitu misterius.

6. Wonder Woman
Tayang: 2 Juni 2017
Tahun 2017, DC tentunya enggak ingin kalah dengan gerilya Marvel di layar kaca. Tokoh ikonik superhero perempuan, Wonder Woman, dipastikan tampil di sinema dunia. Wonder Woman, yang diperankan oleh Gal Gadot, adalah seorang putri dan ksatria yang hidup di dunia para imortal yang disebut Themscyra. Setelah jatuh cinta dengan seorang tentara WW1 bernama Steve Trevor, Wonder Woman berniat untuk menghentikan perang dunia di negeri manusia.

7. The Book of Henry
Tayang: 16 Juni 2017
Susan adalah seorang single mother dengan dua putra, Peter dan Henry yang ternyata adalah seorang jenius. Kejeniusan Henry ini Susan ketahui setelah melihat buku berisi gambar-gambar yang ia buat, yang berupa skema rencana Henry untuk membebaskan tetangganya, Christina, dari sang Ayah yang jahat. Susan pun memutuskan untuk benar-benar melakukan rencana ini. Di momen ini Susan benar-benar menunjukkan kekuatannya sebagai single mother. Dibintangi oleh Naomi Watts sebagai sang Ibu, Maddie Ziegler (Christina), dan Jaeden Lieberher (Henry) pasti lah ini akan menjadi drama keluarga yang pantas ditunggu!

8. Despicable Me 3
Tayang: 30 Juni
Minion! Pastilah kamu atau adikmu menggandrungi karakter kuning berkacamata ini. Kali ini, Gru, Lucy, dan ketiga putrinya Margo, Edith, dan Agnes akan menghadapi Balthazar Bratt yang ingin menguasai dunia. Enggak hanya itu, ternyata Gru juga akan bertemu saudara kembarnya yang bernama Dru! Film animasi satu ini memang cocok menjadi pilihan untuk dinikmati bersama si kecil.

9. Spider-Man: Homecoming
Tayang: 7 Juli 2017
Setelah kehadirannya di Captain America: Civil War tahun lalu, tentunya jadi penasaran dong dengan sosok Spidey yang diperankan dengan ciamik oleh Tom Holland. Cerita di Spider-Man: Homecoming bisa dibilang merupakan lanjutan hidup sehari-hari Peter Parker sebagai siswa SMA di Queens, yang menyambi sebagai superhero. Tentunya masih di bawah bimbingan Tony Stark, Peter harus melawan villlai bernama the Vulture, yang akan dibawakan oleh Michael Keaton.

10. Star Wars: Episode VIII
Tayang: 15 Desember 2017
Dekade ini rasanya benar-benar menjadi surga bagi para die-hard fans Star Wars. Setelah dipuaskan dahaganya dengan Star Wars: The Force Awakens (2015) dan Star Wars: Rogue One (2016), di 2017, karakter-karakter olahan George Lucas ini kembali hadir di 2017. Bocorannya memang masih sedikit nih, tapi yang pasti, di Star Wars Episode VIII kamu akan kembali menemui Mark Hamil alias Luke Skywalker, Adam Driver (Kylo Ren), Daisy Ridley (Rey), John Boyega (Finn), bahkan mendiang Carrie Fisher (Princess Leia).

Nah, Kawan Tunaiku, apakah kamu juga sangat penasaran dengan 10 judul film wajib tonton di 2017 seperti di atas? Atau, kamu memiliki daftar film lain yang ingin kamu tonton? Share di kolom komentar, ya!

 

Oh, ya… Sebelum keluar laman ini, jangan lewatkan juga solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu. Tunaiku, pinjaman online cepat, mudah, tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Yuk, tengok juga laman berikut ini: Tunaiku.

5 Game Penghasil Uang yang Layak Kamu Mainkan di tahun 2017

SWARA – Seiring dengan majunya industri game, menghasilkan uang dari game kini menjadi hal yang lumrah. Dengan sedikit siasat, kamu bisa memperoleh penghasilan lewat cara yang menyenangkan, yaitu bermain game. Memang, tak semua game dapat dimonetisasi. Biasanya, hanya game online-lah yang bisa dijadikan sebagai sumber pemasukan tambahan.

Nah, kali ini Tunaiku sudah merangkum sejumlah game penghasil uang yang layak kamu mainkan untuk menambah pundi-pundi rupiahmu di tahun ini. Cekidot!

 

1. Clash of Clans

Clash of Clans (CoC) merupakan salah satu game strategi yang sangat populer di platform Android dan iOS, sampai-sampai game-game tiruannya pun menjamur di Play Store. Sebagai game yang memerlukan ketekukan dan strategi jitu, menaikkan level dalam game ini memang bukan hal mudah. Makanya, nggak heran bila ID dengan level dan upgrade yang tinggi laku dijual cukup mahal, hingga jutaan rupiah.

Kalau kamu cukup tekun dalam bermain game, nggak ada salahnya mencoba memelihara dan mengembangkan akun CoC-mu untuk dijual. Selain itu, kamu juga bisa mengikuti sejumlah turnamen berhadiah baik yang bertaraf lokal hingga internasional.

 

Artikel terkait: Aktivitas penghasil uang

 

2. DOTA 2

Kalau kamu ngaku gamer, pasti nggak asing lagi dengan game yang satu ini. DOTA 2 adalah pelopor genre game MOBA yang punya penggemar di mana-mana. Kamu bisa mendapatkan uang dari game ini dengan memenangkan turnamen lokal maupun internasional. Hadiah turnamen internasionalnya saja nggak main-main, bahkan hingga jutaan dolar!

Kalau akunmu punya stat yang tinggi, kamu juga bisa menjual akunmu. Selain itu, kamu juga bisa membuat Ā dan menjual item dalam game ini. Kalau kamu punya keahlian desain 3D, wajib coba cara yang satu ini biar uang terus mengalir ke rekeningmu.

 

3. Vainglory

Game ini mirip dengan DOTA 2, hanya saja ia tersedia bagi platform Android dan iOS. Seperti halnya DOTA 2, turnamennya juga seru untuk diikuti. Di samping itu, kamu juga bisa berjualan akun hingga melakukan jasa pembelian ICE bagi sesama user.

 

 

4. Market Glory

Penasaran bagaimana rasanya menjadi seorang presiden? Inilah game strategi simulasi yang pernah menjadi bahan perbincangan. Dalam game ini, kamu diminta untuk mengelola suatu negara. Mulai dari membangun perusahaan, mengatur pemerintahan dan militer, melakukan jual beli serta bertempur melawan pemain lainnya. Yang menarik, uang virtual yang ada dalam game ini bisa ditukar dengan uang betulan, lho!

 

Artikel terkait: Program Referral Tunaiku

 

5. Referral Gamification Tunaiku

Program yang satu ini memang bukan seperti game-game di atas, tapi permainan dan hadiahnya juga nggak kalah menarik, lho. Kamu akan diajak untuk menyelesaikan berbagai misi lewat media sosial sekaligus merekomendasikan KTA Tunaiku kepada orang-orang yang membutuhkan. Sebagai imbalannya, kamu akan mendapatkan insentif plus poin reward yang dapat ditukarkan dengan aneka hadiah menarik.

Penasaran dengan program ini? Langsung aja klik di laman program Referral Gamification Tunaiku!

 

Selagi kamu di sini…

Kami punya informasi singkat yang sayang sekali dilewatkan. Sudahkah kamu tahu tentang Tunaiku? Tunaiku merupakan pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Tunaiku bisa jadi solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu. Kebutuhan dadakan? Atau, butuh tambahan dana untuk kebutuhan tertentu? Kamu bisa ajukan Tunaiku!

Nggak mau ribet dan nggak pakai lama ajukan pinjaman? Klik di sini.

Buat Kamu yang Mau Mengajukan Pinjaman Tunai, Pertimbangkan 5 Hal Penting Berikut Ini!

SWARA – Kredit maupun pinjaman tunai bukan lagi hal yang asing bagi kita. Kredit bisa dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari konsumsi, pembelian kendaraan, rumah, hingga modal usaha. Produknya pun beragam, bisa dalam bentuk kartu kredit, KPR, KUR, hingga pinjaman online seperti halnya KTA Tunaiku dari Amar Bank.

Meskipun pihak bank menawarkan sejumlah kemudahan, kamu tentu tak boleh sembarangan mengajukan pinjaman uang. Sebelum memutuskan untuk pinjam uang ke bank, pertimbangkan dulu hal-hal berikut ini!

 

  1. Tujuan mengajukan pinjaman

Pihak bank cukup gencar dalam melakukan promosi produk-produk pinjamannya hingga door-to-door. Selain itu, proses pengajuan pinjaman juga dirancang sedemikian rupa agar kamu dapat memperoleh pinjaman cepat dan mudah. Hal ini membuat banyak orang tergiur untuk mengajukan kredit meski sebenarnya tidak membutuhkan, terutama untuk pinjaman tanpa jaminan.

Makanya, sebelum memutuskan untuk mengajukan kredit, telaah dulu tujuan dan kebutuhanmu. Apakah kamu perlu dana untuk pembelian rumah, kendaraan, modal usaha, atau kebutuhan konsumsi yang mendesak? Tak ada salahnya mengajukan pinjaman jika memang diperlukan.

 

  1. Produk pinjaman yang sesuai

Setelah mengetahui tujuanmu, barulah kamu menentukan produk kredit yang sesuai. Sebagai contoh, jika kebutuhanmu adalah konsumsi yang nominalnya tak sampai 10 juta rupiah, lebih baik kamu memanfaatkan pinjaman KTA yang tidak membutuhkan jaminan. Sementara, jika kamu perlu modal usaha, kamu dapat mengajukan KUR.

 

(Artikel terkait: Butuh Uang Cepat? Nggak Perlu Pinjam ke Rentenir, Yuk Kenalan dengan Tren KTA Online yg Aman dan Terpercaya)

 

  1. Nominal pinjaman

Nominal pinjaman tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan membayar. HIndari mengajukan pinjaman tunai lebih dari yang diperlukan. Jangan sampai kamu kesulitan membayar cicilan di kemudian hari gara-gara pinjaman yang melebihi kemampuan.

 

  1. Jenis dan suku bunga

Ada beragam jenis bunga kredit yang diterapkan dalam perbankan, seperti bunga flat, bunga efektif, bunga anuitas, dan lain-lain. Pada pinjaman tanpa jaminan dan tanpa kartu kredit, jenis bunga yang diterapkan umumnya adalah bunga flat. Selain jenisnya, tingkat suku bunga yang diberlakukan juga bermacam-macam.

Nah, sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman, ada baiknya kamu memahami dulu jenis dan tingkat suku bunga kredit yang digunakan. Bila perlu, tanyakan sejelas-jelasnya. Soalnya, jenis dan suku bunga ini akan mempengaruhi besaran cicilan yang harus kamu bayar setiap bulannya.

 

(Artikel terkait:Ā 5 Pertanyaan yang Sering Dilontarkan Seputar Pinjaman Online Tanpa Agunan Tunaiku)

 

  1. Adakah utang di tempat lain?

Ini juga hal yang patut kamu perhitungkan sebelum pinjam uang online maupun offline. Adanya utang yang masih berjalan di tempat lain bisa mempengaruhi kemampuanmu dalam mengangsur dan melunasi pinjaman. Sebaiknya, pastikan total angsuranmu tidak lebih dari 40% total penghasilan yang kamu dapatkan setiap bulannya.

 

Nah, setelah mempertimbangkan hal-hal di atas, barulah kamu dapat memutuskan untuk mengajukan pinjaman atau tidak. Jangan lupa, manfaatkan kredit yang kamu terima dengan baik, ya!

 

Eits… Jangan kelewatan juga informasi pinjaman cepat mudah dari Tunaiku. Tahukah kamu kalau salah satu produk pinjaman tunai tanpa agunan berbasis digital adalah Tunaiku? Tunaiku bisa menjadi solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu.

Pinjaman tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Yuk, langsung aja kita buka link berikut ini: Tunaiku.

Postingan Awkarin Memang Bikin Heboh, tapi Setidaknya Ada 5 Pelajaran yang Ia Berikan untuk Kita

SWARA – Beberapa hari yang lalu, pengguna dunia maya di Indonesia heboh lantaran video galau yang diunggah oleh seorang anak muda gaul bernama Karin. Gadis berakun @awkarin ini dikenal sebagai artis Instagram sekaligus vlogger (video blogger) terkenal di kalangan remaja masa kini.

Dalam rekaman video tersebut, Karin yang masih berusia 19 tahun mengumbar kesedihannya lantaran putus cinta. Nggak sekadar nangis, ia bahkan membuat pengakuan tentang kerelaannya membeli kunci ujian UN demi menghabiskan semua waktunya untuk pacaran, alih-alih belajar. Netizen makin bertambah gemas ketika tahu konten-konten yang disebarkan Karin di media sosial terhitung vulgar. Mulai dari ciuman sampai kata-kata kasar.

Nah, daripada membahas kejelekan Karin secara berlarut, mending kita belajar 5 hikmah yang bisa dijadikan pelajaran dari peristiwa ini, yuk!

 

  1. Kamu sebagai orang tua, sebaiknya lakukan pendekatan pada anak

Memiliki buah hati yang tengah menginjak masa puber merupakan tantangan tersendiri. Pada fase ini, si anak mencoba mencari jati dirinya. Mereka rentan terbawa arus kenakalan remaja. Di sinilah kamu sebagai orang tua diharuskan melakukan pendekatan pada mereka. Posisikan dirimu sebagai teman yang bisa memaklumi kebandelannya sampai titik tertentu. Menjadi orang tua yang terlampau protektif justru akan membuat mereka makin sebal padamu dan melakukan pemberontakan.

 

  1. Berikan pendidikan tentang kesehatan reproduksi dan pemanfaatan teknologi sejak dini pada anak

Mungkin kamu tercengang ketika melihat betapa bebasnya gaya pacaran Karin yang diumbar di akun-akun media sosialnya dengan bangga. Terlepas dari siapa yang salah dan benar, buah hatimu bisa terhindar dari kasus seperti ini jika telah dibekali pendidikan mengenai kesehatan reproduksi dan pemanfaatan teknologi sejak dini.

Penting bagimu untuk membimbing mereka mengenai bagaimana batasan-batasan saat berinteraksi dengan lawan jenis. Ajarkan juga tentang pemanfaatan teknologi secara bijak sekaligus konsekuensi kalau mereka menggunakannya serampangan. Ada baiknya kamu mem-follow akun-akun medsos buah hatimu supaya kamu bisa memantau, postingan siapa saja yang mereka ikuti di dunia maya. Jangan sampai mereka ikut-ikutan melakukan hal negatif yang di-posting orang lain.

 

  1. Segala postingan yang di-upload di media sosial itu jadi konsumsi publik, makanya berhati-hatilah supaya namamu nggak tercemar

Buatmu yang belum jadi orang tua, kasus Karin ini bisa jadi bahan pelajaran supaya nggak sembarangan meng-upload segala jenis postingan di medsos. Sesekali posting galau bolehlah, tapi jangan sampai bikin malu diri sendiri dengan mem-posting foto nangis atau menjelek-jelekkan mantan pasanganmu. Pasti kamu nggak mau dianggap lemah oleh para follower-mu, kan? Apalagi sampai posting foto-foto nggak senonoh. Selain merendahkan martabatmu sendiri, orang-orang terdekatmu seperti orang tua bisa ikut dihujat oleh netizen, lho.

 

  1. Seberapa tenar dan gaulnya kamu, nggak lantas membuatmu disegani orang

Tolok ukur disegani oleh orang lain bukanlah dari seberapa kerennya postingan Instagram-mu. Bukan pula dari pose menantang, barang-barang mahal, dan hobimu nongkrong di tempat-tempat bergengsi. Kamu akan dihormati ketika memiliki sifat yang baik dan pintar menjaga diri. Bandel boleh, asal masih di dalam batas kewajaran. Lalu, sampai sejauh mana hal yang dianggap wajar? Tanyakan lagi ke diri sendiri, kira-kira mengunggah foto ciuman ke media sosial yang kebanyakan follower-mu orang Indonesia itu wajar nggak?

 

  1. Meski begitu, kamu bisa tiru kreativitas dan kemampuan Awkarin dalam menjalankan bisnis di media sosial yang membuatnya dapat puluhan juta rupiah dalam hitungan hari

Meski konten yang ia unggah kerap bikin netizen geleng-geleng kepala, sebenarnya ia cukup kreatif dalam mengelola isi medsos-nya. Di luar foto-foto vulgar, ia sering mengunggah foto-foto a la model memperagakan barang-barang fashion terkini dengan editan yang bagus. Dengan ratusan ribu pengikut di dunia maya, ia memanfaatkan akun-akun medos-nya untuk mengiklankan berbagai produk.

Belum lagi, video-video Youtube-nya yang ditonton banyak orang mendatangkan pundi-pundi rupiah juga. Bahkan kabarnya, penghasilan Karin selama dua hari sebesar Rp 32 juta! Kamu bisa mulai memikirkan bagaimana cara kreatif mengomersialisasikan isi akun medsos-mu. Tapi ingat, carilah uang dengan cara mengunggah konten-konten yang positif, ya!

 

Internet memang memiliki dua sisi bertolak belakang. Kamu akan merasakan beragam manfaatnya jika bisa bijak menggunakannya. Tapi jangan sampai kebablasan, bisa-bisa kamu jadi bulan-bulanan para penghuni dunia maya. Selain menggunakannya untuk kepentingan diri sendiri, kamu bisa gunakan akun media sosialmu untuk memberikan konten-konten informatif ke orang lain, lho! Setujukah kamu dengan isi artikel ini, Kawan Tunaiku? Yuk, share di kolom komentar.

Pengen Pinjam Uang tanpa Agunan Lewat Internet? Catat Dulu 5 Hal Ini Supaya Nggak Tertipu!

SWARA – Kehadiran teknologi internet memang nggak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari kita. Semakin lama, teknologi internet terus berkembang untuk memberikan berbagai kemudahan. Pembayaran berbagai kebutuhan hingga belanja pun kini bisa dilakukan dengan sekali klik saja.

Pinjam uang tanpa agunan secara online termasuk dalam tren financial technology. Selain lebih praktis dan fleksibel, proses pengajuan pinjaman hingga pengembaliannya pun terbilang lebih mudah.

Namun, bukan berarti kamu tak perlu waspada ya. Berikut ini 5 hal yang harus kamu catat kalau nggak mau tertipu saat meminjam uang tanpa agunan lewat internet. Langsung simak, yuk!

 

Lakukan seleksi untuk dapatkan penyedia pinjaman yang paling tepat

Ada banyak penyedia pinjaman yang dapat kamu temukan di internet. Misalnya dengan mengetik keyword ā€œpinjam uang onlineā€ di Google, akan muncul berbagai pihak penyedia pinjaman. Sayangnya, tak semua penyedia pinjaman itu bisa kamu percaya. Itulah mengapa kamu wajib banget melakukan seleksi untuk memilih penyedia pinjaman yang paling tepat.

 

Cari tahu tentang latar belakang dan reputasi penyedia pinjaman yang kamu pilih

Sebaiknya jangan asal-asalan memilih penyedia pinjaman online. Sebagai langkah awal, cari tahu dulu latar belakang dan reputasi penyedia pinjaman yang kamu pilih. Pastikan website mereka ter-update secara berkala. Baca juga profil perusahaan hingga produk-produk yang ditawarkan.

 

Supaya kamu tenang, pastikan bahwa sudah ada klien lain sebelum kamu

Penyedia pinjaman yang terpercaya pastilah akan punya banyak klien. Itulah mengapa sebaiknya kamu memilih penyedia pinjaman yang memang sudah melayani banyak klien sebelum kamu. Jangan ragu untuk membaca satu per satu testimoni dari klien-klien tersebut. Kalau mereka mengaku puas, tentu kamu bisa sedikit lebih tenang ā€˜kan?

 

Pastikan nggak ada klien yang merasa kecewa saat melakukan pinjaman

Kepuasan klien akan menunjukkan kredibilitas penyedia pinjaman yang kamu pilih. Nah supaya lebih yakin lagi, pastikan bahwa nggak ada klien yang merasa kecewa atau dirugikan ketika melakukan pinjaman. Misalnya ketika permohonan pinjaman mereka nggak segera dikabulkan atau proses pencairan dana yang berbelit-belit.

 

Pastikan kamu memilih penyedia pinjaman yang ada di bawah pengawasan OJK

Inilah poin penting yang nggak boleh kamu abaikan. Ya, memilih penyedia pinjaman online atau fintech yang berada di bawah pengawasan OJK menjadi sangat penting. Pasalnya, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) adalah lembaga negara yang memang bertugas mengawasi berbagai penyedia jasa keuangan. Dengan memilih fintech yang ada di bawah pengawasan OJK, kamu pun akan mendapat kepastian rasa aman.

 

Meski melakukan pinjaman tanpa agunan dapat dilakukan secara online, tetap saja kita harus tetap waspada. Melakukan langkah-langkah antisipasi sebagaimana diulas dalam artikel ini tentu akan menjauhkan kita dari kemungkinan mengalami penipuan. Selamat mencoba, ya!

5 Alasan yang Membuat Realitas Hidup Orang Dewasa Tak Semenyenangkan Ekspektasimu Ketika Muda

SWARA – Ketika masih muda, kita membayangkan jadi orang dewasa itu enak. Punya penghasilan sendiri dan bebas menentukan langkahmu secara mandiri. Kenyataannya, tantangan yang kita alami semasa sekolah dan kuliah bukanlah apa-apa bila dibandingkan dengan tantangan yang dihadapi orang dewasa setelah mandiri dan bekerja.

Nah, beberapa hal di bawah inilah yang membuat kita sadar bahwa realitas hidup orang dewasa tidaklah semenyenangkan ekspektasimu ketika muda. Kamu mengalaminya juga, ā€˜kan?

 

1. Mendapatkan pekerjaan seusai kuliah ternyata nggak semudah membalikkan telapak tangan

 

Seusai merampungkan pendidikan, kita menyangka bahwa kita bisa segera mendapatkan pekerjaan di tempat impian. Nyatanya, nggak sesederhana itu. Selain persaingan semakin ketat, terkadang kualifikasi yang kita miliki juga kurang memenuhi untuk memperoleh kursi di tempat kerja yang bergengsi.

Alhasil, nggak sedikit dari kita yang terpaksa harap-harap cemas menanti panggilan wawancara yang tak kunjung tiba. Sebagian bahkan memutuskan untuk banting setir menjadi wirausaha. Ada yang lekas sukses, tapi banyak juga yang masih terus berjuang meraih kemapanan finansial.

 

2. Terkadang, kita terpaksa mengesampingkan idealisme dan menjadi pribadi yang realistis

 

Sewaktu muda, passion adalah kata ajaib yang membuat kita berani menantang masa depan. Kita membayangkan, nggak ada yang lebih membahagiakan dibanding memperoleh penghasilan dari pekerjaan yang kita senangi.

Sayangnya, nggak ada yang memberi tahu kita bahwa passion pun bisa menemui kebuntuan. Seorang pelukis atau penulis bisa kehabisan inspirasi. Seorang pemusik tetap merasakan jenuh setelah melakukan tur berbulan-bulan.

Sesuai passion atau nggak, pekerjaan tetaplah pekerjaan. Ada rasa jenuh dan tekanan di sana. Sangat berbeda bila kita melakukannya semata-mata karena hobi, tanpa ada tekanan untuk mendapatkan penghasilan dari situ.

 

3. Punya penghasilan ternyata nggak berarti senang-senang, sebab ada tagihan-tagihan yang menanti setiap bulan

 

Setelah memperoleh penghasilan pun, kita ternyata nggak bisa menggunakan semuanya buat bersenang-senang. Ada tagihan-tagihan yang sudah menanti setiap bulannya. Mulai dari tagihan listrik, internet, kartu kredit, sampai bayar kosan atau kontrakan.

Semua itu jelas nggak bisa ditunda pembayarannya. Selain hal-hal di atas menunjang hidupmu sehari-hari, kamu juga tentu ingin track record kreditmu tetap baik, ā€˜kan?

 

4. Nggak hanya itu, kamu juga sudah harus merencanakan masa depan dengan matang

Masa dewasa memang bukan saatnya foya-foya. Kamu mesti merencanakan masa depan dengan matang. Terlebih, usia pertengahan 20-an sampai 30-an adalah masa transisi yang penuh dengan tantangan.

Selain kebutuhan untuk membayar tagihan, pos-pos anggaran yang tersisa perlu dialokasikan untuk investasi masa depan. Baik itu dalam bentuk cicilan KPR atau tabungan pendidikan untuk anak-anak kelak.

Kamu yang sudah berencana membangun rumah tangga juga sudah harus mengumpulkan dana untuk biaya pernikahanmu nanti. Sungguh, nyaris tanpa jeda untuk foya-foya.

 

5. Teman-teman dekatmu jauh berkurang. Rekan kerjamu pun belum tentu sejalan

 

Kita juga menyadari, semakin dewasa usia kita, semakin sedikit teman baik yang masih kita punya. Teman-teman yang dulu akrab semasa sekolah sudah sibuk dengan hidup dan cita-citanya masing-masing. Berkumpul dengan mereka gak semudah dulu. Reunian pun belum tentu setahun sekali.

Di tempat kerja, kita memang bisa menemukan rekan yang bisa menjadi sahabat baru kita. Tapi, nggak sedikit pula rekan kerja yang nggak sejalan, bahkan cenderung menimbulkan problem yang membuat suasana kerja menjadi kurang nyaman. Mau nggak mau, ini adalah hal biasa yang bakal kita temui pada realitas orang dewasa.

Tentunya, hal-hal di atas tetap harus kita hadapi secara optimis. Meski realitas orang dewasa nggak semenyenangkan ekspektasi kita di masa muda, bukan berarti kita nggak boleh bahagia.

 

Setuju? Share pendapatmu di kolom komentar, yuk.

Masih Asing dengan FinTech? 5 Hal Ini akan Membuatmu Mengenalnya

SWARA – Apakah kamu cukup familiar dengan istilah FinTech? The National Digital Research Center (NDRC) mendefinisikan FinTech atau financial technology sebagai inovasi dalam sektor finansial. FinTech ditujukan untuk membuat proses transaksi keuangan seperti proses pembayaran, proses peminjaman uang, transfer, ataupun jual beli saham menjadi lebih praktis dan aman. Tentu saja dengan bantuan teknologi. Ini merupakan upaya mengintegrasikan teknologi digital dalam pengembangan layanan finansial.

Tentu saja FinTech akan memudahkan seseorang mendapatkan layanan finansial. Bahkan, seperti dilansir situs Seluler ID, gelombang pengembangan FinTech maupun penggunaannya oleh masyarakat, akan menjadi tren di 2016 ini. Dengan beragam nilai plus yang ditawarkan, kamu tentu tak ingin melewatkan tren ini, kan?

Nah, baca dulu 5 fakta dasar mengenai FinTech berikut ini untuk memperdalam informasi seputarannya.

 

  1. Mengapa teknologi finansial ini muncul?

Apa yang memicu kemunculan FinTech? Tentu saja teknologi. Ini berawal dari sebuah pemikiran bahwa teknologi bukan sekadar pelengkap, tetapi kunci utama perkembangan. Situs Valuesmag menyatakan, FinTech muncul karena beberapa hal, diantaranya; digitalisasi, biaya komputasi yang menurun sehingga siapa saja bisa mengakses internet, Ā kemajuan teknologi inovasi, ubiquitous data yang berarti data bisa diperoleh dimana saja, dan perubahan perilaku pelanggan.

 

  1. Prospek bisnis yang cerah menjadi alasan mengapa teknologi ini berkembang pesat

Geliat FinTech, seperti diungkapkan Markus Gnirck (pendiri Startupbootcamp FinTech), sudah mulai terlihat sejak 2008 lalu di London. Tujuannya saat itu, menggerakkan perekonomian menuju era digital. Kini di 2016, FinTech bahkan diprediksi akan menjadi sebuah tren. Mengapa perkembangannya begitu pesat? Prospek bisnis jawabannya!

Perusahaan konsultan global Accenture melakukan penelitian bahwa investasi keseluruhan pada bidang FinTech merangkak naik 3 kali lipat dalam kurun waktu 5 tahun. Pada 2008, investasinya sebesar 1 miliar dolar AS. Jumlah itu merangkak naik mencapai 3 miliar dolar AS pada 2013.

 

3. Perkembangan FinTech memudahkan aktivitas finansial

Semakin naiknya angka investasi FinTech dari tahun ke tahun, mendorong perusahaan startup FinTech menciptakan berbagai inovasi. Beberapa inovasi yang dikembangkan diantaranya proses pembayaran, transfer, jual beli saham, maupun proses peminjaman uang.

Dalam sistem pembayaran, FinTech memungkinkan siapa saja untuk menransfer dana dan membayar tagihan dari belahan bumi manapun, misalnya Xoom. Dalam memberikan pinjaman, FinTech bergerak dalam berbagai macam pangsa pasar.

Pemberi pinjaman khusus pelajar, CommonBond misalnya. Memungkinkan pelajar meminjam dana untuk membayar biaya kuliah. Beberapa sub-industri FinTech bahkan mengerahkan jasanya sebagai penghubung antara peminjam dengan investor, seperti Lending Club.

 

  1. Masyarakat yang tak biasa menggunakan jasa perbankan konvensional, berpotensi beralih ke FinTech.

FinTech memungkinkan seseorang melakukan pinjaman, membayar pinjaman, transfer, dan melakukan berbagai aktivitas finansial tanpa melalui jasa perbankan konvensional. Hanya dengan teknologi internet, kamu bisa melakukan transaksi.

Berdasarkan lansiran situs Kompas, pengguna jasa perbankan di Indonesia hanya 19% dari total penduduk. Artinya, masih ada 81% penduduk Indonesia yang berpotensi menjadi pangsa pasar FinTech. Peluang ini kemudian memicu sejumlah perusahaan start up mengeluarkan produk FinTech, dengan keunikannya masing-masing.

 

  1. FinTech bukan ancaman perbankan, ia adalah pelengkap

Seiring pesatnya perkembangan FinTech di Indonesia, muncul gagasan bahwa bisnis ini berpotensi menjadi ancaman bagi perbankan. Benarkah demikian?

Deputi Akses Keuangan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Fadjar Hutomo melalui CNN Indonesia membantah hal tersebut. Menurutnya, apapun jenis inovasi yang muncul dapat dianggap sebagai penghambat apabila industri lama tidak mau berubah. FinTech justru menjadi pelengkap bagi industri perbankan, terutama untuk menjangkau cakupan masyarakat yang lebih luas. Bukti nyata bahwa kehadiran FinTech justru bersinergi dengan bisnis perbankan adalah keberadaan Tunaiku dari Amar Bank. Ā Tunaiku menjadi satu-satunya produk besutan bank di Indonesia yang menyediakan jasa kredit tanpa agunan (KTA) online.

 

Bagaimana? Apakah kamu mulai familiar dengan istilah FinTech sekarang? Tentunya akan makin banyak produk-produk Fintech yang bermunculan di tahun ini. Pilihlah yang paling cocok dengan keadaanmu. Tidak lupa, telusuri dulu latar belakangnya supaya keamananmu sebagai konsumen terjamin ya.

Simak 5 Cara Ini Saat Ingin Memberikan Kritik kepada Si Bos

SWARA – Pernahkah kamu mengalami satu momen di mana kamu merasa perlu memberikan kritik kepada sang bos? Jika iya, itu wajar kok. Mengkritik bos bukanlah hal yang buruk selama kritik yang kamu sampaikan adalah kritik konstruktif. Tapi, hal ini juga enggak mudah dilakukan. Selain karena posisi bos yang pasti lebih berkuasa, kalau enggak hati-hati, karirmu bisa jadi dalam bahaya.

Supaya niatmu tercapai tanpa menimbulkan konflik dengan atasan, ini 5 cara elegan menyampaikan kritik kepada bos tanpa harus membahayakan karirmu!

 

  • Sampaikan pada waktu yang tepat

Ini adalah faktor yang cukup krusial yang menentukan akan seberapa baik tanggapan bosmu. Beberapa momen yang harus kamu hindari misalnya, jadwal yang sedang dipenuhi dengan meeting besar, proyek penting, atau presentasi. Dan, sebaiknya tangguhkan juga apabila mood bosmu terlihat sedang enggak baik.

 

  • Jangan melakukannya di tempat terbuka

Mengkritik bos sebaiknya dilakukan empat mata dengan yang bersangkutan. Ini berarti, jangan Ā bicara panjang lebar mengenai kekurangan bosmu pada meeting yang dihadiri seluruh tim. Atau, lebih buruk menggosipkannya dengan rekan kerja lain. Tentunya kamu juga enggak mau kan dikritik depan umum atau menjadi bahan ghibah?

 

  • Persiapkan dengan matang dan berikan alasan yang tepat

Di balik kritikmu, pasti ada alasan yang melatarbelakangi. Misal, saat kamu merasa enggak nyaman saat bosmu memberikan arahan berupa verbal saja, atau Ā jika ternyata ada ketidaksesuaian antara tugas sehari-harimu dengan desc-job yang tertera di kontrak yang memberatkanmu. Berikan alasanmu dengan runut dan jelas agar bosmu memahami logikanya. Akan lebih baik lagi jika kamu menuliskan poin-poin yang ingin kamu sampaikan supaya enggak terbata-bata.

 

  • Bicara dengan nada yang sopan, santai, dan enggak menghakimi

Bisa bicara dengan luwes merupakan anugerah tersendiri. Begitupun jika ingin mengkritik si bos, akan lebih mudah jika kamu dapat berbicara dengan luwes namun tetap sopan. Hal ini supaya bosmu enggak merasa terhakimi dan dapat menerima kritikmu dengan hati terbuka.

 

  • Tahu saatnya berhenti berbicara

Bagian paling mengerikan adalah saat memulai dan mengakhiri sesi kritik ini. Jika memang semua poin yang ingin kamu bicarakan sudah disampaikan, berarti saatnya berhenti. Jangan tergoda untuk memulai poin lain yang mendadak muncul karena besar kemungkinan Ā ada salah ucap.

Satu hal lagi nih, Kawan Tunaiku. Jika di akhir obrolan sang bos ternyata malah meminta solusi macam apa yang bisa kamu tawarkan, pastikan seenggaknya kamu bisa memberikan satu contoh, ya! Karena apalah artinya memberikan komplain saja tanpa memberikan solusi.

 

Yup, begitulah 5 cara elegan menyampaikan kritik kepada sang bos. Selamat mencoba!

Kerja di Kantor Open Space? Ini 5 Tips Agar Kamu Tetap Fokus!

SWARAOpen-space merupakan konsep penataan kantor dengan ruang terbuka yang luas dan tanpa sekat. Karena dianggap efisien, konsep ruang terbuka ini biasa diaplikasikan di kantor-kantor modern. Sayangnya, ada penelitian yang mengungkapkan bahwa konsep open space justru dapat menurunkan produktivitas karyawan.

Kamu mungkin juga jadi kurang fokus gara-gara banyaknya kegiatan yang terjadi di open space. Nah, agar tetap fokus, simak tips berikut, yuk!

 

  1. Dekorasi meja kerjamu dengan cermat

Agar kamu lebih fokus bekerja, cobalah untuk mendekorasi meja kerjamu dengan cermat. Misalnya, meletakkan bingkai foto, wadah alat tulis, sampai pot tanaman hias mini. Tak hanya bikin kamu lebih fokus, pernak-pernik ini juga membantumu menciptakan batas dengan wilayah rekan kerjamu.

Selain itu, pastikan mejamu selalu rapi. Meja yang berantakan itu bikin nggak nyaman, bukan cuma kamu tapi juga rekan di sampingmu.

 

  1. Halau keributan dengan headphone

Salah satu trik sederhana untuk menghalau suara-suara yang mendistraksimu di kantor adalah dengan memasang headphone di telinga. Biar fokusmu maksimal, nggak ada salahnya berinvestasi ke headphone yang mampu memblokir suara bising dari luar, seperti headphone bertipe in-ear atau yang memiliki fitur noise-cancelling.

Selain headphone, pemilihan musik yang tepat juga penting untuk membantumu tetap fokus. Pilihlah musik yang tak mendistraksi, biasanya lagu tanpa lirik atau musik latar dari game adalah pilihan yang bagus.

 

  1. Manfaatkan ruang rapat yang kosong

Butuh menyendiri sejenak untuk berkonsentrasi dengan pekerjaanmu? Bila memungkinkan, tentukan sebuah ruangan di mana orang bisa ā€œkaburā€ sejenak jika membutuhkan fokus lebih. Kamu bisa memanfaatkan ruang rapat yang kosong atau pojokan tertentu di kantor. Selain bisa ganti suasana, kamu juga bisa bekerja dengan lebih tenang tanpa distraksi.

 

  1. Beri sebuah area diskusi di dalam ruangan

Kamu bisa membuat kesepakatan dengan rekan-rekan kerjamu di satu ruangan untuk membuat sebuah area diskusi kecil di dalam ruangan. Kalian bisa memanfaatkannya untuk rapat informal, diskusi, maupun brainstorming dalam kelompok kecil tanpa harus mendistraksi sesama karyawan di dalam ruangan tersebut.

 

  1. Tetapkan aturan demi kenyamanan bersama

Demi menghasilkan suasana kerja yang lebih kondusif dan nyaman, ada baiknya kalian yang bekerja di dalam satu ruangan berdiskusi dan menetapkan aturan berdasarkan kesepakatan bersama. Kesepakatan ini bisa mengatur etika ngobrol, pengaturan suhu pendingin ruangan, hingga aturan makan siang di meja kerja. Aturannya nggak perlu terlalu kaku, yang penting bisa menjaga kenyamanan masyarakat penghuni ruangan kantor tersebut.

 

Itulah sejumlah tips agar kamu tetap fokus selama bekerja di kantor open space. Punya tips-mu sendiri? Bagikan di kolom komentar, yuk!

Butuh Uang Cepat? Yuk, Kenalan dengan Tren KTA Online yang Aman dan Terpercaya

SWARA – Kebutuhan yang penting serta mendadak seringkali membuat bingung orang-orang berpenghasilan pas-pasan seperti kita. Mau pinjam uang ke teman nggak mungkin, karena mereka juga sama-sama susah. Apalagi pinjam ke rentenir! Bukannya hati jadi lega, malah hidupmu dihantui ketakutan karena tingginya bunga serta faktor keamanan yang dipertanyakan.

 

Nah, buang jauh rasa khawatirmu. Pasalnya, saat ini sudah ada personal loan atau Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang ditawarkan oleh banyak bank di Indonesia. Dengan KTA ini, kamu nggak perlu lagi menyiapkan aset untuk dijadikan jaminan atas pinjaman yang kamu ajukan. Simak ulasan berikut ini agar kamu bisa lebih tahu apa dan bagaimana sistem kerja KTA, khususnya KTA online.

 

Apa itu KTA?

KTA tergolong dalam jenis kredit konsumtif seperti biaya renovasi rumah, pengobatan, maupun pendidikan. Meski nggak menutup kemungkinan, digunakan juga untuk keperluan produktif, yakni modal usaha.

 

Syarat yang diperlukan untuk mengajukan KTA biasanya meliputi fotokopi KTP, NPWP, fotokopi kartu kredit, slip gaji, buku tabungan, maupun SIUP bagi pengusaha. Setelah semua syarat terkumpul, tinggal hubungi saja bank bersangkutan dan isi formulir yang nantinya akan diberikan. Setelahnya, pihak bank akan menghubungi kamu dan melakukan verifikasi. Pihak bank akan melakukan survei ke rumah secara langsung atau bisa juga melalui telepon.

 

Jika tahapan di atas sudah dilakukan, kamu hanya tinggal menunggu kabar dari pihak bank, apakah KTA-mu disetujui atau tidak. Namun jika dalam jangka lebih dari tiga hari tak ada kabar, sebaiknya kamu lakukan kroscek ke pihak bank mengenai status pengajuan KTA-mu itu.

 

KTA Online

Tak perlu khawatir buat kamu yang sibuk dan tak sempat datang ke bank. Saat ini sudah banyak KTA online yang bisa kamu manfaatkan. Kamu cukup mengunjungi situs bank-bank penyedia KTA, kemudian isi data diri secara lengkap. Jika bank telah mengecek keuanganmu dan menganggap keuanganmu lancar, maka bukan tidak mungkin kreditmu akan cair hanya dalam hitungan jam.

 

Tak perlu bingung dimana mencari KTA online. Tinggal ketik kata kunci ā€œKTA onlineā€, maka akan terhampar puluhan website yang menawarkan pengajuan KTA secara online. Mulai dari website pribadi bank atau website yang memang bekerjasama dengan bank untuk memasarkan KTA.

 

Artikel terkait: KTA berbasis digital

 

Jeli dan teliti memilih KTA

Meski banyak penawaran KTA yang bertebaran, kamu juga mesti jeli dalam memilih KTA, khususnya KTA online. Pilihlah KTA dari lembaga keuangan terpercaya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Selain itu, hitung dan cermati pula setoran bulanan, jangka waktu pinjaman, serta biaya-biaya tersembunyi agar kamu nggak merasa dirugikan di kemudian hari.

 

Jangan mudah tergiur dengan bunga rendah serta iming-iming hadiah yang nggak masuk akal. Luangkan lah sedikit waktu untuk melakukan riset sederhana mengenai lembaga keuangan yang akan kamu pilih.

 

Artikel terkait: Pinjaman tanpa agunan Tunaiku

 

Gimana, nih Kawan Tunaiku? Kalau kamu lagi punya banyak kebutuhan finansial, Ā nggak ada salahnya ajukan KTA secara online. Ā Selama kamu tahu cara mengelolanya dan punya pemasukan bulanan, mengajukan pinjaman bukan perkara buruk, kok. Setuju? Yuk, bagikan opinimu di kolom komentar.

 

Selagi kamu di sini…

Kami punya informasi singkat yang sayang sekali dilewatkan. Sudahkah kamu tahu tentang Tunaiku? Tunaiku merupakan pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, tanpa kartu kredit. Tunaiku bisa jadi solusi finansial bagi kebutuhan-kebutuhanmu. Kebutuhan dadakan? Atau, butuh tambahan dana untuk kebutuhan tertentu? Kamu bisa ajukan Tunaiku!

Nggak mau ribet dan nggak pakai lama ajukan pinjaman? Klik di sini.