Thursday, 2 Apr 2026

Percantik Rumah dengan Makrame, Ini Cara Mudah Membuatnya!

“Rumahku istanaku,” begitu pepatah mengatakan. Apa pun konsep rumah kita, yang terpenting adalah menciptakan kenyamanan bagi penghuninya. Salah satu cara untuk percantik rumah dengan makrame—dekorasi favorit yang hingga kini masih banyak diminati. Dengan sentuhan estetis dan unik, makrame bisa membuat rumah terasa lebih hangat dan stylish!

 

Makrame adalah hiasan dinding yang terbuat dari simpul tali. Hiasan ini pertama kali muncul pada era Victoria dan menghiasi rumah-rumah pada zaman itu. Berbagai macam hiasan makrame bisa membuat dinding rumah kita lebih trendy. Modal membuat makrame pun sangat sederhana.

 

Nah, daripada membeli, kamu bisa membuat makrame sendiri agar menghemat pengeluaran. Pengin tahu bagaimana cara membuat makrame? Yuk, simak di bawah ini!

 

Artikel Terkait: DIY Dekorasi yang Bisa Kamu Buat Sendiri

  1. 7 DIY Dekorasi Dinding Rumah yang Bisa Ubah Suasana Rumahmu Jadi Lebih Nyaman
  2. Percantik Rumah dengan 10 Ide Dekorasi Ini Saat Natal
  3. 7 DIY Dekorasi Vintage untuk Pernikahan, Hemat dan Punya Sentuhan Personal

 

1. Mudahnya membuat makrame

Untuk membuatnya kamu membutuhkan bahan-bahan yaitu tongkat kayu, tali katun berjenis braid, gunting, dan meteran atau penggaris. Dalam pembuatan makrame kamu harus menguasai beberapa simpul, seperti simpul jangkar (larks head knot) yang berfungsi untuk mengunci tali di tongkat, simpul kotak (square knot) yang berfungsi untuk mengikat simpul dengan simpul lainnya, dan diagonal half hitch yang fungsinya untuk membentuk pola hiasan makrame.

source: freepik

 

Ambilah tongkat kayu dan sesuaikan panjang dengan kebutuhan hiasan. Lalu dengan simpul jangkar, simpulkan tali pada tongkat kayu sebanyak tali yang kamu inginkan untuk hiasan. Tali yang digunakan harus berjumlah genap agar bisa saling digabungkan. Kemudian gabungkan tiap dua tali dengan menggunakan simpul kotak. Bagilah menjadi dua kelompok besar simpul tali dan simpulkan kembali kedua kelompok tali tersebut dengan simpul kotak.

 

Pada setiap kelompok simpul, kamu bisa membuat pola makrame dengan diagonal half hitch. Jumlahnya sesuai dengan kebutuhan dan bentuk yang ingin dibuat. Selanjutnya kamu bisa gunting bagian ujung simpul untuk variasi bentuk makrame, misalnya bentuk segitiga atau bentuk oval. Dengan teknik dasar pembuatan makrame ini kamu bisa berkreasi membuat berbagai macam hiasan, lho.

 

2. Percantik Rumah dengan Makrame untuk hiasan dinding

source: pinterest.com

Jenis hiasan yang paling mudah dibuat adalah hiasan dinding, kamu bisa membuat simpul dengan berbagai pola dari teknik diagonal half hitch untuk dijadikan hiasan dinding kamar ataupun headboard tempat tidur. Kesan vintage ruangan akan semakin terasa dengan tali braid berwarna putih gading.

Dalam pembuatan makrame untuk hiasan dinding, kamu nggak harus membuat makrame yang besar untuk mengimbangi furniture yang ada di kamarmu, cukup makrame dengan ukuran yang kecil sebagai detail dekorasi untuk melengkapi furniture yang ada.

 

3. Makrame untuk tirai ruangan

source: hunker.com

Tirai ruangan menjadi kebutuhan sekaligus pemanis tampilan. Biasanya orang akan menggunakan kain sebagai tirai. Agar penampilan ruangan rumah kamu lebih artistik, kamu bisa menggunakan makrame sebagai tirai ruangan. Dibutuhkan tali yang cukup panjang dan waktu yang lebih lama untuk membuat tirai dari makrame.

Namun, keindahan yang ditawarkan sebanding dengan usahamu untuk membuatnya. Tirai dari makrame bisa digunakan sebagai penyaring cahaya yang masuk ke ruangan atau sebagai penyekat ruangan.

 

4. Percantik Rumah dengan Makrame untuk Penutup Lampu

Selain sebagai penerangan, lampu gantung bisa mempercantik ruangan. Buat makrame untuk penutup lampu gantung yang ada di ruanganmu. Tidak hanya mempercantik, makrame yang menutupi lampu bisa sekaligus membuat pola cahaya yang dikeluarkan oleh lampu agar lebih indah.

Butuh kesabaran dan ketelitian ekstra untuk membuat penutup lampu karena bentuk melingkarnya yang benar-benar harus kamu ukur agar sesuai dengan ukuran lampu. Agar semakin variatif, kamu bisa memilih tali braid dengan warna selain putih gading, seperti biru muda atau pink, lho.

 

Artikel Terkait: Dekorasi untuk Ruangan Kecil

  1. Inspirasi Dekorasi Rumah Sempit Tapi Nyaman
  2. Sontek, 9 Inspirasi Dekorasi Dapur Minimalis Untuk Hunian Apartemen Studio
  3. Dekorasi Tempat Tinggal yang Tepat Sesuai dengan Zodiak

 

5. Makrame untuk hiasan pot gantung

source: pinterest.com

Tanaman menjadi hiasan dalam ruangan yang lagi trend belakangan ini. Salah satu contoh penggunaan makrame dalam dekorasi tanaman adalah dengan memadukan beberapa simpul tali untuk dijadikan penggantung pot di dalam ruangan atau di luar ruangan. Pilihlah tanaman yang merambat agar memberikan kesan eksotis di mana tanaman dan tali dari makrame akan saling menjuntai.

 

Itulah cara membuat hiasan makrame sendiri dan variasi penggunaannya sebagai hiasan ruangan. Selain menambah kreativitas, membuat sendiri hiasan makrame juga akan menghemat pengeluaran kamu. Yuk, mulai bikin hiasan makrame ini!

Mau Pakai Digital Bank? Baca Dulu Panduan Ini Biar Nggak Salah Langkah!

Digital bank kini jadi pilihan utama buat banyak orang karena lebih praktis, tanpa antre, dan sering kasih promo menarik. Tapi, nggak semua cocok buat semua orang. Supaya kamu nggak salah pilih, yuk cek panduan lengkap berikut ini!

 

1. Cek Legalitas dan Reputasi Digital Bank

Sebelum jatuh cinta sama fitur dan promo yang ditawarkan, pastikan dulu yang kamu pilih punya legalitas yang jelas dan reputasi yang baik. Kenapa? Karena keamanan dana dan datamu bergantung pada kredibilitas bank tersebut.

  • Pastikan terdaftar di OJK – Cek statusnya di situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Cari tahu latar belakangnya – Apakah digital bank ini bagian dari bank besar atau startup baru?
  • Baca review pengguna – Cek ulasan di media sosial, forum keuangan, atau platform review bank.

 

💡 Tips: Pilih yang sering mendapat review positif dan dikenal punya reputasi baik.

 

2. Keamanan Data dan Teknologi

Gampangnya akses digital bank memang menguntungkan, tapi jangan lupa soal keamanannya. Pastikan pilihanmu punya perlindungan maksimal terhadap data dan transaksi.

  • Gunakan bank dengan enkripsi kuat – Pastikan data pribadimu terlindungi.
  • Fitur keamanan berlapis – OTP, biometrik, dan autentikasi ganda wajib ada.
  • Kebijakan perlindungan data yang jelas – Baca kebijakan privasi sebelum daftar.

 

💡 Tips: Aktifkan semua fitur keamanan, seperti notifikasi transaksi real-time dan PIN tambahan.

 

Baca juga: Oliver Valentino: Dampak Cyber Security dalam Digital Banking Khususnya Amar Bank

 

3. Fitur dan Kemudahan Penggunaan

Digital bank harusnya bikin hidup lebih gampang, bukan tambah ribet. Itu kenapa penting buat cek fitur dan kemudahan penggunaan aplikasinya sebelum kamu daftar.

  • Proses buka rekening cepat – Pilih yang bisa daftar full online tanpa ribet.
  • Aplikasi user-friendly – UI/UX yang simpel bikin transaksi lebih nyaman.
  • Fitur ekstra – Budgeting tools, investasi, paylater atau KTA, dan kartu debit virtual bisa jadi nilai plus.

 

💡 Tips: Cek review aplikasi di Play Store/App Store sebelum memilih digital bank.

 

4. Biaya, Tarif, dan Bunga

Meskipun banyak digital bank menawarkan layanan tanpa biaya admin, ada baiknya kamu tetap teliti soal tarif yang berlaku. Jangan sampai kena biaya tersembunyi yang bikin kantong jebol!

  • Minim biaya admin – Banyak digital bank yang nggak narik biaya bulanan, tapi tetap cek ketentuannya.
  • Gratis transfer dan tarik tunai – Beberapa bank kasih kuota gratis transfer antarbank atau tarik tunai di ATM tertentu.
  • Bunga tabungan/deposito lebih kompetitif – Bandingkan dengan bank konvensional.

 

💡 Tips: Jangan lupa hitung biaya kecil seperti top-up e-wallet atau transfer di atas kuota gratis.

 

5. Layanan Nasabah yang Responsif

Pernah kebayang tiba-tiba ada kendala saat transaksi tapi nggak tahu harus hubungi siapa? Makanya, layanan nasabah yang responsif itu penting supaya masalah bisa cepat teratasi.

  • Dukungan 24/7 – Pilih yang punya layanan customer service non-stop via chat, telepon, atau email.
  • Respon cepat – Cek review pengguna soal seberapa cepat CS menangani keluhan.

 

💡 Tips: Sebelum daftar, coba hubungi CS-nya dulu buat tes kecepatan respon.

 

6. Promo, Cashback, dan Program Loyalti

Siapa yang nggak suka promo? Banyak yang menawarkan berbagai keuntungan tambahan seperti cashback atau bonus saldo. Tapi, jangan asal tergiur—pastikan tetap relevan dengan kebutuhanmu. Ada beberapa bentuk bonus atau promo yang bisa kamu jadikan pertimbangan, antara lain:

  • Welcome bonus – Banyak yang kasih saldo gratis atau cashback untuk pengguna baru.
  • Referral program – Dapatkan reward dengan mengajak teman gabung.
  • Loyalty points – Bisa ditukar dengan cashback, voucher, atau diskon.

 

💡 Tips: Jangan cuma tergiur promo awal. Pastikan manfaatnya tetap terasa dalam jangka panjang.

 

7. Ekosistem dan Integrasi Layanan

Semakin luas ekosistem sebuah digital bank, semakin praktis buat mengatur keuanganmu. Pilih yang bisa terhubung dengan berbagai layanan lain agar transaksi makin seamless.

  • Terhubung ke e-wallet – OVO, GoPay, DANA, LinkAja, dll.
  • Kolaborasi dengan fintech – Asuransi, pinjaman online, investasi, atau crowdfunding bisa jadi fitur tambahan.
  • Bisa bayar tagihan langsung dari aplikasi – Listrik, air, internet, dan lainnya.

 

💡 Tips: Semakin luas ekosistemnya, makin praktis kelola keuangan dalam satu aplikasi.

 

8. Sesuaikan dengan Gaya Hidup dan Kebutuhan

Digital bank yang bagus buat orang lain belum tentu cocok buatmu. Makanya, digital bank yang kamu pilih bisa disesuaikan dengan gaya hidup dan kebutuhan keuanganmu. Ini contoh kebutuhan yang bisa kamu cocokan dengan keunggulan masing-masing. 

  • Untuk transaksi harian – Apakah aplikasi ini termasuk stabil dan minim error
  • Untuk menabung jangka panjang – Pilih digital bank yang menawarkan pilihan tabungan yang beragam dan yang bunganya bersaing
  • Untuk kebutuhan UMKM Pastikan digital bank yang kamu pilih bisa memfasilitasi kebutuhan kamu sebagai pelaku usaha, seperti menyediakan fitur pinjaman untuk nambah modal usaha.

 

💡 Tips: Ini hanya sebagian contoh. Buat checklist kebutuhanmu dan bandingkan beberapa digital bank sebelum memutuskan.

 

9. Cek Review dan Rekomendasi Digital Bank Pengguna Lain

Dengerin pengalaman orang lain bisa membantumu mengambil keputusan lebih bijak dalam memilih digital bank. Cek review di berbagai platform untuk mendapatkan gambaran yang lebih objektif.

  • Pantau media sosial dan forum online – Twitter, Facebook, TikTok, Kaskus, dsb.
  • Dengar pendapat influencer keuangan – Walau terkadang opini influencer sering dipengaruhi beberapa faktor, namun ada banyak yang berbagi pengalaman jujur di YouTube dan TikTok yang bisa kamu jadikan referensi.

 

💡 Tips: Jangan cuma percaya satu sumber. Bandingkan review dari berbagai platform.

 

10. Mulai dengan Rekening Minimal dan Uji Coba

Masih ragu? Mulai dengan saldo kecil dulu untuk melihat apakah digital bank tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhanmu.

  • Buka rekening dengan saldo kecil dulu – Uji fitur sebelum memindahkan dana utama.
  • Pantau performanya – Apakah aplikasinya lancar? Ada perubahan biaya mendadak?
  • Evaluasi berkala – Jika cocok, lanjutkan. Jika tidak, cari alternatif lain.

 

💡 Tips: Digital bank memungkinkan kamu berpindah dengan mudah, jadi manfaatkan fleksibilitas ini!

 

Dengan panduan ini, kamu bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidupmu. Jangan buru-buru, riset dulu biar nggak menyesal di kemudian hari! 

 

Amar Bank sebagai Digital Bank Pilihan

Salah satu digital bank yang layak dipertimbangkan adalah Amar Bank. Amar Bank hadir dengan solusi finansial inovatif yang mengutamakan kemudahan dan keamanan. Salah satu produk unggulannya adalah Tunaiku, layanan pinjaman digital yang sudah dipercaya oleh jutaan pengguna.

 

Keunggulan utama Amar Bank terletak pada proses digital yang cepat dan user-friendly. Pembukaan rekening bisa dilakukan secara online tanpa perlu ke cabang, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang mengutamakan efisiensi waktu.

 

Selain itu, Amar Bank menawarkan suku bunga kompetitif untuk berbagai fitur tabungannya, serta fitur-fitur canggih seperti Brankas, tabungan dengan proteksi berlapisnya yang dilengkapi dengan teknologi AI, dan integrasi dengan berbagai platform keuangan lainnya.

 

Dari segi keamanan, Amar Bank telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta merupakan peserta penjaminan LPS, sehingga nasabah dapat merasa lebih tenang dalam menyimpan dana maupun bertransaksi. Amar Bank juga menyediakan layanan pelanggan yang responsif melalui aplikasi untuk memastikan pengalaman perbankan yang lebih nyaman dan tanpa hambatan.

 

Jika kamu mencari digital bank yang menggabungkan keamanan, kemudahan, dan inovasi teknologi, Amar Bank bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mendukung kebutuhan finansialmu!

Belajar Manajemen Keuangan dari Squid Game: Jangan Sampai Hidupmu Jadi Permainan Bertahan Hidup!

Siapa yang nggak kenal Squid Game? Serial Korea yang booming di 2021 ini sukses bikin kita deg-degan sambil mikir, “Gila, ini relatable banget!”. Baru-baru ini, Squid Game Season 2 resmi diumumkan, dan hype-nya nggak kalah gila.

 

Tapi di balik permainan mematikan itu, ada isu serius yang diangkat: krisis finansial. Para pemain masuk ke permainan itu karena terlilit utang dan ingin cari jalan pintas buat kaya. Sounds familiar? Yep, karena di dunia nyata, banyak orang juga terjebak dalam situasi serupa.

 

Di Indonesia sendiri, masalah utang, khususnya pinjaman online (pinjol) ilegal, judi online (judol), dan kredit konsumtif lagi jadi perhatian serius. Nah, gimana sih kita bisa belajar dari Squid Game biar nggak jatuh ke lubang yang sama? Yuk, kita bahas!

 

Isu Finansial di Squid Game: Realita yang Menyeramkan

Para karakter di Squid Game nekat ikut permainan mematikan itu karena berbagai alasan, tetapi sebagian besar berakar pada masalah finansial yang parah. Mereka terlilit utang yang menumpuk, entah karena bisnis yang gagal, kecanduan judi, atau kredit yang tidak terkontrol. Selain itu, mereka hidup dalam sistem ekonomi yang timpang, di mana si kaya semakin kaya, sementara si miskin makin terpuruk tanpa banyak pilihan untuk memperbaiki nasib. 

 

Akhirnya, banyak dari mereka memiliki mentalitas “cepat kaya”, rela mengambil risiko besar tanpa memikirkan konsekuensinya, hanya demi keluar dari keterpurukan ekonomi mereka.

 

Hal ini bukan cuma fiksi. Di Korea Selatan sendiri, masalah utang pribadi sudah sangat mengkhawatirkan! Data menunjukkan bahwa total utang rumah tangga di Korea Selatan telah melampaui $1,6 triliun USD, setara dengan 85% dari PDB negara mereka. 

 

Generasi muda di sana juga mengalami krisis keuangan yang serius, banyak yang terjebak dalam utang kartu kredit dan pinjaman mahasiswa, sehingga kesulitan membeli rumah atau bahkan menikah. Ditambah lagi, budaya konsumtif dan tekanan sosial untuk “tampil sukses” mendorong banyak orang untuk berutang demi gaya hidup yang lebih mewah.

 

Realita Finansial di Indonesia: Banyak yang Terlilit Utang!

Menurut data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga akhir September 2024, 137 juta orang Indonesia yang berusia di atas 15 tahun memiliki utang, dan angkanya terus meningkat. Dari jumlah tersebut, pinjaman online (pinjol) telah mencapai Rp66 triliun, dengan mayoritas peminjam berasal dari kelompok usia 19-34 tahun. 

 

Selain itu, fenomena judi online (judol) juga semakin marak, menyebabkan kerugian miliaran rupiah setiap bulan. Yang lebih mengkhawatirkan, banyak orang terjebak dalam pinjaman online ilegal, yang menerapkan bunga selangit dan sering kali menggunakan teror psikologis untuk menagih peminjam yang telat membayar.

 

Banyak yang awalnya cuma “coba-coba” akhirnya malah terjebak dalam lingkaran utang yang sulit keluar. Maka dari itu, penting banget buat paham cara mengelola keuangan dengan baik, supaya kita nggak jadi “pemain” dalam permainan bertahan hidup di dunia nyata! 

 

Baca juga: Lakukan Cara Ini agar Bisa Lunas Utang dalam Waktu 6 Bulan

 

Pelajaran Finansial dari Squid Game: Jangan Sampai Jatuh ke Jurang yang Sama!

Dari Squid Game, kita bisa belajar beberapa hal penting soal keuangan:

 

1. Jangan tergoda skema “cepat kaya”

Di dunia nyata, banyak skema investasi bodong yang menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat, padahal ujung-ujungnya malah merugikan. Mau investasi? Riset dulu!

2. Utang itu boleh, tapi harus dikelola

Pahami perbedaan utang baik (seperti KPR atau modal usaha) dan utang buruk (pinjol ilegal atau kredit konsumtif). Jangan sampai utang malah bikin hidup makin berat.

3. Dana darurat itu wajib

Jangan sampai kamu terpaksa pinjam uang gara-gara nggak punya tabungan darurat. Idealnya, kamu harus punya minimal 3-6 bulan pengeluaran sebagai backup keuangan.

4. Jangan terjebak gaya hidup konsumtif

Jangan beli sesuatu cuma buat “gaya-gayaan.” Pastikan setiap pengeluaran punya tujuan yang jelas dan nggak bikin keuanganmu makin berantakan.

 

Cara Mengelola Utang dengan Baik: Jangan Sampai Tercekik!

Utang itu nggak selalu buruk, asal kamu tahu cara mengelolanya dengan bijak. Salah satu langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat skala prioritas, dengan mengutamakan pembayaran utang yang memiliki bunga tinggi lebih dulu agar tidak semakin membebani keuangan.

 

Selain itu, hindari berutang untuk hal konsumtif, seperti belanja barang mewah atau sekadar mengikuti tren. Sebaliknya, gunakan utang untuk hal yang produktif, seperti modal usaha atau pendidikan, yang bisa memberikan manfaat jangka panjang.

 

Kemudian, penting juga untuk menerapkan rasio utang yang sehat, yaitu tidak membiarkan cicilan utang melebihi 30% dari penghasilan bulananmu. Jika utang terlalu besar dibandingkan dengan pemasukan, kamu bisa kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok lainnya.

 

Terakhir, hindari praktik gali lubang tutup lubang, yaitu membayar utang dengan berutang lagi, terutama dari pinjaman online ilegal yang biasanya memiliki bunga mencekik. Dengan manajemen utang yang baik, kamu bisa tetap menjaga stabilitas finansial tanpa harus terjebak dalam masalah keuangan yang berkepanjangan. 

 

Baca juga: Pinjaman Tanpa Kartu Kredit? Yuk, ke Tunaiku Saja!

 

Tips Mengambil Pinjaman yang Aman: Waspada Pinjol Ilegal!

Kalau memang butuh pinjaman, pastikan kamu memilih yang legal dan diawasi oleh OJK agar terhindar dari risiko penipuan atau bunga mencekik. Salah satu langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengecek legalitasnya, pastikan penyedia pinjaman sudah terdaftar di OJK, seperti Tunaiku dari Amar Bank, yang transparan dan aman.

 

Selain itu, jangan asal klik “setuju” saat mengajukan pinjaman tanpa membaca syarat dan ketentuan secara detail. Perhatikan bunga, tenor pinjaman, serta denda keterlambatan, agar kamu tidak kaget dengan biaya tambahan yang tersembunyi.

 

Terakhir, pinjam sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar. Jangan mengambil pinjaman lebih dari yang bisa kamu lunasi, karena ini bisa membuat kondisi keuanganmu semakin sulit. Ingat, pinjaman seharusnya menjadi solusi keuangan, bukan menambah beban. 

 

Dengan memilih pinjaman yang aman dan legal, kamu bisa mendapatkan manfaat finansial tanpa harus khawatir terjebak dalam masalah utang yang berkepanjangan.

Cara Mudah Lapor Pajak dengan Coretax di 2025: Panduan Lengkap untuk Kamu yang Sibuk

Mulai Januari 2025, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperkenalkan sistem baru bernama Coretax, platform terpadu untuk mempermudah pelaporan pajak. Jika sebelumnya pelaporan pajak mungkin terasa ribet, dengan Coretax, semuanya dibuat lebih praktis. Artikel ini akan membahas cara lapor pajak menggunakan Coretax, dokumen yang diperlukan, dan tips agar prosesnya semakin lancar. Yuk, simak panduan lengkapnya!

 

Apa Itu Coretax?

Coretax adalah sistem administrasi perpajakan terbaru dari DJP yang menggantikan beberapa layanan sebelumnya seperti e-Filing, e-Billing, dan e-Faktur. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh kewajiban perpajakan dalam satu platform. Dengan fitur seperti prepopulated data (data otomatis terisi) dan multi-pembayaran pajak, Coretax membantu kamu yang super sibuk tetap bisa patuh pajak tanpa ribet.

 

Kenapa Kamu Harus Pakai Coretax?

  • Mudah Diakses: Coretax bisa diakses online kapan saja melalui www.pajak.go.id/coretaxdjp
  • Cepat dan Efisien: Proses pengisian data pajak jadi lebih cepat karena sistem otomatis mengisi beberapa informasi penting.
  • Aman dan Transparan: Dengan integrasi data yang lebih baik, risiko kesalahan pelaporan berkurang, dan semua informasi lebih mudah dilacak.

Jadi, kalau selama ini kamu merasa pelaporan pajak itu rumit, Coretax adalah solusi tepat.

 

Langkah-Langkah Lapor Pajak di Coretax

Berikut ini cara lapor pajak menggunakan Coretax:

1. Registrasi atau Login

  • Jika kamu belum punya akun DJP Online, daftar melalui situs pajak.go.id.
  • Gunakan NIK sebagai pengganti NPWP untuk login. Jangan lupa siapkan kata sandi yang mudah diingat tapi aman.

2. Perbarui Data Pribadi

  • Setelah login, sistem mungkin akan meminta kamu memutakhirkan data seperti alamat, nomor telepon, dan email.
  • Pastikan semua informasi benar untuk menghindari kendala saat pelaporan.

3. Pilih Menu Pelaporan

  • Masuk ke dashboard Coretax dan pilih Pelaporan Pajak.
  • Pilih jenis Surat Pemberitahuan (SPT) yang sesuai: SPT Tahunan untuk penghasilan pribadi atau SPT Masa untuk pajak bulanan.

4. Isi Formulir SPT

  • Sistem akan menyediakan formulir yang sudah diisi otomatis dengan data seperti penghasilan, pajak yang dipotong, dan lain-lain.
  • Pastikan semua data benar, tambahkan informasi tambahan jika diperlukan, lalu simpan.

5. Unggah Dokumen Pendukung

  • Jika ada dokumen yang diperlukan, unggah langsung di platform Coretax.

6. Kirim dan Simpan Bukti Pelaporan

  • Setelah semua lengkap, klik Kirim. Kamu akan menerima bukti pelaporan yang bisa diunduh untuk arsip.

 

Dokumen yang Perlu Kamu Siapkan

Untuk memastikan proses pelaporan lancar, berikut daftar dokumen yang sebaiknya kamu persiapkan:

 

  1. Bukti Potong Pajak (Formulir 1721-A1 atau 1721-A2): Diberikan oleh perusahaan tempat kamu bekerja.
  2. Slip Gaji: Sebagai referensi tambahan untuk menghitung penghasilan bruto.
  3. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau NIK.
  4. Bukti Pembayaran Pajak (jika ada).
  5. Dokumen Pengeluaran Terkait Pajak: Jika kamu punya klaim seperti biaya pendidikan atau kesehatan.
  6. Data Investasi atau Penghasilan Tambahan: Termasuk dari saham, properti, atau usaha sampingan.

 

Tips agar Pelaporan Pajak Lebih Mudah

1. Gunakan Akun Deposit Pajak di Coretax

Dengan fitur ini, kamu bisa mengisi saldo di awal untuk membayar kewajiban pajak kapan saja. Ini berguna banget buat kamu yang nggak mau repot membuat kode billing setiap kali ada pembayaran.

 

2. Cek Data dengan Teliti

Meskipun Coretax otomatis mengisi beberapa data, pastikan informasi seperti penghasilan bruto dan potongan pajak sesuai dengan dokumenmu.

 

3. Pelajari Deadline Pelaporan

  • SPT Tahunan Pribadi: Maksimal 31 Maret setiap tahun.
  • SPT Tahunan Badan Usaha: Maksimal 30 April.

Jangan menunggu mendekati deadline, karena sistem sering penuh.

 

4. Simpan Bukti Pelaporan

Setelah selesai, unduh dan simpan bukti pelaporan pajak. Ini penting untuk arsip dan bisa jadi dokumen pendukung jika diperlukan di kemudian hari.

 

Manfaat Patuh Pajak untuk Kamu

Patuh pajak bukan hanya kewajiban, tapi juga investasi masa depan. Pajak yang kamu bayarkan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, subsidi pendidikan, layanan kesehatan, dan banyak lagi. Dengan memanfaatkan Coretax, kamu bisa memenuhi kewajiban ini dengan cara yang lebih mudah dan cepat.

Pelaporan pajak kini bukan lagi sesuatu yang merepotkan. Dengan Coretax, kamu bisa melakukannya kapan saja, di mana saja, tanpa takut salah atau terlambat. Pastikan kamu sudah memahami langkah-langkahnya, mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan, dan segera laporkan pajak tepat waktu.

 

Yuk, mulai lapor pajak di Coretax sekarang juga dan jadilah warga negara yang taat pajak!

Tempat Sewa Loker di GBK yang Aman dan Praktis

Stadion Gelora Bung Karno (GBK) merupakan salah satu ikon olahraga di Indonesia yang sering digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari jogging, bersepeda, hingga berbagai acara olahraga dan konser. 

 

Dengan banyaknya aktivitas di GBK, kebutuhan akan tempat penyimpanan barang yang aman dan praktis semakin meningkat. Inilah mengapa layanan sewa loker di GBK menjadi solusi ideal bagi para pengunjung.

 

Artikel ini akan membahas dimana saja tempat sewa loker di GBK agar kamu dapat menyimpan barang dengan aman saat beraktivitas di sana.

 

1. Popbox

 

Sejak 2019, GBK telah bekerja sama dengan penyedia jasa penyimpanan Popbox untuk menyediakan loker umum di lingkungan Stadion GBK.

 

Dilihat di situs resminya, Popbox telah tersebar di 7 titik di area Stadion GBK, dengan berbagai ukuran loker, mulai dari yang terkecil S hingga yang terbesar L.

 

Titik lokasi

  • GBK Aquatik Selasar Timur
  • GBK Akuatik Toilet Wanita
  • GBK Akuatik Toilet Pria
  • GBK Pintu Kuning
  • GBK Plaza Tenggara
  • GBK Stadion Akuatik
  • GBK Lapangan Basket Outdoor

Harga sewa loker Popbox di GBK

  • Langganan loker S: Rp99.000/bulan
  • Langganan loker M: Rp139.000/bulan
  • Langganan loker L: Rp169.000/bulan
  • Jasa titip harian: mulai dari Rp3.000

Cara menitipkan barang di Popbox

  1. Datangi loker Popbox di GBK
  2. Pada layar loker pilih menu ‘titip barang Popsafe’. 
  3. Jika baru pertama kali, buat akun terlebih dahulu, pilih ‘Belum, buat sekarang’.
  4. Masukkan nomor handphone
  5. Pilih ukuran loker.
  6. Pilih durasi penyimpanan dan metode pembayaran. 
  7. Setelah pembayaran selesai, pintu loker akan terbuka secara otomatis. 

 

2. Paxelbox

 

Sama seperti Popbox, Paxelbox juga sudah ada di GBK sejak tahun 2019. Kehadiran Paxelbox dan Popbox melengkapi kebutuhan penyimpanan barang bagi masyarakat yang ingin berolahraga di sekitar area Stadion GBK. 

 

Titik lokasi

  • Ringroad Area toilet wanita Pintu 55-56 Zona 3a.
  • Lobby Barat Pintu Merah Zona 3b.
  • Ringroad Area Toilet Pintu 61-62 Area Zona 4b.
  • Ringroad Area Zona 2a toilet wanita sebelah kiri Indomaret Poin.
  • Samping toilet Plaza Barat.
  • Ringroad Area Zona 1b Toilet Pria sebelah kanan Indomaret Poin.
  • Ringroad Area Toilet Pintu 63-64 sebelah kiri Starbucks.
  • Samping toilet Softball.

Harga sewa Paxelbox

  • Rp5.000 per jam

Cara sewa

  1. Kunjungi Paxelbox terdekat kamu.
  2. Buka aplikasi Paxel dan pilih menu ‘Paxelbox’.
  3. Pilih ukuran loker dan durasi sewa. 
  4. Pilih metode pembayaran. 
  5. Nanti kamu akan mendapatkan QR Code yang bisa kamu scan untuk membuka Paxelbox. 

 

3. Rocca Space

 

Rocca Space memiliki banyak layanan, di antaranya jual beli makanan dan minuman sehat, shower umum, dan juga tempat penitipan barang. 

 

Lokasi utama mereka ada di Elevated Parking Utara GBK, Jalan Pintu Satu Senayan, DKI Jakarta. Jika ingin melakukan penyewaan kamu bisa langsung menuju ke resepsionis dengan harga sewa mulai Rp20.000 per hari. 

 

Selain bisa menyewa loker, Rocca Space juga menyediakan berbagai kelas, mulai dari Dance Cardio, Pound Fit, Zumba, sampai Muay Thai. 

 

4. F(X) Sudirman 

 

Alternatif tempat untuk menyimpan barang-barang kamu saat akan olahraga di GBK adalah F(X) Sudirman. Mall yang letaknya di sebelah persis GBK ini ternyata menyediakan penyewaan loker dan juga ruang shower.

 

Untuk harga, kita bisa menyewa loker ini seharga Rp15.000 untuk member F(X) dan Rp25.000 untuk umum. Tapi jika ingin sekalian shower, kamu harus membayar Rp30.000 untuk member dan Rp50.000 untuk umum.

 

 Tapi perlu diingat, di sini ada jam operasionalnya, yaitu hingga pukul 21.00. Jika lebih dari itu kamu bisa dikenakan denda Rp50.000.

 

Nah, ternyata banyak, kan tempat sewa loker di GBK yang bisa kamu gunakan untuk menyimpan barang-barang. Jadi nggak perlu khawatir kalau mau mulai olahraga di GBK.

9 Ide Bisnis Franchise Murah, Balik Modal dalam 1 Bulan!

Ada cita-cita ingin punya usaha tapi belum terwujud? Modal sudah ada tapi bingung mau bisnis apa? Kamu bisa mencoba memulai impianmu dengan bisnis franchise.

 

Di dalam artikel ini kamu akan mendapatkan banyak ide bisnis franchise, makanan dan minuman dengan beragam harga kemitraan. 

 

Pengertian bisnis franchise

 

Bisnis franchise, atau waralaba, adalah sebuah model bisnis di mana pemilik merek memberikan hak kepada pihak lain (franchisee) untuk menjalankan bisnis menggunakan merek, produk, dan sistem operasi yang telah terbukti sukses. 

 

Dalam bisnis ini, franchisee biasanya membayar biaya awal dan royalti berkala kepada pemilik merek sebagai imbalan atas dukungan operasional, pelatihan, dan hak penggunaan merek.

 

Tapi perlu diingat, dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 71/M-DAG/PER/9/2019 tentang Penyelenggaraan Waralaba, franchisee tidak boleh mengubah atau memodifikasi produk pemilik waralaba, serta menjaga kerahasiaan produk. 

 

Kelebihan dan kekurangan franchise 

 

Secara keseluruhan, bisnis franchise bisa menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang ingin memiliki bisnis dengan risiko yang lebih terkendali. Namun perlu diingat pula, namanya bisnis, pasti ada plus dan minus

 

Kelebihan:

  1. Penggunaan merek yang sudah dikenal: franchisee dapat memanfaatkan reputasi dan popularitas merek yang sudah dikenal oleh konsumen.
  2. Dukungan operasional: franchisor menyediakan pelatihan, panduan operasional, dan dukungan berkelanjutan untuk membantu franchisee menjalankan bisnis dengan sukses.
  3. Model bisnis teruji: franchisee dapat mengadopsi model bisnis yang sudah terbukti sukses, mengurangi risiko kegagalan.
  4. Pengadaan barang: franchisee biasanya mendapatkan akses ke jaringan pemasok yang sudah ditetapkan oleh franchisor, sering kali dengan harga yang lebih kompetitif.

 

Kekurangan:

  1. Biaya awal dan royalti: franchisee harus membayar biaya awal dan royalti berkala, yang bisa cukup besar.
  2. Keterbatasan kendali: franchisee harus mengikuti pedoman dan aturan yang ditetapkan oleh franchisor, sehingga keterbatasan kendali atas bisnis bisa menjadi kendala.
  3. Kepatuhan dan kualitas: franchisee harus memastikan bahwa mereka mematuhi standar dan kualitas yang ditetapkan oleh franchisor.

 

Sistem kemitraan franchise aktif dan pasif

 

Sistem kemitraan dalam bisnis franchise dikategorikan menjadi dua, yaitu mitra aktif dan mitra pasif, apa perbedaanya? 

 

Mitra aktif

 

Mitra aktif sangat cocok bagi kamu yang memang mau mengerti sistem bisnis. Sebab, di sini kamu akan mendapatkan training, modul, serta sistem bisnis dari franchisor.

 

Kelebihan dari sistem mitra ini, kamu akan menguasai 100% pengelolaan bisnis tersebut.

 

Mitra pasif

 

Mitra pasif sangat cocok bagi orang yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus proses operasinya. 

Sebab, dengan menjadi mitra pasif, kamu hanya tinggal menyediakan tempat saja. Selanjutnya segala sesuatu akan diurus oleh franchisor dan setiap bulan tinggal menerima bagi hasil.

 

Ide bisnis franchise

 

Buat kamu yang baru ingin terjun ke dunia usaha, pilihan berikut ini sangat cocok untuk kamu, karena modalnya mulai dari Rp5 juta sampai Rp20 juta 

 

1. Es Teh Solo, ide bisnis franchise di bawah Rp5 juta

 

Es Teh Solo menawarkan kemitraan yang terjangkau mulai dari Rp3,8 juta. Produk unggulannya ada es teh, coklat, hingga teh susu. 

  • Biaya kemitraan: Mulai Rp3,8 juta.
  • Produk yang dijual: Teh, coklat, dan olahan teh lainnya. 
  • Harga jual per produk: Rp4.000.
  • Perkiraan balik modal 1-2 bulan. 

 

2. Tahu Go, Rp17 jutaan

 

Sesuai namanya, Tahu Go menawarkan kemitraan dengan produk utama tahu kriuk. Tahu Go memiliki dua tipe stand, ada yang gerobak, dan booth. 

  • Biaya kemitraan: Mulai Rp17 jutaan.
  • Produk yang dijual: Tahu kriuk.
  • Harga jual per produk: Rp1.900

 

3. Aku Cendol Kamu, Rp4,5 juta

 

Selain Es Teh Solo, Aku Cendol Kamu juga menawarkan kemitraan di bawah Rp5 juta, lebih tepatnya mulai dari Rp4,5 juta.

 

Dengan biaya kemitraan semurah itu, kamu udah dapat banyak perlengkapan penunjang usaha es cendol, seperti cetakan cendol, termos es, toples, gelas stainless, dan masih banyak lagi. 

  • Biaya kemitraan: Mulai Rp4,5 juta.
  • Produk yang dijual: Es cendol dan dawet.
  • Harga jual per produk: Rp6.000
  • Perkiraan keuntungan: Rp5 juta per bulan (bersih)
  • Perkiraan balik modal: 2 bulan

 

4. Endogmu, mulai Rp3,9 jutaan

 

Doyan telur gulung? Buka saja franchise Endogmu. Bisnis waralaba satu ini menawarkan paket usaha telur gulung jadul namun dikemas kekinian. Paket kemitraannya terjangkau, mulai Rp3,9 juta sampai Rp7,9 juta.

  • Biaya kemitraan: Rp3,9-Rp7,9 juta. 
  • Produk yang dijual: Telur gulung, telur dadar, dan tempura.
  • Harga jual per produk: Rp3.000
  • Perkiraan keuntungan: Rp2,8 juta per bulan (bersih)
  • Perkiraan balik modal: 2 bulan.

 

5. Ayam D’kriuk, mulai Rp15 juta

 

Waralaba ayam krispy yang satu ini sudah beredar di mana-mana. Dengan menu andalan ayam krispy pedas, D’kriuk layak dijadikan ide bisnis waralaba ayam krispy pinggiran saat ini.

  • Biaya kemitraan: Rp15-90 juta 
  • Produk yang dijual: Ayam krispy dengan berbagai pilihan saus.
  • Harga jual per produk: Mulai Rp8.000

 

6. Lion Parcel, Rp5 juta 

 

Gak cuma makanan dan minuman, jasa pengiriman atau argo juga sudah mulai merambah menjadi bisnis waralaba, salah satunya adalah Lion Parcel. 

 

Jika ingin menjadi mitra layanan antar kirim dari Lion Air ini, dikutip dari situs resminya kamu cukup membayar biaya kemitraannya Rp5 juta.

  • Biaya kemitraan: Rp5 juta
  • Produk: Jasa antar kirim barang
  • Keuntungan: Harga lebih murah dibandingkan jasa kirim lainnya, jangkauan luas, pendaftaran mudah tanpa bayar biaya loyalty. 

 

7. Chiclin, Mulai Rp3,9 jutaan

 

Ayam khas Taiwan kini hadir dalam bentuk franchise, Chiclin. Kalau kamu doyan makan ayam Shihlin, gak ada salahnya untuk terjun ke bisnis waralaba Chiclin, karena harganya yang sangat-sangat terjangkau untuk bisnis pertama.

  • Biaya kemitraan: Mulai Rp3,9 jutaan
  • Produk yang dijual: Ayam shihlin
  • Harga jual per produk: Mulai Rp17.000
  • Perkiraan keuntungan: Rp5,7 jutaan per bulan (bersih)
  • Perkiraan balik modal: 1-2 bulan. 

 

8. Bobatime, Rp200 jutaan

 

Franchise Bobatime merupakan salah satu waralaba minuman boba dengan berbagai varian rasa. Gak cuma itu, biasanya boba yang mereka sajikan juga dicampur dengan bahan-bahan unik lainnya seperti ice cream dan juga gula merah. 

 

Karena harganya yang sangat murah atau sekitar Rp15 ribuan, Bobatime sering menjadi pilihan alternatif di tengah gempuran kedai boba-boba dari luar negeri. 

  • Biaya kemitraan: Mulai Rp200 juta
  • Produk yang dijual: Minuman Boba berbagai varian rasa
  • Harga jual per produk: Mulai Rp15.000
  • Perkiraan balik modal: 5 bulan. 

 

9. Black Kebab 

 

Ngomongin waralaba, gak afdol rasanya kalau kita tidak memasukkan bisnis kebab. 

 

Pasalnya kebab menjadi salah satu bisnis waralaba yang banyak digemari dan ada dimana-mana, salah satunya Black Kebab. 

  • Biaya kemitraan: Mulai Rp40 juta
  • Produk yang dijual: Kebab
  • Perkiraan untung bersih: Rp4,8 juta
  • Perkiraan balik modal: 8 bulan

 

Ide bisnisnya sudah ada, lalu gimana modalnya? 

 

Setelah melihat sederet ide bisnis franchise di atas, kamu makin terpacu ingin membuka usaha kan? Tidak ada alasan lagi untuk tidak membuka usaha, karena buka franchise ternyata sudah serba murah.

 

Namun, jika kamu merasa masih terkendala dana, kamu bisa mengajukan pinjaman tanpa agunan atau Kredit Tanpa Agunan (KTA) Tunaiku. 

 

Tunaiku merupakan produk pinjaman dari Amar Bank yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. 

Untuk besaran pinjamannya sendiri bisa sampai Rp30 juta dengan tenor cicilan 6-30 bulan. Bagaimana? Makin ringan kan nyicilnya!

4 Hal Penting Sebelum Memutuskan Memiliki Kartu Kredit

SWARA DARI AMAR BANK – Selain uang cash dan kartu debit, ada juga transaksi lain yang bisa digunakan saat belanja. Alat itu bernama kartu kredit. Apakah saat ini kamu sudah memilikinya? Ataukah saat ini kamu sedang menimbang-nimbang untuk memilikinya atau enggak.

 

Fasilitas ini memang menawarkan berbagai keuntungan dan kemudahan. Namun, tetap saja kartu ajaib ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Tentu semuanya tergantung pada pengguna. Apakah kamu akan memaksimalkan manfaatnya atau justru malah jadi boros?

 

Jika saat ini kamu sedang menimbang-nimbang pengajuan, 4 hal di bawah ini bisa membantumu!

 

Kalulator Finansial Swara

 

1. Tujuan kepemilikanmu

 

Sebelum memutuskan akan memiliki kartu kredit atau enggak, ada baiknya kamu bertanya pada diri sendiri. Apakah tujuan yang ingin kamu capai? Jika tujuannya adalah untuk menikmati beragam fasilitas dan program diskonnya, itu adalah tujuan yang bijaksana. Namun, kalau tujuannya adalah agar bisa bebas belanja, ini hanya akan mengantarmu pada keborosan.

 

2. Pahami konsekuensi

 

Memiliki kartu kredit tentu berisiko. Kamu harus sabar kalau tahu-tahu ada pihak asuransi atau marketing lain yang menelponmu menawarkan produknya. Kamu juga harus paham bahwa bunga kartu kredit itu sangat besar. Jika kamu kalap dalam belanja, pengeluaranmu semakin membengkak untuk membayar tagihan dan bunga-bunganya.

 

3. Bisa jadi pengganti dana darurat

 

Poin ketiga ini menjadi kelebihan bagi pemilik kartu. Jika membutuhkan dana darurat kamu bisa menggunakannya. Kalau kamu pandai mengatur tanggal pemakaian, kamu bisa membayarnya 2 bulan kemudian tanpa terkena bunga. Untuk itu, kamu harus memperhatikan tanggal jatuh tempo dan tanggal cetak tagihan.

 

4. Adakah rencana mengambil pinjaman?

 

Kepemilikan dan pemakaian kartu akan memengaruhi kualitas kreditmu. Rapormu di Bank Indonesia dipertaruhkan di sini. Syukur-syukur jika status kolektibiltasnya selalu lancar. Tentu kamu akan lebih mudah dalam melakukan pengajuan pinjaman baik itu leasing atau kredit permodalan di bank.

 

Sebenarnya, memiliki kartu kredit itu enggak perlu-perlu amat. Kamu tetap bisa mengakses pinjaman online yang juga mudah. Di beberapa pinjaman online seperti Tunaiku, enggak mensyaratkan kepemilikan kartu kredit. Bahkan kamu bisa mengajukan pinjaman dari Rp2 juta sampai Rp20 juta yang bisa dicicil hingga 20 bulan.

 

Baca juga:

  1. Pinjaman Tanpa Kartu Kredit? Yuk, ke Tunaiku Saja!
  2. Berapa Lama Proses Pencairan Pinjaman Tunaiku? Ini Jawabannya
  3. Tanda Tangan Kontrak Pinjaman Tunaiku, Ini 6 Fakta yang Harus Diketahui!

 

Nah, jadi seperti itulah kira-kira hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk mengajukan kartu kredit. Semoga membantu, ya!

7 Ide Staycation Bareng Anak, Murah dan Bikin Makin Kompak!

SWARA DARI AMAR BANK – Jika sudah berkeluarga, weekend jadi kesempatan untuk quality time bersama keluarga. Kalau waktumu terbatas dan tak ingin terjebak macet di jalan, staycation di rumah bisa jadi opsi yang oke. Nah, berikut ini ada beberapa ide staycation yang bisa kamu coba bersama anak:

 

Kalkulator Finansial Swara
Hitung segala kebutuhan harian kamu dengan Kalkulator Finansial dari Swara. Mulai dari modal bisnis, biaya pernikahan, renovasi rumah, traveling, hingga pendidikan. Klik Banner untuk Mencoba!

 

1. Bersepeda

 

Selain gratis dan fun, bersepeda membuat keluarga menjadi lebih sehat. Bersepadalah di Sabtu dan Minggu pagi sebelum jalanan komplek rumahmu terkena polusi dari asap kendaraan.  Menyusuri taman atau jalur sepeda yang ramah keluarga bisa memberikan pengalaman alam yang menyegarkan. Agar lebih menyenangkan, kamu bisa juga menyiapkan bekal untuk piknik kecil-kecilan.

 

2. Berlatih keterampilan

 

Masa kanak-kanak adalah masa golden age di mana seharusnya mereka sudah mulai memupuk bakat dan minat. Selama staycation di rumah, kamu mengajak anak mengasah bakat. 

 

Mulailah dengan membaca buku cerita, menulis, menggambar, bernyanyi, atau apapun. Liburan kalian pun menjadi lebih berkesan dan aman. 

 

3. Membuat kerajinan tangan

 

Poin ini jika dilakukan juga bisa mengasah kreativitas dan kerapian anak. Kamu bisa mengajaknya membuat kerajinan apapun yang dihasilkan dari tangan.

 

Sebagai contohnya, buatlah pigura yang nantinya diisi oleh foto keluarga. Kamu cukup mengeluarkan uang Rp50 ribu atau kurang dari itu. 

 

4. Mengunjungi taman

 

Jika di dekat tempat tinggalmu terdapat taman kota, kamu bisa mengajak si buah hati kesana. Tapi tetap ingat untuk memakai masker dan menjaga jarak, ya.

 

Biasanya taman kota akan dilengkapi dengan wahana permainan gratis untuk anak. Tentu mereka akan bahagia berada di tempat ini. Kamu pun bisa quality time di sini bersama buah hati.

5. Menonton film

 

Liburan di rumah juga bisa diisi dengan menonton film bersama keluarga dan buah hati. Tentu film yang kalian pilih adalah film tentang keluarga, ya.

 

Dalam film tentu banyak hikmah yang bisa dipetik. Dengan menonton film pun kalian bisa saling mendekatkan diri dan juga daya imajinasi anak semakin terasah. Siapa tahu juga, di masa depan mereka bisa menjadi sutradara atau penulis skenario.

 

Pinjaman Uang Online Mudah Cicilan Ringan 20 Bulan

 

6. Memasak

 

Kegiatan ini mungkin identik dengan ibu rumah tangga. Tapi tentu nggak ada salahnya kamu coba. Kamu bisa memasak menu yang enggak setiap hari bisa dimakan.

 

Sebagai contoh, kalian bisa membuat kue. Setelah itu, kalian bisa menikmatinya dengan menggelar tikar di taman belakang sembari menikmati udara rumah yang sejuk.

 

Kegiatan fun yang murah, bukan? Kamu enggak akan menghabiskan lebih dari Rp100 ribu untuk memasak kue.

 

7. Bermain air

 

Selain mainan, anak-anak bisanya juga senang bermain air. Sebenarnya enggak perlu jauh-jauh ke kolam renang, kok. Kamu bisa membeli kolam karet yang dipompa lalu diisi air.

 

Bahkan, kamu bisa menggunakan ember yang diisi air dan dimasukkan mainan seperti bola-bola kecil. Adapun harga kolam karet sekitar Rp160 ribu.

 

Bagaimana dengan ide staycation di atas? Sudah murah, mudah, cukup dilakukan di rumah pula. Waktu kebersamaanmu pun enggak akan berkurang karena harus dihabiskan dengan bermacet-macet di jalan, kan?

Siapa Bilang Freelancer Tak Bisa Ajukan KPR? Inilah Tipsnya!

SWARA DARI AMAR BANK – Seorang freelancer mungkin menghadapi beberapa tantangan ketika mencoba mendapatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) karena sifat pekerjaan mereka yang tidak konvensional dan tidak stabil. Tapi, dengan mengikuti syarat-syarat KPR dan menerapkan beberapa tips dan trik, KPR untuk freelancer bukan jadi hal yang tak mungkin, kok!

 

Kalkulator Finansial Swara
Hitung segala kebutuhan harian kamu dengan Kalkulator Finansial dari Swara. Mulai dari modal bisnis, biaya pernikahan, renovasi rumah, traveling, hingga pendidikan. Klik Banner untuk Mencoba!

 

Bagaimana Jika Seorang Freelancer Ingin Mengajukan KPR?

 

Memiliki rumah pribadi adalah impian bagi setiap orang. Namun, seiring berjalannya waktu, harga properti seperti rumah juga semakin meroket dan meningkat setiap tahunnya. Hal ini yang membuat beberapa orang menjadi kesulitan membeli rumah secara tunai. Karenanya, Kredit Pemilikan Rumah atau KPR menjadi andalan bagi sebagian orang sebagai solusi dalam membeli sebuah rumah.

 

Seperti yang diketahui, fasilitas KPR bisa memberikan nilai hingga ratusan juta dalam pembiayaan sebuah rumah. Pihak bank akan sangat berhati-hati dalam memilih calon nasabah penerima KPR. Maka dari itu, tidak semua orang bisa mendapatkan fasilitas KPR tersebut.

 

Hal ini tentunya cukup menyulitkan bagi para freelancer. Sebab, pihak bank akan meminta sejumlah data yang terkait dengan jumlah penghasilan atau pendapatan yang diperoleh tiap bulannya. Karena, hal ini menyangkut dengan kemampuan calon nasabah dalam membayar cicilan dari sisa kredit pembelian rumah.

 

Pihak bank akan meminta slip gaji sebagai bukti jumlah penghasilan yang diperoleh pada tiap bulannya. Nah, hal itulah yang menjadi kendala bagi para freelancer untuk mengajukan sebuah KPR. Karena, freelancer sudah pasti tidak memiliki slip gaji, walaupun penghasilan mereka jumlahnya tidak jauh berbeda dengan penghasilan pegawai tetap.

 

Baca juga:

  1. Gaji 5 Juta Bisa Beli Rumah, Ini 10 Cara Mewujudkannya
  2. Ingin Bangun Rumah dengan Modal Minim? Ini Tipsnya!
  3. Ini Syarat KPR Rumah dan Cara Pengajuannya, Yuk Siapkan!

 

Tips Bagi Freelancer yang Ingin Mengajukan KPR

 

Freelancer masih memiliki peluang untuk mengambil KPR, kok. Selama syarat pengajuan dan ketentuan yang berkaitan dengan pembayaran bisa terpenuhi, maka pengajuan KPR dari seorang freelancer masih memiliki peluang untuk diterima oleh pihak bank.

 

Ini adalah beberapa tips supaya pengajuan KPR seorang freelancer bisa diterima oleh pihak bank:

 

1. Lampirkan data klien atau pelanggan yang menggunakan jasamu

 

Kamu bisa melampirkan data-data klien yang telah menggunakan jasamu. Semakin banyak jumlah klien yang sudah dilayani, semakin besar pula jam terbang yang telah kamu lalui. Hal ini berguna untuk meningkatkan kepercayaan pihak bank dalam proses pengajuan KPR.

 

2. Lampirkan bukti transaksi keuangan atau transfer upah atas jasamu

 

Salah satu data yang bisa membuatmu diterima dalam pengajuan KPR adalah riwayat transaksi keuangan atau transfer upah yang telah diterima. Ini bisa menjadi pengganti slip kerja dalam syarat pengajuan KPR. Jika kamu memiliki riwayat yang baik dan berkesinambungan, kemungkinan pengajuanmu diterima juga akan semakin besar.

 

3. Pastikan rasio pendapatan jauh lebih besar dari nilai angsuran

 

Selain riwayat transaksi dan riwayat klien yang sudah dilayani, kamu juga bisa menunjukkan riwayat tabunganmu. Hal ini bisa kamu lakukan sebagai bukti bahwa rasio pendapatanmu nilainya lebih besar daripada jumlah angsuran. Intinya, semakin besar jumlah tabungan, semakin besar pula kemungkinan pengajuan KPR-mu diterima.

 

nabung untung anti buntung celengan amar bank

 

Tips Pribadi untuk Para Freelancer Sebelum Mengajukan KPR

 

1. Pastikan kondisi keuangan sedang baik dan juga sehat

 

Sebelum mengajukan KPR, pastikan kondisi keuanganmu sedang baik-baik saja. Supaya, KPR yang kamu ajukan tidak menyebabkan beban baru pada kondisi keuanganmu.

 

2. Sesuaikan harga rumah dengan kondisi keuangan

 

Lebih baik, kamu memilih rumah dengan harga yang sesuai dengan kondisi keuangan. Anggap saja rumah ini sebagai modal utama dalam menyongsong masa depanmu yang lebih baik.

 

3. Selesaikan cicilan lain sebelum mengajukan KPR

 

Untuk berjaga-jaga, selesaikan dahulu cicilan lain sebelum mengajukan KPR. Hal ini tentunya akan memudahkan dan meringankanmu dalam melunasi cicilan-cicilanmu.

 

4. Sediakan uang muka dengan jumlah yang tepat

 

Setiap pengajuan KPR pasti dibutuhkan uang muka atau DP. Biasanya, jumlah yang dibutuhkan adalah setidaknya 25-30% dari total harga sebuah rumah. Oleh karena itu, kamu harus menyiapkan sejumlah uang muka sebelum mengajukan KPR.

 

5. Miliki dana darurat

 

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Pernyataan tersebut berhubungan dengan kepemilikan dana darurat saat mengajukan KPR. Karena, dana darurat ini bisa digunakan saat kamu benar-benar tidak memiliki uang untuk membayar biaya cicilan. Selain itu, dana darurat juga bisa diperuntukkan untuk kebutuhan lainnya yang sifatnya mendadak ataupun darurat.

 

Nah, itu tadi adalah beberapa hal yang bisa kamu perhatikan sebelum mengajukan KPR. Jangan takut atau menyerah karena pekerjaanmu sebagai freelancer, selagi kamu bisa meyakinkan pihak bank, kemungkinan pengajuan KPR pun akan semakin besar.

 

Ingat, kamu juga harus selalu berkomitmen untuk selalu dan rajin membayar cicilan KPR tersebut, agar namamu di dalam BI Checking tetap baik.

Ingin Bangun Rumah dengan Modal Minim? Ini Tipsnya!

SWARA DARI AMAR BANK – Membangun rumah impian memang memerlukan modal yang enggak sedikit. Namun, kalau pintar dalam mengatur keuangan, tentu rumah ideal akan lebih mudah untuk dimiliki. Salah satu cara untuk menekan biaya bangun rumah adalah pembuatan rumah minimalis yang saat ini sedang tren.

 

Tips bangun rumah dengan modal minim

 

Untuk kamu yang ingin bangun rumah tapi modal masih minim, trik berikut bisa kamu coba agar membangun rumah impian tak lagi sekadar impian.

 

 

1. Anggaran biaya yang detail sangat membantu

Perencanaan pembangunan yang matang akan sangat membantu dalam pembuatan rumah. Kamu bisa tentukan terlebih dahulu type rumah minimalis seperti apa yang akan kamu buat, dan jangka waktu pembangunan rumah.

 

Selain akan mempermudah berjalannya pembangunan, hal ini bisa mengantisipasi jika ternyata ada hal-hal di luar rencana yang mungkin terjadi, sehingga dana darurat bisa disiapkan lebih awal.

 

Untuk membantu, simulasi biaya bangun rumah berikut bisa kamu jadikan patokan dalam mengumpulkan uang.

 

Biaya beli tanah

Harga tanah di Jakarta saat ini berkisar di harga Rp4 juta per meter. Kalau kamu ingin membeli tanah seluas 100 meter, maka kamu perlu mengumpulkan dana sebanyak Rp400 juta.

 

Biaya tukang

Biaya lain yang perlu diperhatikan adalah biaya tukang. Ada banyak jenis tukang yang dibutuhkan dalam bangun rumah, seperti tukang gali, tukang besi, tukang beton, dan lainnya.

 

Kamu bisa memilih tukang secara borongan atau tukang harian. Tentunya tukang borongan akan lebih murah dan hemat. Untuk pembangunan rumah selama 6-8 bulan, dan membutuhkan tukang sebanyak lima orang, perkiraan kamu membutuhkan budget sebesar Rp500-Rp600 juta.

 

Biaya pondasi

Pondasi rumah membutuhkan budget khusus. Kamu perlu menghitung besar pondasi yang dibutuhkan berdasarkan desain yang diinginkan. Misalnya untuk rumah tipe 36, kisaran biaya pondasi yang harus dikeluarkan yaitu Rp15-20 juta.

 

Biaya material

Biaya material mencakup semua hal yang dibutuhkan untuk membangun rumah, seperti semen, bata, besi, cat, dan lainnya. Untuk contoh rumah tipe 36, perkiraan biaya material yang dibutuhkan yaitu Rp60 juta.

 

Biaya atap

Seng dan kebutuhan untuk membangun atap juga butuh budget khusus. Contohnya untuk rumah tipe 36 yang membutuhkan sekitar 45 lembar seng, maka kamu perlu mengeluarkan budget sebesar Rp3 juta.

 

Biaya kusen dan jendela

Bangun rumah tentunya juga harus memperhitungkan biaya pembuatan kusen pintu dan jendela. Budget yang dibutuhkan tergantung pada jumlah pintu dan jendela, serta desain yang diinginkan. Untuk rumah standar dua lantai, kamu bisa mengeluarkan biaya sekitar Rp6 juta.

 

Baca juga:

  1. Tips Membangun Rumah Antigempa dari Jepang
  2. Ingin Membangun Rumah Murah? Perhatikan 8 Hal Ini!
  3. 3 Tips Hemat Membangun Rumah Tanpa Developer

 

 

2. Rumah tipe minimalis menjadi pilihan

Rumah minimalis bukan hanya rumah yang sederhana dan apa adanya, tapi rumah dengan fungsi yang lebih efisien sesuai dengan kebutuhan pemilik rumah, namun tetap mempertahankan kemewahan dan desain modern.

 

Tentukan terlebih dahulu kebutuhan sehari-hari keluargamu dan hindari membangun ruangan yang dirasa nggak terlalu kamu butuhkan. Sebagai gantinya, buat ruangan multifungsi yang bisa kamu manfaatkan untuk lebih dari satu kegiatan, seperti ruang tamu sekaligus ruang keluarga atau dapur sekaligus ruang makan.

 

Kamu bisa mencari referensi rumah melalui internet tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa arsitek.

 

3. Hindari bentuk bangunan bersudut dan melengkung

Dalam membangun rumah minimalis kamu lebih baik mengadopsi bentuk standar seperti persegi untuk memaksimalkan bahan bangunan dan menghemat biaya dari tukang bangunan.

 

Bentuk-bentuk rumah yang kurang umum seperti banyak sudut atau melengkung, akan menyisakan bahan bangunan yang nggak terpakai. Tukang bangunan akan lebih sulit membangun rumahmu, sehingga waktu yang dijadwalkan juga akan lebih panjang dan berakibat borosnya pengeluaran.

 

 

4. Bandingkan harga bahan bangunan

Bahan bangunan menjadi salah satu faktor pengeluaran uang yang paling banyak, sehingga kamu perlu menekannya agar lebih hemat. Jangan ragu untuk melakukan survei panjang untuk menentukan bahan bangunan mana yang lebih murah namun memiliki kualitas baik.

 

Kamu juga bisa bertanya pada saudara atau teman yang sudah pernah membangun rumah untuk mendapatkan referensi harga bahan bangunan. Solusi hemat lainnya, kamu bisa memilih bahan bangunan lokal seperti semen, cat, dan batu bata lokal yang harganya lebih murah daripada merek luar.

 

5. Selektif memilih tukang bangunan

Jasa tukang bangunan juga menjadi anggaran biaya yang paling besar selain bahan bangunan. Pilihlah jasa tukang bangunan borongan dibanding harian karena akan lebih hemat dari jangka waktu pembangunan. Kamu juga lebih mudah menghitung pengeluaran jika sistemnya borongan.

 

Carilah tukang bangunan di daerah pinggiran kota karena biasanya harga di pinggiran kota lebih murah. Kamu tinggal menambah biaya transportasi bagi para tukang bangunannya yang nggak seberapa jika dibandingkan dengan harga di pusat kota.

 

Tunaiku bantu penuhi kebutuhan bangun rumah

 

Membangun rumah impian akan segera terwujud. Kamu bisa memanfaatkan bantuan biaya dari Tunaiku dalam proses pembangunan rumah agar tidak tersendat. Hanya dengan mengandalkan KTP, kamu bisa mendapatkan kredit tanpa agunan hingga Rp20 juta. Bunga terjangkau dan proses yang mudah akan membantumu dalam kelancaran proses bangun rumah impian. Semoga segera terwujud!