SWARAKamu mungkin bertanya-tanya, apakah QRIS ada biaya admin saat akan melakukan pembayaran digital. Secara umum QRIS memang memiliki biaya admin, tetapi biaya tersebut tidak dibebankan pada pembeli. 

 

Biaya admin QRIS hanya dibebankan pada penjual sebagai pengguna sistem pembayaran digital. Besaran biaya admin QRIS juga sudah diatur berdasarkan skala dan jenis usaha. Untuk lebih detailnya, yuk simak penjelasan detail mengenai biaya admin QRIS di artikel ini.  

Apakah QRIS Ada Biaya Admin? 

 

Ya, QRIS memang memiliki biaya admin, tetapi biaya ini tidak dibebankan kepada pembeli. Jadi, saat kamu membayar menggunakan QRIS, nominal yang dibayarkan tetap sama tanpa tambahan biaya.

 

Biaya admin tersebut disebut MDR (Merchant Discount Rate) dan dikenakan kepada penjual (merchant) sebagai potongan dari setiap transaksi yang masuk. Biaya tersebut menjadi tanggung jawab penjual sebagai bagian dari penggunaan sistem pembayaran digital. 

 

Biaya tersebut akan dikelola oleh penyedia layanan untuk memelihara infrastruktur sistem pembayaran serta keamanan data penjual. 

 

Baca juga: Mau Pakai Digital Bank? Baca Dulu  Panduan Ini Biar Nggak Salah Langkah

 

Besaran Biaya Admin QRIS Berdasarkan Skala UMKM

 

Berikut ini adalah besaran persentase MDR untuk berbagai skala dan  kategori bisnis yang perlu kamu ketahui. 

1. Usaha Mikro 

 

Pemerintah melalui Bank Indonesia memberikan kebijakan khusus bagi kategori Usaha Mikro (UMI). 

 

  • Transaksi sampai Rp500.000: 0% (gratis)
  • Transaksi di atas Rp500.000: sekitar 0,3%

2. Usaha Kecil, Menengah, dan Besar (UKE, UME, UBE)

 

Untuk kategori usaha ini, merchant dikenakan biaya MDR sebesar 0,7% per transaksi. Kategori ini mencakup bisnis yang memiliki omzet lebih tinggi atau skala operasional yang lebih luas dibandingkan usaha mikro.

3. Transaksi Khusus (Pendidikan & SPP)

 

Untuk lembaga pendidikan, pemerintah memberikan kebijakan khusus berupa MDR sebesar 0,6%. Hal ini dimaksudkan agar beban biaya pendidikan tetap terjangkau bagi masyarakat.

4. Transaksi Khusus (Bahan Bakar Minyak – SPBU)

 

Jika kamu memiliki usaha penjualan bahan bakar atau SPBU, terdapat tarif MDR sebesar 0,4% pada tiap transaksi. 

5. Transaksi Khusus (Jasa Pemerintah – Government)

 

Pembayaran pajak, retribusi, atau layanan publik lainnya melalui QRIS dikenakan MDR sebesar 0% atau biaya khusus sesuai dengan ketentuan instansi terkait yang bertujuan untuk mendukung digitalisasi layanan publik.

6. Transaksi Non-Profit (Donasi, Kegiatan Sosial) 

 

Untuk transaksi kategori non-profit seperti donasi untuk tempat ibadah, yayasan kemanusiaan, dan kegiatan sosial lainnya sepenuhnya bebas dari biaya MDR. 

Cara Menghitung Biaya Admin QRIS

 

Cara menghitung biaya admin QRIS, yaitu dengan mengalikan total nominal transaksi pelanggan dengan persentase MDR yang berlaku pada kategori usahamu.

 

Sebagai contoh sederhana, jika kamu memiliki bisnis kategori Usaha Kecil dengan tarif MDR 0,7% dan seorang pelanggan melakukan transaksi sebesar Rp100.000, maka perhitungannya adalah:

 

Rp100.000 x 0,7% = Rp700.

 

Jadi, dana bersih yang akan masuk ke rekeningmu adalah sebesar Rp99.300. 

 

Baca juga: 5 Keuntungan dan Risiko Jadi Generasi Cashless

Keuntungan Menggunakan QRIS dalam Transaksi Pembayaran

 

Meskipun ada biaya admin bagi merchant, QRIS tetap memiliki banyak keuntungan bagi para pelaku usaha, antara lain:

 

  • Transaksi lebih cepat dan praktis tanpa uang tunai.
  • Satu kode QR bisa digunakan oleh berbagai aplikasi pembayaran.
  • Memudahkan pencatatan transaksi secara digital.
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan karena sistem pembayaran lebih modern.

 

Bagi pelaku usaha, penggunaan QRIS juga membantu memperluas metode pembayaran sehingga dapat meningkatkan potensi penjualan.

 

Memang sekilas, biaya admin MDR tampak menambah pengeluaran. Namun, masih ada banyak keunggulan yang didapatkan dari penggunaan QRIS. 

 

Kamu bisa mengatasi adanya biaya admin QRIS dengan menaikkan sedikit harga jual (bukan menambah biaya admin), sehingga kamu tidak menanggung biaya produksi semakin banyak. 

 

Kesimpulan: Siapkan QRIS untuk Usaha dengan Cermat

 

Memahami apakah QRIS ada biaya admin sangat penting bagi setiap pelaku usaha agar bisa mengelola margin keuntungan dengan lebih akurat. 

 

Besaran biaya admin QRIS tidak sama untuk semua jenis usaha. Berikut kisaran biaya yang berlaku:

 

  • Usaha Mikro (UMI)
    • Transaksi sampai Rp500.000: 0% (gratis)
    • Transaksi di atas Rp500.000: sekitar 0,3%
  • Usaha kecil, menengah, dan besar
    • Sekitar 0,7% dari nilai transaksi
  • Sektor pendidikan
    • Sekitar 0,6%
  • SPBU atau sektor bahan bakar
    • Sekitar 0,4%

 

Meskipun terdapat biaya MDR sebesar 0,3% hingga 0,7%, fasilitas ini memberikan nilai tambah berupa keamanan, kecepatan, dan pencatatan keuangan yang otomatis. 

 

Dengan begitu, arus kas usahamu bisa terekam secara rapi dalam sistem digital sehingga terhindar dari risiko uang yang selisih. 

 

Baca juga: QRIS Amar Bank Bikin Transaksi Makin Simpel dan Cepat

Kembangkan Bisnis Bersama Tunaiku by Amar Bank

 

Menggunakan layanan QRIS tentu menjadi langkah penting untuk memajukan usaha dalam segi efisiensi. Namun, selain penggunaan sistem digital, kamu juga perlu memajukan usaha dengan menambah suntikan modal.

 

Jika kamu butuh dukungan modal yang cepat dan aman, Tunaiku by Amar Bank bisa jadi solusi.

 

Kamu bisa melakukan pinjaman dana mulai dari Rp2 juta hingga Rp30 juta tanpa memerlukan agunan. Dengan tenor cicilan yang fleksibel hingga 30 bulan, kamu bisa mengatur arus kas bulanan dan mengembangkan usahamu secara maksimal. 

 

Yuk, cari tahu informasi mengenai pinjaman dana di Tunaiku dengan menghubungi CS Tunaiku di 

 

  • WhatsApp: 081132266859
  • Call Center: (021) 40005859 
  • Email: tanya@amarbank.co.id.