Thursday, 30 Apr 2026

SWARA KAMU: 3 Cara Nggak Jadi Millennials yang ā€œKutu Loncatā€ Tanpa Pikir Panjang

Millennials atau Generasi Y atau Generasi Langgas disebut sebagai generasi spesial. Mereka lahir dan tumbuh besar di peralihan zaman tradisional ke modern. Masa peralihan tersebut membuat mereka menjadi generasi yang kreatif, inovatif, dan cepat beradaptasi terhadap perubahan baru. Saya pun salah satu generasi tersebut.

Saat ini, Generasi Langgas berada di usia produktif bekerja. Di samping karakter modern yang melekat, ternyata generasi ini dikenal juga sebagai generasi job-hopping atau bisa dibilang hobi pindah kerja atau dikenal juga dengan istilah ā€œkutu loncatā€. Dalam satu tahun, 21% Generasi Langgas berpindah pekerjaan baru. Angka tersebut mungkin kecil, tapi sebetulnya tiga kali lipat dari generasi-generasi lain.

Alasannya cukup masuk akal. Mengutip tulisan di Forbes yang mengambil sudut positif dari fenomena ā€œkutu loncatā€, kaum Millennials hobi berpindah kerja karena mencari penghasilan lebih baik, ingin lebih mengembangkan karier, mencari suasana baru di kota bahkan negara lain, atau merasa tidak cocok dengan budaya perusahaan.

Namun, bagaimana kalau ternyata kita berpindah kerja didasari keputusan yang impulsif atau tanpa pikir panjang?

Nah, belum lama ini, saya membaca buku Ryan Holiday berjudul The Obstacle is the Way. Saya merasa buku ini bisa membantu kita ketika menghadapi masalah di kantor: gaji kurang, nggak cocok sama culture, karier nggak berkembang, teman sekantor menyebalkan, atau desas-desus perusahaan merugi. Jadi, sebelum impulsif minta resign, mungkin kita bisa melihat masalah tersebut dalam perspektif berbeda.

Buku ini menyelipkan cara-cara bagaimana para tokoh ternama dunia menghadapi suatu kendala sebelum mereka sukses seperti saat ini. Ada kisah Barack Obama, Amelia Earhart, Steve Jobs, legenda samurai, dan sebagainya. Memang lebih seru membaca buku ini dari awal. Tapi, saya coba rangkumkan beberapa poin yang bisa jadi survival kit kita sebagai Generasi Langgas. Ini dia 3 cara supaya nggak jadi Millennials yang ā€œkutu loncatā€ tanpa pikir panjang.

 

1. Mengontrol emosi

Buku ini bilang, ā€˜When people panic, they make mistakes.’ Holiday menceritakan para astronot NASA yang dilatih seni untuk tidak panik. Ketika berada di luar angkasa, penting sekali para astronot tidak mudah panik ketika terjadi perubahan yang tidak sesuai rencana.

Jadi, belajarlah tidak panik seperti para astronot. Ketika mendengar desas desus tidak enak mengenai kondisi perusahaan, misalnya, teman-teman lain panik dan mulai membuka LinkedIn mencari lowongan pekerjaan baru. Tapi kita tidak perlu ikutan panik dulu dan terburu-buru mengambil keputusan gegabah.

 

2. Abaikan pengaruh luar

Dalam buku, Holiday mengutip dua kata penting filsuf Epictetus, yakni persist dan resist. Gigih (persist) bekerja dari dalam diri dan menolak (resist) segala bentuk gangguan dari luar diri. Ada teman yang memandang pekerjaan sebagai penghasil uang, ada pula yang memandang sebagai pengembang karier. Ketika ada teman yang pindah kerja karena gaji menggiurkan di tempat lain, bukan berarti kita harus melakukan hal yang sama. Ingat dan fokus dengan tujuan awal itu penting sehingga tidak mudah terdistraksi walau mendapat pengaruh dari luar.

 

3. Tidak harus melangkah maju

Terkadang, kita juga tidak harus melangkah maju. Kita bisa diam di tempat, atau mencoba pindah ke sebelah, atau bahkan mundur ke belakang. Sebagai Millennials, tak jarang kita menganggap bahwa mendapat kesuksesan adalah dengan bergerak maju. Padahal, tidak harus begitu.

Kita mungkin tidak perlu langsung berpindah pekerjaan. Kita bisa diam di tempat sekarang dan mencoba memberikan yang terbaik. Salah seorang teman memutuskan untuk tetap bekerja di kantornya saat ini walau kondisi perusahaan tersebut sedang tidak stabil. Hampir semua teman satu divisinya keluar. Seiring berjalannya waktu, memang terjadi perubahan. Tapi, ia justru mendapat pengalaman lebih berharga dari teman-temannya yang lain karena dipercayakan mengerjakan proyek inovasi baru di perusahaan tersebut, posisi lebih tinggi, dan tentunya gaji lebih besar.

Makanya, penting sekali untuk kita punya perspektif yang tepat agar dapat mengambil aksi yang tepat pula.

 

Itu dia kurang lebih poin-poin yang bisa kita lalui sebelum mengambil keputusan yang akan berpengaruh pada karier kita. Mungkin cara-cara di atas tampak kurang kekinian buat generasi seperti kita-kita ini, tapi tidak ada salahnya menengok bagaimana generasi-generasi terdahulu (para tokoh ternama di buku The Obstacle is the Way yang mungkin tidak bisa saya uraikan panjang lebar di blog ini) berjuang. So, before you decide to quit, it is very wise to think twice first!

Kalau sudah melalui tiga hal tadi dan kemudian menemukan bahwa mencari pekerjaan baru adalah keputusan paling tepat, tidak masalah. Setidaknya, kita lebih mantap mengambil keputusan dan tidak akan menyesalinya.

 

Ini Swara Kamu dari:
Natasha Erika
Salah seorang pejuang Millennial di tengah hiruk-pikuk ibu kota.
nastasjaa.wordpress.com

 


Natasha tunaiku

Ini Swara Kamu dari:
Natasha Erika
Salah seorang pejuang Millennial di tengah hiruk-pikuk ibu kota.
nastasjaa.wordpress.com

 

Swara Kamu merupakan wadah untuk menyalurkan inspirasi, edukasi, dan kreasi lewat tulisanmu. Kamu bisa menyampaikan pendapat, pemikiran, atau informasi menarik seputar finansial dan karier. Ingin ikut berbagi inspirasi? Kirimkan segera tulisanmu ke: swara@tunaiku.com. Info lebih lanjut, klik link berikut: Swara Kamu.

Ayo, Menulis dan Posting Tulisanmu di SWARA KAMU Sekarang!

SWARA – Di era yang serba modern ini, banyak cara untuk mengutarakan pikiran kita, salah satunya dengan menuliskannya. Bisa melalui media sosial, blog pribadi, atau menuliskan pandangan kita melalui berkomentar di artikel-artikel media. Menulis juga bisa menjadi solusi buat kita yang ingin menumpahkan segala kegelisahan dan sarana berbagi cara pandang dengan orang lain.

 

Tapi kalau selama ini kamu masih bingung ingin menumpahkan idemu di mana, sekarang sudah ada solusinya, lho!

 

Ayo, menulis di SWARA KAMU!

Apa sih SWARA KAMU itu? SWARA KAMU adalah media tempatmu berbagi inspirasi, edukasi, dan kreasi dari Swara Tunaiku. Sehingga nantinya, kamu juga bisa ambil bagian dalam memberikan inspirasi lewat tulisanmu yang edukatif dan kreatif bagi para pembaca Swara Tunaiku.

 

Menulis di SWARA KAMU pun menjadi tantangan tersendiri bagi kamu yang ingin tulisannya dibaca oleh lebih banyak orang. Bersama penulis SWARA KAMU lainnya, kamu bisa bertukar ide dan informasi terkini seputar karier dan finansial.

 

Mau menulis tentang tips sukses dalam karier? Bisa. Atau selama ini kamu mau menumpahkan kegelisahan tentang keadaan ekonomi negara dalam wacana analisis? Bisa juga, kok! Intinya, nantinya tulisanmu akan muncul dan dipublikasikan di website dan media sosial Swara Tunaiku.

 

Cara submit tulisan di Swara

Agar tulisanmu bisa dimuat di Swara, maka kamu harus melakukan beberapa langkah berikut ini:

 

1. Masuk ke homepage (halaman utama swara.tunaiku.com) dan klik button ‘Kirim Tulisan’ yang ada di bagian kanan atas.

 

2. Lalu untuk yang belum punya akun di Swara Kamu, bisa langsung membuat akun dengan klik ‘Register’.

 

3. Setelah itu, kamu tinggal lengkapi formulir pendaftaran dengan mengisi data lengkap dan valid.

 

4. Jika sudah lengkap, klik ‘Register’ di bagian paling bawah dan kamu tinggal menunggu formulir pendaftaranmu dikonfirmasi oleh tim Swara.

 

5. Jika sudah dikonfirmasi, maka kamu akan menerima email balasan dan kamu sudah bisa login ke akun Swara Kamu.

 

6. Buat postingan pertama dengan klik ‘Buat Posting’ di kolom sebelah kanan. Selamat menulis!

 

Untuk SYARAT dan KETENTUAN:

  1. Tema tulisan seputar finansial dan karier.
  2. Tulisan tidak berbau SARA, yang sifatnya Ā menyerang, mengintimidasi, melecehkan dan menghina identitas diri maupun golongan tertentu.
  3. Panjang tulisan 300-700 kata.
  4. Tulisan merupakan hasil karya sendiri dan belum pernah dipublikasikan di media lain.

 

Yuk, mulai Berbagi SWARA KAMU dan jadilah sumber inspirasi yang edukatif dan kreatif melalui tulisanmu!

Telisik Arisan Daging, Tradisi Unik Jelang Lebaran

SWARA – Jujur saja, siapa yang stres karena harga daging menjelang lebaran selalu naik? Pasti banyak dari kalian yang menjawab ā€˜iya’, hehe. Bagaimana tidak, lebaran kan momen berkumpulnya keluarga di mana sanak saudara yang merantau pada pulang kampung. Kehangatan ini semakin dimeriahkan dengan sajian masakan daging sapi di meja makan.

Nah kalau harga daging selalu naik mendekati lebaran, harus gimana nih? Masak iya jatah THR keponakan dikurangi gara-gara dananya dipakai buat beli daging.

Kawan Tunaiku, sebenarnya untuk menghadapi kondisi seperti ini ada cara untuk menyiasatinya. Mungkin kamu pernah mendengar tradisi arisan daging di beberapa daerah?

 

Apa itu arisan daging?

Yap, jika biasanya arisan berbentuk uang, kali ini giliran berbentuk daging. Tujuannya pun sama, sama-sama menabung sebagai bentuk gotong royong.

Praktiknya adalah setiap anggota membayar iuran dengan jumlah tertentu. Ketika dana sudah terkumpul, uang pun dibelikan sapi kemudian disembelih. Daging sembelihan ini nanti dibagikan sama rata yang mana jatuhnya lebih murah daripada beli daging kiloan di pasar.

Di beberapa daerah sudah mencoba cara ini, lho, salah satunya daerah Jember dan Bondowoso. Setelah diikuti pun terasa lebih ringan dan hemat. Mau tau apa aja manfaat yang bisa didapat dari tradisi ini? Ā Simak, yuk!

 

Artikel Terkait: Serba-serbi Arisan

  1. Berbagi Rezeki Sembari Arisan? Ini Dia 4 Caranya!
  2. Inilah 6 Hal yang Bisa Kamu Lakukan Sambil Arisan! Bermanfaat dan Pastinya Menguntungkan
  3. 6 Tipe Ibu-ibu yang Sering Muncul di Kelompok Arisan

 

Terasa lebih hemat dan bersahabat di dompet

Harga daging sapi setiap tahun memang tak menentu. Buat saja sebagai contoh, setiap anggota yang berjumlah sekitar 70-100 kepala membayar iuran sebesar Rp 150.000. Setelah dibelanjakan sapi dan disembelih, akhirnya setiap kepala mendapatkan 2 kg lebih daging sapi yang mana di pasaran harganya udah mencapai 100 ribu per kg. Nah, lumayan kan, hemat Rp 50 ribuan.

 

Kamu tak perlu mempertanyakan kualitas daging

Sebagai pembeli, wajar aja kalau kamu mempertanyakan kualitas daging yang beredar di pasaran. Ini lumrah sih, karena banyak pedagang uang ā€˜nakal’. Nah, dengan arisan ini kamu enggak perlu meragukan lagi. Kelompokmu sendiri yang memilih, membeli, menyembelih, sampai membagikannya. Kalian enggak ingin menipu atau merugikan diri sendiri, kan?

 

Jadi ajang menambah jaringan

Gabung di kelompok arisan seperti ini adalah bentuk dari menyatukan kumpulan orang yang memiliki kesamaan nasib dan tujuan. Kamu jadi kenal lebih banyak orang. Siapa tahu suatu saat nanti kamu bisa bekerja sama membuka usaha dengan salah satu dari mereka?

 

Artikel Terkait: Persiapan Lebaran

  1. Manfaatkan Program Tunaiku Prioritas untuk Persiapan Lebaran
  2. Dana Mepet Menjelang Mudik, Manfaatkan KTA Tunaiku Untuk Hal Ini!
  3. Simak! Akses Tol dan Jalur Pantura untuk Dilewati Saat Mudik

 

Gimana dengan tradisi yang terbilang cukup unik ini? Selain hemat, juga bermanfaat, lho! Tertarik mencoba, Kawan Tunaiku?

 

Mau dapat pinjaman tanpa agunan yang hanya bermodal KTP doang? Klik di sini saja! Tunaiku, pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, dan tanpa kartu kredit!

Perhatikan 5 Pengeluaran Berikut Sebelum Kamu Beli Mobil!

SWARA – DP yang murah dan kredit yang mudah menjadi salah satu senjata ampuh para pemasar mobil untuk menggaet pembeli. Tapi, biaya yang kamu keluarkan untuk mobil nggak cuma sebatas DP dan cicilan saja, lho. Masih ada berbagai pengeluaran lain yang nggak boleh diabaikan jika kamu memiliki mobil sendiri.

Pasalnya, biaya operasional untuk mengendarai mobil bisa cukup membebani jika kamu nggak melakukan ancang-ancang dari awal. Ini dia pengeluaran-pengeluaran penting yang mesti kamu perhatikan sebelum memutuskan beli mobil!

 

1. Biaya perawatan setiap tahun

Agar awet dan nyaman dikendarai, mobilmu tentu wajib melakukan perawatan rutin setiap beberapa bulan atau sekian kilometer. Semakin sering kamu menggunakannya, maka semakin banyak pula biaya pemeliharaan yang mesti kamu keluarkan. Biaya perawatan di bengkel juga tergantung dari kerusakan, jenis mobil, serta harga suku cadang.

Kalau kamu sudah mengendarai mobil sendiri, siap-siap saja merogoh kocek setidaknya Rp 2-4 jutaan setahun untuk servis rutin yang dilakukan sekitar 3-6 bulan sekali. Semakin tinggi kelas mobilnya, biaya pemeliharaannya juga bakal semakin mahal.

 

Artikel Terkait: Membeli Mobil

  1. Karyawan Pemula di Kota Besar, Baiknya Pilih Mobil Apa?
  2. Selain Kredit Tanpa Agunan, Pertimbangkan Ini Sebelum Beli Mobil
  3. Kredit Mobil, Lebih Baik Lewat Bank atau Leasing?

 

2. Pajak kendaraan

Memiliki mobil artinya kamu wajib membayar pajak kendaraan bermotor setiap tahunnya. Semakin mahal harga mobilmu, maka pajak yang harus dibayar juga makin tinggi. Pemprov DKI menerapkan bea pajak sebesar 2% dari nilai mobil.

Kasarannya, jika mobilmu senilai Rp 150 juta, maka kamu perlu menyiapkan setidaknya Rp 3 juta setahun untuk bayar pajak. Selain itu, ada juga Bea Balik Nama sebesar 10% dari harga beli mobil.

 

3. Asuransi kendaraan

Asuransi kendaraan sangat penting untuk melindungi mobil kamu dari hal-hal yang nggak diinginkan, seperti kecelakaan, pencurian, maupun kerugian akibat pihak ketiga. Agar semua biaya ter-cover, sebaiknya kamu mengambil asuransi all-risk atau yang meliputi seluruh risiko.

Adapun premi yang mesti dibayarkan untuk all-risk berkisar antara 2,4% – 3,5% dari harga mobil. Jika harga mobilmu 160 juta, maka asuransi yang perlu kamu bayarkan setiap tahunnya berkisar antara Rp 3,9 juta sampai Rp 5,3 juta.

 

4. Biaya bahan bakar

Untuk bahan bakar, mobil sekarang disarankan untuk menggunakan pertamax. Sementara, perbandingan rata-rata konsumsi pertamax untuk mobil di Indonesia adalah 1:11, yang artinya mobil akan mengkonsumsi 1 liter BBM untuk menempuh 11 km.

Jika kamu menempuh jarak rata-rata 50 km sehari, maka biaya bahan bakar yang perlu kamu siapkan adalah sekitar Rp 40 ribu per hari dengan asumsi harga pertamax sebesar 8.500. Jika dijumlahkan dengan asumsi 20 hari kerja perbulan, maka kamu harus merogoh kocek sekitar Rp 9,6 juta per bulan untuk BBM.

 

Artikel Terkait: Tips Merawat Kendaraan

  1. Kesalahan Merawat Kendaran yang Bikin Kantong Kering
  2. Tips Merawat Mobil dengan Hemat dan Efisien
  3. Yuk, Patuhi 3 Prinsip Dasar Ini Agar Motor Selalu Prima!

 

5. Biaya tol dan parkir

Kedua pos biaya operasional harian ini juga patut kamu perhatikan. Jika kamu mengeluarkan biaya tol Rp 18.000 per hari untuk pulang pergi lewat tol, maka setahun kamu bakal mengeluarkan dana untuk tol sekitar Rp 4,3 juta.

Sementara untuk parkir, anggaplah saat bekerja kamu parkir selama 8 jam sehari dengan tarif Rp 4.000/jam. Maka, kamu bakal mengeluarkan sekitar Rp 7,7 juta setiap tahunnya untuk parkir saja. Itu belum termasuk parkir di mal maupun tempat-tempat umum lainnya.

Memiliki mobil baru tentu harus siap dengan segala konsekuensinya. Nah, siapkah kamu untuk menanggung biaya-biaya di atas setiap tahunnya?

 

Mau dapat pinjaman tanpa agunan yang hanya bermodal KTP doang? Klik di sini saja! Tunaiku, pinjaman cepat, mudah, tanpa agunan, dan tanpa kartu kredit!

 


Artikel ini dapat juga dibaca melaluiĀ Duniafintech.com.

Waw! Kemewahan Kelas Bisnis 5 Maskapai Ini Bikin Tercengang!

SWARA – Pesawat bisa dibilang sebagai transportasi umum yang mahal jika dibandingkan dengan kendaraan umum lainnya. Harganya pun beragam mulai dari kelas ekonomi hingga kelas pertama.

Hal ini dibedakan dari kenyamanan serta pelayanan dari masing-masing kelas tersebut. Berikut penampakan kemewahan lima kabin pesawat kelas bisnis dari beragam jenis maskapai penerbangan di dunia.

 

Singapore Airlines

Bagaimana cara Anda menghibur diri dengan KrisWorld saat terbang bersama #SingaporeAirID? Bagikan cerita Anda di kolom komentar!

A post shared by Singapore Airlines (@singaporeairid) on

Singapore Airlines adalah maskapai penerbangan nasional Singapura. Kode IATAnya adalah SQ sedangkan ICAOnya adalah SIA. Singapore Airlines adalah salah satu maskapai terbaik dan tersukses di Asia dengan penerbangan ke Eropa, Amerika Utara, serta Asia dan Australia.

Kursi 28 inci buatan kulit Skotlandia dapat diubah menjadi tempat tidur 78 inci. Kursinya bisa diatur ergonomis dengan dua mode tambahan yakni Lazy Z dan Sundeck. Penumpang dapat menikmati hiburan melalu KrisWorld dengan lebih lega melalui layar LCD 18 inci. Untuk harga penerbangan Singapore Airlines dari Jakarta ke Singapura dengan kelas bisnis dipatok hingga lebis dari Rp 13 juta.

 

Qatar Airways

Pada kelas bisnis Qatar Airways, masing-masing kursi mampu diubah menjadi tempat tidur yang dilengkapi dengan sekat untuk privasi. Kursi dengan posisi yang berhadap-hadapan dengan pembatas bisa digeser guna menciptakan ruang yang lebih longgar bagi mereka yang terbang dalam grup.

Dua kursi di deretan tengah bisa disulap menjadi double bed. Tiap kursi dilengkapi dengan bantal empuk, matras premium, piyama dari The White Company, serta amenity kit dari Giorgio Armani. Biaya penerbangan dari Jakarta ke Doha, Qatar dibanderol dengan harga lebih dari Rp 48 juta rupiah.

 

Artikel Terkait: Yang Unik di 2017

  1. 10 Bandara Terunik di Dunia yang Memesona!
  2. 5 Tren Mainan dan Hobi Unik di Tahun 2017
  3. 8 Pekerjaan Unik yang Tak Disangka Ada di Dunia

 

Emirates Airlines

Emirates adalah sebuah maskapai penerbangan yang berpusat di Bandara Internasional Dubai, Dubai, Uni Emirat Arab. Emirates sekarang melayani berbagai tujuan di Timur Tengah, Timur Jauh, India, Afrika, Eropa, dan Amerika Utara.

Emirates memiliki inflight entertainment bernama Ice Digital Widescreen (ICE) yang memiliki 2.000 acara pilihan seperti Hollywood, Bollywood, film-film klasik hingga film World Cinema yang mana banyak film baru. Maskapai Emirates bekerja sama dengan Bvlgari untuk pengadaann ameity kits. Perjalanan dari Jakarta ke Qatar berharga lebih dari Rp 40 juta.

 

Etihad Airways

Etihad Airways (Kode IATA: EY, ICAO: ETD) adalah sebuah maskapai penerbangan yang berpusat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab dengan layanan ke Timur Tengah, Eropa, Asia, anak benua India, dan Amerika Utara. Pada penerbangan Boeing 787 dan Airbus A380 superjumbo terdapat ruangan dengan tempat tidur untuk pijat, layar touchscreen 18,5 inci, dan terdapat Lobby untuk bersosialisasi sesama penumpang A380. Perjalanan dari Jakarta ke Qatar dipatok dengan harga tiket lebih dari Rp 38 juta.

 

EVA Air

EVA Air merupakan maskapai yang berpusat di Taipei, Taiwan. EVA Air memiliki lebih dari 40 tujuan internasional di Asia, Australia, Eropa, dan Amerika Utara. EVA adalah maskapai terbesar kedua di Taiwan.

EVA Air A321-200 kelas bisnis menyediakan tempat duduk yang luas dan nyaman. Tiap kursi dilengkapi dengan touchscreen 10,6 inci dan Panasonic eFX film on-demand. In-Flight Entertainment System menawarkan informasi penerbangan dengan tampilan 3D dengan tambahan Connecting Gate Information(CGI) yang memudahkan penumpang memperoleh informasi waktu sampai, status penerbangan. Perjalanan dari Jakarta ke Taipe dipatok dengan tiket Rp 10 jutaan.

 

Artikel Terkait: Liburan Hemat, Yuk!

  1. Saat Pesan Tiket Pesawat, Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini!
  2. 5 Tips Mencari Tiket Pesawat Murah Kalau Mau Berangkat Liburan
  3. Terbang ke Luar Negeri, Begini Trik Mudah Dapatkan Tiket Murahnya!

 

Waw! Kemewahan kelas bisnis 5 maskapai ini benar-benar bikin tercengang ya, Kawan Tunaiku! Kira-kira, kapan kamu bakal terbang dengan maskapai-maskapai tersebut? Semoga suatu hari tercapai, ya!

 

Butuh pinjaman tunai tanpa ribet? Ajukan pinjaman tunaimu di sini!

Tanpa Disadari, Ini yang Bikin Hubungan Ibu dan Anak Menjauh

ā€œKata mereka diriku s’lalu dimanja. Kata mereka diriku s’lalu ditimang.ā€

SWARA –Ā Siapa yang tidak pernah mendengar lirik lagu itu? Lagu yang berjudul ā€˜Bunda’ ini sudah sangat familiar dan meskipun diputar berulang-uang hati akan tetap bergetar saat mendengarnya. Tak hanya yang memiliki hubungan baik dan dekat dengan ibunya, tetapi juga mereka yang kebetulan tidak terlalu akrab pun pasti terenyuh menyimak lirik lagu ini.

Kawan Tunaiku, kamu sendiri bagaimana? Apakah kamu termasuk yang dekat dengan ibu atau tidak? Kalo jawabannya adalah iya, bila dibandingkan antara dahulu dengan sekarang, lebih dekat yang mana? Kalo dirasa-rasa, kedekatan hubungan ibu dan anak itu jauh lebih kental saat masih kanak-kanak daripada saat dewasa. Sebenarnya, apa sih yang membuat hubungan anak dan ibu kian menjauh? Coba perhatiin hal-hal yang tanpa disadari sering terjadi pada kehidupan sehari-hari di bawah ini!

 

Kamu jadi sering pulang larut

Kamu termasuk pekerja yang hampir lembur tiap hari hingga sering pulang malam? Atau kamu juga termasuk generasi milenial yang sering nongkrong usai jam kantor? Jika iya, berhati-hatilah karena ini jadi hal pertama yang membuatmu mulai jauh dari ibu bahkan keluarga.

Bayangkan, pagi-pagi kamu sudah harus berangkat kerja. Kemudian pulang larut dan kamu pun merasa terlalu lelah hingga begitu sampai rumah ingin langsung tidur saja. Selelah apa pun itu, ada baiknya kamu menyisihkan waktu barang sebentar sebelum tidur untuk mengobrol dengan ibumu. Ā Ā Ā Ā 

 

Weekend lebih banyak dihabiskan bersama teman, bukan keluarga

Sebenarnya istilah weekend itu adalah waktu untuk keluarga. Namun, kebanyakan generasi milenial justru menggunakan waktu libur ini untuk menunjukkan eksistensi. Mereka lebih memilih menghabiskan weekend dengan nongkrong bersama teman, liburan, berorganisasi, melakukan hobi, dan hal-hal yang berkaitan dengan aktivitas di luar rumah. Ā 

 

Artikel Terkait: Hubungan Orang Tua dan Anak

  1. Inilah 5 Kerja Keras Ayah untuk Keluarganya yang Tidak Kita Sadari
  2. 5 Kisah Orang Tua Hebat Berpenghasilan Minim Berhasil Antarkan Anaknya Menuju Kesuksesan
  3. Orang Tua Mulai Menua, Ini 4 Hal yang Sebaiknya Kita Lakukan sebagai Anak yang Sudah Bekerja

Ā 

Walau sudah di rumah, kamu masih sering pegangĀ HP

Terkadang, meski sudah tidak di jam kerja, permasalahan kantor masih saja dibahas di grup WhatssApp. Belum lagi grup-grup WhassApp yang lainnya, ditambah kamu sibuk mainan medsos. Hal-hal semacam inilah yang membuatmu selalu sibuk dengan gadget sekalipun sudah di rumah dan berada di samping ibumu. Alhasil waktumu berkomunikasi dengan ibu pun berkurang.

 

Kamu semakin cuek dan tidak tertarik dengan kehidupan ibumu

Di tengah kesibukanmu kerja, apakah kamu sempat menebak, apa yang sedang dikerjakan ibu hari ini? Atau, pernahkah kamu ingin tahu tentang apa yang disukai ibu, bagaimana kehidupannya di masa lalu?

Ketahuilah, dengan kamu memancing satu pertanyaan yang menunjukkan keterarikanmu pada kehidupan ibu, beliau akan bercerita panjang lebar. Dan dengan demikian ibu tahu bahwa kamu peduli dan menganggapnya benar-benar ada. Dari sinilah seharusnya komunikasi mulai terjalin dengan baik. Ā 

 

Seiring perkembangan zaman, kamu memiliki pola pikir yang berbeda

Orang zaman dahulu dengan generasi milenial yang serba kekinian tentu sangat berbeda. Perbedaan ini salah satunya terletak pada pola pikir. Perbedaan pola pikir inilah yang nantinya bisa jadi penghalang antara keduanya, baik dalam hubungan dan aktivitas sehari-hari atau dalam menghadapi suatu permasalahan. Ā 

 

Kamu juga menjunjung tinggi yang namanya privacy, sehingga kurang terbuka dengan ibu

Bedanya pola pikir, terkadang membuat generasi milenial mengurungkan niat untuk bercerita tentang apa saja pada ibunya. Mereka pun cenderung lebih nyaman dan senang bila bercerita sesama umur dengan alasan lebih nyambung dan mengerti.

Padahal, di rumah ada ibu yang ingin tahu tentang kehidupanmu. Ibu ingin tahu sudah sejauh mana anaknya berprestasi, termasuk bagaimana kehidupan sosial dan asmara anaknya.

 

Artikel Terkait: Pola Asuh Orang Tua

  1. Wahai Orang Tua, Pola Asuhmu Memengaruhi Kebahagiaan dan Jumlah Penghasilan Anakmu Kelak
  2. Hai Orang Tua, Kepribadian Anak Ternyata Bisa Diketahui dari Kecil
  3. Hai, Orang Tua! Mari Kenali serta Asah Minat dan Bakat Buah Hati Sedari Ia Kecil dengan 3 Langkah Berikut

 

Kamu jadi lebih berani menanggapi amarah ibu

Setiap orang memang tidak mau dimarahi dan akan lebih menyakitkan jika amarah itu berasal dari ibu sendiri. Apa yang biasanya kamu lakukan jika ibu sedang memarahimu?

Mendiamkannya sampai suasana membaik atau menimpali dengan reaksi yang negatif? Ada baiknya kamu diam atau menghindar baik-baik karena jika kamu tanggapi hanya akan menyulut kepada pertengkaran yang lebih besar lagi.

Semakin jauh menyelami kehidupan luar terkadang justru membuat semakin jauh dengan ibu. Pun semakin banyak urusan, semakin sedikit komunikasi dengan ibu. Hal ini karena kehidupan generasi milenial sudah terbagi-bagi.

Namun, dunia ibu tetap hanya untuk anaknya. Jangan pernah menduakan seorang ibu karena beliau pun tidak pernah menduakanmu dengan beragam urusannya yang juga banyak.

 

Ada keperluan mendadak dan butuh pinjaman tunai yang cepat dan mudah? Ajukan ke Tunaiku saja, Kawan Tunaiku!

Mengajarkan Bahasa Asing Sejak Dini, Boleh Nggak, Sih?

SWARA – Ā Kawan Tunaiku, tahukah kamu bahwa usia 0 – 6 tahun adalah golden age bagi tumbuh kembang anak. Usia ini merupakan fase di mana otak anak mengalami perkembangan paling cepat dalam masa pertumbuhan, termasuk kemampuan berbahasa. Sehingga tak heran banyak orang tua memperkenalkan bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin pada anaknya saat di playgroup dan TK. Ā 

Tapi, di lain pihak ada juga orang tua yang merasa khawatir jika mengajarkan bahasa asing sejak dini pada anak justru akan menghambat perkembangan oralnya. Kenapa? Karena anak akan bingung ketika terpapar dengan lebih dari satu bahasa. Alih-alih mengerti keduanya, anak malah tak cakap berbicara sama sekali. Apakah kamu merasakan hal yang sama Kawan Tunaiku?

Jika iya, sebaiknya kamu membaca artikel ini. Mengajarkan bahasa asing sejak dini pada anak itu boleh, kok!

 

Kemampuan memahami bahasa sudah menjadi ā€˜fitrah’ manusia sejak bayi, kok

Seperti yang pernah dituturkan oleh Dr. David Freeman dan Dr. Yvonne Freeman, Professor of Bilingual Education dari Amerika Serikat, semakin dini anak mengenal bahasa, semakin cepat ia menguasainya. Penelitian ilmiah pun menyebutkan bahwa sebenarnya, bayi sudah mulai mengenali bahasa sejak masih dalam kandungan. Dan mampu membedakan antara bahasa Ibu dengan bahasa lainnya.

Ini tak lain karena sejak bayi manusia memiliki program di dalam otak yang disebut Language Acquisition Device (LAD). Program inilah yang memungkinkan bayi Ā menganalisa, memahami sekaligus mempraktikkan bahasa dengan baik. Menakjubkan, ya? Ā 

 

Artikel Terkait: Memberikan Yang Terbaik Untuk Sang Buah Hati

  1. 5 Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Day Care (Tempat Penitipan Anak)
  2. Menjadi Perempuan Karier Sambil Memberikan ASI Eksklusif ke Buah Hati? Bisa dong!
  3. Bunda, Coba 3 Resep Bekal Sekolah Sehat untuk Anak Ini, Yuk!

 

Jika mempelajari lebih dari satu bahasa, anak bisa bingung!

Itu cuma mitos, Kawan Tunaiku! Mempelajari bahasa asing tidak menyebabkan kebingungan, keterlambatan, ataupun kekurangan keterampilan wicara bagi anak. Hal ini telah dibuktikan oleh penelitian dari Ā Cornell Language Acquisition Lab (CLAL). Anak-anak multilingual terbukti memiliki tingkat konsentrasi lebih tinggi dibandingkan mereka yang hanya bicara satu bahasa.

Lebih jauh, kemampuan multilingual berperan banyak bagi kemampuan adaptasi sang anak. Karena multilingual jangka panjang mempengaruhi struktur dan fungsi otak, hingga akhirnya mendukung fungsi kognitif anak, kemampuan menganalisa, kemampuan verbal, dan fleksibiltas berpikir!

 

Kalau begitu, kapan dan bagaimana cara yang tepat bagi anak untuk mempelajari bahasa asing?

Sejak dini. Dari usia 3 – 6 tahun, sesuai dengan golden age. Semakin dini, semakin besar kemungkinan anak memiliki kemampuan bahasa asing sebaik para native (penutur asli).

Cara paling efektif untuk memperkenal anak pada bahasa asing adalah dengan menciptakan lingkungan yang akrab dengan bahasa asing tersebut.

Erika Levy, Ph.D., asisten proses di Columbia University Teachers College memberikan contoh termudah: melalui paparan tontonan dan bacaan. Yup, semudah dengan membiarkan si kecil menonton kartun berbahasa asing seperti Dora the Explorer atau Sesame Street.

 

Kenapa anak perlu menjadi multilingual?

Penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan anak-anak yang hanya menggunakan satu bahasa, anak-anak multilingual cenderung lebih kreatif dan fungsi otak mereka tetap terjaga seiring usia. Dan seperti yang telah Tunaiku sebutkan di atas, menjadi multilingual memiliki banyak benefit bagi tumbuh kembang kognitif dan sosiokultural anak.

Dengan mengenal bahasa asing, si kecil belajar mengenal budaya di luar budaya tanah airnya.

Lagipula, di zaman yang semakin modern dan globalisasi yang semakin nyata terlihat, mengenal bahasa asing akan membuka kesempatan yang lebih besar bagi buah hati.

 

Artikel Terkait: Memelihara Kebutuhan Akademis si Kecil Ā 

  1. Hai, Orang Tua! Mari Kenali serta Asah Minat dan Bakat Buah Hati SedariĀ Ia Kecil dengan 3 Langkah Berikut
  2. Dear Orang Tua, Prestasi Akademis Anak Ternyata Tidak Tentukan Kesuksesannya Kelak
  3. Para Orang Tua, Apa Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih Sekolah Anak?

 

Jadi, yuk mulai kenalkan bahasa asing pada anak sedini mungkin!

Namun, perlu diingat juga. Untuk menerapkan hal ini, kamu sebagai orang tua harus tahu waktu dan cara yang tepat karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Jangan hanya karena melihat anak tetangga sudah cas-cis-cus berbahasa Inggris, kamu memaksa anakmu untuk sehebat itu pula. Lagipula, bahasa asing itu bukan cuma bahasa Inggris saja, kan?

Orang tua perlu memperhatikan tujuan utama memperkenalkan bahasa asing kepada anak dalam jangka panjang. Praktikkan secara konsisten agar si kecil benar-benar memperoleh manfaatnya. Bukan hanya sekadar mengikuti tren.

 

Ada keperluan mendadak dan butuh pinjaman tunai yang cepat dan mudah? Ajukan ke Tunaiku saja, Kawan Tunaiku!

Perhatikan 4 Surat Penting Ini Saat Hendak Mudik Lebaran!

SWARA – Memasuki minggu pertama puasa, pasti kamu sudah nggak sabar untuk cepat-cepat Lebaran, ā€˜kan? Mudik ke kampung halaman butuh persiapan yang matang. Selain memperhatikan barang bawaan, kesehatan, kondisi kendaraan, atau apakah tiket sudah di tangan, dokumen-dokumen yang penting juga nggak boleh lalai untuk dibawa serta.

Nah, agar perjalanan mudikmu kelak nyaman tanpa kendala, pastikan empat surat penting berikut ini sudah tersimpan aman di kantong celana sebelum mudik benar-benar terlaksana!

 

SIM dan STNK

Buat kamu yang hendak menempuh perjalanan mudik naik kendaraan pribadi, tentunya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK). SIM adalah dokumen yang menunjukkan bahwa kamu memiliki kapasitas dan berhak mengemudi di jalan umum. Sementara STNK adalah dokumen identitas kendaraan yang sah.

Pastikan kamu membawa SIM yang sesuai dengan kendaraan yang kamu kemudikan. Bukan cuma kamu, tapi juga orang yang nanti bakal menggantikanmu mengemudi di jalan, jika ada. Jangan lupa, perhatikan juga masa berlaku kedua surat ini. Kalau memang sudah harus diperpanjang, jangan abai untuk mengurusnya segera.

Jika lalai memperpanjang SIM sampai habis masa berlakunya, kamu harus membuat yang baru. Artinya, harus ujian SIM lagi. Begitu juga dengan STNK, kalau masa berlakunya sudah habis lebih dari dua tahun, registrasi dan identifikasinya bisa dihapus dari data base, sehingga sama saja kamu membawa kendaraan bodong alias tanpa surat resmi.

Soal pajak kendaraan juga nggak boleh lalai, soalnya STNK harus disahkan setiap tahun dan hal itu baru bisa terlaksana jika kamu tertib membayar pajaknya. Jika STNK nggak disahkan gara-gara pajak nggak dibayar, polisi berhak menilang kamu, lho.

 

Artikel Terkait: Persiapan Mudik

  1. Agar Tubuh Tetap Fit Saat Mudik Naik Kendaraan Pribadi, 6 Kiat Ini Perlu Kamu Patuhi
  2. Hati-hati Tertipu Saat Beli Motor Bekas untuk Mudik
  3. Simak! Akses Tol dan Jalur Pantura untuk Dilewati Saat Mudik

 

KTP

Kartu Tanda Penduduk adalah alat penunjuk identitas yang sah sebagai Warga Negara Indonesia. KTP cukup penting untuk dikantongi sepanjang perjalanan mudik, terlebih jika kamu menumpang kereta api maupun pesawat terbang. Soalnya, tiket yang sudah kamu beli bakal dicocokkan dengan identitas yang kamu miliki. Jadi, jangan meninggalkannya di rental DVD atau semacamnya, ya!

 

Kartu BPJS Kesehatan

Kartu BPJS Kesehatan memang kesannya kurang penting buat dibawa mudik. Tapi, kartu ini sebenarnya sangat penting dan bermanfaat, lho. Soalnya, selama H-7 sampai H+7, peserta BPJS Kesehatan yang tengah mudik dapat menggunakan layanan ini tanpa memerlukan rujukan.

Kalau kamu atau anggota keluargamu ada yang mengalami sakit atau keadaan darurat, kamu bisa langsung menuju IGD rumah sakit terdekat yang bekerja sama dengan BPJS. Bermanfaat banget, ā€˜kan?

 

Artikel Terkait: Menikmati Perjalanan Mudik

  1. 5 Destinasi Wisata yang Layak Kamu Sambangi di Tengah Perjalanan Arus Balik Melewati Jalur Pantura
  2. Sudah Siap Mudik? Ini Dia Rekomendasi Oleh-Oleh yang Pas Untuk Dibawa Pulang Nanti!
  3. 5 Kiat Mudik Nyaman Bareng Si Buah Hati

 

Nah, pastikan surat-surat di atas sudah tersimpan rapi dalam dompetmu sebelum kamu berangkat mudik. Semoga perjalanan mudikmu kelak menyenangkan!

 

Butuh pinjaman tunai tanpa ribet? Ajukan pinjaman tunaimu di sini!

5 Pos Keuangan untuk Pesta Pertunangan yang Berkesan!

SWARA – Pertunangan merupakan peristiwa membahagiakan yang patut disyukuri. Biasanya orang akan mengadakan pesta pertunangan sebagai ajang perkenalan antara keluarga serta teman-teman calon pengantin pria dan wanita. Untuk mengadakan pesta pertunangan, tentu dibutuhkan waktu dan upaya.

Akhir-akhir ini, banyak orang yang merancang pesta pertunangan secara besar-besaran, bahkan tidak dapat dibedakan lagi dengan pesta pernikahan. Kalau kamu tidak mempersiapkan anggaran secara baik, bisa jadi kamu hanya mendapatkan sisa-sisa uang untuk menyelenggarakan pesta pernikahan.

Pesta pertunangan tidak perlu digelar terlalu mewah. Ini merupakan perayaan membahagiakan, jadi kamu bebas mengadakan pesta yang menyenangkan dan disesuaikan dengan kemampuan bujetmu.

Berikut 5 pos keuangan yang harus kamu perhatikan jika ingin pesta pertunangan yang berkesan.

 

Biaya hantaran

Hantaran adalah perlengkapan yang akan di gunakan si calon perempuan untuk mempersiapkan hari pernikahannya. Oleh sebab itu jaman sekarang biasanya sang perempuan lah yang menentukan apa saja isi hantaran, disesuaikan dengan keinginannya.

Hantaran biasanya berisi perlengkapan sholat, perlengkapan mandi, make-up, tas, baju, sepatu, buah dan kue sebagai buah tangan. Kamu bisa menganggarkan pos ini dengan biaya sekitar Rp 3-5 juta.

 

Biaya pembelian tanda mata

Sebenarnya tanda mata atau suvenir pesta tidak harus ada. Namun jika ada juga lebih baik, karena ini menunjukkan rasa terima kasihmu kepada tamu undangan yang telah hadir. Kamu bisa memilih suvenir yang kecil seperti kue atau hiasan-hiasan. Di pos ini kamu bisa sediakan bujet Rp 500 ribu hingga Rp 1 jutaan.

 

Biaya subsidi

Biaya subsidi di sini termasuk biaya makanan, tempat atau gedung, rias dan busana, dokumentasi, serta dekorasi. Untuk makanan, kamu bisa pesan katering dengan menu yang disesuaikan dengan bujetmu. Kalau ingin tidak terlalu banyak pengeluaran, sebaiknya batasi tamu undangan, menjadi keluarga dan sahabat dekat saja. Target bujet sekitar Rp 2-3 juta.

Untuk menghemat pengeluaran, tempat pesta pertunangan bisa diadakan di rumah saja dengan bantuan tukang dekorasi tanpa perlu menyewa gedung, tapi tetap harus dipertimbangkan dengan jumlah tamu yang akan datang. Kalau kamu mau hemat, untuk backdrop acara lamaran, kamu bisa pakai jasa paper flower untuk mengiasnya. Bujet hanya sekitar Rp 500.000.

Mau lebih hemat lagi? Dokumentasi bisa kamu serahkan ke saudara, sepupu, atau sahabat dekat yang punya kemampuan fotografi yang ciamik.

Karena ini peristiwa penting, kamu tentu ingin terlihat cantik dan tampan dihadapan keluarga besar masing-masing calon. Kamu bisa memanfaatkan kemampuan kerabat dekat yang cukup mahir memoles wajah, atau bisa juga menyewa tukang rias. Batasi pengeluaran sekitar Rp 500.000.

 

Biaya tak terduga

Dalam membuat suatu acara perlu disiapkan biaya tak terduga, hal ini untuk mengantisipasi kejadian di luar skenario kita. Ā Biasanya, biaya tak terduga muncul dari berbagai pengeluaran kecil yang menyebabkan bujet semakin membengkak.

Hal yang kadang terlupa jika mengadakan acara adalah kenyamanan para tamu. Salah satu kegunaan biaya tak terduga ini adalah untuk mengatasi kenyamanan tamu, seperti jika pesta pertunangan diadakan di dalam ruangan, apakah pendingin ruangan sudah cukup atau masih harus ditambah lagi. Atau biaya makan atau rokok panitia yang bekerja di pesta pertunangan bisa dimasukkan di biaya tak terduga ini. Estimasi biaya tak terduga ini bisa sekitar 10%-15% dari total bujet pesta pertunangan yaitu Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta.

 

Hmmmm… ternyata memang nggak murah ya, Kawan Tunaiku, untuk bikin pesta pertunangan yang berkesan. Memang ada harga yang harus kita bayar untuk mendapatkan hal yang lebih baik. Namun kamu nggak perlu khawatir kalau kamu memang sudah mempersiapkan semuanya secara matang dari jauh-jauh hari. Apalagi kalau kamu membiayainya patungan dengan pasanganmu. Semangat menabung, Kawan Tunaiku!

 

Ada keperluan mendadak dan butuh pinjaman tunai yang cepat dan mudah? Ajukan ke Tunaiku saja, Kawan Tunaiku!

Finansialmu Aman Selama Ramadan Walau Harga Pokok Melangit!

SWARA – Gemes itu kalau harga kebutuhan pokok melangit saat kebutuhan lagi banyak-banyaknya! Yaps, seperti yang terjadi di Bulan Ramadan ini. Udah bukan rahasia lagi datangnya bulan suci ini diikuti naiknya harga-harga di pasar. Tidak hanya ibu-ibu rumah tangga yang terkena imbasnya, tetapi juga generasi millennial hingga anak sekolahan pun turut merasakannya.

Ops, tapi gemesnya jangan sampai jengkel gitu lah! Ingat ya, kita lagi puasa. Daripada gemesnya berlarut-larut sampai jengkel, mending cari cara biar enggak kena dampak kenaikan harga. Yuk sama-sama simak tips berikut!

 

1. Prediksi kebutuhan

Menjelang Ramadan dan Lebaran tentu kamu sudah bisa memprediksi kebutuhan apa saja yang harus dibeli. Kebutuhan dapur, isi kulkas, cemilan kurma, jelas! Nah, mulai sekarang biasakan berbelanja sejak satu bulan sebelum Ramadan di mana harganya belum melambung tinggi. Mungkin nanti dapurmu akan penuh, tapi itu lebih baik daripada nanti uang THR untuk keponakan berkurang. Berlaku juga untuk alat ibadah, baju baru, dan mungkin sepatu baru.

 

2. Perhatikan diskon

Cara hemat kedua adalah dengan bijak membaca diskon atau promo. Maksudnya di sini adalah belilah barang diskon sesuai dengan daftar kebutuhan. Membeli dalam jumlah banyak agar mendapat harga grosir lebih disarankan daripada membeli barang-barang yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan.

 

3. Masak takjil sendiri

Sudah saatnya memanfaatkan bahan belanjaan yang sudah kamu sediakan satu bulan sebelum Ramadan. Karena pasti kalau makan di luar harga sudah naik, lebih baik masak sendiri saja menu takjilmu. Kalo mau nambah minuman segar atau jajanan berbuka, belilah ala kadarnya yang sesuai dengan ukuran perut dan juga dompet. Dengan begini kamu akan lebih hemat daripada lainnya.

 

Artikel Terkait: Menu Takjil dan Makanan Berbuka yang Praktis

  1. Ini 4 Resep Takjil Murah Meriah, Bikin Pasangan Makin Sayang
  2. Yuk, Jajal 5 Bisnis Sampingan Berikut Selama Ramadan!
  3. Wahai Pemburu Takjil, Ini Dia Spot-Spot Asyik Untuk Berburu Menu Berbuka di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya!

 

4. Bawa kurma atau camilan ke kantor

Puasa bukan berarti menghalangi aktifitas kerjamu. Terkadang kamu masih harus bekerja sampai sore menjelang waktu berbuka. Ini adalah jam nanggung antara ingin buka di kantor, luar, atau rumah.

Ada baiknya kamu bawa kurma atau cemilan ke kantor sekadar untuk membatalkan puasa. Kemudian sampai rumah kamu bisa berbuka dengan makanan berat. Ini bukan ngirit apalagi medit, lho! Justru seperti inilah yang disarankan untuk kesehatan karena perut yang seharian dalam keadaan kosong akan kaget jika langsung diisi makanan berat.

 

5. Berburu nasi takjil di masjid

Cara hemat lainnya adalah dengan ikut buka bersama di masjid tempat tinggal atau masjid di perjalanan pulang dari kantor menuju rumah. Selain irit, kamu justru membuat orang yang memberi takjil tidak sia-sia karena mereka memiliki pahala yang sama denganmu. Ā 

 

6. Batasi buka bersama di luar

Sebenarnya ini adalah hal yang susah ditinggalkan. Buber sudah seperti budaya yang diwariskan setiap komunitas pada Bulan Ramadan. Ada baiknya kamu membatasi buber yang sering bikin boros ini. Bukan bermaksud selektif pada teman, hanya pilihlah komunitas yang memang sudah jarang dan kebetulan agak susah untuk diajak reuni. Masalah kamu buber dengan komunitas yang masih mudah ditemui, bisa diganti lain waktu dengan nongkrong bareng di setelah Bulan Ramadan yang tentu haga-harga sudah pada turun.

 

Artikel Terkait: Solusi Hemat di Bulan Ramadan

  1. Hindari Kebiasaan yang Bikin Boros Saat Bulan Puasa ini, Yuk!
  2. Belum Dapat Tiket Mudik? Ikutan Mudik Gratis Aja!
  3. 3 Bahan Pangan Penyebab Inflasi di Bulan Ramadan

 

Nah, gimana dengan tips di atas? Semoga bermanfaat ya! Semoga juga finansialmu tetap aman selama Ramadan walau harga pokok melangit.

 

Ada keperluan mendadak dan butuh pinjaman tunai yang cepat dan mudah? Ajukan ke Tunaiku saja, Kawan Tunaiku!